cover
Contact Name
Yudha Adi Kusuma
Contact Email
yudhakusuma@unipma.ac.id
Phone
+6285736114479
Journal Mail Official
kaizen@unipma.ac.id
Editorial Address
Universitas PGRI Madiun Lt.3 Kampus 3 Universitas PGRI Madiun Jl. Auri no 14-16 Kecamatan Kartoharjo 63117 Kota Madiun
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Kaizen : Management Systems and Industrial Engineering Journal
ISSN : 26205602     EISSN : 26205610     DOI : http://doi.org/10.25273/kaizen
Core Subject : Engineering,
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal is scientific journal that publishes articles in the field of Management Systems, Manufacturing System, Time & Motion Study, Ergonomics or Human Factors Engineering, Production Planning & Inventory Control, Supply Chain Management and Logictis, Operation Research & Optimization Techniques, Engineering Economy, Modelling Systems & Manufacturing Simulation, Facilities Design & Work Space Design, Quality Engineering (SPC/TQM), Operation Management & Productivity Improvement, Product Design & Development, and Decision Planning & Analysis.
Articles 73 Documents
PENDEKATAN DESIGN FOR MANUFACTURE AND ASSEMBLY (DFMA) DAN HOUSE OF QUALITY (HoQ) UNTUK MERANCANG PALU MULTIFUNGSI Wahyudi, Rizqi; Hermawan, Andre Aqshal; Nugraha, Andhyka Tyaz
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol. 7 No. 1 (2024): In Progress
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v7i1.20777

Abstract

The manufacturing industry has developed a lot both in the manufacturing and service industries. A very rapid and very dynamic development especially in the type of industry of irritating equipment and armoury. The development of tools began in 1775 by John Wilkinso who made the horizontal drill for the inner cylinder surface work. Nowadays a lot of new model tools are emerging that are required by distractions and disruptions. Examples are hammer and socket keys that are growing so rapidly and the industry is starting to keep competing to give innovation and advantages to its products so that it produces comfortable products and competitive prices. The aim of this study is to design a multifunctional hammer using the Design for Manufacturing and Assembly (DFMA) approach by looking at the conformity of product quality criteria based on the House of Quality (HoQ) as well as evaluating the prototype according to consumer criteria. Keywords: Tool design, hammer, socket wrenche, DFMA, and HOQ ABSTRAK Sektor industri manufaktur pada saat ini sudah mengalami kemajuan yang sangat signifikan baik di sektor industri manufaktur maupun jasa. Kemajuan yang sangat cepat dan sangat dinamis terutama pada jenis industri berupa peralatan perbengkelan dan pertukangan. Mulainya perkembangan perkakas diawali tahun 1775 oleh John Wilkinso yang membuat bor horizontal untuk pengerjaan permukaan silinder dalam. Saat ini banyak bermunculan perkakas model baru yang dibutuhkan oleh perbengkelan dan pertukangan. Sebagai contoh adalah palu dan kunci sok yang berkembang begitu pesatnya dan industri mulai terus bersaing memberikan inovasi dan keunggulan produknya sehingga menghasilkan produk yang nyaman dan harga yang bersaing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang palu multifungsi dengan menggunakan pendekatan Design for Manufacturing and Assembly (DFMA) dengan melihat kesesuaian kriteria kualitas produk berdasarkan House of Quality (HoQ) serta mengevaluasi prototype sesuai dengan kriteria konsumen. Kata kunci: Perancangan alat, Palu, Kunci sok, DFMA, dan HoQ
IDENTIFIKASI BAHAYA LINGKUNGAN KERJA DI RUANG PERKANTORAN PADA PT. X Neffrety nilamsari; Lydia Dela Rosa; Rustam Basuki; Sri Widodo
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol. 9 No. 1 (2026): .
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v9i1.24638

