cover
Contact Name
I Putu Suiraoka
Contact Email
suiraoka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aditya.pramana.85@gmail.com
Editorial Address
Kampus Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Denpasar Jl. Gemitir No. 72 Denpasar Timur, 80237
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science
ISSN : 2087183X     EISSN : 26207605     DOI : https://doi.org/10.33992/jig.v12i3
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science dikembangkan dengan tujuan menampung semua karya ilmiah mahasiswa dan dosen, baik hasil penelitian maupun tulisan ilmiah berupa hasil studi kepustakaan dengan mengedapankan etika dan kemuktakhiran ide. Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science menerima naskah yang berasal dari hasil penelitian atau tinjauan pustaka dengan fokus bidang ilmu gizi dan kesehatan, gizi dan makanan, terkait dengan aspek biokimia, gizi klinis, gizi masyarakat, makanan fungsional, termasuk nutrisi dan informasi dan peraturan makanan.
Articles 240 Documents
Hubungan Tingkat Konsumsi Protein, Zat Besi, dan Vitamin C Terhadap Siklus Menstruasi Remaja di Sai Study Group Denpasar Ni Ketut Rani Arisanti; Ni Nengah Ariati; Ni Made Yuni Gumala
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i3.2129

Abstract

Siklus menstruasi adalah waktu sejak hari pertama menstruasi sampai datangnya menstruasi berikutnya. Faktor yang berpengaruh pada ketidakteraturan siklus menstruasi yaitu gangguan hormonal, psikis, status gizi, tingkat konsumsi, tingkat stress, dan aktivitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan tingkat konsumsi protein, zat besi, dan vitamin C terhadap siklus menstruasi pada remaja di Sai Study Group Denpasar. Jenis penelitian adalah observasional dengan rancangan cross-sectional. Jumlah sampel yang terlibat sebanyak 31 orang dengan kriteria yaitu remaja putri yang tergabung dalam Sai Study Group Denpasar, sudah mengalami menstruasi, dan bersedia menjadi sampel. Data tingkat konsumsi protein, zat besi, dan vitamin C diperoleh melalui wawancara langsung menggunakan formulir re-call 2 × 24 jam dan data siklus menstruasi melalui wawancara menggunakan kuisioner. Untuk mengetahui hubungan antara variabel digunakan uji statistik korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan rata-rata tingkat konsumsi protein tergolong sangat kurang (58,5%). Rata-rata tingkat konsumsi zat besi dan vitamin C tergolong kurang (45,0%) dan (31,6%). Siklus menstruasi remaja di Sai Study Group Denpasar tergolong polimenore (3,2%), normal (58,1%), dan  oligomenore (38,7%). Terdapat hubungan antara tingkat konsumsi protein dan zat besi terhadap siklus menstruasi dengan (α0,05) dan tidak ada hubungan antara tingkat konsumsi vitamin C terhadap siklus menstruasi (α0,05). Disarankan kepada remaja di Sai Study Group Denpasar untuk meningkatkan konsumsi makanan sumber zat gizi khususnya protein, zat besi, dan vitamin C.
STUDI LITERATUR HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DIET DIABETES DAN KEPATUHAN DIET PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Ni Wayan Sri Santika Dewi; Gusti Ayu Dewi Kusumayanti; I Wayan Juniarsana
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2566

Abstract

Non-Communicable Diseases (PTM) is still a regional and national health problem. One of the PTM that has the highest number is Diabetes Militus. Nutritional status and blood glucose levels are closely related to diabetes mellitus. The purpose of the literature review is to find out the nutritional status and blood glucose levels in patients with diabetes mellitus in Wangaya District Hospital, Denpasar. The literature review design is a case study that illustrates the nutritional status and blood glucose levels of patients with diabetes mellitus. Subjects in the study were 2 patients. The nutritional status of diabetes mellitus patients is related to the blood glucose levels of diabetes mellitus patients where the higher the nutritional status, the higher or worse the blood glucose level.Keywords: diabetes mellitus, nutritional status, blood glucose levels
Perbedaan Status Gizi Balita Berdasarkan Karakteristik Ibu dan Frekuensi Kunjungan Balita ke Posyandu di Desa Kapal Mengwi Badung Ni Luh Gede Asri Kusuma Yanti; I Wayan Ambartana; A.A. Gde Raka Kayanaya
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i3.2145

Abstract

Berdasarkan konsep yang dikembangkan oleh UNICEF timbulnya masalah gizi pada balita disebabkan oleh faktor langsung yaitu asupan makanan dan infeksi penyakit, faktor tidak langsung yaitu ketahanan pangan, pola pengasuhan, dan pelayanan kesehatan. Faktor tidak langsung tersebut berkaitan dengan tingkat pendidikan, pengetahuan dan keterampilan keluarga. Desa Kapal berada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Mengwi II, persentase balita gizi kurang (BB/U) 1,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan status gizi balita berdasarkan karakteristik ibu dan frekuensi kunjungan balita ke posyandu di Desa Kapal Mengwi Badung. Jenis penelitian ini adalah Observasional dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan jumlah sampel 64 balita yang berumur 24-59 bulan. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan status gizi balita berdasarkan umur ibu (p = 0,004), ada perbedaan status gizi balita berdasarkan pendidikan ibu (p = 0,003), ada perbedaan status gizi balita berdasarkan pekerjaan ibu (p = 0,005), ada perbedaan status gizi balita berdasarkan pengetahuan gizi ibu (p = 0,000), dan ada perbedaan status gizi balita berdasarkan frekuensi kunjungan balita ke posyandu (p = 0,000). Disarankan bagi tenaga kesehatan agar memantau pelaksanaan posyandu, bagi kader posyandu agar meningkatkan penyuluhan tentang gizi seimbang, dan bagi ibu balita agar aktif mengajak balita untuk melakukan kunjungan ke posyandu setiap bulan
Pengaruh Penambahan Jus Jambu Biji Merah (Psidium Guajava Linn) Dan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Terhadap Karakteristik Es Krim Agnes Anita Tando; I Gusti Putu Sudita Puryana; Anak Agung Nanak Antarini
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2534

Abstract

Es krim adalah makanan semi padat yang dibuat dengan cara pembekuan. Jambu biji merah merupakan buah berwarna hijau dengan daging buah berwarna merah yang berasa asam – manis. Bunga telang adalah bunga yang mengandung tinggi antioksidan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimanapengaruh penambahan jus jambu biji merah dan ekstrak bunga telang terhadap karakteristik Es krim. Jenis penelitian ini yaitu penelitian eksperimentalmenggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Yaitu P1 penambahan jambu biji merah 47,5% dan ekstrak bunga telang 2,5%, P2 penambahan jambu biji merah 45% dan ekstrak bunga telang 5%, P3 penambahan jambu biji merah 42,5% dan ekstrak bunga telang 7,5%, P4 penambahan jambu biji merah 40% dan ekstrak bunga telang 10%, dan P5 penambahan jambu biji merah 37,5% dan ekstrak bunga telang 12,5%. Data yang didapatkan diolah menggunakan microsoft excel dan dianalisis menggunakanaplikasi spss dengan uji anova dan uji BNT. Analisis subyektif P1 dan P5 dinyatakan sebagai perlakuan terbaik, dengan kadar protein 3,39 %bb, kadar lemak 3,66 %bb, kapasitas antioksidan 9,53 mg/L GAEAC dan vitamin C 97,71 mg/100g pada P1. Kemudian pada P5 kadar protein 3,03 %bb, kadar lemak 3,09 %bb, kapasitas antioksidan 19,18 mg/L GAEAC dan vitamin C 109,82 mg/100g.
PERUBAHAN PERILAKU IBU TERHADAP STATUS GIZI BALITA MELALUI PELAKSANAAN PROGRAM POS GIZI Neni Fitra Hayati; Hafizah R.; Novelasari M.Kes
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i3.2120

Abstract

Proportion of malnutrition and malnutrition is at a percentage of 17.7% and is still above the target of 17%. The nutrition post program is one of the community empowerment-based innovation programs implemented in various regions in Indonesia to overcome nutritional problems. The purpose of the study was to see at changes in the behavior of mothers of toddlers towards nutritional status through the implementation of a nutrition post program. A type of quasi-experimental research with the research design of One Group Pretes Posttes, which was carried out in the working area of the Kuok Market Health Center, Pesisir Selatan Regency in May-June 2021. The study sample was 74 samples. Research measuring instruments are observation sheets, questionnaires and cheklist lists, data analysis with wilcoxon test and Chi-square test. Univariate results before and after the implementation of the nutrition post program were 10.90±1.91 and 11.46±1.98 for average body weight, 43.2% and 32.4% for the highest nutritional status, namely malnutrition. Bivariate results say there is a change in the mother's behavior towards the nutritional status of the toddler. It was concluded that the implementation of the nutrition post program provided a change in maternal behavior towards the nutritional status of the target toddler. It is recommended to puskesmas to increase the implementation of the nutrition post program. For researchers, in order to conduct further nutritional status checks, to see whether stunting or not toddlers are targeted.
Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Terhadap Penyajian Makanan di Rumah Sakit Pemerintah dan Rumah Sakit Swasta Ni Putu Padma Widya Sari; Ida Ayu Eka Padmiari; Desak Putu Sukraniti
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i3.2158

Abstract

Kepuasan pasien adalah harapan pasien yang timbul atas tindakan tenaga kesehatan sebagai akibat dari kinerja layanan kesehatan selama proses berinteraksi dalam upaya memberikan pelayanan (Pohan dalam Sutari, 2017). Salah satu pelayanan kesehatan yang tidak luput dari perhatian adalah pelayanan makanan di rumah sakit, yakni penyajian makanan. Berdasarkan data hasil penelitian yang ada, masih terdapat kesenjangan antara harapan pasien dengan pengalaman terkait pelaksanan penyelenggaraan makanan di rumah sakit pemerintah dengan rumah sakit swasta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat inap berdasarkan penyajian makanan di rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta. Jenis penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mencari database dari berbagai referensi, seperti jurnal – jurnal penelitian terkait dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap terhadap penyajian makanan di rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta. Adapun jumlah jurnal yang dikaji dalam penelitian ini berjumlah sebelas jurnal. Sebagian besar hasil ketidakpuasan pasien berkaitan dengan rasa makanan,aroma makanan, penampilan makanan, dan pelayanan petugas. Tingkat kepuasan pasien di rumah sakit pemerintah berdasarkan tingkat kepuasan terhadap penyajian makanan diperoleh 107% lalu untuk rumah sakit swasta diperoleh hasil 105.83%. Meskipun banyak kekurangan diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat untuk dijadikan sumber informasi dalam pengembangan di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan, referensi untuk penelitian dengan tema yang sama, serta pembaharuan data
Hubungan Pengetahuan Gizi dan Persepsi Dukungan Keluarga dengan Asupan Protein pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisa RSD Mangusada Ida Ayu Cendana Putri; Ni Komang Wiardani; I Gusti Agung Ari Widarti
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 4 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i4.2311

Abstract

Gagal  ginjal  kronik  (GGK)  merupakan  kegagalan  fungsi  ginjal  untuk mempertahankan  metabolisme  serta  keseimbangan  cairan  dan  elektrolit akibat destruktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan gizi dan persepsi dukungan keluarga dengan asupan protein pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisa RSD Mangusada. Variabel terikat (dependen) dalam penelitian ini adalah asupan protein dan variabel bebas (independent) dalam penelitian ini adalah pengetahuan gizi dan persepsi dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 43 orang dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling. Jenis data yang dikumpulkan berupa karakteristik sampel, asupan protein, data tingkat pengetahuan dan persepsi dukungan keluarga yang dilakukan dengan wawancara dan kuisioner. Berdasarkan kriteria asupan protein, sebagian besar asupan protein kurang dari kebutuhan, yaitu sebesar 67.4%. Pengetahuan gizi baik sebesar 62.8% dan persepsi dukungan keluarga sebagian besar baik, yaitu sebanyak 93%. Kesimpulan pada penelitian ini berdasarkan hasil uji korelasi Pearson yaitu  tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi dengan asupan protein (p=0.152) serta tidak ada hubungan antara persepsi dukungan keluarga dengan asupan protein (p=3.87).Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, hemodialisa, asupan protein, pengetahuan gizi, persepsi dukungan keluarga
Hubungan Aktivitas Fisik dan Kepatuhan Diet dengan Kadar Glukosa Darah Pasien DM Tipe 2 Made Sri Rahayuningsih; I Wayan Juniarsana; Ni Komang Wiardani
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i3.2122

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah (hiperglikemia) dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh kerusakan sekresi insulin. Kadar normal glukosa darah sewaktu adalah dibawah 200 mg/dl. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan kepatuhan diet dengan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Penebel I. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021 - Maret 2022. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 45 orang. Data aktivitas fisik dikumpulkan menggunakan formulir GPAQ (Global Physical Activity Questionnare), kepatuhan diet dikumpulkan menggunakan form Recall 2 x 24 jam, kadar glukosa darah dengan pengambilan darah menggunakan alat glukometer. Data diolah dengan analisis statistik korelasi Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 48,9% memiliki aktivitas fisik kategori tinggi, 62,2% patuh melaksanakan diet, dan 64,4% memiliki kadar glukosa darah terkendali. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah (p0,05) dan ada hubungan kepatuhan diet dengan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2 (p0,05).Kata Kunci: Aktivitas fisik; kepatuhan diet; kadar glukosa darah.
Hubungan Efikasi Diri dengan Kepatuhan Diet Rendah Garam dan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kuta Utara Devia Pramita Sari; Dr. Ni Komang Wiardani,SST.,M.Kes.; Pande Putu Sri Sugiani,DCN.,M.Kes
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v12i3.2184

Abstract

Efikasi diri adalah keyakinan individu terhadap kemampuannya untuk menghasilkan tindakan yang ingin dicapai. Efikasi diri yang rendah cenderung berpengaruh terhadap tidak patuhanya dalam melaksanakan diet rendah garam dan pengendalian tekanan darah yang tidak baik pada pasien Hipertensi. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan Efikasi diri dengan kepatuhan diet rendah garam dan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja UPT Puskesmas Kuta Utara. Jenis penelitian ini bersifat observasi dengan desain “cross sectional”. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 42 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner General Self Efficacy Scale dan wawancara menggunakan formulir recall 2x24 jam. Data diolah dengan analisis statistik korelasi Rank Spearman. Dari 23 sampel yang patuh melaksanakan diet sebanyak 12 sampel (52,2%) memiliki efikasi diri tinggi dan dari 19 yang tidak patuh 13 sampel (68,4%) dengan tingkat efikasi diri rendah. Dari 18 sampel yang memiliki tekanan darah terkontrol sebanyak 10 sampel (55,5%) memiliki efikasi diri tinggi dan 24 sampel yang memiliki tekanana darah tidak terkontrol sebanyak 16 sampel (45,2%) dengan tingkat efikasi diri rendah. tariff segnifikan p = 0.05 diperoleh hasil p = 0,004, dan p = 0.05 diperoleh hasil p = 0,002. Disimpulkan bahwa ada hubungan Efkasi Diri dengan Kepatuhan Diet Rendah Garam dan Tekanan Darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja UPT Puskesmas Kuta Utara.
PERBEDAAN ASUPAN MAKRO MINERAL DAN STATUS GIZI BERDASARKAN KEJADIAN NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI Ni Desak Made Evi Anggaraeni; I Ketut Kencana; I Made Purnadhibrata
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jig.v11i3.1213

Abstract

Menstrual pain is pain that occurs mainly in the lower abdomen, which can spread to the lower back, waist, pelvis, upper thighs, until the calf. One that influences menstrual pain is intake. Macro mineral intake such as calcium and magnesium is very important in managing menstrual pain. Besides nutritional status also affects the occurrence of menstrual pain. This study aims to determine the differences in macro mineral intake and nutritional status based on the incidence of menstrual pain in adolescent girls in Senior High School 2 Tabanan. This type of research is an observational study with a cross-sectional design. The sample size in this study was 66 students at Senior High School 2 Tabanan. Variables are collected through research instruments. The results showed there were 57 samples (86.4%) with calcium intake in the less category, 17 samples (25.8%) with magnesium intake in the less category, 55 samples (83.3%) with good nutritional status, and 53 samples (80.3%) had pain menstruation. From the analysis using an independent t-test showed that there was no difference in calcium intake between students who experience menstrual pain and no menstrual pain (p value = 0.431), there was no difference in magnesium intake between students who experienced menstrual pain and did not experience menstrual pain. (p value = 0.538), and there was no difference in nutritional status between students who experienced menstrual pain and did not experience menstrual pain (p value = 0.601). Keywords : breakfast, energy consumption and nutritional status