JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Articles
2,820 Documents
PENGUATAN KERANGKA HUKUM ASEAN UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT EKONOMI ASEAN 2015
Retno Sulistiani
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.989 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v7i4.1385
Pembentukan ASEAN pada masa lalu tentunya didasari semangat positif dari negara-negara anggota. Para pemimpin negara pada waktu itu memiliki kesamaan pikiran, rasa, dan tujuan. Kesamaan-kesamaan tersebut yang menjadi pondasi untuk mendeklarasikan suatu organisasi di antara negara-negara yang ketika itu memiliki nasib dan kondisi yang relatif mirip sebagai negara-negara berkembang. Tujuan yang hendak dicapai tidak lain adalah memajukan perekonomian di antara seluruh negara anggota sehingga semuanya bisa mengalami kemajuan dan bergerak bersama. Semangat tersebut tentu harus diingat kembali, terutama oleh negara-negara yang sedang berada pada situasi yang tegang satu sama lain. Konflik dan keenganan untuk mencari solusi hanya akan menjadi penghambat bagi ASEAN untuk mencapai tujuan awalnya. Penelitian ini dilakukan dengan dua pendekatan (pendekatan konsep dan pendekatan kasus) yang kemudian menghasilkan kesimpulan bahwa Piagam ASEAN serta Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama harus diperkuat untuk menjaga situasi yang kondusif di ASEAN. Negara-negara ASEAN perlu duduk bersama untuk mendiskusikan kembali alasan utama serta relevansi ASEAN dewasa ini, terutama pasca implementasi ASEAN Economic Community 2015.
RELEVANSI ASEAN ECONOMIC COMMUNITY DAN LATAR BELAKANG PEMBENTUKAN ASEAN
Surya Wahyu Nugroho
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (449.678 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v7i4.1386
Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) menjadi salah satu sarana bagi para negara anggota ASEAN untuk ikut berpartisipasi dalam persaingan di tingkat global. ASEAN, seperti halnya Uni Eropa, memiliki semangat yang sama untuk memajukan tujuan dan mewujudkan cita-cita yang diharapkan ketika pembentukannya digagas. Pasca implementasi MEA dengan semua pencapaian yang menyertainya, ASEAN perlu meninjau lagi latar belakang lahirnya ASEAN dan apa saja yang telah berhasil diwujudkan sejauh ini. Hal ini penting untuk menilik kembali relevansi antara MEA dengan latar belakang pembentukan ASEAN dan apakah ASEAN masih menjadi agenda yang penting untuk dibahas dewasa ini. Penelitian ini dilakukan dengan dua pendekatan (peraturan perundang-undangan dan konseptual). Kesimpulan yang diperoleh yaitu MEA masih menjadi hal yang relevan apabila dikaitkan dengan lahirnya ASEAN di masa sebelumnya karena ASEAN lahir atas dasar semangat dan tujuan yang sama untuk memajukan negara-negara anggota. Demikian halnya dengan MEA yang digagas untuk mencegah krisis ekonomi berkepanjangan yang dapat merugikan ASEAN secara keseluruhan.
PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM NEGERI TERHADAP KLAUSULA BAKU BERBAHASA ASING PADA TRANSAKSI E-COMMERCE
Tetha Aquilina Dyah Ayu Habel
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.42 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v7i4.1387
Perkembangan yang terjadi dalam bidang teknologi dan informasi terjadi begitu dinamis. Perkembangan tersebut tidak semata-mata hanya mempengaruhi bidang teknologi dan informasi itu sendiri. Berbagai bidang dalam kehidupan manusia jelas turut terpengaruh. Salah satunya dalam bidang perdagangan sebagaimana telah dikenal khalayak sebagai perdagangan melalui internet atau electronic commerce (e-commerce). Perkembangan dan semua perubahan yang terjadi tentu harus memberi keuntungan bagi semua pihak, baik produsen, konsumen, maupun pihak lain yang terkait dengan e-commerce. Klausula bakuseringkali ditemui sehingga memang telah lama menjadi diskursus karena berpotensi merugikan pihak lain, terutama konsumen. Kondisi menjadi semakin sulit ketika klausula baku tersebut berbahasa asing, mengingat tidak semua orang juga menguasai bahasa asing. Oleh karena itu, dalam konteks ini perlindungan kosumen menjadi hal yang sangat krusial. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan statute approach dan conceptual approach. Kesimpulan yang dicapai bahwa klausula baku dibatasi dengan adanya Pasal 18 UU Perlindungan Konsumen. Selama klausula baku tidak menyimpangi norma tersebut, maka konsumen akan tetap terlindungi.
KLAUSA YANG MENYATAKAN PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHASILAN SEWA BANGUNAN DITANGGUNG OLEH PIHAK PENYEWA
Muhammad Sabri Djamaluddin
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (212.638 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v7i4.1388
Perjanjian sewa menyewa merupakan sebuah perjanjian yang sering dilakukan dalam era globalisasi ini, terutama perjanjian sewa menyewa bangunan. Dalam perkembangannya, perjanjian sewa menyewa sering mencantumkan klausa bahwa pajak penghasilan atas penghasilan sewa menyewa bangunan yang semestinya ditanggung pihak yang menyewakan akan ditanggung oleh pihak penyewa. Perjanjian sewa menyewa bangunan dengan klausa tersebut tidak memiliki arti bahwa perjanjian tersebut mengakibatkan pihak yang terhutang pajak penghasilan adalah pihak penyewa dan menyimpangi ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perpajakan. Perjanjian tersebut tetap menjadikan pihak yang mendapatkan pendapatan sebagai pihak yang terutang pajak penghasilan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA PGSD MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK
Sukriadi Hasibuan;
Novri Yaldi
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (587.86 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v7i4.1390
The purpose of this study is to see how far the improvement of mathematical problem solving and mathematical communication abilities of PGSD students at the South Tapanuli Institute of Education taught by using a scientific approach, 36 students use class action research consisting of cycle I and cycle II with planning stages , implementation, observation and reflection. Data processing used is qualitative and quantitative, for data collection using observations and tests to see the level of research success. The results of this study can be concluded that (1) there is an increase in students' mathematical problem solving abilities by using a scientific approach seen from the percentage of completeness of the first cycle 52.78%, and the second cycle is 88.89%. (2) there is an increase in students' mathematical communication skills using a scientific approach with the percentage level of completeness in the first cycle is 55.56%, and the second cycle is 83.33%. the conclusion of this research is that using a scientific approach can improve learning outcomes of mathematical problem solving and communication of PGSD students at the South Tapanuli Institute of Education.
PENGARUH PENGUASAAN PENGUKURAN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA PADA MATERI BESARAN DAN SATUAN
Sari Wahyuni Rozi Nasution
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.443 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v7i4.1392
The aims of the research is to know general description about measurement mastery and magnitude and units, then to know whether there is a significant effect between measurement mastery toward physics learning outcomes on magnitude and units material at the tenth grade students of SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. The research method used is descriptive method. The population is all of the tenth grade students are 232 students. The sample is 38 students which are taken by random sampling technique. The data is collected by using test as an instrument. The writer uses statistic processes in analyzing data. They are descriptive analysis and inferential analysis by using the formula of “r” Product Moment and the formula of t test. After collecting the data, it is found the average of measurement mastery can be categorized “good” . Meanwhile the average of students’ learning outcomes of magnitude and units can be categorized “good”. The result of the analyzed data shows the score of ttest > ttable (2,17 > 1,70) . in other words, the score of ttest is bigger than ttable. So, the hypothesis is accepted. It means there is significant effect of measurement mastery toward students’ learning outcomes of magnitude and units at the tenth grade students of SMA Negeri 2 Padangsidimpuan.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS I SD NEGERI 200101 PADANGSIDIMPUAN T.A 2017/2018
Desnawati .