Abstract

Lingkungan kerja yang nyaman dan estetis menjadi prioritas dalam desain interior perkantoran modern, namun elemen estetika berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya lingkungan kerja pada ruang perkantoran modern yang menggunakan pencahayaan downlight, dinding berlapis wallpaper, lantai kayu, dan furnitur kayu lapis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain observasional cross-sectional untuk menggambarkan kondisi lingkungan kerja dan potensi risikonya. Penelitian dilakukan pada beberapa ruang perkantoran modern dengan objek meliputi kondisi fisik ruang, material interior, serta persepsi pekerja terkait kenyamanan dan gangguan kesehatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung menggunakan checklist inspeksi dan wawancara semi-terstruktur dengan pekerja. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengelompokkan potensi bahaya berdasarkan kategori fisik, kimia, dan biologis. Hasil identifikasi menunjukkan potensi bahaya fisik berupa pencahayaan tidak merata dan silau akibat penempatan downlight yang tidak sesuai standar; bahaya kimia berupa paparan TVOC dari pengharum ruangan serta formaldehida dari wallpaper dan pelapis kayu; serta bahaya biologis berupa pertumbuhan jamur dan bakteri pada permukaan kayu lembap. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip higiene industri dan evaluasi risiko dalam perancangan interior perkantoran untuk menciptakan ruang kerja yang aman, sehat, dan produktif.
METODE PERAMALAN HIBRIDA UNTUK PERENCANAAN PRODUKSI Wildanul Isnaini; Vaniloran Elysa Andriani
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol. 9 No. 1 (2026): .
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v9i1.24706

Abstract

ABSTRACT Production planning in industry is crucial, and its accuracy must be ensured. Incorrect planning can lead to losses for the company in the form of product shortages or surpluses, which in turn affect costs. The first step in production planning is determining the production volume, which can be done through forecasting. A single forecasting method relies on the company’s historical data patterns and is therefore reactive to changes. To address this issue, this study proposes a hybrid forecasting method that combines Exponential Smoothing (ES) and Moving Average (MA) into Hybrid Exponential Smoothing–Moving Average (HES-MA). The HES-MA method combines the adaptive nature of MA with the smoothing capabilities of ES via a weighting mechanism. The weighting mechanism is performed using the inverse error method of the Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Based on the results of the study, the HES-MA method produces error accuracy that is more stable against data changes than single forecasting methods using ES or MA. A sensitivity analysis is included to test the method. The forecast results generated by the HES-MA method serve as important inputs for the Master Production Scheduling (MPS). These forecast values are used to determine production quantities in each period to meet demand effectively. Furthermore, the stability of the proposed forecasting method can support better production planning decisions under dynamic demand conditions.   Keywords: Production planning, forecasting, moving average, exponential smoothing, weight, MAPE   ABSTRAK   Perencanaan produksi dalam industri merupakan suatu hal yang penting untuk dilakukan dan pastikan akurasinya. Perencanaan yang salah dapat menyebabkan kerugian perusahaan berupa kekurangan produk atau kelebihan produk sehingga berimplikasi pada biaya. Langkah awal dari perencanaan produksi adalah menentukan jumlah produksi yang salah satunya dapat dilakukan dengan peralaman. Metode peramalan tunggal yang digunakan bergantung terhadap pola data historis perusahaan sehingga reaktif terhadap perubahan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengusulkan metode peramalan hibrida yang mengombinasikan Exponential Smoothing (ES) dan Moving Average (MA) menjadi Hybrid Exponential Smoothing–Moving Average (HES-MA). Metode HES-MA mengambil karakter adaptif MA dan pengalaman smoothing ES melalui mekanisme pembobotan. Mekanisme pembobotan dilakukan dengan metode invers error dari Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, Metode HES-MA menghasilkan akurasi error yang dlebih stabil terhadap perubahan data daripada peramalan tunggal dengan ES atau MA. Analisis sensitivitas disertakan untuk pengujian metode. Hasil peramalan yang didapatkan dengan metode HES-MA merupakan input eksak untuk Master Production Scheduling (MPS). Nilai peramalan ini digunakan untuk menentukan jumlah produksi pada setiap periode guna memenuhi permintaan secara efektif. Selain itu, keandalan metode peramalan yang diusulkan dapat mendukung pengambilan keputusan perencanaan produksi yang lebih baik dalam kondisi permintaan yang dinamis.