cover
Contact Name
syamsul hadi
Contact Email
syamsul hadi
Phone
-
Journal Mail Official
agribest-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agribest
ISSN : 25811339     EISSN : 26154862     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
“JURNAL AGRIBEST” adalah Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian bidang Agribisnis, Sosial Ekonomidan bidang lainnya yang relevan terbit dua kali dalam setahun pada Bulan Maret dan September secara online dan cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
PENGARUH DANA KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) TERHADAP BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) DI KABUPATEN JEMBER Supeni, Nely
AGRIBEST Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.694 KB)

Abstract

            Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pemerintah sebagai sumber dana untuk usaha Mikro, Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) dengan suku bunga rendah, 9% setiap tahun dan tanpa agunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Debitur UMKM dan jumlah kredit debitur UMKM di BPR sebelum dan sesudah Program Tanggung Jawab KUR .. BPR di Kabupaten Jember adalah 23 BPR. Teknik pengambilan sampel adalah Jenuh Sampling (Sensus). Analisis data yang dilakukan adalah Paired Sample t Test dengan teknik menggunakan data melalui kuesioner. Hasil analisis adalah (1) Debitur UMKM di BPR sebelum dan sesudah program KUR sebesar 0,201 yang berarti lebih besar dari α = 0,05, sedangkan hasil keputusan yang diterima adalah Ho. Tidak ada pengaruh signifikan terhadap jumlah debitur UMKM di BPR sebelum dan sesudah program KUR, (2) Total Dana Kredit UMKM di BPR sebelum dan sesudah program KUR adalah 0,623 yang berarti lebih besar dari α = 0,05, Keputusan yang diambil adalah menerima Ho. Menerima Secara Jelas tidak ada perbedaan yang signifikan dengan jumlah dana kredit peminjam UMKM di BPR sebelum dan sesudah program pensiun KUR.
MOTIVASI DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHA KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) TERHADAP KELUARGA PETERNAK DI DESA KANDANGTEPUS KECAMATAN SENDURO KABUPATEN LUMAJANG Florinsa, Alfida Suwaji; Sudarko, S; Soejono, Djoko
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.92 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v1i2.1139

Abstract

Susu memiliki gizi yang tinggi dan dapat digunakan sebagai makanan pendamping manusia dalam segala usia, sehingga susu merupakan makanan yang dapat dikatakan sempurna.Susu kambing peranakan etawa (PE) merupakan susu yang memiliki gizi yang sangat tinggi. Susutidak hanya dihasilkan oleh kambing akan tetapi dapat pula dihasilkan oleh ternak lain misalnyakerbau, sapi perah, kuda dan domba. Tujuan penelitian ini untuk menentukan tingkat motivasi,faktor apa saja yang berhubungan secara signifikan dengan motivasi, pendapatan dan kontribusinyaterhadap pendapatan peternak kambing peranakan etawa (PE). Penentuan daerah penelitianmenggunakan purposive method. Metode penelitian yang digunakan pendekatan kuantitatif yaitumetode deskriptif dan korelasional. Analisis data menggunakan tabulasi skor, analisis korelasiRank Spearman (rs), analisis pendapatan dan analisis statistik dengan presentase kontribusi. Hasilmenunjukan bahwa tingkat motivasi tentang usaha ternak susu kambing peranakan etawa (PE)tinggi. Faktor ekstrinsik yang berkorelasi adalah kegiatan kelompok. Pendapatan peternak adalahmenguntungkan. Kontribusi pendapatan usaha ternak susu kambing peranakan etawa (PE) totalpendapatan keluarga peternak adalah sedang.
URAHAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI PADI DI DESA GUMELAR KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER Zahasfana, Linda Laila; Kuntadi, Ebban Bagus; Aji, Joni Murti Mulyo
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.532 KB)

