cover
Contact Name
HERIANSYAH
Contact Email
HERIANSYAH
Phone
-
Journal Mail Official
mediakeperawatanmakassar@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 20870035     EISSN : 26220148     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Media Keperawatan diterbitkan oleh Jurusan Keperawatan Poltekkes Makassar dengan periode terbit 2 kali dalam setahun, yaitu terbit di bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN SKIZOFRENIA DENGAN FOKUS STUDI HARGA DIRI RENDAH DI RSJ. PROF. dr. SOEROJO MAGELANG Eka Nur Eni; Erna Erawati; Angga Sugiarto; Suyanta Suyanta
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1571

Abstract

Salah satu masalah keperawatan harga diri rendah yang banyak dijumpai pada klien skizofrenia adalah harga diri rendah. Harga diri rendah adalah suatu perasaan dalam diri seseorang yang menganggap bahwa dirinya itu negatif. Harga diri yang tinggi dapat ditunjukkan dengan seseorang mampu menghadapi lingkungan secara aktif, beradaptasi secara efektif untuk berubah dan cenderung merasa aman. Tujuan penelitian menggambarkan pengelelolaan asuhan keperawatan dari pengkajian sampai evaluasi pada klien skizofrenia dengan fokus studi harga diri rendah dengan intervensi mengidentifikasi aspek dan kemampuan positif melalui afirmasi positif. Afirmasi positif merupakan penguatan dalam diri secara positif dengan cara mengungkapkan kalimat yang positif seperti sedang berdoa. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitik, langkah-langkah yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, dan mencari data pada rekam medik. Subjek penelitian berjumlah 1 responden berumur 27 tahun. Instrument yang digunakan adaalah dengan Rosenberg’s Self-Esteem Scale untuk mengukur tingkat harga diri klien sebelum dan sesudah dilakukan tindakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan skor harga diri dari kategori rendah menjadi kategori normal.
Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi pada Pasien Gastritis di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa sukma saini; Sri Wahyuni Awaluddin; Iwan Sain; Tifa Alfiah Novita
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1614

Abstract

Gastritis adalah proses inflamasi pada mukosa dan submukosa lambung atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan nutrisi pada pasien gastritis, penelitian ini menggunakan studi kasus metode deskriptif. Desain yang digunakan yaitu studi kasus berupa pendekatan Asuhan Keperawatan yang komprensif. Subjek studi kasus ini berjumlah 3 orang pasien. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa ketiga pasien  mengalami gastritis dengan masalah ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh. Penelitan ini diharapkan mampu menjadi pedoman bagi pembaca agar mampu mengetahui sedini  mungkin tentang pentingnya tidak telat makan.Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Nutrisi, Gastritis
GAMBARAN PENGETAHUAN PREMENOPAUSE TENTANG PERUBAHAN FISIK DALAM MENGHADAPI MASA MENOPAUSE DI DUSUN MANNYOI DESA TAMANNYELENG KECAMATAN BAROMBONG KAB. GOWA Agustina Ningsi; Sitti Mukarramah; Sukmayanti Sukmayanti
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1640

Abstract

Premenapause Knowledge Overview About Physical Period Facing Menopause Period In Mannyoi Village Tamannyeleng Village Barombong District Gowa Regency 2018. (guided by HJ Sitti Mukarramah and Agustina Ningsih)Changes that occur during menopause, women experience a peak complaint while in the post-menopausal phase of this period lasts 6-7 years after menopause. At this time estrogen levels after the low point in accordance with the state of the art and accompanied by the deterioration of body condition. This study aims to determine the characteristics of respondents and description of premenopausal knowledge about physical changes in the face of menopause In Mannyoi Village Tamannyeleng Village District Barombong Gowa District. Samples were taken from primary data, all mothers aged 40 to 55 years old in Mannyoi Village Tamannyeleng Village Barombong District of Gowa regency that fit the criteria in sampling, during the period of February to May 2018, the type of research is descriptive with the method used is through a questionnaire with cross sectional approach, with a sample size of 50 respondents.Characteristics of respondents based on the level of education is elementary education of 41 respondents (82%), SMP of 8 respondents (16%) and the high school education of 1 respondent (2%) and characteristics of respondents by age, 40-49 years age of 37 74%) and age> 50 years at 13 (26%). Good knowledge as many as 34 people (68%), while knowledgeable enough as much as 9 people (18%) and who have less knowledge as much as 7 people (14%). One of the main concerns of mother's knowledge is the intervention of health workers and information from the surrounding community Keywords: Knowledge, PremenopauseReferences: 15 (2006-2017)
PENERAPAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN BROCHOPNEUMONIA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI ratna mahmud
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1739

