cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
ISSN : 25799037     EISSN : 25798944     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021)" : 8 Documents clear
Esensi Religiusitas Dalam Kumpulan Cerpen Tersangka Nina Dhamayanti; Bambang Eko Hari Cahyono; Dwi Rohman Soleh
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.11447

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi sastra yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami esensi relegiusitas dalam kumpulan cerpen Tersangka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskiptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Tersangka karya Syukur A.Mirhan dan El Navisa. Data diperoleh dengan teknik lihat, baca dan catat. Untuk menganalisis data, digunakan teknik analisis isi yang meliputi tahapan identifikasi data, klasifikasi data, dan interpretasi data. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan esensi religiusitas yang meliputi lima dimensi religius. Pertama dimensi keyakinan berupa keyakinan kepada Allah, keihlasan dan percaya takdir. Kedua, dimensi praktik agama yaitu berkaitan tentang peribadatan, membaca Al-Quran, dan melakukan kegiatan keagamaan. Ketiga dimensi pengalaman berkaitan dengan perasaan tentang kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari, dan sikap sabar. Ke empat, dimensi pengetahuan agama berkaitan tentang informasi keagamaan. Ke lima dimensi pengamalan yang berisi tentang sikap saling menghormati, menjaga amanat dan tolong-menolong.Kata kunci: esensi relegiusitas; kumpulan cerpen Tersangka; sosiologi sastraThe Essence of Religiousity in the Suspect’s Short Story Collection  AbstractThis research is a sociological study of literature that aims to describe and understand the essence of religiosity in the collection of short stories of the suspect. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The source of data in this research is a collection of short stories Tersangka by Syukur A.Mirhan and El Navisa. The data was obtained by looking, reading and taking notes. To analyze the data, content analysis techniques were used which included the stages of data identification, data classification, and data interpretation. Based on the results of the study found the essence of religiosity which includes five religious dimensions. The first dimension of belief in the form of belief in Allah, sincerity and belief in destiny. The second dimension of religious practice which is related to worship, reading the Koran, and carrying out religious activities. The third dimension of experience is related to feelings about God's presence in everyday life, and an attitude of patience. The four dimensions of religious knowledge relate to religious information. The five dimensions of practice which contain mutual respect, maintaining the mandate and helping each other.Keywords: the essence of religiosity; collection of short stories Tersangka; sociological literature
Tindak tutur direktif dalam pembelajaran daring Akhmad Sauqi Ahya; Lailatul Qomariyah; Heru Subakti
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.10035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur direktif dalam pembelajaran daring di prodi Pendidikan Bahasa Indonesia. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sumber data dalaam penelitian adalah tuturan guru dalam pembelajaran daring di program studi pendidikan Bahasa Indonesia. Data dalam penelitian ini adalah tuturan guru yang mengandung tindak tutur direktif yang  berupa kata-kata yang dituturkan secara langsung oleh pengajar saat proses pembelajaran. Pada peneitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik sadap dan teknik catat analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima jenis tindak tutur direktif dalam pembelajaran yakni memesan (ordering), memerintah (commanding), memohon (requesting), menasihati (advising), dan merekomendasi (recommending).
Pengembangan Media Pembelajaran Teks Hikayat Berbasis Ispring untuk Siswa Kelas X SMA Arief Setyawan; Albitar Septian Syarifudin; Rafiqi A’azzul Akrom
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.11428

Abstract

Perkembangan zaman, ilmu pengetahuan, dan teknologi semakin mempengaruhi perilaku manusia, mulai dari cara bersosialisasi, berkreasi, sampai dengan cara mengedukasi atau mengajar peserta didiknya di dalam kelas. Sementara itu, hal tersebut kontradiksi dengan realita bahwa masih banyak tenaga pendidik yang kesulitan beradaptasi dengan teknologi, sehingga menjadikan pembelajaran kurang dapat mengkonkretkan materi dan memberikan pengalaman bermakna bagi perserta didik. Adapun tujuan dalam penelitian ini, yaitu menghasilkan aplikasi “CERMAD” untuk media pembelajaran teks hikayat sebagai salah satu bentuk cerita rakyat dengan kearifan lokal Madura berbasis aplikasi Ispring untuk siswa kelas X SMA agar dapat memaksimalkan proses pembelajaran dan kebermaknaan pengalaman belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode 4D (penetapan, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan). Hasil dari penelitian ini meliputi tiga hal, yaitu penyajian isi, kebahasaan, dan desain media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif tersebut layak untuk digunakan. Penilaian dari ahli pembelajaran bahasa dan sastra mendapatkan persentase 94% dan penilaian oleh ahli media mendapatkan persentase 88%. Berdasarkan paparan hasil penilaian tersebut, media CERMAD ini “valid” atau “layak diimplementasikan” sebagai media pembelajaran teks hikayat di kelas X SMA.
Investigating students preception of gamification on vocabulary learning using Marbel Ichi Ahada
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.10387

Abstract

It is critical to know and memorize the vocabulary of a foreign language if one wishes to learn it, and repetition is necessary to aid in the retention of new knowledge. This paper investigated primary school students’ perception of gamification on vocabulary learning with 32 participants divided into two groups: Primary 1 and Primary 2. The research purpose on perception using Marbel for primary students and conducted with quantitative method. The results of this research show that gamification can improve students’ vocabulary size with majority of students’ feedback saying that they preferred Marbel than worksheet to learn vocabulary. At the same time, students were learning through their failures throughout the gameplay, they were encouraged to memorize the words. This will help students grow into independent and competent learners.
Resistensi tokoh-tokoh perempuan lokal Papua terhadap budaya Patriarki dalam novel “Tanah Tabu” karya Anindita S. Thayf Edo Muftiandar
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.11475

Abstract

Penelitian ini berjudul Resistensi Tokoh-Tokoh Perempuan Lokal Papua Terhadap Tradisi Patriarki Dalam Novel “Tanah Tabu” Karya Anindita S. Thayf. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: Mendeskripsikan tentang resistensi tokoh-tokoh perempuan lokal Papua terhadap budaya patriarki dalam novel “Tanah Tabu” karya Anindita S. Thayf. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data dari penelitian ini adalah novel “Tanah Tabu” karya Anandita S. Thayf yang berjumlah 189 halaman, diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama, cetakan kedua pada tahun 2015. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, simak, dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa ditemukan bentuk resistensi terhadap tokoh-tokoh perempuan lokal Papua terhadap budaya patriarki dalam novel “Tanah Tabu” karya Anindita S. Thayf yaitu 1) Resistensi dalam bidang pendidikan, 2) Resistensi dalam perkawinan, 3) Resistensi mewujudkan diri sebagai kaum intelektual, 4) Resistensi melakukan transformasi dalam masyarakat, dan 5) Resistensi untuk berpikiran modern. Dengan demikian, bentuk resistensi yang terdapat dalam novel “Tanah tabu” karya Anindia S. Thayf tersebut menunjukkan bahwa tokoh perempuan lokal Papua tidak dipandang sebelah mata, mereka berhasil menepis stigma-stigma tentang perempuan lokal Papua yang dianggap lemah dan terbelenggu oleh aturan adat.
Persepsi remaja Tionghoa terhadap pembelajaran bahasa dialek Teochew Lily Thamrin; S Suhardi; Tjen Veronica; L Lusi
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.10845

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pandangan remaja tionghoa terhadap pembelajaran Bahasa dialek Teochew. Penelitian ini bersifat deskriptif yang menggunakan instrumen berupa kuisioner. Hasil analisis kuisioner menunjukkan bahwa sikap dan presepsi anak remaja tionghoa Teochew terhadap pembelajaran bahasa dialek Teochew cenderung positif baik pada komponen pengetahuan (kognitif) maupun emosional (afektif). Dalam hal ini bahasa dialek Teochew masih dianggap penting untuk dilestarikan dan diminati untuk dipelajari oleh anak remaja tionghoa di Pontianak. Mereka merasa bangga menguasai bahasa dialek Teochew karena bahasa dialek Teochew dapat melambangkan identitas dirinya sebagai suku tionghoa yang berbahasa Teochew. Dari komponen konatif dapat di simpulkan bahwa sikap remaja tionghoa terhadap pembelajaran bahasa dialek Teochew positif, mereka lancar dalam berbahasa dialek Teochew, dan tidak akan mengurangi penggunaan bahasa dialek Teochew.
The perception of EFL student teachers on the teaching and use of critical thinking Mohammad Hasbullah Isnaini; Esti Junining; Widya Caterine Perdhani
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.11647

Abstract

Critical thinking (CT) is crucial for the aspect in English language education, yet little attention has been given to language teacher’s perception an experience regarding CT during the pre-service of their teaching career. The data of the present study were gained from the focus group discussion and interview which covered the participants’ understanding of CT and its use in the teaching and learning process. The study indicates that the participants had limited understanding of CT, they need more support to be able to apply CT properly in their teaching process, and they also faced contextual challenges when integrating CT into their teaching. The study suggests that critical mindset should be cultivated among the student-teachers, so that they can develop proper CT-oriented pedagogies.
The effect of pair work on students’ writing skill for Junior Hight School Erlik Widiyani Styati; Yuyun Endang Parwati; Vita Vendityaningtyas
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.11433

Abstract

The purpose of this research is to see how pair work affects students' descriptive text writing skills. A quantitative research design was adopted in this study. It was a quasi-experimental study using a pret-test and post-test control design. The participants in the study were junior high school students in grades VIII F and VIII G in Madiun, East Java, Indonesia. There were 26 students in grades VIII F and 26 students in grades VIII G. There are 52 students in total. Giving the students a writing test was used to collect data. The descriptive writing test was employed as the instrument. The students were categorized into two groups: the control group and the experimental group. The data was analyzed using an independent t-test in SPSS version 16. The result of this research shows that pair work attests significant difference on the means score of the students’ writing skill on descriptive text for junior high school. Based on the score of the test, the significance value of t-test for equality of means is 0,000. It is less than α =0, 05 (0,000 < 0, 05). Then, the null hypothesis (H0) is rejected and alternative hypothesis (H1) is accepted. It means that there is significant difference on the students’ writing means score in descriptive text after using pair work. Based on the findings, it can be stated that adopting pair work to improve students' descriptive text writing skills in junior high school is successful. Furthermore, pair work allows students to interact with their partners about the issue, gather knowledge, and correct their written content collaboratively. As a result, the teacher must be able to maintain control over the class in order for learning activities to perform efficiently. In the future, researchers are encouraged to do a study on pair work, particularly with eighth-grade junior high school students who are taught to a variety of text types.

Page 1 of 1 | Total Record : 8