cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
POLA MIMPI DALAM NOVEL THE SOUL MOONLIGHT SONATA DAN THE SOUL FANTASIA KARYA WINA BOJONEGORO (KAJIAN TEORI TAFSIR MIMPI SIGMUND FREUD) Fithroh Wahidah; Setya Yuwana Sudikan; Setijawan .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.978 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i1.2378

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pola kondensasi, pola pemindahan dan representasi mimpi melalui simbol dalam novel The Soul Moonlight Sonata dan The Soul Fantasia karya Wina Bojonegoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan psikoanalisis. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola kondensasi yang meliputi (1) adanya pengulangan mimpi, (2) mimpi terjadi sesuai keinginan seperti menemukan biola, menjadi soloist, melihat kecelakaan James dan menemukan Mbing. Pola pemindahan mimpi meliputi (1) pergantian objek sosok ayah dengan sosok Pakdhe, (2) pergantian sosok mas Tino dengan sosok yang menyeramkan, (3) ketidaksesuaian mimpi dengan alam sadar. Representasi simbol mimpi seperti, (1) garis keturunan yang disimbolkan dengan biola, (2) ketakutan diri yang disimbolkan dengan sosok yang menyeramkan.
PENGEMBANGAN BUKU BERJENJANG LEVEL B UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA SLOW LEARNER KELAS 1 SEKOLAH DASAR Imraatur Rafiáh Rochani Triastuti; Kisyani Laksono; Titik Indarti
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.542 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan buku bacaan berjenjang level B sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa Slow Learner kelas 1 sekolah dasar. Buku bacaan yang dihasilkan sebanyak tiga buku dengan judul yang berbeda, yaitu Rumahku, Meme suka sayur wortel dan Popi tak punya teman. Desain penelitian dan pengembangan yang dipilih dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan yang mengadaptasi model 4-D dari Thiagarajan. Sugiyono mengatakan bahwa R & D merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Produk yang didesain dalam penelitian ini yaitu berupa buku bacaan berjenjang level B diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa Slow Learner kelas 1 sekolah dasar. Hasil pengembangan buku berjenjang level B yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Define, Design, Develope, Disseminate. Hasil validasi ahli isi sebesar 87%, validasi ahli kebahasaan 92% dan validasi kegrafikan sebesar 89%, dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan produk ini dinilai hasil aktivitas guru sebesar 96%, aktivitas siswa sebesar 83,5%, dan respon siswa siswa sebesar 97,5 dengan katagori sangat baik. Keefektifan produk dinilai dari tes keterampilan membaca menggunakan pretest dan posttest yang menggunakan rumus n-gain. Hasil pretest sebesar 29,2 dengan katagori tidak tuntas, sedangkan posttest sebesar 83,3 dengan katagori tuntas. Ketuntasan tersebut mengacu pada ketuntasan minimal siswa yang ditentukan oleh rapat dewan guru sebesar > 75. Berdasarkan data-data tersebut terdapat peningkatan rata-rata nilai keterampilan membaca sebelum dan sesudah diterapkannya buku berjenjang level B . Peningkatan kemampuan membaca siswa Slow Learner kelas 1 sekolah dasar berkatagori tinggi dengan nilai skor rata-rata n-gain sebesar 0,6.
PENGARUH LATIHAN LEMPAR BOLA MENGGUNAKAN SASARAN TERHADAP GERAK MOTORIK KASAR DAN KETEPATAN MELEMPAR PADA PESERTA DIDIK DOWN SYNDROME Iska Putranto Saptadi; Dwi Cahyo Kartiko; Abdul Rachman Syam Tuasikal
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.019 KB)

Abstract

Penerapan hasil latihan pada peserta didik Down Syndrome yang tidak maksimal dalam sebuah agenda perlombaan motorik (lempar bola). Tujuan latihan lempar bola menggunakan sasaran guna meningkatkan gerak motorik kasar dan ketepatan melempar pada peserta didik Down Syndrome. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pre-experimental model one group pre test–post test design. Subjek yang diambil datanya adalah 8 peserta didik Down Syndrome di SOIna Kota Surabaya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pre-test, treatment, post-test. Hasil latihan lempar bola menggunakan sasaran terhadap gerak motorik kasar dan ketepatan melempar pada peserta didik Down Syndrome meningkat sebesar 12.5%.Simpulan dari penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifakan latihan lempar bola menggunakan sasaran terhadap gerak motorik kasar dan ketepatan melempar pada peserta didik Down Syndrome di SOIna Kota Surabaya. Bagi pendidik pendamping di SOIna Kota Surabaya latihan lempar bola menggunakan sasaran dapat direkomendasikan dan diterapkan dalam program latihan untuk meningkatkan gerak motorik kasar dan ketepatan melempar bola .
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DENGAN MEDIA SWAY PADA MATERI PETA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X ILMU SOSIAL 1 SMA NEGERI 3 JOMBANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Juli Murtini; Wiwik Sri Utami; Eko Budiyanto
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.886 KB)

Abstract

Kegiatan belajar mengajar dinyatakan berhasil apabila tujuan instruksional dapat tercapai. Kurikulum 2013 memiliki tuntutan diantaranya pendidikan karakter, tuntutan revolusi industry 4.0, literasi dengan pembelajaran kontruktivistik yang menuntut kompetensi dari aspek pengetahuan, ketrampilan dan sikap. Proses pembelajaran yang berlangsung masih bersifat konvensional dan hasil belajar masih rendah. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian apakah Penerapan model pembelajaran blended learning dengan media Sway Pada Materi Peta dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Ilmu Sosial 1 SMA Negeri 3 Jombang Tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apakah Penerapan model pembelajaran blended learning dengan media Sway pada materi peta dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Ilmu Sosial 1 SMA Negeri 3 Jombang Tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas dengan tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi yang menggunakan model pembelajaran blended learning yang memiliki langkah mulai dari seeking of information, acquisition of information, dan synthesizing of knowledge. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 1 SMA Negeri 3 Jombang dengan data yang diperoleh berupa hasil uji kompetensi dan lembar kerja observasi kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil belajar siswa mengalami penngkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu peningkatan ketuntasan belajar siklus I (67,74%) dan siklus II (87%), 96,7% pada siklus III. Sedangkan peningkatan rata-rata uji kompetensi pada siklus I 74,67, pada siklus II 81,45 dan pada siklus III 90,81 sehingga dapat disimpulkan Penerapan model pembelajaran blended learning dengan media Sway Pada Materi Peta dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Ilmu Sosial 1 SMA Negeri 3 Jombang Tahun pelajaran 2018/2019 dan model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran mata pelajaran geografi.
THE USE OF ANIMATED SHORT MOVIE IN TEACHING WRITING NARRATIVE TEXT TO FACILITATE STUDENTS CRITICAL THINKING SKILLS FOR EIGHTH GRADERS July Trisnani; Oikurema Purwanti; Ali Mustofa
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.771 KB)

Abstract

Jurnal Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan film pendek animasi dapat memudahkan siswa dalam menulis teks naratif. Selain itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam berpikir kritis dalam menulis teks naratif dengan menggunakan media film pendek animasi. Fokus penelitian ini terletak pada bagaimana siswa sekolah menengah pertama menerapkan berpikir kritis dalam menulis teks naratif, dan kesulitan apa yang mereka hadapi dalam menerapkan berpikir kritis ke dalam tulisan mereka setelah menonton film pendek animasi. Peneliti mengumpulkan data dari observasi. Peneliti akan melakukan observasi minimal dua kali, peneliti akan merekam penerapan film pendek animasi oleh guru di dalam kelas. Semua kegiatan di kelas akan direkam dalam perekam video. Untuk kelompok yang dipilih secara acak oleh peneliti, perilaku verbal dan nonverbal mereka di dalam kelas akan direkam. Data hasil pencatatan dan hasil akhir siswa akan digunakan peneliti sebagai informasi selanjutnya untuk melengkapi data hasil observasi. Berdasarkan analisis dan pembahasan yang disajikan pada bab sebelumnya, maka peneliti dapat menyimpulkan hasil penelitian sebagai berikut: 1.Pembelajaran menulis teks naratif menggunakan film animasi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks naratif.2. Pembelajaran menulis menggunakan media film animasi dapat meningkatkan pola berpikir kritis pada siswa SMP.
SENSOR KECEPATAN BERBASIS MICROCONTROLLER PRAKTIS DIGUNAKAN DALAM PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR · ANALITIS Koyimah .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.287 KB)

Abstract

Penelitian ini berupaya menghasilkan sensor kecepatan berbasis microcontroller yang praktis untuk meningkatkan ketrampilan berfikir analitis pada materi tumbukan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian R & D yang menggunakan motode pre experimental dengan one group pretest-posttest design dan diterapkan pada siswa SMAN 1 Kebomas Gresik kelas X semester II. Metode pengambilan data menggunakan validasi, tes keterampilan berfikir analitis, pengamatan dan angket. Teknis analisis data menggunakan anlisis diskriptif kuantitatif. Kepraktisan media ini terlihat dari karakteristik sensor kecepatan, keterlaksanaan RPP selama tiga pertemuan tanpa hambatan yang berarti. Penilaian ketrampilan berfikir analitis dengan N-Gain 0,88 dengan katagori tinggi dan respon siswa dalam pembelajaran sangat baik. Berdasarkan hasil temuan penelitian, disimpulkan bahwa Media Imitasi tumbukan serta perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat praktis digunakan dan meningkatkan ketrampilan berfikir analitis pada konsep tumbukan.
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN LITERASI SAINS SISWA Fina Retnowati; Prabowo .; Madlazim .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.84 KB)

Abstract

Literasi sains merupakan salah satu kemampuan yang sedang dilatihkan di dunia pendidikan untuk persiapan memasuki kehidupan di abad 21. Melalui kemampuan literasi sains seseorang dapat memiliki sikap dan kepekaan yang tinggi terhadap diri dan lingkungannya dalam mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan sains. Kemampuan literasi sains dapat dilatihkan pada siswa melalui pemvelajaran model inkuiri terbimbing yang difasilitasi dengan perangkat pembelajaran. Artikel ini mendeskripsikan hasil validasi perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing untuk melatihkan literasi sains. Metode dalam penelitian menggunakan pengembangan model 4-D yaitu define, design, develop dan disseminate. Pelaksanaan penelitian hanya sampai pada tahap develop. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu silabus, RPP, LKS serta instrument penilaian hasil belajar berbasis literasi sains. Berdasarkan hasil analisis validitas menggunakan kriteria Ratumanan serta analisis reliabilitas yang menggunakan percentage aggreement diperoleh bahwa perangkat pembelajaran model inkuiri terbimbing untuk melatihkan literasi sains yang telah dikembangkan berada pada kriteria sangat valid dan reliable.
HASRAT MOLAR DALAM NOVEL TETRALOGI DANGDUT KARYA PUTU WIJAYA: KAJIAN SKIZOANALISIS GILLES DELEUZE DAN FELIX GUATTARI Leo Wira Hardiono; Tengsoe Tjahjono; Setijawan .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.839 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah membongkar dan menemukan kerja hasrat molar dalam novel tetralogi Dangdut karya Putu Wijaya. Keempat novel tetralogi tersebut berjudul Dangdut, Nora, Mala, dan Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan hasrat molar melalui tokoh Nora, Mala, dan Indonesia melakukan penghancuran nilai seperti ekonomi, politik, budaya, keluarga, bahkan pendidikan. Seorang yang sudah terpapar hasrat molar selalu ingin melampaui batas sampai pada akhirnya tidak peduli dengan norma yang berlaku bahkan menghancurkan struktur sosial dan identitas. Bentuk dari hasrat molar tergambar dalam setiap tindakan tokoh dengan tokoh lain atau tokoh dengan lingkungannya.
PERUBAHAN KONSEPSI IPA SISWA KELAS IV SDN KAPASARI I SURABAYA MELALUI MODIFIKASI MODEL PEMEROLEHAN KONSEP (CONCEPT ATTAINMENT MODEL) Mashuri .; Muslimin Ibrahim; Utiya Aziza
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.924 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil konsepsi IPA siswa kelas IV SDN Kapasari I Surabaya sebelum dan setelah dilakukan pembelajaran menggunakan modifikasi model pemerolehan konsep (Concept Attainment Model). Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Kapasari I Surabaya yang berjumlah 27 siswa dengan desain penelitian one grup pretest-posttest. Instumen yang digunakan adalah Three Tiers Instrument. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dengan hasil terlaksananya modifikasi model pemerolehan konsep (Concept Attainment Model) dengan baik, dan terjadi perubahan penguasaan konsep siswa. Hasil pretest dan posttest siswa digunakan untuk mengetahui adanya perubahan profil konsepsi siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Peningkatan ini dapat diketahui melalui analisis N-Gain (normalized gain). Peningkatan penguasaan konsep siswa kelas IV SDN Kapasari I Surabaya dengan menggunakan modifikasi model pemerolehan konsep pada saat pretest dan posttest adalah 0,93 atau meningkat sebesar 93%. Kesimpulan penelitian ini pembelajaran dengan menggunakan modifikasi model pemerolehan konsep (Concept Attainment Model) dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV SDN Kapasari I Surabaya.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI UNGKAPAN PETUNJUK MELALUI PENERAPAN METODE ROLE PLAYING PADA SISWA KELAS 1 Masiyem .
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.968 KB)

Abstract

Penyampaian pembelajaran dengan metode pembelajaran yang variatif menjadi salah satu cara mengatasi kebosanan siswa dalam belajar. Hal ini dapat didukung dengan penggunaan media pembelajaran yang berkualitas. Misalnya, guru dapat menyajikan materi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Selain itu dengan berbagai metode-metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif membuat para siswa tidak jenuh terhadap materi dan lebih berkembang. Memang, menjadi guru sebaiknya up to date dengan perkembangan zaman. Menjadi guru yang memiliki kemampuan teknologi baik akan mmembantu proses pembelajaran siswa. Dengan suasana tersebut, diharapkan dapat mengubah suasana kebosanan dalam belajar menjadi senang, lebih bergairah, dan termotivasi. Dengan demikian, prestasi siswa sangat berpotensi mengalami kenaikan. Berdasarkan temuan penulis, sebagian besar siswa kurang aktif dan berfikir kritis dalam materi Ungkapan Petunjuk. Apabila anak menghadapi masalah kontekstual baru yang berbeda dengan yang dicontohkan, anak belum mampu berfikir kritis dan menemukan solusi dengan benar sehingga banyak anak yang menjawab salah, dan dengan alasan soalnya sulit. Karena itu wajar setiap kali diadakan tes, nilai pelajaran Bahasa Indonesia selalu rendah dengan rata – rata kurang dari KKM. Oleh karenanya dibutuhkan upaya untuk meningkatkan meningkatkan pemahaman siswa tentang Ungkapan Petunjuk Kelas 1-C SD Negeri Kendangsari I/276 Surabaya melalui penerapan Metode Role Playing dan model pembelajaran kooperatif dengan melaksanakan penelitian dua siklus tindakan. Pelaksanaan pembelajaran konsep Bahasa Indonesia materi Ungkapan Petunjuk dengan menggunakan Metode Role Playing di kelas 1-C SD Negeri Kendangsari I/276 Surabaya terbukti dapat meningkatkan pemahaman siswa, hal ini berdasarkan hasil observasi terhadap aktivitas siswa dan jika dipersentasekan prasiklus 12,50%, siklus 1 28,13%, pada siklus 2 naik lagi menjadi 87,50%. Penggunaan Metode Role Playing dalam pembelajaran konsep Ungkapan Petunjuk di Kelas 1-C SD Negeri Kendangsari I/276 Surabaya, terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dapat terlihat dari perolehan nilai rata-rata kelas dari hasil tes siswa pada setiap tahapan siklus semakin meningkat yaitu, nilai rata-rata kelas pada prasiklus sebesar 49,375, pada siklus I sebesar 60,625, dan pada siklus II sebesar 74,687.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue