cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Peningkatan Elektabilitas Calon Walikota Melalui Iklan Politik (Suatu kasus Penggunaan dan Pendanaan Iklan Politik Oleh Calon Walikota Banda Aceh 2017);Promoting Electability of Mayor Candidates Through Political Advertising (A Case Study of the and the Funding of Political Advertising By Banda Aceh Mayor Candidates in 2017) Sumber Manik; Zainal Abidin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

 ABSTRAK Elektabilitas merupakan aset yang harus dimiliki oleh setiap pasangan calon kepala derah dan wakil kepala daerah pada setiap pemilihan.Penggunaan media massa dijadikan sebagai alat untuk menyampaikan iklan politik kepada pemilih agar memperoleh elektabilitas yang tinggi pada pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kota Banda Aceh tahun 2017.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah penggunaan iklan politik dapat meningkatkan elektabilitas pasangan nomor urut 2 (dua) H. Aminullah Usman, SE. Ak., MM dan Drs. H. Zainal Arifin sebagai calon walikota Banda Aceh periode 2017-2022 dan mengetahui besaran dana yang dikeluarkan kandidat tersebut terhadap penggunaan dan pendanaan iklan politik yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pengumpulan data diperoleh dengan dua cara yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari lapangan melalui wawancara langsung dengan informan sedangkan data sekunder di peroleh dari penelitian kepustakaan yaitu dengan membaca buku teks, jurnal, dan bahan-bahan bacaan lainnya yang berkaitan dengan dengan penelitian ini.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Peningkatan Elektabilitas Calon Walikota Melalui Iklan Politik (Studi Kasus Penggunaan dan Pendanaan Iklan Politik Oleh Calon Walikota Banda Aceh 2017), penggunaan iklan politik dapat meningkatkan elektabilitas pasangan nomor urut 2 (dua) H. Aminullah Usman, SE. Ak., MM dan Drs. H. Zainal Arifin sebagai calon walikota Banda Aceh 2017-2022, media massa dijadikan alat untuk menyampaikan iklan politik kepada pemilih, visi misi, dan program kerja dijadikan sebagai pesan untuk meyakinkan pemilih serta penggunaan dan pendanaan iklan politik yang dilakukan pasangan nomor urut 2 (dua) H. Aminullah Usman, SE, Ak., MM dan Drs. H. Zainal Arifin sudah berjalan dengan baik dan adanya fasilitas dari KIP Kota Banda Aceh dibiayai APBD.Simpulan penelitian ini adalah iklan politik yang dilakukan oleh pasangan nomor urut 2 (dua) H. Aminullah Usman, SE, Ak., MM dan Drs. H. Zainal Arifin diberbagai media massa kurang memperhatikan aspek pendidikan politik bagi masyarakat Kota Banda Aceh.Kata Kunci :Elektabilitas, Iklan Politik, Pendanaan ABSTRACT Elektabilitas is an asset that should be owned by every pair of candidates derah head and deputy regional head at every election. The mass media serve as a tool for political advertising to convey voters to obtain electability high on the regional head and deputy regional head in Banda Aceh in 2017.The purpose of this study was to see whether political advertising can increase electability pair number two (2) H. Aminullah Usman, SE. Ak., MM and Drs. H. Zainal Arifin as a candidate for mayor of Banda Aceh period 2017-2022 and to determine the amount of funds spent on the use of these candidates and financing undertaken political advertising.This study used a qualitative method with descriptive approach, data collection obtained in two ways: primary data and secondary data. Primary data is data obtained from the field through direct interviews with informants and secondary data obtained from the research literature by reading textbooks, journals, and other reading materials related to this research. The results showed that the Increase Electability Candidates for Mayor Through Political Advertising (Case Study of Use and Funding of Political Ads By Candidate Mayor Banda Aceh 2017), the use of political advertising can increase electability pair number two (2) H. Aminullah Usman, SE. Ak., MM and Drs. H. Zainal Arifin, the mass media as a tool to convey political advertising to voters, vision, mission end programs serve as a message to reassure voters and the use and funding of political ads that do pair number two (2) H. Aminullah Usman, SE, Ak. , MM and Drs. H. Zainal Arifin already well underway and the facility of Banda Aceh KIP is financed.The conclusions of this study is political advertising carried out by the pair number 2 (two) H. Aminullah Usman SE, Ak., MM and Drs. H. Zainal Arifin various mass media pay less attention to aspects of political education for the people of Banda Aceh.Keywords: Electability, Political Advertising, Funding.
