cover
Contact Name
Agus Yuniawan Isyanto
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfarhanic@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23564903     EISSN : 25798359     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH merupakan jurnal ilmiah berkala yang memuat hasil penelitian dari mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Galuh.
Arjuna Subject : -
Articles 1,061 Documents
ANALISIS BIAYA, PENDAPATAN DAN R/C USAHA PENANGKARAN BENIH PADI VARIETAS CIHERANG (Studi Kasus pada CV. Tunas Pangan Jaya di Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya) Jenal Adam Darmawan; Dini Rochdiani; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.169 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Besarnya biaya yang dikeluarkan CV. Tunas Pangan Jaya pada usaha Penangkaran Benih padi varietas ciherang di Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya per satu kali musim tanam. 2.) Besarnya penerimaan dan pendapatan yang diperoleh CV. Tunas Pangan Jaya pada usaha Penangkaran Benih padi varietas ciherang  Di desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya per satu kali musim tanam. 3). Besarnya R/C pada usaha Penangkaran Benih padi varietas ciherang di Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya per satu kali musim tanam yang diusahakan CV. Tunas Pangan Jaya. Jenis Penelitian yang digunakan adalah metode survai, dengan kasus pada perusahaan penangkaran Benih padi varietas ciherang di CV. Tunas Pangan Jaya Desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Teknik penarikan sampel yang dilakukan yaitu secara Metode Purposive Sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : 1). Besarnya Biaya dalam usaha penangkaran benih padi Varietas Ciherang di CV. Tunas Pangan Jaya adalah sebesar RP 225.145.934  dengan penerimaan sebesar Rp 273.680.000, sehingga diperoleh pendapatan sebesar Rp 48.534.066 per satu kali musim tanam. 2). Besarnya R/C usaha Penangkaran benih padi varietas ciherang di CV. Tunas Pangan Jaya adalah sebesar 1,21. Artinya, bahwa setiap Rp 1 biaya yang dikeluarkan memperoleh penerimaan sebesar Rp 0,21, sehingga usaha penangkaran benih padi varietas ciherang layak untuk diusahakan.
Profil Bisnis Startup Makanan Instan Menggunakan Business Model Canvas (BMC) (studi kasus Neng Daysi di Jatinangor Sumedang Jawa Barat) Belinda Dwi Astuti; Trisna Insan Noor
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.637 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2356

Abstract

Bisnis Startup saat ini dituntut untuk terus berkembang sehingga membuat bisnis Neng       Daysi harus mampu mengoptimalkan bisnis menjadi lebih baik. Neng Daysi merupakan produk inovasi pangan fungsional yang lahir sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Produk ini mengkombinasikan ekstrak tanaman bawang dayak dan beras sehingga mampu mengoptimalkan fungsi nasi sebagai makanan pokok. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Business Model Canvas (BMC). Berdasarkan hasil penelitian pada bisnis Neng Daysi menggunakan model bisnis kanvas sudah menunjukan kegiatan bisnis yang komprehensif terlihat dari setiap elemen-elemen blok yang tersedia sudah menjabarkan kegiatan bisnis secara detail. Sehingga dari hasil kesimpulan menunjukkan bahwa strategi dengan Business Model Canvas dapat secara efektif dan efisien dalam penentuan strategi bisnis Startup.Kata Kunci : Business Model Canvas,Pangan Fungsional, Nasi Herbal 
Analisis Biaya, Penerimaan dan R/C Agroindustri Tepung Tapioka (Studi Kasus pada Agroindustri Tepung Tapioka di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya) Agus Kurniawan; Dini Rochdiani; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.182 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Besarnya biaya dan penerimaan pada agroindustri tepung tapioka di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya, 2) Besarnya pendapatan dan R/C pada agroindustri tepung tapioka di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Diketahui bahwa lokasi agroindustri tepung tapioka di Desa Bojongasih dapat dikatakan strategis karena memiliki sumber air dan akses sumber matahari yang baik untuk melaksanakan produksi. Sumber air dan matahari sangat penting bagi industri pengolahan tepung tapioka sehingga sangat mendukung keberhasilan usaha industri tepung tapioka. Serta memiliki tempat pembuangan limbah yang jauh dari pemukiman penduduk, sehingga tidak memberikan dampak buruk bagi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan mengambil kasus pada seorang pengusaha agroindustri tepung tapioka. Responden yang diambil dalam penelitian ini diambil secara sengaja (purposive sampling), yaitu pada agroindustri tepung tapioka di Desa Bojongasih Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Besarnya biaya agroindustri tepung tapioka per satu kali proses produksi adalah sebesar Rp 19.936494, penerimaan sebesar Rp 22.560.000, 2) pendapatan sebesar Rp 2.623.506 dan R/C agroindustri tepung tapioka adalah 1,13. Dengan demikian usaha agroindustri tepung tapioka menguntungkan.
JARINGAN KOMUNIKASI PEMASARAN BERAS (Studi Kasus pada CV Jembar Rahayu di Desa Sukamantri Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya) dian nurdiana; Iwan Setiawan; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.822 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2573

