cover
Contact Name
HERIANSYAH
Contact Email
HERIANSYAH
Phone
-
Journal Mail Official
mediakeperawatanmakassar@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 20870035     EISSN : 26220148     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Media Keperawatan diterbitkan oleh Jurusan Keperawatan Poltekkes Makassar dengan periode terbit 2 kali dalam setahun, yaitu terbit di bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PARTUM NORMAL HARI I DENGAN RUPTUR PERINEUM DERAJAT II DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN NYERI nasriani nasriani
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1805

Abstract

ABSTRACT Introduction : Postpartum hemorrhage is one of the causes of maternal death caused by perineal rupture. spontaneous perineal rupture occurs due to tension in the vaginal area during childbirth, it can also occur due to the psychological burden facing the delivery process, and more importantly perineal rupture occurs due to the mismatch between the birth canal and the fetus. The incidence rate worldwide in 2015 occurred 2.7 million cases of perineal rupture in mothers who gave birth, this figure is estimated to increase to reach 6.3 million in 2050. Perineal rupture is a tear in the birth canal that occurs at the birth of a good baby. Whether using tools or not, perineal rupture can cause pain due to the occurrence of a tear or injury to the perineal area.Objective : Describe nursing care of patients who are normally post partum with perineum rupture in meeting the need for comfort (pain) in the room ummu salamah in RSIA Khadijah III Muhammadiyah Mamajang. Method : The type of research used is descriptive which is presented in the form of narrative using the nursing process approach and describes the management of nursing careResults : Found nursing diagnoses are acute pain associated with biological injury, and provide non-pharmacological techniques to reduce/ eliminate pain, for 3 day with a scale of pain 0 (none). ABSTRAKPendahuluan : Pendarahan postpartum merupakan salah satu penyebab kematian ibu yang disebabkan oleh ruptur perineum. ruptur perineum spontan terjadi karena ketegangan pada daerah vagina pada saat melahirkan, juga bisa terjadi karena beban psikologis menghadapi proses persalinan, dan yang lebih penting lagi ruptur perineum terjadi karena ketidaksesuaian antara jalan lahir dan janinnya. Angka Kejadian di seluruh dunia pada tahun 2015 terjadi 2,7 juta kasus ruptur perineum pada ibu bersalin, Angka ini di perkirakan akan mengalami peningkatan hingga mencapai 6,3 juta pada tahun 2050. Ruptur perineum adalah robekan jalan lahir yang terjadi pada saat kelahiran bayi baik itu menggunakan alat maupun tidak, ruprur perineum dapat menyebabkan nyeri karena adanya kejadian robekan atau cedera pada daerah perineum.Tujuan : Mengggambarkan Asuhan keperawatan Post Partum Normal dengan Ruptur Perineum dalam pemenuhan kebutuhan rasa nyaman (nyeri)Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang disajikan dalam bentuk narasi  dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan dan menjelaskan penatalaksanan Asuhan Keperawatan.Hasil : Ditemukan diagnosa keperawatan adalah nyeri akut berhubungan dengan cedera biologis, dan di berikan teknik non farmakologi untuk mengurangi/ menghilangkan nyeri, hasil yang di dapatkan yaitu nyeri teratasi setelah diberikan tindakan keperawatan selama 3 hari dengan skala nyeri 0 (tidak nyeri)
PENGARUH MOTIVASI MELALUI APLIKASI WHATSAPP TERHADAP PENGURANGAN JUMLAH BATANG ROKOK YANG DIHISAP OLEH PEROKOK AKTIF alam 92; Jamilah Mirayanti; Nurun Salaman Al Hidayat
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1817

Abstract

Many people smoke just because of social factors without thinking about the bad effects it will have on their bodies, especially the respiratory system. Many teenagers smoke just because of social factors without thinking about the bad effects that will happen to their bodies, especially their respiratory system. The research method used was true experimental design using randomized pretest-posttest control group design. The results of the study using the Wilcoxon test showed that the two groups both showed significant results, namely p = 0.00 <p = 0.05 which indicates that there is the influence of motivation to use video and WhatsApp in reducing the number of cigarettes inhaled by active smokers. Even though they both had the same results, the number of changes in the intervention group was more than the control group. The control group experienced a decrease by 26 people, while the control group was only 15 people. Conclusion, motivation to use video and WhatsApp is effective in reducing the number of cigarettes inhaled by active smokers..
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DENGAN DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PMB BIDAN “N” DI KABUPATEN GOWA Nurjaya Nurjaya; Suriani Suriani; Subriah Subriah; Hardianti Hardianti
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1462

Abstract

ABSTRAK Deteksi dini bertujuan untuk mengidentifikasi tanda bahaya kehamilan  secara dini sehingga dapat diketahui atau segera mendapatkan pengobatan untuk mengurangi angka morbiditas dan mortalitas  angka kematian ibu dan bayi (WHO, 2018). Pengetahuan mengenai metode deteksi dini tanda bahaya kehamilan dapat meningkatkan kesadaran ibu hamil khususnya primigravida untuk dapat mendeteksi deteksi dini tanda bahaya kehamilan agar mampu mendeteksi adanya tanda bahaya pada kehamilan. Selain itu seseorang juga memerlukan motivasi, yaitu dorongan yg positif baik itu berasal dari diri sendiri maupun orang lain. Dengan metode yang digunakan melalui kuesioner dan dengan rancangan cross sectional. Subyek penelitian ini adalah semua ibu hamil primigravida yang datang memeriksakan kehamilannya di PMB Bidan “N” Kabupaten Gowa. Desain penelitian menggunakan teknik Non Probability sampling. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik chi-square, dengan tingkat kepercayaan α=0,05. Hasil penelitian diketahui bahwa nilai signifikansi pengetahuan dengan daeteksi dini tanda bahaya kehamilan trimester I p=0,015 (p<0,05) dengan nilai koefisien (Phi=0,365), pengetahuan dengan daeteksi dini tanda bahaya kehamilan trimester II p=0,000 (p<0,05) dengan nilai koefisien (Phi=1,000), pengetahuan dengan daeteksi dini tanda bahaya kehamilan trimester III p=0,012 (p<0,05) dengan nilai koefisien (Phi=0,548). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Oleh karena itu, diharapkan pendidik meningkatkan perannya dalam menyampaikan pengetahuan tentang deteksi dini tanda bahaya kehamilan secara menarik sehingga mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengaplikasikannya. Kata kunci  : Deteksi Dini, Pengetahuan, Primigravida, Tanda Bahaya Kehamilan ABSTRACTEarly detection aims to identify the danger signs of pregnancy early so that it can be identified or immediately get treatment to reduce maternal and neonatal mortality morbidity and mortality (WHO, 2018). Knowledge of the methods of early detection of pregnancy danger can increase the awareness of pregnant women, especially primigravidas, to be able to detect early detection of pregnancy danger signs to be able to detect any danger signs in pregnancy. In addition, someone also needs motivation, which is positive encouragement both from themselves and others. With the method used through a questionnaire and with a cross sectional design.The subjects of this study were all primigravida pregnant women who came to have their pregnancies examined at the PMB Midwife "N" in Gowa Regency. The research design uses a Non Probability sampling technique. The statistical analysis used in this study was the chi-square statistic, with a confidence level of α = 0.05The results of the study revealed that the significance value of the knowledge by early detection of first trimester pregnancy danger p = 0.015 (p <0.05) with a coefficient (Phi = 0.365), knowledge by early detection of the second trimester pregnancy danger p = 0,000 (p <0 , 05) with a coefficient (Phi = 1,000), knowledge by early detection of third trimester pregnancy danger p = 0.012 (p <0.05) with a coefficient value (Phi = 0.548). So that it can be concluded that there is a relationship between knowledge and early detection of danger signs of pregnancy. Therefore, educators are expected to increase their role in conveying knowledge about early detection of pregnancy danger signs in an interesting manner so as to be able to increase their knowledge and skills in applying it. Keywords: Early Detection Knowledge, , Primigravida Pregnant Women, Pregnancy Hazard Signs
LITERATUR REVIEW: SELF MANAJEMEN PENDERITA JANTUNG KORONER sriwahyuni yuni; Mirna Aprianti
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1703

Abstract

Penyakit Jantung Koroner merupakan penyakit yang tidak menular yang menyebabkan kematian nomor satu di Dunia dan terjadi pada usia rata - rata 65 tahun penyakit ini sering ditandai dengan  gejala nyeri khas didada yang menyebar ke leher, rahang, lengan, pergelangan tangan, tulang belikat, perut dan punggung  sehingga diperlukan Self Manajemen yang baik  dalam mengatur  perilaku seseorang atau  individu untuk meningkatkan perilaku kesehatan diri sebagai impian setiap individu. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Self Manajemen pada Penderita Jantung Koroner. Metode penelitian yang digunakan yaitu literature review dengan pencarian artikel menggunakan elektronik database (PubMed, Science Direct, Google Scholar) Kriteria artikel yang digunakan adalah publikasi dari tahun 2015 sampai dengan 2020 yang dapat di akses full teks. Berdasarkan studi literature review dari 10 jurnal telah dianalysis tentang Self Manajemen Penderita Jantung Koroner dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh signifikan Self Manajemen pada penderita jantung koroner.
STUDI LITERATUR HUBUNGAN STRES DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA PASIEN ULKUS DIABETIK Sitti Rahmatia; Muhammad Basri; Ainun Nur Zakina; Mardiana Mustafa; Baharuddin Baharuddin
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1899

Abstract

ABSTRAKDiabetes melitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan karena pankreas tidak memproduksi insulin secara adekuat atau ketika tubuh manusia tidak bisa menggunakan insulin tersebut secara efektif. Di Indonesia terdapat 10,7 juta jiwa penderita diabetes melitus dan di Sulawesi Selatan sendiri terdapat 33,693 ribu jiwa penderita. Ulkus diabetik merupakan komplikasi dari diabetes melitus berupa luka pada anggota tubuh yang diawali oleh neuropati dan tidak terkontrol, kemudian ulkus diabetik tersebut akhirnya menjadi stresor psikologis bagi penderitanya dan menyebabkan stres hingga penerimaan diri rendah. Jenis penelitian ini adalah studi literatur dimana peneliti mengumpulkan beberapa artikel penelitian untuk kemudian disimpulkan isinya. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengidentifikasi rekomendasi penelitian-penelitian terdahulu tentang hubungan stres dengan penerimaan diri pada pasien ulkus diabetik. Studi literatur ini disusun atas penelusuran artikel penelitian ilmiah terkait, dalam rentang tahun 2015 sampai 2020. Terdapat 7 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan kemudian disimpulkan isinya. Hasil penelitian dari 7 artikel yang dijabarkan dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang saling mempengaruhi antara stres dan penerimaan diri pada pasien ulkus diabetik. ulkus diabetik merupakan stressor yang akan menyerang psikis pasien dengan kondisi tubuh lemah dan akhirnya memicu stres, selanjutnya dampak stres membuat persepsi terhadap diri pasien sendiri menjadi kurang baik dan menurunkan kualitas penerimaan dirinya. Kemudian ibadah, melakukan kontrol terhadap kondisi penyakit, dan keluarga adalah metode-metode  yang digunakan  untuk mengurangi stres dan meningkatkan penerimaan diri pasien.Kata Kunci: Ulkus Diabetik, Stres, Penerimaan DiriABSTRACTDiabetes mellitus is a chronic disease caused by the pancreas that not producing insulin adequately or when the human body cannot use insulin effectively. In Indonesia there are 10.7 million people with diabetes mellitus and in South Sulawesi  there are 33.693 patients. Diabetic ulcers are a complication of diabetes mellitus in the form of lesion on human body that are established by neuropathy and are not controlled, then these diabetic ulcers eventually become psychological stressors for the patients which leads to stress and low self-acceptance. This type of research is a literature study in which researcher gather several research articles and then conclude its contents. The purpose of this literature study is to identify any recommendations from previous studies on the correlation between stress and self-acceptance in diabetic ulcer patients. This literature study was compiled by a search of related scientific research articles, in the period 2015 to 2020. There were 7 articles that fit the criteria and then being concluded. The results of the 7 articles researcher can conclude that there is a mutually influential relationship between stress and self-acceptance in patients with diabetic ulcers. Diabetic ulcers are stressors that will psychologically attack patients with weak conditions and ultimately trigger their stress, then the stress would worsen patient’s perception and eventually decreases the quality of their self-acceptance. Then worship, controlling ulcers conditions, and family are the methods used to reduce stress and increase patient self-acceptance.Keywords: Diabetic Ulcer, Stress, Self Acceptance
POTENSI LATIHAN DAYA TAHAN FISIK (ENDURANCE EXERCISE) DALAM MENINGKATKAN KEBUGARAN FISIK (VO2 MAX) PADA CALON PETUGAS KESEHATAN HAJI INDONESIA Ismail Ismail; Nasrullah Nasrullah; Simunati Simunati; Herman Djewarut
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 12, No 1 (2021): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v12i1.2231

Abstract

Kebugaran fisik (VO2max) yang prima menjadi salah satu indikator kunci keberhasilan seorang Petugas Kesehatan Haji Indonesia dalam memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada jamaah haji Indonesia selama masa embarkasi dan debarkasi. Salah satu marker kebugaran fisik adalah latihan daya tahan fisik (endurance exercise) secara kontinue. Namun sangat disayangkan sampai saat ini bahwa penelitian yang berkaitan tentang tingkat kebugaran fisik Petugas Kesehatan Haji Indonesia belum banyak dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi efek latihan daya tahan fisik (endurance exercise) terhadap tingkat kebugaran fisik pada calon Petugas Kesehatan Haji Indonesia (Perawat).  Calon Petugas PKHI (n=30), diukur tingkat kebugaran fisik dengan menggunakan teknik Multistage Fitness Test (MFT) metode Bleep Test sebelum diberi intervensi (pre exercise), setelah itu diberi intervensi lari 1600 meter 3 kali seminggu dengan frekuensi latihan16 kali, selanjutnya dilakukan pengukuran kebugaran fisik (post exercise 1), kemudian berselang waktu 1 minggu lamanya dilakukan pengukuran kebugaran fisik lagi tanpa intervensi (post exercise 2). Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon sign rank test untuk melihat pengaruh endurance exercise pre dan post exercise terhadap tingkat kebugaran fisik dan uji Mann Whitney Test untuk  melihat trend perubahan rentensi VO2max post exercise 1 dan post exercise 2 (SPSS 21, Chicago Inc.). Tingkat kebugaran fisik (VO2max post exercise (34,30±5,13) lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat kebugaran fisik pre exercise (29,27±5,27) dengan perbedaan  rata rata sebesar 15,50, disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan  daya tahan fisik (endurance exercise) terhadap Tingkat kebugaran fisik. Ttidak ada perubahan retensi kebugaran fisik post exercise 1 dan post exercise 2 sehingga disimpulkan bahwa tingkat kebugaran fisik calon Petugas Kesehatan Haji Indonesia tidak mengalami perubahan bermakna selama kurun waktu satu minggu pasca endurance exercise. Latihan daya tahan fisik (endurance exercise) dapat digunakan sebagai indikator untuk meningkatkan kebugaran fisik calon PKHI, namun perlu dilakukan penelitian lanjut terkait dengan biomarker lain yang mempengaruhi kebugaran fisik calon PKHI.
Knowledge, Attitude, and Practice toward COVID-19 Questionnaire-Indonesian Version Yafi Sabila Rosyad; Yohanes Andy Rias; Tiur Romatua Sitohang; Pasionista Vianitati; Pembronia Nona Fembi; Raden Surahmat; Nia Desriva
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 12, No 1 (2021): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v12i1.2131

Abstract

Coronavirus disease was detected for the first time since the extraordinary incident in Wuhan, China, in December 2019 and has now spread to 204 countries. COVID-19 is a highly contagious disease. This study aimed to translate the Knowledge, Attitude, and Practice toward COVID-19 Questionnaire and evaluate its validity and reliability Indonesia version. The original was Knowledge, Attitude, and Practice toward COVID-19 Questionnaire translated from English into Indonesian. The reliability scale analysis technique does validity and reliability testing. The question item validity is sawed from the magnitude of r-table value with r-count and reliability seen through Cronbach's alpha coefficiency. This study shows the Knowledge, Attitude, and Practice toward COVID-19 Questionnaire in the context of Indonesian all items of valid and reliable.
PENGARUH PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI PUSKESMAS KASSI-KASSI, MAKASSAR Sitti Mukarramah; Siti Surya Indah Nurdin; Zul Fikar Ahmad
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 12, No 1 (2021): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v12i1.2143

