cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Pembinaan Pedagang Kaki Lima di Pasar Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang Muhammad Mirza Hamdani; Faradilla Fadlia; Iqbal Ahmady
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melaksanakan kebijakan pembinaan PKL di Pasar Kuala Simpang dengan merelokasi PKL ke Jalan Panglima Polem yang terfokus pada Pasar Kuliner. Dalam implementasinya, PKL tidak menuai protes dan bersedia bekerjasama dengan Pemerintah Aceh Tamiang. Biasanya relokasi PKL di kota-kota di Indonesia menimbulkan keributan, namun di Kota Kuala Simpang tidak terjadi keributan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dalam pembinaan PKL di Pasar Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang, serta peran elit dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George Edward III dan teori elit-massa Thomas R. Dye dan Harmor Ziegler. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pembinaan PKL di Pasar Kuala Simpang dengan relokasi PKL ke Jalan Panglima Polem menuai berbagai masalah, realitas yang terjadi masih ada koordinasi yang tidak berjalan antar pelaksana kebijakan. Tujuan kebijakan dalam meningkatkan perekonomian PKL pun tidak terwujud akibat lokasi relokasi tidak berada di Jalan Lintas Banda Aceh-Medan sebagaimana tujuan awal kebijakan. Peran elit politik sendiri masih cenderung memihak kepada kepentingan Pemerintah sendiri, terutama dalam memberikan pengaturan yang tidak memihak kepada PKL yang direlokasi. Masalah sepinya pelanggan pada lokasi Pasar Kuliner tersebut, ditanggapi oleh elit politik dengan solusi yang tidak realistik. Kata Kunci : PKL, Implementasi Kebijakan, Peran Elit Politik.
Tindakan Tokoh Agama Gampong Terhadap Mitigasi Bencana Banjir (Studi di Gampong Meunasah Dayah Kec. Lhoksukon Kab. Aceh Utara) Heri Setiawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menggambarkan Tindakan Tokoh Agama Dalam Mitigasi Bencana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tindakan Sosial Tokoh Agama lokal (Ulama) dalam mitigasi bencana banjir di Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan Teori Tindakan Sosial Max Weber. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pendekatan deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama di Desa Meunasah Dayah tidak memiliki kekuatan dari segi mitigasi bencana, tetapi memiliki kekuatan dari segi profesi selaku tokoh agama yang dipilih oleh masyarakat setempat. Mereka tokoh agama ini memberikan nasehat atau wejangan tentang mitigasi bencana banjir dalam kacamata agama, seperti membuat kajian, zikir bersama, doa tolak bala yang tujuannya disamping mencegah banjir dari segi agama juga memperbaiki perilaku masyarakat. Relasi sosial tokoh agama di Desa Meunasah Dayah yaitu pemberian bantuan sosial. Saat banjir menimpa Desa Meunasah Dayah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah bekerjasama dengan Aparatur desa beserta tokoh masyarakat setempat yang di dalamnya ada tokoh agama gampong membagikan paket sembako apabila terjadi banjir di desa tersebut. Kata Kunci :Tokoh Agama, Mitigasi Bencana, BanjirABSTRACT This thesis is entitled "Actions of Religious Leaders in Disaster Mitigation". Thisthesis aims to find out how the social actions taken by local religious leaders (Ulama) in flood disaster mitigation in Lhoksukon District, North Aceh Regency. In addition, to find out the relationship of social actions carried out by localreligious leaders (Ulama) in flood disaster mitigation in Lhoksukon District, North Aceh Regency. In this study the author suseda qualitative method. The selection of subjects or informants in this study using purposive sampling. There are 2 categories of informants taken, namely key informants and additional informants. Methods of data collection using observation, interviews and documentation. Theresults showed that religious leaders in Meunasah Dayah Village did not have thestrength in terms of disaster mitigation, but they had strength in terms of theirprofession as religious leaders who were chosen by the community or the imam /Tengku in the village. These religious figures are only limited to providing adviceor advice on mitigating flood disasters in a religious perspective, such as makingstudies, joint dhikr, prayers to reject reinforcements whose purpose is besides preventing flooding from a religious perspective, andim proving community behavior. The social relations of religious leaders in Meunasah Dayah Village arelike the provision of social assistance. At the time of the flood that hit MeunasahDayah Village, the Regional Disaster Management Agency in collaboration withvillage officials and local community leaders in which there were village religious leaders distributed food packages incaseof floodingin the village. Keywords : Religious Figures, Disaster Mitigation, Floods
