cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020" : 16 Documents clear
PENGARUH PIJAT KAKI TERHADAP RESIKO JATUH PADA LANSIA : SYSTEMATIC REVIEW: The Influence of Foot Massage on Fall Risk In Elderly: Systematic review Fanny Dewi Sartika; Andi Masyitha Irwan; Kadek Ayu Erika
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.179 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.449

Abstract

Background: Falling in the elderly is the most common thing in the elderly. Therefore the elderly need the right intervention to prevent falls. Foot massage is one of the interventions that can help the elderly overcome these health problems. Objective: to assess the effectiveness of foot massage on the balance of the elderly by looking at the duration of time used, the benefits of giving foot massage, instrument of assessment of balance. Methods: The method of searching articles through electronic databases based on PubMed, Science Direct, Wiley Online, and Google Scholars. Result: The results of a review of six articles consisting of two Randomized Control Trial (RCT) studies and four Quasi-Experiment studies discussed the effectiveness of foot massage on balance. Given the length of time for giving foot massage for 10 minutes for each foot, the most effective assessment of fall risk is to use TUG measurement, as well as some benefits of foot massage including increasing balance which is significantly demonstrated by increasing TUG, increasing flexibility and function balance of ankle joints, and can be a viable alternative treatment for performance improving balance, foot ROM, and foot sensation in diabetic patients with peripheral neuropathy. Conclusion: foot massage is very useful to be done in the elderly to improve health status and can prevent the risk of falling Keywords : Foot Massage, Balance, risk of falling, elderly
HUBUNGAN KEJADIAN STUNTING DENGAN FREKUENSI DAN DURASI PENYAKIT ISPA PADA ANAK USIA TODDLER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENJERAN SURABAYA: The Relationship Between the Incidence of Stunting and the Frequency and Duration of Acute Respiratory Infection in Toddler in the Working Area of Kenjeran Health Center in Surabaya Diyah Arini; Christina Yuliastuti; Ike Faradilah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.997 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.453

Abstract

Infectious diseases (ARI/Acute Respiratory Infection) that repeatedly cause children's health to increase in the pattern of children's appetite which can lead to less nutritional status of children. This study was to analyze the relationship between the incidence of stunting and the frequency and duration of ARI in children under five in the Kenjeran Health Center Surabaya Working Area. Analytical research design with cross sectional design in 4 villages between Kenjeran Village, Bulak Village, Kedung Cowek Village, and Sukolilo Village. Data retrieval is done by questionnaire sheet and observation using microtoise, sample technique uses Sampling Probability by using Stratified Random Sampling as many as 152 children. The results of research on children under five who experience the incidence of stunting with the frequency and duration of ARI indicate children who experience stunting and longer frequency. The Rho Spearmen Test showed differences in the incidence of stunting with the frequency of ARI frequency p = 0.001 (p<? = 0, 05), the duration of ARI p = 0.001 (p<? = 0.05). The implication of this study is that stunting is related to the frequency and duration of ARI, so that posyandu activities can add counseling about children's health that requires the treatment of ARI in children under five in the Kenjeran Health Center Surabaya. Keywords: Stunting incidence, frequency, duration, ARI/Acute Respiratory Infection ABSTRAK Penyakit infeksi (ISPA) yang berulang menyebabkan kondisi kesehatan anak menurun sehingga berdampak pada pola nafsu makan anak yang dapat menyebabkan status gizi anak kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kejadian stunting dengan frekuensi dan durasi penyakit diare dan ISPA pada anak usia toddler di Wilayah Kerja Puskesmas Kenjeran Surabaya. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional pada 4 Kelurahan antara lain Kelurahan Kenjeran, Kelurahan Bulak, Kelurahan Kedung Cowek, dan Kelurahan Sukolilo. Pengambilan data dilakukan dengan lembar kuisioner dan observasi menggunakan microtoise, teknik sampel menggunakan Probability Sampling dengan menggunakan Stratified Random Sampling sebanyak 152 anak. Hasil penelitian bahwa anak toddler yang mengalami kejadian stunting dengan frekuensi dan durasi penyakit ISPA menunjukkan anak yang stunting memiliki frekuensi dan durasi lebih lama. Uji Spearmen Rho menunjukkan adanya hubungan kejadian stunting dengan frekuensi ISPA p=0.001 (?=0.05), durasi ISPA p=0.001 (?=0.05). Implikasi penelitian ini adalah kejadian stunting berhubungan dengan frekuensi dan durasi penyakit ISPA, sehingga kegiatan posyandu dapat menambahkan penyuluhan tentang kesehatan anak terutama penanganan pertama penyakit ISPA pada anak toddler di Wilayah Kerja Puskesmas Kenjeran Surabaya. Kata kunci: Kejadian Stunting, Frekuensi, Durasi, Penyakit ISPA
EFEKTIFITAS EKSTRAK TANAMAN JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA : LITERATUR REVIEW: Effectiveness of Jatropha Curcas L. Extract on Wound Healing: Literature Review Suhirman Suhirman; Takdir Tahir; Saldy Yusuf
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.843 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.455

Abstract

Latar belakang : Kandungan ekstrak tumbuhan telah digunakan sudah sejak lama sebagai salah satu metode alternatif/komplementer terutama dalam penyembuhan luka, hanya saja belum terinci sehingga perlu pengujian baik secara in vitro maupun in vivo. Tujuan : Untuk mengetahui sejauhmana efektifitas tanaman Jatropha Curcas L. terhadap penyembuhan luka dengan pendekatan dari beberapa penelitian yang telah ada sebelumnya. Metode : Metode dari tinjauan literature ini menggunakan pedoman Prisma dengan penelusuran artikel ilmiah menggunakan data based Pubmed, Google Scholar dan Science Direct. Melakukan pencarian pada Pubmed dengan kata kunci Extract Jatropha Curcas L. [MeSH Terms] AND wound healing [MeSH Terms], google Scholar dengan kata kunci Extract Jatropha Curcas L AND wound healing, sedangkan Science Direct dengan kata kunci Ekstrak Jatropha Curcas L. AND wound healing Hasil : Dari beberapa artikel penelitian yang telah diulas menunjukkan bahwa efektifitas dari ekstrak tanaman jarak pagar (Jatropha Curcas L.) memiliki pengaruh terhadap penyembuhan luka pada hewan coba tikus Wistar.
SKRINING KAKI DIABTES UNTUK DETEKSI DINI LUKA KAKI DIABETES PADA PASIEN DIABETES: Diabetic Foot Screening for Early Detection Diabetic Foot Ulcer in Diabetic Patient juhelnita bubun; Saldy Yusuf; Yuliana Syam; Wahyu Hidayat; Suharno Usman
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.439 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.457

Abstract

Latar Belakang: Prognosis LKD yang tidak dirawat dengan baik akan berdampak buruk yaitu amputasi bahkan kematian sehingga dibutuhkan tindakan pencegahan yaitu skrining kaki diabetes. Tujuan dari review ini, untuk mengetahui metode skrining kaki diabetes untuk mencegah terjadi luka kaki diabetes (LKD). Metode database yang digunakan pada pencarian artikel yaitu pubmed, wiley dan science direct. Hasil: kata kunci yang digunakan diabetic foot screening OR diabetes foot screening jumlah artikel yang didapatkan 39 artikel dari tiga database dan artikel yang menjadi kriteria inklusi artikel, artikel tahun 2013-2018, merupakan hasil penelitian, sesuai tema scoping review dan artikel full text, sehingga terdapat empat artikel yang terinklusi. Dari artikel tersebut dua artikel yang membahas metode skrining kaki diabetes untuk mendeteksi neuropati dan dua artikel yang membahas metode skrining kaki diabetes untuk mendeteksi angiopati. Skrining kaki diabetes untuk mendeteksi neuropati dapat menggunakan metode sudoscan yang dapat mendeteksi 34% tidak ada neuropati, tanpa gejala 69% dan dengan gejala 61,7%. Metode Ipswich touch test (IpTT) dapat digunakan oleh tenaga non professional di rumah dan klinik dalam mendeteksi neuropati dengan sensitivitas 78,3% dan 81,2%, spesifitas 93,9% dan 96,4%. Metode dalam mendeteksi angiopati adalah ankle brachialis index (ABI). Kombinasi hasil palpasi nadi yang lemah /hilang dan ABI yang abnormal menghasilkan sensitivitas dan nilai prediksi negatif tertinggi (92,3 % dan 89,8%) penyebab peripheral arterial disease (PAD). Kesimpulan: metode skrining kaki diabetes untuk mendeteksi neuropati terdiri atas beberapa metode yang aman untuk digunakan. ABI dapat digunakan mendeteksi PAD. Key word: skrining kaki diabetes, neuropati, angiopati
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PERAWAT DI RSUD TENRIAWARU KELAS B KABUPATEN BONE TAHUN 2018: Relationship Workload With Work Fatigue On Nurses At Tenriawaru Hospital Class B District Bone Year 2018 Dewi Mulfiyanti
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.544 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.472

Abstract

Pendahuluan : Selama dua tahun terakhir ini RSUD Tenriawaru Kelas B Kabupaten Bone mengalami peningkatan jumlah pasien yang dibuktikan dengan Bed Occupancy Rate (BOR), hal ini membuat beban kerja para perawat semakin bertambah, semakin bertambahnya beban para perawat semakin bertambah tingkat kelelahan yang dirasakan perawat dan jika hal ini terus berlanjut akan terjadi penurunan produktivitas kerja dan dapat memicu terjadinya stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan stres kerja dengan kelelahan kerja pada perawat RSUD Tenriawaru Kelas B Kabupaten Bone Tahun 2018. Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional, dan mengambil 65 perawat untuk menjadi responden dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik dengan tujuan atau pertimbangan tertentu yang memenuhi kriteria inklusi hasil kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Uji statistik yang di gunakan yaitu uji univariat dan bivariat. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat yang merasakan kelelahan tinggi sebanyak 43,1%. Perawat dengan beban kerja sedang sebanyak 61,5%. Pembahasan : Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan kelelahan kerja (p = 0,001).
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN, POLA MAKAN DAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN TYPHOID PADA PASIEN YANG DI RAWAT DI BLUD RSU TENRIAWARU KABABUPATEN BONE: Relationship of Environmental Sanitation, Diet and Personal Hygiene with The Incidence of Typhoid in Patients Treated in Blud RSU Tenriawaru District Bone fitrahramadani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.834 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.474

Abstract

Pendahuluan : Penyakit typhus abdominallis atau demam thypoid merupakan problem atau masalah yang serius bagi kesehatan masyarakat. Hal ini disebabkan masih kurangnya kesadaran tentang penyebab dan bahaya penyakit typhoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan sanitasi lingkungan, pola makan dan personal hygiene dengan kejadian typhoid. Metodologi : Jenis penelitian ini bersifat penelitian deskriptif analitik dan menggunakan pendekatan “Cross Sectional Study” dengan jumlah sampel 42 responden. Analisa data menggunakan lembar kuesioner dan SPSS, dengan uji fisher’s exact test).Hasil : Berdasarkan hasil uji statistik hubungan sanitasi lingkungan p= 0,021 hubungan pola makan p= 0,019 dan hubungan personal hygiene p= 0,020 terhadap kejadian typhoid. Pembahasan : Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antar variabel. Berdasarkan dari hasil penelitian maka disarankan pasien yang menderita penyakit typhoid, agar senantiasa menjaga dan memelihara sanitasi lingkungan, pola makan dan personal hygienenya. Bagi peneliti selanjutnya perlu melakukan penelitian dengan menggunakan metode yang lain dan menggunakan sampel lebih banyak agar hasil penelitian dapat lebih objektif.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA KLIEN DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BESUK KABUPATEN PROBOLINGGO: Relationship between Sleep Quality and Blood Glucose Levels in Clients with Type 2 Diabetes Mellitus in Puskesmas Besuk Probolinggo Rizky Hafifatul Umam; Ahmad Kholid Fauzi; Handono Fatkhur Rahman; Husnul Khotimah; Abdul Hamid Wahid
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.069 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.515

Abstract

Background: Klien dengan Diabetes Melitus tipe 2 dilaporkan memiliki berbagai gangguan tidur dibandingkan dengan subyek kontrol yang sehat. Tidur yang efektif untuk klien dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 diperlukan untuk memperbaiki sel yang rusak, termasuk sel beta yang berfungsi untuk memproduksi insulin. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah pada klien dengan Diabetes Mellitus Tipe 2. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 104 responden. Kualitas Tidur klien dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 diukur menggunakan kuesioner PSQI (Pittsburgh Sleeping Quality Index) dengan skor PSQI >5 sebagai kualitas tidur yang buruk dan skor ?5 sebagai kualitas tidur yang baik. Kadar glukosa darah diambil menggunakan Blood Glucose Meter. Uji statistik yang digunakan adalah Rank Spearman. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan hubungan positif antara kualitas tidur dan kadar glukosa darah (P = 0,000 <0,05). Kesimpulan: Klien dengan Diabetes Mellitus tipe 2 ditemukan cenderung memiliki kualitas tidur yang buruk seperti durasi tidur yang pendek, kualitas tidur subjektif yang buruk, dan beberapa gangguan tidur yang dapat menyebabkan kadar glukosa darah yang buruk.
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP SIKAP SISWA DALAM PERAWATAN GIGI DI SDN 601 MENANGGAL SURABAYA: The Effect of Health Promotion on Attitude of Students in Dental Care in Public Elementary School 601 Menanggal Surabaya Etta Suryaningsih; Marcellina Rasemi Widayanti; Ni Nyoman Wahyu Lestariana
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.192 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.566

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan tentang perawatan gigi pada anak SD menentukan kesehatan gigi pada usia selanjutnya. Pengetahuan baik maka diikuti sikap positif, sikap positif mempengaruhi niat. Fenomena di SDN 601 Mananggal Surabaya, siswa mengatakan tahu perawatan gigi tetapi masih menyukai makanan manis setelahnya lupa menggosok gigi atau berkumur, dan ada yang mengalami gigi karies. Hal ini dikarenakan penyuluhan kesehatan belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap sikap siswa dalam perawatan gigi. Metode: Desain penelitian Pra Eksperimental dengan rancangan One Group Pre-Post Test Design. Variabel independen penyuluhan kesehatan dan variabel dependen sikap siswa. Populasi siswa SDN 601 Menanggal Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel penelitian sebanyak 33 responden dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil: hasil sebelum diberikan penyuluhan kesehatan 73% siswa memiliki sikap negatif, sesudah diberikan penyuluhan kesehatan 64% siswa memiliki sikap positif. Hasil uji Wilcoxon Sign Rank Test menunjukkan nilai P(0,001)<?(0,05) Kesimpulan: H0 ditolak berarti ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap sikap siswa dalam perawatan gigi sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan, maka penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan sikap menjadi positif.
PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG JAJANAN SEHAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA USIA SEKOLAH: Parents Knowledge About Healthy Services with Diarrhea Events in School Rohaeti Rohaeti; Rahmawati Rahmawati; Dewi Nur Puspita Sari; Ii Padilah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.37 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.572

Abstract

Banyaknya jenis jajanan yang ada dilingkungan membuat anak sekolah dengan bebas dapat mengkonsumsi jajanan tersebut, menurut badan pengawas obat dan makanan, jajanan dilingkungan sekolah banyak yang mengandung bahan berbahaya bagi tubuh dan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti diare. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dengan wawancara dan observasi terhadap orang tua di Kampung Cilongok RT 004 dan 005, Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang sebanyak 20 orang tua dan terdapat pengetahuan baik sebanyak 10 responden, pengetahuan cukup sebanyak 7 responden, dan pengetahuan kurang sebanyak 3 responden. Dari 20 responden yang mengalami diare sebanyak 10 anak usia sekolah. Tujuan : Dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang jajanan sehat dengan kejadian diare pada anak usia sekolah di Kampung Cilongok RT 004 dan 005 Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang Tahun 2019. Metode penelitian : Jenis penelian ini adalah kuantitatif dengan deskriptif korelatif sempel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 92 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah univariat untuk mempeoleh karakteristik dari masing-masing variabel demografis dan analisis bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil : Data dianalisis dengan menggunakan uji ci square dan didapatkan statistik nilai P value sebesar 0,019. Hal ini menunjukkan nilai P value pada pengetahuan orang tua tentang jajanan sehat dengan kejadian diare bahwa < 0,05 terdapat peran orang tua tentang jajanan sehat dengan kejadian diare. Saran : Hendaknya orang tua lebih aktif dalam mencari informasi atau wawasan baru untuk menghindari kejadian diare pada anak usia sekolah.
TEKANAN DARAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN AKTIFITAS FISIK PADA WANITA DEWASA: Blood Pressure and Its Relation to Body Mass Index and Physical Activity in Adult Women Eva Malinti; Evelin Malinti
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 6 No. 2 (2020): JIKep | September 2020
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.715 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v6i2.578

Abstract

Wanita dewasa yang tidak aktif secara fisik sering bermasalah dengan kondisi obesitas yang menjadi salah satu penyebab meningkatnya tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) yang menjadi indikator obesitas dan tingkat aktifitas fisik dengan tekanan darah wanita dewasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan pendekatan potong lintang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah stadiometer, timbangan badan digital dan spigmomanometer digital serta kuesioner aktifitas fisik. Responden dalam penelitian ini berusia 20-49 tahun yang belum pernah didiagnosa hipertensi. Rata-rata IMT responden termasuk dalam kategori obesitas. Rata-rata tingkat aktifitas tergolong normal. Rata-rata tekanan darah sistolik tergolong meningkat sedangkan tekanan darah diastolik tergolong hipertensi tahap I. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan dengan arah korelasi positif antara IMT dengan tekanan darah sistolik maupun diastolik (p<.05). Namun antara aktifitas fisik dengan tekanan darah sistolik maupun diastolik tidak terdapat hubungan signifikan (p>.05). Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi IMT maka semakin tinggi tekanan darah, sehingga adalah penting bagi wanita dewasa untuk menurunkan berat badan untuk mengontrol tekanan darah. Perlu dilakukan penelitian terhadap faktor lain yang berhubungan dengan tekanan darah pada wanita dewasa

Page 1 of 2 | Total Record : 16