Abstract

Kurangnya tenaga kerja pertanian pada usahatani padi di Desa Gumelar Kecamatan Balung diakibatkan oleh rendahnya upah yang diterima oleh pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) model kelembagaan penggunaan upah tenaga kerja pada usahatani padi; (2) curahan tenaga kerja dalam keluarga dan luar keluarga. Metode penelitian adalah deskriptif komparasi. Data diperoleh melalui wawancara dari petani terpilih berdasarkan Disproportionate Stratified Random Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan t-test dengan sampel independent/two tail. Hasil analisis menunjukkan kelembagaan upah yang digunakan petani di daerah penelitian adalah : upah borongan, harian dan kedokan. Upah borongan digunakan pada kegiatan pengolahan tanah, penanaman dan kegiatan panen yang dilakukan oleh pendores. Upah harian digunakan pada kegiatan pencabutan persemaian dan panen yang dilakukan oleh pengarit. Upah kedokan digunakan petani pada kegiatan persemaian, penyulaman, penyiangan, pengairan, pemupukan, pemberantasan hama dan kegiatan panen yang dilakukan oleh pengedok. Curahan tenaga kerja luar keluarga lebih besar daripada curahan tenaga kerja dalam keluarga yaitu tenaga kerja luar keluarga sebesar 64,47 HKP/ha dan tenaga kerja dalam keluarga sebesar 13,68 HKP/ha.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI MANGGA GADUNG DI DESA BAYEMAN KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO Muhlis, Abdullah; Soejono, Djoko; Subekti, Sri
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.634 KB)

Abstract

Komoditas mangga gadung merupakan salah satu komoditas unggulan yang dibudidayakan di Kabupaten Situbondo. Desa Bayeman Kecamatan Arjasa merupakan sentra produksi mangga gadung di Kabupaten Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pendapatan usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Penentuan daerah penelitian menggunakan purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis dan deskriptif. Metode pengambilan contoh menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 38 petani. Analisis data menggunakan analisis pendapatan dan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo adalah menguntungkan dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp. 18.435.656,95/ha/tahun. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo yang berpengaruh nyata pada taraf kepercayaan 95% adalah jumlah produksi, harga jual, biaya obat-obatan, biaya tenaga kerja dan pendidikan, sedangkan variabel yang tidak berpengaruh nyata adalah biaya pupuk dan pengalaman.
Analisis Pendapatan Dan Strategi Pengembangan Usaha Tani Tembakau Rajang Samporis Munawaroh, Wiwik; Raharto, Sugeng; Suwandari, Anik
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.478 KB)

Abstract

Tembakau rajang samporis merupakan tembakau dari persilangan sompor dan moris, di daerah Kecamatan Jelbuk yang sudah terjadi persilangan secara alami namun bagian kedinasan perkebunan dan kehutanan menyebutnya dengan tembakau maesan 1 sementara masyarakat tetap menyebutnya dengan sebutan tembakau samporis.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pendapatan petani tembakau rajang samporis di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember; (2) efisiensi biaya usahatani tembakau rajang samporis di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember; (3) strategi pengembangan usahatani tembakau rajang  samporis di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember. Penentuan daerah penelitian menggunakan purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan analitis. Metode pengambilan contoh menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 31 petani. Analisis data menggunakan analisis pendapatan, analisis efisiensi biaya dan analisis SWOT . Hasil analisis menunjukkan bahwa:(1) usahatani tembakau samporis di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember adalah menguntungkan dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 2.089.242/ha/musim. (2) Penggunaan biaya produksi pada usahatani tembakau samporis di desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember adalah efisien dengan nilai sebesar 1,44. (3) Analisis SWOT pada usahatani tembakau samporis di Desa Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember berada pada posisi White Area (Bidang Kuat-Berpeluang).
STUDI KOMPARATIF USAHA PERKEBUNAN KOPI ROBUSTA DAN KOPI ARABIKA DI KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER Abimanyu, Wisnu; Hadi, Syamsul; Ridho, Atok Ainur
AGRIBEST Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.19 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui perbedaan produktivitas lahan dan keuntungan perkebunan kopi robusta dan arabika di Kabupaten Panti Kabupaten Jember. (2) untuk mengetahui efisiensi biaya usaha perkebunan kopi robusta dan arabika di Kecamatan Panti Kabupaten Jember (3) untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kopi robusta dan kopi arabika di Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan komparatif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Dispropotional Random Sampling. Peneliti menggunakan wawancara dan catatan untuk mengumpulkan data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) rumus produktivitas (2) analisis profit dan efisiensi biaya (3) regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Perbedaan luas produktivitas kopi robusta dan arabika sebesar 1.330 kg / ha untuk robusta dan 1.150 kg / ha untuk kopi arabika (2) perbedaan laba bisnis robusta dan arabika menunjukkan bahwa keuntungan Rata-rata Robusta adalah Rp 13.276.003 / ha dan Rp 15.282.105 / ha untuk kopi arabika (3) untuk perbedaan efisiensi biaya robusta adalah 1,86 dan 1,89 untuk kopi arabika. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap produktivitas robusta dan arabika adalah luas lahan (X4), dan varietas tiruan (D1). Sedangkan faktor-faktor yang tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi adalah pupuk anorganik (X1), pupuk organik (X2), populasi (X3), tenaga kerja (X5), dan pengalaman (X6)
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PUPUK PERTANIAN BERSUBSIDI PADA KIOS RESMI UD. HASRI JAYA DI KECAMATAN SILO KABUPATEN JEMBER Novalia, Fahriyana Eka; Firdaus, Muhammad; Hidayah, Tamriatin
AGRIBEST Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.898 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk membangun strategi pemasaran dalam upaya meningkatkan penjualan pupuk pertanian mersubsidi pada kios Resmi UD. HASRI JAYA. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juni 2017 bertempat di Desa Karang Harjo Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dimana populasi penelitian ini berupa produsen dan konsumen yang mempunyai wawasan tentang pemasaran pupuk pertanian bersubsidi. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dalam yang terdiri dari 5 orang. Data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif hasil wawancara responden yang kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan penjualan pupuk pertanian bersubsidi pada kios resmi UD. HASRI JAYA Di Kecamatan Silo Kabupaten Jember adalah strategi WO (strategi meminimalkan kelemahan organisasi sehingga dapat merebut peluang). Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah strategi turn around. Dalam hal ini kelemahan organisasi perlu diperbaiki untuk memperoleh peluang yang besar.
ANALISIS KELAYAKAN DAN MODEL PENGEMBANGAN USAHA KERUPUK IKAN DENGAN PENDEKATAN ENTREPRENUERIAL MARKETING Winarti, Lili; Herlina, Sri; Permadi, Rokhman
AGRIBEST Vol 2, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.354 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v2i2.1622

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelayakan finansial, sensitivitas usaha, serta menganalisis model pengembangan usaha pengolahan kerupuk ikan di Kabupaten Seruyan.  Penelitian ini dilaksanakan mulai Bulan Maret sampai dengan Juli 2018, menggunakan data primer dengan metode sensus pada seluruh pengusaha kerupuk ikan di Kabupaten Seruyan. Kelayakan finansial dalam usaha pembuatan kerupuk ikan ini dianalisis menggunakan beberapa kriteria investasi yaitu Net Present Value, Internal Rate of Return,  Payback Period, Net B/C Ratio.  Sensitifitas usaha dianalisis dengan menggunakan switching value, sedangkan model pengembangan usaha di analisis menggunakan PLS SEM.  Berdasarkan hasil penelitian bahwa usaha kerupuk ikan di Kabuapten Seruyan layak untuk di usahakan berdasarkan 4 kriteria investasi yang digunakan dengan nilai NPV sebesar Rp 192.357.2999,43, IRR sebesar 60,94%, Net B/C sebesar 2,76 dan pay back period sebesar 3 tahun 18 hari.  Adapun hasil  analisis sensitifitas menunjukkan penurunan harga jual lebih sensitive jika dibandingkan dengan penurunan harga bahan baku, dan untuk kenaikan harga bahan baku batas tertinggi sebesar 37,80% dan untuk penurunan harga jual kerupuk batas terendah sebesar 24,30%, dan berdasarkan analisis model pengembangan usaha (Entrepreneurial Marketing)  diketahui bahwa  Entrepreneurial marketing  berpengaruh sangat signifikan (p value 0,000) terhadap pengembangan usaha kerupuk ikan di Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan.
POTENSI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PERTANIAN PADA KELOMPOK TANI SUMBER KLOPO I Fauzi, Nurul Fathiyah
AGRIBEST Vol 2, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.475 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v2i2.1627

