cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Strategi Komunikasi Antarpribadi Orang Tua dengan Anak dalam Menanamkan Penggunaan Bahasa Ibu (Studi Deskriptif pada Orang Tua dan Anak di Lingkungan Desa Rima Kenerum Kecematan Pekan Bada Aceh Besar) Arifuddin Arifuddin; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.683 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul strategi komunikasi antar pribadi orang tua dengan anak dalam menanamkan penggunaan bahasa ibu di lingkungan Desa Rima Kenerum, Kecamatan Pekan Bada Aceh Besar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi antar pribadi orang tua dengan anak dalam menanamkan penggunaan bahasa ibu di lingkungan Desa Rima Kenerum, Kecamatan Pekan Bada Aceh Besar. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan  wawancara dan observasi terhadap informan masyarakat Desa Rima Kenerum. Wawancara dilakukan terhadap delapan informan dengan menetapkan sejumlah kriteria yaitu masyarakat yang berdomisili di Desa Rima Kenerum Kecamatan Pekan Bada Aceh Besar, Penelitian ini hanya melihat komunikasi atntarpribadi orangtua (Ayah dan Ibu) anak dalam memberikan pengetahuan bahasa daerah, Orang tua (ayah dan ibu) yang berusia 20 tahun hingga 70 tahun dan dalam suatu keluarga dipilih satu orang anak yang berusia dibawah 20 tahun untuk dijadikan informan. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa strategi komunikasi antar pribadi orang tua dengan dilakukan dengan menanamkan strategi komunikasi dengan menggunakan bahasa ibu dalam setiap kesempatan di dalam keluarga. Ada banyak hal yang dilakukan oleh orang tua dalam menanamkan bahasa ibu. Salah satunya orang tua berbicara di depan anak menggunakan bahasa Aceh, hanya ketika ada kata-kata yang sulit untuk dipahami oleh anak maka akan digunakan bahasa Indonesia. Adanya sikap kesetaraan dan empati antara orang tua dengan anak dalam menanamkan penggunaan bahasa ibu berkomunikasi. Menunjukkan sikap keterbukaan dalam berkomunikasi terhadap penggunaan bahasa ibu yang ditunjukkan dari sikap orang tua yang ketika ditanya oleh anak akan menjelaskan berbagai hal.Kata Kunci: Komunikasi Antar pribadi, Bahasa Ibu, StrategiABSTRACTThis research Interpersonal Communication Strategies beetwen Parents and Children in Embedding the Use of the Mother Tongue in the village of Rima Kenerum, Peukan Bada Subdistric of Aceh Besar. The aim of this research is to find out the interpesonal communication strategies used beetween parents and children in embedding the use of the mother tounge in the village of Rima Kenerum, Peukan Bada subistric of Aceh Besar. The approach used in this research is descriptive qualitative method. Data collection techniques used were interview and observation to the informan from the society of Rima Kenerum village. The interviews were conducted with eight informants by setting a number of criteria that the people who live in the village of Rima Kenerum Pekan Bada subdistrict of Aceh Besar. This research is only look at the interpersonal communication between parents (father and mother) and children in providing knowledge of the local language, parents (father and mother) were aged 20 years to 70 years and in families will be selected only one child under 20 years to be informant. This study showed that the strategy of inter-personal communication between parent and child is done by embedding a communications strategy using mother tongue in every occasion in the family. The existence of attitude of equality and empathy between parents and children in embedding the use of the mother tongue in communication. There are many things that parents do in implanting the mother tongue. One parent speaks in front of the child using the language of Aceh, only when there are words that are difficult to understand by the child will be used in Indonesian language. It shows the extrovert attitude in communicating toward the use of the mother tongue as indicated by the attitude of parents that when asked by the child will explain various things.Keyword: Interpersonal Communication, Mother Tounge, Strategy 
Upaya dan Kendala Panwaslih Kabupaten Bireuen Dalam Mengungkapkan Kasus Money Politik Pilkada 2017 di Kabupaten Bireuen Rangga Yolanda; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.981 KB)

Abstract

ABSTRAK Pilkada di kabupaten Bireuen tahun 2017 telah terjadi pelanggaran pidana terkait money politic, praktik politik uang ini berhasil diungkap oleh Panwaslih kabupaten Bireuen berdasarkan laporan Zullfikar Muhammad. Pelaku money politic yang dilakukan Rini Yati Bin Hamzah Abdullah, di gampong Meunasah Dayah Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Praktik politik yang terjadi telah dilaporkan ke Panwaslih Bireuen dan sudah sampai ke Pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan pihak Panwaslih Bireuen telah melakukan upaya dalam mengungkap kasus politik uang yang terjadi di Bireuen, diantaranya: 1.) Upaya dilakukan dalam mengungkap kasus money politic, yaitu; Pertama, bersinergi dengan lembaga pemantau dan melakukan sosialisasi secara menyeluruh untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam fungsi pengawasan yang partisipatif; Kedua, meningkatkan pengawasan berupa pencegahan dan penindakan secara akurat dan transparan serta memperkuat sistem kontrol dalam satu menajemen pengawasan yang terstruktur, sistematis, dan intergratif; Ketiga, melaksanakan Bimtek untuk peningkatan SDM Panwaslih dalam menyelesaikan sengketa yang terjadi dengan pola dan metode pengawasan yang efektif serta terkait dengan tindak lanjut pengaduan yang diterima berdasarkan laporan; Keempat, meningkatkan sinergi kelembagaan terkait kerjasama dengan Gakkumdu dalam mengungkap kasus money politic. 2.) Kendala Panwaslih dalam mengungkap kasus money politic pada Pilkada tahun 2017 di Kabupaten Bireuen, meliputi: Pertama, kendala yang bersifat prosedural, seperti mekanisme penanganan yang mengharuskan Panwaslih melapor ke pihak terkait, melalui Sentra Gakkumdu. Kedua, minimnya anggaran serta kualitas SDM terkait dengan tugasnya sebagai pengawas yang dimiliki pengawas di tingkat Panwaslihcam dan PPL. Ketiga, Panwaslih tidak bisa membangun jaringan kuat melakukan investigasi kasus money politic, tidak adanya saksi, kurangnya bukti pelanggaran politik uang yang terjadi dalam Pilkada tahun 2017 di Kabupaten Bireuen. Kesimpulan, kasus praktik politik uang berhasil diungkap oleh Panwaslih Bireuen dilakukan Rini Yanti Bin Hamzah yang terjadi di Kabupaten Bireuen. Pengadilan Negeri Bireuen, menjatuhkan vonis 1 tahun tidak dikurung dengan masa percobaan 2 tahun kepada Rini Yanti Bin Hamzah, pelaku kasus money politic pada Pilkada Bireuen tahun 2017. Kata Kunci: Panwaslih, Upaya, Mengungkapkan Kasus, Money Politic Efforts And Constraints Panwaslih Bireuen District In Disclosing The Case Of Money Politics In Elections In 2017 Bireuen District ABSTRACT Pilkada in Bireuen district in 2017 has been a criminal offense related to money politic, money politics practice was successfully revealed by Panwaslih Bireuen district based on reports Zullfikar Muhammad. Money politic perpetrators conducted Rini Yati Bin Hamzah Abdullah, in the village Meunasah Dayah District Juang City, Bireuen District. The political practices that have taken place have been reported to Panwaslih Bireuen and have reached the Court. The results showed Panwaslih Bireuen party has made efforts in uncovering the case of money politics that occurred in Bireuen, including: 1.) Efforts made in uncovering cases of money politics, namely; First, synergize with monitoring institutions and conduct a thorough socialization to increase community involvement in participatory oversight functions; Second, to improve supervision in the form of prevention and action of accurately and transparently and to strengthen the control system in a structured, systematic, and intergrative supervision management; Third, implement Bimtek for the improvement of Panwaslih human resources in resolving disputes that occur with effective supervisory patterns and methods as well as related to follow-up of complaints received on the basis of reports; Fourth, to increase institutional synergy related to cooperation with Gakkumdu in exposing money politic case. 2.) Constraints Panwaslih in uncovering the case of money politics in elections in 2017 in Bireuen District, including: First, procedural constraints, such as handling mechanisms that require Panwaslih report to the relevant parties, through Sentra Gakkumdu. Secondly, the lack of budget and the quality of human resources are related to their duties as supervisors owned by supervisors at Panwaslihcam level and PPL. Thirdly, Panwaslih can not build a strong network to investigate money politic cases, absence of witnesses, lack of evidence of violations of money politics that occurred in elections in 2017 in Bireuen District. In conclusion, the case of money politics practice was revealed by Panwaslih Bireuen conducted by Rini Yanti Bin Hamzah that happened in Bireuen Regency. Bireuen District Court, sentenced a 1-year sentence not to be confined with a two-year probation to Rini Yanti Bin Hamzah, money politic perpetrator in Bireuen elections in 2017. Keywords: Panwaslih, Effort, Uncovering Case, Money Politic
