cover
Contact Name
Ratna Puji Priyanti
Contact Email
jikep.stikespemkab@gmail.com
Phone
+6281232900100
Journal Mail Official
jikep.stikespemkab@gmail.com
Editorial Address
LPPM - STIKES Pemkab Jombang Jl. Dr. Soetomo No. 75-77 Jombang Jawa Timur, Indonesia 61418 Telp./Fax. 0321-870214
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing)
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 24774391     EISSN : 25283022     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientifics Journal of Nursing) is a place of publication for researchers in the field of nursing and health care. Jurnal Ilmiah Keperwatan are peer-reviewer journals published semi-annually twice in a year. Jurnal Ilmiah Keperawatan published by STIKES Pemkab Jombang. The Journal particullary for studies that aims to understanding and evaluating the nursing care and implication on its practice, in which consist of rigourus design and methods that answer the research questions. Jurnal Ilmiah Keperawatan offer benefits for the author : Highly recomended peer-review journal in nursing field Offer the plagiarsm check include in all in publications fee Good quality journal with low pubication fee Indexed in all major database
Articles 592 Documents
Efektivitas edukasi menggunakan booklet terhadap pengetahuan “periksa payudara sendiri” untuk deteksi dini kanker payudararemaja putri: The effectiveness of education using booklets on knowledge of breast self-examination for early detection of breast cancer in adolescent girls Tohri, Tonika; Metilda; Fajar, Karlina
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2779

Abstract

Kanker menjadi salah satu penyebab kematian utama secara global. Jenis kanker yang sering ditemukan pada perempuan adalah kanker payudara yang mulai ditemukan pada kelompok usia remaja putri. Langkah promotif untuk mencegah peningkatan kasus dan angka kematian akibat kanker payudara sangat dibutuhkan. Salah satu bentuk upaya pencegahan dini secara mandiri dan tanpa alat medis adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Penelitian ini dilakukan untuk menilai efektifitas pemberian edukasi kesehatan SADARI dengan menggunakan media booklet dalam meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara. Desain penelitian kuantitatif pra-eksperimental one-group pretest-posttest design. Populasi adalah 178 siswi kelas XII, dan 30 siswi dijadikan sampel berdasarkan teknik quota sampling yang disesuaikan dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Pengetahuan partisipan sebelum dan sesudah intervensi diukur menggunakan instrumen kuesioner. Diperoleh hasil 83,3% responden mengalami peningkatan dan tingkat pengetahuan yang baik, sehingga penelitian ini membuktikan terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri dalam deteksi dini kanker payudara SADARI. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil bahwa edukasi SADARI dengan media booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI untuk mendeteksi kanker payudara secara dini.
Pengaruh play pretend terhadap perkembangan sosial dan emosional anak: The effect of play pretend to children's social and emotional development Laili, Siti Indatul
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2871

Abstract

Keluarga menjadi tempat belajar dan sumber ilmu anak karena keluarga adalah lingkungan sosial pertama dan terdekat bagi anak. Desain penelitian ini adalah one group pra-post test design, yang diakukan dengan cara peneliti menilai perkembangan sosial dan emosional sebelum play pretend. Kemudian melakukan play pretend dan selanjutnya menilai lagi perkembangan sosial dan emosional anak. Populasi penelitian ini adalah semua Ibu dan anak usia 18-60 bulan di Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang sebanyak 30 anak. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Sampel penelitian ini adalah semua Ibu dan anak usia 18-60 bulan di Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang sebanyak 30 anak. Instrument dalam penelitian ini adalah kuesioner. Penelitian ini dilakukan di Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang pada Oktober 2024. Pengolahan data dilakukan dengan editing, coding, scoring, tabulating, dan analisis data dengan tabel silang. Kemudian menyajikan hasil penelitian yang diinterpretasikan dengan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan responden yang memiliki perkembangan sosial dan emosional positif setelah melakukan play pretend. Play pretend dapat meningkatkan perkembangan sosial dan emosional dangan cara melakukan interaksi sehingga mampu mengenali bahwa orang lain memiliki keyakinan, niat, pikiran, dan perasaan yang berbeda. Anak juga dapat mengetahui, mengatur, dan mengendalikan emosinya dengan lebih baik.
Effektifitas penerapan modul ratu ceria terhadap pencegahan kejadian anemia pada remaja : Effectiveness of the ratu ceria module in preventing anemia among adolescents Setiyono, Erwan; Widiastuti, Eni; Dewi, Nurma; Ernirita; Zuryati, Masmun; Awaliah; Idriani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 3 (2025): JiKep | Oktober 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i3.2974

