cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
DISTRIBUSI DAN KARAKTERISTIK HABITAT PERKEMBANGBIAKAN LARVA ANOPHELES DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PIJORKOLING KOTA PADANGSIDEMPUAN TAHUN 2021 Rusdiyah Sudirman; Imam Bachtiar; Nayodi Permayasa
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.121 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3564

Abstract

Malaria masih merupakan masalah di Indonesia. Provinsi Sumatera Utara adalah salah satu provinsi yang merupakan daerah endemis malaria meskipun beberapa daerah telah mencapai target eliminasi. Untuk mempertahankan capaian eliminasi diperlukan strategi melalui ketersediaan data dasar bionomik vektor nyamuk malaria khususnya habitat perkembangbiakan larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi habitat perkembang biakan potensial larva Anopheles, dan distribusinya melalui pemetaan dengan GPS. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati habitat potensial larva Anopheles dan mengamati lingkungan fisik biologinya. Pengamatan larva Anopheles dilakukan dengan metode pencidukan larva. Hasil dari penelitian ini adalah jenis habitat perkembangbiakan larva Anopheles di wilayah kerja puskesmas Pijorkoling adalah sawah, kolam ikan, genangan air, parit dan sungai. Suhu air pada habitat perkembangbiakan berkisar 28 – 34 °C, pH air pada semua habitat perkembang biakan berkisar antara 7.4 – 8.2 dengan kadar garam yaitu 0‰. Sebagian habitat perkembangbiakan larva Anopheles terkena paparan sinar matahari langsung dan sebagian lagi terlindung sinar matahari. Ditemukan vegetasi berupa tanaman dan predator pada beberapa habitat . Karakteristik habitat perkembang biakan yang ditemukan di wilayah kerja puskesmas Pijorkoling adalah potensial untuk tempat perkembang biakan larva Anopheles
PENGAJARAN BAHASA YANG BERKARAKTER KEBANGSAAN DAN BERSPEKTIF MULTIKUKTUR DI ERA GLOBALISASI Ni Made Suarningsih; Ida Bagus Rai
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.148 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3565

Abstract

Pendidikan multikultural sebagai strategi memanfaatkan berbagai budaya masyarakat siswa yang berbeda-beda merupakan keunikan atau ciri khas siswa untuk membentuk sikap multikultural yang saling pengertian dan saling menghormati sehingga tercipta sektor pendidikan yang toleran. Integrasi kajian Pendidikan Bahasa dalam pendidikan multikultural dapat berkontribusi mewujudkan masyarakat yang tangguh dalam perkembangan globalisasi dan menjunjung tinggi falsafah dasar menyatakan bahwa keragaman, menjadikan pendidikan semakin meningkat mutunya dan lebih maju. Dalam masyarakat multibudaya, keberbedaan itu dapat menimbulkan pertikaian atau perpecahan. Dengan demikian, diperlukan suatu upaya untuk memperkukuh rasa kebangsaan. Salah satunya adalah dengan pengajaran bahasa yang berkarakter kebangsaan. Karakter kebangsaan yang tinggi dapat secara dinamis digunakan untuk mengatasi ancaman, kendala, atau tantangan yang datang dari luar yang dapat mengancam kelangsungan hidup dan keutuhan bangsa. Pendidikan dapat dijadikan alat yang mampu menuntun peserta didik menjadi manusia yang berperilaku dan berakhlak baik sekaligus memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Pengajaran bahasa dapat dijadikan motor untuk mengimplementasikan pendidikan yang berperspektif multibudaya, yaitu pendidikan yang memiliki visi dan misi untuk menghargai keberbedaan atau pluralitas, demokrasi, humanisme, dan mengembangkan karakter kebangsaan. Pengajaran bahasa perlu direvitalisasi agar mampu membuat siswa menjadi insan yang menjunjung tinggi moralitas, kedisiplinan, keadilan, kesetaraan, kepedulian sosial, integritas, tanggung jawab, serta cinta kepada tanah air dalam perilakunya sehari-hari.
PENGARUH KINERJA MENGAJAR GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 34 BONTOSUA Kamil -; Muhammad Yunus; Muhammad Sri Yusal; Elpisah -
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.147 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa di SD negeri 34 Bontosua. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru dan siswa di SD Negeri 34 Bontosua. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh dan purposive sampling, maka total sampel secara keseluruhan adalah jumlah guru 8 orang dan jumlah siswa adalah 8 orang. Teknik pengumpulan data digunakan adalah angket sebagai data primer, dan dokumentasi sebagai data pendukung. Teknik Analisis data dilakukan dengan menganalisis hasil jawaban responden pada angket secara kuantitatif menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan kinerja mengajar sekolah terhadap prestasi belajar siswa di SD Negeri 34 Bontosua, dimana diperoleh nilai t hitung > t tabel yaitu 2,814 > 2,571 dan nilai probabilitas < taraf signifikan, yaitu 0,037 < 0,05. .
STRATEGI KERJASAMA PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA DAN AMERIKA SERIKAT GUNA MENGHADAPI ANCAMAN KONFLIK LAUT CINA SELATAN DALAM RANGKA MENJAGA HAK BERDAULAT NKRI Bambang Wasito; Surya Wiranto; Gentio Harsono
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.583 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3576

Abstract

The South China Sea (SCS) conflict was concern caused by national boundary and had potential natural resources. United States rejected China's disputed claims to offshore resources in July 2020 with increasing its exercises and patrols about freedom of navigation. Indonesia as Indo-Pacific region also deploys a geopolitical strategy with America order to maintain the country's sovereignty so that necessary to know the factors and strategies of defense cooperation between them two about SCS conflict. This is qualitative research with descriptive and ex post facto methods. Research data obtained by interview, observation and literature study. Validity of data was tested by triangulation method and analyzed accorded Hubberman and Saldana (2014)’s theory such as SWOT, PESTLE and AHP. The results show that strength of internal factors that can increase or hinder cooperation was existence of resource cooperation management agency (1.9). The weakness of internal factors was ego sectoral (1.89) but can be covered by strengths based on the IFAS matrix. The external factor that influences was free and active politics with an EFAS Matrix score of 4. The AHP calculation shows that the SO (Strengths-Opportuniny) strategy was the first ranks(0.50) such as Implementation of human resource management by maximizing capabilities of state institutions accordance with political culture, maximize institutional supervision and control based international issues as well as intensive cooperation and assessment.
KEWAJIBAN NOTARIS MENJAGA KERAHASIAAN AKTA DALAM KETERLIBATANNYA DI PERADILAN Dian Ayunita Prasstumi
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.526 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3586

Abstract

Notaris merupakan pejabat umum sekaligus jabatan kepercayaan yang memiliki kewajiban merahasiakan isi akta beserta keterangan-keterangan lain yang yang berkaitan dengan pembuatan akta, oleh karena itu notaris dituntut melaksanakan tugas jabatan sesuai aturan yang berlaku dan berdasarkan prinsip kehati-hatian. Apabila terjadi konflik antar para pihak dalam akta, maka berdampak pula pada dihadapkannya Notaris dalam proses peradilan untuk memberikan keterangannya sebagai saksi. Guna melindungi Notaris dalam menjamin kerahasiaan akta, UUJN telah memberikan hak ingkar bagi notaris, akan tetapi hal tersebut tidak berlaku apabila akta yang diperbuat oleh atau dihadapan Notaris memiliki indikasi tindak pidana, sehingga Notaris harus mengabaikan kewajiban menyimpan rahasia terkait isi akta dikarenakan demi kepentingan umum atau Negara serta membantu proses hukum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami tentang batasan kewajiban notaris dalam menjaga kerahasiaan isi akta beserta perlindungan hukumnya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach).
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEBAGAI MATA KULIAH WAJIB UMUM Imas Kurniawaty; Aiman Faiz
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.482 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3588

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui informasi tentang kebijakan serta kendala dalam pengembangan mata kuliah wajib umum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Polman. Metode yang digunakan adalah metode deksriptif analisis pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada dosen dan mahasiswa Polman, observasi dan dokumentasi. Pengajaran MKWU PKn di Polman ini sudah berjalan dengan baik. Pedoman kurikulum telah merujuk pada kebijakan yang telah ditetapkan, tetapi masih ada kekurangan dan ketidaksesuaian dengan ketentuan yang berlaku, diantaranya adalah: (1) MKWU dititipkan pada Unit Sosio Manufaktur (USM); (2) Pengajar MKWU PKn tidak ditangani oleh dosen lulusan PKn; (3) Dosen PKn yang tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan, dalam proses pembelajaran cenderung mengajarkan ilmu Kewarganegaraan, bukan Pendidikan Kewarganegaraan; (4) Beban studi per semester selama 21 minggu dengan bobot sks yang banyak serta menggunakan sistem blok antara teori dan praktek; (5) Adanya program penyelesaian MKWU selama 3 minggu; (6) MKWU tidak diajarkan pada semster awal (semester 1 dan 2), melainkan diajarkan pada semester akhir (semester 5).
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PROJECT BASED LEARNINGPADA MATERI PENCEMARAN AIR DI SMP PONTIANAK Resha Meisya Ariana; Rahmat Rasmawan; Rody Putra Sartika; Hairida .; Erlina .
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.673 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Project Based Learning (PjBL) dan respon peserta didik dan pendidik terhadap LKPD berbasis PjBL pada materi Pencemaran Air di SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D) penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE.Model ADDIE terdiri dari 5 tahap yaitu Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Akan tetapi dalam penelitian ini hanya dilakukan tiga tahap yaitu: analisis, desain dan pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakanLKPD berbasis PjBL pada materi Pencemaran Air untuk SMP kelas VII mendapatkan persentase rata-rata 97% dengan kategori sangat valid. Ditinjau dari aspek isi, penyajian, grafis dan kebahasaan. Respon peserta didik memperoleh persentase rata-rata sebesar 87% dengan kategori sangat baik dan respon pendidik memperoleh persentase rata-rata sebesar 89% dengan kategori sangat baik.This shows that the PjBL-based LKPD that was developed is suitable to be used to teach Water Pollution materials.
THE USE OF PRAGMATICS DEIXIS IN THE E-PAPER “ADVANTAGE #4: MEANINGFUL ENGAGEMENT” Renggi Vrika; Meli Fauziah; Adam Mudinillah
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.095 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3601

Abstract

Deictic expression usually found both in written and spoken context. Deictic or deixis means pointing or indicating which comes from a Greek word. In this research, the researcher analyzed the deictic expression that had been included in the “Advantage #4: Meaningful engagement” text in The Jakarta Post E-PAPER. This research was qualitative research which content analysis that applied to the written or visual material. The researcher wanted to find the deictic expression in the text and gave an interpretation of the expression. There were some kinds of the deictic expression in the “Advantage #4: Meaningful engagement” text in The Jakarta Post E-PAPER. The person deixis that was involved were “us, Indonesia students, it, the students, your malnourished children, you, themselves, them”. The time deixis was “in 1998, last year, evening”. The place deixis that was involved in this text were “there, high school, the school, university, Trisakti University, Hotel Indonesia traffic circle, and the Presidential Palace”. Discourse deixis that was involved in this text was “there, it, and that”. And also the social deixis that was involved was “the president”. So, those are the deictic expression that included in the text in The Jakarta Post E-PAPER.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS INKUIRI PADA MATERI ZAT ADIKTIF UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER PEDULI KESEHATAN Patya Mudira Mufti Akbar; hai rida; Ira Lestari; Mas riani; Rahmat Rasmawan
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.088 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3636

Abstract

Pengembangan karakter peserta didik kurang diperhatikan oleh sistem pendidikan, sehingga menyebabkan turunnya kualitas sikap dan moral peserta didik. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya pecandu rokok dikalangan remaja. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kelayakan dan mendeskripsikan tanggapan guru terhadap lembar kerja peserta didik. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Penelitian ini hanya menerapkan tahap analisis (analyze), desain (design), dan pengembangan (develop). Subjek dalam penelitian ini adalah “lembar kerja peserta didik berbasis inkuiri terbimbing untuk menumbuhkan karakter peduli pada materi zat adiktif di SMP”. Subjek validasi kelayakan melibatkan masing-masing 3 ahli media (grafis), bahasa, dan materi yang memperoleh hasil rata-rata kelayakan 96,19%. Subjek uji coba penelitian yaitu 3 guru IPA di SMPN yang berdomisili di Kecamatan Jongkong yang memperoleh hasil respon rata-rata sebesar 85,41%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa “LKPD Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Zat Adiktif untuk Menumbuhkan Karakter Peduli Kesehatan” sangat layak dan mendapat respon sangat baik.
ORIENTALIS PLUS DI PONDOK PESANTREN NAWESEA YOGYAKARTA (STUDI LITERATUR PEMIKIRAN PROF. YUDIAN WAHYUDI) Ahmad Akso Abdur Rouf
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.716 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i2.3638

Abstract

Artikel ini untuk menjelaskan bahwa bagaimana melakukan pembaharuan pendidikan pesantren menjadi Universitas kelas dunia dan mencetak Orientalis Plus, menurut Yudian Wahyudi. Dengan metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dan paradigma naturalistic. Menurut Yudian bahwa tujuan mendirikan pesantren dengan nama “NAWESEA” (North America Western Europe and Southeast Asia) adalah ingin mendorong santri-santri yang sudah sarjana khususnya alumni UIN Sunan Kalijaga untuk dapat melanjutkan kuliah di Barat agar menjadi Orientalis Plus. Yakni santri-santri yang bisa memadukan antara Orientalis (umumnya non-muslim) dengan iman. Jadi orientalis Plus, agar lahir santri-santri yang memenuhi semua persyaratan akademik orientalis, tetapi berhasil menjadi dosen Islamic Studies di Barat. Pada umumnya sarjana-sarjana setelah menyelesaikan kuliahnya mereka mencari kerja atau bekerja untuk memperoleh kehidupan yang mapan dan menjamin kesejahteraannya masa depan, kurang memikirkan bagaiamana kemajuan masyarakat ke depan, hal ini mungkin kurang adanya sosialisasi atau pembinaan dari para senior atau dosen dan menggugah pemikiran mereka untuk melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi, lebih-lebih ke negara Barat. Nawesea salah satu solusi untuk mengakomodir dan mendorong agar para lulusan S1 dapat melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi dalam strata pendidik

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue