cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
PENGARUH IKLAN ONLINE ZALORA INDONESIA TERHADAP KESADARAN MEREK PADA MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH Yasmin Arafaina; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.175 KB)

Abstract

Abstrak IndonesiaPenelitian ini berjudul Pengaruh Iklan Online Zalora Indonesia Terhadap Kesadaran Merek Pada Masyarakat Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan online Zalora terhadap kesadaran merek pada masyarakat Banda Aceh, serta melihat pengaruh antara variabel bebas (X) dengan variabel terikat (Y). Iklan online Zalora adalah variabel bebas (X) dan kesadaran merek merupakan variabel terikat (Y) yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat yang merupakan pengguna aktif internet yang berdomisili di Kota Banda Aceh. Populasi pada penelitian ini adalah pengguna aktif internet yang berdomisili pada sembilan kecamatan yang ada di Kota Banda Aceh yang berumur 21 sampai 30 tahun, kemudian ditarik sampel sebanyak 90 orang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori Hierarchy Of Effect. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang skala pengukurannya menggunakan skala likert dan diolah secara statistik dengan program SPSS versi 23, yaitu uji normalitas, regresi linear sederhana, uji t-hitung serta identifikasi determinan dan menjelaskan kuesioner secara eksplanasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengujian hipotesis di peroleh nilai thitung adalah 7,724 dan nilai t-tabel pada 0,05 pada uji 2 sisi diketahui 1,987. Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu jika thitung lebih besar dari ttabel (7,724 1,987), maka Ha diterima, artinya iklan online Zalora berpengaruh signifikan dan positif terhadap kesadaran mereka pada masyarakat di Kota Banda Aceh.Abstrak Inggris:The Influence of Online Advertising  Zalora Indonesia on Brand Awareness in Banda Aceh City SocietyThis study entitled "The Influence of Online Advertising  Zalora Indonesia on Brand Awareness in Banda Aceh City Society". This study aims to determine the effect of Zalora online advertising on brand awareness in Banda Aceh community, and to find out  the influence between the independent variable (X) and the dependent variable (Y). Online advertising Zalora is an independent variable (X) and brand awareness is the dependent variable (Y) used in this study. This study was conducted on the community who are still an active internet users and  live in Banda Aceh City. The population in this study are  internet users who live in nine districts inBanda Aceh  city which is  from 21 to 30 years old, then the  samples was drawn  of 90 people. The theory  that  used in this study  is  using the theoryof hierarchy of effect. Primary  data in this research was obtained from questionnaire which measurement scale using like  rt scale and processed statistically with SPSS program version 23, that is normality test, simple linear regression was obtained 0,606 at strong level. Based on t-test and identification of determinants and explain the questionnaire explanation. Based on the results of the research can be concluded that the results of hypothesis testing obtained tcount is 7,724 and t-table value at 0.05 on the 2 side test is known 1,987. Based on hypothesis test criteria that if t count is greater than ttable (7,724 1,987), then Ha is accepted, it means Zalora online advertisement have a significant result and positive influence to their awareness to society in Banda Aceh City. 
HUBUNGAN INTENSITAS BERMAIN GAME ONLINE BERUNSUR KEKERASAN DENGAN PERILAKU AGRESIF ANAK DI BANDA ACEH Putri Amalia; Hamdani M. Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.1 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini berjudul “Hubungan Intensitas Bermain Game online Berunsur Kekerasan Dengan Perilaku Agresif Anak (Studi Pada Siswa Sekolah Dasar di Banda Aceh)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jawaban tentang hubungan intensitas bermain game online berunsur kekerasan terhadap perilaku agresif anak di Banda Aceh. Game online menempati peringkat ketujuh pada kategori aplikasi internet yang paling banyak digunakan di Indonesia berdasarkan riset Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2013. Perilaku Agresif terbentuk salah satunya  akibat bermain game online berunsur kekerasan, kejadian ini pernah terjadi di Indonesia, pelaku mengaku terinspirasi salah satu game online First Person Shooter (FPS) Point Blank. Teori yang digunakan  adalah Social Learning Theory. Dalam teori tersebut dikatakan bahwa ada beberapa tahapan terbentuknya perilaku yaitu attention, retention, reproduction dan motivation. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenif eksplanatif. Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa kuesioner dengan metode wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode multistage non probability sampling dan purposive sampling. Hasil analisis data menggunakan statistic parametric dengan teknik analisis data pearson menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,344 dengan nilai (p) = 0,001 ( p 0,05 ). Berdasarkan hasil tersebut maka hipotesis yang diajukan diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara intensitas bermain game online berunsur kekerasan dengan perilaku agresif pada anak di Banda Aceh. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi intensitas bermain game online berunsur kekerasan maka semakin tinggi perilaku agresif, demikian juga sebaliknya.Kata Kunci: Intensitas, Game online Kekerasan, Perilaku Agresif,          Anak,Abstract - This study entitled "Intensity Relationship Playing Online Game in the factor of Violence toward Aggressive Behavior of Children  of Elementary School Students in Banda Aceh". The purpose of this study was to find out the answers about the relationship of the intensity of playing online games in the factor of violence toward aggressive behavior of children in Banda Aceh. Online game ranked seventh in the category of Internet applications which are most widely used in Indonesia based on research of Indonesia Internet Service Provider Association (APJII) in 2013. Aggressive Behavior was formed because of playing the game online in the factor of violence; this incident ever happened in Indonesia, the offender claims to be inspired from one of the game online First Person Shooter (FPS) Point Blank. The theory used is Social Learning Theory. In the theory, it is said that there are several stages of the formation of behavior; attention, retention, reproduction and motivation. The research method used in this study is a quantitative approach in the kind of explanation. Data collection used in this study is questionnaire with interview method. The sampling technique used is multistage non probability sampling and purposive sampling. The results of data analysis used is statistical parametric with techniques of Pearson data that showed correlation coefficient (r) of 0.344 with the value of (p) = 0.001 (p 0.05). Based on these results, the hypothesis is accepted that can be concluded that there is a positive and significant correlation between the intensity of the online gaming in the factor of violence toward aggressive behavior of children in Banda Aceh. This may imply that the higher the intensity of playing online games in the factor of violence, the higher behavior aggressive occurs, and vice versa.Keywords: Intensity, Online Game of Violence, Aggressive Behavior, Children.
Perpecahan Partai Aceh Dalam Menghadapi Pilkada Tahun 2017 (Studi Pencalonan Zaini Abdullah Sebagai Gubernur Melalui Jalur Independen); Internal Conflict Of Partai Aceh In Facing Regional Election Of 2017 (A Study Of Zaini Abdullah’s Candidacy For Gubernatorial Election As An Independent Candidate) Rahmad Ramadhan Oetomo; Radhi Darmansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK Konflik di internal Partai Aceh terlihat jelas dengan keikutsertaan Zaini Abdullah dalam kontestasi Pilkada Aceh tahun 2017 melalui jalur independen. Kemudian Zaini Abdullah mengundurkan diri dari Partai Aceh, sebab sesuai dengan Ketentuan dan Peraturan Perundang-Undangan, anggota Partai Politik diharuskan mundur dari keanggotaan Partai selambat-lambatnya tiga bulan sebelum mendaftar dari jalur perseorangan.Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya perpecahan Partai Aceh dalam menghadapi Pilkada tahun 2017 dan mengetahui tentang Zaini Abdullah yang memilih mencalonkan diri melaui jalur independen.Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif yang mana akan menghasilkan data berupa ucapan, tulisan, dan prilaku orang-orang yang diamati.Hasil Penelitian Ini menunjukkan aktor konflik dalam konflik internal Partai Aceh merupakan pihak-pihak elit politik yang mengambil tindakan masing-masing dengan tujuan masing-masing. Jika dilihat dari pandangan Partai Aceh yang menjadi aktor konflik adalah Zaini Abdullah yang memilih mencalonkan diri secara independen. Akan tetapi jika melihat dari tim pemenangan AZAN maka yang menjadi aktor konflik adalah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan menginginkan kekuasaan dalam Partai Aceh. Faktor penyebab terjadinya konflik dalam Partai Aceh adalah karena ada keinginan berbeda dari setiap elit politik yang tidak bisa disatukan. Dampak konflik internal Partai Aceh yang muncul adalah struktur Partai Aceh mengalami kekosongan, perubahan penilaian masyarakat, AD-ART Partai terganggu dan Partai Aceh tidak bisa mempertahankan loyalitas elit politik maupun kader. Kata Kunci : Perpecahan, Partai Aceh, Pencalonan Gubernur, Jalur Independen.     ABSTRACT Internal conflict within Partai Aceh, a local political party in Aceh, can be clearly seen from the candidacy of Zaini Abdullah for gubernatorial election of 2017 as an independent candidate. He also has declared his resignation from the party and he insisted that his resignation is required by the law which demands that anyone who wants to use independent path for their candidacy resign from any political party for at least 3 months before the election takes place.This study was intended to find out the reasons as to why the internal rift in 2017’s election within Partai Aceh occurred and to know the reasons of Zaini’s independent candidacy for gubernatorial election.This study employed qualitative method with descriptive approach which will result several kinds of data including spoken. written, and behavior of the observed objects.The results of the study showed that the actor who triggered internal rift within Partai Aceh are political elites who act based on their own needs and interests. Based on the perspective of Partai Aceh, it was Zaini Abdullah who declared his independent candidacy. AZAN campaign team, on the other hand, believed that the actors of this internal dispute are those who keen on having power and control in the party. The factor which led the internal factor in Partai Aceh was the elites who have different points of view and objectives that cannot be reconciled The impact of this dispute were incomplete structure of Partai Aceh, people trust to the party, interfered party 's articles of association, and Partai Aceh will not be able to keep the loyalty of political elites and potential cadres.Keywords : Internal Conflict, Partai Aceh, Gubernatorial Candidacy, Independen Way. 
Hubungan Pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) dengan Perubahan Pranata Pendidikan di Kecamatan Jagong Jeget Kabupaten Aceh Tengah Zulia Sukanti; Bukhari Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

Pranata pendidikan adalah sebuah seperangkat aturan serta norma yang terstuktur mengenai pendidikan yang berlaku didalam sebuah masyarakat dan mengikuti semua norma dan kebiasaan masyarakat. Dengan demikian berarti bahwa pranata pendidikan disesuaikan dengan struktur dan kebudayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pelaksanaan Program Indonesia Pintar (PIP) dengan perubahan pranata pendidikan di Kecamatan Jagong Jeget Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan gabungan dua teknik pengambilan sampel yakni purposive sampling dan disproportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang siswa SMA N 5 Takengon Penerima dana manfaat PIP, 60 orang tua siswa penerima dana manfaat PIP dan 3 orang guru SMA N 5 Takengon pengurus pelaksanaan PIP. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala pelaksanaan PIP dan skala perubahan pranata pendidikan yang dibuat sendiri oleh peneliti. Analisis datayang digunakan dalam penelitian ini adalah Pearson Product Moment Correlation yang menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,155 dengan  nilai  (p)=0,000  (p0,05) pada subjek penelitian siswa penerima dana manfaat PIP dan nilai koefesion korelasi (r) -0134 dengan nilai (p) = 0,000 (p0,05) pada subjek penelitian orang tua siswa penerima dana manfaat PIP.  Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negative dan signifikan antara pelaksanaan PIP dengan perubahan pranata pendidikan di kecamatan Jagong Jeget Kabupaten Aceh Tengah.Implementation of Program Indonesia Pintar (PIP) Change of Educational Institution Jagong Jeget Sub-district Central Aceh District.ABSTRACTEducational institutions are a set of rules and norms that are structured about the education that prevails in a society and follow all the norms and habits of society. Thus means that the educational institutions are adapted to the structure and culture of society.This study aims to determine the relationship between the implementation of Program Indonesia Pintar  (PIP) with the change of educational institutions in Jagong Jeget Sub-district, Central Aceh District.This research uses quantitative approach by using combination of two sampling technique that is purposive sampling and disproportionate stratified random sampling with number of sampels of 60 students of SMA N 5 Takengon Beneficiary of PIP benefit fund, 60 parents of beneficiary of PIP and 3 SMA N 5 Takengon executive board of PIP implementation. The measuring tool used in this study is the scale of PIP implementation and the scale of changes of educational institutions created by the researchers themselves.Data analysis used in this research is Pearson Product Moment Correlation which shows correlation coefficient value (r) equal to -0.155 with value (p) = 0,000 (p 0,05) on research subject of PIP beneficiary student and correlation coefficient value ( r) -0134 with value (p) = 0,000 (p 0.05) on the subject of parent research beneficiary of PIP benefit. The hypothesis proposed in this study is accepted so it can be concluded that there is a negative and significant relationship between the implementation of PIP with the change of educational institutions in Jagong Jeget sub-district, Central Aceh regency.  
Pelaksanaan Fungsi Pengawasan DPRK Bener Meriah Terhadap Program Penanggulangan Bencana Tahun 2012-2017 Sutama Muhammad; Ubaidullah, MA Ubaidullah, MA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.383 KB)

Abstract

Abstrak Kabupaten Bener Meriah memiliki resiko bencana yang sangat tinggi. Resiko bencana adalah potensi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana pada suatu kawasan dalam kurun waktu tertentu yang dapat berupa kematian, luka, sakit, jiwa terancam, hilangnya rasa aman, mengungsi, kerusakan atau kehilangan harta, dan gangguan kegiatan masyarakat. Adapun program penanggulangan bencana merupakan salah satu kebijakan pemerintah Kabupaten Bener Meriah yang perlu diawasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) sebagai pemerintahan Legislatif. Implementasi kebijakan penanggulangan bencana belum berjalan dengan efektif, ini disebabkan masing-masing sektor pemerintahan belum mengambil peran dan tanggung jawab sesuai dengan turunan dari Rencana Penanggulangan Bencana pada Kabupaten Bener Meriah. Badan legislatif yang memiliki Fungsi Pengawasan dibidang Politik dan kebijakan merupakan mitra kerja dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah dalam upaya penanggulangan bencana, namun DPRK juga harus melakukan pengawasan pada setiap kebijakan terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui salah satu fungsi Legislatif terkait pengawasan DPRK Bener Meriah terkait proses pelaksanaan program penanggulangan bencana yang dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Bener Meriah. Kemudian juga untuk mengetahui kendala apa saja yang menyebabkan tidak efektifnya pengawasan DPRK Bener Meriah terhadap program penanggulangan Bencana di Kabupaten Bener Meriah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui sumber data primer dan data skunder. Data primer diperoleh melalui penelitian lapangan yaitu dengan melakukan wawancara kepada informan. Sedangkan data sekunderdiperoleh melalui penelitian kepustakaan yaitu dengan dokumen-dokumen, buku-buku dan bacaan-bacaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan yang telah dilakukan oleh DPRK Bener Meriah tidak menyeluruh terhadap program penanggulangan bencana, termasuk pengawasan kebijakan dan aturan Qanun yang terkait pada penanggulangan bencana. Kemudian ketidakpahaman DPRK terhadap pengawasan di bidang bencana menjadikan implimentasi program tersebut tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tidak berjalannya perencanaan dengan baik merupakan salah satu indikator tidak efektifnya pengawasan yang dilakukan DPRK Bener Meriah. Adapun jawaban atas pertanyaan selanjutnya adalah bahwa kendala yang dihadapi oleh DPRK Bener Meriah terkait pelaksanaan salah satu fungsinya yaitu pengawasan,  tidak berjalan efektif, hal tersebut disebabkan oleh kurangnya anggaran untuk program kebencanaan serta terbatasnya sarana dan prasarana yang tersedia pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bener Meriah. Kata Kunci :Legislatif, Pengawasan, Bencana Alam, Bener Meriah, Aceh The Implementation of DPRK Bener Meriah's Supervisory Function Towards Disaster Prevention Program in 2012-2017AbstractBener Meriah District has a very high disaster risk. Disaster risk is a potential loss caused by disaster in an area and certain period of time which can be death, injury, illness, threatened soul, loss of feeling of security, evacuation, damage or loss of property, and disruption of community activities. Disaster management program is one of government policy of Bener Meriah District that needs to be supervised by DPRK as legislative government. The implementation of disaster management policy has not run wellbecause of each sector of government does not follow the roles and responsibilities in accordance with the derivatives of the Disaster Management Plan in Bener Meriah. Legislative Agency that have the function of supervision in the field of politics and policy are partners of the BPBD Bener Meriah in the effort to overcome disaster, but DPRK also has to make improvement on each related policy. This study aims to determine DPRK Bener Meriah’s supervisory function related to the process of monitoring the disaster management program implemented by the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Bener Meriah Regency andalso to find out what obstacles that led to ineffective DPRK Bener Meriah’s supervisiontowards Disaster prevention programs in Bener Meriah Regency. The research used qualitative methodwith descriptive approach. The data obtained through primary data sources and secondary data. Primary data obtained through field research by conducting interviews to informants. While the secondary data obtained through literature research with documents, books and related reading. The result of the research shows that the supervision done by DPRK Bener Meriah is not comprehensive. Then, the DPRK's lack of understanding on the supervision in the field of disaster made the implementation of the program not as expected. The answer to the next question is the obstacles faced by DPRK Bener Meriah in conducting the supervision caused by lack of budget for disaster programs and limited facilities and infrastructure in the disaster department which is the Regional Disaster Management Agency Bener Meriah.Keywords: Legislative, Supervision, Natural Disaster, Bener Meriah, Aceh
Yuridiksi Politis Lembaga Wali Nanggroe Sebagai Lembaga Kepemimpinan Adat Independen Guna Menghindari Disorientasi Kekuasaan;Political Jurisdiction Of Wali Nanggroe Institution As Independen Custom Guidance To Avoid Disorientation Of Power Iezzati Qudratika; ubaidullah Ubaidullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.894 KB)

Abstract

ABSTRAKQanun Lembaga Wali Nanggroe (LWN) merupakan sebuah produk hukum yang lahir pasca penandatanganan MoU Helsinki pada tahun 2005 antara Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Republik Indonesia. Serta merupakan derivasi lanjutan atas UU Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tumpang tindih kelembagaan yang terjadi antara MAA, MPD, MPU dan Baitul Mal dengan Majelis Fungsional LWN Serta untuk mengetahui wewenang dan yuridiksi LWN dalam menjadi pembina, pengawal dan penyantun kehidupan Pemerintah Aceh.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara dan observasi (pengamatan dan magang). Kemudian penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara mengkaji buku-buku, peraturan perundang-undangan dan bahan lain yang bersangkutan dengan penelitian ini guna memperoleh data sekunder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya tumpang tindih kelembagaan, tugas, fungsi hingga perbedaan nomen klatur pada MAA, MPD, MPU dan Baitul Mal dengan Majelis Fungsional LWN yang diatur dalam Qanun Nomor 3 Tahun 2013. Wewenang yang dimiliki oleh LWN hanya sebatas otorisasi yang bersifat kolegial, konsultatif dan advokatif.Kesimpulan menunjukkan bahwa adanya permasalahan tumpang-tindih tugas, wewenang maupun kelembagaan tersebut menyebabkan tidak optimalnya pencapaian Renstra maupun pengimplementasian tugas dari wewenang LWN yang bersifat sebagai pembina dan mitra kerja Pemerintahan Aceh. Saran kepada Pemerintah Aceh dan LWN adalah dengan melakukan revisi dan penambahan konsideran terhadap Qanun MAA, MPD, MPU dan Baitul Mal terait pengintegrasian keempat lembaga tersebut kedalam Majelis Fungsional LWN. Kata Kunci    : Tumpang Tindih Kelembagaan, Wewenang, Lembaga Wali Nanggroe, MAA, MPD, MPU dan Baitul Mal, Qanun. ABSTRACTQanun or regulation of Wali Nanggroe institution is a legal product that was established after the sign of Helsinki MoU in 2005 between the free Aceh Movement and the Goverment of the Republic of Indonesia and is a further derivation of Law Number 11 Year 2006 Abaout Aceh Goverment (UUPA).The purpose of this studi is to analyze the overlapping of institutions that occurred between MAA, MPD, MPU and Baitul Mal with the Fuctional Council of Wali Nanggroe Institutions. Further, it is also aimed to know the authority and jurisdiction of Wali Nanggroe Institutions in becoming the builder, guardian and sponsors of Aceh Government life.The method used in this research is descriptive qualitative method. Data collrction techniques used are field research and library research. Field research is conducted to obtain primary data through interviews and observation (internship). Then literature research in order to obtain secondary data.The result of this study indicate that there are MAA, MPD, MPU and Baitul Mal which are integrated into the Fuctional Council of Wali Nanggroe Institution and directly responsible to Wali Nanggroe Institution. However, the four institutions are still working separately with Wali Nanggroe Institutions. This leads to overlapping of institutional and different nomenclature related to existing new regulations. In addition, the authority of Wali Nanggroe Institution is limited to collegial, consultative and advocative authorization of the Aceh Government.The conclusions show that the overlapping of these institutions has resulted in inefficiencies in the achivement of the Restra for Wali Nanggroe Institution as the highest custom guidance as well as the partner of the Aceh Goverment. Suggestion to Wali Nanggroe Institution is the need for further regulation related to structural correction of operational work institutional arraged in Wali Nanggroe Institution Reusam. Further, to the Goverment of Aceh, it is expected that the additional of considerations to the Qanun of MAA, MPD, MPU and Baitul Mal for the integration of these four institutions in Wali Nanggroe Institution will not result in overlapping of duties, functions, juridical collisions or nomenclature differences as well as disorientation of inter-agancy power. Keywords : institutional overlap, Authority, Wali Nanggroe Institution, MAA, MPD, MPU and Baitul Mal, Qanun
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN ASURANSI JIWA BUMIPUTERA 1912 CABANG BANDA ACEH DALAM MENARIK MINAT NASABAH Muhammad Ismail Mirza; Mahyuzar Mahyuzar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.361 KB)

Abstract

ABSTRAK – Penelitian  ini  berjudul  Strategi  Komunikasi  Pemasaran Asuransi Jiwa Bumiputera 1912 cabang Banda Aceh dalam Menarik Nasabah. Permasalahan yang diangkat dari penelitian ini adalah pada strategi komunikasi pemasaran khususnya pada model komunikasi  massa dalam menarik minat nasabah. Untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang digunakan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912  cabang Banda aceh dalam menarik minat nasabah. Teori yang digunakan adalah Teori Model AIDDA, dimana dalam penggunaannya AIDDA adalah akronim dari kata-kata Attention (perhatian), Interest (minat atau ketertarikan), Desire (hasrat), Descision (keputusan) dan Action (tindakan/kegiatan). Teori ini adalah salah satu teori yang menggambarkan proses terbentuknya suatu minat dan terjadinya tindakan sebagai efek dari hal komunikatif yang menarik. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara terstruktur dan studi dokumentasi. Subjek informan dalam penelitian mengambil teknik purposif. Berdasarkan hasil wawancara terhadap informan diketahui bahwa strategi pemasaran perusahaan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 cabang Banda aceh dilakukan menggunakan system mix promotion yang terdiri dari empat komponen utama yaitu periklanan (advertising), promosi penjualan (sales promotion), penjualan tatap muka (personal selling) dan publisitas (publicity). Penelitian ini menunjukan bahwa proses dari penggunaan sistem mix promotion merupakan awal dari penentuan Model AIDDA kemudian dari hasil akhir model  adalah nasabah akan mengikuti tindakan yaitu bergabung dalam asuransi tersebut atau tidak.Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Asuransi Jiwa Bumiputera 1912 cabang Banda Aceh, Teori Model AIDDAMarketing Communication Strategy of Bumiputera 1912 Life Insurance of Banda Aceh branch in Attracting CustomersABSTRACTThis study is entitled Marketing Communication Strategy of Bumiputera 1912 Life Insurance of Banda Aceh branch in Attracting Customers. The problem of the study was rooted from marketing communication strategy especially on mass communication model in attracting customers. This study aims at finding out the marketing communication strategy used by Bumiputera 1912 Life Insurance, Banda Aceh, in attracting customers. To investigate the extent Bumiputera 1912 Life Insurance, Banda Aceh branch, this study used AIDDA Model Theory which stands for Attention (interest), Interest, Desire, Decision and Action. This theory describes the process of the formation of an interest and the occurrence of action as the effect of an interesting communication. Descriptive qualitative method with descriptive research type was employed by this study. The data collection techniques are structured interviews and documentation studies. Purposive sampling was used to draw the informants. Based on the results of the interviews with the informants, this study has found out that the marketing strategy of the Joint Life Insurance company Bumiputera 1912 Banda Aceh uses mix promotion system consisting of four main components namely advertising, sales promotion, sales face to face (personal selling) and publicity. The result also shows that the process of using mix promotion system is the beginning of AIDDA Model determination; and then from the end of the model, the customers will follow the action of joining the insurance or not. Keywords: Marketing Communication, Bumiputera 1912 Life Insurance branch of Banda Aceh, AIDDA Model Theory
Peran Dayah Ruhul Fatayat Dalam Mendorong Partisipasi Santri ( Studi Kemenangan Mawardi Ali dan Tgk H. Husaini A Wahab Pada Pilkada Serentak 2017 di Kabupate Aceh Besar) Zahrita Zahrita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.152 KB)

Abstract

Pilkada merupakan sebuah cara yang dilakukan oleh pemerintah untuk menentukan pemimpin yang akan menjalankan sistem pemerintahan. Pilkada serentak yang dilaksanakan pada februari 2017 yang bertujuan untuk menentukan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar untuk periode 2017-2022. Dimana yang menjadi pemenang dalam pilkada 2017 yang lalu adalah pasangan Mawardi Ali-Tgk. H. Husaini A.Wahab (Pasangan Putih). Berbagai organisasi atau kelembagaan ikut terlibat dalam pilkada 2017 yang lalu, salah satunya lembaga pendidikan islam dayah Ruhul Fatayat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dayah Ruhul Fatayat dalam mendorong partisipasi santri untuk memenangkan Pasangan Putih dan mengetahui faktor yang mendorong santri dayah Ruhul Fatayat untuk berpartisipasi memenangkan Pasangan Putih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik analisis data pada penelitian lapangan di gunakan untuk memperoleh data primer yang langsung diperoleh dari sumber data pertama dilokasi penelitian atau objek penelitian ,sedangkan untuk memperoleh data sekunder berdasarkan buku-buku, jurnal dan bacaan terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran dayah Ruhul Fatayat mencakup beberapa hal diantaranya, melalui kampanye terbuka, mengikutsertakan alumni dayah, serta membentuk Persatuan Rabithah Adab. Faktor yang mendorong santri berpartisipasi untuk memenangkan Pasangan Putih diantaranya yaitu, ketokohan Tgk. H. Husaini A.Wahab dan Visi-Misi Pasangan Putih. Dari kesimpulan penelitian yang peneliti lakukan, bahwa kemenangan Pasangan Putih tidak terlepas dari peran dayah dan santri.  Sehingga dayah dan Santri berperan langsung dalam memenangkan Pasangan Putih. Faktor ulama, pimpinan dayah, serta visi-misi yang dianggap telah searah dengan kepentingan agama yang selama ini diperjuangkan oleh dayah dan Santri. THE ROLE OF DAYAH (ISLAMIC EDUCATION INSTITUTION) RUHUL FATAYAT IN ENCOURAGING STUDENTS’ PARTICIPATION (The Study of Mawardi Ali and Tgk. H. Hussaini A.Wahab’s Victory in 2017 Simultaneous Regional Election in Aceh Besar District)Regional Election is a way used by government to elect the leader who will run the government system. The simultaneous regional election held in february 2017 aimed to elect the regent and vice regent of Aceh Besar for the 2017-2022 periods. The winner of this 2017 election was Mawardi Ali-Tgk. H. Husaini A.Wahab (White Pair). Various organizations or institutions were involved in the election of 2017, one of which was dayah Ruhul Fatayat. The purpose of this study is to know the role of Dayah Ruhul Fatayat in encouraging the participation of students to win the White Pair and to know the factors that encouraged students of dayah Ruhul Fatayat to win the White Pair. This research used qualitative approach with descriptive type. Data analysis technique in field research was used to obtain primary data which were obtained directly from the first data source in research location or research object. The secondary data were obtained from books, journals and other related reading materials. The results showed that dayah Ruhul Fatayat had several roles including open campaign, to include the dayah alumni, and forming the association of Rabithah Adab. Factors that encouraged students to participate in winning the White Pair were the figure of Tgk. H. Husaini A.Wahab as well as vision and mission of the White Pair. It can be concluded that the victory of the White Pair was inseparable from the role of Dayah and students. Hence, dayah and students played a direct role in winning the White Pair. The factors of ulama, dayah leader, and vision and mission are considered to be in line with the religious interests that strived by dayah and students.
REPRESENTASI NILAI SOSIAL IKLAN PEPSODENT AYAH ADI DAN DIKA VERSI GANTI PERAN Muhammad Teguh Pratama; Nur Anisah, M.Si
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini berjudul “Representasi Nilai Sosial Pada Iklan Pepsodent Ayah Adi dan Dika Versi Ganti Peran”. Iklan ini menampilkan dua karakter yaitu Ayah Adi dan Dika. Iklan ini selain menampilkan Pepsodent sebagai merk barang, juga digunakan sebagai sarana kampanye “Sikat Gigi Pagi+ Malam” yang di laksanakan di seluruh Indonesia. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimanakah representasi nilai sosial yang terdapat pada iklan pepsodent Ayah Adi dan Dika versi Ganti Peran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan penggunaan teknik analisis semiotik melalui metode observasi dalam mengambil kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini ialah adanya nilai sosial menurut Prof. Notonegoro yang berjumlah tiga jenis nilai sosial dengan sub nilai yang hanya terdapat tiga dari total empat nilai dalam iklan Pepsodent Ayah Adi dan Dika versi Ganti Peran dengan jumlah keseluruhan 16 scene. Nilai-nilai tersebut adalah Nilai Material, Nilai Vital, dan Nilai Kerohanian. Kesimpulan yang didapat juga bervariasi, mengingat penggunaan semiotik roland barthes turut digunakan dalam penelitian ini. Terlihat pada beberapa scene yang diteliti adanya beberapa perbedaan dalam denotasi, konotasi dan mitos yang terdapat dalam iklan meski pada beberapa nilai adanya scene-scene yang sama.Kata kunci: Representasi Nilai Sosial, Iklan Pepsodent Ayah Adi dan Dika.SOCIAL VALUE REPRESENTATION OF PEPSODENT AD AYAH ADI DAN DIKA ROLE CHANGING VERSIONABSTRACT - This study is titled “Representasi Nilai Sosial Pada Iklan Ayah Adi dan Dika Versi Ganti Peran” This advertising shows two characters namely Ayah Adi dan  Dika. In addition to showing Pepsodent as a brand for commercial purposes, is also used as a means of campaign “Sikat Gigi Pagi+Malam” which is carried out throughout Indonesia. The purpose of this study is to find out how the representasion of social values contained in the “Pepsodent Ayah Adi dan Dika Versi Ganti Peran” ad. This study uses qualitative research method in taking conclusion. The result from this research is the existence of social value according to Prof. Notonegoro which consists of three types of social values with sub-values that are only three of the four values in the Pepsodent Ayah Adi dan Dika Versi Ganti Peran with a total of 16 scenes. Those values are Material Value, Vital Value, and Spritiual Values. The conclusions obtained also vary, considering the use of semiotics of Roland Barthes are also used in this study. Seen in several scenes examined the existence of some differences in denotation, connotation and myths contained in the ad though at some value the use of the same scene when examined.Keywords: Social Value Representation, Pepsodent Ayah Adi dan Dika Ad. 
Makna Tarian Lamdoq Sampot Bagi Masyarakat Kluet ( suatu penelitian deskriptif di desa lawe sawah kecamatan kluet timur kabupaten Aceh Selatan) Dewi Suanti; Khairul yadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.798 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna tarian Landoq Sampot bagi masyarakat Kluet di Kecamatan Kluet Timur melalui gerakan-gerakan yang terdapat di dalam tari Landoq Sampot untuk meningkatkan nilai adat masyarakat dan dapat dilestarikan untuk generasi selanjutnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif  kualitatif. Teknik pemilihan informan yaitu menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dua cara yaitu data primer yang didapatkan dari observasi dan wawancara serta data sekunder yang didapatkan dari arsip dan dari organisasi Cahayo Kluwat dan data Gampong Lawe Sawah. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa setiap gerakan tari Landoq Sampot memiliki makna yang mencerminkan kehidupan masyarakat Kluet, dimana masyarakat Kluet Kecamatan Kluet Timur ini dikenal dengan keramahannya dalam menerima tamu, salah satunya di adakan upacara adat, seperti tari Landoq Sampot ini ditampilkan untuk menghormati tamu  baik masyarakat itu sendiri maupun masyarakat luar untuk membina hubungan sosial yang baik antara sesama. Kesenian tari Landoq Sampot ini memiliki unsur-unsur pembentuk keindahan yang terstruktur seperti gerakan-gerakan dalam tarian Landoq Sampot dan properti pendukung tari Landoq Sampot.                                                                          Kata kunci: Makna, Tari Landoq Sampot, Masyarakat Kluet.THE MEANING OF LANDOQ SAMPOT FOR COMMUNITY CLUETS(A Descriptive Research in Lawe Sawah Village, East Kluet Sub-district, South Aceh District) Abstract The purpose of this study is to find out the meaning of Landoq Sampot dance for Kluet people in the Subdistrict of Kluet Timur through movements in Landoq Sampot dance to increase the customary value of society and can be preserved for the next generation. This study used descriptive qualitative method. Informant selection technique is using purposive sampling technique. Technique of collecting data is done by two way that is primary data obtained from observation and interview and secondary data obtained from archive and from organization Cahayo Kluwat and data of Gampong Lawe Sawah. The results of this study found that every movement of Landoq Sampot dance has meaning that reflects the life of Kluet people, where the Kluet people Sub-district of Kluet Timur are known for their hospitality in receiving guests, one of them held traditional ceremonies, such as Landoq Sampot dance is displayed in honor of the good guest of the community both themselves and the outside community to foster good social relations between people. Landoq Sampot dance this has elements of the forming of structured beauty such as movements in the dance Landoq Sampot and the supporting properties of Landoq Sampot dance.  Keywords: Meaning, Landoq Sampot Dance, Kluet Society.

Page 18 of 102 | Total Record : 1018