Abstract

Anemia merupakan salah satu dari tiga beban masalah gizi di Indonesia selain malnutrisi dan obesitas. Anemia terjadi akibat kondisi kekurangan zat besi (Fe) yang tidak hanya menjadi masalah bagi Indonesia tetapi juga banyak dialami negara-negara di Asia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganaliasa effektifitas dari penerapan Model Ratu Ceria dengan peningkatan pengetahuan Remaja dalam mencegah kejadian Anemia. Jenis penelitian adalah penelitian Kuantitatif dengan pre-experimental design dengan pendekatan one group pre-test dan post-test design . Populasi dalam penelitian adalah siswa SMP sejumlah 60 siswa. Tehnik yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data di awali dengan pembagian kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa terhadap pencegahan kejadian anemia pada remaja , kemudian di nilai tingkat pengetahuannya dan didokumentasikan sebagai data pre-test. Setelah itu dilanjutkan dengan kegiatan penuyuluhan dan simulasi menggunakan Modul Ratu Ceria dan dilakukan penilaian kembali tentang pengetahuan siswa yang terlihat setelah 3 hari pelatihan dan data yang terekam disebut data post-test. Data di analisa dengan uji Wilcoxon. Tingkat pengetahuan terhadap anemia meningkat signifikan setelah dilakukan pelatihan dan simulasi Modul Ratu Ceria terhadap pencegahan kejadian anemia. Modul Ratu Ceria ini kedepannya dapat di terapkan pada siswa di usia remaja pada tatanan pendidikan khususnya di SMP untuk pencegahan anemia
Tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar pada bayi 0-9 bulan: Mothers’ knowledge level of basic immunization for infants aged 0–9 months Dewi , Ni Nyoman Arista; Sari, Ni Made Sekar; Serinadi, Desak Made; Dewi, Ni Luh Made Asri
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2911

Abstract

Imunisasi dasar merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan penyakit menular pada bayi. Cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) di Indonesia pada tahun 2023 tercatat sebesar 84,5%, masih berada di bawah target WHO sebesar 95%. Salah satu wilayah di Indonesia yang cakupan IDLnya masih rendah adalah wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Utara. Tingkat pengetahuan ibu menjadi faktor yang berperan penting dalam kelengkapan imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar pada bayi usia 0–9 bulan di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Utara. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 0–9 bulan, dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (64,7%) memiliki pengetahuan yang baik dengan nilai rerata skor pengetahuan adalah 77,41. Namun meskipun demikian masih terdapat ibu dengan pengetahuan cukup hingga kurang, sehingga perlu adanya edukasi berkelanjutan dari tenaga kesehatan. Peningkatan pengetahuan ibu diharapkan dapat mendukung cakupan imunisasi dasar yang lebih optimal dan menjamin perlindungan kesehatan bayi sejak dini.
Hubungan faktor organisasi dengan kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan : The relationship between organizational factors and nurses performance in providing nursing care Pratiwi, Diana Aprilia; Suratmi, Suratmi; Qowi, Nurul Hikmatul
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2924

Abstract

Kualitas pelayanan dan hasil kesehatan yang diharapkan, yang menunjukkan bahwa kinerja perawat tidak hanya memengaruhi diri mereka sendiri tetapi juga berdampak luas pada keselamatan dan kualitas pelayanan kepada pasien Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor organisasi dengan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional dengan menggunakan teknik probality sampling berupa sample random sampling diperoleh 58 responden menggunakan instrument lembar kuesioner faktor organisasi dan kinerja perawat. Penelitian ini memperoleh hasil faktor organisasi sebagian besar kategori baik dan sebagian besar perawat memiliki kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan dengan kategori baik. Penelitian ini menggunakan uji Spearman rank dengan nilai p<0,05 yang berarti ada hubungan faktor organisasi dengan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Berdasarkan penelitian diharapkan perilaku perawat dalam faktor organisasi dengan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan harus dilandasi oleh pemahaman yang baik.
Dibalik strategi nonfarmakologis untuk nyeri punggung kronis: Terapi Su Jok pada lansia dengan Hernia Nukleus Pulposus (HNP) : Behind nonpharmacological strategies for chronic back pain: Su Jok therapy in elderly patients with Herniated Nucleus Pulposus (HNP) Deli, Dwina Oktavia; Rumsori, Petrus Paris; Taluphyta, Rurry Nindya; Pertiwi, Ariani Arista Putri; Nurjannah, Intansari
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2934

Abstract

Hernia Nukleus Pulposus (HNP) merupakan penyebab utama nyeri punggung kronis pada lansia yang memengaruhi mobilitas dan kualitas hidup. Pendekatan farmakologis sering digunakan, tetapi berisiko menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif nonfarmakologis seperti terapi Su Jok. Laporan kasus ini mengevaluasi efektivitas Su Jok dalam menurunkan nyeri dan meningkatkan mobilitas pada pasien lansia dengan HNP. Seorang pasien perempuan usia 59 tahun dengan keluhan nyeri punggung bawah menjalar hingga kedua kaki, skala nyeri 7–8, Intervensi dilakukan melalui pemijatan area tangan (Su) pada punggung tangan (yang) di titik korespondensi punggung lumbal 1–5 serta ruas jari manis dan tengah yang berkaitan dengan area kaki, dilanjutkan dengan penempelan biji chia seed selama ±30 menit. Pasien diedukasi melakukan terapi mandiri di rumah 1–2 kali per minggu. Setelah intervensi, skala nyeri menurun menjadi 5, disertai peningkatan kemampuan berjalan dan kenyamanan. Pasien menunjukkan respon emosional positif berupa motivasi dan kepercayaan diri untuk melakukan terapi mandiri serta tidak ditemukan efek samping. Terapi Su Jok terbukti aman dan berhasil meredakan nyeri dan dapat diterapkan sebagai intervensi komplementer nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri punggung kronis pada lansia dengan HNP. Edukasi terapi mandiri memperkuat keberlanjutan hasil positif, diharapkan akan meningkatkan kepatuhan pasien.
Pengaruh terapi jalan kaki 30 menit terhadap penurunan tekanan darah pada lanjut usia (lansia) penderita hipertensi: The effect of 30-minute walking therapy on reducing blood pressure in elderly hypertension patient Puspitasari, Ninda; Sholikhah, Siti; Majid, Abdul
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2937

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di Indonesia. Kondisi ini sering terjadi pada lanjut usia (lansia) akibat perubahan fisiologis seiring bertambahnya usia. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang efektif untuk menurunkan tekanan darah adalah terapi jalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi jalan kaki selama 30 menit terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 52 lansia yang dipilih dengan teknik purposive sampling dari total populasi 108 orang. Intervensi berupa jalan kaki selama 30 menit dilakukan sebanyak 12 kali dalam satu bulan, dengan frekuensi tiga kali per minggu. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter digital. Data dianalisis dengan uji Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan tekanan darah. Sebelum diberikan intervensi mayoritas dengan hipeternsi Tingkat 1 dan setelah diberikan intervensi mayoritas responden pada kategori pra hipertensi dengan nilai statistik p: 0.000. Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat adanya pengaruh aktivitas jalan kaki terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Terapi jalan kaki 30 menit terbukti efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam menurunkan tekanan darah lansia hipertensi.
Hubungan frekuensi suction dengan status oksigenasi pasien terpasang ventilator di ruang ICU RSUD dr Soegiri Lamongan: The relationship between suction frequency and oxygenation status of patients on ventilators in the ICU of RSUD dr. Soegiri Lamongan Ramadhani, Winda Sri; Maghfiroh, Isni Lailatul; Kusbiantoro, Dadang
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2955

Abstract

Oksigenasi merupakan kebutuhan dasar manusia yang sangat penting dalam menunjang metabolisme sel, mempertahankan kehidupan, serta mendukung fungsi berbagai organ tubuh. Pasien dengan kondisi gagal napas yang dirawat di ruang perawatan intensif umumnya memerlukan ventilator mekanik sebagai alat bantu pernapasan. Selama penggunaan ventilator, sering terjadi penumpukan sekret pada jalan napas yang dapat menyebabkan obstruksi dan menurunkan status oksigenasi. Salah satu tindakan keperawatan yang dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah suction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi tindakan suction dengan status oksigenasi pada pasien yang terpasang ventilator mekanik di ruang Intensive Care Unit RSUD Soegiri Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan potong lintang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap frekuensi suction serta pengukuran status oksigenasi yang meliputi saturasi oksigen dan frekuensi pernapasan setelah tindakan suction dilakukan dengan menggunakan pulse oximetry. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara frekuensi suction dengan status oksigenasi pasien yang terpasang ventilator mekanik. Tindakan suction yang dilakukan secara tepat terbukti membantu menjaga kebersihan jalan napas dan meningkatkan status oksigenasi pasien. Oleh karena itu, suction merupakan intervensi keperawatan yang penting dalam perawatan pasien dengan ventilator mekanik
Pengaruh GENSMART berbasis teman sebaya terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi : The effect of peer-based gensmart on adolescents knowledge and attitudes about reproductive health Shofiyanti, Dina Ayu; Ekawati, Heny; Gumelar, Wahyu Retno
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2956

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi remaja masih menjadi isu penting di Indonesia. Kurangnya informasi dan metode penyampaian yang kurang menarik bagi remaja menambah urgensi untuk melakukan pendekatan edukatif yang relevan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh GENSMART berbasis teman sebaya terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan pendekatan One Group Pre-Post Test Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas bina prestasi (BINPRES) kelas 7 dan 8 di SMP Negeri 1 Paciran sebanyak 107 responden, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan sikap, yang telah diadopsi dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, sebagian besar siswa memiliki pengetahuan kurang dan hampir seluruhnya memiliki sikap baik. Namun setelah intervensi, hampir seluruhnya siswa memiliki pengetahuan cukup dan seluruh siswa menunjukkan sikap baik. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil didapatkan adanya pengaruh intervensi pelatihan GENSMART terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa tentang kesehatan reproduksi. Upaya seperti pelatihan GENSMART dapat direkomendasikan sebagai program berkelanjutan yang melibatkan tenaga kesehatan dan pendidik untuk mendorong peningkatan literasi kesehatan reproduksi sejak dini.
Kader posyandu sebagai ujung tombak deteksi dini masalah gizi pada balita: Posyandu health volunteer as the frontline in early detection of nutritional problems in toddlers Antari, Ni Ketut Desi; Dewi , Desak Putu Risna; Nyoman Sri Ariantini
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2958

Abstract

Masalah gizi pada balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang, Karangasem. Tingginya angka stunting dan kurang optimalnya pemantauan pertumbuhan menunjukkan perlunya penguatan deteksi dini di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran kader Posyandu dalam deteksi dini masalah gizi balita. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, melibatkan 15 informan kunci (kader, ibu balita, perbekel, bidan desa, dan perawat). Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader berperan sebagai pemantau, pencatat, edukator, dan pelacak. Sebagai pemantau, kader melakukan pengukuran antropometri rutin dan mengidentifikasi kasus stunting. Sebagai pencatat, kader mendokumentasikan pengukuran ke KMS, SIP, dan membantu pelaporan E-PPGBM. Sebagai edukator, kader memberikan penyuluhan mengenai ASI eksklusif, MP-ASI, dan grafik pertumbuhan. Sebagai pelacak, kader melakukan kunjungan rumah pada balita yang tidak hadir atau berisiko gizi. Temuan menegaskan peran penting kader Posyandu dalam mendukung deteksi dini dan pencegahan masalah gizi balita.