cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
REKONSTRUKSI FUNGSI BAGAS GODANG DAN SOPO GODANG SEBAGAI CULTURE HERITAGE DI TANAH MANDAILING Heri Effendi
Jurnal Education and Development Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1749.52 KB) | DOI: 10.37081/ed.v6i2.682

Abstract

Fungsi bangunan Bagas Godang dan Sopo Godang merupakan warisan budaya yang begitu kuat bagi masyarakat Mandailing sebagai corak fisik yang mempunyai banyak nilai kehidupan. Keadaan dewasa ini menjadi problematika atas lunturnya fungsi bangunan Bagas Godang dan Sopo Godang yang dipengaruhi oleh globalisasi yang begitu cepat terhadap kemajuan. Perlunya rekonstruksi sebagai pembangunan kembali fungsi untuk dapat mengiringi arus perkembangan zaman. Tujuannya agar fungsi bangunan Bagas Godang dan Sopo Godang godang tetap berdiri sebagaimana mestinya daluhu. Pendekatan yang dipakai adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus lapangan. Hasil kajian ini menggambarkan beberapa upaya yang dilakukan yaitu Pertama, penguatan kembali identitan lokal masyarakat Mandailing, melalui internalisasi nilai-nilai filosofiss dalihan na tolu pada gernerasi penerus agar identitas kelokalan mereka tidak hilang di telas masa. Kedua, penguatan kembali peran raja adat, peran dan tanggung jawab raja adat sangatlah besar, karena berhubungan dengan kepemimpinan suatu kaum, pengautan peran raja adat tersebu dengan memposisikan dan mengembalikan marwahnya melalui kerjasama dan penghargaan ditengah kaummnya. Ketiga, membangun kerjasama yang sinergi antara pemerintahan adat dengan pemerintah, hal ini penting karena langkah strategis bagi kelangsungan mata rantai adat dari masa ke masa.
VALIDITAS PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KIMIA SMA BERBASIS INKUIRI MELALUI KOLABORASI KEGIATAN LABORATORIUM UNTUK MENINGKATKAN CAPAIAN PEMBELAJARAN SISWA PADA RANAH PSIKOMOTORIK Rabiyatul Adawiyah Siregar
Jurnal Education and Development Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1258.161 KB) | DOI: 10.37081/ed.v6i2.686

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum mengoptimalkan peran aktif siswa dalam pembelajaran kimia dan siswa masih kesulitan memahami materi kimia. Hal itu menjadi masalah bagi siswa dan diasumsikan menjadi penyebab tidak tercapainya kompetensi siswa pada ranah psikomotorik. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran kimia berbasis inkuiri melalui kolaborasi laboratorium yang valid untuk meningkatan capaian pembelajaran kimia siswa pada ranah psikomotorik, Desain penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE yaitu: 1) menganalisis (analysis) meliputi: Kurikulum, karakteristik peserta didik SMA dan proses pembelajaran kimia; 2) mendesain (design) model pembelajaran dan menguji validitas dengan pakar ahli. Penelitian ini hanya sampai tahap design. Hasil penelitian menunjukkan validitas model pembelajaran yang dikembangkan ditinjau dari sintak, prinsip reaksi, sistem sosial, sistem pendukung (buku model, buku guru dan buku siswa) kategori sangat valid serta dampak instruksional dan pengiring kategori valid menurut ahli layak digunakan.
VALIDITAS MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK BERBASIS BUDAYA MANDAILING DALAM MEMBELAJARKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA Marzuki Ahmad
Jurnal Education and Development Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2698.105 KB) | DOI: 10.37081/ed.v6i2.695