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (567.634 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v7i4.1393
Berdasarkan hasiltes yang dilakukanoleh peneliti bahwa rendahnya hasil belajar siswa kelas I pada mata pelajaran Matematika. Rumusan masalah penelitian ini apakah dengan penggunaan metode demonstari dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas I SD Negeri 200101 Padangsidimpuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika melalui metodedemonstrasi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dari penelitian ini siswa kelas I sebanyak 40 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru, dan tes hasil belajar. Dari hasil penelitian, diperoleh persentase hasilbelajar siswa siklus I sebesar 67.25%, meningkat pada siklus II menjadi 81.25% dan persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 55% meningkat pada siklus II sebesar 85%. Jadi, pembelajaran Matematika dengan menggunakan metode Pembelajaran Demonstrasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Dari hasil penelitian, disarankan agar guru dapat menggunakan metodeDemonstrasi untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran Matematika.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MELALUI MODEL PEMBELARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS VII SMP NEGERI 5 PADANGSIDIMPUAN
Emma Rasinta
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.469 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v7i4.1394
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII denganjumlah 20 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi, dokumentasi dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua kali siklus dan setiap siklusterdiri dari satu kali pertemuan. Hasil penelitian dari setiap siklus yang telah dilaksanakan dengan menggunakan model Pembelajaran Discovery Learning menunjukkan adanya peningkatan baik proses pembelajaran maupun hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian siswa dalam pembelajaran, dimana pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa baru mencapai ketuntasan 65% dengan nilai rata-rata siswa 68, sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi dengan ketuntasan mencapai 90% dan nilai rata-rata siswa 82. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan Kreatifitashasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dikelas VII SMP Negeri 5 Padangsidimpuan.
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI PEMBUATAN LAGU PADA SISWA KELAS VIISMP NEGERI 5 PADANGSIDIMPUAN T.A 2016/2017
Ermin Simarmata
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (553.02 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v7i4.1395
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII denganjumlah 33 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi, dokumentasi dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dalam penelitian dianalis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua kali siklus dan setiap siklusterdiri dari satu kali pertemuan. Hasil penelitian dari setiap siklus yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar melalui pembuatan lagu menunjukkan adanya peningkatan baik proses pembelajaran maupun hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari pencapaian siswa dalam pembelajaran, dimana pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh siswa baru mencapaiketuntasan 63% dengan nilai rata-rata siswa 65, sedangkan pada siklus II menunjukkanpeningkatan yang cukup tinggidengan ketuntasan mencapai 82,3% dan nilai rata-rata siswa 85. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya meningkatkan kreativitas dan hasil belajar melalui pembuatan lagu padasiswa kelas VIISMP Negeri 5 Padangsidimpuan.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS V SD NEGERI 200117 SADABUAN
Ernidawati .
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (523.806 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v7i4.1396
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang telah ditetapkan yaitu 65. Hal ini disebabkan oleh metode pembelajaran yang digunakan guru masih konvensional hingga siswa kurang berminat dalam mengikuti pembelajaran. Untuk mengatasi salah tersebut diterapkan model Problem Based Learning yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan peningkatan aktivitas dan hasil belajar matematika dengan menggunakan model Problem Based Learning di kelas V SDN 200117 Sadabuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif kuantitatif Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas atan perencanaan, pelaksanaan tindakan yang disertai pengamatan dan refleksi pada masing-masing siklus. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2017/2018 di SDN 200117 Sadabuan. Data penelitian inidikumpulkan melalui observasi, catatan lapangan, dokumentasj dan basil tes.Berdasarkan hasil penelitian dan pcmbahasan diperoleh kesimpulan sebagai berikut. 1) Penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika di kelas V SDN 200117 Sadabuan. 2) Penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika di kelas V SDN 200117 Sadabuan.