cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CYCLOTRON
ISSN : 26145499     EISSN : 26145164     DOI : -
Jurnal Cyclotron merupakan jurnal yang diterbitkan oleh program studi teknik elektro Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli. Jurnal ini memfokuskan pada publikasi hasil penelitian dan artikel ilmiah tentang teknik ektro, Sistem Tenaga Listrik, Sistem Kontrol dan Teknik Pengaturan.
Arjuna Subject : -
Articles 198 Documents
Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Kendali Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things Helfy Susilawati; Adira Nur Andiyani; Sifa Nurpadillah
CYCLOTRON Vol 6 No 1 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i1.16571

Abstract

Room temperature monitoring and control system in the pharmaceutical industry is an important aspect in the process of production and storage of pharmaceutical products. Implementing a technology-based system, it can facilitate users in monitoring and controlling room temperature. This study designed a system of monitoring and control of room temperature in herbal medicine company. This system is designed by using microcontroller NodeMCU ESP8266, DHT11 as a temperature detector, SG90 servo as a button pusher on the remote central AC, and website utilization as interface for monitoring and controlling room. When the room temperature doesn’t match the reference, then the user can give the command to the mechanical controller to change the temperature on the remote using the controls on the website. Based on the test results, the readings of the three DHT11 sensors are still within tolerance limits, with each average temperature reading error of 0.71%, 0.51%, and 1.32%
Pengaruh Beban Puncak Terhadap Efisiensi Transformator 60 MVA di Gardu Induk 150/20 kV Sanggrahan Nanang Prayogi; Ida Widihastuti; Muhamad Haddin
CYCLOTRON Vol 6 No 1 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i1.16585

Abstract

Suplai listrik yang terus meningkat menyebabkan panas dari kumparan transformator sehingga menghasilkan rugi inti dan rugi tembaga. Rugi-rugi daya yang dihasilkan transformator menimbulkan perbedaan daya masukan dan keluaran. Pembebanan yang berlebih berakibat menurunnya efisiensi transormator. Perlunya pembagian pembebanan yang merata dan pemeliharaan transformator agar transformator bekerja maksimal dan memenuhi standar. Selanjutnya dilakukan perhitungan efisiensi pada transformator Gardu Induk 150/20 kV Sanggrahan. Model ditetapkan sebagai sebuah single line diagram. Parameter yang ditentukan meliputi : data tegangan, beban, dan arus transformator. Hasil perhitungan menunjukkan efisiensi pada transformator daya 1 sisi 150 kV dengan beban puncak tertinggi 32,8 MW nilai efisiensi sebesar 99,687 %, beban puncak terendah 21,1 MW nilai efisiensi 99,679 %. Efisiensi pada transformator daya 1 sisi 20 KV  beban puncak tertinggi 33,4 MW nilai efisiensi 99,635 %, beban puncak terendah 20,17 MW nilai efisiensi 99,661 %.Kata kunci: Beban puncak, efisiensi, transformator
Simulasi Pusat Tenaga Listrik (PLTS) On Grid pada Jaringan Tegangan Rendah Menggunakan Simulink Matlab Abdul Hafid
CYCLOTRON Vol 6 No 1 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i1.15000

Abstract

Pada makalah ini diuraikan sinkronisasi PV array 3 kW dengan jaringan tegangan rendah satu fase 220 V, frekuensi 50 Hz menggunakan Grid Tie Inverter (GTI). PV array yang digunakan berupa modul surya Trina Solar TSM-250PA05.08  dengan susunan 12 modul tersusun seri. Inverter yang digunakan  dibangun dari IGBT (Insulated Gate Bipolar Transistor) menggunakan metode modulasi lebar pulsa dwikutub (Bipolar PWM)  untuk membangkitkan sinyal penyalaan ke komponen IGBT. Grid Tie Inverter dilengkapi dengan pengontrol MPPT (Maximum Power Point Tracking) dengan metode PO (Perturb and Observe),  regulator VDC dengan pengontrol proporsional dan integral, regulator arus dengan pengontrol proporsional dan integral, dan PLL (Phase Lock Loops) dan  pengukuran.  Berdasarkan hasil simulasi menggunakan Simulink Matlab untuk beban konstan, diperoleh hasil bahwa  performa  GTI  cukup baik, yaitu bahwa  daya (aktif)  dari PV array dapat dialirkan ke beban dan besarnya  bervariasi tergantung pada iradiasi matahari yang jatuh ke permukaan sel surya.
Analisa Unjuk Kerja Kompresor Sistem Udara Bertekanan di PT Smart Tbk Surabaya Hadi Kusnanto; Moh. Arif Batutah; Bonggo Pribadi
CYCLOTRON Vol 6 No 1 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i1.17151

