cover
Contact Name
Arif Mustofa
Contact Email
disprotek@unisnu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
disprotek@unisnu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal DISPROTEK
ISSN : 25484168     EISSN : 25484168     DOI : -
Jurnal DISPROTEK e-ISSN 2548-4168 p-ISSN 2088-6500 Jurnal di publikasikan oleh Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Cakupan isi jurnal DISPROTEK dalam bidang teknik adalah : teknik elektro, teknik sipil, teknik industri; dalam bidang ilmu komputer adalah : teknik informatika dan sistem informasi serta dalam bidang perikanan adalah : budidaya perairan.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2022)" : 10 Documents clear
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE MIN-MAX STOCK PADA PRODUK SEMEN BIMA (STUDI KASUS: PT SINAR TAMBANG ARTHALESTARI) Andrie Pasca Hendradewa; Mochammad Iqbal Aditiyana
Jurnal DISPROTEK Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3358

Abstract

Efektivitas dan efisiensi menjadi salah satu faktor kunci dalam menentukan kesuksesan sebuah perusahaan dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan konsumen dengan baik, khususnya dalam hal pengadaan barang maupun jasa, perusahaan perlu menerapkan strategi perencanaan persediaan yang tepat. Persediaan merupakan barang atau bahan yang di simpan untuk digunakan dikemudian hari yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam menjalankan aktivitas operasionalnya. Salah satu produk yang banyak dibutuhkan oleh konsumen khususnya pada aktivitas konstruksi adalah semen. Produk Semen Bima merupakan produk semen yang banyak digunakan oleh masyarakat yang merupakan produk buatan PT. Sinar Tambang Arthalestari. Pada proses operasionalnya, dalam menentukan jumlah bahan baku yang digunakan dalam proses produksi semen perlu mempertimbangkan risiko kerusakan apabila jumlah persediaan terlalu banyak. Pada penelitian ini metode min-max digunakan sebagai acuan dalam menganalisis pengendalian bahan baku produk Semen Bima. Terdapat empat bahan baku utama yang digunakan dalam membuat produk tersebut dengan perencanaan persediaan sebagai berikut: bahan baku lime stone dengan jumlah persediaan yang direkomendasikan pada interval 12.038 sampai 16.515 ton, bahan baku silica stone dengan jumlah persediaan antara 9.994 sampai 17.399 ton, bahan baku clay dengan jumlah persediaan pada rentang 1.559 sampai 2.138 ton, dan bahan baku iron sand dengan jumlah persediaan antara 1.210 sampai 1.915 ton.
ANALISIS FAKTOR K3 YANG MEMPENGARUHI KINERJA PROYEK SAAT PANDEMI (STUDI KASUS GEDUNG MUHAMMADIYAH PALANGKA RAYA KAMPUS II) Herindo Manik; Veronika Happy Puspasari; Waluyo Nuswantoro
Jurnal DISPROTEK Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3198

Abstract

Kinerja proyek ialah hasil kerja memobilisasi sumber energi yang ada dari organisasi guna meraih tujuan dalam waktu yang terbatas. Untuk mencapai tujuan proyek dalam waktu singkat, organisasi harus memobilisasi semua sumber daya yang tersedia. Indikator kinerja biaya, kualitas, dan waktu dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan suatu proyek. Survei diserahkan kepada karyawan konstruksi pada proyek pembangunan gedung Kampus II Muhammadiyah Palangka Raya. Regresi linier berganda dan statistik deskriptif digunakan dalam analisis data. Variabel K3 yang dominan pada saat pandemi pada proyek pembangunan gedung Kampus II Muhammadiyah Palangka Raya yang ditentukan dari hasil studi mean dan standar deviasi yaitu 1) Peraturan dan Prosedur K3, 2) Keterlibatan Pekerja, 3) Komunikasi Pekerja. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diperoleh hasil faktor K3 yang berpengaruh terhadap Kinerja Proyek saat pandemi pada proyek pembangunan gedung Muhammadiyah Palangka Raya Kampus II yaitu Peranan Manajemen (X2), Kompetensi Pekerja (X5) dan Komunikasi Pekerja (X6).
ANALISIS PENGARUH ARUS EKSITASI TERHADAP DAYA REAKTIF GENERATOR SINKRON UNIT 3 PLTA UBRUG Setya Aria Putra; Dian Budhi Santoso
Jurnal Disprotek Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3160

Abstract

Generator sinkron membutuhkan suatu medan magnet sebagai penguat agar dapat menghasilkan tegangan listrik. Medan magnet tersebut dapat diperoleh dari arus eksitasi yang dibangkitkan oleh exciter. Arus eksitasi tersebut mengalir pada kumparan medan yang terdapat pada rotor, sehingga rotor itu dapat menghasilkan medan magnet. Kemudian, konduktor akan memotong garis-garis gaya magnet dan menghasilkan Gaya Gerak Listrik (GGL) sehingga menghasilkan tegangan [1]. Saat arus eksitasi diatur di bawah nilai nominal, maka fluks magnet yang terdapat pada stator akan menurun, sehingga tegangan yang dihasilkan oleh generator juga ikut turun. Perubahan pada eksitasi menjadi penyabab tegangan dan daya reaktif yang dihasilkan generator mempunyai nilai batas tertinggi dan batas terendah. Perubahan besarnya arus eksitasi juga mempengaruhi variasi nilai beban pada besarnya daya reaktif. Pengaturan input pada generator sinkron adalah pengaturan yang dilakukan input arus medan dan frekuensi, input arus medan digunakan untuk mengatur besarnya nilai keluaran daya reaktif dan tegangan yang dihasilkan oleh generator. Berdasarkan data akhir dari hasil perhitungan daya reaktif dapat dilihat bahwa nilai faktor daya yang diperoleh minimum sebesar 0,94 dengan arus eksitasi pada rotor sebesar 314 A dan daya reaktif sebesar 3,1 MVAR, sehingga dapat simpulkan bahwa besar nilai daya reaktif yang dihasilkan oleh generator berbanding lurus dengan arus eksitasi yang diberikan. 
ANALISIS POSTUR KERJA UNTUK MEMPERKECIL FAKTOR KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISSOLDER (MSDS) MENGGUNAKAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) PADA PEKERJA BATIK TULIS Akhmad Syakhroni; Achmad Aldy Wiranto; Eli Mas’idah; Muhammad Sagaf
Jurnal DISPROTEK Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3073

Abstract

CV. Batik Pusaka Beruang Lasem merupakan industri batik tradisional. Dalam melakukan pengerjaannya masih dilakukan secara manual dengan kondisi tersebut dapat menyebabakan keluhan saat bekerja, dengan identifiksi kusioner nordic body map. dengan jenis penelitian obvservasi analitik dengan pendekatan cross selection.. Analisis data yang dilakukan secara univariat menggunakan metode rappid upper limb assessment. Pengambilan data dilakukan oleh peneliti. Dari hasil penelitian identifikasi nordic body map sebanyak 16.7% dengan tingkat resiko sangat tinggi, 77,8% dengan tingat resiko tinggi dan 5,6% dengan tingkat resiko sedang. Dengan hasil mengunakan metode rappid upper limb body assessment menggunakan tiga postur kerja dengan 3 orang dalam satu pekerjaan membatik. postur pengambilan lilin dari ke 3 sampel mendapatkan score rula action sebesar 7 dengan kategori tinggi maka diperlukanya perbaikan metode kerja,postur peniupan dari 3 orang sampel dari pekerja pertama mendapatkan score rula action sebesar 6, pekerja kedua dan ketiga mendapatkan  score rula action  sebesar 5, denga tindakan waktu dekat. Postur pembatikan dari ke 3 sampel mendapatkan score rula action 6 dengan diperlukan tindakan dalam waktu dekat. Usulan perbaikan yang berikan dengan mengunakan metode RULA yaitu untuk bagian grub A lengan atas membentuk sudut 200-450, lengan bawah membentuk sudut lebih 900 dengan posisi tangan netral, posisi tangan tertekuk pada posisi tengah dan posisi statis dan tidak melakukan gerakan yang mengulang 4 kali  permenit. Untuk grup B untuk posisi leher membentuk sudut kurang dari 100, dengan punggung netral dan posisi seimbang. Serta pemberian alas (bantalan) pada tempat duduk agar tidak sakit pada pantat,penambahan pengambilan lilin malam agar bisa digunakan satu orang satu, agar meminimalisir sudut-sudut dalam melakukan gerakan saat pengambilan lilin,sering melakukan gerakan yang bermacam variasi agar tidak terjadi kelelahan.
KLASIFIKASI HEPATITIS C VIRUS MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5 Susanto Susanto; Nuri Nuri
Jurnal Disprotek Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3052

Abstract

Hepatitis C Virus (HCV) merupakan Penyakit gangguan pada hati manusia yang menyebabkan peradangan pada sel-sel dan kinerja organ hati manusia. Penyakit HCV sangat berbahaya bagi tubuh manusia karena penyakit ini merupakan penyakit yang berasal dari penyakit kanker hati. Penyebab penyakit HCV adalah penyalahgunaan alkohol, penggunaan alat suntik bekas, dan tranfusi darah oleh orang yang telah terkena penyakit HCV. Adanya permasalahan tersebut, maka tujuan peneliti adalah melakukan penerapan sebuah Algoritma yang digunakan untuk mengklasifikasikan penyakit HCV. Algoritma yang pilih peneliti adalah Algoritma C4.5 yang merupakan salah satu jenis Algoritma klasifikasi. Penerapan Algoritma C4.5 digunakan untuk memperoleh sebuah keputusan, jika seseorang terkena HCV ataupun tidak. Algoritma C4.5 menggunakan atribut-atribut data yang ada untuk menghasilkan suatu keputusan terhadap penyakit HCV. Algoritma C4.5 diimplementasikan dengan metode Adaboost untuk memperoleh hasil yang maksimal. Metode Adaboost merupakan metode penunjang yang digunakan untuk meningkatkan hasil akurasi keputusan dari Algoritma C4.5, sehingga menghasilkan nilai akurasi yang tinggi. Nilai akurasi yang dihasilkan sebesar 95,60% (semula 94,43% menjadi 95,60%).
ANALISIS PENERAPAN METODE SILVER MEAL DAN MIN MAX DALAM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU YANG EKONOMIS Suseno Suseno; Asri Putradi Dibyo Siswoko
Jurnal DISPROTEK Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3330

Abstract

Abstrak:Perumda Air Minum Tirta Binangun Kabupaten Kulon Progo merupakan alih status dari BPAM yang bergerak dibidang pelayanan air pipa dan air minum kemasan bagi masyarakat. Pada tanggal 15 Oktober 2013 Gubernur DIY meresmikan merk AirKU yaitu produk AMDK. Penelitian yang dilakukan adalah menghitung efisiensi biaya pemesanan bahan baku pendukung yaitu kardus 240 ml dengan metode Silver Meal dan untuk mengetahui dua tingkatan maksimum dan tingkatan minimum stok pemesanan kembali yang harus dilakukan dengan menggunakan metode Min Max. Masalah yang pernah dihadapi pada pabrik AirKU adalah bagaimana cara pengendalian stok agar tidak habis atau menumpuk dan meminimalkan biaya pemesanan kembali (reorder stock) agar proses produksi dapat berjalan dengan lancer dan maksimal supaya dapat mengefisiensikan total biaya pemesanan kembali (reorder stock). Dengan adanya masalah tersebut maka dilakukan penelitian efisiensi biaya reorder bahan baku kardus 240 ml dengan harapan pabrik AMDK AirKU dapat melakukan pengoptimalan reorder guna mngefisiensikan biayanya. Hasil penelitian dengan menggunakan metode Silver Meal adalah Rp 287.544.000 dan sedangkan tingkat pemesanan kembali dengan metode Min Max 9.373 pcs degan harga Rp 31.868.200 dan frekuensi reorder 1 bulan sekali, kemudian didapat efisiensinya adalah sebesar 0,258%.Kata Kunci: Silver Meal, Min Max, Persediaan bahan baku, Biaya Pemesanan, Biaya Penyimpanan.Abstract:Perumda Air Minum Tirta Binangun Kulon Progo Regency is a status transfer from BPAM which is engaged in piped water and bottled drinking water services for the community. On October 15, 2013 the Governor of DIY inaugurated the AirKU brand, namely the product AMDK PDAM Kulon Progo. The research conducted is to calculate the cost efficiency of ordering supporting raw materials, namely 240 ml cardboard with the Silver Meal method and to find out the two maximum levels and the minimum level of reordering stock that must be done using the Min Max method. The problem that has been faced at the AirKU factory is how to control stock so that it does not run out or accumulate and minimize reorder costs (reorder stock) so that the production process can run smoothly and maximally in order to streamline the total cost of reordering (reorder stock). With this problem, a research on the cost efficiency of reordering 240 ml cardboard raw materials was carried out in the hope that the AirKU AMDK factory could optimize reorders in order to streamline costs. The results of the study using the Silver Meal method were Rp. 287,544,000 and while the rate of reordering with the Min Max method was 9,373 pcs at a price of Rp. 31,868,200 and the frequency of reordering was once a month, then the efficiency was 0.258%.Keywords: Silver Meal, Min Max, Raw material inventory, Ordering cost, Storage cost
DISAIN OPTIMAL KUALITAS MEKANIS KAIN TENUN MENGGUNAKAN METODE VIKOR Ali Parkhan; Muchamad Sugarindra
Jurnal Disprotek Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3375

Abstract

Kualitas mekanis kain tenun dapat diidentifikasi antara lain dari kekuatan tarik kain dan kekuatan sobek kain dengan fungsi obyektif Larger the Better (LTB). Upaya untuk meningkatkan kualitas kain tenun dapat dilakukan melalui eksperimen dengan mengendalikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya yaitu tetal benang lusi (A), tetal benang pakan (B), kehalusan benang lusi (C), kehalusan benang pakan (D), twist benang lusi (E), twist benang pakan (F), panjang staple serat sisal G). Kombinasi level faktor yang menghasilkan kualitas kain yang optimal diperoleh pada kombinasi level faktor A2, B2, C1, D1, E1, F2, dan G1, yang berarti sistem bekerja pada tetal benang lusi 62 helai/inchi, tetal benang pakan 58 helai/inchi, kehalusan benang lusi 30 Ne1, kehalusan benang pakan 30/2 Ne1, twist benang lusi 20 twist/inchi, twist benang pakan 24 twist/inchi dan panjang staple serat sisal 50 cm. Kombinasi ini mampu menaikkan kekuatan tarik kain sebesar 240,00 N (naik 28,34%) dan kekuatan sobek kain sebesar 20,150 N(naik 31,91%) terhadap kondisi awal. Kombinasi level faktor optimal tidak sensitif terhadap perubahan bobot atribut kualitas tetapi sensitif terhadap perubahan biaya utilitas produk
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) RUMAH MINIMALIS BERBASIS ANDROID DI KABUPATEN JEPARA Sarwido Sarwido; Dony Hermawan
Jurnal Disprotek Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3514

Abstract

Rencana Anggaran Biaya merupakan (RAB) merupakan proses utama dalam perencanaan kegiatan pembangunan dan dasar untuk membuat perencanaan sistem pembiayaan serta kerangka jumlah perhitungan yang akan dikeluarkan. RAB diperlukan untuk mempertimbangkan suatu pembangunan atau proyek dengan banyaknya biaya untuk bahan, gaji pekerja, serta biaya yang berkaitan dengan pembangunan. Maka dibuatlah sistem informasi RAB berbasis android yang berguna untuk masyarakat luas sebagai referensi dalam menentukan buget dalam membuat rumah minimalis dengan type 21, 36 dan 45, dimana dengan sistem ini masyarakat dapat melihat perhitungan dimana saja dan kapan saja serta bisa merubah harga satuan yang diinginkan dan melihat total biaya yang diinginkan. Dalam penegembangan sistem aplikasi ini menggunakan metode RAD (Rapid Aplication development) karena dinilai cukup efisien, dan membangun aplikasi menggunakan software Android Studio dengan bahasa pemrograman Kotlin. Hasil dari sistem ini dapat memudahkan masyarakat dalam menentukan biaya membangun rumah minimalis, memberikan informasi perhitungan yang selektif dan akurat. Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh Ahli Materi dengan Hasil persentase 100%, Ahli Media dengan persentase 86,6% dan Angket Responden dengan persentase 90,6%, dapat disimpulkan bahwa aplikasi informasi perhitungan RAB rumah minimalis ini sangat layak untuk digunakan sebagai informasi pembangunan rumah minimalis. 
LAJU PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU (Scylla serrata) JANTAN DAN BETINA PADA SALINITAS YANG BERBEDA Arif Mustofa; Desti Setiyowati; Eko Suprihatin; Mahadi Utama Hendra; Mustaqim Mustaqim
Jurnal Disprotek Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3536