MOTIVASI PENGGUNAAN SMARTPHONE DALAM INTERAKSI SOSIAL ANAK MUDA. (Analisis Terhadap Penggunaan Smartphone Dalam Menyampaikan Informasi Positif Dalam Kalangan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala) Ikram Fuadi; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKIKRAM FUADI2017MOTIVASI PENGGUNAAN SMARTPHONE DALAM INTERAKSI SOSIAL ANAK MUDA (Analisis Terhadap Penggunaan Smartphone Dalam Menyampaikan Informasi Positif Dalam Kalangan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi  Universitas Syiah Kuala) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala. (vii, 86), pp., bibl,. app.Drs. Amsal Amri, M.pd.Smartphone merupakan sebuah teknologi terbaru sebagai media komunikasi bagi manusia di era dewasa ini. Smartphone banyak digunakan oleh para mahasiswa dalam rangka mengakses informasi yang positif dalam menunjang studi perkuliahan yang sedang ditempuh. Kehadiran smartphone telah membantu para mahasiswa dalam membangun interaksi sosial yang serta sebagai media untuk mendapatkan dan menyalurkan informasi edukasi yang bermanfaan bagi kelangsungan studi kuliah sehingga diharapkan kelulusan studi tepat pada waktu yang telah ditentukan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi mahasiswa dalam penggunaan smartphone dalam menyampaikan informasi dikalangan mahasiswa/i ilmu komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala dan untuk mengetahui dampak penggunaan smartphone oleh mahasiswa/i ilmu komunikasi FISIP Universitas Syiah Kuala dalam berinteraksi melalui smartphone sebagai alat memperoleh informasi dalam rangka mencapai hasil yang positif dalam perkuliahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif mengenai motivasi penggunaan smartphone  dalam interaksi sosial anak muda: studi terhadap mahasiswa jurusan ilmu komunikasi fakultas ilmu sosial dan politik universitas syiah kuala. Data diperoleh melalui sumber data primer dan data skunder, data primer melalui penelitian lapanganya itu dengan wawancara informan. Sedangkan data sekunder melalui penelitian kepustakaan yaitu dengan dokumen-dokumen, buku-buku dan bacaan-bacaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone dalam interaksi sosial anak muda sebuah studi kasus pada mahasiswa jurusan ilmu komunikasi cukup efektif karena sebagian besar mahasiswa sudah memanfaatkan smartphone untuk membangun komunikasi dengan teman sejawat baik yang jauh maupun yang dekat. Disamping itu motivasi penggunaan smartphone mengakses informasi penunjang studi perkuliahan dan eksistensi smartphone telah memberikan nilai yang positif dalam mengakses informasi studi perkuliahan atau informsi edukasi sudah cukup memuaskan karena sudah banyak mendukung aktivitas mahasiswa. Mahasiswa ilmu komunikasi memanfaatkan smartphone untuk mengakses informasi edukasi seperti, portal akademik, wikipedia, kamus online offline, ebook, e-journal dan situs berita Kata Kunci : Smartphone, Motivasi, Interaksi Sosial Anak MudaMOTIVATION OF USE OF SMARTPHONE IN SOCIAL INTERACTION OF YOUNG CHILDREN  (Analysis of Smartphone Usage in Delivering Positive Information Among Students of Communication Sciences Department of Syiah Kuala University)ABSTRACT  Smartphone is a new technology as a medium of communication for people in this era. Smartphones are widely used by students in order to access positive information in supporting the study lectures being pursued. The presence of smartphones has helped the students in building social interaction as a medium for obtaining and channeling educational information that is beneficial to the continuity of study lectures so that the study is expected to graduate on time.This study aims to determine the motivation of students in the use of smartphones in conveying information among students of communication science FISIP Syiah Kuala University and to determine the impact of smartphone usage by communication science students FISIP Syiah Kuala University in interacting via smartphone as a means of obtaining information in order to achieve positive results in lectures.This study uses qualitative method with descriptive approach about motivation of smartphone usage in social interaction of young man: study of students majoring in communication science faculty of social and political sciences Syiah Kuala University. The data were obtained through primary and secondary data sources, primary data through the field research with informant interviews. While the secondary data through literature research that is with documents, books and related reading.The results showed that the use of smartphones in the social interaction of young people a case study on students of communication science majors quite effective because most students have used the smartphone to build communication with colleagues both distant and close. In addition, the motivation of using smartphones to access the supporting information of study lectures and the existence of smartphones has provided a positive value in accessing lecture study information or educational information has been quite satisfactory because it supports a lot of student activities. Communication science students use smartphones to access educational information such as, academic portals, wikipedia, online dictionary offline, ebook, e-journal and news sites.
KEBIJAKAN PEMERINTAH NAGAN RAYA DALAM PENYELESAIAN KONFLIK LAHAN (STUDI KASUS DESA COT RAMBUNG KECAMATAN KUALA PESISIR DENGAN PT. FAJAR BAIZURY & BROTHERS) siti Masyitah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.425 KB)

Abstract

Berbicara tentang sebuah konflik dalam suatu daerah merupakan suatu akibat yang lahir karena masalah yang tidak terselesaikan, permasalahan ini terus berlanjut dan berkembang menjadi sebuah isu yang akhirnya terjadi gesekan sosial dan berujung pada bentrokan. Tidak bisa di pungkiri bahwa sengketa lahan yang terjadi antara masyarakat Cot Rambong dengan PT. Fajar Baizury Brothers merupakan sebuah kasus lama yang belum terselesaikan sampai saat ini. Sengketa lahan ini terjadi akibat izin HGU yang di berikan pemerintah kepada perusahaan melebihi kesepakatan sehingga mesyarakat menilai bahwa perusahaan telah menyerobot tanah mereka. Sampai saat ini kasus sengketa lahan ini belum dapat selesaikan oleh pemerintah.Adapun tujuan penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan faktor-faktor apa saja penyebab terjadinya konflik antara masyarakat Desa Cot Rambong dengan PT. Fajar Baizury, menganalisis kebijakan pemerintah dan pihak lembaga yang terkait dalam menangani penyelesaian konflik lahan antara masyarakat Desa Cot Rambong dengan PT. Fajar Baizury. Dalam penelitian ini peneliti mengunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang artinya metodologi kualitatif ialah suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.Dalam hal ini disebut kualitatif karena sifat data dikumpulkan adalah data kualitatif. Metode kualitatif menghasilkan data deskriptif, baik berupa kata-kata ungkapan tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa benar adanya konflik lahan yang terjadi antara masyarakat dan PT. Fajar Baizury Brothers, mediasi adalah salah satu cara untuk menyelesaikan konflik ini ,dan menumpuh jalur hukum adalah suatu jalan yang tepat dalam menyelesaikan kasus ini. Dari kesimpulan penelitian yang peneliti lakukan maka dapat diambil kesimpulan dalam menyelesaikan masalah sengketa lahan ini, peneliti menyarankan pihak yang bersengketa terus melakukan mediasi dengan melibatkan mediator yang relevan sehingga menimbulkan rasa percaya kedua belah pihak yang berkonflik dan pihak yang merasa dirugikan harus menempuh jalur hukum yang telah di sediakan oleh pemerintah. NAGAN RAYA GOVERNMENT POLICY IN RESOLVING LAND DISPUTE (A CASE STUDY AT COT RAMBONG VILLAGE KUALA PESISIR SUB-DISTRICT WITH FAJAR BAIZURY BROTHERS COMPANY) A conflict in an area is an effect rises because of unresolved problem; this problem may continue and become an issue which finally be a social friction and end up as a clash. It could not be denied that land dispute which was occurred between Cot Rambong villagers and Fajar Baizury Brothers Company was an old case which was not resolved yet. This disputed land occurred because the Cultivation Right given by the Government to the company is not appropriate with the deal. Until these current days, this land dispute issue has not resolved yet by the government. The aim of this research is to describe the causes factors of the conflict between Cot Rambong villagers with Fajar Baizury Company, to analyze the government principal and related institution in solving the conflict between Cot Rambong villagers and Fajar Baizury Company. In this research, the researcher used descriptive qualitative research in which qualitative methodology used as a research procedure to produce descriptive data in the written form from the people and behavior observed. In this sense, this research is a qualitative research because the data was collected in data qualitative form. Qualitative method produces descriptive data, both in written expression and spoken utterances from the people and observed behavior. The result of this research showed it was true that land dispute occurred between the society and Fajar Baizury Brothers Company, the mediation is one of the ways to solve this conflict, and taking the legal action is one of the appropriate ways to resolve this conflict. From the conclusion of the research conducted by the researcher suggests to the disputed party to continually do mediation by involving the relevant mediator to raise trust from both conflicted party and those who feel disadvantage must take legal action provided by the government.
NILAI MORAL TOKOH ANAK DALAM FILM HAFALAN SURAT DELISA Hikmah Muliadi; Dr. Hamdani M Syam, M.A.; Nur Anisah, M.Si
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK“Analisis Semiotik Nilai Moral Anak Tokoh Delisa dalam film Hafalan Shalat Delisa”. Latar belakang dari penelitian ini adalah adanya asumsi bahwa karya film tidak hanya menjadi sebuah karya seni yang dapat menghibur saja, namun dapat menjadi salah satu sarana untuk mendidik. Perkembangan dunia mengarah kepada perkembangan dunia pendidikan untuk dapat lebih kreatif dalam menggunakan dan memanfaatkan media pembelajaran. Permasalahan nilai moral merupakan hal yang sangat penting untuk dibahas. Oleh karena itu, film hafalan Shalat Delisa menjadi objek dalam penelitian ini. Hafalan Shalat Delisa merupakan film drama Indonesia yang disutradarai oleh Sony Gaokasak. Film ini menceritakan tentang seseorang anak kecil bernama Delisa berusia 6 tahun yang ingin sekali menghafal bacaan shalat. Bencana Tsunami datang dan membuat delisa harus kehilangan hafalannya. Selang beberapa saat setelah bencana itu, Delisa bangkit dan kembali menghafalkan bacaan shalat. Hal ini membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini menganalisis tentang nilai moral anak yang ada dalam film Hafalan Shalat Delisa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui moral anak yang terkandung dalam film Hafalan Shalat Delisa. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan teknik analisis model Roland Barthes, langkah-langkahnya menemukan makna Denotasi dan Konotasi. Penelitian ini menggunakan teori moral dasar bagi anak dari Pam Schiller dan Tamera Bryant. Hasil dari penelitian ini adalah menemukan pesan moral anak yang terdapat pada Delisa dalam film Hafalan Shalat Delisa ada 11, yaitu: kepedulian dan empati, kerja sama, berani, keteguhan hati dan komitmen, suka menolong, kejujuran dan integritas, mandiri dan percaya diri, loyalitas, rasa bangga, banyak akal, dan sikap respek.Kata Kunci: Analisis Semiotik, Nilai Moral, Roland Barthes, Pam Schiller dan Tamera BryantMORAL VALUES OF CHILDREN IN THE FILM OF HAFALAN SURAT DELISAABSTRACT"Semiotic Analysis of Moral Values of Children of Delisa in the film Hafalan Salat Delisa". The background of this research is the assumption that the work of the film is not only a work of art that can entertain only, but can be one means to educate. The development of the world leads to the development of the world of education to be more creative in using and utilizing learning media. The issue of moral values is very important to discuss. Therefore, the recitation film of Delilah Prayer became the object in this study. Hafalan Surat Delisa is an Indonesian drama film directed by Sony Gaokasak. This film tells about a little boy named Delisa 6 years old who wanted to memorize the reading of prayer. Tsunami disaster came and made delisa had to lose her memorization. After a few moments after the disaster, Delisa got up and went back to memorizing the prayer readings. This makes the authors interested in doing this research. This study analyzes the moral values of children in the film Hafalan Shalat Delisa. The purpose of this study is to determine the moral of children contained in the film Hafalan Shalat Delisa. This study uses the method of documentation and analysis techniques of Roland Barthes model, the steps to find the meaning Denotasi and Konotasi. This research uses the basic moral theory for children from Pam Schiller and Tamera Bryant. The result of this research is to find the moral message of children found in Delisa in Hafalan Shalat Delisa movie, and there are 11 values, namely: caring and empathy, cooperation, courage, courage and commitment, helpfulness, honesty and integrity, self-reliance and self-confidence, loyalty, pride, resourcefulness, and respect.Keywords: Semiotic Analysis, Moral Value, Roland Barthes, Pam Schiller and Tamera Bryant
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI QR CODE (Studi Sosialisasi Oleh Harian Serambi Indonesia dan Pemahaman Masyarakat Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh) Dedek Arianti; Mahyuzar Mahyuzar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjudul “Efektivitas Penggunaan Aplikasi Qr Code (Studi Sosialisasi Oleh Harian Serambi Indonesia dan Pemahaman Masyarakat Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh)”. Koran merupakan salah satu media untuk mendapatkan informasi, terbatasnya jumlah halaman menyebabkan tidak semua informasi dapat dimuat. Pemanfaatan aplikasi QR Code merupakan inovasi yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut. Penelitian ini fokus pada penggunaan QR Code oleh masyarakat dan pelanggan harian Serambi Indonesia. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sosialisasi penggunaan aplikasi QR Code oleh pengelola harian Serambi Indonesia dan bagaimana pemahaman masyarakat kecamatan Kuta Alam Banda Aceh terhadap penggunaan aplikasi QR Code.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang menjelaskan fenomena sedalam-dalamnya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian deskriptif yang bertujuan membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat tentang fakta, populasi dan objek tertentu.Penelitian ini menggunakan teori Uses and Gratifications. Subjek dalam penelitian ini adalah pengelola harian Serambi Indonesia dan masyarakat kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dokumentasi. Informan dipilih dengan menggunakan teknik bola salju (snowball sampling) yaitu sumber data pada awalnya sedikit namun lama-lama menjadi besar hinggah jenuh.Hasil penelitian ini ialah aplikasi QR Code yang tertera pada harian Serambi Indonesia belum efektif dikarenakan delapan dari sembilan informan tidak tertarik dan tidak paham cara menggunakan aplikasi QR Code tersebut. Harian Serambi Indonesia telah melakukan sosialisasi aplikasi QR Code  namun belum maksimal.       ABSTRACT The research entitled “The Effectivity of Using QR Code Application (Socialization Study Conducted by Serambi Indonesia Newspaper and the Understanding of Kuta Alam Citizen of Banda Aceh)”. Newspaper is a media to gain information, but not all of the information written due to the page-limit. The QR Code Application is an innovation to overcome the problem. The focus of this research was on the citizen and Serambi Indonesia’s readers. The aim of the research was to determine the use of QR Code application that socialized by the manager of Serambi Indonesia Newspaper and how the Kuta Alam citizen of Banda Aceh understood the way to use QR Code Application.The approach used in this research was qualitative which explained a comprehensive phenomenon. The research design used was descriptive which aimed to conduct a systematic, factual and accurate description about the fact, population and certain object.This research used the ‘Uses and Gratifications’ theory. The subject was the manager of Serambi Indonesia newspaper and the citizen of Kuta Alam, Banda Aceh. The collection data technique used were observation, interview, and documentation. The informant selected by using the snowball sampling that the data source was merely a few number at the beginning but increased until it was enough.The result of the research highlighted that the QR Code provided on the Serambi Indonesia newspaper was not effective because eight out of nine informants were not interested and did not understand how to use the QR Code. The Serambi Indonesia newspaper had socialize the QR Code application but it had not yet been maximal
