Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Penilaian Autentik pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 4 Magetan Erwin Yusniar Sunu, Bambang Eko Hari Cahyono, Sigit Ricahyono
Klitika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v3i2.1595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan dan menjelaskan pelaksanaan penilaian autentik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 4 Magetan di masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah Pelaksanaan Penilaian Autentik Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SMP Negeri 4 Magetan Di Masa Pandemi Covid-19. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sehingga observasi digunakan dalam penelitian ini untuk melihat dan mengamati secara langsung objek penelitian, sehingga peneliti mampu mencatat dan menghimpun data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden menggunakan berbagai variasi penilaian pembelajaran berbasis penilaian autentik sesuai dengan target kurikulum 2013. Dari seluruh responden variasi penilaian yang digunakan terdapat persamaan tehnik, hal ini dikarenakan seluruh proses pembelajaran yang dilaksanakan sudah terstandarisasi melalui kegiatan MGMPS
SHORT STORY LEARNING MODEL BASED ON CREATIVITY DEVELOPMENT Bambang Eko Hari Cahyono; Indrya Mulyaningsih
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v13i2.13696

Abstract

This study aimed to describe: (1) the short story learning conditions of the research setting, (2) the needs of students and lecturers about the short story learning model, (3) the development of the short story learning model based on creativity development, and (4) the effectiveness of the short story learning model based on creativity development. The results showed that 1) the short story learning process was teacher-centered and was theoretical and had not been able to develop student creativity; 2) produce a prototype of a short story learning model based on creativity development that has been validated by experts ; 3) conducting limited and extensive trials; 4) the creativity-based short story learning model was effective in improving students’  short story appreciation ability. 
Pengaruh Model Pembelajaran Rekreasi-Prokreasi dan Minat Baca Karya Sastra Terhadap Kemampuan Mengapresiasi Cerita Pendek Bambang Eko Hari Cahyono; Lulus Irawati; Dinda Meydila
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2019): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.229 KB) | DOI: 10.22437/pena.v9i2.8209

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan simpulan: (1) perbedaan kemampuan mengapresiasi cerpen siswa yang diajar dengan model pembelajaran rekresai-prokreasi dan yang diajar dengan model pembelajaran konvensional, (2) perbedaan kemampuan mengapresiasi cerpen siswa yang memiliki minat baca karya sastra yang tinggi dan siswa yang memiliki minat baca karya sastra yang rendah, dan (3) pengaruh interaksi model pembelajaran rekresai-prokreasi dan minat baca karya sastra terhadap kemampuan mengapresiasi cerpen siswa. Jenis penelitian eksperimen yang digunakan adalah kuasi eksperimen (quasi experiment). Pengambilan sampel dengan teknik random sampling. Penentuan anggota sampel dengan teknik cluster random sampling diperoleh 4 kelas dari 8 kelas yang ada. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik angket dan teknik tes. Analisis data menggunakan analisis statistik, meliputi: (1) analisis deskriptif, (2) uji prasyarat, dan (3) analisis inferensial. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis yaitu Anava (analisis variansi) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan kemampuan mengapresiasi cerpen siswa yang diajar dengan model pembelajaran rekresai-prokreasi dan yang diajar dengan model pembelajaran konvensional, (2) ada perbedaan kemampuan mengapresiasi cerpen siswa yang memiliki minat baca karya sastra yang tinggi dan siswa yang memiliki minat baca karya sastra yang rendah, dan (3) ada pengaruh interaksi implementasi model pembelajaran rekresai-prokreasi dan minat baca karya sastra terhadap kemampuan mengapresiasi cerpen siswa. Kata Kunci: Model pembelajaran rekreasi-prokreasi, cerita pendek Abstract This study aims to obtain: (1) the difference on the ability to appreciate the short stories of students taught by the recreation-procreation learning model and those taught with conventional learning models, (2) the difference on the ability to appreciate short stories of students who have high interests in reading literary works and students who have low interests in reading literary works, and (3) the effect on the interaction of the recreation-procreative learning model and interests in reading literary works on the ability to appreciate students' short stories. The type of experimental research used was quasi-experimental research (quasi experiment). Sampling was done by random sampling technique. The sample members was selected by cluster random sampling technique and it obtained 4 classes of 8 existing classes. The data of this study were collected by using questionnaires and tests. Data analysis used was statistical analysis. The variance test used in this study was: (1) descriptive data analysis, (2) prerequisite test, and (3) inferential data analysis. The data analysis technique used to test the hypotheses in this study was ANOVA (variance of analysis) of two paths. The results show that: (1) there is a significant difference on the abilities to appreciate short stories of students who were taught with the recreation-procreationlearning model and those taught with conventional learning models, (2) there is a significant difference on the abilities to appreciate short stories of students who have a high interest in reading literary works and students who have a low interest in reading literary works, and (3) there is an interaction effect on the implementation of the recreation-procreation learning model and students’ interests in reading literary works towards students’ abilities to appreciate short stories. Keywords: Recreational-procreative learning model, short story
KAMPUNG DOLANAN DAN SENI: RINTISAN PAGAR BUDAYA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN MAGETAN Sesaria Prima Yudhaningtyas; Nur Samsiyah Samsiyah; Endang Sri Maruti; Bambang Eko Hari Cahyono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.6967

Abstract

Abstrak: Pandemic Covid-19 menyebabkan siswa belajar secara online menggunakan gadged, yang menjadikan siswa individualis, tidak berkomunikasi dengan teman dan menyendiri tanpa ada kegiatan. Tujuan pengabdian ini untuk mengembangkan rintisan Kampung Dolanan dan Seni yang merupan program lanjutan dari KKN Pagar Budaya MBKM sebagai bentuk literasi budaya. Kegiatan ini dilaksanaan dengan tahap sosialisasi proses pengembangan rintisan Kampung Dolanan dan Seni kemudian pendampingan anak-anak dalam mengenal permainan tradisional dan belajar seni. Kegitan ini bermitra dengan kepala dan perangkat desa, serta anak-anak desa Puntukdoro kecamatan Plaosan kabupaten Magetan dengan jumlah anak 20 anak. Evaluasi dilakukan dengan melihat kemampuan anak dalam berlatih tembang dolanan, praktik dolanan dan hasil seni. Hasil yang telah dicapai yaitu kemampuan melakukan tembang dolanan 80% anak sangat baik dan antusias, hasil praktik dolanan tradisional sebesar 100% anak aktif ikut bermain dan hasil seni 70% anak menghasilkan melakukan dengan baik. Hasil tersebut menunjukkan anak-anak sangat antusias dengan adanya Kampung Dolanan dan Seni. Hal ini menjadi acuan pengembangan Kampung Dolanan dan Seni dapat dilanjutkan hingga dikenal masyarakat luas serta mendukung tumbuhnya potensi wisata budaya Desa Puntukdoro. Selain itu dapat mengurangi kebiasaan anak ketergantungan pada gadget.Abstract: The Covid-19 pandemic causes students to study online using gadgets, which makes students individualistic, not communicating with friends and being alone without any activities. The purpose of this service is to develop the pilot for Kampung Dolanan and the Arts which is an advanced program of the MBKM Pagar Budaya KKN as a form of cultural literacy. This activity was carried out with the socialization stage of the pioneering development process of Kampung Dolanan and Seni then assisting children in getting to know traditional games and learning art. This activity is partnered with village heads and officials, as well as children from the village of Puntukdoro, Plaosan sub-district, Magetan district, with a total of 20 children. The evaluation is done by looking at the child's ability to practice the dolanan song, the practice of the dolanan and the result of art. The results that have been achieved are that 80% of children are very good and enthusiastic about performing traditional dolanan songs, 100% of children are active in playing traditional dolanan practices, and 70% of children's art results are doing well. These results show that the children are very enthusiastic about the existence of Kampung Dolanan and the Arts. This is a reference for the development of Kampung Dolanan and the arts can be continued until it is known to the wider community and supports the growth of the cultural tourism potential of Puntukdoro Village. In addition, it can reduce children's habits of dependence on gadgets.