Abstract

Salah satu organisme perairan bernilai ekonomis tinggi adalah kepiting bakau (Scylla serrata) karena rasa dagingnya lezat dan bernilai gizi tinggi. Kepiting bakau sangat potensial untuk dikembangkan dalam usaha budidaya. Faktor internal dalam pertumbuhan kepiting bakau yang dibudidayakan adalah jenis kelamin, sedangkan faktor eksternal utama adalah salinitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data perbedaan laju pertumbuhan kepiting bakau jantan dan betina serta salinitas optimal untuk pertumbuhan kepiting jantan dan betina. Hewan uji berupa kepiting bakau (Scylla serrata) dengan bobot awal sekitar 45gr/ekor dipelihara selama 4 minggu dengan ransum ikan rucah 10% bobot biomass. Karena kepiting merupakan hewan nocturnal yang aktif pada malam hari, maka pakan diberikan dua kali perhari dengan perbandingan pagi 30% dan sore 70%. Pemeliharaan pada bak yang berisi air media dengan salinitas 5ppt, 10ppt, 15ppt dan 20ppt diisi 4 ekor per bak untuk masing-masing jantan dan betina. Pengukuran terhadap bobot dan lebar karapas dilakukan seminggu sekali dan pada akhir penelitian dianalisa pertumbuhan mutlak, lebar karapas mutlak dan laju pertumbuhan harian. Pengujian data menggunakan rancangan acak kelompok dengan 2 kelompok jenis kelamin, 4 perlakuan salinitas yang berbeda dan 3 ulangan masing-masing perlakuan. Hasil pengukuran bobot kepiting bakau diperoleh nilai H dan SGR tertinggi pada perlakuan 15ppt baik jantan maupun betina. Namun pertumbuhan mutlak maupun pertumbuhan harian kepiting jantan lebih besar daripada betina yaitu 10,52 gr dan 8,41 gr serta 0,50% dan 0,46%. Pertumbuhan lebar karapas mutlak terbaik pada perlakuan salinitas 15ppt baik jantan maupun betina, yaitu 10,50mm dan 8,45mm.
PENGGUNAAN METODE DMAIC DAN POKA YOKE DALAM MEMINIMALKAN TERJADINYA CACAT PRODUK MANHOLE COVER Sandy Talenta .P; Ari Zaqi Al-Faritsy
Jurnal DISPROTEK Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdpt.v13i2.3067

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Cv. Mega Jaya Logam yang bergerak di bidang pengecoran produk logam. Permasalahan dialami dikarenakan terdapat kecacatan dalam proses produksi produk Manhole Cover. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengidentifikasi penyebab cacat dan memberikan usulan maupun pencegahan menggunakan pendekatan DMAIC dan Poka Yoke. Pendekatan DMAIC merupakan pendekatan penyelesaian masalah berbasis data yang membantu membuat perbaikan-perbaikan bertahap dengan mendapat hasil optimal dan Poka Yoke adalah pendekatan yang digunakan untuk mencegah terjadinya kesalahan sederhana akibat adanya human error. Hasil pengamatan menunjukan terdapat tiga jenis cacat diantaranya cetakan tidak rapi, cor cetakan logam kurang, dan tidak presisi. ketiga aspek tersebut jenis cacat paling dominan dan diluar control yaitu cetakan tidak rapi, dilihat pada proses produksi bulan january memiliki nilai error sebesar 0,15152 yang melewati batas UCL sebesar 0,1401 dan bulan agustus sebesar 0,14286 yang melewati batasa UCL sebesar 0,1401. Akar penyebab masalahnya di karenakan kinerja karyawan kurang disiplin, kurangnya penerapan SOP, dan, kualitas logam kurang bagus. Dari hasil penelitian didapatkan beberapa usulan perbakian yaitu tindakan tegas pengurangan gaji dan pemecatan, perlu adanya penerapan SOP pada tenaga kerja, dan, teliti memisahkan bahan baku bagus dan tidak bagus.

Page 1 of 1 | Total Record : 10