Abstract

Breast Milk is an essential intake containing complete nutrition required for infant growth and health. Its protein is much higher than formula milk. One of the methods to improve breast milk production is Breast care. Breast care is helpful for the reflex of the release and increasing the volume of breast milk. This study aimed to determine the effect of breast care on milk production on postpartum mothers at Kassi-Kassi Health Center Makassar. The study applied "Experimental Quasy" with "Nonrandomized Control Group, Pretest-Posttest Design." The study involved 30 participants taken purposively from February to April 2018. The data were analyzed statistically with an independent sample t-test. The study found a significant difference in breast milk production between the experimental group and the control group with t count of 10,512 with df 58 is 2,000 (10,512 > 2,000) and ρ < 0,05 (0,000 < 0,05). Therefore, health workers, particularly midwives, educate and promote breast care to the community and postpartum mothers to support the first 1000 days of life. Air Susu Ibu (ASI) merupakan asupan penting terhadap tumbuh kembang dan kesehatan bayi. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan melakukan perawatan payudara. Perawatan payudara bermanfaat untuk melancarkan refleks pengeluaran dan meningkatkan volume ASI. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh perawatan payudara terhadap produksi ASI pada ibu postpartum di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah “Quasy Eksperimental” dengan rancangan “Nonrandomized Control Group, pretest-posttest Design”. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling. Besar sampel untuk penelitian ini adalah 30 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari – April 2018. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan produksi ASI yang signifikan antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol dengan nilai t hitung sebesar 10,512 lebih besar dari t tabel sebesar 2,000 dan nilai ρ = 0,000 < 0,05. Produksi ASI lebih tinggi pada ibu yang melakukan perawatan payudara jika dibandingkan dengan ibu yang tidak melakukan perawatan payudara. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh perawatan payudara terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Edukasi ibu hamil tentang pentingnya perawatan payudara mesti tetap ditingkatkan untuk mendukung 1000 hari pertama kehidupan anak.
PENGARUH EDUKASI PENCEGAHAN SKABIES DENGAN MEDIA LEAFLET BAHASA MADURA TERHADAP SANTRI DIPONDOK PESANTREN ROUDLOTUT THOLIBIN ahmad arief lizamani
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 12, No 1 (2021): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v12i1.2120

Abstract

Pendahuluan : Penyakit gudik atau kudis (Skabies), merupakan penyakit kulit yang dapat ditemui hampir disetiap pondok pesantren dan dianggap sebagai penyakit yang tidak berbahaya sehingga kurang mendapatkan perhatian baik dari penderita maupun orang-orang yang ada disekitarnya. Penyakit skabies yang terjadi pada santri dikarenakan personal hygiene dan sanitasi lingkungan yang kurang baik dipesantren. Terutama Kurangnya kebersihan diri pada santri mengakibatkan skabies ini menular dengan cepat. Metode Penelitian : Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian Quasi Eksperiment dengan menggunakan rancangan pretest-posttest with control group dan Teknik sampling yang digunakan dalam penilitian ini adalah probability sampling dengan metode total sampling sebanyak 58 responden, yaitu 29 kelompok intervensi dan 29 kelompok kontrol. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji paired T-Test dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian : Menunjukkan adanya pengaruh edukasi pencegahan skabies dengan media leaflet bahasa Madura terhadap perilaku pencegahan skabies (personal hygiene) pada santri kelompok intervensi dengan Asymp 0,000 < α = 0,05. Juga terdapat pengaruh edukasi pencegahan skabies dengan media leaflet bahasa Madura terhadap perilaku pencegahan skabies (sanitasi lingkungan) pada santri kelompok intervensi dengan Asymp 0,000 < α = 0,05 Ha diterima.Kesimpulan : Terdapat pengaruh edukasi pencegehan skabies dengan media leaflet bahasa Madura terhadap perilaku pencegahan skabies di Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin Kelurahan Kademangan Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo.Kata Kunci : Skabies, Personal Hygiene, Sanitasi Lingkungan
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE STAGE V DALAM MENJALANI TERAPI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN Dewi, Putu Yanita Rosintya; Sutresna, I Nyoman; Kio, Alfiery Leda
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 12, No 1 (2021): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v12i1.2042

Abstract

Compliance with chronic kidney disease stage V patients undergoing hemodialysis is important to maintain body homeostasis. Quality of life is an important indicator for assessing the effectiveness of hemodialysis, so it is an important goal in the treatment of end-stage renal disease. This study purposed to determine the correlation between the level of patients' compliance with chronic kidney disease stage V in undergoing hemodialysis therapy and the patient's quality of life. The correlation study design, with a cross-sectional approach. The total of samples is 110 respondents. The sampling technique used was nonprobability sampling, namely purposive sampling. The results of the analysis showed that the level of patient compliance was 90% in the adherent category. The quality of life of patients was 78.2% with the good category. It was concluded that there was a correlation between the level of compliance in undergoing hemodialysis therapy with the patient's quality of life. It is suggested to the service provider to increase compliance with hemodialysis.