Strategi Rakan Mualem dalam Meningkatkan Elektabilitas Muzakir Manaf Sebagai Calon Gubernur Aceh pada Pilkada Tahun 2017 Ronita Yulia Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.209 KB)

Abstract

ABSTRAKUpaya Rakan Mualem dalam meningkatkan popularitas dan elektabilitas Muzakir Manaf dengan cara melakukan persuasi kepada masyarakat di seluruh Aceh dan mengemas berbagai kelebihan-kelebihan sosok figur Muzakir Manaf. Dalam rangka menarik minat masyarakat agar bersedia memilih Muzakir Manaf pada pilkada tahun 2017. Keberadaan Rakan Mualem memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan elektabilitas Muzakir Manaf (Mualem). Hal tersebut yang menjadi fokus peneliti tentang bagaimana pengaruh Rakan Mualem dalam menarik minat masyarakat terhadap Muzakir Manaf sehingga dapat meningkatkan elektabilitasnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi Rakan Mualem dalam meningkatkan elektabilitas Muzakir Manaf pada pilkada tahun 2017 di Aceh dan menganalisis dampak apa saja yang dilakukan Rakan Mualem untuk meningkatkan elektabilitas Muzakir Manaf pada pilkada tahun 2017 di Aceh.            Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan.Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi Rakan Mualem dalam meningkatkan elektabilitas Muzakir Manaf pada pilkada tahun 2017 di Aceh yaitu menerapkan strategi political marketing dengan pendekatan pemasaran produk politik secara langsung kepada calon pemilih (push political marketing), pemasaran produk politik (Muzakir Manaf) melalui media massa (pull political marketing) dan melalui  kelompok, tokoh atau organisasi yang berpengaruh (pass political marketing). Strategi lainnya yaitu pencitraan kandidat (figur dan ketokohan) dan melakukan foto branding Grub Band Netral mengenakan kaos dengan Bendera Rakan Mualem. Dampak strategi terhadap peningkatan elektabilatas Muzakir Manaf pada pilkada tahun 2017 di Aceh adalah bertambahnya dukungan terhadap Muzakir Manaf dan terjadinya peningkatan citra baik Muzakir Manaf di mata publik.Pada akhirnya peneliti berharap kepada Rakan Mualem agar memperbanyak kegiatan sosial dengan program yang menyentuh kepentingan masyarakat dalam rangka meningkatkan elektabilitas Muzakir Manaf pada pilkada 2017. Mengingat kegiatan sosial kiranya sangat efektif dalam rangka meningkatkan elektabilitas seorang kandidat. Kata Kunci: Strategi Politik, Politikal Marketing, Elektabilitas Strategies Designed by Mualem’s  Colleagues In Promoting The Electability of Muzakir Manaf AS A Candidate For The  2017 Gubernatorial election ABSTRACT            The efforts made by Rakan Mualem (Mualem ‘s colleagues) to boost up the popularity and electability of Mualem as a candidate for regional election were done by persuading whole civil communities in Aceh and promoting the positive sides of Muzakir Manaf  as a public figure . these are persuasive efforts done to make people chosoe Muzakir Manaf for the upcoming election . the existence of Rakan Mualem is belived as an pivotal element for the candidate’s promotion . Based on this evidence , the writer was interested in carrying out a study to investigate the influence the existence of Rakan Mualem as a group that attract people interest in Muzakir Manaf which automatically will also elevate his electability.        This study was aimed at finding out the strategies designed and analyzing the impacts by Rakan Mualem in prpmoting the electability of Muzakir Manaf in the Aceh’s gubernatorial election 2017.        This study employed descriptive qualitative method. The data collection techniques used were observation, interview, documentation, and literature study .The results indicated that Rakan Mualem designed some strategis in Promoting Muzakir Manaf’s electabilitiy i.e. diretct approach to the voters (push political marketing),using media as a means of approach (pull political marketing),bridging intense communication with influential figures and organizations (pass political marketing).Other stragies were political imaginary of the candidate, and printing t-shirt with Rakan Mualem organization flag on of well –known music band,netral.These strategies showed potential influence in promoting the electability of Muzakir Manaf which was indicated by increase of potential votes for the election.It wa also believed that these efforts has succeeded to point to refine the image of Muzakir Manaf as a public figure and as a candidate running for the gubernatorial election of 2017.It was expected that Rakan Mualem hold more social activitites and programs that not only can promote Muzakir Manaf ‘s electability but also provide benefis benefis for communinities.It was believed that activities for social needis such a very such a very effective media to level up someone’s electability as candidate for an election. Keywords : Political Strategies, political Marketing, electability.