Abstract

This study aims to produce products realistic mathematics learning model based on mandailing culture that meets validity for junior high school students. The learning model is the development of the Realistic Mathematics Education (RME) which is collaborated with the Mandailing culture, meaning that all the principles contained in the RME are applied in the model involving aspects of Mandailing culture in each component model and the component implementation of learning in the classroom. Research activities include developing models and supporting atmosphere of learning activities. Furthermore, to achieve the stated objectives, in this study four-D model development study was carried out with stages, namely the defining stage, planning phase, development stage and dissemination stage. The defining phase is carried out through an analysis of the Mandailing community culture to define and define social situations that can be applied to the learning system, then in learning activities an analysis of the objectives and boundaries of the material is analyzed. Furthermore, at the design stage aims to prepare prototypes of models and supporting atmosphere of learning activities. At the development stage validation is carried out. The dissemination phase is then carried out which is a socialization of learning models and tools that have been validated in junior high school teachers. Development research conducted provides acquisition of realistic mathematics learning models based on Mandailing culture in teaching mathematical connection skills and atmosphere support learning activities that meet validity and are well applied to junior high school students.
FERMENTASI LIMBAH PERTANIAN DAN PERIKANAN DALAM PEMBUATAN KONSENTRAT GRANUL SAPI PENGGEMUKAN KELOMPOK TANI SEKAR DESA RUMBIO KEC. PANYABUNGAN UTARA Nabilah Siregar; Riki Rinaldi; Rabiyatul Adawiyah Siregar
Jurnal Education and Development Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1565.183 KB) | DOI: 10.37081/ed.v6i2.718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat komposisi bahan konsentrat yang mampu mengoptimalkan konsentrat sapi agar dapat membantu para peternak sapi dalam negeri untuk membuat konsentrat yang berkualitas sehingga dapat menambah bobot sapi dengan biaya yang terjangkau. Penelitian ini di dilakukan di Kelompok Tani Sekar Desa Rumbio Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal pada bulan April 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan kandungan bahan dasar pakan ternak sapi penggemukan Tepung ikan dengan kadar air 8%, kadar abu 1,9% kadar lemak 8% dan kadar protein 16,3%. Jagung dengan kadar air 11%, kadar abu 1,8% kadar lemak 2,2% dan kadar protein 6,8%. Kedelai dengan kadar air 9%, kadar abu 1,0% kadar lemak 1,7% dan kadar protein 4,0%. Dedak dengan kadar air 13,4%, kadar abu 15,7% kadar lemak 2,9% dan kadar protein 9,6%. Kandungan air paling tinggi berada pada konsentrat jagung yaitu 11%. Kandungan kadar air yang terlalu tinggi dapat merusak konsentrat ternak hal ini ditandai dengan adanya jamur yang tumbuh. Kadar abu paling tinggi berada pada konsentrat jenis dedak yaitu 15,7% . Kadar abu berpengaruh pada daya cerna sapi dan pertumbuhan sapi. Kadar lemak paling tinggi berada pada konsentrat jenis tepung ikan yaitu 8%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI METODE GLOBAL PADA MAHASISWA SEMESTER II PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA INSTITUT PENDIDIKAN TAPANULI SELATAN SRI MAHRANI HARAHAP
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.121 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.765

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu kemampuan membaca pemahaman mahasiswa yang masih rendah sehingga belum mencapai ketuntasan yang diharapkan. Pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah, serta ketidaktepatan mahasiswa dalam pemilihan cara pembelajaran yang digunakan dosen merupakan beberapa factor yang menjadi penyebab masalah. Faktor yang lain, yaitu kurangnya motivasi untuk membaca dan memahami bahan bacaan hal ini bersumber dari mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses peningkatan kemampuan membaca pemahaman dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat kegiatan membaca pemahaman mahasiswa melalui metode global. Penelitian ini merupakan peneltian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Data penelitian ini diambil dari hasil tes, hasil catatan lapangan, lembar observasi, wawancara, dan angket mahasiswa terhadap pembelajaran membaca pemahaman melalui pemaham Metode global mahasiswa semester II Institut Pendidikan Tapanuli Selatan Padangsidimpuan pada tahun pelajaran 2018-2019 yang berjumlah 28 orang. Prosedur pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran, pelaksanaanya dilakukan dalam empat kali pertemuan dan peneliti berkolaborasi dengan dosen bahasa Indonesia. Adapun temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap Metode global dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman mahasiswa. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut. Pada siklus I, rata-rata hasil kemampuan membaca pemahaman mahasiswa semester II adalah 72,20. Adapun permasalahan yang terjadi pada siklus I ini adalah, (1) masih belum mampunya mahasiswa memahami materi bacaan dengan baik, (2) masih belum mampunya mahasiswa mengungkapkan kembali materi yang disimaknya, dan (3) mahasiswa kurangnya kepercayaan diri dalam bersosialisasi dalam lingkungan sekitarnya. Pada siklus II, hasil rata-rata kemampuan membaca pemahaman mahasiswa semester II meningkat, yaitu 79,90. Setelah dilaksanakan penelitian, diperoleh hasil yang tampak dalam pembelajaran kemampuan membaca pemahaman melalui penggunaan metode global antara lain seperti mahasiswa merasa lebih senang, lebih bersemangat, lebih aktif dan lebih mandiri dalam melaksanakan tugasnya, mahasiswa juga lebih mampu memahami materi bacaan melalui metode global.
THE READING BASED INSTRUCTION TO FOSTER LEARNER AUTONOMY IN AN EFL-LEARNING COMMUNITY Inayatus Sholihah; Pratiwi Retnanindyah; Syafi’ul Anam
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (956.563 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i2.868

Abstract

This study deals with the current issue of how reading based instruction fostering learner autonomy in an EFL-learning community. Here, teaching learning activity follows the steps: pre-reading activity which consist of material orientation, whilst-reading activity which consist of material exploration and reading based instruction, and post-reading activity which consist of presentation and discussion. It is qualitative study and the data of this study were taken from observation of learner’s autonomous behaviours in the classroom while teaching-learning process. The data were analysed qualitatively through several stages, such as (1) data transcription, (2) data classification, (3) data analysis to find learner’s autonomous behaviours, and (4) data interpretations. Based on data analysis, the result of this study showed that in all of the meetings, the learners’ actions to be an autonomous learner or independent learner in the classroom consists of the action in determining their own learning, objectives, and their self-direction in order to fulfil their lesson. Moreover, autonomy here was not only associated with individualization but also all the learners’ need, skills, and motivations. Then, the instruction which is follows a structures and well prepared program that is designed is the best way to promote learner autonomy. Furthermore, the learners’ responsibility to determine their own objective was mostly influenced by their self-direction that is motivation to fulfil their lesson which is being one of the learner’s autonomy criteria.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI Mesak Mantek; Lisye Iriana Zebua; Puguh Sujarta
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.47 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.915

Abstract

Pembelajaran konvensional di dalam kelas sering dianggap oleh siswa sebagai sesuatu hal yang tidak menarik dan membosankan. Hal ini merupakan salah satu penyebab rendahnya motivasi dan hasil belajar peserta didik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Penguasaan Konsep peserta didik dengan model PBL yang memanfaatkan media lingkungan pada materi keanekaragaman hayati (kehati). Metode penelitian menggunakan metode design single study yaitu desain penelitian dengan kasus tunggal. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X, SMAN 1 Arso dan SMAN 2 Skanto tahun ajaran 2018/2019 dengan jumlah total 125 siswa. Pengambilan sampel penelitian menggunakan tekhnik purposive sampling dan dilanjutkan dengan Cluster random sample (tekhnik sampel area). Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan PBL. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata peserta didik yang mengalami peningkatan. Nilai rata-rata pretest untuk kelas konvensional pada penguasaan konsep kehati adalah 30,3. Nilai rata-rata postest untuk penguasaan konsep kehati adalah 62.6. Nilai rata-rata pretest untuk kelas eksperimen pada penguasaan konsep kehati adalah 33,9. Nilai rata-rata postest untuk penguasaan konsep kehati adalah 75,4. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Penggunaan model pembelajaran PBL dengan lingkungan sebagai media pendukung pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMA Kabupaten Keerom.
HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK DI KELURAHAN KAYUJATI KECAMATAN PANYABUNGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN 2018 Nur Aliyah Rangkuti; Yenni Farida Siregar
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3145.6 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i2.918

Abstract

Kegiatan fisik adalah semua gerakan tubuh yang dihasilkan oleh kontraksi otot rangka yang meningkatkan pengeluaran energi hingga di atas level basal dan menjaga kesehatan. Aktivitas fisik pada anak membawa banyak manfaat di samping mengurangi risiko obesitas, penyakit pembuluh darah, dan keganasan di kemudian hari. Survey awal pada tanggal 25 Mei 2018 yang dilakukan Di Kelurahan Kayujati Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal ada 10 orang anak yang mengalami obesitas. 6 orang tua mengatakan obesitas karena keturunan, kebiasaan makan yang tidak teratur, banyak mengkonsumsi makanan kemasan, kurang melakukan aktifitas fisik, menonton tv dan bermain gadge dan 4 orang tua mengatakan terlalu jajan di luar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional bersifat Deskriptif yaitu metode cross sectional korelasi. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Kayujati Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, sampel penelitian sebanyak 10 orang dengan teknik total sampling. Berdasarakan hasil penelitian yang dilakukan dengan uji statistik Chi-Square p = <0,05, dapat disilmpulkan bahwa karakteristik responden mayoritas yang berumur 8-10 dan 11-13 tahun sebanyak 5 respoden (50%), Pendidikan orang tua SMA sebanyak 7 responden (70%), Jenis kelamin laki- laki dan perempuan sebanyak 5 responden (50%). Berdasarkan hasil penelitian frekuensi aktifitas fisik diperoleh bahwa aktifitas fisik ringan sebanyak 5 orang (50%) dan aktifitas fisik sedang sebanyak 5 orang (50%), dengan nilai kolerasi spearman rank (rs ) yaitu 0,729. Sehingga r hitung (0,729) > r tabel (0,205) pada taraf signifikansi 5% dengan nilai V palue (0,017 < 0,05) menyatakan bahwa Ha diterima atau H0 di tolak, yang artinya ada hubungan yang signifikan antara Hubugan Aktifitas Fisik Degan Kejadian Obesitas.
PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING DAN EKSPOSITORI TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS 7 SMP NEGERI 2 DAN SMP NEGERI 7 BANGKALAN Fahmi Syarofah
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1852.984 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i2.938

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan dari penerapan metode discovery learning dan eskpositori terhadap peningkatan hasil belajar PKn siswa kelas 7. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen 1 yang diberi perlakuan metode discovery learning dan eksperimen 2 yang diberi perlakuan metode ekspositori. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 7 SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 7 Bangkalan sedangkan sampel penelitian diambil menggunakan teknik random sampling di mana yang diacak adalah kelas. Teknik pengumpulan data adalah metode tes untuk mengukur hasil belajar PKn. Data dianalisis menggunakan uji t atau t-test. Hasil penelitian dalam taraf signifikansi 0,05 menunjukkan bahwa nilai t-hitung (3,289) > t-tabel (1,997) atau nilai Sig. (0,002) < 0,05. Dengan demikian, ada perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang mendapat perlakuan metode discovery learning dan kelompok siswa yang mendapat perlakuan metode ekspositori dengan nilai rata-rata hasil belajar PKn kelompok metode discovery learning sebesar 78,82 dan kelompok metode ekspositori sebesar 74,12.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP HASIL BELAJAR STATISTIK EKONOMI I SEMESTER III PENDIDIKAN EKONOMI IPTS PADANGSIDIMPUAN Sri Hartini
Jurnal Education and Development Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.195 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i3.958

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh kecerdasan emosional dan motivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar Statistik ekonomi I semester III Pendidikan Ekonomi IPTS Padangsidimpuan yang terdiri dari 57 mahasiswa. Metode penilitian yang digunakan adalah deskriptip sedangkan teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling dan jumlah sampel 57 mahasiswa. Instrumen pengumpulan data mengunakan angket dan tes. Data yanng dikumpulkan dianalisis dengan dua cara analisis deskriptip dan analisis kompratif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui gambaran kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Statisik Ekonomi I semester III Prodi Pendidikan Ekonomi IPTS Padangsidimpuan diperoleh nilai sebesar 75.00 Gambaran motivasi ekstrinsik terhadap hasil Statistk Ekonomi I semester III Prodi Pendidikan Ekonomi IPTS Padangsidimpuan di peroleh nilai sebesar 75,88. Sedangkan gambaran hasil belajar Statistik Ekonomi I semester III Prodi Pendidikan Ekonomi IPTS Padangsidimpuan, diperoleh nilai sebesar 82,95. Hasil analisis uji hipotesis diketahui nilai Fhitung sebesar 2,859. Kemudian nilai signifikan yang didapat sebesar 0,000 maka diketahui bahwa nilai signifikan (2-tailed)<0,05 atau 0,000<0,05artinya “terdapat pengaruh yang signifikan antara kecerdasan emosional dan motivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar Statistik Ekonomi I semester III Prodi Pendidikan Ekonomi IPTS Padangsidimpuan” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara pengaruh kecerdasan emosional dan motivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar Statistik ekonomi I semester III Pendidikan Ekonomi IPTS Padangsidimpuan yang terdiri dari 57 mahasiswa. Metode penilitian yang digunakan adalah deskriptip sedangkan teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling dan jumlah sampel 57 mahasiswa. Instrumen pengumpulan data mengunakan angket dan tes. Data yanng dikumpulkan dianalisis dengan dua cara analisis deskriptip dan analisis kompratif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui gambaran kecerdasan emosional terhadap hasil belajar Statisik Ekonomi I semester III Prodi Pendidikan Ekonomi IPTS Padangsidimpuan diperoleh nilai sebesar 75.00 Gambaran motivasi ekstrinsik terhadap hasil Statistk Ekonomi I semester III Prodi Pendidikan Ekonomi IPTS Padangsidimpuan di peroleh nilai sebesar 75,88. Sedangkan gambaran hasil belajar Statistik Ekonomi I semester III Prodi Pendidikan Ekonomi IPTS Padangsidimpuan, diperoleh nilai sebesar 82,95. Hasil analisis uji hipotesis diketahui nilai Fhitung sebesar 2,859. Kemudian nilai signifikan yang didapat sebesar 0,000 maka diketahui bahwa nilai signifikan (2-tailed)<0,05 atau 0,000<0,05artinya “terdapat pengaruh yang signifikan antara kecerdasan emosional dan motivasi ekstrinsik terhadap hasil belajar Statistik Ekonomi I semester III Prodi Pendidikan Ekonomi IPTS Padangsidimpuan”

Page 43 of 282 | Total Record : 2820


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue