cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Strategi Komunikasi Edi Fadhil melalui Facebook dalam meningkatkan Rasa Solidaritas Masyarakat (Studi pada Gerakan Sosial ("Cet Langet Rumoh") Wirdatul Husna; Hamdani M. Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

1. Abstrak :Penelitian ini berjudul “Strategi Komunikasi Edi Fadhil Melalui Facebook Dalam Meningkatkan Rasa Solidaritas Masyarakat (Studi Pada Gerakan Sosial Cet Langet Rumoh)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi Edi Fadhil terhadap gerakan sosial “Cet Langet Rumoh” dalam meningkatkan rasa solidaritas masyarakatserta apa saja yang menjadi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam sosialisasi gerakan “Cet Langet Rumoh” melalui media facebook.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori AIDDA. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Objek dalam penelitian ini yaitu strategi komunikasi Edi Fadhil melalui Facebook dalam meningkatkan rasa solidaritas masyarakat dan subjek dalam penelitian ini adalah Edi Fadhil dan pengikut atau teman akun Edi Fadhil pada media Facebook yang berpartisipasi dalam gerakan sosial “Cet Langet Rumoh”. Peneliti mengumpulkan data dengan teknik wawancara mendalam pada Edi Fadhil dan dua orang informan lainnya, teknik observasi dan teknik dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah strategi yang dilakukan Edi Fadhil melalui facebook dalam meningkatkan rasa solidaritas masyarakat antara lain dengan mengenal khalayak sasaran yaitu seluruh lapisan masyarakat, menyusun pesan yaitu dengan menentukan tema, materi, gaya bahasa, sistematika pesan, dan teknik komunikasi, menetapkan metode penyampaian pesan, dan seleksi penggunaan media yaitu facebook. Faktor yang mendukung sosialisasi ini adalah karena adanya fitur share pada facebook dan hambatan yang dihadapi Edi Fadhil adalah pertemanan di facebook yang hanya mencapai lima ribu akun sehingga publikasi mengenai gerakan Cet Langet Rumoh menjadi terbatas.Kata kunci: Strategi Komunikasi, Edi Fadhil, Gerakan Cet Langet Rumoh.2. Judul Bahasa Inggris : “Edi Fadhil’s communication strategy to raise citizen solidarity through Facebook (a study on social movement of Cet Langet Rumoh”)3. Abstract :This study entitled “Edi Fadhil’s communication strategy to raise citizen solidarity through Facebook (a study on social movement of Cet Langet Rumoh”). The study aimed to find out how Edi Fadhil’s communication strategy raised citizen solidarity as well as factors supporting and obstructing the social movement of Cet Langet Rumoh through Facebook. The theory used in this study was AIDDA theory. The researcher used qualitative method with descriptive approach. The object of the study was Edi Fadhil’s communication strategy in raising citizen solidarity through Facebook while the subjects were Edi Fadhil and followers or friends on Edi Fadhil’s Facebook who participated in social movement of Cet Langet Rumoh. The researcher collected the data through in-depth interview on Edi Fadhil and two other informants, observation, and documentation techniques. The result showed that communication strategies used by Edi Fadhil to raise citizen solidarity through Facebook were recognizing public target, namely a whole citizen level, arranging messages by determining theme, material, idiolect, message systematization, and communication technique; determining method for message delivery; and selecting media, namely Facebook. The supporting factor for this socialization was for the existence of share feature on Facebook while the obstacle encountered by Edi Fadhil was Facebook friendship system which only allowed up to five thousand friends per account so that the publication of Cet Langet Rumoh movement became limited.Keywords: Communication Strategy, Edi Fadhil, Cet Langet Rumoh Movement. 
Pemanfaatan Media Sosial Instagram olen Praktisk Public Relations Desy Husnunzikra; Ade Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.854 KB)

Abstract

Abstrak Indo :Penelitian ini berjudul Pemanfaatan Media Sosial Instagram oleh Praktisi Public Relations Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Dalam Meningkatkan Promosi Kepariwisataan. Penelitian ini bertujuan mengetahui cara praktisi public relations Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh memanfaatkan kehadiran media sosial instagram untuk meningkatkan promosi kepariwisataan. Serta mengetahui pengelolaan serta kendala yang dihadapi oleh praktisi public relations Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dalam memanfaatkan media sosial instagram untuk meningkatkan promosi kepariwisataan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara semi terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek informan dalam penelitian mengambil teknik purposive sampling. Teori yang digunakan sebagai pondasi dalam penelitian ini ialah model komunikasi public relations two-way asymmetric. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa promosi yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui media sosial instagram menghasilkan kunjungan wisata baik turis lokal maupun mancanegara semakin meningkat tiap tahunnya. Penelitian ini menunjukkan pengelolaan yang dilakukan praktisi public relations disesuaikan dengan tupoksi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Konten berupa foto, video, dan caption yang di unggah ke laman instagram disesuaikan dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Abstrak Bahasa Inggris :Utilization of Social Media Instagram by Public RelationsThis research is titled as Utilization of Social Media Instagram by Public Relations Officer Department of Culture and Tourism of Aceh for Tourism Promotion Improvement. This research is intended to find out how public relations practitioners of the Department of Culture and Tourism of Aceh used social media Instagram to enhance the promotion of tourism. And knowing the management and obstacles faced by practitioners public relations Department of Culture and Tourism of Aceh in utilizing social media instagram to enhance tourism promotion. The approach used in this research is qualitative with descriptive method. Data collection tools in this research are semi structured-interview, observation, and documentation study. The subject of the corespondent in the research was taken by purposive sampling technique. The theory used as the foundation of this research is Two-Way Asymmetric Public Relations Communication Model. The results of this study indicate that promotion was made by Department of Culture and Tourism of Aceh through social media instagram generate tourist visits both local and foreign tourists are increasing every year. This research shows that the management of public relations practitioners was adjusted to the main tasks and functions of the Department of Culture and Tourism of Aceh. Contents in the form of photos, videos and captions uploaded to the instagram page were tailored to the activities undertaken by the Office of Culture and Tourism of Aceh. 
ETIKA KOMUNIKASI KARYAWAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN LOYALITAS PELANGGAN PT.INDOSAT.TBK KOTA BANDA ACEH, EMPLOYEE COMMUNICATION ETHICS AND RELATIONSHIP WITH CUSTOMER LOYALITY PT.INDOSAT.TBK BANDA ACEH CITY Nur Akmal; Rahmat Saleh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.789 KB)

Abstract

ETIKA KOMUNIKASI KARYAWAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN LOYALITAS PELANGGAN PT.INDOSAT.TBK KOTA BANDA ACEABSTRAKPenelitian ini berjudul Etika Komunikasi Karyawan dan Hubungannya dengan Loyalitas Pelanggan Pt.Indosat.tbk kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan etika komunikasi yang diterapkan di PT. INDOSAT. TBK dengan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif dengan menggunakan tipe penelitian ekplanatif, Teknik pengumpulan data menggunakan teknik data primer dan data sekunder yaitu dengan menggunakan kuesioner. Sebanyak 50 Responden dipilih berdasarkan kriteria sampel dalam penelitian ini yaitu yang sudah memakai produk pascabayar selama 1 tahun. Hasil analisis Koefisien Korelasi Product Moment Pearson didapat nilai korelasi r = 0,686. Dan untuk hasil uji hipotesis diketahui nilai t hitung adalah sebesar 6, 528. Dan nilai t tabel pada α = 0,05 pada uji dua sisi diketahui sebesar 2,011, . Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu jika t hitung t tabel maka Ha diterima, sehingga dapat dinyatakan hipotesis dalam penelitian ini diterima. Artinya Etika komunikasi memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan loyalitas pelanggan yang ada di Pt.Indosat.Tbk  dan ini mengindikasikan adanya suatu kondisi apabila etika komunikasi karyawan baik atau bagus maka loyalitas pelanggan akan meningkat atau mengalami kenaikan. Kepada setiap perusahaan diharapkan untuk membuat sebuah standar etika komunikasi yang jelas dan terarah dalam memberikan pelayanan kepada para pelanggan.Kata Kunci: Etika, Komunikasi Karyawan, Loyalitas PelangganEMPLOYEE COMMUNICATION ETHICS AND RELATIONSHIP WITH CUSTOMER LOYALITY PT.INDOSAT.TBK BANDA ACEH CITYABSTRACTThis study entitled Employee Communication Ethics and Its Relationship with Customer Loyalty Pt.Indosat.tbk city of Banda Aceh. The purpose of this study is to determine the relationship of communication ethics applied in PT. INDOSAT. TBK with customer loyalty. This research uses Quantitative research method using explanative type of research, Data collection technique using primary data and secondary data is by using questionnaire. A total of 50 respondents were selected based on sample criteria in this study that is already using postpaid products for 1 year. The result of correlation coefficient of Product Moment Pearson got correlation value r = 0,686. And for result of hypothesis test known t value count is equal to 6, 528. And t table value at α = 0,05 on two side test is known equal to 2,011. Based on hypothesis test criteria that if t arithmetic t table then Ha accepted, so it can be stated hypothesis in this research accepted. This means that communication ethics has a positive and significant relationship with customer loyalty in Pt. Indosat.Tbk and this indicates the existence of a condition if the employee communication ethics good or good then customer loyalty will increase or increase. To each company is expected to establish a clear and focused communication ethics standards in providing services to customers. Keywords: Employee, Communication Ethics, Customer Loyalty 
Pengaruh Polisi Meupep-pep Terhadap Pembentukan Citra Positif Polisi Lalu Lintas Zulfan Riza; Rahmat Saleh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.419 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “pengaruh polisi Meupep-pep terhadap pembentukan citra positif polisi lalu lintas (studi pada masyarakat Kota Banda Aceh)”. Pihak Polisi Daerah (Polda) Aceh meluncurkan sebuah program yang diharapkan mampu mengedukasi masyarakat Kota Banda Aceh dengan nama program Meupep-pep. Program tersebut kini menjadi program unggulan dalam mengkampanyekan tertib lalu lintas di wilayah hukum Polda Aceh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh citra polisi lalu lintas sejak hadirnya polisi Meupep-pep dimata masyarakat Kota Banda Aceh. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Stimulus Organisme Respons (S-O-R). Subjek dalam penelitian adalah masyarakat Kota Banda Aceh yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data ialah dengan melakukan survei, yang menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Dalam penelitian ini, hasil penelitian dianalisis dengan beberapa tahapan analasis, yaitu Uji Validitas dan Reliabilitas, Metode Analisis Kuantitatif dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa polisi Meupep-pep berhasil mempengaruhi  masyarakat di Banda Aceh terhadap pembentukan citra positif polisi lalu lintas. Melalui hasil uji regresi sederhana, besarnya koefesien determinasi adalah 0,445, jadi dapat disimpulkan besarnya pengaruh variabel polisi Meupep-pep terhadap citra positif polisi lalu lintas adalah 44,5%. Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu jika t hitung t tabel (8,863 1,984) maka Ha diterima. Sehingga dapat dinyatakan hipotesis pada penelitian ini diterima. Artinya, sosialisasi polisi Meupep-pep memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap pembentukan citra positif polisi lalu lintas. Kata Kunci: Polisi Meupep-pep, Citra Positif, Polisi Lalu Lintas. The influence of Polisi Meupep-pep towards the establishment of a positive image of traffic police ( a study on the society of Banda Aceh)ABSTRACT This research entitled “the influence of Polisi Meupep-pep towards the establishment of a positive image of traffic police (a study on the society of Banda Aceh)”. Aceh Regional Police (Polda) launched a program that is expected to be able to educate the society of Banda Aceh with the program name Meupep-pep. The program currently becomes a competitive program in campaigning for an orderly traffic in Aceh police jurisdiction. The purpose of this study is to determine how much the influence of the image of traffic police since the presence of Polisi Meupep-pep according to the view of Banda Aceh society. The approach used in this research was quantitative using descriptive method. The theory of this research is Stimulus Organism Response (S-O-R). The subject in this research is the society of Banda Aceh which is selected by using purposive sampling. Data collection technique used in this research is a survey trough questionnaire which the number of respondents was 100 respondents. In this research, the result was analyzed using several step of analysis. They are Validity and Reliability analysis, Quantitative Analysis Method and Hypothesis Test. The result showed that Polisi Meupep-pep influenced the society of Banda Aceh towards the establishment of a positive image of traffic police. Through a simple regression test results, the coefficient of determination is 0.445, it can be conclude that the influence of the variable Polisi Meupep-pep to the positive image of the police traffic was 44.5%. Based on the hypothesis test criteria if t t table (8.863 1.984), then Ha is accepted. So it can be stated that hypothesis in this study is accepted. It means that the socialization of Polisi Meupep-pep have a significant and positive influence towards the establishment of a positive image of the traffic police. Keywords : Polisi Meupep-pep, Positive Image, Traffic Police.
Artikulasi Peran Gerakan Mahasiswa di Aceh (Studi Kajian Transisi Demokrasi dan Perdamaian Aceh Rentang Waktu 2004-2015 Joel Manalu; Radhi Darmansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk menunjukkan bahwa peranan gerakan mahasiswa Aceh pada masa transisi demokrasi dan perdamaian Aceh rentang waktu 2004-2015 sangat signifikan, ini dapat dilihat dari kampanye dan propaganda yang dilakukan mahasiswa guna menjaga perdamaian dan mengawal transisi demokrasi yang terjadi di Aceh. Peranan ini fluktuatif, disesuaikan dengan kondisi dan situasi keamanan Aceh. Bentuk gerakan mahasiswa pada masa transisi demokrasi dan perdamaian Aceh rentang waktu 2004-2015 adalah gerakan sosial. Keterlibatan mahasiswa di Aceh hadir sebagai respon atas kekerasan yang terjadi di Aceh dan menuntut perubahan sosial masyarakat. Disarankan kepada pemerintah pusat untuk tidak lagi memandang penyelesaian masalah konflik di Aceh dengan cara kekerasan. Cara-cara ini dapat menyinggung hati nurani dan memaksa mahasiswa Aceh untuk kembali menyuarakan perlawanan. Disarankan kepada mahasiswa Aceh, agar tetap menjaga perdamaian di Aceh dan mengawal transisi demokrasi di Aceh dengan cara memperbanyak diskusi, dan kajian-kajian kritis guna melibatkan diri dalam pembangunan Aceh Kata Kunci: Gerakan Mahasiswa Aceh, Transisi Demokrasi dan Perdamaian Aceh. ABSTRACK The result of the study showed that the role of student movements of Aceh in period of democratic transition and peace in Aceh during 2004-2015 was very significant. It could be seen from the campaign and propaganda made by the students to keep the peace and watch the democratic transition occurred in Aceh. The role was fluctuating, which suited the condition and security situation in Aceh. The form of student movements in period of democratic transition and peace in Aceh during 2004-2015 was social movement. The participation of students in Aceh came as a respond to the violence occurred in Aceh and asked for social changes in society. It is suggested to central government to do not look for the settlement of conflict issues in Aceh with violence. This way can offend the Acehnese people and force the students in Aceh to make resistance again. It is suggested to students in Aceh to keep maintaining peace in Aceh and watch democratic transition in Aceh by holding more discussion and critical reviews in order to participate in development of Aceh. 
Pemahaman Masyarakat Terhadap Sanitasi Lingkungan (Studi di Gampong Asan Kumbang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya) Maria Ulfa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat terhadap sanitasi di Gampong Asan Kumbang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya, dan peran masyarakat dalam menjaga sanitasi lingkungan di Gampong Asan Kumbang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya. Analisis data menggunakan teori tindakan sosial oleh Max Weber, tindakan merupakan suatu perbuatan, perilaku, atau aksi yang dilakukan oleh manusia sepanjang hidupnya, guna mencapai tujuan tertentu. Dalam kajian sosiologis, tindakan dapat dilihat sebagai perilaku otomatis seseorang yang tidak melibatkan proses pemikiran dalam melakukan tindakan Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dengan informan yang memenuhi kriteria subjek penelitian,serta relevan dalam memberikan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini.   Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa rendahnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya sanitasi lingkungan yang sehat terlihat dari perilaku masyarakat yang kurang ramah pada lingkungannya.  Seperti yang terjadi pada masyarakat gampong Asan Kumbang pemahaman dan kesadaran untuk menjaga kebersihan masih sangat kurang, terlihat dari kurangnnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sungai, tidak saling menjaga terhadap sarana yang disediakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat masih memanfaatkan sungai antara lain: faktor keuangan dan kenyamanan terhadap penggunaan sungai. Selanjutnya adapun peran masyarakat disini adalah hanya bergotong royong dan ikut berpatisipasi dalam membersihkan lingkungan.Kata Kunci: Pemahaman, Sanitasi, Lingkungan.ABSTRACTThe purpose of this research is to know people's understanding of sanitation in Gampong Asan Kumbang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya, and the role of society in maintaining environmental sanitation in Gampong Asan Kumbang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya. The theory in this study using the theory of social action by Max Weber, Action is an act, behavior, or action undertaken by humans throughout his life, in order to achieve certain goals. In sociological studies, Action can be seen as an automatic behavior of a person who does not involve the process of thinking in doing the action Type of descriptive research using a qualitative approach. Data collection is done by observation, interview with informants who meet the criteria of research subjects, and relevant in providing information needed in this research. Based on the results of the research can be concluded that the public understanding of environmental sanitation, Low knowledge and understanding of the importance of healthy environmental sanitation seen from the behavior of people who are less friendly to the environment. As happened in the gampong Asan Kumbang community, the understanding and awareness to maintain cleanliness is still lacking, the lack of awareness of the community towards the cleanliness of the river environment, not mutually guarding against the facilities provided, the financial factor and the convenience of the river usage. Furthermore, as for the role of society here is just mutual cooperation and participate in cleaning the environment.Keywords: Understanding, Sanitation, Environment.Society's Understanding Against Environmental Sanitation (Study at Gampong Asan Kumbang District Bandar Dua, Pidie Jaya Disricts) ABSTRACTThe purpose of this research is to know people's understanding of sanitation in Gampong Asan Kumbang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya, and the role of society in maintaining environmental sanitation in Gampong Asan Kumbang Kecamatan Bandar Dua Kabupaten Pidie Jaya. The theory in this study using the theory of social action by Max Weber, Action is an act, behavior, or action undertaken by humans throughout his life, in order to achieve certain goals. In sociological studies, Action can be seen as an automatic behavior of a person who does not involve the process of thinking in doing the action Type of descriptive research using a qualitative approach. Data collection is done by observation, interview with informants who meet the criteria of research subjects, and relevant in providing information needed in this research. Based on the results of the research can be concluded that the public understanding of environmental sanitation, Low knowledge and understanding of the importance of healthy environmental sanitation seen from the behavior of people who are less friendly to the environment. As happened in the gampong Asan Kumbang community, the understanding and awareness to maintain cleanliness is still lacking, the lack of awareness of the community towards the cleanliness of the river environment, not mutually guarding against the facilities provided, the financial factor and the convenience of the river usage. Furthermore, as for the role of society here is just mutual cooperation and participate in cleaning the environment.Keywords: Understanding, Sanitation, Environment.                                                                                    
TANTANGAN PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA DALAM MENGHADAPI VERIFIKASI KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA (Studi Kasus: DPD PSI Kota Banda Aceh) Zia Ul Haq; Ubaidullah, MA Ubaidullah, MA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.525 KB)

Abstract

AbstrakPeraturan Menteri Hukum dan Ham (Kemenkumham) Nomor 37 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pendaftaran Pendirian Badan Hukum, Perubahan Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga, Serta Pergantian Kepengurusan Partai Politik merupakan salah satu syarat berdirinya partai politik baru. Verifikasi tersebut akan melihat kelengkapan partai politik baru yakni secara struktural 100% di tingkat pusat dan Provinsi, 75% untuk tingkat Kabupaten/Kota dan 50% untuk Kecamatan. Kemudian juga kelengkapan syarat administrasi seperti Surat Keterangan Domisili (SKD) kantor untuk tingkatan Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan, kemudian Surat Keterangan Terdaftar (SKT) untuk tingkatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Banda Aceh adalah salah satu kepengurusan tingkat Kabupaten/Kota yang telah melalui verifikasi sesuai aturan Kemenkumham. Tidak hanya persoalan tahapan verifikasi, DPD PSI Kota Banda Aceh sebagai partai politik baru di Aceh juga harus dihadapkan oleh kekhususan yang dimiliki Provinsi Aceh. Kekhususan Provinsi Aceh telah melahirkan partai politik lokal (parlok) yang akan menjadi pesaing DPD PSI Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi kendala internal maupun eksternal yang dihadapi DPD PSI Kota Banda Aceh sebagai partai politik baru terkait pemenuhan syarat atau aturan yang telah di tetapkan Kemenkumham. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui sumber data primer dan data sekunder, data primer melalui penelitian lapangan yaitu dengan melakukan wawancara kepada informan. Sedangkan data sekunder melalui penelitian kepustakaan yaitu dengan dokumen-dokumen, buku-buku dan bacaan-bacaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang datang dari internal maupun eksternal yang dihadapi oleh DPD PSI Kota Banda Aceh ketika memenuhi segala aturan dari Kemenkumham telah berhasil dihadapi. Keberhasilan verifikasi tersebut dilakukan melalui kebijakan yang menjadi keputusan bersama, sehingga DPD PSI Kota Banda Aceh telah mampu menyelesaikan proses verifikasi Kemenkumham. Kata Kunci : Partai Politik, Kemenkumham, Strategi Politik, Banda Aceh The Challenge of Solidarity Party of Indonesia in Facing the Verification of Ministry of Law and Human Rights (Case Study: DPD PSI Kota Banda Aceh)AbstractThe regulation of the Minister of Law and Human Rights (Kemenkumham) Number 37 Year 2015 on Tata Cara Pendaftaran Pendirian Badan Hukum, Perubahan Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga, Serta Pergantian Kepengurusan Partai Politik is one of the requirements of the establishment of new political parties. The verification will examine the completeness of the new political party that is 100% structurally at the central and provincial level, 75% for the district / municipal level and 50% for the sub-district level. Then it will also be considered the completeness of administrative requirements such as Keterangan Domisili (SKD) for the office at the level of Province, District / Municipality and Sub-District, the Surat Keterangan Terdaftar (SKT) for the level of Province and District / City. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) of the Partai Solidaritas Indonesia branch Kota Banda Aceh is one of the district / municipality stewardship that has been verified by the Kemenkumham. Not only the question of verification stage, the DPD PSI Kota Banda Aceh as a new political party in Aceh must also be confronted by the specificity of Aceh Province. The specificity of Aceh Province has allowed to the establishment of local political party (parlok) that will become main competitors of DPD PSI Kota Banda Aceh. This study aims to determine what were the factors that became the internal and external constraints faced by the DPD PSI Banda Aceh as a new political party in the fulfillment of requirements or conditions set by the Kemenkumham. The research used a qualitative research method with descriptive approach. Data collected through primary and secondary sources; primary data were obtained through field research by conducting interviews to informant. While the secondary data were obtained through literature research from documents, books and related readings. The results of this research show that the internal and external challenges experienced by DPD PSI Kota Banda Aceh when fulfilling all the requirements of Kemenkumham is a process that the party must face. Through joint decision policies, DPD PSI Kota Banda Aceh has been able to complete all verification processes of Kemenkumham.Keywords: Political Party, Kemenkumham, Strategy Politics, Banda Aceh
Upaya Guru Dalam Membangun Komunikasi Interpersonal Dengan Siswa Autis Saat Proses Belajar Mengajar Di SMPLB YPAC Banda Aceh Rini Sartika; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.85 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Upaya Guru Dalam Membangun Komunikasi Interpersonal Dengan Siswa Autis Saat Proses Belajar Mengajar di SMPLB YPAC Banda Aceh”. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui upaya guru dalam komunikasi interpersonal dengan siswa dalam proses belajar mengajar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori interaksionisme simbolik yang berasumsi pentingnya makna bagi perilaku manusia, manusia bertindak terhadap manusia lainnya berdasarkan makna yang diberikan orang lain kepada mereka, dan makna diciptakan dalam interaksi antar manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berjenis deskriptif. Pada penelitian kualitatif tidak dikenal istilah sampel. Penelitian kualitatif sampel dikenal informan atau subjek penelitian. Informan atau subjek yang dipilih untuk diwawancarai sesuai dengan tujuan penelitian, yang terdiri dari 5 orang guru di SMPLB YPAC Banda Aceh. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Upaya guru dalam membangun komunikasi interpersonal dengan siswa terjalin  dengan efektif, strategi komunikasi efektif yang diaplikasikan oleh guru di SMPLB YPAC Banda Aceh adalah sikap menghargai, empati, dapat didengarkan dan dimengerti, Keterbukaan, dan sikap rendah hati. Komunikasi interpersonal dapat menciptakan keakraban dan kedekatan antara guru dengan siswanya, Oleh karena itu dengan adanya kedekatan tersebut proses belajar berjalan dengan baik walaupun proses penyampaian pesan dominan menggunakan komunikasi non verbal. Faktor yang menjadi pendukung berhasilnya membangun komunikasi interpersonal dengan siswa autis adalah guru sebagai komunikator memiliki kemampuan atau kredibilitas yang tinggi dalam mengelola dan menyampaikan pesan sehingga pesan tersebut mudah di pahami oleh siswa. Sedangkan faktor yang menjadi penghambat dalam berkomunikasi interpersonal dengan siswa autis susahnya mereka dalam berkomunikasi baik komunikasi non verbal maupun verbal.Kata Kunci: Upaya, Komunikasi Interpersonal, Anak Autis. ABSTRACT The study entitled “Teacher’s Efforts to Develop Interpersonal Communication with Autistic Students during Teaching and Learning Process at SMPLB YPAC, Banda Aceh”. The aim of this research is to know the teacher’s efforts in interpersonal communication with students during teaching and learning process. The theory used in this research is the theory of symbolic interactionism that assumes the importance of meaning for human behavior. Human beings act toward others on the basis of a given meaning of others to them, and the meaning is created in human interaction. This is a qualitative descriptive research. The samples are called informants or research subjects. The informant or research subjects are selected to be interviewed according to the purpose of the research, which consisted of 5 teachers at SMPLB YPAC, Banda Aceh. The methods of data collection used in this study were observation, interview, and documentation. The results of this research showed that teacher’s efforts in developing the interpersonal communication with students is entwined effectively. The effective communication strategies applied by teachers at SMPLB YPAC, Banda Aceh are respect, emphatic, audible, clarity, and humble. Interpersonal communication can create intimacy and closeness between teachers and students. Therefore, with that closeness the teaching and learning process is going well, although the dominant message is delivered non-verbally. The factor that supports the success of this interpersonal communication with the autistic students is the teacher as the communicator that has high ability or credibility in managing and delivering the massage so that the students can understand it easily. While the factorthat hampers the interpersonal communication with the autistic students is their difficulty in communicating both verbally and non-verbally.Key Words: Effort, Interpersonal Communication, Autistic Student.    
PERSEPSI DAN EKSPEKTASI MAHASISWA TERHADAP PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI (Studi pada Mahasiswa Baru Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Angkatan 2016) Fawzya Amira Luthfiani; Amri Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Persepsi dan Ekspektasi Mahasiswa terhadap Program Studi Ilmu Komunikasi (Studi pada Mahasiswa Baru Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Angkatan 2016)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan ekspektasi mahasiswa baru Angkatan 2016 terhadap Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Teori yang digunakan adalah teori SOR, yang memiliki tiga elemen yakni pesan (stimulus), penerima (organism) dan efek (response). Stimulus adalah sumber rangsangan, organism adalah penerima rangsangan dan response adalah umpan balik yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis deskriptif, yang mendeskripsikan persepsi dan ekspektasi mahasiswa Angkatan 2016 terhadap Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unsyiah Banda Aceh. Data diperoleh dari wawancara mendalam dengan 10 orang subjek penelitian atau informan yang telah ditentukan dengan kriteria mampu memberikan informasi tentang topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa baru Angkatan 2016 terhadap Prodi Ilmu Komunikasi sebagai bagian dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh adalah positif. Meskipun masih terdapat beberapa kekurangan seperti minimnya jumlah tenaga pengajar (dosen), fasilitas pendukung pendidikan yang belum memadai seperti tidak adanya laboratorium atau studio sendiri untuk mendukung praktik perkuliahan dan jumlah ruang kuliah yang sedikit. Ekspektasi mahasiswa baru Angkatan 2016 terhadap Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yaitu adanya peningkatan dalam hal jumlah dosen, sistem dan manajemen perkuliahan agar ditinjau kembali serta dibenahi dan mengupayakan fasilitas pendukung yakni laboratorium/studio serta penambahan jumlah ruangan kuliah. Kata Kunci: Persepsi, Ekspektasi, Mahasiswa, Program Studi Ilmu Komunikasi Student Perceptions and Expectations on Communication Studies Program (Study on New Students Prodi Communication Science Faculty of Social and Political Sciences of Syiah Kuala University Banda Aceh Force 2016) ABSTRACT This research entitled "Student Perceptions and Expectations on Communication Studies Program (Study on New Students Prodi Communication Science Faculty of Social and Political Sciences of Syiah Kuala University Banda Aceh Force 2016)". This study aims to determine perceptions and expectations of new students Force 2016 on Communication Studies Department of Syiah Kuala University Banda Aceh. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis techniques, which describes the perceptions and expectations of students Force 2016 against Communication Studies Program FISIP Unsyiah Banda Aceh. Data obtained from in-depth interviews with 10 research subjects or informants who have been determined with the criteria able to provide information about the research topic. The result of the research shows that the perception of new student of 2016 Force of Communication Studies Program as part of Syiah Kuala Banda Aceh University that is Prodi Ilmu Komunikasi can be stated relatively good. Although there are still some shortcomings such as the lack of faculty (lecturers), inadequate educational support facilities such as the absence of a laboratory or studio itself to support the practice of lectures and the number of lecture rooms are few. Expectation of new student of Force 2016 to Prodi Communication Science of Syiah Kuala University of Banda Aceh that is increasing in terms of the number of lecturers, system and lecture management to be reviewed and to improve and to support supporting facilities such as lab / studio and addition of lecture room. Keywords: Perceptions, Expectations, College Student, Communication Studies Program
PENGARUH PROGRAM PERPUSTAKAAN KELILING TERHADAP MINAT BACA MASYARAKAT (Studi di Gampong Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh) Mutia Farasa Nia Sari; Zulfan Zulfan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5106.745 KB)

Abstract

ABSTRAKPerpustakaan Keliling ialah perpustakaan umum untuk melayani masyarakat yang tidak terjangkau oleh pelayanan perpustakaan umum mengingat keterbatasan dan kelemahan perpustakaan umum. Perpustakaan keliling berperan penting dalam meningkatkan minat baca masyarakat di pedesaan. Kurangnya minat masyarakat untuk berkunjung ke perpustakan keliling menjadi suatu permasalahan besar terhadap peningkatan minat baca masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh  program perpustakaan keliling terhadap minat baca masyarakat di kawasan Ulee Lheue. Penelitian ini menggunakan teori Peranan milik Soerjono Soekanto. Penelitian ini dilakukan di kawasan Ulee Lheue Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, karena kawasan  ini merupakan salah satu kawasan yang memiliki perpustakaan keliling. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis metode purposive sampling, dengan melakukan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kehadiran perpustakaan keliling di kawasan Ulee Lheue kurang diminati oleh masyarakat setempat, selain karena bahan bacaan yang terbatas dan tidak beragam, pihak perpustakaan keliling juga sangat minim dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menumbuhkan minat baca pada masyarakat.Kata Kunci: Perpustakaan Keliling, Minat Baca, Masyarakat ABSTRACTMOBILE LIBRARY PROGRAM ON READING INTEREST COMMUNITY (Study at Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh)     Mobile libraries are public libraries to serve community not covered by public library services. Mobile libraries play an important role in improving rural reading interest. The lack of interest of the community to visit the mobile library becomes a major problem to the increasing interest in reading the community. This research aims to explain how the effect of mobile library program on reading interest of the community in region Ulee Lheue. This research uses the Role theory of Soerjono Soekanto. This research is conducted in Ulee Lheue sub district Meuraxa Banda Aceh City, because this area is area which has mobile library and can be reached by researcher. This research uses qualitative method with purposive sampling method, by doing observation and interview as data collection technique. Subjects used as a source of data in this study are visitors who regularly visit the mobile library every week. The results showed that the presence of mobile libraries in region Ulee Lheue is less desirable by the local community, in addition to the limited reading material and not diverse, the mobile library is also very minimal in doing activities in growing interest in reading to the community. keywords: Mobile Library, Reading Interest, Community

Page 19 of 102 | Total Record : 1018