KONTRADIKTIF KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN ACEH SINGKIL TENTANG IZIN PENDIRIAN GEREJA (Studi Kasus : Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah) Ali Akbar; Zainal abidin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.223 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Kontradiktif Kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil Tentang Izin Pendirian Gereja” (Studi Kasus  :Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah). Penelitian bertujuan untuk mengetahui factor yang mempengaruhi terjadinya Konflik di Aceh Singkil serta mengetahui pandangan umat Islam dan Kristen tentang peran Pemerintah Aceh Singkil terkait penyelesaian izin pendirian rumah ibadah (Gereja/undung-undung) di Desa Suka Makmur, Kecamatan Gunung Meriah.Penelitian menggunakan metode kualitatif, data diperoleh dari hasil wawancara serta arsip yang berkaitan langsung dengan penelitian. Sedangkan teknik penulisan didasarkan pada buku panduan penulisan skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tahun 2015 Banda Aceh.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik terjadi karena terdapat perbedaan dalam menanggapi konflik pendirian rumah ibadah di Aceh Singkil. Menurut umat islam, secara sadar umat non muslim telah melanggar perjanjian bersama pada tahun 1979, melanggar kesepakan bersama 09 oktober 2011, melanggar SKB dua Menteri, serta Peraturan Gubernur Aceh No 25/2007 tentang izin pendirian rumah ibadah di Aceh, serta Qanun Aceh Singkil No 2/2007 tentang pendirian Rumah Ibadah. Isi perjanjian yang dilanggar oleh pihak umat non muslim ialah dalam kesepakatan bersama yaitu gereja di Aceh Singkil hanya boleh dibangun satu unit, yaitu Gereja Kuta Kerangen dengan ukuran 12x24m dan tidak bertingkat, serta empat unit undung-undung, yaitu satu unit di Desa Keras, satu Unit Napagalu, satu unit Desa Suka Makmur dan satu unit di Desa Lae Gecih. Apabila terdapat gereja atau undung-undung selain yang tersebut di atas, makaharus di bongkar.Dalam pandangan umat non muslim, meskipun dalam kesepakatan bersama para petinggi umat non muslim sudah menandatangani perjanjian untuk hanya memiliki 1 buah gereja dan 4 unit undung-undung. Namun pertambahan penduduk kaum non muslim semakin banyak serta sulitnya pengurusan izin pendirian rumah ibadah sehingga umat non muslim mendirikan geraja tanpa izin, dimana pada tahun 2012 tercatatada 27 gereja yang tersebar di wilayah Aceh Singkil.  Contradictive Policy of Aceh Singkil Regency Government About Permission of Establishment of Church" (Case Study : SukaMakmur Village, GunungMeriah) ABSTRACT The research title  "Contradictive Policy of Aceh Singkil Regency Government About Permission of Establishment of Church" (Case Study : SukaMakmur Village, GunungMeriah). Research aims to review of factors affect the occurrence ofof the conflict in acehsingkil and know the views of Muslims and Christians about the role of the Government of Aceh Singkil related to the completion of the permit for the construction of houses of worship in the village of SukaMakmur, GunungMeriah District.Research using qualitative method, data obtained from interviews and archives that directly related to the research. While the writing technique is based on guidebook writing thesis Faculty of Social and Political Science in 2015 Banda Aceh.The results show that conflicts occur because there are differences in responding to the conflict of building houses of worship in Aceh Singkil.According to the Islamic ummah, consciously the non-Muslims have violated the collective agreement in 1979, violated the joint agreement of 09 October 2011, violated the SKB 2 Ministers, and the Regulation of Governor of Aceh No 25/2007 on the permit to build houses of worship in Aceh, and Qanun Aceh Singkil No 2/2007 on the establishment of houses of worship. The contents of the agreement that is violated by non-Muslim parties is in mutual agreement that the church in Aceh Singkil can only be built one unit, namely Kuta Church of Kerangen with size 12x24m and not terraced, and four units of undung-undung, It will be on a village Keras, Napagalu, SukaMakmur, and village LaeGecih.If there was a church or undung-undung other than those mentioned above, then must be dismantled.In the view of non-Muslims, although in mutual agreement the non-Muslim leaders have signed an agreement to have only 1 piece of church and 4 units undung-undung. However, the increasing population of non-Muslims increasingly difficult and the difficulty of making permits for the construction of houses of worship so that non-Muslims establish a church without permission, where in 2012 there were 27 churches spread across Aceh Singkil.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Keuchik Terhadap Efektivitas Pelayanan Raskin Kepada Masyarakat Gampong Rukoh (Studi Perbandingan Kepemimpinan Keuchik Periode 2010-2015 Dan Keuchik Periode 2015-2020);The Influence Of Leadership Style Of Keuchik On The Effectiveness Of Raskin Service For Inhabitants Of Gampong Rukoh (A Comparative Study Between Keuchik During 2010-2015 Period And 2015-2020 Periode) eri nurlianti; Zainal Abidin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.025 KB)

Abstract

ABSTRAK Gampong Rukoh merupakan salah satu gampong dalam wilayah kota Banda Aceh terletak dikawasan Darussalam. Gampong dibawah kepemimpinan seorang keuchik. Keuchik yang bekerja dalam melayani masyarakat sudah seharusnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Untuk mendapatkan pelayanan yang demikian, seorang keuchik harus efektif dalam menjalankan pekerjaannya. Gaya kepemimpinan keuchik periode 2010-2015, keuchik lebih memberikan perhatiannya kepada masyarakat dan melakukan pendekatan sebelum membagikan raskin kepada masyarakat. Sedangkan gaya kepemimpinan keuchik periode 2015-2020 beliau lebih mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah sehingga gaya kepemimpinan keuchik tersebut kurang memberikan kepuasan kepada masyarakat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan keuchik terhadap efektivitas pelayanan beras raskin masyarakat gampong Rukoh dan untuk mengetahui kepuasan masyarakat terhadap pelayanan beras raskin yang diberikan keuchik gampong Rukoh.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dan metode pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan penelitian lapangan untuk mendapatkan data. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder berdasarkan buku-buku bacaan yang terkait.Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada masa kepemimpinan keuchik periode 2010-2015 gaya pengaruh kepemimpinannya dapat membuat masyarakat merasa puas terhadap kepemimpinan keuchik tersebut. Sehingga masyarakat gampong Rukoh merasa puas dalam pembagian raskin yang dibagikan secara merata kepada masyarakat fakir dan miskin. Namun dibandingkan dengan kepemimpinan keuchik periode 2015-2020 banyak masyarakat yang mengeluh atau tidak merasa puas dengan hasil yang diberikan oleh keuchik tersebut. Seperti dalam hal pembagian raskin yang tidak merata dibagikan kepada masyarakat.Diharapkan kepada semua keuchik agar lebih adil dalam memberikan pelayanan pembagian raskin kepada masyarakat fakir dan miskin, dimana seorang keuchik tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor suka, saudara, ataupun dekat dengan keuchik.Kata Kunci : Kepemimpinan, Efektifitas Pelayanan, Raskin ABSTRACT             Gampong Rukoh is a village located in Darussalam, Banda Aceh. A gampong is led by someone called keuchik. Keuchik works to provide public services for the society and is required to give his best during the duty. To fulfill this requirement, Keuchik should work effectively in finishing all of his work. Keuchik leadership style of the period 2010-2015, keuchik pay more attention to the community and approach before distributing raskin to the community. While the style of leadership keuchik period 2015-2020 he more follow the rules set by the government so that leadership style keuchik is less give satisfaction to the community.            This study intended to find out the influence of leadership style of Keuchik on the effectiveness of service for Raskin to the society of Gampong Rukoh and to know people’s satisfaction to the service provided by Keuchik of Gampong Rukoh.`           The method employed in this study was qualitative and quantitative. The collection data techniques used were interview and field observation to obtain primary data. Library research was also conducted in order to get secondary data by reading some related references.            The results showed that the leadership style of Keuchik who was in command in the previous period (2010-2015) has succeeded to satisfy people of Gampong Rukoh. People were content with the leadership role performed during the period where Raskin was well distrusted to those who were in need. On the other hand, some people conveyed their dissatisfaction with their current leader who is going to lead Gampong Rukoh started until 2020. People claimed that there several cases that indicate the Raskin was not fairly distributed to the society.            It is suggested that all of keuchik be more caustious and fair in providing services for community, especially in terms of Raskin. It is important for Keuchik to avoid several factors that can lead mistrust of his people such as personal interest, family relationship, or personal relationship.    Keywords : Leadership, Effectiveness, Service, Raskin.
