cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,683 Documents
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM MEMBANTU PEMASARAN PRODUK USAHA MIKRO PADA MASA PANDEMI COVID-19 Joko Utomo Hadibroto; Mufiidaanaiilaa Alifah Soetrisno; Nada Sofiyani
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5040

Abstract

Pemanfaatan media sosial menawarkan banyak keuntungan bagi Usaha Mikro di Indonesia, khususnya di masa pandemi COVID-19. Media sosial memungkinkan para pelaku Usaha Mikro untuk mempromosikan produk mereka secara online dan meningkatkan jangkauan pasar. Di tengah situasi pandemi saat ini, ketika banyak orang membatasi interaksi fisik dan beralih ke platform online, para pelaku Usaha Mikro yang aktif menggunakan media sosial cenderung lebih unggul dalam mempertahankan bisnis mereka.Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dalam pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data utama dalam studi fenomenologi adalah wawancara mendalam dengan subjek penelitian kepada lima pengusaha mikro sebagai informan pada penelitian ini. Setelah informasi dan data terkumpul, peneliti akan menelaah berbagai sumber kepustakaan untuk mencari variabel yang terkait dengan topik penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial menjadi strategi yang efektif bagi para pelaku usaha mikro dalam mengatasi dampak negatif pandemi Covid-19. Dengan memanfaatkan media sosial, mereka dapat meningkatkan visibilitas produk, menjangkau pasar yang lebih luas, dan membangun hubungan yang lebih baik dengan konsumen. Meskipun hasilnya bervariasi, pemasaran melalui media sosial memberikan peluang dan potensi yang signifikan bagi pelaku usaha mikro untuk mengembangkan bisnis mereka.
KONSEP SEKOLAH DAMAI: HARMONISASI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR Anif Istianah; Bunyamin Maftuh; Elly Malihah
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5048

Abstract

Saat ini pendidikan berpusat pada konsep Sekolah Damai yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang harmonis, inklusif dan damai. Artikel ini menjelaskan pentingnya mengintegrasikan kurikulum terbuka Pancasila, kurikulum dan profil siswa ke dalam konsep Sekolah Damai. Penelitian ini adalah penelitian kajian pustaka. Hasil kajian pustaka mendeskripsikan bahwa untuk menjawab tantangan yang dihadirkan dengan menyelaraskan Kebebasan Belajar, Kurikulum Kebebasan, dan profil pelajar Pancasila, seperti menyeimbangkan praktik kebebasan akademik dengan keberlanjutan dan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dengan baik. Manfaat yang mungkin diperoleh dari penerapan konsep Sekolah Damai, seperti: menyediakan lingkungan belajar yang inklusif dan inovatif serta mendorong keterlibatan siswa. Memberikan contoh best practice sekolah yang berhasil mengintegrasikan Pembelajaran Bebas, Kurikulum Mandiri dan Profil Pelajar Pancasila dengan tujuan mewujudkan sekolah damai. Metode untuk menulis artikel ini analisis literatur dan penelitian yang relevan untuk lebih memahami topik yang dibahas. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman tentang pentingnya hubungan antara konsep Sekolah Damai: Harmonisasi kurikulum dan profil Pelajar Pancasila dalam implementasi kurikulum Borderless Learning mengarah pada upaya menciptakan lingkungan belajar kooperatif yang damai, inklusif, dan lintas batas. Dalam konteks integrasi antar kurikulum, profil Pelajar Pancasila, dan pemahaman konteks global berperan penting dalam membentuk generasi yang memiliki pemahaman yang lebih luas dan adaptif, generasi yang menjaga perdamaian dan keamanan.
PENGARUH KOMPTENSI LITERASI DIGITAL DAN SELF REGULATED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Sri Mulyati
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5052

