cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JUANG: Jurnal Wahana Konseling
ISSN : 26229080     EISSN : 26226278     DOI : -
Core Subject : Social,
JUANG: JURNAL WAHANA KONSELING JUANG merupakan jurnal konseling yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Palembang. Tujuan dari jurnal ini adalah mempublikasikan artikel atau karya ilmiah berupa penulisan teoritis dan praktis, serta hasil penelitian baik Mahasiswa, Guru, Dosen maupun Praktisi Bimbingan dan Konseling. Fokus artikel dalam jurnal ini adalah Konseling dan Pendidikan, diantaranya isu Pendidikan serta masalah pelayanan konseling baik di institusi Pendidikan maupun di luar institusi Pendidikan. Jurnal ini terbit enam bulan sekali yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 140 Documents
Penyesuaian Diri Siswa “AR” dalam Belajar di Jurusan Perhotelan Terkait Kompetensi Soft Skills (Studi Kasus pada Siswa SMK Pembina 1 Palembang) Venty Anastasya; Evia Darmawani; Syska Purnama Sari
Jurnal Wahana Konseling Vol 4, No 1 (2021): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v4i1.5148

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah Perilaku belajar siswa “AR” terhadap Soft Skills terkait karakteristik jurusan perhotelan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa “AR” terhadap Soft Skills terkait dengan karakteristik jurusan, mengetahui apa alasan siswa “AR” tetap belajar di jurusan perhotelan, dan faktor apa saja yang menjadi  penyebab “AR” kesulitan memperoleh kesempatan magang diluar sekolah. Jenis penelitian yaitu penelitian pendekatan kualitatif dengan teknik studi kasus. Teknik pengumpulan data melakukan observasi dan wawancara. Untuk dapat menjamin keabsahan data, menggunakan teknik Triangulasi. Data dianalisis mengacu pada konsep model Miles dan Hubarman dengan tiga langkah (1) Reduksi Data, (2) Penyajian Data, (3) Penarikan Kesimpulan. Hasil temuan penelitian ini menunjukan bahwa soft skills siswa “AR” dalam belajar di jurusan perhotelan terkait kompetensi soft skills yaitu subyek belum memahami karakteristik jurusan perhotelan, interaksi sosial (pendiam, sering terlihat gugup dan tidak percaya diri dalam mengungkapkan pendapat ataupun menyampaikan informasi didepan teman-temannya), dikarenakan kurangnya keterampilan dalam berkomunikasi). Siswa harus memahami secara tepat tentang karakteristik pemilihan jurusan, kerja sama Guru BK dalam peminatan menjadi lebih penting. Skills dapat membantu dan mempermudah siswa perhotelan dalam bekerja sama dengan orang lain, misalnya Comunication Skills atau keterampilan dalam berkomunikasi.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA di SMAN 1 Tanjung Mutiara Kabupaten Agam Wike Karisma; Septya Suarja; Citra Imelda Usman
Jurnal Wahana Konseling Vol 4, No 2 (2021): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v4i2.6538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara objektif tentang pengaruh komunikasi interpersonal terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI IPA di SMAN 1 Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMA N 1 Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Populasi dalam penelitian ini ada 134 peserta didik. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling. Dari hasil perhitungan diperoleh sampel sebanyak 57 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Untuk menganalisis data digunakan rumus regresi linear sederhana guna untuk melihat pengaruh komunikasi interpersonal terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI IPA di SMAN 1 Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Hasil penelitian diperoleh: 1) Gambaran komunikasi interpersonal berada pada kategori baik 2) Gambaran prestasi belajar pada kategori sangat tinggi 3) Pengaruh komunikasi interpersonal terhadap prestasi belajar peserta didik berdasarkan uji regresi sebesar 0,119 x 100% atau 11,9%. Berdasarkan temuan penelitian ini peneliti merekomendasikan kepada peserta didik untuk dapat mempertahankan kemampuan komunikasi interpersonal serta meningkatkan prestasi belajar.
Peran Guru dalam Memotivasi Siswa Mengikuti Pembelajaran Daring di SMP Negeri 2 Belimbing Melinda Anggia Sari; Ramtia Darma Putri; Arizona Arizona
Jurnal Wahana Konseling Vol 4, No 2 (2021): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v4i2.6540

Abstract

Guru sebagai tenaga pendidikan memiliki peran, fungsi dan tanggung jawab yang senatiasa diemban dalam setiap aktivitasnya sebagai pendidik. Guru harus memiliki emosional yang stabil, kejujuran yang tinggi serta memiliki pengetahuan yang luas dan harus menguasai teori/praktik pendidikan, mengerti dan menguasai kurikulum serta metode pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahaui peran guru dalam memotivasi belajar siswa  pada SMP Negeri 2 Belimbing. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti adalah  sebagai instrumen  kunci.Sampel pada penelitian ini adalah Guru Bimbingan Konseling dan Wali kelas sebagai guru bidang studi tertentu yang mendapatkan tugas tambahan sebagai penanggung jawab dinamika pembelajaran di dalam kelas tertentu dimana Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Penelitian ini berfokus pada peran guru secara umum adalah sebagai tugas pendidikan meliputi  mendidik,mengajar,dan melatih. Dan seseorang guru juga berperan untuk membantu siswa dalam mengembagkan keterampilan serta pengetahuan siswa. Oleh karena itu, guru harus bias membuat siswanta tertarik untuk mengikuti pelajaran, dalam memotivasi siswa mengikuti pembelajaran daring di SMP Negeri 2 Belimbing.  Guru memiliki peran sebagai motivator bagi peserta didiknya. Peran motivator sangat dibutuhkan oleh siswa karena motivasi yang baik dari guru akan dapat mendorong kamauan siswa siswa untuk meningkatkan proses dan hasil belajar siswa. Guru juga mengetahui kondisi peserta didik yang diajarnya karena bila guru mengetahui kondisi peserta didik yang diajarnya maka proses pembelajaran akan berjalan kondusif. Dari hasil wawancara juga didapatkan bahwa terlihat dari cara guru memacu motivasi belajar siswa. Pada saat pembelajaran daring guru selalu memberikan motivasi dan semangat belajar siswa melalui chat yang memungkinkan siswa untuk selalu semangat untuk belajar pada pembelajaran daring.
Layanan Bimbingan Konseling dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SMP Negeri 9 Kabupaten Musi Banyuasin pada Masa Pandemi Covid-19 Mariati Mariati; M. Ferdiansyah; Endang Surtiyoni
Jurnal Wahana Konseling Vol 4, No 2 (2021): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v4i2.6020

Abstract

ABSTRAKPembelajaran daring yang telah dilakukan selama satu tahun menyebabkan pembelajaran menjadi lebih pasif dan peserta didik tidak termotivasi untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses layanan bimbingan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMP Negeri 9 Kabupaten Musi Banyuasin pada masa pandemi covid-19. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil penelitian dilakukan dengan pengamatan, triangulasi (sumber, cara dan waktu), dan diskusi dengan teman sejawat. Data yang diperoleh dianalisis dengan mengorganisasikan data, pengelolaan data dan mensintesiskannya dalam bentuk uraian dan gambaran tentang kondisi layanan bimbingan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik SMPN 9 Kabupaten Musi Banyuasin pada masa pandemi covid-19. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMP Negeri 9 Kabupaten Musi Banyuasin pada masa pandemi covid-19 dalam pelaksanaannya sudah baik. Kata Kunci: Layanan, Bimbingan Konseling, Motivasi Belajar, Pandemi, Covid-19 ABSTRACTOnline learning that has been carried out for one year causes learning to be more passive and students are not motivated to learn. This study aims to determine the process of counseling guidance services in increasing students' learning motivation at Junior High School 9 Musi Banyuasin during the covid-19 pandemic. The research conducted is field research. The type of research used is descriptive qualitative research. Data collection techniques in this study are observation, interviews, and documentation. The validity of the research data was tested by observation, triangulation (source, method and time), and discussion with colleagues. The data obtained were analyzed by organizing data, managing data and synthesizing it in the form of descriptions and descriptions of the condition of counseling guidance services in increasing the learning motivation of students at Junior High School 9 Musi Banyuasin during the covid-19 pandemic. Based on the results of the study, it can be concluded that the counseling service in increasing the learning motivation of students at Junior High School 9 Musi Banyuasin during the covid-19 pandemic has been implemented well.Keywords: Services, Counseling Guidance, Learning Motivation, Pandemic, Covid-19
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua dengan Pengetahuan Pendidikan Seks Pada Anak Kelas 8 di SMP Negeri 1 Ambarawa Natalia Zeva Chrisanti; Tritjahjo Danny Soesilo; Yustinus Windrawanto
Jurnal Wahana Konseling Vol 5, No 1 (2022): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v5i1.6733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel pola asuh orang tua dengan variabel pemahaman pengetahuan pendidikan seks pada siswa kelas 8 di SMP Negeri 1 Ambarawa. Dalam penelitian ini terdiri dari satu variabel bebas (X) adalah pola asuh orang tua dan variabel terikat (Y) adalah pengetahuan pendidikan seks.Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan populasi adalah seluruh siswa kelas 8 di SMP Negeri 1 Ambarawa sebanyak 216 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 134 siswa.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui angket/kuisioner menggunakan teknik analisis data Coefficient  Contingency  berbantuan program IBM Statistic SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara variabel Pola Asuh (X) dengan variabel pengetahuan pendidikan seks (Y)  diperoleh signifikansi  sebesar 0,038 < 0,05 dengan koefisien korelasi yang menunjukan angka 8,405** . Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh dengan pengetahuan pendidikan seks pada anak kelas 8 di SMP Negeri 1 Ambarawa.
Proses Layanan Konseling Individu dalam Menentukan Jurusan yang Akan Dipilih Sesuai dengan Minat Siswa Dian Tri Rahmadani
Jurnal Wahana Konseling Vol 5, No 1 (2022): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v5i1.7169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan suatu gambaran pelaksanaan konseling individu. Mengentaskan permasalahan yang dialami oleh salah satu siswa SMA di kota Kendal. Permasalahan ini berkaitan dengan pemilihan jurusan yang akan dipilih di perguruan tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan penenlitian lapangan (terjun langsung) di sekolah dan penelitian ini sifatnya deskriptif. Hasil yang diperoleh dari dua kali sesi proses konseling individu adalah siswa dapat menentukan jurusan yang akan dipilihnya, siswa membuat suatu sikap pada diri sendiri untuk bisa menjadi lebih bersemangat dan optimis dan dapat bermanfaat untuk konseli. Konseli menjadi paham yang harus dilakukan dan membuat alternatif lain jika mengalami suatu kendala. Konselor senantiasa mendampingi konseli sampai bisa mencapai tujuan yang diinginkan.  
Hubungan Self Manajemen dengan Penyesuaian Diri Siswa Marimbun Marimbun; Sabrida Ilyas; Nanda Fitria Ulva
Jurnal Wahana Konseling Vol 5, No 1 (2022): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v5i1.7550

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan self manajemen dan penyesuaian diri serta melihat hubungan self manajemen dan penyesuaian diri. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII MTs Nurul Ulum Pereulak yang berada di kabupaten Aceh Timur yang berjumlah 123 siswa. Penentuan sampel menggunakan rumus Taro Yamane sehingga sampel penelitian berjumlah 94 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket self manajemen dan penyesuaian diri dengan skala likert, pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS 20. Data dianalisis dengan uji regresi sederhana untuk melihat self manajemen dengan penyesuaian diri. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa self manajemen siswa dengan kategori sedang sebanyak 71,3 %, kategori tinggi 16%, dan kategori rendah sebanyak 12,7%. Deskripsi penyesuaian diri siswa dengan kategori sedang sebanyak 73,4%, kategori tinggi 14,9%, dan kategori rendah 11,7%. Koefisien regresi self manajemen (X) sebesar 0,488 yang bernilai positif yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self manajemen terhadap penyesuaian diri dengan nilai R Square sebesar 0,307 menunjukkan bahwa 30,7% variasi nilai penyesuaian diri yang ditentukan oleh self manajemen yang memiliki pengaruh terhadap penyesuaian diri. Kesimpulan penelitian self manajemen memilki hubungan positif terhadap penyesuaian diri.
Ketercapaian Tugas Perkembangan Mahasiswa pada Masa Dewasa Awal di Universitas PGRI Sumatera Barat (Studi Pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Angkatan 2018) Abdul Rahim; Fuaddillah Putra; Wira Solina
Jurnal Wahana Konseling Vol 5, No 1 (2022): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v5i1.7962

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih adanya mahasiswa yang belum mencapai tugas perkembangannya dengan baik, hal ini diketahui dari adanya mahasiswa yang kesulitan dalam memilih dan menentukan bagaimana calon pasangan hidupnya dimasa depan, adanya mahasiswa yang belum memahami apa saja tugas dan tanggungjawabnya sebagai warga negara yang baik dan adanya mahasiswa yang belum mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan sosial sehingga mengalami kesulitan menemukan persahabatan dalam kelompok sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ketercapaian tugas perkembangan dewasa awal pada mahasiswa dalam mencapai tugas perkembangannya: 1) Memilih pasangan hidup, 2) Menjadi warga negara yang baik, 3) Menemukan persahabatan dalam kelompok sosial. Penelitian dilakukan menggunakan   metode   deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian 84 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Jumlah sampel 84 orang responden. Instrumen yang menggunakan angket dengan analisis data  dengan skor interval. Hasil penelitian ini mengungkapkan secara umum  ketercapaian tugas perkembangan dewasa awal berada pada kategori tercapai. Selanjutnya dilihat dari indicator memilih pasangan hidup berada pada kategori tercapai, menjadi warga negara yang baik berada pada kategori sangat tercapai, dan menemukan persahabatan dalam kelompok sosial berada pada kategori tercapai.
Pengaruh Modalitas Belajar Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2018 Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga Dea Yuli Astari; Tritjahjo Danny Soesilo; Setyorini Setyorini
Jurnal Wahana Konseling Vol 5, No 1 (2022): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v5i1.7876

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2018 Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga yang berjumlah 48 orang dan merupakan sampel total. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi Pengaruh Modalitas Belajar Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2018 Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket Modalitas Belajar yang disusun berdasarkan teori DePorter & Hernarcki (2016), dan Motivasi Belajar yang disusun berdasarkan teori Hamzah B Uno (2013). Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana yang diolah dengan bantuan program SPPS version 21.0 for Windows. Terdapat nilai RSquare: 0.202 menunjukan angka koefisien determinasinya (R2). Artinya besaran sumbangan variabel Modalitas Belajar terhadap variabel Motivasi Belajar 20,2%. Hasil regresi yang diperoleh dari variabel modalitas belajar yakni memiliki nilai sig. 0.001 artinya ada pengaruh yang signifikan dari Modalitas Belajar Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2018 Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. 
Pengembangan Model Bimbingan Konseling Karir di Perguruan Tinggi (Studi pada Mahasiswa BK Angkatan 2019 STKIP PGRI Sumbar) Nurhazlin Nurhazlin; Yasrial Chandra; Besti Nora Dwi Putri
Jurnal Wahana Konseling Vol 5, No 1 (2022): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v5i1.6969

Abstract

Peneltian ini dilatarbelakangi karena adanya mahasiswa di STKIP PGRI Sumatera Barat mempunyai masalah tentang karir, terlihat dari adanya mahasiswa yang belum dapat mengetahui tentang pengetahan mengenai dirinya atau potensi yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengungkap dan melihat kematangan karir mahasiswa di perguruan tinggi. 2) Untuk mengembangkan model rancangan pelayanan bimbingan dan konseling karir mahasiswa BK 19 di perguruan tinggi. Jenis penelitian ini ialah deskriptif kuantitatif, dan populasi juga sampel sebanyak 67 mahasiswa angkatan 2019 STKIP PGRI SUMBAR dengan menggunakan teknik yaitu total sampling, untuk mengungkap kematangan karir mahasiswa Bimbingan dan Konseling (BK) 2019 dan membuat pengembangan model bimbingan konseling karir. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kusioner dan di analisis dengan teknik presentase dari rata-rata. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kematangan karir pada mahasiswa BK angkatan 2019 STKIP PGRI SUMBAR secara umum berada pada kategori cukup tinggi dengan presentase 32,84%. Sehingga dapat dibuat model pengembangan bimbingan karir sesuai dengan permasalahan mahasiswa brdasarkan hasil penelitian direkomendasikan pada mahasiswa untuk lebih bisa meningkatkan karirnya sesuai denganyang diharapkan dan juga untuk mengembangkan model yang telah dibuat oleh peneliti.

Page 8 of 14 | Total Record : 140