Abstract

Industri downstream sistem udara bertekanan mempunyai peran penting dalam proses produksie energi listrik menjadi sumber energi utama untuk menggerakan kompresor untuk menghasilkan udara bertekanan. Pada instalasi sistem udara bertekanan tidak luput dari kerugian penurunan tekanan, kerugian energi listrik dan kerugian gagal produk akibat kekurangan udara bertekanan. Pada penelitian ini akan dihitung berapa besar kinerja kompresor, penurunan tekanan pada pipa distribusi, dan melakukan estimasi kerugian financial. Dalam menghitung kerugian diatas diperlukan data premier, data sekunder dan data penunjang lainnya. Data-data diperoleh dari hasil pengukuran antara lain flowrate, tekanan, daya dan ukuran panjang pipa. Serta data lain yang diperoleh dari kondisi aktual dilapangan. Berdasarkan hasil pengukuran dan perhitungan, kinerja keseluruhan kompresor mengalami penurunan antara 12,4 % - 68%. Hasil perhitungan spesific power consumption kompresor nomor 1 memiliki nilai paling jelek  sebesar 17,6 kw per 1 m3/min dan untuk kompresor yang paling tinggi kerugian listriknya yaitu kompresor nomor 4 sebesar Rp. 113.520.000/Tahun. Untuk pressure drop pada instalasi perpipaan  dari existing menjadi new design terdapat perbedaan penurunan tekanan sebesar 1,909658 Bar. Existing sebesar 2,930648 Bar dan new design sebesar 1,02099 Bar
Analisis Perbandingan Kinerja Lampu LED, CFL, dan Pijar Pada Sistem Penerangan Kantor Faiz Husnayain; Dicky Syachreza Himawan; Agus R Utomo; I Made Ardita; Budi Sudiarto
CYCLOTRON Vol 6 No 1 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i1.17165

Abstract

Krisis energi listrik yang terjadi di Indonesia beberapa tahun lalu membuat pemerintah harus membuat upaya kongkrit untuk mengatasinya. Penggunaan lampu hemat energi menjadi upaya yang sangat efektif sebagai alternatif penyelesaian masalah. Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja antara lampu LED, CFL, dan pijar dengan tujuan mendapatkan jenis lampu yang efisien dan hemat energi pada sistem penerangan kantor. Ada dua metode pengukuran yang dilakukan pada studi ini yaitu pengukuran intensitas cahaya dan efisiensi kinerja lampu. Pengukuran intensitas cahaya bertujuan untuk mngetahui besar efikasi masing-masing lampu dimana didapat nilai efikasi terbesar ada pada LED dengan 137,369 lumen/watt, diikuti CFL dengan 58,681 lumen/watt dan pijar dengan 11,258 lumen/watt. Pada pengukuran kinerja lampu didapat output berupa daya, faktor daya, dan nilai distorsi harmoniknya. Besar konsumsi daya terkecil ada pada LED dengan 7,283 watt, pada CFL sebesar 17,458 watt, dan pada pijar sebesar 92,1 watt. Faktor daya (PF) hasil pengukuran menunjukan pada LED, CFL dan pijar masing-masing sebesar 0,855; 0,928; dan 0,995. Selain itu didapat juga nilai harmonik arus dan tegangannya dimana untuk harmonik tegangannya, besar maksimum yang terdapat pada orde ke-3 yaitu sebesar 1,72% untuk LED dan 1,79% untuk CFL. Untuk nilai TDD (Total Demand Distortion) yaitu sebesar 1,73% untuk LED dan 0,73% untuk CFL. Untuk lampu pijar nilai harmonik sangat kecil sehingga dapat diabaikan.
Optimalisasi Sistem Operasi Pada Penyulang Spindel Mandira Menggunakan Proteksi Section 2 Dalam Mendukung KTT G20 I Wayan Sukadana; Laily Ramadhini
CYCLOTRON Vol 6 No 2 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i2.17483