Abstract

This study aims to describe the effect of digital literacy competence and self-regulated learning on student learning motivation with blended learning patterns. The population in this study were all students of Economics Education level I to IV for the 2022-2023 academic year, a total of 83 students. The type of research used is quantitative research with survey methods. The data collection technique used is through questionnaires. The data analysis technique was performed using multiple regression. The results of the study show that there is a positive and significant influence both partially and simultaneously between digital literacy and self-regulated learning on student learning motivation. Increasing competence and skills in mastering digital literacy and optimizing self-regulated learning for students in chapter 21, which is often referred to as the digitalization era, is urgently needed to continuously increase learning motivation. Efforts to increase learning motivation continuously need to be improved considering the quality of learning is very dependent on how students are motivated to be active and enthusiastic in attending lectures.
PENGARUH GENDER DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA ORGANISASI Eka Sri Mulyani Siregar; Yunia Wardi
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5058

Abstract

Gender dan gaya kepemimpinan memiliki peranan penting dalam menentukan kebijakan suatu organisasi. Ketidaksetaraan gender yang terjadi mempengaruhi kebijakan organisasi yaitu kebijakan mengenai pengambilan keputusan atau peningkatan karir dalam suatu organisasi. Berdasarkan keterkaitan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gender dan gaya kepemimpinan dalam mempengaruhi kinerja organisasi melalui metode literature review. Review dilakukan terhadap database online yang terdiri dari 20 jurnal internasional terakreditasi yang mengkaji mengenai pengaruh gender dan gaya kepemimpinan dalam mempengaruhi kinerja organisasi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh gender dan gaya kepemimpinannya. Ketidaksetaraan gender dapat mempengaruhi gaya kepemimpinan seorang pemimpin dalam suatu kinerja organisasi. Pada dasarnya baik gaya kepemimpinan perempuan maupun laki – laki memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing. Oleh karena itu, harus ada kolaboratif antara gender dalam mengembangkan peningkatan karir demi terwujudnya tujuan kinerja organisasi yang lebih baik.
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN KERJA SAMA TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR CAMAT DESA MUNTE KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA Ayu Diana Br Situmorang; Tri Utari Ismayuni
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5073

Abstract

Asosiasi di wilayah privat dan publik mengambil bagian dalam kontes agresif untuk mencapai eksekusi elit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana partisipasi dan disiplin kerja mempengaruhi pameran perwakilan kantor sublokal dari Kota Munte, Rezim Karo, Sumatera Utara. dimana penilaian dilakukan, di wilayah Karo, Sumatera Utara, Kantor Kecamatan Kota Munte. Tes terbenam dilakukan dengan menggunakan seluruh populasi 43 pekerja sebagai tes ujian. Teknik untuk penyelidikan informasi termasuk koefisien jaminan, pengujian teori, dan berbagai kekambuhan. Pengungkapan tersebut menunjukkan bahwa pengenalan agen di Kantor Wilayah Kota Munte, Kabupaten Karo, Sumatera Utara didorong oleh kerjasama dan disiplin kerja.
NURSING STUDENTS' WRITING AND GRAMMAR SKILL: ANALYSIS DESCRIPTIVE TEXT ASSIGNMENT Asef Wildan Munfadlila
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5076

Abstract

The goal of this study was to ascertain how well higher-level nursing students could employ possessive adjectives in their descriptive papers. This approach to research is quantitative descriptive. The instrument used to gather the research data was a written test. The population of this study consisted of all second-graders enrolled in a bachelor's degree in nursing. The sample for this study consisted of 34 students from the A class semester. Purposive sampling was used to take the samples. 34 students were tested, and 22 (or 64.70%) received the very good category, 3 (8.80%) received the good category, and 4 (11.80%) received the medium category. There are 5 students, or 14.70%, who receive the less category, while no students receive the failed category. According to the study's findings, students at University of Bina Sehat PPNI Mojokerto scored an average of 85 on their ability to employ possessive adjectives in descriptive texts. This figure is derived from the scores of all students, which are divided by the total number of students that make up the study's sample. In conclusion, the University of Bina Sehat PPNI Mojokerto students' proficiency with possessive adjectives in composing descriptive writings is very high
KONSELING KOGNITIF PERILAKU DALAM MENURUNKAN KECEMASAN AKADEMIK PADA MAHASISWA DENGAN SINDROM IMPOSTOR Chozina Nauvalia; Herdina Indrijati
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5090

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui efektivitas penggunaan teknik konseling kognitif perilaku atau Cognitive Behavior Therapy (CBT) dalam menurunkan kecemasan akademik pada mahasiswa dengan sindrom impostor. Metode penelitian ini menggunakan desain eksperimen kasus tunggal untuk menguji perbedaan perilaku partisipan sebelum dan setelah pemberian intervensi menggunakan teknik konseling tersebut. Partisipan merupakan seorang mahasiswa yang sedang menjalani studi keprofesian dokter gigi dan telah memenuhi gejala dari kecemasan akademik. Adapun gejala yang ditimbulkan karena adanya sindrom impostor seperti rasa ketidakberdayaan berdaya atas prestasi yang dimiliki sehingga menimbulkan respon fisiologis, melakukan dialog maladaptif, dan selalu memiliki pemikiran yang negatif atas dirinya. Melalui penggunaan skala kecemasan akademik oleh Utama (2015) dengan reliabilitas sebesar 0,86 menunjukkan bahwa partisipan mengalami kecemasan akademik yang berada pada kategori tinggi. Namun setelah diberikan intervensi melalui teknik konseling kognitif perilaku yang terdiri dari tujuh sesi, kecemasan akademik mengalami penurunan dan berada pada kategori sedang. Selain itu, kondisi dari partisipan juga mengalami perubahan seperti memiliki belief yang lebih positif. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa teknik konseling kognitif perilaku efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan akademik yang disebabkan oleh sindrom impostor pada mahasiswa.
HUBUNGAN KEAKTIFAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR TIK SISWA KELAS X Agustino Agustino; Yuliana T.B. Tacoh
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5205

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya Hubungan antara Keaktifan Belajar dengan Prestasi Belajar TIK siswa Kelas X di SMA Kristen 1 Salatiga. Desain pada penelitian ini adalah desain korelasi. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah angket dengan metode penelitian jenis metode sampling. Sedangkan populasi pada penelitian ini yaitu semua peserta didik kelas X1 dan X6 dengan sampel penelitian dari kelas X1 berjumlah 20 siswa dan kelas X6 berjumlah sebanyak 20 siswa dengan total sebanyak 40 siswa. Teknik dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, angket dan juga dokumentasi. Sedangkan untuk Hasil uji hipotesis ini menggunakan jenis analisis korelasi Momen Produk Pearson yakni menggunakan bantuan aplikasi SPSS v20 dan mempunyai nilai signifikansi yang sama yaitu 0,710, sehingga bisa dikatakan signifikan serta terdapatnya hubungan dari keaktifan belajar dengan prestasi belajar, maka dari itu diperhatikan juga dari dekatnya hubungan antara Keaktifan Belajar dengan Prestasi Belajar sehingga memiliki hasil korelasi pearson (r) sebanyak 0,061 dan terkategori berkorelasi kuat. Jadi pada penelitian ini Ho ditolak sedangkan Ha diterima. Sehingga hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan antara Keaktifan Belajar dengan Prestasi Belajar TIK siswa Kelas X di SMA Kristen 1 Salatiga.
KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU SMK NEGERI 11 MUARO JAMBI Abdul Rahman Bakri; Urip Sulistiyo; Marzul Hidayat
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5357

Abstract

Kinerja guru yang baik akan mampu memberikan dampak positif terhadap kemajuan sekolah, tentunya harus adanya variabel yang mampu menjadi pemicunya salah satu diantaranya adalah kontribusi kompetensi manajerial kepala sekolah agar menggerakkan guru sehingga memiliki kenerja baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang kompetensi kepala sekolah dalam menyusun program kerja, pendekatan dan hambatan yang dihadapi oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMK Negeri 11 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru dan komite sekolah SMK Negeri 11 Muaro Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kemampuan kepala sekolah pada aspek perencanaan/pelaksanaan, pengorganisasian/pengelolaaan dan pengawasan dalam rangka meningkatkan kinerja guru, sudah terlaksana, seperti program kegiatan peningkatan kinerja guru yang dilakukan oleh kepala sekolah dilaksanakan setiap awal tahun pelajaran dengan menghadirkan nara sumber yang kompeten dari Dinas Pendidikan Provinsi, dunia usaha dan dunia industri, sedangkan rapat penyusunannya dilakukan pada akhir tahun pelajaran, kegiatan MGMP yang dilaksanakan oleh setiap guru mata pelajaran seminggu sekali dalam satu bulan, kepala Sekolah memotivasi guru-guru untuk mengikuti program seleksi guru penggerak, kepala sekolah memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk mengikuti program pendidikan profesi guru, kepala sekolah memberikan kesempatan kepada guru untuk melenjutkan pendidikan starata 2 dengan pola izin belajar pada hari Jum’at dan Sabtu, kepala sekolah juga menyusun program kegiatan pembelajaran di sekolahdengan melaksanakan supervisi klinis dan kelas, diskusi dan rapat dengan guru, sehingga kinerja guru meningkat. (2) Pendekatan kompetensi yang dilakukan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di SMK Negeri 11 Muaro Jambi adalah pembinaan pengembangan kemampuan profesionalan guru berupa in house training (IHT) dan work shop, baik yang disampaikan oleh kepala sekolah langsung, forum MGMP maupun pendidikan dan latihan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun oleh Dinas Pendidikan Provinsi baik online maupun offline yang semua ini memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan kepada guru untuk aktualisasikan diri dalam rangka mengembangkan potensi diri dan lingkungan sesuai amanah kurikulum merdeka. Apabila guru memiliki kompetensi yang baik akan terwujud keberhasilan dalam proses pembelajaran. (3) Hambatan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, yaitu ketidaksesuaian antara pelajaran dengan minat, sehingga guru mengalami kesulitan dalam mengajar. Sesuai amanah kurikulum merdeka agar mata pelajaran pada SMK dapat diajarkan oleh guru mata pelajaran yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan industri. Hambatan lain yang dihadapi oleh kepala sekolah adalah kedisiplinan guru dalam hal waktu, peraturan dan tanggung jawab yang masih kurang dalam mengajar. Selanjutnya administrasi perangkat yang dimiliki guru sehingga kepala sekolah sangat perlu mengadakan supervisi guru minimal dua kali dalam setahun.
IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA May Maharani; Nur Efendi
Jurnal Education and Development Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v11i3.5441

Abstract

Penelitian ini di dasari oleh perkembangan kurikulum pendidikan di Indonesia yang menuntut para siswa untuk semakin aktif dalam pola belajarnya. Hal ini sebagai upaya untuk mengejar perubahan zaman dan tekhnologi maupun penerimaan informasi yang semakin cepat. Proses kegiatan pembelajaran yang aktif ini diharapkan dapat mengembangkan kreativitas siswa dalam mengungkapkan ide atau gagasan yang akan menjadikan siswa menjadi kreatif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan penerapan model belajar Project Based Learning di SDIT AL-AQSHA pada materi IPAS dan untuk menguji kreativitas pada siswa setelah diterapkannya model Project Based Learning. Pada jurnal penelitian berikut menggunakan metode peneltian kualitatif. Cara pengumpulan data penelitian ini yaitu dengan cara melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Project Based Learning dapat membuat suasana belajar yang aktif dan juga berpengaruh pada kreativitas siswa. Berdasarkan hasil observasi dari 22 siswa yang ada dikelas, diperoleh 14 siswa yang memiliki kreativitas dan 8 siswa cukup kreatif pada saat proses pembelajaran.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue