cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 25800566     EISSN : 26219778     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrisocionomics (Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian) memuat naskah hasil penelitian bidang sosial, ekonomi dan kebijakan pertanian. Agrisocionomics diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Agrisocionomics terbit dua kali setahun, yaitu pada bulan Mei dan Nopember
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017): November 2017" : 10 Documents clear
PERAN EKONOMI PEREMPUAN PADA KELUARGA PEMETIK TEH DI PT. RUMPUN SARI MEDINI KABUPATEN KENDAL Siti Nur Azizah; Bambang Trisetyo Eddy; Dyah Mardingingsih
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 1, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.463 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v1i2.1877

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ekonomi perempuan pada keluarga pemetik teh di PT Rumpun Sari Medini Kabupaten Kendal dengan menggunakan akses dan kontrol perempuan terhadap ekonomi keluarga sebagai parameter. Penelitian ini dilakukan di Dusun Medini dan Dusun Promasan yang merupakan dusun emplasemen dari PT Rumpun Sari Medini, yang sebagian besar penduduk perempuannya bekerja sebagai pemetik daun teh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus sebanyak 29 orang dari keseluruhan populasi dijadikan responden. Untuk memperkuat data yang ditemukan, penelitian ini juga menggunakan wawancara mendalam, pengamatan, dokumentasi dan rekaman suara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pemetik teh memiliki akses yang tidak terbatas terhadap ekonomi keluarga, dimana perempuan pemetik teh mempunyai kesempatan untuk menyimpan uang, memperoleh pinjaman dan mengelola semua urusan ekonomi keluarga. Selain itu dari aspek kontrol, perempuan pemetik teh mempunyai kontrol yang baik dalam memutuskan penggunaan uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.Kata kunci: akses; kontrol; pemetik teh; perempuan
ANALISIS GENERAL ELECTRIK MATRIK USAHA BERAS ORGANIK DI KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN SEMARANG Tutik Dalmiyatun; Wahyu Dyah Prastiwi; Heri Setiyawan
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 1, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.588 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v1i2.1889

Abstract

Abstrak Pertanian organik menjadi tren saat ini dan berpotensi usaha pertanian yang berkelanjutan. Tujuan penelitian adalah menganalisis kekuatan bisnis dan daya tarik usaha beras organik di Kabupaten Semarang. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Lokasi penelitian yaitu di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang yang dipilih secara purposif. Responden penelitian yaitu pelaku usaha pertanian padi organik yang berjumlah 60 responden mencakup faktor lingkungan internal dan eksternal, yang terdiri atas 30 petani, 5 distributor, 2 penyuluh pertanian, 3 pegawai koperasi (kreditur) dan 20 konsumen. Data dianalisis menggunakan analisis General Elektrik Matrix. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan bisnis yang utama yaitu kualitas produk (beras organik) dan daya tarik yang utama yaitu pada dampak lingkungan. Kekuatan bisnis termasuk kategori sedang dan daya tarik termasuk kategori tinggi dengan posisi GE Matrix ada pada sel 5 (59.63;69.13). peningkatan kekuatan bisnis dan daya tarik dengan melakukan evaluasi potensi untuk mengembangkan pasar dengan melakukan segmentasi, serta mengevaluasi kelemahan dan membangun kekuatan usaha.Keywords: Kekuatan bisnis; daya tarik; beras organic; General elektrik matrix
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGETAHUAN IBU RUMAH TANGGA TENTANG KONSEP DAGING SAPI YANG ASUH DI DESA BATURETNO KECAMATAN BATURETNO KABUPATEN WONOGIRI evi setyaningsih; Siwi Gayatri; Bambang Trisetyo Eddy
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 1, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.75 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v1i2.1875

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui tingkat pengetahuan ibu rumah tangga tentang daging sapi yang ASUH. 2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu rumah tangga terhadap konsep daging sapi yang ASUH. Penelitian ini dilaksanakan pada Februari 2017 sampai Maret 2017 di Desa Baturetno Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri. Metode penelitian ini adalah survai. Metode penentuan sampel menggunakan multistage random sampling dengan jumlah responden 97 orang ibu rumah tangga.  Analisis data secara deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu rumah tangga termasuk dalam kriteria sedang. Hasil analisis menunjukkan secara signifikan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu rumah tangga tentang konsep daging sapi yang ASUH adalah pendidikan, jumlah anggota keluarga, pendapatan keluarga, kesempatan memperoleh informasi dan keanggotaan dalam organisasi masyarakat, sedangkan variabel usia tidak berpengaruh secara signifikan.Kata Kunci: pengetahuan; ibu rumah tangga; daging sapi; ASUH
PENGARUH KARAKTERISTIK PENYULUH, KONDISI KERJA, MOTIVASI TERHADAP KINERJA PENYULUH PERTANIAN DAN PADA PERILAKU PETANI PADI DI KABUPATEN REMBANG Siswono Arifianto; Sriroso Satmoko; Bambang Mulyatno Setiyawan
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 1, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.85 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v1i2.1888

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh karateristik penyuluh, kondisi kerja dan motivasi terhadap kinerja penyuluh pertanian dan pengaruhnya terhadap perilaku petani di Kabupaten Rembang. Penelitian dilakukan di Kabupaten Rembang dan merupakan penelitian kuantitatif analitik. Responden penelitian sebanyak 136 orang penyuluh pertanian atau seluruh populasi, kemudian untuk mengetahui out put kinerja penyuluh pertanian yaitu perilaku petani, dibutuhkan responden petani sebesar 272 orang yang merupakan petani binaan penyuluh pertanian yang dipilih secara acak, tersebar pada 14 kecamatan di Kabupaten Rembang. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Struktural Equation Model (SEM) dengan program Amos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karateristik penyuluh, kondisi kerja dan motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja penyuluh pertanian, dan kinerja penyuluh pertanian berpengaruh terhadap perilaku petani di Kabupaten Rembang. Jadi karakteristik, motivasi dan kondisi kerja berperan penting dalam peningkatan kinerja penyuluh pertanian sehingga berdampak pada perilaku petani, Oleh karena itu saran yang diajukan adalah agar para penyuluh pertanian diharapkan dapat meningkatkan kapasitasnya melalui pendidikan jenjang lebih tinggi, pelatihan.Kata kunci: kinerja; motivasi; penyuluh; perilaku; pertanian.
SALURAN PEMASARAN BERAS ORGANIK DI KABUPATEN BOYOLALI Dwi Yuniarti; Endang Siti Rahayu; Mohamad Harisudin
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 1, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.255 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v1i2.1671

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi saluran pemasaran, marjin pemasaran dan farmer’s share beras organik di Kabupaten Boyolali. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) di Kecamatan Sawit dan Kecamatan Banyudono. Metode penelitian menggunakan metode diskriptif analitif. Analisis data menggunakan  analisis kualitatif dan kuantitatif (marjin pemasaran dan farmer’s share). Total  responden 30 petani produsen, 2 pedagang pengumpul desa, 5 penggilingan desa dan 1 pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukan ada 4 tipe saluran pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata produsen beras organik di Kabupaten Boyolali melewati satu lembaga pemasaran saja (penggilingan padi). Hasil pertanian padi organik di Kabupaten Boyolali belum sepenuhnya diserap sebagai produk organik. Penyerapan hasil produksi organik di Kabupaten Boyolali sebagai produk organik hanya ada 37% dari keseluruhan responden produsen. Penjualan beras organik diperlakukan sama seperti beras biasa sebesar 63%. Marjin pemasaran terbesar pada saluran pemasaran I yaitu sebesar Rp 8.500,00 dan terendah pada saluran pemasaran IV yaitu Rp 5.375,00. Nilai farmer’s share tertinggi 57% dan terendah sebesar 37%.Kata kunci : saluran pemasaran; beras organik
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN STIMULANSIA SISTEM CAIR DAN GAS GUNA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TANAMAN KARET DI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX JAWA TENGAH Septaka T Riyadi; Syaiful Anwar; Wiludjeng Roessali
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 1, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.324 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v1i2.1879

Abstract

ABSTRAKPenghalang utama dalam pengembangan karet alam (Hevea brasiliensis) adalah tingkat produktivitas lahan karet yang masih rendah. Produktivitas tanaman sangat dipengaruhi oleh umur tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan produktivitas karet alam dengan penggunaan teknologi stimulant cair dengan stimulant gas dan menganalisis kelayakan finansial penerapan teknologi pada tanaman karet.  Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di Kebun Kawung, Kabupaten Cilacap seluas 94,5 ha dengan penggunaan stimulansia gas dan penggunaan stimulansia cair pada kebun di Balong Kabupaten Jepara seluas 80,7 ha. Data teknis dan ekonomi merupakan data dalam kurun waktu Januari sampai dengan Desember 2016. Analisis uji beda dilakukan pada produksi dan produktivitas lahan karet dan analisis kelayakan finansial meliputi payback period, net B/C, NPV dan IRR. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas lahan dan produktivitas per penyadap sistem stimulansia gas (Latene) nyata lebih tinggi daripada sistem stimulansia cair (scrapping). Hasil analisis kelayakan finansial eksploitasi karet per ha menunjukkan nilai NPV sistem scrapping lebih rendah dibandingkan system gas, Nilai IRR sistem scrapping (42.48%) lebih tinggi dibandingkan dengan system gas (22,91%). Net B/C Ratio pada sistem scrapping menunjukkan nilai yang sama sebesar 2,39. Pengembalian dana investasi diperlukan waktu (payback period) 11 hari pada sistem scrapping lebih pendek dibandingkan sistem gas yaitu 3 bulan 9 hari. Secara finansial penggunaan teknologi stimulan gasmenghasilkan pendapatan lebih tinggi dibandingkan stimulan cair pada tingkat bunga 15%.Kata kunci: gas; finansial; karet; scrapping; stimulansia
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PADI DI KECAMATAN KESESI, KABUPATEN PEKALONGAN ilham akbar; Kustopo Budiraharjo; Mukson Mukson
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 1, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.491 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v1i2.1820

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas padi dan menganalisis faktorfaktor yang mempengaruhi produktivitas padi di Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Februari hingga Maret 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survai. Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling berdasarkan luas lahan yaitu tersempit, sedang dan terluas, masing-masing adalah Desa Kesesi, Desa Watugajah, dan Desa Srinahan. Pengambilan sampel dilakukan melalui quota sampling yaitu pada masingmasing desa sebanyak 20 petani sehingga responden dalam penelitian berjumlah 60 orang. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dan uji one-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas padi di desa dengan kategori luas lahan tersempit, sedang dan terluas masing-masing adalah 4,74 ton/ha, 4,64 ton/ha, dan 4,73 ton/ha, dan hasil analisis one-way ANOVA menunjukkan produktivitas pada ketiga desa tersebut tidak ada perbedaan yang nyata. Rata-rata produktivitas padi di Kecamatan Kesesi adalah 4,7 ton/ha. Seluruh variabel penduga secara serempak menunjukkan pengaruh yang signikan terhadap produktivitas padi. Secara parsial, faktor-faktor luas lahan, produksi, jumlah pembelian benih, secara signifikan mempengaruhi produktivitas padi, sedangkan penggunaan pupuk urea dan sistem tanam tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap produktivitas padi. Kata kunci: jumlah benih, padi, produktivitas, luas lahan, petaniKata kunci: jumlah benih; padi; produktivitas; luas lahan; petani 
FAKTOR-FAKTOR DALAM KEGIATAN KELOMPOK TANI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PRODUKSI PADI DI KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN SEMARANG A.K.B Nugroho; Wulan Sumekar; Mukson Mukson
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 1, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.867 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v1i2.1922

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kegiatan penentuan pola usahatani, penyusunan rencana usahatani, penerapan teknologi tepat guna, penumbuhan pola kemitraan, ketaatan atas kesepakatan kelompok, penilaian usahatani, peningkatan kelestarian SDA, pengelolaan usaha kelompok dan perorangan anggota kelompok terhadap produksi. Penelitian menggunakan metode survei dengan lokasi di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Teknik pengambilan sampel kelompok tani dengan menggunakan stratified random sampling, diperoleh 92 kelompok dan masing-masing kelompok diambil 2 (dua) ragam responden yaitu pengurus dan anggota, sehingga jumlah responden sebanyak 184 orang. Analisis faktor-faktor dalam kegiatan kelompok tani dan pengaruhnya terhadap produksi padi menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan penentuan pola usahatani, penyusunan rencana usahatani, penerapan teknologi tepat guna, penumbuhan pola kemitraan, ketaatan atas kesepakatan kelompok, penilaian usahatani, peningkatan kelestarian SDA, pengelolaan usaha kelompok dan perorangan anggota kelompok berpengaruh positif sangat nyata terhadap produksi. Saran yang dapat diberikan adalah perlu adanya penguatan kelembagaan kelompok tani melalui kegiatan penyuluhan.Kata Kunci: peran; kelompok tani; produksi
ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI KETELA POHON DI KECAMATAN TLOGOWUNGU KABUPATEN PATI Arifatul Luthfiah; Mukson Mukson; Agus Setiadi
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 1, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.371 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v1i2.1876

Abstract

 ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh jumlah penggunaan faktor-faktor produksi (luas lahan, bibit, pupuk organik, pupuk urea, pupuk phonska, pestisida dan tenagakerja) terhadap jumlah produksi usahatani ketela pohon dan menganalisis efisiensi ekonomi penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani ketela pohon di Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati.  Penelitian menggunakan metode survei. Metode penentuan lokasi penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Jumlah sampel dihitng menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sebanyak 91 responden, sedangkan pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Metode analisis data menggunakan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas yang kemudian ditransfomasi kedalam regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak faktor produksi ketela pohon (luas lahan (X1), bibit (X2), pupuk organik (X3), pupuk urea (X4), pupuk phonska (X5), pestisida (X6) dan tenaga kerja (X7) berpengaruh nyata terhadap jumlah produksi ketela pohon. Penggunaan Faktor-faktor produksi luas lahan secara parsial berpengaruh sangat nyata, bibit dan pupuk phonska berpengaruh nyata terhadap produksi ketela pohon sedangkan pupuk organik, pupuk urea, pestisida dan tenaga kerja tidak berpengaruh terhadap jumlah produksi ketela pohon. Penggunaan lahan, bibit, pupuk organik, pupuk phonska dan pestisida belum mencapai efisiensi ekonomi sedangkan penggunaan faktor produksi pupuk urea dan tenaga kerja tidak efisien secara ekonomi.Kata Kunci: efisiensi ekonomi; faktor produksi; ketela pohon;usahatani
ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI USAHATANI TANAMAN TEMBAKAU DI DESA SUMBEREJO, KECAMATAN MRANGGEN, KABUPATEN DEMAK Riandi Alvianto; Bambang Mulyatno Setiawan; Djoko Sumarjono
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 1, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.227 KB) | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v1i2.1890

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah menganalisis efisiensi teknis dan ekonomis usahatani tanaman tembakau di Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2016 sampai dengan Januari 2017. Responden dalam penelitian ini adalah petani tembakau yang tinggal di empat dusun Desa Sumberejo. Metode penelitian menggunakan survei, penentuan responden menggunakan metode Proportionate Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 87 petani tembakau. Analisis efisiensi teknis dan ekonomis menggunakan regresi linier berganda dengan fungsi produksi model Cobb-Douglas dan Uji one sample T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua faktor produksi yaitu luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk ZA, pupuk NPK, pestisida dan tenaga kerja tidak efisien secara teknis. Faktor produksi luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk NPK, pestisida dan tenaga kerja tidak efisien secara ekonomis. Faktor produksi pupuk ZA belum efisien secara ekonomis.Kata Kunci: tembakau; efisiensi; usahatani; faktor produksi; cobb-douglas.

Page 1 of 1 | Total Record : 10