Strategi Personal Branding dalam Meningkatkan Reputasi Diri Selebgram Naszadayuna yuna; Deni Yanuar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “strategi personal branding dalam meningkatkan reputasi selebgram”. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui Strategi Personal Branding dalam meningkatkan reputasi diri selebgram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan landasan konsep personal branding berdasarkan sebelas elemen dari personal branding yaitu: keontentikan, integritas, konsistensi, konsistensi, wibawa, keberbedaan, relavan, visibilitas, kegigihan, spesialisasi, kebaikan, dan kinerja. Tehnik pengambilan informan menggunakan purposive sampling dimana informan dipilih berdasarkan kriteria. Informan dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, 1 orang informan utama dan 3 orang informan pendukung. Informan utama adalah selebgram Banda Aceh dan 3 orang pengikut dari akun instagram selebgram. Hasil dari penelitian ini terdapat 8 elemen dari personal branding yang berhasil di penuhi oleh selebgam, diantaranya keoententikan, integritas, konsistensi, wibawa, keberbedaan, relavan, visibilitas, dan kegigihan. Sedangkan elemen yang tidak berhasil dipenuhi oleh informan diantaranya spesialisasi, kebaikan, dan kinerja karena belum terdapat contoh yang nyata dari elemen personal brading ini. Terdapat juga 4 elemen dari reputasi yang berhasil dipenuhi yaitu keterandalan, kredibilitas, kepercayaan dan kresibilitas.Kata kunci: Media, Instagram, selebgram Personal Branding strategy in increasing celebrity"s self reputations This research is entitled "personal branding strategy in improving celebrity reputation". This study aims to determine the Personal Branding Strategy in improving the reputation of celebrities. This study uses a qualitative research method based on the concept of personal branding based on eleven elements of personal branding, namely: authenticity, integrity, consistency, consistency, authority, differentness, relevance, visibility, persistence, specialization, kindness, and performance. Informant retrieval technique uses purposive sampling where the informants are selected based on criteria. There were 4 informants in this study, 1 main informant and 3 supporting informants. The main informants are celebgram Banda Aceh and 3 followers from the celebgram instagram account. The results of this study show that there are 8 elements of personal branding that have been successfully fulfilled by celebrities, including authenticity, integrity, consistency, authority, distinctness, relevance, visibility, and persistence. While the elements that were not successfully fulfilled by the informants included specialization, kindness, and performance because there were no real examples of this personal branding element. There are also 4 elements of reputation that have been successfully fulfilled, namely reliability, credibility, trustworthiness and credibility.  
Sikap Apatisme Masyarakat Lhoong Kabupaten Aceh Besar Terhadap Praktek Illegal Logging (Studi Kasus Gampong Krueng Kala) NURUL RAHMI; Faradilla Fadlia; Novita Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan  Lhoong  menjadi  salah  satu  kawasan  yang  marak  dengan praktek  illegal  logging.  Banjir  dan  longsor  menjadi  dampak  illegal  logging yang  terjadi  di  Gampong  Krueng  Kala,  namun  masyarakat  Krueng  Kala sendiri  bersikap  apatis  terhadap  praktek  illegal  logging  tersebut. Berdasarkan  kacamata  ekosentrisme,  harusnya  masyarakat  menjadi pondasi  utama  dalam  mencegah  terjadinya  praktek-praktek  merusak lingkungan  yang  akhirnya  akan  menyebabkan  bencana  alam  menimpa masyarakat  itu  sendiri.  Penelitian  ini  menggunakan  teori  ekosentrisme dan  konsep  apatisme.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah pendekatan  deskriptif-kualitatif. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa penyebab  masyarakat  Lhoong  Kabupaten  Aceh  Besar  bersikap  apatis terhadap  praktek  illegal  logging  adalah  karena  rendahnya  kesadaran masyarakat  dalam  menjaga  lingkungan.  Adanya  Pemuda  Gampong  yang memberanikan  diri  untuk  mengelola  Air  Terjun  Seuhom  sebagai  objek wisata  demi  menjaga  lingkungan  sekitarnya  dari  praktek  illegal  logging menjadi  ekosentrisme  yang  seharusnya  dikembangkan  oleh  Pemerintah juga  masyarakat.  Terutama  dalam  pemberdayaan  ekonomi  sebagai pengalihan  dari  praktek  illegal  logging.  Gerakan  pemuda  gampong  juga mengawali  adanya  pendetakan  adat,  seperti  aturan  adat  yang  diberikan oleh Panglima Gle di Gampong Krueng Kala untuk tidak memotong pohon kayu  50  meter  dari  wilayah  pinggiran  sungai  Krueng  Kala,  namun pendekatan  ini  perlu  dikembangkan  karena  praktek  illegal  logging melebihi  jangkauan  tersebut.  Pemerintah  Aceh  dan  Pemerintah Kabupaten  Aceh  Besar  harus  mengembangkan  konsep  pemberdayaan ekonomi  dan  pendekatan  adat  setempat  untuk  mencegah  terjadinya praktek illegal logging di Kecamatan Lhoong.Kata Kunci : Apatisme Masyarakat, Illegal Logging, Ekosentrisme. 
Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie Terhadap Kepuasan Masyarakat (Studi Tentang Proses Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik Tahun 2020) Irwadi Irwadi; Sufyan Sufyan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK, Pelayanan publik yang baik dapat dilihat dari sebuah kualitas pelayanan yang diberikan oleh aparatur pemerintahan kepada masyarakat dalam hal ini dengan melihat tingkat kepuasan yang dirasakan oleh masyarakat dalam proses administrasi kependudukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie terhadap tingkat kepuasan masyarakat dalam proses pembuatan kartu tanda penduduk elektronik. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan publik, teori good governance dan teori kepuasan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel berdasarkan teknik non-probability sampling dengan jenis Sampling Insident dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi dan kuesioner atau angket. Uji validitas menggunakan rumus Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan rumus Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari dimensi 9 indikator prosedur pelayanan dengan menggunakan rumus skala likert diperoleh nilai rata-rata tingkat kepuasan masyarakat sebesar 3,97 atau baik. Kesimpulan dan rekomendasi dalam penelitian ini adalah  untuk kualitas pelayanan yang diberikan oleh disdukcapil baik hal ini terlihat dari tingkat kepuasan masyarakat dalam memberikan penilaian pada 9 indikator yang menjadi tolak ukurnya keberhasilan dalam kualitas pelayanan, Saran dalam penelitian adalah untuk memenuhi kepuasan pelayanan yang dirasakan masyarakat maka hendaknya pelayanan tetap dimaksimalkan walaupun terkendala oleh beberapa fasilitas penunjang.The Effect of Public Service Quality at the Population and Civil Registration Office of Pidie Regency on Community Satisfaction (Study on the Process of Making Electronic Identity Cards in 2020)ABSTRACT Good public service can be seen from the quality of service provided by government officials to the community by looking at the level of satisfaction felt by the community in the population administration service process. This study aims to determine the effect of the quality of public services at the Department of Population and Civil Registration of Kabupat-en Pidie on the level of community satisfaction in the process of making electronic identity cards. This study uses the theory of public service quality, the theory of good governance and the theory of satisfaction. This study uses quantitative methods with sampling techniques based on non-probability sampling techniques with the type of incident sampling with a total of 100 respondents. The data collection technique is done by observation, documentation and questionnaires or questionnaires. The validity test uses the Product Moment formula and the reliability test uses the Cronbach's Alpha formula. The results showed that seen from the dimensions of 9 indicators of service procedures using the Likert scale formula, the average value of the level of community satisfaction was 3,97 or good. The conclusions and recommendations in this study are that the quality of service provided by Disdukcapil is good, this can be seen from the level of community satisfaction in providing an assessment of 9 indicators which are the benchmarks for success in service quality. This is due to insufficient support for the facilities and infrastructure. The suggestion in this research is to fulfill the service satisfaction felt by the community, so the service should be maximized even though it is constrained by several supporting facilities.
PERILAKUUPEMILIHHKOTAABANDAAACEH TERHADAP PARTAI NANGROE ACEH (PNA) PADA PEMILIHAN LEGISLATIF TAHUN 2019 Reci Farma Redha; Effendi Hasan; Mulia wati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku pemilih masyarakat Kota Banda Aceh terhadap Partai Nangroe Aceh (PNA) pada pemilihan legislatif tahun 2019 tidak mengalami peningkatan dari pada suara tahun 2014. Hal ini diduga adanya faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku tersebut, baik secara sosiologis, rasional maupun psikologis . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pemilih masyarakat Kota Banda Aceh terhadap Partai Nangroe Aceh (PNA) pada Pileg tahun 2019 dan untuk mengetahui pengaruh faktor sosiologi, rasional dan psikologis terhadap perilaku pemilih masyarakat Kota Banda Aceh terhadap Partai Nangroe Aceh (PNA) pada Pileg 2019. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitiannya korelasi. Sampel penelitian terdiri dari 100 orang pemilih. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pembagian koesioner skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pemili Kota Banda Aceh terhadap PNA pada pimilihan legislatif tahun 2019 tergolong dalam kategori tinggi yang ditandai hasil nlai koefisien korelasi sebesar thitung 0,771 dari ttabel 77,1%. Terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku pemilih dalam menentukan pilihannya terhadap PNA dalam Pileg Kota Banda Aceh tahun 2019 yaitu faktor sosiologis sebesar 36,7%, rasional sebesar 23,8%, dan faktor psikologis sebesar 29,0%. Kesimpulan bahwa perilaku pemilih kota Banda Aceh berpengaruh terhadap PNA. Pengaruh tersebut disebabkan oleh faktor sosiologi, rasional dan faktor psikologis.Kata Kunci: Perilaku Pemilih, Partai Nangroe Aceh (PNA) Pemilihan Legislatif.
PENINGKATAN ELEKTABILITAS PARTAI DAERAH ACEH (PDA) PADA PILEG TAHUN 2019 DI PROVINSI ACEH FARIDA HIDAYATI
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PDA merupakan salah satu partai politik lokal yang ada di Aceh dan sudah tiga kali mengikuti pemilu yaitu pada pemilu tahun 2009, 2014 dan 2019. Pada pemilu tahun 2019 PDA mengalami peningkatan perolehan suara sebanyak 21.262 suara dan memperoleh 3 kursi di tingkat DPRA. Hal ini dapat dilihat pada pemilu 2009 dan 2014 dimana PDA tidak pernah memperoleh kursi lebih dari 1 kursi selama mengikuti pemilu dan menyebabkan PDA harus tiga kali mengubah nama dari Partai Daulat Aceh, Partai Damai Aceh dan Partai Daerah Aceh agar dapat mengikuti pemilu, dikarenakan PDA tidak dapat melewati ambang batas. dimana pada pemilu 2009 dan 2014 PDA hanya merekrut pengurus maupun kadernya dari kalangan dayah, tetapi hal ini tidak berpengaruh terhadap perolehan suaranya, meskipun rakyat Aceh dikenal nuansa keulamaanya. sedangkan pada pemilu 2019 PDA mulai merekrut orang-orang non dayah yang dijadikan sebagai pengurus maupun kader yaitu terdiri dari kalangan umum seperti pengusaha, akademisi, anak muda maupun mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan elektabilitas PDA Tahun 2019 serta    pola rekrutmen calon Legislatif  PDA pada pemilu tahun 2019 di provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini yaitu data primer dan sekunder yang langsung didapatkan dari wawancara di lokasi penelitian atau objek penelitian. Untuk memperoleh data sekunder melalui penafsiran terhadap buku-buku, jurnal, berita dan bacaan-bacaan yang terkait dengan masalah. Hasil penelitian menunjukan bahwa PDA mengalami peningkatan pemilu tahun 2019, hal ini dikarenakan PDA (1) membuka kader ataupun kepengurusan dari kalangan umum, (2) memperluas sosialisasi politik oleh kader atau kepengurusan partai, (3) menggunakan media sosial. Pola  dalam perekrutan kader maupun kepengurusan mulai dari masyarakat umum mahasiswa, pemuda, akademisi dan juga pengusaha.Meningkatakan atau melakukan kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat dari kalangan umum maupun dayah.Kata Kunci: DPP PDA, peningkatan elektabilitas, pola rekrutmen.
ANALISIS PENURUNAN PEROLEHAN SUARA ANGGOTA DPD RI DAPIL ACEH PADA PEMILU TAHUN 2019 (Studi Kasus Penurunan Perolehan Suara Fachrul Razi) Yusril Yuwanda; Mulia wati; Iqbal Ahmady
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) adalah lembaga negara baru dalam struktur ketatanegaraan Indonesia, yang merupakan hasil dari amandemen Undang- Undang Dasar 1945, Fachrul Razi merupakan anggota DPD RI Dapil Aceh periode 2014-2019 dan periode 2019-2014. Pemenangan Fachrul Razi pada pemilu tahun 2014 tidak terlepas dari pengaruh besar Partai Aceh dan Eks Kombatan GAM, sedangkan pada tahun pemilu tahun 2019 Fachrul Razi mengalami penurunan perolehan suara yang signifikan, Hal ini tidak terlepas dari kurangnya dukungan yang berikan Partai Aceh dan Eks Kombatan GAM yang diduga ada faktor kececewaan karena ada janji-janji yang tidak terealisasi dan terakomodir pada periode tahun 2014-2019. Dan Fachrul Razi tidak merawat ketokohan nya sebagai anggota DPD RI dan tidak menciptakan kebersamaan ya dengan Eks Kombatan GAM yang memiliki peran penting pada pemenangnya di periode 2014-2019. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apa faktor penyebab menurunnya suara Fachrul Razi apda Pemilu tahun 2019 dan bagaimana proses komunikasi politik Fachrul Razi dengan Eks Kombatan GAM. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan data dikoleksi melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Penelitian menggunakan teori Komunikasi Politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor penyebab menurunnya suara Fachrul Razi pada Pemilu tahun 2019 disebabkan beberapa faktor diantaranya Fachrul Razi tidak mendapat panggung Partai Aceh dan dukungan dari Eks Kombatan GAM, Penurunan basis suara pendukung, dan gagal Fachrul Razi membangun komunikasi politik dengan Eks Kombatan GAM. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Fachrul Razi tidak menempatkan janji-janji politiknya di periode tahun 2014-2019 selama menjabat 5 tahun di tingkat DPD RI, Dan Fachrul tidak melancarkan komunikasi politik nya dan memerhatikan Eks Kombatan pada periode tahun 2014-2019 sehingga pada pemilu tahun 2019 tidak mendapatkan dukungan secara penuh dari Eks Kombatan seperti pada tahun 2014.
PERILAKU KOMUNIKASI INTERPERSONAL PECANDU GAME ONLINE PUBG MOBILE (STUDI PADA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI FISIP USK) Temas Miko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini membahas tentang perilaku komunikasi interpersonal pecandu game online PUBG Mobile dan akan menggunakan model keterampilan sosial milik Riggio dan Reichard (2008). Pada model keterampilan Riggio dan Reichard menjelaskan tiga model keterampilan sosial serta tiga keterampilan emosi. Keterampilan tersebut, masing-masing terdapat pada domain emosional (keterampilan emosional) serta pada domain verbal (keterampilan sosial). Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif. Data yang dikumpulkan menggunakan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kecanduan game online PUBG Mobile menjadi salah satu penyebab keterampilan sosial seseorang menjadi tidak baik. Candu terhadap game online mempengaruhi keterampilan sosial seseorang. Para informan menghabiskan waktu rata-rata selama kurang lebih 8-9 jam dalam sehari. Informan banyak menghabiskan waktu bermain game online sehingga menyebabkan kesempatan untuk terlibat dalam interaksi sosial yang efektif menjadi berkurang. Hal ini mengakibatkan para informan menjadi kurang percaya diri serta menjadi pribadi yang pendiam dan tertutup. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan agar pecandu bisa membatasi durasi dalam bermain game online, peran dari orang tua serta pemerintah dalam memperhatikan para pecandu game online, serta menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Pecandu Game Online, PUBG Mobile, Keterampilan Sosial
ANALISIS TRANSPARANSI PEMERINTAHAN GAMPONG KRUENG MANGKOM KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA DALAM PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) Wanda Sari; Novita Sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 7, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK. Gampong Krueng Mangkom merupakan sebuah gampong kecil dan terpencil yang terletak di Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya. Dalam proses Alokasi Dana Desa (ADD) pemerintahan gampong di indikasi melakukan penyelewengan dengan tidak melibatkan partisipasi masyarakat dalam  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dalam pengelolaan dana desa di gampong tersebut. Aparatur gampong sebagai pelaku pemerintahan tingkat desa tidak menerapkan aspek transparansi dalam proses pengalokasian dana desa, dimana tidak adanya keterbukaan, ketersediaan informasi dan jaminan akses kepada masyarakat. Proses penganggaran dana desa di Gampong Krueng Mangkom tidak sesuai prioritas dan tidak tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana mekanisme pengelolaan dana desa di Gampong Krueng Mangkom dan faktor apa saja penyebab rendahnya partisipasi masyarakat. Adapun pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis  penelitian ini menggunakan Teori Politik Anggaran, Teori Partisipasi Masyarakat dan Konsep Transparansi. Teknik pengumpulan data primer melalui wawancara langsung dengan informan, sedangkan data sekunder melalui dokumentasi atau kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mekanisme pengelolaan alokasi dana desa di Gampong Krueng Mangkom hanya mampu mempertanggung jawabkan kelengkapan berkas dan administrasi saja, faktor penyebab rendahnya partisipasi masyarakat dalam ADD dikarenakan hubungan aparat desa dengan masyarakat kurang kuat karena adanya pihak pendukung dan pihak oposisi yang menentang pemerintah desa. Disarankan kepada pemerintahan Gampong Krueng Mangkom dapat mengelola ADD sesuai dengan prosedur, menerapkan aspek transparansi dan dapat melibatkan seluruh masyarakat dalam Musrembang dan Masyarakat Gampong Krueng Mangkom untuk dapat lebih berusaha dalam me-monitoring atau melakukan pengawasan terhadap Pemerintahan Gampong dalam mengelola ADD serta lebih berperan aktif  dan melibatkan diri dalam setiap kegiatan. Kata Kunci : Alokasi Dana Desa, pemerintahan Krueng Mangkom, transparansi, partisipasi masyarakatTitle : TRANSPARENCY ANALYSIS OF GAMPONG KRUENG MANGKOM GOVERNMENT, SEUNAGAN DISTRICT, NAGAN RAYA REGENCY IN MANAGEMENT OF VILLAGE FUND ALLOCATION (ADD) ABSTRACT. Krueng Mangkom Village is a small and remote village located in Seunagan District, Nagan Raya Regency. Where in the Village Fund Allocation (ADD) process the gampong government is indicated to have committed fraud by not involving community participation in the Development Planning Deliberation (Musrembang) in managing village funds in the gampong. The gampong apparatus as village level government actors do not apply the transparency aspect in the process of allocating village funds, where there is no openness, availability of information and guaranteed access to the community. The village fund budgeting process in Krueng Mangkom Village is not in accordance with priorities and is not on target. This study aims to see how the mechanism for managing village funds in Krueng Mangkom Village is and what factors are the causes of low community participation. The research approach uses a qualitative approach. The analysis of this research uses Political Budget Theory, Public Participation Theory and the Concept of Transparency. Primary data collection techniques through direct interviews with informants, while secondary data through documentation or literature. The results of this study indicate that the mechanism for managing village fund allocations in Krueng Mangkom Village is only able to account for the completeness of files and administration, the factor causing the low community participation in managing the ADD is because the relationship between village officials and the community is not strong because of the support and the opposition against the village government. It is suggested that the Krueng Mangkom Gampong government can manage the Village Fund Allocation in accordance with procedures, apply transparency aspects and can involve the whole community in Musrembang and the Krueng Mangkom Gampong Community to be able to put more effort in monitoring or supervising the Gampong Government. in managing ADD as well as being more active and involved in every activity. Keywords: Village Fund Allocation, Krueng Mangkom government, transparency, community participation 

Page 85 of 102 | Total Record : 1018