Strategi Komunikasi Pemasaran Harian Rakyat Aceh dalam Meningkatkan Oplah Ariful Azmi Usman; Nur Anisah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.59 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul "Strategi Komunikasi Pemasaran Harian Rakyat Aceh dalam Meningkatkan Oplah". Fokus penelitian ini menitik beratkan pada analisis strategi komunikasi pemasaran untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam Harian Rakyat Aceh. Terdapat juga di dalamnya, kendala yang dihadapi dalam menjalankan strategi komunikasi pemasaran. Berdasar pada tujuan dan fokus penelitian, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Dimana masalah yang diselidiki akan dipecahkan dengan menggambarkan, menuliskan, memaparkan subjek atau ojek penelitian berdasarkan fakta yang tampak dan tidak mengurangi sebagaimana adanya. Data dan informasi diperoleh melalui wawancara pada dan observasi pada enam orang karyawan di Harian Rakyat Aceh yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan, Harian Rakyat Aceh menargetkan pembaca baru dari kalangan komunitas dan anak muda. Hal ini dilakukan melihat media pesaing tidak menggunakan strategi yang sama. Mengenai pelanggan, Harian Rakyat Aceh sedang menunggu waktu yang tepat untuk muncul lebih kuat di permukaan. Karena saat ini, Harian Rakyat Aceh sedang dalam pengembangan ke arah yang lebih maju, termasuk di dalamnya dalam hal penambahan saluran distribusi dan peningkatan kualitas produk.Keywords: Strategi Komunikasi Pemasaran, Media Massa, Harian Rakyat Aceh, Oplah.Communication Strategy of Harian Rakyat Aceh Marketing in Increasing the CirculationThis research entitled "Strategi Komunikasi Pemasaran Harian Rakyat Aceh dalam Meningkatkan Oplah". The focus of this research is on analysis of marketing communication strategy used in Harian Rakyat Aceh. Including obstacles encountered in executing marketing communication strategy. Based on the purpose and focus of research, the method used in this study using descriptive approach. Where the problem under investigation will be solved by describing, writing down, exposing the subject or object of research on the basis of apparent facts and not reducing as is. Data and information were obtained through interviews and observations of six employees of Harian Rakyat Aceh who were selected using purposive sampling techniques. The results show Harian Rakyat Aceh targeting new readers from the community and young people. This is done looking at competitor media not using the same strategy. Regarding customers, Harian Rakyat Aceh is waiting for the right time to appear stronger on the surface. For now, Harian Rakyat Aceh is in development in a more advanced direction, including in terms of adding distribution channels and improving product quality.Keywords: Strategi Komunikasi Pemasaran, Media Massa, Harian Rakyat Aceh, Oplah.
STRATEGI KOMUNIKASI BPJS KETENAGAKERJAAN DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENGGUNA JASA PROGRAM BPJS KETENAGAKERJAAN DI KOTA BANDA ACEH Nof Miranda Wahyudi; Mahyuzar Mr
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.269 KB)

Abstract

ABSTRAK, Jaminan sosial sudah menjadi salah satu kebutuhan bagi masyrakat yang Indonesia saat ini. Penggunaan jaminan sosial bertujuan untuk memproteksi diri dari masalah ekonomi apabila terjadi sesuatu kepada penggunanya. Salah satu jaminan sosial yang sudah menjadi program Pemerintah Indonesia adalah Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan. Penelitian ini membahas tentang bagaimana strategi komunikasi yang digunakan BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan jumlah pengguna jasa program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan di Kota Banda Aceh. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, peneliti menganalisis hasil penelitian dengan bantuan teori AIDDA oleh Wilbur Schramm. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan BPJS Ketenagakerjaan yang berperan penting dalam mengatur strategi komunikasi dimasyarakat dan peserta BPU (Bukan Penerima Upah) program BPJS Ketenagakerjaan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan oleh BPJS Ketenagakerjaan cabang Banda Aceh sudah efektif, dikarenakan telah memenuhi lima elemen dari teori AIDDA yaitu Attention (perhatian), Interest (ketertatikan), Desire (keinginan), Decision (keputusan), dan Action (tindakan). Dalam penerapan strategi komunikasinya, BPJS ketenagakerjaan melakukan sosialisasi untuk membentuk perhatian hingga melakukan tidakan penggunaan program nya oleh masyarakat. Yang dilihat dari penampilan, penyampaian pesan (cara berkomunikasi), alat-alat media pendukung dan lainnya. Sehingga menimbulkan kesan baik dimata peserta dan akhirnya tertarik mendaftar program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Kata Kunci: Jaminan Sosial, BPJS Ketenakerjaan, Teori AIDDABPJS KETENGAKERJAAN COMMUNICATION STRATEGY IN INCREASING CONSUMENTS BPJS KETENAGAKERJAAN IN BANDA ACEH CITYABSTRACT, Social insurance has became one of the needs Indonesian society nowadays. The use of social insurance aims to protect from economic problems when something unwanted happens. One of the social insurance that has became the of Indonesia’s Government program is the Social Insurance Program BPJS Ketenagakerjaan. This research discusses about how communication strategy applied by BPJS Ketenagakerjaan in increasing number of service user of social insurance program BPJS Ketenagakerjaan in Banda Aceh City. Using a descriptive qualitative research approach, researcher analyzed the results with the help of AIDA theory. Subjects in this study are employees of BPJS Ketenagakerjaan have an important role in regulating communication strategies in the society and BPU (Non-Beneficiary Wages) participants of BPJS Ketenagakerjaan program. The theory result shows BPJS Ketenagakerjaan communication strategy that Attention is BPJS Ketenagakerjaan promoting and advertising through printed media, radio, and billboard. Interest is BPJS Ketenagakerjaan creating magnitism to participant through socialization with comprehensible language. Desire is BPJS Ketenagakerjaan making participant willing to join from little contribution with big benefit. Decision is BPJS Ketenagakerjaan striving by elaborate the benefits as form of insurance and protection in working in order to have decision to use the program. Action is helping participant in registration and corntibution payment every month. With this communication strategy making an understanding to participant and eventually be willing to register BPJS Ketenagakerjaan insurance  social program. Key Words: Social Insurance, BPJS Ketenagakerjaan, AIDDA Theory
PELANGGARAN KODE ETIK JURNALISTIK PADA MEDIA ONLINE AJNN DEA VONA DIMITHA; Rahmat Saleh; Nur Anisah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.635 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik Pada Media Online AJNN”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelanggaran kode etik jurnalistik pada media Online. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konstruksi sosial media massa Peter L. Berger dan Luckmann karena teori tersebut dapat membantu dalam memahami bagaimana Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik (KEJ) Pada Media Online AJNN atau www.ajnn.net. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam subjek penelitian ini, terdapat dua informan dari masing-masing bagian kerja yang terdapat pada media Online AJNN dan tiga informan dari masing-masing bagian kerja yang terdapat pada lokasi PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Aceh, sedangkan objek pada penelitian ini adalah Pelanggaran KEJ. Metode pengambilan data yang digunakan ialah wawancara serta menganalisa pelanggaran KEJ pada halaman website media Online AJNN (www.ajnn.net) dari bulan November 2015-Mei 2016 dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 13 pelanggaran, dengan pelanggaran tertinggi pada bulan Desember 2015 sebanyak 4 pelanggaran. Secara  keseluruhan pelanggaran KEJ poin pasal 2 pada kategori “masuk pada kategori foto yang dilampirkan pada berita tidak terdapat sumbernya dan ini dianggap sebagai berita plagiat” cukup tinggi sebesar 38% dan pasal 3 pada kategori “memberitakan secara  tidak berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah” sebesar 28% dibandingkan dengan pasal 1, pasal 5 yang memiliki persentase tingkat pelanggarannya sebesar 11%, dan pada pasal 4, pasal 11 persentase pelanggarannya sebesar 6 %. Akan tetapi, sejauh ini media Online AJNN masih ada beberapa yang melanggar KEJ sehingga diperlukan pembelajaran tentang KEJ bagi wartawan di AJNN, agar penulisan ke depan lebih baik dan bermutu.  Kata Kunci : Media Online, Kode Etik Jurnalistik, Pelanggaran. VIOLATION OF JOURNALISTIC ETHICS CODE ON AJNN ONLINE MEDIAABSTRACT This research entitled "Journalistic Code of Ethics Violations in Online Media in AJNN". The research aims to determine the violation of journalistic ethics in the online media. The theory used in this research is the theory of social construction of the mass media Peter L. Berger and Luckmann because it helps to understand how the Journalistic Code of Ethics (KEJ) Violations in Online Media in AJNN or www.ajnn.net. This research used a qualitative approach. The subject of this research are two informants from the online media online AJNN and three informants from PWI (Indonesian Journalists Association) Aceh, while the object of this research is the Violations KEJ. The data collection method used both interview and analyzes violations KEJ on web pages online media AJNN (www.ajnn.net) of the month November 2015-May 2016 and documentation. The results showed there were 13 violations, with the highest offense in December 2015 as many as four violations. Overall the KEJ violation point 2 of article "entering in the category of photos attached to the news there is no source and this is considered plagiarism news" is quite high by 38% and article 3 on the category "unequally prejudice, not mixing facts and opinions Judge, and apply the principle of presumption of innocence "by 28% compared to Article 1, Article 5 which has a percentage of 11% offense rate, and in article 4, article 11 the percentage of violation of 6%. However, until now AJNN online media still violate the KEJ and required learning more about journalism in AJNN in order to have an excellent writing in the future.  Keywords: Online Media, Journalistic Code of Ethics, Violation. 
Penggabungan Provinsi Usulan ALA dan ABAS menjadi ALABAS (Studi Persepsi Mahasiswa Unsyiah yang berasal dari ALA dan ABAS Muttawali Muttawali; Maimun Maimun
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.795 KB)

Abstract

ABSTRAK  Usulan pembentukan DOB ALABAS (Aceh Leuser Antara dan Barat Selatan) tidak terlepas   dari   reaksi   pro-kontra   di   kalangan   masyarakat.   Kalangan   pendukung, menerima usul tersebut sebagai bagian dari kebijakan pemekaran wilayah yang pengharapan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi terjadi selama ini. Sebaliknya, kalangan penentang justru menganggap usul ALABAS adalah upaya untuk “memperkecil” Aceh pasca perdamaian. Permasalahannya adalah bagaimana persepsi mahasiswa Unsyiah dari ALA dan ABAS terhadap penggabungan 2 Provinsi Usulan menjadi satu dan faktor apakah yang menghambat usulan pemekaran ALABAS (Aceh Leuser Antara dan Barat Selatan) menurut mahasiswa dari ALA dan ABAS. Data diperoleh melalui penelitian kualitatif dengan metode deskriptif didapatkan dari penelitian lapangan, wawancara dengan informan serta penelitian dokumentasi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan Mahasiswa yang berasal dari daerah ALA dan ABAS memiliki persepsi beragam mengenai isu pengabungan 2 Provinsi Usulan ini. Terdapat mahasiswa yang mendukung isu pemekaran ALABAS, dan ada pula yang menentang  usulan  pemekaran  ini.  Kebanyakan  mahasiswa  Unsyiah  asal  ALA  dan ABAS  memandang wacana  pemekaran  ALABAS  sarat  dengan kepentingan politik, karena kehadiranya jelang momentum Pilkada Aceh 2017 dan Pemilu 2019. Penyebab pemekaran adalah karena permasalahan kesejahteraan sosial dan pemerataaan pembangunan yang timpang di Aceh. Faktor yang menghambat usulan pemekaran menurut Mahasiswa  dari ALA  dan  ABAS    adalah pemekaran berbenturan dengan UUPA, kurangnya keseriusan pemerintah Aceh, pemerintah pusat, dan kurangnya sosialisasi yang dilakukan tim pengagas pemekaran kepada masyarakat. Disarankan kepada Pemerintah Aceh harus lebih banyak memperhatikan kondisi ALA dan ABAS.  Kata Kunci: Persepsi Mahasiswa Unsyiah dari ALA dan ABAS, usul pembentukan DOB ALABAS,                  Kebijakan                  Publik,                  Pemekaran                  Wilayah.     ABSTRACT  Proposed establishment ALABAS DOB (Aceh Leuser Antara and South West) can not be separated from the reaction of the pros and cons in the community. Among supporters, accept the proposal as part of a policy of regional expansion that hope can reduce the economic gap occurred during this time. Conversely, the opponents actually considers ALABAS proposal is an attempt to "minimize" Aceh after the peace. The problem is how students' perceptions of ALA and ABAS Unsyiah against merging two proposals  into  one  province  and  the  factor  that  inhibits  the  expansion  proposal ALABAS (Aceh Leuser Antara and South West) by students of ALA and ABAS. Data obtained through qualitative research with descriptive methods obtained from field research, interviews with informants as well as documentation of research literature. The  results  showed  that  students  from  areas  of  ALA  and  ABAS  have  diverse perceptions on the issue of merging two province this proposal. There are students who support the issue of the division ALABAS, and some are opposed to proposals of this division. Most  of the students Unsyiah origin of  ALA  and ABAS  looked ALABAS division discourse laden with political interests, because its presence momentum ahead of the elections in Aceh in 2017 and 2019. The cause of the division Elections are due to problems of social welfare and pemerataaan maldevelopment in Aceh. Factors that inhibit the expansion proposed by Students of ALA and ABAS is a division clashed with the Law, the lack of seriousness of the Aceh government, central government, and the lack of socialization conducted pengagas expansion team to the community. Suggested to the Government of Aceh should be more attention to the condition of ALA andABAS.  

Page 9 of 102 | Total Record : 1018