Abstract

ABSTRACT Introduction: Children are very vulnerable to various diseases which can be caused by germs, viruses and other microorganisms. Diseases that often occur in children are diseases of the respiratory tract. Oxygen is needed by the body to maintain the continuity of cell metabolism so that it can maintain life and activity of various cells, tissues or organs. Bronchopneumonia is inflammation of the lungs that affects one or several marked lung lobes marked by the presence of patches of infiltrate caused by bacteria, viruses and fungi and foreign objects. Purpose: to describe nursing care to fulfill oxygenation needs. Method: the method used in the preparation of scientific papers is descriptive method, with a case study approach taken in Dahlia Hospital Room. TK II Pelamonia Makassar on May 28 to June 2, 2018. Data were obtained from mothers of patients and nurses. Results: after 3x24 hours of nursing action patients with bronchopneumonia complained of slimy cough and ronchi breath sounds and the client's mother's effort when handling her child's slimy cough was to provide warm water to the client. Providing interventions to assess the frequency or monitoring of breathing, Auscultation of additional breath sounds (ronchi, wheezing), provide a comfortable position such as the position of semi-fowler, wish and collaboration giving nebulizer gives changes to the ineffective airway clearance. Conclusion: Handling the ineffectiveness of airway clearance is associated with excessive secretion production by providing a semi-fowler position and nebulizer therapy has an effect on the dilution of mucus and sputum which obstruct the airway.Key words: Bronchopneumonia, Ineffective airway clearanceABSTRAKPendahuluan: Anak sangat rentang terhadap berbagai penyakityang bisa disebabkan oleh kuman, virus dan mikroorganisme lain. Penyakit yang sering terjadi pada anak yaitu penyakit pada saluran pernafasan. Oksigen dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kelangsungan metabolisme sel sehingga dapat mempertahankan hidup dan aktivitas berbagai sel, jaringan atau organ.. Bronchopneumonia merupakan  radang paru-paru yang mengenai satu atau beberapa lobus paru-paru yang  ditandai yang ditandai dengan adanya bercak-bercak infiltrate yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur dan benda asinng.Tujuan : untuk menggambarkan  asuhan keperawatan pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Metode : metode yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah metode deksriptif, dengan pendekatan studi kasus yang diambil di Ruangan Dahlia RS. TK II Pelamonia Makassar pada tanggal 28 Mei s/d 02 Juni 2018. Data diperoleh dari ibu pasien dan perawat. Hasil : setelah dilakukan tindakan keperawatan 3x24 jam pasien dengan bronkopneumonia  mengeluhkan  batuk berlendir dan suara nafas ronchi dan usaha ibu klien saat menangani batuk berlendir anaknya adalah memberikan air hangat kepada klien .  Pemberian intervensi  mengkaji  frekuensi atau pantau pernafan, Auskultasi bunyi nafas tambahan ( ronchi,wheezing), berikan posisi yang nyaman misalnya posisi semi fowler, ingin dan kolaborasi pemberian nebulizer memberikan perubahan  pada bersihan jalan nafas tidak efektif.  Kesimpulan : Penanganan  ketidakefektifan bersihan jalan nafas berhubungan dengan produksi sekret yang berlebihan dengan memberikan posisi semi fowler dan terapi nebulizer memberi pengaruh terhadap pengenceran lendir dan sputum yang menyumbat jalan nafas.  
PENGARUH INHALASI AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP KECEMASAN DAN NYERI ANAK SEKOLAH SAAT DILAKUKAN IMUNISASI Komang Yogi Triana; Made Pande Lilik Lestari; I Nyoman Pande Suyasa
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1731

