cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Holistic Nursing and Health Science
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26224321     DOI : -
Core Subject : Health,
Holistic Nursing and Health Science Journal (HNHS) (E-ISSN: 2622-4321) is an open access journal (e-journal). HNHS provides a forum for original research and scholarships relevant to nursing and other health-related professions. HNHS journal is published by Department of Master Nursing, Faculty of Medicine, Diponegoro University.
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Hubungan Pembelajaran Daring terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Mahasiswa Keperawatan Nursiam, Putri Sallamah; Sumeru, Annas; Alvian, Galih Noor
Holistic Nursing and Health Science Vol. 5, No. 2 (2022): November
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.5.2.2022.157-168

Abstract

Introduction: The implementation of online learning cannot be separated from the use of electronic devices (mobile phones, tablets or laptops) and internet connections. The duration and position of the student body during online learning are often not ergonomic, so there is a risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs) complaints.The study to measure the effect of online learning to MSDs’ complaints yet performed, specifically in nursing. This study aims to analyze the relationship between the duration and body position of using a laptop/smartphone during online learning at Nursing Department in Unsoed. Methods: This research is a quantitative research with a cross sectional design. Subject was selected by using probability sampling technique with stratified random sampling of 129 respondents. The instrument used was a questionnaire on body position using a laptop, body position using a smartphone, and perceived MSDs complaints which were modifications of a similar research. Data was analyzed by somers’d test.Results: The results found there are significant relation between the duration of using a laptop/smartphone during online learning to MSDs complaints (p=0,001), body position using laptop during online learning to MSDs complaints (p=0,000), and body position using smartphone when online learning to MSDs complaints. (p=0,005).Discussion: There are significant relation between duration, body position using laptops, body position using smartphones with MSDs complaints at Nursing Department in Unsoed.
Studi Kasus: Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan pada Suspek Hipernatremia di Rumah Poespodiwirjo, Nur Hafizhah
Holistic Nursing and Health Science Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.6.1.2023.38-45

Abstract

Hipernatremia dapat menyebabkan kematian akibat gangguan cairan tubuh sehingga menimbulkan rusaknya sel-sel otak. Penelitian terkait penggunaan kalium dalam manajemen hipernatremia dan tatalaksana kasus hipernatremia pasien hipersensitif obat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindakan pertolongan pertama pada suspek hipernatremia yang hipersensitif obat. Studi kualitatif ini adalah studi kasus di bidang kesehatan (case report) yang merupakan bagian dari studi kasus tunggal. Partisipan dalam studi ini adalah seorang partisipan yang menjalani homecare. Adapun data dikumpulkan dengan melakukan anamnesis kepada partisipan dan menginterpretasikan tanda klinis yang muncul terkait hipernatremia. Data dianalisis menggunakan five analytic techniques. Seorang wanita berusia 48 tahun mengeluhkan sesak napas dan palpitasi setelah mengonsumsi jus celery untuk mengendalikan kadar kolesterol darahnya. Partisipan juga mengeluhkan adanya kelelahan yang juga merupakan tanda dari hipernatremia.  Partisipan diberikan oksigen 3 liter per menit per nasal kanul, larutan gula hangat, air putih dan tiga butir kurma. Setelah dilakukan intervensi, partisipan menunjukkan perbaikan kondisi berupa sesak napas dan dada berdebar-debar menurun. Hal ini menunjukkan kurma dapat dijadikan pertimbangan untuk pertolongan pertama pada hipernatremia di rumah sebelum partisipan mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit. Penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji jumlah makanan tinggi kalium yang harus dikonsumsi secara tepat.
Sikap dan Perilaku Pencarian Pelayanan Kesehatan Orang Tua dengan Anak Tuberkulosis saat Masa Pandemi COVID-19 di RSUD Al-Ihsan Rausanfikra, Syiffa Salsabila; Rakhmawati, Windy; Hendrawati, Sri; Maryam, Nenden Nur Asriyani
Holistic Nursing and Health Science Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.6.1.2023.19-29

