JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Articles
2,820 Documents
Analisis Maksim Kebijaksanaan dan Maksim Permufakatan dalam Film Lua-Lua Mböwö Sebua Karya Ponti Gea
LAIA, ASKARMAN
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1635.545 KB)
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan maksim kebijaksanan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea yang terdapat pada episode satu dan dua dan untuk mendeskripsikan maksim permufakatan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua ciptaan Ponti Gea yang terdapat pada episode satu dan dua. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. yaitu, penelitian yang berbentuk etnografi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yaitu menyimak langsung tuturan pada saat kaset diputarkan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea episode satu dan dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis maksim kebijaksanaan dan maksim permufakatan dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea pada episode satu dan dua di dalamnya terdapat tujuh percakapan yang mengandung maksim kebijaksanaan dan sembilan percakapan yang termasuk maksim permufakatan. Oleh karena itu, disarankan tidak hanya sekedar mengerti tuturan yang terdapat dalam film Lua-lua Mböwö Sebua karya Ponti Gea episode satu dan dua, akan tetapi mampu memahami dan mengklasifikasikannya dan saat melakukan penelitian analisis jenis film baiknya peneliti menggunakan komputer atau leptop ganda untuk memudahkan menganalisisnya.
ANALISIS NILAI-NILAI KARAKTER DALAM NOVEL JOKOWI TUKANG KAYU
FAU, HELNANIRMA SUSANTI
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1524.165 KB)
Permasalahan yang terdapat dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso sangatlah kompleks. Permasalahan-permasalahan tersebut antara lain: masalah keluarga, sekolah, pekerjaan, keuangan dan pemerintahan. Permasalahan tersebut menyebabkan perubahan psikis dalam kehidupan kehidupan tokoh utama pada novel tersebut. Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso (2) mengetahui relevansi novel Jokowi Si Tukang Kayu terhadap pembelajaran pendidikan karakter di SMA. Jenis penelitian tergolong penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data tersebut dengan kalimat-kalimat kualitatif. Subyek penelitian adalah novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso, sedangkan objeknya adalah nilai-niai pendidikan karakter dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso serta implikasinya dalam pembelajaran di SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai-nilai karakter yang terkandung dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso ada 5 yaitu, nilai karakter kerja keras, mandiri, disiplin, jujur, tanggungjawab; (2) terdapat relevansi atau hubungan yang terkait antara nilai-nilai pendidikan karakter novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso terhadap pembelajaran pendidikan karakter di SMA. Jadi dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso terdapat nilai-nilai karakter yang dapat dikaitkan dengan pembelajaran pendidikan karakter di SMA. Saran yang ditawarkan yaitu; (1) Hendaknya guru menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah pada pembelajaran. (2) hendakhnya penelitian ini menjadi bahan perbandingan kepada peneliti selanjutnya.
NILAI-NILAI MORAL PADA NOVEL âMISTERI GELAS KEMBARâ KARYA S.MARA
FAU, HELNANIRMA SUSANTI
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1813.951 KB)
Nilai moral merupakan nilai yang mengandung kebaikan dalam hal kesusilaan atau perilaku manusiawi yang memiliki dimensi yang tinggi dan mutlak diperlukan oleh setiap manusia untuk menjalankan kehidupannya sebagai makhluk sosial. Oleh karena itu, penggalian nilai-nilai moral dalam karya sastra perlu dilakukan mengingat penyampaian nilai-nilai moral dalam karya sastra tidak secara langsung. nilai-nilai moral dapat ditanamkan dalam kepribadi siswa agar mereka memiliki karakteristik yang berakhlak mulia. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel âMisteri Gelas Kembarâ Karya S. Mara Gd. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk penulisan kualitatif. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik dokumentasi yaitu teknik pengumpulan data dengan menggunakan sumber-sumber tertulis dan membaca novel âMisteri Gelas Kembarâ Karya S. Mara Gd secara berulang-ulang. Dari hasil data penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa dalam novel âMisteri Gelas Kembarâ Karya S. Mara Gd terdapat nilai-nilai moral yang terdiri dari 1) nilai moral kesadaran, 2) nilai moral kebaikan 3) nilai moral kebijaksanaan, 4 ) nilai moral pengharapan, 5) nilai moral kejujuran. Peneliti menyarankan kiranya dapat dijadikan sebagai pelajaran yang berharga menyikapi permasalahan hidup serta termotivasi untuk mengkaji aspek-aspek novel yang lain
IMPROVING STUDENTS` SPEAKING SKILL OF DESCRIPTIVE TEXTS THROUGH MIND MAPPING AT GRADE X1 TKJ OF SMK N 1 PANYABUNGAN, MADINA â SUMUT
NASUTION, DINA SYARIFAH
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1733.292 KB)
This research aims to measure the implementation of Mind Mapping on Improving Students` Speaking Skill of grade XTKJ of SMK N 1 Panyabungan, Mandailing Natal - Sumatera Utara. The method of this research was Classroom Action Research ( CAR ). The participant in this classroom action research was 44 students of grade XTKJ of SMK N 1 Panyabungan, Mandailing Natal - Sumatera Utara. The instrument consisted of Mind Mapping Practice, Speaking test, observation sheet, and interviews. The data of this research was analyzed two methods of data analysis. Quantitative data analysis was used to examining and interpreting data from Mind Mapping practice and speaking test. The data taken from observation and interview was used qualitative data analysis. The result shows that (1) Mind Mapping better improves the students` Speaking Skill. This can be evidence from the students` means which better gradually improved in cycle one, and two, and (2) the researcher found that the changes of students` speaking skill are influenced by six factors, namely, interesting teaching media, interesting material, attractive classroom activities, enjoyable classroom management, attractive teacher`s approach, teacher strategy.
KEMERDEKAAN GAYA BAHASA RADITYA DIKA DALAM STAND UP COMEDY
Lubis, Mina Syanti
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1690.493 KB)
Stand up comedy is a comedian stands by himself/herself on the stage to give the jokes and speaks directly before the audience and there is no companion beside him/her. Every comic in stand up comedy has characteristics difference. It can be seen from costume, the way to express the theme, the way in speaking, figure of speech, body movements, intonation and so on. The figure of speech in rhetoric is known as style in speaking. The figure of speech can assess personal style, character, and ability of a person who uses that language. Its getting better use of figure of speech its getting better a persons assessment for him, its getting worse use of figure of speech, its getting worse a persons assessment for him. The approach of this research is qualitative by applying descriptive method. The figure of speech that used by Raditya Dika are at least repetition, hyperbole, and sarkasme. The skill to use the figure of speech gives jokes for the audience. Raditya Dika conveys the rant become a joke. He has high creativity to express a problem in daily living by using language that invites laughter.
ANALISIS GAYA BAHASA RETORIS DALAM PIDATO BUNG KARNO
Lubis, Mina Syanti
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3057.523 KB)
The purpose of speech is not only give information to the public verbally but speech should pay attention language, diction, and style that used so that the information can be received by audience. the style of language is one of the things taht need to be considered in giving speech because the beauty in using style of language is a hallmark of a good speech. Ir. Soekarto (the firs president of indonesia) was a capable rhetorical to build and burn the spirit of Indonesian youth to be independent and irrespective of the other colonies of the nations. Nationalism, the burning spirit of the youth, an the maintenance of the nation"s self-esteem, are the preice of every speech. until today the refernce to speech still refers to him. based on the nanalysis, the rhetorical languange that used Ir. Soekarno in his speech was anastrop as many as 5 quotations, apostrophes as many as 3 quontations, asindeton as many as 1 quotation, and polisidenton as many as 7 quotations. the purpose of using of rhetorical language is to affirm something so rise the spirit of the audience, showing a pround impression of a struggle that expressed by using the figure of speech.
KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM PENERAPAN HUKUMAN MATI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI DI INDONESIA (Suatu Tinjauan Yuridis Normatif)
LAIA, LAKADODO
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2780.207 KB)
Masalah kebijakan penanggulangan kejahatan korupsi akhir-akhir ini masih mendapatkan sorotan tajam dari berbagai kalangan baik masyarakat, profesional maupun dari kalangan penegakan hukum itu sendiri. Berbagai aspek penegakan hukum yang dibicarakan, salah satunya adalah masalah reformasi hukum dan keadilan, âsupremasi hukumâ dalam arti bahwa peranan pendidikan tinggi hukum dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum dan berintegritas moral/berkeimanan/berkeilmuan.
Untuk menghasilkan penegak hukum yang berkualitas dan berintegritas tersebut sebagai upaya dalam kebijakan penanggulangan kejahatan, maka peranan lain yang merupakan bagian dari kebijakan sosial, yang secara strategis dilakukan melalui 3 (tiga) tahap, yaitu tahap formulasi hukum oleh lembaga legislatif, tahap penerapan hukum oleh pengadilan, dan tahap eksekusi.
Dalam hal kebijakan dalam penegakan hukum yang berkualitas dilakukannya terobasan baru dalam hukum pidana korupsi, dengan menerapan kebijakan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana korupsi yang dianggap lebih efektif dibandingkan dengan memberikan sanksi pidana penjara, kurungan atau denda dan/atau pidana berupa pembayaran uang pengganti kepada pelaku. Penjatuhan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana korupsi sebagaimana ditentukan dalam Pasal 2 Ayat (2) UU PTPK (spesialis derogate) dan Pasal 10 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (generalis derogate) manakala pelaku melakukan perbuatan korupsi dalam âkeadaan tertentuâ. Keadaan tertentu yang dimaksud adalah keadaan yang dapat dijadikan sebagai alasan pemberatan pidana bagi pelaku tindak pidana korupsi, yaitu apabila tindak pidana tersebut dilakukan terhadap dana-dana yang diperuntukkan bagi penanggulangan keadaan bahaya, bencana alam nasional, penanggulangan akibat kerusuhan sosial yang meluas, penanggulangan krisis ekonomi dan moneter.
KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI TAPANULI SELATAN
HARAHAP, FITRIANI
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1849.054 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi manajerial kepala sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan se Tapanuli Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (mixed research) dengan metode concurrent embedded, dengan menjadikan metode kuantitatif lebih dominan dari metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah diukur dengan 16 indikator, Hasil uji loading factor semua indikator kompetensi manajerial kepala sekolah berada di atas > 0,50 sehingga semua faktor dapat diikutkan untuk mendukung variabelnya. Pupulasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru Sekolah Menengah Kejuruan di Tapanuli Selatan Sebanyak 210 orang sampel di ambil secara simple random sampling sebanyak 175 orang. Skor kompetensi manajerial kepala sekolah sebesar 4,1965 dengan tingkat capaian responden (TCR) sebesar 83,93%. Tingkat capaian responden (TCR) ini menunjukkan bahwa variabel kompetensi manajerial kepala sekolah berada pada kategori baik. Sedangkan hasil observasi dan wawancara kompetensi manajerial kepala sekolah sudah baik, namun ada beberapa terkendala yang dihadapi seperti sarana, prasarana, ekonomi orang tua peserta didik, lokasi sekolah yang agak jauh dari tempat tinggal siswa dan guru-guru sehingga program yang sudah direncanakan terganggu pada tahap realisasinya.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA PADA MATERI JURNALKHUSUS KELAS XII IPS SMA NEGERI I BATANG NATAL
Ritonga, Mariatul Kubtiyah
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1915.181 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran adanya pengaruh antara Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Akuntansi Materi Jurnal Khusus di Kelas XII SMA Negeri 1 Batang Natal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Batang Natal. Populasi yang digunakan seluruh siswa kelas XII yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah 138 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes. Dan teknik analisa data yang digunakan adalah pengolahan pengolahan data melalui SPSS dan pengujian Hipotesis I diperoleh nilai rx1y sebesar 0,557. Hasil pengujian hipotesisnya diperoleh niali signifikan lebih kecil daripada nilai α dengan taraf signifikan 5% (0.000 < 0.05) artinya hipotesis yang dirumuskan dapat diterima. Sehingga peniliti memperoleh temuan yaitu âTerdapat Pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar) terhadap hasil belajar akuntansi siswa materi jurnal khusus XII IPS SMA Negeri 1 Batang Natal.
THE INFLUENCE OF THE USE OF LEARNING MODEL MAKE A MATCH ON PROBLEM SOLVING ABILITY OF SPLDV SUBSTITUTE MATHEMATICS IN CLASS VIII OF SMP STATE 1 BATANG ANGKOLA
Saleh, Agus
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1150.694 KB)
This study aims at finding out whether there is a significant influence of using make a match learning modelto mathematical problem solvingability on the topic of linear equation system of two variables at the eighth grade students of SMP Negeri 1 Batang Angkola. The research method in this study is experimental with 66 students as the sample. Descriptive and inferential analyzes were used to analyzed the data. Based on the data analysis, it was found that: (1)The average of mathematical problem solving ability on the topic of linear equation system of two variables using conventional learning is 69,95(enough category); (2) The average of mathematical problem solving ability on the topic of linear equation system of two variables using make a match learning modelis 82,59 (very good category), and (3) tcount is greater than ttable (5.91 >1699). It can be concluded that mathematical problem solving ability on the topic of linear equation system of two variables using make a match learning model is better than mathematical problem solving ability on the topic of linear equation system of two variables using conventional learning model at the eighth grade students of SMP Negeri 1 Batang Angkola