Abstract

Pendahuluan: Nyeri dan kecemasan merupakan respon yang sering ditunjukkan oleh anak-anak yang akan mendapatkan imunisasi berupa injeksi di sekolah pada saat Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tiba. Nyeri yang ditimbulkan oleh tindakan invasif dapat menyebabkan timbulnya trauma pada anak terhadap tindakan imunisasi dan menunjukkan sikap yang tidak kooperatif. Tujuan: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh dari aromaterapi lavender dengan intervensi rutin yang diberikan terhadap kecemasan dan nyeri anak sekolah dasar yang mendapatkan imunisasi TD. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan non-equivalent with control group design post-test only.  Sebanyak 29 responden dilibatkan dalam penelitian ini yang dipilih dengan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi yang terbagi menjadi 2 kelompok. Instrumen penelitian ini menggunakan Visual Analog Scale (VAS) for Pain and Anxiety untuk mengukur skala nyeri dan kecemasan anak. Hasil: Hasil analisis data dengan uji Mann Whitney menunjukkan bahwa aromaterapi lavender efektif menurunkan nyeri anak saat diimunisasi (p value = 0.005) namun tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan anak (p value = 0,122). Kesimpulan: Aromaterapi lavender dapat menjadi salah satu pilihan teknik distraksi yang mudah dan terjangkau untuk dapat diterapkan perawat saat melakukan imunisasi ke sekolah sehingga dapat membantu mengontrol nyeri yang dirasakan anak.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI BENSON DAN MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA LANSIA DENGAN DM TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JONGAYA KOTA MAKASSAR Sitti Rahmatia; Rusni Mato; Yosephin Sari Pairunan; Yeni Nofiani Langkadja
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1547

Abstract

ABSTRAKDiabetes Mellitus Tipe 2 merupakan salah satu penyakit degeneratif yang diakibatkan oleh berkurangnya sensitifitas insulin terhadap proses metabolisme tubuh. Komplikasi dari DM yakni hipoglikemia, diabetes ketoasidosis, sindrom hiperglikemik hiperosmolar nonketotik. Sehingga penderita harus menjaga agar kadar gula darahnya terkontrol, sebab Penderita DM rentan untuk mengalami penurunan kualitas hidup.  Tujuan penelitian ini menjelaskan pengaruh terapi Benson dan murottal Al-Qur’an terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Jongaya Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan pre post test control group design. Jumlah sampel penelitian 18 responden untuk kelompok intervensi 18 responden kelompok kontrol. Kelompok kontrol mendapatkan terapi benson selama 7 hari, sedangkan kelompok intervensi diberi terapi benson + murottal Al-Qur’an (surah Al-Fatihah) selama 7 hari. Berdasarkan hasil analisis Wilcoxone pada terapi pada kelompok kontrol nilai diperoleh nilai p=0,293lebih besar dari 0,005 (>0,005) yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara penurunan kadar gula darah klien dengan DM Tipe 2 dan terapi benson. Dan pada kelompok intervensi diperoleh nilai p=0,001 lebih kecil dari 0,005 (<0,005) yang berarti ada hubungan yang signifikan antara penurunan kadar gula darah klien dengan DM Tipe 2 dan terapi benson + murottal Al-Qur’an. Kesimpulan: terapi relaksasi benson + murottal dapat menurunkan kadar gula darah klien dengan DM Tipe 2Kata Kunci: DM Tipe 2, Terapi Benson, Terapi Relaksasi Murottal ABSTRACTDiabetes Mellitus Type 2 is a degenerative disease caused by a decrease in insulin sensitivity to the body's metabolic processes. Complications of DM are hypoglycemia, diabetes ketoacidosis, hyperosmolar nonketotic hyperglycemic syndrome. So the patients must keep their blood sugar levels still in control because DM sufferers are prone to experience a decrease in quality of life. The purpose of this study was to explain the effect of Benson and murottal Al-Qur'an therapy to decrease elderly DM type 2 blood sugar level at the work area of Jongaya Public Health CenterMakassar. This research used quasi-experiment with pre and post-test control group design. The number of research were18 respondents for the intervention group and  18 respondents in the control group. The control group received Benson therapy for 7 days, while the intervention group was given Benson + Al-Qur'an (Al-Fatihah) for 7 days. Based on the results of Wilcoxone's analysis of therapy in the control group, the value of p = 0.293 was greater than 0.005 (> 0.005), which mean there was no significant correlation between decreasing patients’ blood sugar level with DM Type 2 and Benson therapy. And in the intervention group, the value of p = 0,001 was less than 0,005 (<0,005) which mean that there was a significant correlation between patients’ blood sugar level with DM Type 2 and Benson + murottal Al-Qur'an therapy. Keywords: DM Type 2, Benson Therapy, Murottal Relaxation Therapy
UJI APLIKATIF MODUL PERAWATAN PASIEN PASCA STROKE DI RUMAH PADA WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATUA KOTA MAKASSAR DAN PUSKESMAS BAJENG KABUPATEN GOWA Asrijal Bakri
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1938

