cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,820 Documents
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS HUTAIMBARU Wiwi Wardani Tanjung; Nur Aliyah Rangkuti
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.716 KB)

Abstract

ASI eksklusif merupakan hal yang penting diberikan pada bayi. Pentingnya pemberian ASI eksklusif pada bayi membuat pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33 tahun 2012 tentang Pemberian ASI eksklusif. Menurut badan kesehatan dunia World Health Organization (WHO) Hanya kurang dari 40% bayi berumur <6 bulan dapat menyusui eksklusif di seluruh dunia. Survei pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Hutaimbaru didapatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif masih rendah yaitu sebanyak 25,5%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status pekerjaan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Hutaimbaru Tahun 2019. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini \ yaitu sebanyak adalah 57 orang. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui data primer dan data sekunder. Data dianalisis secara univariat dan bivariat Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan status pekerjaan ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian asi ( p- value < 0,005). Disarankan kepada hendaknya dapat meningkatkan rasa percaya diri dan menigkatkan motivasi dalam memberikan ASI pada bayi mereka dengan bertanya kepada petugas kesehatan tentang pemberian ASI eksklusif pada bayi., dan diharapkan keluarga harus memberikan dukungan yang lebih agar ibu dapat memberikan ASI eksklusif terutama pada ibu yang bekerja
SURAT IJO DIPANDANG DARI DASAR HUKUM DAN PELAKSANAANNYA Sriwati .
Jurnal Education and Development Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1361.612 KB)

Abstract

Salah satu fenomena sistem hukum pertanahan yang berbeda di Surabaya dari daerah-daerah lainnya adalah adanya Surat Ijo. Surat Ijo tidak lain adalah Izin Pemakaian Tanah yang diberikan oleh pemerintah kepada subyek hukum tertentu untuk memakai suatu bidang tanah yang masuk dalam aset pemerintahan. Namun demikian, aset tersebut apakah termasuk ke dalam hak-hak atas tanah, dan apakah peberian izin tersebut juga sejalan dengan jiwa sistem hukum pertanahan Indonesia yang diprakarsai dengan terbitnya Undang-Undang Pokok Agraria, tulisan ini akan mengulas mengenai permasalahan-permasalahan tersebut. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas, pemerintah, dan pihak-pihak lainnya dalam mempertimbangkan kembali keabsahan Surat Ijo dan penyelesaiannya
POLITICS LAW IN INDONESIA LAND Meiliyana Sulistio
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.29 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i2.1590

Abstract

Tanah mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan semua masyarakat, seperti peranan untuk tempat tinggal, usaha perkebunan, usaha pertanian, usaha pertambangan, dan lain-lain. Beberapa permasalahan yang sering terjadi di masyarakat Indonesia ialah tidak meratanya kepemilikan atau penguasaan atas tanah, penguasaan tanah tanpa izin, permasalahan yang berkaitan dengan pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan yang berhak atau kuasanya. Politik hukum pertanahan adalah kebijakan pemerintah di bidang yang ditujukan untuk peruntukan dan penggunaan penguasa atau pemilik tanah, peruntukan penggunaan tanah untuk menjamin perlindungan hukum dan meningkatkan kesejahteraan serta mendorong kegiatan ekonomi melalui pemberlakuan Undang-Undang Pertanahan dan Peraturan Pelaksanaannya. Peraturan - peraturan mengenai tanah di Indonesia telah tercantum di dalam Undang-Undang nomor 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria (UUPA) yang memuat tentang pokok-pokok dari Hukum Tanah Nasional Indonesia. Pertumbuhan penduduk Indonesia yang bertambah begitu pesat setiap tahunnya, maka kebutuhan masyarakat akan tanah juga meningkat. Banyak masyarakat yang menjadikan tanah sebagai investasi karena harga tanah yang makin meningkat. Politik hukum pertanahan akan menjawab pertanyaan tentang tujuan apa yang hendak di capai, apa yang akan dilakukan terhadap tanah yang ada, serta sarana apa yang akan di digunakan.
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN MATERI PERANGKAT KERAS KOMPUTER MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS5 Ermawita .; Ahmad Zainy
Jurnal Education and Development Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.602 KB) | DOI: 10.37081/ed.v7i2.1598

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang semakin pesat pada saat ini membawa perubahan yang sangat besar terhadap berbagai bidang kehidupan termasuk juga dalam bidang pendidikan. Dalam dunia pendidikan, komputer dapat digunakan oleh guru untuk menghasilkan atau membuat suatu aplikasi berupa media pembelajaran dalam menyampaikan materi kepada siswa. Pembuatan media pembelajaran dapat dilakukan dengan berbagai macam hal salah satunya adalah dengan menggunakan teknologi komputer dengan menggunakan software Adobe Flash CS5. Dengan software Adobe Flash CS5 ini dapat dibuat sebuah media pembelajaran yang kreatif, menarik sehingga dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar serta kegiatan pembelajaran berjalan dengan efektif dan menyenangkan. Berdasarkan latar belakang masalah yang penulis temui di lapangan maka penulis tertarik untuk mengangkat sebuah penelitian dengan judul Desain Media Pembelajaran Materi Perangkat Keras Menggunakan Adobe Flash CS5. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) versi ADDIE yaitu Analysis, Design, Develop, Inplement dan Evaluate. Model pengembangan multimedia yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model pengembangan multimedia versi Luther Sutopo yang terdiri dari enam tahap yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing dan dsitribition. Pada penelitian ini penulis menggunakan tahapan penelitian yang mengkombinasikan antara ADDIE dan model pengembangan multimedia versi Luther Sutopo. Hasil dari penelitian ini berupa media pembelajaran berbasis flash yang nantinya dapat digunakan oleh guru dan siswa pada mata pelajaran Komputer. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan dapat diketahui bahwa media pembelajaran dengan menggunakan Adobe Flash CS5 dapat digunakan sebagai media pembelajaran Komputer.
PENGGUNAAN METODE ‘KOOPERATIVE’ PADA KOMPETENSI DASAR ‘MENDESKRIPSIKAN KONSEP INTEGRAL TAK TERTENTU SUATU FUNGSI SEBAGAI KEBALIKAN DARI TURUNAN FUNGSI’ DI KELAS XI ADM 1 SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 DI SMK N 1 PADANGSIDIMPUAN Ika Afridah
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.799 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nyata tentang: 1) