cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
AN ANALYSIS MODALITY IN MALEFICENT 1 MOVIE SCRIPT Agnes Caroline Baene; Miranda Wangisari Padang; Arsen Nahum Pasaribu
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.8 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3535

Abstract

This research paper focuses on examining the modality in a movie script entitled Maleficent 1. The researcher sees that there are many sentence structures that are very interesting because they have the meaning of modality. Modality is divided into 2 types, namely modalization and modulation. The data taken are movie scripts sourced from the internet and watch movies from YouTube. The research method uses Descriptive Qualitative research methods which explain the meaning in a clause that contains part of the modality type Thus, the research data consist that around 83 data were found in all categories. The most dominant type of modality is obligation 43(51.8%), and then is respectively followed by Probability 19 (22. 8%), usuality 15(18%), and inclination 6(7.2%). The findings indicate the language of the movie used the high modulation obligation as the most dominant type of modality.
CHARACTER CONSTRUCTION OF SONGS IN KIDUNG JEMAAT: A TRANSITIVITY ANALYSIS Tresha Elyenta Rumapea; Desminar Debora Rangkuti; Arsen Nahum Pasaribu
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.921 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3536

Abstract

The focus of this study is to find the character construction that found in Kidung Jemaat songs No. 316-318 about marriage. This study is descriptive quantitative. The data in this study were taken from the lyrics of the Kidung Jemaat songs. M.A.K Halliday’ Systemic Functional Grammar is the tool to analyze this study. The use of language in the song lyrics in Kidung Jemaat has the aim of producing actions based on the meaning of the song. It means not just to sing, but to do. As the result of data analysis, the process types used in Kidung Jemaat songs no. 316-318 are material process 64,7%, mental process 17,6%, relational process 11,8%, and behavioral process 5,9%. the material process that appears the most, which means that the character construction that is built is to persuade and commemorate the congregation who is getting married to build their household in Jesus Christ.
CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS IN GOD’S NOT DEAD MOVIE Septian Mangaratua Panjaitan; Rikky Yosep Munthe; Arsen Nahum Pasaribu
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.422 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3537

Abstract

This article describes the religious reality that appears in the movie “God's Not Dead” (2014). This article is the result of research qualitative with a discourse analysis approach of the model Teun-A-Van-Dijk. Film discourse alone is not enough to rely on text, because it consists of different structures and levels. The structures are macrostructure, superstructure, and microstructure. The results of the study indicate that the preparation of the discourse is quite structured based on the thematic structure, schema, semantics, syntax, stylistics, and rhetoric. The macrostructure contains the subject structure, the super contains structure the structure schema, and the rest is contained in the microstructure. The two structural elements are true that this film lives in a very rational environment and although it does not include God in life, God still has a place in human life, indicating that there will be a message to be conveyed.
SEMIOTIC ANALYSIS OF “KIM JONG UN AND DONALD TRUMP” CARTOON Sabam Simandalahi; Ray Josua Putra Sidabutar; Arsen Nahum Pasaribu
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.725 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3538

Abstract

This research paper focuses on examining the meaning and examining the types of signs used in the cartoons of Kim Jong Un and Donald Trump. The researcher sees that the cartoon images devoted to these two characters are very interesting because they have their own semiotic meaning. This picture is a dilator behind the existence of a dispute between the two. The data taken are interesting pictures of the authors sourced from the internet. The research method uses qualitative research methods that explain the meaning and types of signs used following the theory of Charles Sanders Pierce. The results of the research are The general meaning of Semiotic Analysisof Kim Jong Un and Donald Trump Cartoon is generally the competitive nuklir of each other… the competitive is to make each other down diplomacy and to make a better nuclear. The general meaning of this research is they learn and in their thinking is to make better nuclear to make each other scared of him.The general kind of sign in this paper is Iconic sgn. The iconic sign is to show the reader about similar object. Similar of each other is the first, second, third, and fifth picture. The same sign of Kim Jong Un and Donald Trump is shows. The first image is they same to learn better of nuclear. Second picture they are same in the television program. Third and fifth they are have a same mindset, to against each other
MODEL EKSPONENSIAL UNTUK MEMPROYEKSIKAN PERSENTASE PEREMPUAN YANG PERNAH KAWIN DI BAWAH UMUR 17 TAHUN DI NTT TAHUN 2026 Melki Puling Tang
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.44 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3539

Abstract

Perkawinan merupakan anugerah Tuhan yang mestinya dihargai. Proses perkawinan merupakan interaksi biologis dimana interaksi tersebut mestinya berdampak positif dan tidak terkesan membebani keluarga. Perempuan yang pernah kawin di bawah umur (< 17 tahun) baik interaksinya berjalan sesuai kaidah yang berlaku dan atau pun kawin yang tidak menjurus kepada berumah tangga, sangatlah berdampak secara negatif dalam komunitas. Dampak yang akan dirasakan ketika perempuan kawin di bawah umur yaitu morak-mariknya rumah tangga yang akan dibina, masih ada ketergantungan yang sebagian besar mengharapkan keluarga, tingkat kekerasan dalam rumah tangga yang terus meningkat. Jumlah populasi perempuan pernah kawin di bawah umur atau kawin dibawah umur 17 tahun di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari tahun 2016 sampai 2020 adalah: tahun 2016 sebanyak 5,55%, tahun 2017 sebanyak 6,67%, tahun 2018 sebanyak 5,06 %, tahun 2019 sebanyak 5,11%, dan tahun 2020 sebanyak 5,28% dan rata-rata jumlah populasi yang kawin dibawah umur (umur kurang dari 17 tahun) dari tahun 2016 sampai tahun 2020 sebanyak 5,53%. Proyeksi pada tahun 2026 jumlah populasi perempuan pernah kawin di bawah umur (umur kurang dari 17 tahun) di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), berdasarkan rumus model eksponensial , ketika t=10, maka Hal ini, berdasarkan model perhitungan model eksponensial mengalami peningkatan sebanyak . Hal ini akan berdampak pada lintas bidang yaitu meledaknya jumlah penduduk, kemiskinan, terganggunya stabilitas ekonomi, rendahnya tingkat pendidikkan, stabilitas keamanan dalam hal kekerasan dalam rumah tangga, kasus perselingkuhan dan lain-lainnya yang berdampak secara negatif. Hal ini akan berdampak pada lintas bidang yaitu meledaknya jumlah penduduk, kemiskinan, terganggunya stabilitas ekonomi, rendahnya tingkat pendidikkan, stabilitas keamanan dalam hal kekerasan dalam rumah tangga, kasus perselingkuhan dan lain-lainnya yang berdampak secara negatif. Perlu dilakukan sosialisasi atau pun strategi untuk dapat membatasi kondisi dimaksud, dalam hal ini mengurangi atau membatasi persentasi jumlah perempuan kawin di bawah umur 17 tahun.
ANCAMAN BAHAYA NARKOBA DI INDONESIA PADA ERA GLOBALISASI Sukma Oktaviani; Gonda Yumitro
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.729 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3544

Abstract

Tulisan ini mengkaji ancaman perdagangan dan peredaran narkoba yang berkembang pesat di era globalisasi Indonesia. Globalisasi membuat pergerakan lintas batas barang, jasa dan pengetahuan menjadi cepat karena kemajuan teknologi, transportasi dan telekomunikasi. Penulis menemukan bahwa saat menata kehidupan negara di era globalisasi, Indonesia menghadapi banyak tantangan terkait ancaman perdagangan dan peredaran narkoba. Sisi gelap globalisasi membuat ancaman kejahatan transnasional ini menjadi lebih luas karena telah melibatkan anak, perempuan bahkan publik figur Indonesia. Pemberitaan di berbagai media cetak ataupun digital mengenai kasus narkoba yang setiap tahunnya ada, membuktikan bahwa perdagangan narkoba di Indonesia marak terjadi. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan dengan data sekunder yang diperoleh dari website pencari jurnal seperti Google Schoolar. Untuk memudahkan pencarian data, penulis juga menggunakan aplikasi Harzing: Published or Perished.Data yang relevan kemudian diubah menjadi data RIS melalui Aplikasi Mendeley. Data RIS tersebut kemudian diolah kembali menggunakan Aplikasi Vosviewer, yaitu software yang menampilkan visualisasi data yang memuat pembahasan terbanyak terkait topic globalisasi dan perdagangan narkoba di Indonesia
ANALISIS HARGA JUAL TERHADAP PENINGKATAN UPAH KERJA KERAJINAN TANGANDI KABUPATEN MANGGARAI Damianus Tola; Valentinus Bata
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.176 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisharga jual kain tenun songke terhadap peningkatan upah kerja karajinan tangan.Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga jualkain tenun songke berpengaruh signifikan dengan menyumbang 93,4 persen dalam mempengaruhi upah kerja kerajian tangan.
IMPROVING STUDENTS’ WRITING SKILL THROUGH MIND MAPPING AND FOUR SQUARE WRITING METHOD IN VIRTUAL LEARNING AT SMA NEGERI 1 PANGARIBUAN Rini Saragih; Sondang Manik; Erika Sinambela; Arsen Nahum Pasaribu
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.73 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3546

Abstract

The purpose of the research was to find out the improvement of students’ writing skills by using mind mapping and four square writing method. The design of the study was classroom action research by Kemmis and Taggart (2014). The subject of the study were 72 students of tenth grade, SMA Negeri 1 Pangribuan. The research findings were:1) the use of Mind Mapping and Four Square Writing Method in teaching writing skill had improved students’ writing skill. It was based on the fact that there was a significant increase of students’ scores in every cycle. It was also supported by the fact that increasing mean of students’ scores from pre-activity, cycle 1 and up to cycle 2. In Mind Mapping, the means of the total scores were 64.36, 74.5, and 79.47. In Four Square Writing, the means of scores were 66.25, 74.38, and 79.38. 2) Mind mapping and Four square Writing have contributed to the students’ motivation and enthusiasm in practicing English writing in classroom. Throughout interview and observation, it is found out that most students claim to be more active and responsive in writing class using Mind Mapping and Four Square Writing. Moreover, the students’ achievement in writing is much improved in terms of pronunciation, sentence structure, and the use of varied vocabularies. However, researchers still need to study more about the use of Mind Mapping and Four Square Writing Method in writing skills, especially in finding the best method in teaching writing with different settings and students’ level.
PENGUJIAN EFEK BAURAN PEMASARAN 7P PADA LOYALITAS KONSUMEN DI PASAR TRADISIONAL MANDALAGIRI GARUT Kevin Cahyadi; Ariesya Aprillia
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.197 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3559

Abstract

Keberadaan sebenarnya pasar tradisional sebagai sektor perekonomian masyarakat Indonesia mulai tersisih oleh pasar modern di zaman kini. Tujuan dibuatnya penelitian ini ialah guna menguji dan menganalisis pengaruh secara parsial maupun secara simultan dari product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence terhadap loyalitas konsumen di pasar tradisional Mandalagiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yang memakai regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini yakni konsumen di pasar tradisional Garut, sampelnya adalah konsumen yang masih berbelanja dalam 24 bulan terakhir di pasar tradisional Mandalagiri Garut yang berjumlah 261 orang. Hasil penelitian secara parsial yakni product dan process tidak memberikan pengaruh pada loyalitas konsumen, sedangkan secara simultan terdapat pengaruh bauran pemasaran 7P pada loyalitas konsumen di pasar tradisional Mandalagiri Garut.
PEMBELAJARAN EKSPRESI VOKAL BERBASIS SELF ASSESSMENT DI MAYOR MINOR MUSIC COURSE MALANG Rikyan Dyah Bathari Widowati; Warih Handayaningrum
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.431 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pembelajaran ekspresi vokal melalui penguasaan register yang berlangsung di Mayor Minor Music Course Malang, serta (2) menguji efektivitas dari metode yang digunakan dalam pembelajaran tersebut, yaitu Self Assessment.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan proses pembelajaran ekspresi vokal melalui wawancara dengan narasumber, pengumpulan data, serta observasi. Penelitian dilakukan dalam kurun waktu enam bulan untuk mengamati, mengumpulkan data, mengikuti proses pembelajaran, dan penulisan tesis ini.Sejalan dengan tujuan, hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran ekspresi vokaldidahuluidenganpembelajaran register, yaitu Register dada (Chest Voice), Register tenggorokan (Spoken Voice), Register diafragma (Diaphragm Voice), Register hidung (Nasal Voice), dan Register kepala (Head Voice). Untuk pembelajaran ekspresi vokal, diklasifikasikan beberapaemosiyaitu; (1) sedih, manja, yang memunculkan suara sengau, desah, dan parau, hasil dari Nasal Voice, dan vocal fry; (2) marah, bersemangat, geregetan, yang memunculkan suara yang kuat dan lantang, hasil dari Diaphragm Voice; (3) tegang, gelisah, yang cenderung memunculkan suara/nada yang rendah, hasildari Chest Voice; dan (4) gembira, romantis, kasihsayang, yang memunculkan suarajernih, halus, dan merdu, hasildariHead Voice.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue