cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 611 Documents
Pengaruh beban kerja perawat terhadap kinerja perawat Di ruang rawat inap rumah sakit (Systematic Literature Review): The effect of nurse workload on nurse performance in hospital inpatient rooms (Systematic Literature Review) Desy Nur Hidayah; Tomy Suganda
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i2.3201

Abstract

The workload of nurses is one of the important factors that affect the quality of health services in hospitals, especially in inpatient units with 24-hour service demands. This study aims to analyze the influence of nurse workload on nurse performance through a systematic literature review approach. The method used refers to the PRISMA (2020) guidelines, with data sources from Google Scholar, PubMed, Garuda, and ScienceDirect in the range of 2019–2025. Out of a total of 1,230 articles identified, 12 studies met the inclusion criteria for further analysis. The results showed a significant negative influence between workload and nurse performance. Some studies show insignificant results, where workload does not directly affect performance. These findings indicate that the relationship between workload and performance is complex, influenced by other factors such as burnout, work stress, motivation, and organizational support. Professional adaptation mechanisms, work experience, solid teamwork, and supportive leadership have been proven to moderate the impact of workload on nurse performance. Workload is not always a direct determinant, but acts as a trigger variable that affects psychological and organizational factors. This research emphasizes the importance of proportional workload management and organizational system support to improve nurse performance and health service quality.
Pengaruh terapi butterfly hug terhadap tingkat kecemasan remaja: The effect of butterfly hug therapy on anxiety levels among adolescents Chandra Paksi Hadi Purnomo; Bagus Rahmat Santoso; M. Sandi Suwardi; M. Sobirin Mohtar
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i2.3204

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi yang rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan mental, salah satunya kecemasan. Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat diterapkan secara mandiri untuk menurunkan kecemasan adalah terapi butterfly hug. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi butterfly hug terhadap tingkat kecemasan remaja di SMA Negeri 3 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 77 remaja kelas XI dan XII yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (Z-SAS) sebelum dan sesudah pemberian terapi butterfly hug. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan remaja setelah diberikan terapi butterfly hug. Uji statistik menunjukkan nilai p < 0,05, yang menandakan terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Terapi butterfly hug berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat kecemasan remaja di SMA Negeri 3 Palangka Raya. Implikasi keperawatan dari penelitian ini adalah perawat komunitas dan perawat sekolah dapat mengimplementasikan terapi butterfly hug sebagai intervensi keperawatan mandiri  yang mudah, aman, dan efektif dalam mengatasi kecemasan pada remaja di tatanan praktik keperawatan komunitas maupun keperawatan sekolah.
Implementasi kombinasi perawatan nacl 0,9% dan perak sulfadiazine untuk perawatan luka di ruamh sakit swata Di Yogyakarta : studi kasus: Implementation of a combination of 0.9% nacl and silver sulfadiazine for wound care at a private hospital in Yogyakarta: a case study Wulansari Putri Ambarwati; Aini Inayati; Widiastuti Widiastuti
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i2.3205

Abstract

Secara global, ulkus kaki diabetik dialami oleh sebagian pasien diabetes melitus dan menjadi salah satu beban utama dalam perawatan. Proses penyembuhan luka dapat terhambat oleh infeksi, gangguan vaskular, serta ukuran luka. Oleh karena itu, diperlukan perawatan luka yang efektif, salah satunya melalui penggunaan perak sulfadiazin untuk mempercepat penyembuhan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan hasil perawatan luka menggunakan larutan NaCl 0,9% dibandingkan dengan perawatan luka modern menggunakan perak sulfadiazin pada kasus ulkus diabetik. Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan keperawatan medikal-bedah pada seorang pasien perempuan berusia 63 tahun yang menjalani perawatan di bangsal dewasa RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Intervensi dilakukan melalui pembersihan luka menggunakan larutan NaCl 0,9%, kemudian dilanjutkan dengan kombinasi larutan NaCl 0,9% dan aplikasi perak sulfadiazin. Evaluasi perbaikan luka dilakukan menggunakan Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawatan luka dengan kombinasi NaCl 0,9% dan perak sulfadiazin memberikan perbaikan kondisi ulkus diabetik yang lebih baik dibandingkan penggunaan NaCl 0,9% saja. Kombinasi tersebut terbukti lebih optimal dalam mendukung proses penyembuhan ulkus diabetik. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi perawat dalam menerapkan perawatan luka modern berbasis bukti untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko komplikasi pada pasien diabetes melitus.
Efektifitas latihan rentang gerak aktif terhadap pasien dengan kelemahan tubuh akibat stroke hemoragik: laporan kasus: Effectiveness of active range of motion exercises on patients with body weakness due to hemorrhagic stroke: a case report Kartika Anjani; Dian Anggraini; stepanus Maman Hermawan; Mey Lona Verawaty Zendrato
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i2.3218

Abstract

Kelemahan pada salah satu sisi tubuh pasien strok perlu segera ditangani melalui latihan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, seperti atrofi dan kontraktur. Range of Motion (ROM) aktif merupakan salah satu intervensi yang dapat meningkatkan kekuatan otot. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien strok hemoragik dengan diagnosis gangguan mobilitas fisik melalui latihan penguatan sendi (ROM aktif). Metode yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah seorang laki-laki berusia 56 tahun yang dirawat dengan keluhan utama kelemahan pada sisi tubuh bagian kanan. Hasil pengkajian menunjukkan pasien dalam keadaan sadar penuh, namun kesulitan menggerakkan tangan dan kaki kanan. Pengukuran kekuatan otot dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan skala Medical Research Council (MRC) dengan rentang skor 0–5. Hasil pengkajian awal menunjukkan nilai kekuatan otot 3 untuk tangan kanan dan 2 untuk kaki kanan. Setelah diberikan latihan ROM aktif, kekuatan otot tangan kanan dan kaki kanan meningkat menjadi nilai 4.
Gambaran tingkat resiliensi pada mahasiswa tingkat awal : studi deskriptif cross-sectional: Description of resilience level in Undergraduate Freshman: a descriptive cross-sectional Meyunda Alfriyani; Dewi Rukmaningsih; Rukia Riskita Dewi Harahap
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i2.3219

Abstract

Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit kembali dalam menghadapi tekanan akademik maupun psikososial. Mahasiswa tingkat awal menghadapi berbagai perubahan yang memerlukan kemampuan adaptasi yang baik sehingga penting diketahui tingkat resiliensinya. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat resiliensi pada mahasiswa tingkat awal. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional pada 38 mahasiswa dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), sedangkan analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan 33 responden (86,8%) memiliki tingkat resiliensi tinggi dan 5 responden (13,2%) memiliki tingkat resiliensi sedang. Implikasi keperawatan menunjukkan perlunya pengembangan program promosi kesehatan mental, konseling, dan pendampingan akademik untuk mempertahankan serta meningkatkan resiliensi mahasiswa sejak awal pendidikan.
Implementasi prinsip etik keperawatan dalam pemberian asuhan keperawatan pada anak: Implementation of Ethical Principles in Pediatric Nursing Care Rokhmawati Apriliyati; Dadang Kusbiantoro; Sylvi Harmiardillah
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i2.3222

Abstract

Penerapan prinsip etik dalam keperawatan anak sangat penting untuk menjaga kualitas asuhan keperawatan karena anak merupakan kelompok rentan yang memerlukan pendekatan holistik dan manusiawi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan prinsip etik dalam asuhan keperawatan anak. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dipilih secara purposive sampling dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi implementasi prinsip etik keperawatan anak, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip etik telah diterapkan dengan baik dalam praktik keperawatan anak. Perawat melibatkan anak dan keluarga dalam pengambilan keputusan, memberikan kenyamanan dan rasa aman selama tindakan, mencegah risiko, memberikan pelayanan tanpa diskriminasi, menjaga komunikasi yang terbuka, menepati janji, melindungi privasi anak, serta menunjukkan tanggung jawab melalui dokumentasi dan koordinasi antartim. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip etik telah mendukung pelaksanaan asuhan keperawatan anak. Rumah sakit disarankan menyelenggarakan pelatihan etika keperawatan anak secara berkala serta membangun sistem supervisi etik. Perawat juga diharapkan terus meningkatkan komunikasi dan pendekatan empatik dalam memberikan pelayanan kepada anak dan keluarga.
Pengaruh gerakan sholat dan kompres parutan jahe terhadap penurunan nyeri dan fleksibilitas sendi pada pasien gout arthritis: The influence of prayer movements and compress of grated ginger on pain reduction and joint flexibility in gout arthritis patients Sukma Dewi Fitri Ary Ary; Virgianti Nur Farida; Trijati Puspita Lestari
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i2.3223

Abstract

Gout arthritis merupakan penyakit akibat penumpukan kristal asam urat pada sendi yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan keterbatasan fleksibilitas, terutama pada lanjut usia. Intervensi nonfarmakologis diperlukan sebagai alternatif untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan gerak sendi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kombinasi gerakan shalat (rukuk dan sujud) serta kompres parutan jahe terhadap penurunan nyeri dan peningkatan fleksibilitas sendi pada penderita gout arthritis. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan pretest–posttest. Responden dipilih sesuai kriteria penelitian dan diberikan intervensi berupa kombinasi gerakan shalat serta kompres parutan jahe secara rutin. Intensitas nyeri diukur menggunakan Visual Analogue Scale (VAS), sedangkan fleksibilitas sendi dinilai melalui observasi Range of Motion (ROM). Data dianalisis menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi gerakan shalat dan kompres parutan jahe efektif menurunkan intensitas nyeri serta meningkatkan fleksibilitas sendi pada penderita gout arthritis. Efek hangat jahe membantu meningkatkan sirkulasi dan mengurangi persepsi nyeri, sedangkan gerakan shalat mendukung mobilitas sendi dan merangsang pelepasan endorfin. Intervensi ini berpotensi menjadi salah satu alternatif keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kenyamanan dan kemampuan aktivitas pasien gout arthritis.  
Pengaruh terapi bermain kognitif cognitive play therapy (CPT) terhadap peningkatan memori jangka pendek pada anak usia sekola: The effect of cognitive play therapy (CPT) on improving short-term memory in school-aged children Siti Fadmina Nur Permata; Ema Hikmah; Endang Suartini; Cucuk Kunang Sari
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i2.3232

Abstract

Memori jangka pendek berperan penting dalam proses belajar anak usia sekolah karena memungkinkan penyimpanan dan pemrosesan informasi secara sementara. Keterbatasan kapasitas memori jangka pendek dapat memengaruhi konsentrasi, pemahaman, dan prestasi akademik. Terapi Bermain Kognitif (Cognitive Play Therapy/CPT) merupakan intervensi berbasis bermain terstruktur yang dirancang untuk menstimulasi fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Terapi Bermain Kognitif terhadap peningkatan memori jangka pendek pada anak usia sekolah di SD Negeri Sepang, Kota Serang. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel terdiri atas anak usia sekolah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Memori jangka pendek diukur menggunakan Digit Span Test sebelum dan sesudah pemberian tiga sesi Terapi Bermain Kognitif. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terapi Bermain Kognitif meningkatkan memori jangka pendek secara konsisten pada seluruh responden dan menunjukkan perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah intervensi. Terapi Bermain Kognitif efektif meningkatkan memori jangka pendek pada anak usia sekolah. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai strategi stimulasi kognitif oleh perawat kesehatan masyarakat, perawat sekolah, dan perawat anak untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah dasar.
Komunikasi terapeutik perawat berhubungan dengan kepercayaan pasien dan kelurga terhadap perawat: Nurses' therapeutic communication is associated with patients' and families' trust in nurses Vera Sesrianty; Yessi Andriani; Nur Rahmah Inda
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12iSupp 1.3257

Abstract

Komunikasi terapeutik yang efektif dalam pemberian asuhan keperawatan memungkinkan pasien dan keluarga memperoleh informasi yang jelas, merasa didengarkan, dihargai, serta dilibatkan dalam proses perawatan sehingga membangun kepercayaan terhadap perawat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepercayaan pasien dan keluarga terhadap perawat di RSUD Kota X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien dan keluarganya yang menjalani perawatan di ruang rawat inap RSUD Kota X. Sampel dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner komunikasi terapeutik dan kuesioner TINS untuk mengukur kepercayaan pasien dan keluarga terhadap perawat. Kedua instrumen telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik variabel dan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik perawat berada pada kategori terapeutik, sedangkan kepercayaan pasien dan keluarga terhadap perawat berada pada kategori tinggi. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepercayaan pasien dan keluarga terhadap perawat. Peningkatan kompetensi komunikasi terapeutik melalui pelatihan dan supervisi berkelanjutan perlu dilakukan untuk memperkuat kepercayaan pasien serta meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.
Hubungan dukungan keluarga dengan perilaku personal hygiene menstrusi remaja putri : The relationship between family support and menstrual personal hygiene behavior among adolescent girls Dia Resti Dewi Nanda Demur; Mutia Radiah; Lilisa Murni
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12iSupp 1.3289

Abstract

Personal hygiene menstruasi merupakan upaya penting dalam menjaga kesehatan organ reproduksi remaja putri. Namun, masih terdapat remaja putri yang belum menerapkan personal hygiene menstruasi dengan baik, yang dapat dipengaruhi oleh kurang optimalnya dukungan keluarga. Kepemimpinan orang tua dalam memberikan arahan, pengawasan, informasi, dan perhatian berperan dalam membentuk dukungan keluarga yang efektif untuk meningkatkan perilaku kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan perilaku personal hygiene menstruasi pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah remaja putri yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga dan perilaku personal hygiene menstruasi dalam kategori kurang. Analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan perilaku personal hygiene menstruasi pada remaja putri. Disimpulkan bahwa dukungan keluarga yang diwujudkan melalui kepemimpinan orang tua dalam membimbing, mengarahkan, dan memberikan perhatian kepada anak dapat meningkatkan perilaku personal hygiene menstruasi. Oleh karena itu, keluarga perlu meningkatkan keterlibatan dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja putri.  

Filter by Year

2015 2026