Abstract

Pengembangan sektor pertanian di pedesaan menghadapi berbagai tantangan. Beberapa faktor teknis dan nonteknis juga ditengarai menjadi kendala dalam pembangunan pertanian di masa yang akan datang. Desa Sumber Klopo yang terletak di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember merupakan salah satu desa yang memiliki potensi pertanian yang melimpah. Desa ini berada pada daerah dataran tinggi di wilayah Kecamatan Bangsalsari. Potensi yang ada diantaranya ketersediaan lahan pertanian, adanya sector perkebunan, hortikultura dan tanaman pangan, ketersediaan SDM pertanian, dan adanya kegiatan kelompok tani yang aktif. Potensi yang dimiliki ini memiliki berbagai kendala dan masih belum dimanfaatkan secara optimal agar mampu meningkatkan pendapatan petani dan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menggali lebih dalam mengenai potensi dibidang pertanian dan merancang strategi pengembangan terhadap potensi pertanian yang ada pada Kelompok Tani Sumber Klopo I. Metode penelitian dengan deskriptif analitik yang dilakukan secara purposive method pada Kelompok Tani Sumber Klopo I. Sampling diambil 3 orang expert. Analisis data dengan deskriptif dan Analisis Medan Kekuatan (Force Field Analysis/FFA). Hasil menunjukkan 1) potensi pertanian Kelompok Tani Sumber Klopo I yakni: a) SDM aktif dalam kegiatan kelompok tani dan adopsi inovasi, b) penghasil pangan-palawija-perkebunan dengan komoditas pangan an perkebunan utama yakni padi dan kopi, c) lahan pertanian yang subur, d) memiliki 2 unit kios sarana produksi pertanian, dan e) resiko gangguan OPT yang kecil. 2) Strategi pengembangan pertanian yang dapat diterapkan yakni: a) Pemberdayaan kelembagaan serta organisasi petani, b) Revitalisasi sistem inovasi teknologi dengan mempertimbangkan aspek penelitian, pengembangan dan jaringan inovasi interaktif, c) Pengembangan akses jaringan komunikasi.
PENGEMBANGAN KOMODITI NON UNGGULAN DI KABUPATEN BLITAR DAN KABUPATEN TULUNGAGUNG DALAM PENINGKATAN POTENSI SUMBERDAYA LAHAN MARJINAL Murwanti, Retno
AGRIBEST Vol 2, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.775 KB) | DOI: 10.32528/agribest.v2i2.1623

Abstract

Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung merupakan wilayah yang terdiri dari hamparan lahan kering dengan berbagai karakteristik komoditas tanaman yang diusahakan. Beberapa wilayah di Jawa Timur masyarakat petani mengembangkan beberapa komoditas non unggulan yang berpotensi menjadi komoditas unggulan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung lahan, kondisi sosial ekonomi dan ketersediaan sarana dan prasarana yang ada di kawasan lahan marginal yang akan dikembangkan komoditas non unggulan; serta untuk mengetahui nilai ekonomi pengusahaan komoditi non unggulan di lahan marginal. Data dan informasi yang diperlukan dalam penelitian ini  adalah: (1) data sumberdaya lahan: sifat dan ciri tanah; (2) data penggunaan lahan dan sistem pertanian; (3) data sosial ekonomi. Data primer dan sekunder tentang keadaan sosial ekonomi usahatani yang dilakukan petani  dikumpulkan untuk mendukung model evaluasi kesesuaian lahan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa optimalisasi penggunaan lahan marginal guna mendukung pengembangan komoditas non unggulan sebagai berikut (a) Kabupaten Blitar adalah pengembangan sistem pertanian keberlanjutan melalui penerapan teknik budidaya yang berkaitan langsung dengan perlakuan pada lahan dan tanaman agar berproduksi optimal, (b) Kabupaten Tulungagung adalah meningkatkan intensitas pembinaan petani lahan kering melalui wadah kelompok tani secara intensif dan berkesinambungan, terutama terkait teknik budidaya dan pasca panen pada berbagai jenis komoditas bernilai ekonomis. Kabupaten Blitar untuk komoditas padi, jagung, dan ketela pohon yang diusahakan petani memiliki pendapatan berturut-turut yaitu sebesar Rp. 8.663.250,00, Rp. 14.420.344,83, dan Rp. 9.808.600,00. Kabupaten Tulungagung untuk komoditas jagung, dan ketela pohon yang diusahakan petani memiliki pendapatan berturut-turut yaitu sebesar Rp. 15.896.521,74, dan Rp. 10.281.512,61. Artinya nilai ekonomi pengusahaan komoditi non unggulan rata-rata per hektar di lahan marginal sangat positif.

Page 3 of 20 | Total Record : 193