Abstract

AbstrakKeluarga perlu diberikan informasi tepat cara perawatan pasien pasca stroke di rumah. Informasi tepat tentunya meningkatkan pemahaman dan kemampuan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian discharge planning terhadap kemampuan keluarga dalam perawatan pasca stroke di rumah. Tujuan penelitian ini adalah dihasilkannya produk Modul Perawatan Pasien Pasca Stroke yang dapat dipahami dan diterapkan dengan mudah oleh anggota keluarga pemberi perawatan pasien pasca stroke (caregiver) di rumah. Jenis penelitian yaitu penelitian tindakan (action research) dengan model Ebbut yang terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap kesatu dilakukan pengembangan ide dengan memonitoring kemampuan partisipan penelitian, Pada tahap kedua dilakukan revisi instrumen dan pelaksanaan serta monitoring kembali. Pada tahap ketiga dilakukan sama seperti tahap sebelumnya dan merumuskan pemecahan masalah yang  didapatkan dari hasil penelitian ini. Tahapan penelitian akan dilakukan dengan focus group discussion (FGD). Hasil penelitian digambarakan pada setiap FGD, yaitu pada FGD kesatu ini didapatkan hasil bahwa Ke-17 responden meminta agar modul diperbaiki terutama dari gambar dan penjelasannya. Hasil FGD kedua adalah bahwa semua caregiver  sepakat bahwa gambar dan narasi modul sudah sangat bagus. Setelah tim peneliti menjelaskan ulang modul, lalu dilatihkan kembali dengan 2  orang coba, yaitu salah satu petugas puskesmas pembantu serta 1 orang pasien yang dikunjungi ke rumahnya. Semua caregiver mulai memahami modul dan mampu menerapkannya dengan baik meskipun masih memerlukan bantuan dan pendampingan. Sedangkan hasil FGD ketiga adalah Setiap caregiver mampu melatihkan kegiatan yang telah diajarkan kepada para keluarga mereka sendiri. Membutuhkan pengulangan latihan sebanyak 2 kali sampai mereka mahir, para caregiver meminta tim peneliti untuk melakukan pendampingan beberapa kali  sampai mereka dianggap mahir dan mampu melaksanakan kegiatan tersebut secara mandiri. Para caregiver setuju dengan model dan ukuran modul, karena mudah dibaca dengan huruf yang besar dan gambar lebih jelas. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis peneliti maka dapat disimpulkan bahwa para caregiver merasa mendapatakan pengetahuan baru yang lebih komplit, karena selama ini hanya sebatas melihat dan mendengar perawatan pasien stroke oleh keluarga. Selain itu modul yang dihasilkan dapat dipahami dan dipraktikkan dengan mudah.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG PERSIAPAN PERSALINAN DENGAN KESIAPAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN Nurjaya Nurjaya; Subriah Subriah
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1629

Abstract

ABSTRAK Hubungan antara Tingkat Pengetahuan ibu Hamil Trimester III Tentang Persiapan Persalinan dengan Kesiapan dalam Menghadapi Persalinan (Nurjaya, Subriah). Upaya menurunkan angka kematian ibu, bayi dan balita, meningkatkan status gizi masyarakat serta pencegahan dan penanggulangan penyakit menular masih menjadi prioritas utama dalam pembangunan nasional bidang kesehatan. Untuk meningkatkan status kesehatan ibu, puskesmas dan jaringannya serta rumah sakit rujukan menyelenggarakan berbagai upaya kesehatan, baik yang bersifat promotif, preventif, maupun kuratif dan rehabilitatif. Upaya tersebut berupa pelayanan kesehatan pada ibu hamil, pertolongan persalinan, masa nifas oleh tenaga kesehatan, penanganan komplikasi, pelayanan KB dan kesehatan reproduksi. Setiap ibu hamil diharapkan dapat menjalankan kehamilannya dengan sehat, bersalin dengan selamat serta melahirkan bayi yang sehat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu Primigravida trimester III tentang persiapan persalinan dengan kesiapan dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar.Jenis penelitian Survey Analitik dengan rancangan Cross Sectional, populasi target pada penelitian ini adalah semua ibu hamil di Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar Periode 1 Januari sampai 31 Desember 2017.  Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang berkunjung/memeriksakan kehamilannya pada trimester III di Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar.Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling Alat yang digunakan berupa kuesioner atau angket yang bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang persiapan persalinan dan kesiapan dalam menghadapi persalinan.Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder melalui rekam medik untuk melengkapi data penelitian. Analisa data dengan analisis univariat, bivariate menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan primigravida trimester III yang berpengetahuan baik sebanyak 11 primigravida (25,6%) dan semuanya memiliki kesiapan yang baim dalam menghadapi persalinan, sedangkan yang berpengetahuan cukup tentang persiapan persalinan sebanyak 32 primigravida (74,4%) dari 32 primigravida sebanyak 30 primgravida memiliki kesiapan yang baik dalam menghadapi persalinan, dan sebanyak 2 primigravida (4,7%) memiliki kesiapan yang kurang dalam menghadapi persalinan. hasil analisis Chi-squaredengan CI 95% menunjukkan  p-value 0,549 (P >0,05). Hasil ini menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan primigravida trimester III tentang persiapan persalinan dengan kesiapan dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Cendrawasih Kota Makassar.  Kata Kunci : Trimester III, Persiapan Persalinan. Abstract Relationship between Knowledge Level of Trimester III Pregnant Women Regarding Labor Preparation with Readiness in Facing Labor (Nurjaya, Subriah).Efforts to reduce maternal, infant and under-five mortality, improve community nutrition status and prevent and control infectious diseases are still the main priorities in national health development. To improve the health status of mothers, health centers and their networks and referral hospitals carry out various health efforts, both promotive, preventive and curative and rehabilitative. These efforts include health services for pregnant women, childbirth assistance, postpartum period by health workers, management of complications, family planning services and reproductive health. Every pregnant woman is expected to be able to carry out her pregnancy healthily, deliver safely and give birth to a healthy baby.Research type Analytical Survey with Cross Sectional design, target population are all pregnant women at Cendrawasih Health Center. The sample in this study were mothers who visited / examined their pregnancies in the third trimester in Cendrawasih Health Center as many as 43 people. The sampling technique used was purposive sampling. The tool used is a questionnaire or questionnaire. Data analysis with univariate analysis, bivariate using chi square test.The results showed that third trimester primigravida were well-informed as many as 11 primigravidas (25.6%) and all had good readiness in facing labor, while those with sufficient knowledge about labor preparation were 32 primigravidas (74.4%) of 32 primigravidas as many as 30 primgravidas have good readiness in facing labor, and as many as 2 primigravidas (4.7%) have less readiness in facing labor. Chi-squared analysis results with 95% CI showed p-value 1,000 (P> 0.05). These results indicate there is no relationship between the level of knowledge of primigravida trimester III about labor preparation with readiness in facing labor at Cendrawasih Health Center, Makassar City.Keywords: Trimester III, Preparation for Labor.
EFEKTIVITAS METODE PERAWATAN LUKA “MOISTURE BALANCE” TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI KLINIK PERAWATAN LUKA ISAM CAHAYA HOLISTIC CARE KOTA MAKASSAR Rauf Harmiady; Abdul Kadir Ahmad; Karlina Ende Putri; Nasrullah Nasrullah
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 2 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i2.1942

Abstract

ABSTRACT Wounds treatment that originally used the conventional method (dry), now switched to use the moisture balance (modern) wound treatment method, where this modern wound care uses the moist principle which aims to accelerate the process of fibrinolysis, the formation of new blood vessel capillaries (angiogenesis), reduce infection and accelerate the formation of active cells. The purpose of this study is to describe the effectiveness of the "moist balance" wound care method for wound healing of diabetic ulcer patients. The type of this study is qualitative research with a pre-experimental research design using One-shot case study. The sampling technique was carried out by using Nonprobability sampling with a Purposive sampling technique that was adjusted to the inclusion and exclusion of the criteria of the study. The population of this study amounted to 32 respondents and the sample who selected and fulfilling the inclusion and exclusion criteria amounted to 2 respondents. This study was conducted at the Islam Cahaya Holistic Care Treatment Clinic in Makassar City. The results of this study found that the wound healing process experienced the significant improvements. Where before the treatment was obtained, the wound score of the first respondent is from 57 to 34 and the second respondent is from 55 to 32, after wound care with the moist balance method the results were obtained from 13 items in the BJWAT assessment. The conclusion of this study is that modern wound care with an effective moist balance method is effective against the wound healing of diabetic ulcer.Keywords: Moisture Balance, wound healing, diabetic ulcerABSTRAK Perawatan luka yang semula menggunakan metode konvensional (kering), kini beralih menggunakan metode perawatan luka moisture balance (modern), dimana perawatan luka modern ini menggunakan prinsip lembap (moist) yang bertujuan untuk mempercepat proses fibrinolisis, pembentukan kapiler pembuluh darah baru (angiogenesis), menurunkan infeksi dan mempercepat pembentukan sel-sel aktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran efektifitas metode perawatan luka “moist balance” terhadap penyembuhan luka pasien ulkus diabetikum. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian praeksperimental menggunakan rancangan One-shot case study. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan Nonprobability sampling dengan teknik Purposive sampling yang disesuaikan dengan kriteria inklusi dan ekslusi penelitian. Populasi dari penelitian ini berjumlah 32 responden dan sampel yang dipilih serta memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi berjumlah 2 orang responden. Penelitian ini dilakukan di Klinik Isam Cahaya Holistik Care Kota Makassar. Hasil penelitian ini didapatkan proses penyembuhan luka mengalami perbaikan yang signifikan. Dimana sebelum dilakukan perawatan didapatkan skor luka pada responden satu 57 menjadi 34 dan responden dua 55 menjadi 32, setelah dilakukan perawatan luka dengan metode moist balance hasil tersebut didapatkan dari 13 item yang ada pada pengkajian BJWAT. Kesimpulan penelitian ini didapatkan perawatan luka modern dengan metode moist balance efektif terhadap proses penyembuhan luka ulkus diabetik.Kata Kunci: Moisture Balance, penyembuhan luka, ulkus diabetik
The Relationship between self-efficacy in implementing diet with the blood sugar levels in DM patients in the working area of the Bara-baraya community health center at Makassar City. sri angriani; Raodatul Jannah; Agusti Fauziah
Media Keperawatan:Politeknik Kesehatan Makassar Vol 11, No 1 (2020): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/jmk.v11i1.1496

Abstract

Background: Self-efficacy in implementing diets in patients with diabetes mellitus focuses on the patient's believeness in being able to do the behaviors that can support the improvement of their illness and the improve the management of his self-care. Low self-efficacy will have an impact on decreasing the self-care of diabetic patients in complying with various factors such as unstable blood sugar levels. Research Objectives: To know the relationship between self-efficacy in the implementation of the diet with blood sugar levels in DM patients in the working area of the Bara-Baraya Public Community Health Center  at Makassar city. Research Methods: this research used a cross sectional approach. The sample of this research was 50 diabetic patients. Random sampling technique. The data analysis includes of univariate and bivariate using the chi square test. Research Results: Based on statistical tests, it found that  a significant relationship between self-efficacy in the implementation of the diet with blood sugar levels (p value: 0,000). The conclusion: There is a relationship between self-efficacy in the implementation of diet with blood sugar levels in DM patients in the Bara-Baraya Public Community Health Center  at Makassar city.

Page 10 of 23 | Total Record : 223