Penerapan Lesson Study (LS) Untuk Meningkatkan Keprofesionalan Pembelajaran Guru Bahasa Indonesia Di SMP Negeri 3 Kota Madiun Irawadi Irawadi; Bambang Eko Hari Cahyono; Dwi Rohman Soleh
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 5 No 3 (2020): Vol 5 No.3 (2020)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang bertujuan untuk meningkatkan keprofesionalan pembelajaran guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 3 Madiun. Keprofesionalan pembelajaran yang dimaksudadalahkeprosesionalan guru dalammelaksanakanpembelajaran yang meliputiaspekpersiapan, pelaksanaan, danpenlaianpembelajaran. Tindakan yang diterapkan pada penelitian ini adalah lesson study (LS) dengan melibatkan 4 (empat) guru Bahasa Indonesia sebagai subjek. Tindakan ini dilakukan dalam 2 (dua) siklus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah dokumen dan pengamatan. Data pra-tindakan diperoleh dari dokumen hasil penilaian supervisi yang meliputi nilai perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran pada semester sebelumnya. Data setelah tindakan diperoleh dengan teknik observasi, dan studi dokumentasi. Observasi dilakukan dengan mengadakan penilaian pelaksanaan pembelajaran di tempat guru mengajar sedangkan studi dokumen dilakukan dangn menilai dokumen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan administrasi penilaian pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Lesson studyber hasil meningkatkan profesionalitas pembelajaran guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 3 Madiun secaracukupsignifikanyaitu 15,60 poindariskalapenilaian 0 sampai 100. Nilai keprofesionalan pembelajaran rerata yang semula 71,96 dengan predikat Cukup pada waktu sebelum diadakan penelitian menjadi 87,56 dengan predikat Baik, dalam skala penilaian 0 sampai 100, setelah penelitian. (2) Peningkatan ini terjadi pada semua subjek guru Bahasa Indonesia dan seluruh aspek keprofesionalan pembelajaran baik aspek persiapan, pelaksanaan, maupun administrasi penilaian pembelajaran; (3) Aspek yang paling tinggi peningkatannya adalah aspek perencanaan pembelajaran yang mencapai 18,23 poin, disusul aspek administrasi penilaian yang mencapai 15,00 poin dan terakhir aspek pelaksanaan pembelajaran yang mencapai 13,56 poin.
Esensi Religiusitas Dalam Kumpulan Cerpen Tersangka Nina Dhamayanti; Bambang Eko Hari Cahyono; Dwi Rohman Soleh
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/linguista.v5i2.11447

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi sastra yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami esensi relegiusitas dalam kumpulan cerpen Tersangka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskiptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Tersangka karya Syukur A.Mirhan dan El Navisa. Data diperoleh dengan teknik lihat, baca dan catat. Untuk menganalisis data, digunakan teknik analisis isi yang meliputi tahapan identifikasi data, klasifikasi data, dan interpretasi data. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan esensi religiusitas yang meliputi lima dimensi religius. Pertama dimensi keyakinan berupa keyakinan kepada Allah, keihlasan dan percaya takdir. Kedua, dimensi praktik agama yaitu berkaitan tentang peribadatan, membaca Al-Quran, dan melakukan kegiatan keagamaan. Ketiga dimensi pengalaman berkaitan dengan perasaan tentang kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari, dan sikap sabar. Ke empat, dimensi pengetahuan agama berkaitan tentang informasi keagamaan. Ke lima dimensi pengamalan yang berisi tentang sikap saling menghormati, menjaga amanat dan tolong-menolong.Kata kunci: esensi relegiusitas; kumpulan cerpen Tersangka; sosiologi sastraThe Essence of Religiousity in the Suspect’s Short Story Collection  AbstractThis research is a sociological study of literature that aims to describe and understand the essence of religiosity in the collection of short stories of the suspect. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The source of data in this research is a collection of short stories Tersangka by Syukur A.Mirhan and El Navisa. The data was obtained by looking, reading and taking notes. To analyze the data, content analysis techniques were used which included the stages of data identification, data classification, and data interpretation. Based on the results of the study found the essence of religiosity which includes five religious dimensions. The first dimension of belief in the form of belief in Allah, sincerity and belief in destiny. The second dimension of religious practice which is related to worship, reading the Koran, and carrying out religious activities. The third dimension of experience is related to feelings about God's presence in everyday life, and an attitude of patience. The four dimensions of religious knowledge relate to religious information. The five dimensions of practice which contain mutual respect, maintaining the mandate and helping each other.Keywords: the essence of religiosity; collection of short stories Tersangka; sociological literature
Pembelajaran keterampilan berbicara melalui pendekatan kontekstual dengan media cetak artikel pada siswa kelas VII SMP PGRI Karangjati Sri Mulyani; Bambang Eko Hari Cahyono