Abstract

Peningkatan kasus TBC saat pandemi COVID-19 karena isolasi sosial memicu penularan TBC di rumah akibat kontak erat selama isolasi. Hal ini menyebabkan keterlambatan diagnosis sehingga meningkatkan kejadian tuberkulosis. Sikap memiliki pengaruh besar terhadap terbentuknya perilaku pencarian pelayanan kesehatan orangtua dengan anak TBC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sikap dan perilaku pencarian pelayanan kesehatan orang tua dengan anak TBC di RSUD Al-Ihsan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif dan teknik purposive sampling. Kriteria sampel adalah orang tua yang memiliki anak dengan TBC sebanyak 67 sampel. Untuk mengukur sikap dan perilaku menggunakan kuesioner KAP Surveys yang dikembangkan oleh WHO. Analisis data pada penelitian ini menggunakan distribusi deskriptif  kuantitatif. Hasil penelitian sikap dengan reaksi orang tua ketika anaknya tertular TBC sebagian responden (50,7%) takut tertular TBC dan seluruh responden (95,5%) ketika anaknya tertular penyakit TB mengajak bicara dokter dan tenaga kesehatan. Adapun perilaku pencarian pelayanan kesehatan orangtua dengan anak tuberkulosis sangat bervariasi, lebih banyak responden yang memilih pusat kesehatan, segera ke pelayanan kesehatan setelah gejala TBC muncul dan faktor penghambat pergi ke layanan kesehatan adalah biaya, jarak, dan ketidaktahuan.  Sikap orang tua terhadap TBC sangat serius dan menganggap anaknya berpotensi dapat tertular penyakit TBC. Sikap ini sesuai dengan perilaku pencarian tempat pelayanan kesehatan. Penelitian selanjutnya diharapkan menganalisis determinan sikap dan perilaku orangtua anak dengan TB dalam mengakses pelayanan kesehatan.
Perbandingan Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Pencegahan Demam Berdarah Dengue pada Ibu Bekerja dan tidak Bekerja di Kota Banda Aceh Putri, Cut Aura Maghfirah; Asniar, Asniar; Ridwan, Arfiza
Holistic Nursing and Health Science Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.6.1.2023.1-11

Abstract

Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) masih tinggi dan terdapat perbedaan sikap dan praktik pencegahan, khususnya ibu yang berperan penting dalam pemeliharaan kesehatan keluarga. Penelitian yang membandingkan pengetahuan, sikap, dan praktik terkait tindakan pencegahan DBD pada ibu bekerja dan tidak bekerja masih terbatas di Kota Banda Aceh sehingga penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengetahuan, sikap, dan praktik terkait pencegahan DBD pada ibu bekerja dan ibu tidak bekerja di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif komparatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner self-report yang diisi oleh 228 ibu bekerja dan tidak bekerja yang yang dipilih secara quota random sampling. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dengan hasil perbedaan signifikan pada pengetahuan (p-value = 0,001), sikap (p-value = 0,006), dan praktik terkait DBD (p-value = 0,001) pada ibu bekerja dan ibu tidak bekerja di Kota Banda Aceh. Peneliti merekomendasikan pengembangan intervensi keperawatan komunitas yang berbeda antara kedua kelompok agar dapat lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik terkait DBD dan pencegahannya. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan penelitian terkait hal ini dengan metode observasi dan wawacara
Breastfeeding Self-Efficacy di Wilayah Kerja Puskesmas Batang 1 Kabariyah, Kabariyah; Anggorowati, Anggorowati
Holistic Nursing and Health Science Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.6.1.2023.12-18

Abstract

Self-efficacy berpengaruh dalam pemberian ASI eksklusif, namun cakupan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Batang 1 masih rendah. Penelitian sebelumnya menggambarkan self-efficacy ibu primigravida tinggi, dan hubungan bermakna status pekerjaan ibu dalam pemberian ASI ekslusif, sedangkan belum terdapat penelitian terkait gambaran beastfeeding self efficacy pada ibu bekerja dan tidak bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat breastfeeding self-efficacy pada ibu bekerja dan tidak bekerja. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan survei dengan sampel sebanyak 164 ibu menyusui dengan anak usia 6-12 bulan yaitu 59 ibu bekerja dan 115 ibu tidak bekerja dengan teknik pengambilan sampel purposive. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Batang 1 dengan instrumen Breastfeeding Self-Efficacy Scale Short Form (BSES-SF). Data dianalis menggunakan distribusi frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat breastfeeding self-efficacy ibu bekerja 14,3% rendah, 65,3% sedang, dan 20,4% tinggi. Tingkat breastfeeding self-efficacy ibu tidak bekerja yaitu 9,6% rendah, 73,0% sedang, dan 17,4% tinggi. Pelayanan kesehatan diharapkan memberikan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, keyakinan diri ibu dalam memberikan ASI kepada bayinya. Peneliti selanjutnya diharapkan mengkaji faktor-faktor breastfeeding self-efficacy ibu bekerja dan tidak bekerja memberikan ASI
The Effect of Slow Stroke Back Massage on Blood Pressure in Elderly Patients with Hypertension Meidayanti, Gusti Ayu Made Diah Dwi; Candrawati, Sang Ayu Ketut; Lestari, Ni Kadek Yuni
Holistic Nursing and Health Science Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.6.1.2023.30-37

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease that is often diagnosed in the elderly population in the world. Some previous studies have also suggested that slow stroke back massage, is effective in lowering blood pressure in hypertensive patients. However, limited studies examine this therapy in elderly group. This study aims to determine the effect of slow stroke back massage on blood pressure in elderly hypertensive patients. This research method uses a type of quantitative research using quasi experimental design with two group pre-post-test nonequivalent control group design. The number of samples used were 44 respondents. Sampling using the simple random sampling technique was carried out 3 times a week with a duration of 10 minutes for 4 weeks. Inclusion criteria in this study were hypertension sufferers who were willing to be respondents, patients aged 45-74 years both male and female and patients taking hypertension medication. Exclusion criteria were patients who experienced burns, bruises, skin rashes, inflammation of the skin of the back, patients who had spinal fractures. The analysis used was univariate and bivariate using the parametric Paired Sample t-test and Independent t-test. The results obtained mean a decrease in systolic and diastolic blood pressure in the intervention group was 21.04 mmHg and 11.68 mmHg, p-value (0.000 <0.05). Meanwhile, the mean reduction in systolic and diastolic blood pressure in the control group was 3.00 mmHg with a p-value (0.071>0.05) and 2.04 mmHg with a p-value (0.081>0.05). The results of data analysis using the independent sample t-test obtained a p-value of 0.000 <0.05, which means that there is an effect of slow stroke back massage on blood pressure in hypertension sufferers. This study recommended slow stroke back massage as an alternative or supporting therapy in managing hypertension in elderly individuals because it does not cause side effects.
The Effect of Early Mobilization on Functional Status of Stroke Patients: A Literature Review Mustikaningrum, Retno Endarwati; Handayani, Fitria; Hastuti, Yuni Dwi; Latumanuwij, Romy; Fieten, Marloes
Holistic Nursing and Health Science Vol 6, No 1 (2023): June
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.6.1.2023.46-60

Abstract

Stroke impact to the altering functional status. Early mobilization is one of stroke care components that can minimize impact due to altering functional status such as weakness and paralysis in stroke patients. The review of early mobilization was proved increasing the functional status among critical illness patients. Limited review regarding the effect of early mobilization on changes in the level of functional status of stroke patients The aim the study was to determine the effect of early mobilization at the level of functional status of stroke patients. This research used the literature review with the MeSH search tool. The keywords and syntax included "stroke", "early mobilization", and "functional status". Articles found with keywords early mobilization; functional status; stroke retrieve 12,114 articles, namely 2069 articles from Proquest, 4774 articles from Pubmed, 35 articles from Scopus, and 5236 articles from ScienceDirect which were filtered based on the specified criteria and obtained 10 articles for review published in the period 2011-2021, with patient research samples strokes. The effect of early mobilization mostly showedan increasing degree of functional status level among stroke patients. It is recommended to provide early mobilization among stroke patient. Future research should conduct a meta-analysis in analysing effect of early mobilisation among stroke patients.
Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu Hamil saat Pandemi Corona Virus Disease-19 di Jawa Tengah Prihantini, Salsabila Suci; Sudarmiati, Sari
Holistic Nursing and Health Science Vol 6, No 2 (2023): November
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.6.2.2023.107-115

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease 19 (COVID-19) mengakibatkan kecemasan pada ibu hamil. Kelompok ini merupakan kelompok risiko tinggi untuk tertular virus terutama janinnya sehingga ibu hamil mengalami kecemasan akibat khawatir kesehatan diri dan janinnya. Sebuah studi menemukan adanya peningkatan kecemasan selama pandemi COVID. Sedangkan penelitian lainnya mengatakan ibu hamil tidak mengalami kecemasan. Sejauh ini, penelitian terkait kecemasan pada ibu hamil di Jawa Tengah pada masa pandemi COVID-19 masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan ibu hamil saat pandemi berdasarkan trimester dan karakteristik (usia, pekerjaan, dan tingkat pendidikan). Metode             penelitian ini     menggunakan desain deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Variabel dalam penelitian ini adalah kecemasan pada ibu hamil. Teknik pengambilan sampel yaitu quota sampling sejumlah 30 ibu hamil tiap trimesternya sehingga jumlah sampel seluruhnya yaitu 90. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) yang telah dialihbahasakan. Pengambilan data dilakukan secara daring menggunakan google form dan luring di Puskesmas Ngesrep dan Puskesmas Srondol. Data dianalisis secara univariat dengan menggunakan komputer. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil mengalami kecemasan ringan-sedang pada masing-masing trimesternya yaitu 46,7% trimester I, 66,7% trimester II, dan 53,3% trimester III.  Ibu hamil usia <20 tahun sebagian besarnya mengalami kecemasan berat sebesar 57,1%. Sedangkan sebagian besar ibu hamil usia 20-35 tahun dan >35 tahun mengalami kecemasan ringan-sedang sebesar 58,3% dan 54,5%. Ibu hamil yang bekerja di dalam dan di luar rumah baik paruh ataupun penuh waktu, sebagian besarnya mengalami kecemasan ringan-sedang. Ibu hamil dengan lulusan SMP, sebagian besarnya mengalami kecemasan berat sebesar 46,2%. Sedangkan lulusan SMA dan D3/S1 sebagian besarnya mengalami kecemasan ringan-sedang sebesar 52,6 dan 65,7%. Ibu hamil diharapkan mengikuti pelayanan konseling untuk menurunkan kecemasan. Penelitian selanjutnya diharapkan untuk meneliti mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil serta hubungan antara beban kerja dengan kecemasan. 
Hubungan Kemampuan Adaptasi Kerja dengan Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Perawat Astawa, I Made Adi; Wati, Ni Made Nopita; Wati, Ketut Lisna
Holistic Nursing and Health Science Vol 6, No 2 (2023): November
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.6.2.2023.96-106

Abstract

The Hospital occupational health and safety programs’ objectives to guarantee and protecting the nurses’ health and safety. However, nurses need to adapt regarding the working conditions to implement the nursing service optimally.   This study aims to identify the relationship between the nurses' working adaptability and the implementation of occupational health and safety among associate nurses.  This study was a quantitative study employed a cross-sectional design. The sampling technique employed in this study was purposive sampling with a sample size of 103  associate nurses choosen by using inclusion and exclusion criteria. The instruments employed to measure adaptability and application of occupational health and safety was questionnaires that has been tested for validity and reliability. This study has been ethically approved through ethical clearance number 070/5630/RSUDW.  The data analyzed employed in this study was Rank Spearman Correlation test. The study results found that the majority of nurses showed have a good working adaptability (86 peoples;83,5%), the occupational health and safety implementation (88 peoples, 85,4%) by p-value = 0.000; r = 0.780 which means there is a significant relationship between the nurses' working adaptability and the implementation of occupational health and safety with a strong positive relationship. Nurses are expected to implement occupational health and safety optimally in order to improve the quality of nursing care services delivered to patients.
Gambaran Kesadaran, Pengetahuan, Dan Sikap Mahasiswa Keperawatan Terkait Bantuan Hidup Dasar Husna, Chintya 'aisyah Labibah; Utami, Reni Sulung; Ropyanto, Chandra Bagus
Holistic Nursing and Health Science Vol 7, No 1 (2024): June
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.7.1.2024.1-15

Abstract

Pendahuluan: Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan upaya penyelamatan yang pertama kali dilakukan pada korban gawat darurat seperti henti jantung dan henti nafas. Mahasiswa keperawatan merupakan calon tenaga kesehatan yang berpotensi menjadi penolong pada situasi gawat darurat.Tujuan: Penelitian   ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesadaran, pengetahuan, dan sikap mahasiswa keperawatan terkait BHD. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sebanyak 295 mahasiswa keperawatan Universitas Diponegoro menjadi responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner Kesadaran, Pengetahuan, dan Sikap BHD secara online dan data dianalisis secara univariat.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kesadaran BHD yang baik. Namun, pengetahuan dan sikap tentang BHD mereka tidak jauh berbeda antara yang baik dan kurang baik. Kesalahan terbanyakyaitu pada bagian rasio, kedalaman pijat jantung dan ventilasi, dan letak defibrillator. Mahasiswa cenderung lebih ingin memberikan pertolongan kepada orang yang dikenal daripada orang yang tidak dikenal. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi BHD khususnya pada aspek pengetahuan dan sikap, serta dibutuhkan metode pempelajaran yang tepat seperti skenario dan simulasi untukmeningkatkan kompetensi BHD mahasiswa keperawatan.

Page 9 of 11 | Total Record : 108