Abstract

CV Jembar Rahayu merupakan pabrik beras yang besar di Desa Sukamntri yang sudah berdiri sejak tahun 1987 dan masih aktif berproduksi dan memasarkan beras hingga saat ini. Pemasaran beras CV Jembar Rahayu dilakukan sampai ke daerah Bandung yang dilakukan secara rutin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Jumlah saluran pemasaran CV Jembar Rahayu di Desa Sukamantri Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya; (2) Jaringan pemasaran beras yang terbentuk pada CV Jembar Rahayu di Desa Sukamantri Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya, serta; (3) Proses komunikasi yang dilakukan oleh produsen maupun  konsumen untuk mengetahui harga beras di pasaran. Penelitian ini dilakukan di Desa Sukamantri dan Bandung dari bulan April sampai Agustus 2019. Penelitian ini didesain secara kualitatif dengan metode studi kasus dan pengambilan data dengan cara wawancara terhadap informan yang dipilih secara purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Diketahui bahwa terdapat dua jenis saluran pemasaran yang terbentuk, produsen-pengepul-konsumen, dan produsen-pengepul-pengecer-konsumen; (2) Jaringan pemasaran terbentuk dari hasil turun temurun dan juga perluasan pasar yang diupayakan; (3) diketahui cara berkomunikasi yang dilakukan yaitu dengan cara bertatap muka langsung atau melalui media komunikasi.
ANALISIS KERAGAAN PASAR (MARKET PERFORMANCE) JAMUR TIRAM PUTIH DI DESA SUKAMULYA KECAMATAN BAREGBEG KABUPATEN CIAMIS Diani Heryanti; Dini Rochdiani; Budi Setia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.457 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2534

Abstract

Salah satu sub-sektor usahatani yang saat ini berkembang adalah sub-sektor usahatani tanaman hortikultura, salah satunya yaitu tanaman jamur tiram yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta dpat dikelola oleh masyarakat. Di Desa Sukamulya terdapat beberapa orang petani jamur tiram putih dalam skala kecil, sehingga untuk dapat meningkatkan pendapatan petani harus lihat dari aspek keragaan pasar nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Saluran pemasaran jamur tiram putih dari petani sampai ke konsumen, 2) Marjin, biaya, keuntungan pemasaran, dan farmer’s share jamur tiram putih, 3) Keragaan pasar dilihat dari effisiensi internal (Eff-X) dan Price Cost Marjin (PCM). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian survei. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Pemasaran jamur tiram putih di Desa Sukamulya terdapat tiga saluran pemasaran. 2) Nilai marjin pemasaran terbesar terdapat pada saluran 1 yaitu Rp 5.500,- per kilogram. Biaya pemasaran tertinggi terdapat pada saluran 1 yaitu Rp 1.747,143,- per kilogram. Keuntungan pemasaran tertinggi  terdapat pada saluran 1 yaitu Rp 3.752,857,- per kilogram. Hal tersebut dikarenakan panjangnya  tingkatan lembaga pemasaran yang dilalui Serta nilai Farmer’s share pada pemasaran jamur tiram putih di Desa Sukamulya dikatakan efisien, karena nilai farmer’s share yang didapat yaitu 63,33% pada saluran ke-1, 65,52% pada saluran ke-2, dan 82,76% pada saluran ke-3. 3) Keragaan pasar pada pemasaran jamur tiram putih di Desa Sukamulya dilihat dari nilai eff-X berdasarkan hasil perhitungan yaitu 30,41 % dan nilai PCM yaitu 22,68 %. Kedua hasil perhitungan dari Eff-X dan PCM adalah sebagai indikator bahwa potensi petani dalam meningkatkan harga di atas biaya produksi.
ANALISIS PEMASARAN TAHU BULAT (Studi Kasus pada Perusahaan Kamasesa di Desa Muktisari Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis) Pirman Ramdan Gifari; Dini Rochdiani; Agus Yuniawan Isyanto
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.171 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i2.2460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Saluran pemasaran tahu bulat pada Perusahaan Kamasesa di Desa Muktisari Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis, (2) Besarnya biaya, marjin dan keuntungan pemasaran tahu bulat pada Perusahaan Kamasesa di Desa Muktisari Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis, dan (3) Besarnya bagian harga yang diterima produsen (producer’s share) tahu bulat pada Perusahaan Kamasesa dari harga eceran. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan studi kasus. Data yang diperoleh terdiri atas data primer dan sekunder. Responden penelitian ini sebanyak 25 orang yang terdiri atas 1 orang produsen, 7 orang pedagang besar dan 17 orang pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat satu saluran pemasaran tahu bulat, yaitu: produsen → pedagang besar → pedagang pengecer → konsumen, (2) Biaya pemasaran Rp 51,64 per butir, marjin pemasaran Rp 300,00 per butir, dan keuntungan pemasaran Rp 248,36 per butir, dan (3) Bagian harga yang diterima produsen (Producer’s Share) sebesar 40 persen.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH (Studi Kasus di Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis) Ahmad Fauzan; Dini Rochdiani; Sudradjat Sudradjat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.418 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2559

Abstract

Jenis jamur ini banyak diminati karena cita rasanya yang lezat dan bisa dibuat menjadi berbagai macam olahan masakan. Prospek jamur yang bagus dan minat masyarakat yang semakin meningkat dalam mengkonsumsi jamur, membuat banyaknya pembudidaya jamur di Indonesia. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Saluran pemasaran jamur tiram putih dari petani ke konsumen di Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. (2) Besarnya marjin, biaya dan keuntungan dari masing-masing lembaga pemasaran jamur tiram putih di Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. (3) Besarnya bagian harga yang diterima petani (share) dari harga yang dibayarkan konsumen. Penelitian ini dilaksanakan pada petani jamur tiram putih di Desa Rajadesa dengan menggunakan studi kasus. Sampel yang di ambil adalah seorang petani jamur tiram putih  dengan menggunakan teknik Purposive Sampling ( sampel yang sengaja dipilih atau tidak acak). Sedangkan untuk sampel lembaga pemasaran diambil dengan cara Snowball Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1). Terdapat satu saluran pemasaran jamur tiram putih dari petani sampai ketangan konsumen akhir yaitu :Petani   --------> Pedagang pengecer  ----------------> Konsumen akhir, (2). Besarnya total marjin pemasaran adalah Rp. 4.000,00 per kilogram dengan total biaya pemasaran Rp. 1.366,70 per kilogram dan total keuntungan pemasaran Rp. 2.633,30 per kilogram. (3). Besarnya bagian harga yang diterima petani (farmer’s share) adalah sebesar 71,5 persen.
ANALISIS TITIK IMPAS USAHATANI PADI BERSERTIFIKAT ORGANIK (Studi kasus pada Kelompok Tani Tirta Rahayu di Desa Sukanagara Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran) Surman Surman; Muhamad Nurdin Yusuf; Dani Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 6, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.989 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v6i3.2482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya: (1) biaya yang dikeluarkan dalam usahatani padi bersertifikat organik per hektar per satu musim tanam pada Kelompok Tani Tirta Rahayu, (2) pendapatan dalam usahatani padi bersertifikat organik per hektar per satu musim tanam pada Kelompok Tani Tirta Rahayu, (3) titik impas dalam usahatani padi bersertifikat organik per hektar per satu musim tanam pada Kelompok Tani Tirta Rahayu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus, dengan mengambil kasus pada Kelompok Tani Tirta Rahayu di Desa Sukanagara Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Jumlah responden yang diambil adalah seluruh anggota kelompok sebanyak 25 orang  petani dengan menggunakan metode sampling jenuh atau sensus. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa : 1. Besarnya biaya yang dikeluarkan dalam usahatani padi bersertifikat organik per hektar per satu musim tanam di Desa Sukanagara adalah sebesar : Rp 8.182.507,45, 2. Besarnya pendapatan pada usahatani padi padi bersertifikat organik per hektar per satu musim tanam di Desa Sukanagara adalah sebesar : Rp 13.263.252,35, 3. Besarnya titik impas pada usahatani padi padi bersertifikat organik per hektar per satu musim tanam di Desa Sukanagara adalah sebagai berikut: nilai penjualan (BEPnp) adalah Rp 1.584.398,18, titik impas volume produksi (BEPvp) adalah sebanyak 211,25 kilogram. Titik impas luas lahan (BEPLL) adalah seluas 0,07 hektar dan titik impas harga adalah Rp 2.861,58.
DESKRIPSI PROFIL WARUNG KOPI KIWARI DAN KARAKTERISTIK KONSUMENNYA YANG MENGONSUMSI KOPI ARABIKA MANGLAYANG KARLINA Muhammad Fadli; Kuswarini Kusno
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.573 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2895

Abstract

Kiwari Farmers adalah kelompok tani kopi yang memproduksi kopi arabika bernama Manglayang Karlina dan dipasarkan di warung kopi Kiwari. Meningkatnya jumlah kedai  kopi di daerah Bandung menimbulkan persaingan yang semakin ketat dalam industri kopi. Salah satu dampaknya adalah omzet warung kopi Kiwari berfluktuasi selama tahun 2018 Hal ini juga disebabkan jumlah konsumennya menurun. Karena itu, perlu diketahui bagaimana karakteristik konsumennya, agar warung kopi Kiwari dapat menjaga eksistensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil Kiwari Farmers dan karakteristik konsumen kopi Manglayang Karlina di Warung Kopi Kiwari. Untuk mencapai tujuan pertama, data dan informasi dikumpulkan dari informan. Sedangkan untuk tujuan kedua, dilakukan survey terhadap sampel responden berukuran 50 yang dipilih secara sengaja (purposive sampling). Data terdiri dari data primer yang dikumpulkan dengan cara wawancara dan menggunakan kuesioner, serta data sekunder yang diperoleh dari studi literatur dan instansi terkait. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan dengan menggunakan tabel frekuensi. Kiwari Farmers berperan sebagai produsen dan pedagang. Sebagai produsen, Kiwari Farmers memproduksi kopi arabika Manglayang Karlina dan kopi Luwak Manglayang. Budidaya tanaman kopi dilakukan di kebun milik pribadi dan diolah secara mandiri dari hulu hingga hilir. Sebagai pedagang, warung Kopi Kiwari menjual bermacam-macam merk kopi yang masing-masing diperoleh dari petani di daerah asal kopi tersebut. Mayoritas responden konsumen adalah laki-laki, berusia rata-rata 20 tahun, belum bekerja, memiliki uang saku per bulan rata-rata Rp 1.568.000, sedang menempuh pendidikan sarjana, dan berdomisili di dalam Bandung. Disarankan Kiwari meneliti kepuasan konsumen sebagai acuan untuk menentukan sasaran-sasaran di tahun-tahun mendatang.
ANALISIS PENDAPATAN AGROINDUSTRI NATA DE COCO (Studi kasus di Desa Bojongmengger Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis) dudi dudi; Dani Lukman Hakim; Sudrajat Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh Vol 7, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.437 KB) | DOI: 10.25157/jimag.v7i1.2549

Abstract

Penelitian agroindustri nata de coco ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Biaya yang dikeluarkan per satu kali proses produksi oleh perajin  agroindustri nata de coco Desa Bojongmengger, 2) Jumlah penerimaan per satu kali proses produksi dari hasil agroindustri nata de coco Desa Bojongmengger, dan 3) Jumlah pendapatan yang diterima per satu kali prpses produksi oleh perajin agroindustri nata de coco Desa Bojongmengger. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Penarikan sampel dengan menggunakan  metode purposive sampling, jadi satu orang dipilih sebagai penghasil agroindustri nata de coco. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Hasilnya menunjukkan bahwa 500 liter air kelapa dan 600 liter air limbah tahu dihasilkan 850 kilogram nata de coco per satu kali proses produksi. Berdasarkan perhitungan diketahui bahwa biaya produksi adalah Rp 1.415.611,57 penerimaan adalah Rp  1.700.000,00 dan pendapatan Rp 284.388,43.

Page 26 of 107 | Total Record : 1061