Pengaruh Terpaan Iklan Layanan Masyarakat Indonesia Anti Kaki Gajah di Televisi Terhadap Sikap Masyarakat di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen (The Exposure Effects of Public Service Adverstising Indonesia Anti-Elephantiasis Against Public Attitudes in Peudada District, Bireuen Regency) Titta Hudja; Dahlan Dahlan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

 ABSTRAK - Penelitian ini berjudul “Pengaruh Terpaan Iklan Layanan Masyarakat Indonesia Anti Kaki Gajah Terhadap Sikap Masyarakat di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh terpaan iklan layanan masyarakat Indonesia Anti Kaki Gajah (variabel X) terhadap sikap masyarakat di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen (variabel Y). Populasi pada penelitian ini adalah 21.050 orang dan setelah menggunakan rumus Slovin dengan kelonggaran ketidaktelitian 10% dari jumlah populasi, maka besarnya sampel yang diambil adalah sebanyak 100 responden yang berkependudukan di Kecamatan Peudada. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah model think/feel/do dimana periklanan harus dapat memotivasi orang untuk memikirkan pesan, merasakan sesuatu dari brand dan melakukan sesuatu seperti yang diinginkan pengiklan. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang skala pengukurannya menggunakan skala likert dan diolah secara statistik dengan program SPSS versi 21.0 yaitu uji validitas dan reliabilitas, uji hipotesis, uji one sample kolmogorov smirnov, uji regresi linear sederhana serta menjelaskan kuesioner eksplanasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung adalah 4,264 dan nilai ttabel pada α 0,05 pada uji  2 sisi diketahui 1,984. Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu jika thitung lebih besar dari ttabel (4,264 1,984) maka Ha diterima, artinya terpaaan iklan layanan masyarakat Indonesia Anti Kaki Gajah berpengaruh signifikan dan positif terhadap sikap masyarakat di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen.Kata Kunci:   Terpaan iklan layanan masyarakat dan penyakit kaki gajah ABSTRACT - This study, entitled "The Exposure Effects of Public Service Adverstising Indonesia Anti-Elephantiasis Against Public Attitudes in Peudada District, Bireuen Regency ". This study attempts to know how big the influence of the exposure of public service advertising Indonesia Anti elephantiasis (variable X) to attitudes of community in the Peudada District, Bireuen (variable Y). The population is 21.050 people and after using the Slovin formula with the degree of error is 10% of the total population, the size of the samples that taken were 100 respondents who settled in the Peudada District. The theory that used in this study is a think/ feel/do model where advertisement should be able to motivate people to think about the message, felt something of a brand and do something like that advertisers want. The Primary data in this study were obtained from questionnaires measurement scale which is using the Likert scale and processed statistically with SPSS version 21.0. The Criteria were tested including the validity and reliability, hypothesis testing, one sample Kolmogorov Smirnov test, simple linear regression test and to explain the questioner explication. Based on the results of the research, it can be concluded that the hypothesis test results are obtained that tcalculate value is 4,264 and the ttable value with α 0.05 at 2 Sides test known is 1,984. Based on the hypothesis criteria test which if tcalculate value is greater than ttable (4.264 1.984), then Ha is accepted, this means that the exposure of public service advertising Indonesia Anti elephantiasis is significant and impact positively against the attitudes of community in Peudada District, Bireuen Regency.
PEMILIH PEMULA TERHADAP IKLAN POLITIK CALON GUBERNUR DAN CALON WAKIL GUBERNUR IRWANDI – NOVA Muhammad Iqbal; Dr. Hamdani M Syam, M.A.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK“Persepsi Pemilih Pemula Terhadap Iklan Politik Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Irwandi-Nova Pada Pilkada Aceh 2017”. Latar belakang dari penelitian ini adalah banyaknya media iklan luar ruang yang dimanfaatkan sebagai alat promosi, media luar ruang saat ini tidak hanya mempromosikan produk barang dan jasa, namun disaat tertentu sesuai dengan momen yang sedang terjadi seperti halnya saat ini sedang Pilkada. Hal ini sudah seperti sebuah fenomena yang biasanya muncul ketika mendekati pesta demokrasi. Oleh karena itu fenomena ini sangat menarik untuk diangkat dalam sebuah karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori S-O-R. Yang menjadi subjek penelitian adalah pemilih pemula sedangkan yang menjadi objek penelitian adalah iklan politik pada spanduk Irwandi-Nova. Dalam penelitian ini digunakan teknik analisis data dengan cara wawancara kepada informan yang memenuhi kriteria. Hasil dari penelitian ini di bagi kedalam tiga pembahasan, pertama, tingkat kesadaran politik pemilih pemula dalam pilkada Aceh 2017. Kedua, pemahaman pemilih pemula terhadap media iklan spanduk dan iklan politik. Ketiga, persepsi pemilih pemula terhadap iklan politik Irwandi-Nova. Dari ketiga pembahasan ini peneliti mendapatkan hasil penelitian bahwa Sikap atau perilaku dapat berubah hanya apabila stimulus (rangsangan) yang diberikan benar-benar melebihi dari stimulus semula. Stimulus yang dapat melebihi stimulus semula ini berarti stimulus yang diberikan harus dapat meyakinkan organisme (pemilih pemula). Dari penelitian ini dapat peneliti simpulkan bahwa stimulus yang disampaikan melalui iklan spanduk oleh pasangan Irwandi-Nova dapat mempengaruhi dan stimulusnya melebihi dari stimulus yang sebelumnya diterima oleh informan.Kata Kunci: Persepsi, Iklan Politik, Pemilih PemulaBEGINNERS VOTERS ON POLITICAL ADVERTISEMENT OF GOVERNOR AND VICE GOVERNOR CANDIDATES IRWANDI - NOVAABSTRACT"Perception of Beginning Voters to Political Advertising Candidate Candidate and Candidate Vice Governor Irwandi-Nova At Pilkada Aceh 2017". The background of this research is the number of outdoor advertising media that is used as a promotional tool, the outdoor media nowadays not only promote the products of goods and services, but at certain times according to the moment that is happening as it is currently being elections. This is like a phenomenon that usually arises when approaching the democratic party. Therefore this phenomenon is very interesting to be appointed in a scientific work. This research uses qualitative descriptive method with S-O-R theory. The subject of research is the beginner selector while the object of research is political advertisement on banner Irwandi-Nova. This study uses data analysis techniques by interviewing to informants who meet the criteria. The results of this study are divided into three discussions, firstly, the level of political awareness of beginning voters in Aceh elections in 2017. Second, the understanding of novice voters on media advertising banners and political advertisements. Third, the perception of novice voters on the political ads of Irwandi-Nova. From these three discussions the researcher gets the result that the attitude or behavior can change only if the stimulus that has been given really exceeds the original stimulus. Stimulus that can exceed this initial stimulus means that the stimulus given should be able to convince the organism (beginner voter). From this study, concluded that the stimulus delivered through banner ads by Irwandi-Nova pairs can affect and exceed the stimulus previously received by the informant.Keywords: Perception, Political Advertising, Beginner Voters
Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengelolaan Objek Pariwisata Pantai Lampuuk Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar almunadia almunadia; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan objek pariwisata pantai Lampuuk Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar. Teori yang digunakan adalah teori Fungsionalisme Struktural menurut Talcott Parson. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan, observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan objek wisata di pantai Lampuuk adalah dengan terlibat secara langsung dalam mengelola objek wisata, seperti menyediakan tempat bagi pengunjung, menyediakan makanan dan minuman, menjaga keselamatan pengunjung, serta terlibat langsung dalam melakukan perencanaan wisata pantai di pantai Lampuuk Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh. Proses pengelolaan yang dilestarikan masyarakat lokal pantai Lampuuk adalah dengan melakukan kerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Besar dalam menyediakan sarana dan prasarana seperti kamar mandi, promosi wisata, melakukan penghijauan dan mengembangkan objek-objek wisata terbaru di kawasan wisata pantai Lampuuk Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar.Local Community Participation in Management of Lampuuk Coastal Tourism Object of Lhoknga Sub-district, Aceh Besar DistrictABSTRACT
Relasi Pernikahan Dini Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga (Studi pada Masyarakat Desa Blangtingkeum Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar Nora Fitria; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2060.545 KB)

Abstract

ABSTRAK          Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan yang berusia 19 tahun kebawah baik itu laki-laki maupun perempuan. Penelitian ini ingin mengetahui tentang faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini dan bagaimana relasi pernikahan dini terhadap keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan teori pertukaran sosial dari Peter M. Blau, Konsep Blau mengenai pertukaran sosial terbatas kepada tingkah laku yang menghasilkan ganjaran atau imbalan. Teori pertukaran sosial yang tidak seimbang, bisa saja menimbulkan hal-hal seperti konflik dalam keluarga. Untuk pemilihan informan ditetapkan dengan cara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang di antaranya 3 responden pelaku pernikahan dini, orang tua (ibu dan bapak) pelaku pernikahan dini, bidan Desa Blangtingkeum, kepala desa dan  KUA Seulimum. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya pernikahan dini di Desa Blangtingkeum Kecamatan Seulimum Kabupaten Aceh Besar adalah faktor ekonomi, faktor keinginan sendiri dan faktor pergaulan bebas. Selain itu, pernikahan dini juga rentan menimbulkan pertengkaran dalam rumah tangga yang mengakibatkan kehidupan rumah tangga menjadi kurang harmonis. Kata kunci: Relasi, Pernikahan Dini, Keharmonisan Rumah Tangga.WEDDING RELATIONS TOWARDS HOUSEHOLD HARMONY (Study on Blangtingkeum Village of Seulimum Sub-district of Aceh Besar District)ABSTRACT                 Early marriage is a marriage performed by couples aged 19 and under both men and women. This research wants to know about what factors cause the beginning and the future. This study uses social exchange theory from Peter M. Blau, Blau Concept, and socialization for behavior that produces rewards or rewards. Unbalanced social theory can lead to things like conflict within the family. For the selection of informants is determined by way of purposive sampling. Informants in this study led 8 respondents 3 respondents who made early marriage, mother and father, early marriage, village midwife Blangtingkeum, village head and KUA Seulimum. Researchers use qualitative descriptive approach, data collection techniques that is by way of work, interview and documentation. The results showed that: the initial cause factor in Blangtingkeum Village, Seulimum sub-district of Aceh Besar Regency was economic factor and free association factor. In addition, early marriage is also susceptible to fights within households that challenge household life to be less harmonious. Keywords: Relation, Early Marriage, Household Harmony. 
empowerment of women through organization balee inong banda aceh city SITI MAISARAH
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.63 KB)

Abstract

ABSTRAKBalee Inong dibentuk untuk mendorong partisipasi perempuan dan merespon berbagai persoalan perempuan yang belum terjawab  di organisasi l ainnya seperti PKK, dan Majelis Tak’lim. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan serta manfaat organisasi Balee Inong Bungong Meulue terhadap kaum perempuan di Kecamatan Ulee Kareng. Penelitian ini menggunakan teori Pemberdayaan Masyarakat.Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang memenuhi kriteria subjek penelitian dan relevan dalam memberikan informan yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah: pertama, Organisasi Balee Inong ini hadir untuk membantu masyarakat dalam pembangunan, ekonomi, dan pendidikan karena dengan adanya organisasi ini kaum perempuan banyak diberikan pelatihan setiap bulannya untuk kemajuan kaum perempuan. Walaupun perlahan tapi perubahannya pasti. Kedua,Perubahan belum pesat seperti gampong lain yang ada dikota Banda Aceh akan tetapi Balee Inong juga telah melakukan beberapa gerakan yang berpengaruh bagi masyarakat yang ada digampong Ie Masen Ulee Kareng, Doi, dan gampong Lamgelumpang. Kata kunci:  balee inong Bungong Meulue, pemberdayaanABSTRACTBalee Inong was formed to encourage women's participation and to respond to various unanswered woman’s issues in their organization such as the PKK and the Tak'lim Assembly. The type of this research is descriptive, by using qualitative approach, the data were obtained through interviews with interviewees who meet the criteria of research subjects and relevant in providing the information needed for this research. The results of this research are: firstly, Balee Inong Organization exists to support in developing the society, economy, and education as by this organization many women are given training in every month for woman advancement. Although the changes are slow, they are certain. Secondly, the change is not as fast as other gampong in Banda Aceh city but Balee Inong has also made some influential movements for the community in Ie Masen Ulee Kareng, Doi and gampong Lamgelumpang. Key words: balee inong Bungong Meulue, empowermen.
Mekanisme Pelayanan dan Penertiban Pasien BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh nasruddin nasruddin; Nur Anisah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.233 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Mekanisme Pelayanan dan Penertiban Pasien BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh”. Tujuan dari penelitian yang akan dilaksanakan adalah untuk mengetahui bagaimana mekanisme pelayanan dan penertiban pasien BPJS di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh. BPJS sebagai penyelenggara jaminan sosial berkewajiban memberikan sarana pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang bermutu. Sistem pelayanan rujukan berjenjang menjadi tantangan yang kerap dihadapi oleh pasien BPJS Kesehatan di rumah sakit yang mengakibatkan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan kurang maksimal sehingga diperlukan penertiban pasien BPJS Kesehatan yang menggunakan fasilitas kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan sumber data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara, yaitu percakapan langsung dan tatap muka (face to face). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pelayanan pasien BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh dapat dikatakan sudah cukup baik, terlihat dari proses pelayanan yang tidak berbelit-belit dan mudah dipahami oleh setiap pasien BPJS Kesehatan yang berkunjung ke rumah sakit. Mekanisme penertiban pasien BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh pasien BPJS Kesehatan diharuskan melakukan dua kali pendaftaran di loket verifikasi BPJS Kesehatan, yaitu pendaftaran di loket verifikasi BPJS Kesehatan dan pendaftaran di loket umum rumah sakit. Dalam dua loket tersebut, pasien BPJS Kesehatan harus menunggu antrian yang membutuhkan waktu cukup lama, mengingat banyaknya pasien BPJS Kesehatan dan  terbatasnya waktu pelayanan pendaftaran yang hanya sampai jam 10.00 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Kota Banda Aceh, maka pihak rumah sakit mengarahkan pasien ke pelayanan Unit Gawat Darurat dengan status pasien umum. Kata Kunci: Pelayanan, Penertiban, Pasien BPJSMechanism of Service and Control of BPJS Patient at Meuraxa Regional Hospital of Banda AcehThis research entitled “Mechanism of Service and Control of BPJS Patient at Meuraxa Regional Hospital of Banda Aceh”. Intention of research to be executed is to know how mechanism of service and publisher of patient BPJS at home public pain of Area of Meuraxa of Town of Banda Acheh. BPJS as organizer of social security is obliged to give the medium of health service to certifiable society. System of Service of reference have ladder to become the frequent challenge faced by patient of BPJS Health at home pain resulting quality of service of BPJS Health less be maximal is so that needed by publisher of patient of BPJS Health using health facility at home pain. This research use the method qualitative with the descriptive approach with the source of data of primary and data sekunder. Technique of data collecting by conducting interview, that is direct conversation and look in the face to face. Result of research indicate that the mechanism of service of patient of BPJS Health at home public pain of Area of Meuraxa of Town of Banda Acheh can be told by have good enough, seen from service process which not circumvent and easy to comprehended by each;every patient of BPJS Health paying a visit to hospital. mechanism of Publisher of patient of BPJS Health at home public pain of Area of Meuraxa of Town of Banda of Acheh of patient of BPJS Health obliged to conduct twice registration counter of verification of BPJS Health, that is registration counter of verification of BPJS of Health and registration public counter of hospital. In two the counter,patient of BPJS Health have to await the queue requiring time sufficiently long, considering to the number of patient of BPJS Health and the limited time of registration service which only until clock 10.00 WIB at home public pain of Area of Meuraxa of Town of Banda Acheh, hence side the hospital instruct the patient to service of intensive care unit with the public patient. Keywords: Service, Control, Patient of BPJS

Page 16 of 102 | Total Record : 1018