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.668 KB) | DOI: 10.25273/linguista.v1i1.1313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang jelas tentang pembelajaran keterampilan berbicara melalui pendekatan kontekstual dengan memanfaatan media cetak artikel pada siswa kelas VII SMP PGRI Karangjati, Kecamatan Karangjati. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah informan, peristiwa dan dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bahasa Indonesia dan siswa kelas VII. Peristiwa dalam penelitian ini adalah segala bentuk kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Dokumen penelitian ini adalah RPP, silabus, daftar nilai. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakanwawancara mendalam, observasi; dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik metode trianggulasi dengan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat pembelajaran keterampilan berbicara melalui pendekatan kontektual dengan memanfaatkan media cetak artikel pada siswa kelas VII berjalan dengan baik. Adanya kerjasama antara guru dan siswa. Guru telah melakukan perencanaan pembelajaran dengan runtut dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang jelas tentang pembelajaran keterampilan berbicara melalui pendekatan kontekstual dengan memanfaatan media cetak artikel pada siswa kelas VII SMP PGRI Karangjati, Kecamatan Karangjati. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah informan, peristiwa dan dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bahasa Indonesia dan siswa kelas VII. Peristiwa dalam penelitian ini adalah segala bentuk kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Dokumen penelitian ini adalah RPP, silabus, daftar nilai. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakanwawancara mendalam, observasi; dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik metode trianggulasi dengan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat pembelajaran keterampilan berbicara melalui pendekatan kontektual dengan memanfaatkan media cetak artikel pada siswa kelas VII berjalan dengan baik. Adanya kerjasama antara guru dan siswa. Guru telah melakukan perencanaan pembelajaran dengan runtut dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Gerakan literasi sekolah untuk meningkatkan budaya baca di SMA Negeri 1 Geger Sri Agustin; Bambang Eko Hari Cahyono
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.585 KB) | DOI: 10.25273/linguista.v1i2.1973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Gerakan Literasi Sekolah dalam meningkatkan budaya baca di SMA Negeri 1 Geger, Kabupaten Madiun. Berdasarkan permasalahan yang telah ditetapkan, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah wakil kepala sarana prasarana, tim literasi, staf perpustakaan, dan dua orang siswa kelas XI (putra dan putri). Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis interaktif. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sudah mulai menunjukkan gaungnya. Beberapa pihak yang merupakan komponen penting dari gerakan literasi ini, secara pelan tetapi pasti mulai menunjukkan kepeduliannya. Pelaksanaan GLS di lapangan, dilakukan pada pagi hari sebelum jam pertama atau sebelum memulai kegiatan belajar mengajar. Buku Jurnal Baca disediakan di setiap kelas, untuk memantau perkembangan siswa dalam kegiatan literasi.
Penggunaan Media Pembelajaran Pohon Ajaib dengan Model Pembelajaran Make A Match untuk Meningkatkan Penguasaan Kosa Kata Bahasa Indonesia Siswa Tunarungu Kelas II SDLB Dharma Wanita Jiwan Kabupaten Madiun Guntur Kadarusman; Bambang Eko Hari Cahyono
Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.244 KB) | DOI: 10.25273/linguista.v2i1.2756

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk meningkatkan penguasaan kosa kata bagi siswa tunarungu kelas II SDLB. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan, di SDLB Dharma Wanita Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Strategi pembelajaran yang digunakan adalah dengan menggunakan media pohon ajaib dan model pembelajaran Make A Macth. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah pengamatan dan tes. Kegiatan penelitian yakni pada pembelajaran penguasaan kosa kata bahasa Indonesia dilakukan dengan 2 siklus. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa dengan penggunaan media pohon ajaib dan model pembelajaran Make A Macth dapat meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Indonesia bagi siswa tunarungu kelas II SDLB. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari meningkatnya: 1) aspek penguasaan kosa kata siklus I adalah 64 pada siklus II menjadi 87 meningkat 23%, 2) melengkapi kalimat rumpang siklus I adalah 58 pada siklus II menjadi 84 meningkat 26%, 3) penerapan dalam kalimat siklus I adalah 60 pada siklus II menjadi 80 meningkat 20%, sehingga nilai keseluruhan siswa mengalami peningkatan 23%. Berarti hasil kegiatan pembelajaran menggunakan media pohon ajaib dengan model pembelajaran Make A Match menunjukkan adanya peningkatan dan memuaskan yaitu melebihi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).          
IMPLEMENTASI MODEL PENGEMBANGAN KREATIVITAS DALAM PEMBELAJARAN CERITA PENDEK Bambang Eko Hari Cahyono; Dwi Sunarsih
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.869 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan kondisi pembelajaran cerpen pada siswa MTs, implementasi model pengembangan kreativitas, dan kendala-kendala yang dihadapi guru dan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa informan, peristiwa, dan dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia dan siswa. Pengumpulan data dengan teknik wawancara mendalam, teknik observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif, yang dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada saat atau selama berlangsungnya pengumpulan data dan setelah pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pembelajaran cerpen berpusat pada guru dan bersifat teoretis, sehingga pengembangan aspek kreativitas sangat minim, (2) model pengembangan kreativitas mampu menciptakan suasana pembelajaran baru yang menyenangkan, mendorong pembelajaran lebih menarik, siswa lebih semangat dalam belajar, mendorong siswa berani mengemukakan pendapat, dapat melatih siswa untuk mengembangkan kreativitasnya melalui kegiatan berpikir kritis dan mencipta karya sastra, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dan siswa dalam mengimplementasikan model pengembangan kreativitas dalam pembelajaran cerpen, yaitu  siswa kurang aktif dalam berdiskusi serta guru belum mampu menjadi fasilitator pembelajaran secara baik, pengetahuan siswa tentang cerpen dan kemampuan berbahasanya kurang baik, kemampuan siswa dalam menulis kreatif kurang baik.
Co-Authors Agung Nasruloh Saputro Agus Budi Santoso Andin Badiatus Sholikhah Anik Sulistyaningsih Ardian Gita Hari Susanto Arifah Putri Nur Nadila Aris Wuryantoro Asri Musandi Waraulia Bekti Patria D.H. Dahlia Novarianing Asri, Dahlia Novarianing Devi Rahma Danti Devit Tri Candrawati Dewi Tryanasari Dhika Puspitasari Diah Ayu Sawitri Dina Luthfi Nugraini Dinda Meydila Dinik Sri Haryuniayu Anggraini Dristanta Setya Pradipta Dwi Rohmah Soleh Dwi Rohman Soleh Dwi Rohman Soleh Dwi Sunarsih Emi Darlena Endang Sri Maruti Endang Sri Maruti Eni Winarsih Evika Sari Fida Chasanatun Fuaduzzakiawan Guntur Kadarusman Hesti Kurniawati Ika Dewi Rekno Kurniasari Ike Yusda Andriani Ike Yusda Andriani Irawadi Irawadi Jeffry Handhika Kartiko Tri Yunianto Lulus Irawati Lusiana Lusiana Marheny Lukitasari Mar’ahtus Sollikah Maulina Jelita Pertiwi Maya Fitrianingtyas Mila Aska Aulia Mita Pratiwi Muhammad Hanif Muhlis Fajar Wicaksana Mulyaningsih, Indrya Nina Dhamayanti Nunik Suryantini Nur Samsiyah, Nur Panji Kuncoro Hadi Panji Kuncoro Hadi Panji Kuncoro Hadi, Panji Kuncoro Raras Setyo Retno Reny Dwi Utami Ria Dwi Puspitasari Rico Ardiansyah Rima Nurmalia Rio Sempana Rissa Prima Kurniawati Riya Mutafaroh Rosita Ambarwati Rosse Vista Lovenia Sesaria Prima Yudhaningtyas Setya Pangastuti Sigit Ricahyono Silviana Yunidawati Sri Agustin Sri Budyartati Sri Mulyani Sri Nurhayati Sriyatin Supri Wahyudi Utomo, Supri Suyati Nur Rahma Vella Aminda Tira Vivi Rulviana Wachidatul Linda Yuhanna Wijayanti, Lisma Meilia