cover
Contact Name
Ridhoul Wahidi
Contact Email
Ridhoul Wahidi
Phone
-
Journal Mail Official
dhoul_faqoet@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban
ISSN : 20897472     EISSN : 25481711     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban merupakan jurnal keislaman dan peradaban dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima tulisan yang relevan selama mengikuti petunjuk penulisan yang ditetapkan.
Arjuna Subject : -
Articles 117 Documents
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI MTs NURUL HUDA PARIT 5 SUNGAI LUAR KECAMATAN BATANG TUAKA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Maimunah Maimunah; Nur Komariah; Asnawiyah Asnawiyah
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v7i2.253

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanaperan, upaya, dankendala yang dihadapi kepala kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan di Madrasah Tsanawiyah Nurul Huda Parit 5 Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya data tersebut dituangkan dalam bentuk deskriptif kualitatif.Hasil penelitian yaitu : Pertama, peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan di Madrasah Tsanawiyah Nurul Huda Parit 5 Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilirbelum terlaksana secara menyeluruh. Kedua, upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja tenaga kependidikan di MTs Nurul Huda Parit 5 Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hiliradalah menciptakan lingkungan yang kondusif, menjalin hubungan yang harmonis, memberikan motivasi, melakukan pengawasan secara terus menerus, dan memberikan penghargaan kepada tenaga kependidikan yang berprestasi.Ketiga,kendala yang hadapi kepala sekolah dalam meningkatkan Tsanawiyah di Madrasah Tsanawiyah Nurul Huda Parit 5 Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hiliradalah kurangnya tenaga kependidikan yang berkompeten dibidangnya dan hubungan yang tidak terkoordinir atau putusnya komunikasi antara sesama tenaga pendidikan maupun antara sesama guru. Adapun cara yang dilakukan kepala sekolah dalam mengatasi kendala tersebut adalah dengan melakukan pendekatan persuasif, personal dan melakukan hubungan yang baik dengan tenaga kependidikan.
PERAN MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDA’IYAH (MI) DARUL ULUM PULAU KECIL KECAMATAN RETEH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Asmariani Asmariani; Nurmadiah Nurmadiah; Fathurrahman Fathurrahman
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.701 KB) | DOI: 10.32520/afkar.v7i2.254

Abstract

Masyarakat merupakan partner sekolah dalam melaksanakan pendidikan dan pembelajaran, karena sekolah merupakan bagian integral dari masyarakat. Kerjasama antara keduanya sangat penting untuk meningkatkan keterlibatan, kepedulian, kepemilikan dan dukungan operasional sekolah. Adapun berdasarkan hasil analisis data penelitian dari hasil angket dan wawancara maka diperoleh kesimpulan yaitu : pertama, peran masyarakat dalam pembanguna pendidikan di Madrasah Ibtida’iyah Darul Ulum Parit 12 Pulau Kecil Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir diperoleh dengan persentase 70,54% dikategorikan cukup karena terletak pada interval 56-75%. Kedua, Kendala-kendala yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan pendidikan di Madrasah Ibtida’iyah Darul Ulum Parit 12 Pulau Kecil Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir yaitu rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat ataupun wali murid tentang pentingnya pendidikan, tanggung jawab masyarakat atau wali murid terhadap pendidikan masih rendah, dan masyarakat fokusnya sibuk dalam hal ekonomi keluarga.
PROFESIONALISME GURU DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Irjus Indrawan
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.766 KB) | DOI: 10.32520/afkar.v7i2.255

Abstract

Suatu lembaga pendidikan dapat dikatakan bertanggung jawab, berwibawa, dan memiliki keperanan-aktif jika didalamnya terdapat tenaga-tenaga kependidikan khususnya tenaga pendidik yang memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, profesional dibidangnya serta memiliki lekatan nilai-nilai moral untuk dapat diakui sebagai guru yang profesional. Guru merupakan salah satu komponen pendidikan yang menentukan bagi berhasil atau tidaknya proses belajar mengajar di lembaga pendidikan formal, oleh karena itu guru dituntut untuk memperhatikan dan melaksanakan tugasnya dalam mengajar dengan baik. Proses belajar mengajar dan hasil belajar siswa bukan saja ditentukan oleh sekolah, pola, struktur dan kurikulum akan tetapi sebagian besar ditentukan oleh kompetensi guru yang mengajar dan membimbing para siswa. Profesionalisme guru adalah kualitas kemampuan seorang guru dalam menampilkan dan menerapkan keahlian ilmu yang dimiliki dan pengalamannya sehingga dapat mengantisipasi dinamika kurikulum agar relevan dengan perkembangan zaman. Dalam era industri 4.0 sekarang ini, kita tidak hanya dituntut untuk melakukan literasi lama seperti membaca, menulis, berhitung untuk bersaing dalam kehidupan global yang begitu ketat, tetapi juga perlu memiliki literasi baru “new literacy”. Literasi baru tersebut antara lain literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia. Untuk menghadapi revolusi industri 4.0 diperlukan “literasi baru” selain literasi lama. Perubahan dalam sistem pendidikan akan berdampak pula pada peran guru sebagai tenaga pendidik. Guru dituntut memiliki kompetensi tinggi untuk menghasilkan peserta didik yang mampu menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0.
PERANAN HUBUNGAN MASYARAKAT DI SEKOLAH Maimunah Maimunah; Mardiah Mardiah
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 7 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.935 KB) | DOI: 10.32520/afkar.v7i2.256

Abstract

Lembaga pendidikan dan masyarakat merupakan dua jenis lingkungan yang berbeda namun keduanya tidak dapat dipisahkan bahkan saling membutuhkan dalam pertumbuhan serta perkembangannya, maka sekolah tidak bisa menjadi lembaga yang ekslusif dan memisahkan diri dari lingkungan masyarakatnya, dan semakin tinggi tingkat perhatian masyarakat terhadap lembaga pendidikan terkait maka akan semakin besar pula peluang sekolah untuk mempertahankan eksistensinya demikian sebaliknya Sekolah dan masyarakat memiliki hubungan yang erat dalam mencapai tujuan sekolah atau pendidikan secara efektif dan efisien. Sekolah juga harus menunjang pencapaian tujuan atau pemenuhan kebutuhan masyarakat, khususnya kebutuhan pendidikan. Oleh karena itu, sekolah berkewajiban untuk memberi penerangan tentang tujuan-tujuan, program-program, kebutuhan serta keadaan masyarakat.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH ANWARUL ULUM DESA LINTAS UTARA KECAMATAN KERITANG KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Nur Komariah; Astutik Astutik
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v8i1.274

Abstract

This study aims to determine the extent of the principal's efforts in improving teacher performance, obstacles encountered and solutions developed for the obstacles encountered. This study uses a qualitative approach, with data collection methods of observation, interviews and documentation. The results of this study are the principal has made several efforts to improve teacher performance optimally. But there are still a number of obstacles namely there are still teachers who do not have the discipline and limitations of teachers in mastering IT. The solution to this problem, the headmaster gave computer training to teachers who were known to not yet have the skills to operate a computer, gave rewords to high achievers and gave the opportunity for all teachers to attend religious tours to visit the trustees' meals.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DALAM MANAJEMEN KELAS Nurmadiah Nurmadiah; Asmariani Asmariani
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v8i1.275

Abstract

Masalah pembelajaran merupakan masalah yang cukup komplek. Banyak faktor yang mepengaruhi proses pembelajaran, salah satunya adalah guru sebagai seorang manajer kelas. Guru merupakan komponen pengajaran yang memegang peranan penting, karena keberhasilan pengajaran sangat ditentukan oleh guru dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyampai materi kepada siswa. Dalam melaksanakan tugasnya, guru dituntut untuk dapat mengatur dan mengelolah kelas secara baik sebagai pendukung keberhasilan proses pembelajaran. Bahkan lebih dari itu, guru diharapkan untuk terampil dan tegas dalam mengembangkan fungsinya sebagai manajer. Oleh karena itu, sebagai calon guru memegang peranan penting dalam memanajemen kelas. Pemahaman mengenai faktor-faktor yang turut mempengaruhi manajemen kelas ini kiranya sangat penting untuk diketahui sebagai bekal kelak dalam menyukseskan pendidikan umumnya dan keberhasilan pembelajaran khususnya.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU (MMT) TERHADAP KINERJA GURU DI MTs AL-ITTIHADIYAH RUMBAI PEKANBARU Nova Pebriansah Mastuti
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v8i1.276

Abstract

faktor penentu kualitas hasil pendidikan. Kemampuan guru untuk meningkatkan mutu hasil pendidikan sangat dipengaruhi oleh kemampuan profesional, faktor kesejahteraan, disiplin kerja, motivasi kerja serta sarana prasarana dari sekolah itu sendiri. atas kualitas produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang (1) Implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Mts Al-Ittihadiyah Rumbai Pekanbaru, (2) faktor pendukung Implementasi Manajemen Mutu Terpadu (MMT) Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Mts Al-Ittihadiyah Rumbai.Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang guru MTs Ittihadiyah Rumbai Pekanbaru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan empat langkah, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan/ verifikasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan menajemen mutu terpadu (MMT) di MTs Ittihadiyah Pekanbaru sudah dilakukan seperti peningkatan layanan, SDM, Lingkungan dan proses pembelajaran, dan Dalam peningkatan Kinerja guru sudah dilakukan seperti tanggung jawab, motivasi, disipklin dan inisiatif (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi manajemen mutu terpadu adalah komitmen manajemen, kepemimpinan manajemen dan berorientasi pada konsumen.
PENDEKATAN DAN TEKNIK SUPERVISI PENDIDIKAN Maimunah Maimunah
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v8i1.277

Abstract

Tujuan supervisi pendidikan adalah memberikan layanan dan bantuan untuk mengembangkan situasi belajar mengajar yang dilakukan guru di kelas yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas belajar siswa. Secara umum, pembinaan guru atau supervisi pendidikan bertujuan untuk memberikan bantuan dalam mengembangkan situasi belajar mengajar yang lebih baik, melalui usaha peningkatan profesional mengajar, menilai kemampuan guru sebagai pendidik dan pengajar dalam bidang masing-masing guna membantu mereka melakukan perbaikan dan pembinaan dalam rangka meningkatan kualitas pendidikan;
INTERPRETASI KAUM MILENIAL DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Al Murtopo
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v8i1.279

Abstract

Pendidikan merupakan ujung tombak dari sebuah perjuangan bangsa untuk melawan kebodohan, maka tidak heran jika pendidikan senantiasa berbenah khususnya dalam peningkatan kualitas mutu dari semua sisi, mulai dari kelembagaannya hingga ke produk hasilnya (peserta didik), salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan terus mengaplikasikan teori pendidikan secara kontekstual dalam artian bahwa konsep pendidikan sejatinya harus mampu menyesuaikan konteks zamannya, termasuk kontek kekinian yang kemudian lebih populer disebut dengan zaman generasi milenial. Tulisan ini hadir sebagai stimulan awal bagi penggiat pendidikan tentang konsep pemahaman terhadap kaum milenial agar upaya mencerdaskan kehidupan bangsa yang di perjuangkan oleh negeri ini tidak menempati ruang kosong.
PRINSIP STRUKTUR ORGANISASI PENDIDIKAN Irjus Indrawan
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/afkar.v8i1.287

Abstract

Organisasi sebagai alat dalam administrasi danmanajemen dimana pendekatan yang sifatnya strukturalmenyoroti organisasi sebagai wadah yang relatif statis.Organisasi dipandang bahwa penggambaran jaringanhubungan kerja yang sifatnya formal. Organisasidipandang sebagai rangkaian herarki kedudukan jabatanyang menggambarkan secara jelas garis wewenang dantanggung jawab, dan organisasi di pandang sebagai alatpencapaian tujuan telah ditentukan. Prinsipadalah landasan atau pijakan yang juga sering disebutsebagai referensi utama dalam memulai peaksanaankegiatan. Prinsip juga sering diartikan dengan kaidah dantitik tolak kegiatan yang tidak dapat diubah. Dalamberorganisasi pun harus ada prinsip agar pelaksanaankegiatan dapat mencapai tujuan yang diinginkan

Page 7 of 12 | Total Record : 117