Abstract

Penyulang Mandira menyuplai listrik pada titik beban pelanggan premium/VIP serta venue KTT G20 di Nusa Dua. antisipasi yang dilakukan adalah dengan metode section technique, dimana kubikel LBS GD Pelanggan diganti kubikel CBO sebagai proteksi section 2 pada Penyulang Spindle Mandira untuk menekan SAIDI, SAIFI, ENS. Implementasi penempatan relay baru di GD menggunakan metode FMEA dan diperoleh rencana lokasi yang memenuhi standar, lokasi 8 yaitu GD Matahari Bungalow dengan perhitungan keandalan SAIDI = 0,5249 jam/tahun, SAIFI = 0,8598 kali/tahun, dan ENS = 6.986,80 kWh/tahun. Berdasarkan perhitungan setelan arus dan Time Multiple Setting (TMS), GD menggunakan setelan perhitungan relay Penyulang Mandira pada kondisi eksisting, namun setting keterlambatan waktu kerja relay OCR dan relay OCR GD yang belum memenuhi standar IEEE Std 242-1986 0,2 – 0,4 detik, nilai relay OCR lebih kecil dari standar dan nilai relay GFR cenderung lebih besar. Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan OCR bekerja kurang selektif sehingga untuk mengantisipasi grading time relay tersebut, maka dilakukan tindakan alternatif dengan mengganti karakteristik relay OCR GD dari standard inverse menjadi instantaneous relay sedangkan untuk relay GFR GD hanya mengubah waktu kerja untuk relai paling hilir menjadi 0,2 detik.
Analisis Pemasangan Fusesaver Guna Keandalan Sistem Distribusi pada Penyulang 08 GI Purwodadi 150/20 kV Grobogan Bana Satria Faqih Fiddiin
CYCLOTRON Vol 6 No 2 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i2.17775

Abstract

Keandalan suatu sistem distribusi merupakan faktor yang sangat penting dan menjadi fokus utama, karena berhubungan langsung dengan pelanggan. Permasalahan yang sering terjadi dalam menjaga keandalan adalah padam yang disebabkan oleh gangguan. Guna mendukung keandalan sistem distribusi penyulang purwodadi 08 maka dilakukan pemasangan alat pelindung fusesaver. Penelitian ini membahas analisis perbandingan indeks keandalan yaitu nilai SAIDI dan nilai SAIFI sebelum dan setelah fusesaver terpasang, dengan menggunakan data rekapitulasi gangguan sebelum dan setelah fusesaver terpasang pada penyulang purwodadi 08. Hasil menunjukan bahwa sebelum fusesaver terpasang konsumen penyulang purwodadi 08 mengalami lama padam sebesar 20,085 (jam/bulan) dan mengalami kekerapan padam sebesar 7,193 (kali/bulan). Dan setelah fusesaver terpasang konsumen penyulang purwodadi 08 mengalami lama padam hanya sebesar 2,998 (jam/bulan) dan mengalami kekerapan padam hanya sebesar 2,073 (kali/bulan). Hasil dari analisa pemasangan fusesaver dapat mempengaruhi persentase keandalan pada penyulang Purwodadi 08 menjadi meningkat, untuk persentase keandalan nilai SAIDI sebesar 85,34% dan persentase keandalan nilai SAIFI sebesar 72,55%.
Monitoring Daya Listrik Berbasis Internet of Things Menggunakan Metode Simple Exponential Smoothing untuk Prediksi Kebutuhan Energi Dwi Riyadi Hartono
CYCLOTRON Vol 6 No 2 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i2.17948

Abstract

APP (Alat Pengukur dan Pembatas) listrik adalah piranti yang digunakan masyarakat untuk bertransaksi listrik. Permasalahannya APP saat ini masih konvensional karena hanya bisa dibaca secara langsung di tempat APP terpasang. Penelitian ini mengembangkan Alat Monitoring dan Prediksi Daya (AMPD) berbasis IoT. AMPD mengambil parameter tegangan dan arus listrik pada beban menggunakan sensor PZEM004. Data tegangan dan arus beban diolah di dalam mikrokontroller ESP32. Fungsi Simpel Exponential Smoothing (SES) ditambahkan ke dalam pemrograman untuk memprediksi kebutuhan energi dan biaya listrik periode berikutnya. Hasil pemrograman dikirim ke modul mini LCD OLED 128x64 untuk ditampilkan layaknya APP dan ke server Blynk melalui modul wifi. Monitoring jarak jauh dilakukan melalui Smartphone Android dan Laptop/PC yang terhubung dengan internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa AMPD berhasil mengukur dan menampilkan jumlah energi dan biaya listrik terpakai dan memprediksi kebutuhan kebutuhan energi dan biaya listrik pada periode berikutnya secara real-time dan akurat. Kesesuaian hasil peramalan energi dan biaya dihitung dengan metode Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percent Error (MAPE). Untuk beban resistif MAD: 0,0091 dan 0,4839, MSE: 0,0006 dan 0,2975, MAPE 17% dan 15% (Hasil peramalan baik). Beban Kapasitif MAD: 0,0005 dan 0,6598, MSE: 0,000000370 dan 0,6770, MAPE 32% dan 32% (Hasil peramalan Cukup baik). Beban Induktif MAD: 0,0005 dan 0,6772, MSE: 0,000000357 dan 0,6523;  MAPE: 26% dan 26% (Hasil peramalan cukup baik). Nilai MAD dan MSE mendekati nol menunjukkan bahwa hasil prediksi AMPD sesuai dengan data aktual dan bisa dijadikan untuk perhitungan peramalan di periode mendatang.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Jet BusKe PLCS7 1200 pada Kontrol Utama Bag Filter 421-BF1 di PT BSI Tuban ponidi ponidi
CYCLOTRON Vol 6 No 2 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i2.18084

Abstract

Bag filter 421-BF1 digunakan untuk memisahkan debu halus dari udara pada keluaran raw mill pada proses penggilingan produk raw meal (kiln feed). Sistem kontrol utama bag filter 421-BF1 dikendalikan oleh sistem kontrol Jet Bus dari Intensiv-Filter GmbH & Co. KG, namun sistem kontrol tersebut mengalami kerusakan dengan durasi stop terlama mencapai 3,90 jam. Selain itu, sistem kontrol bag filter ini kurang fleksibel dalam penggunaannya karena tidak dapat menambahkan program untuk mengecek kerusakan cloth bag pada kompartemen bag filter. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan perancangan dan pembuatan sistem kontrol dengan PLC (Programmable Logic Control). Setelah dilakukan penggantian sistem kontrol bag filter 421-BF1 menggunakan PLC mampu menghemat biaya pembelian sistem kontrol Jet Bus baru sebesar Rp 12,691,633.56. Sejak dilakukan penggantian sistem kontrol bag filter 421-BF1 proses pengecekan broken bag pada setiap kompartemen bisa dilakukan secara auto dari program PLC yang bisa dijalankan di CCR (Central Control Room), sehingga tidak diperlukan tim produksi ataupun tim maintenance untuk pengecekan secara manual dilapangan. 
Pembuatan Generator Magnet Permanen 12 Kutup Menggunakan Motor Induksi Yuli Handika
CYCLOTRON Vol 6 No 2 (2023): CYCLOTRON
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/cl.v6i2.18255

Abstract

Generator magnet  permanen merupakan salah satu generator populer untuk  sistem energi terbarukan. Generator magnet  permanen dipilih karena efisiensi dan keandalannya yang tinggi. Pada penelitian ini dibuatlah generator magnet permanen 12 kutup dari motor induksi pompa air power jet 125 Watt, dengan cara merubah lilitan stator dan menambahkan Neodymium magnet pada rotor. Setelah lilitan stator dirubah dan magnet telah dipasang pada rotor kemudian dilakukan pengujian dengan memutar rotor menggunakan bor cordlees dan dilakukan pengukuran tegangan pada keluaran generator.  Dari hasil percobaan yang dilakukan dapat dilihat bahwa perhitungan secara teori sangat jauh berbeda dengan praktek. Hal ini disebabkan oleh kurang kuatnya medan magnet yang dihasilkan oleh rotor. 

Page 11 of 20 | Total Record : 198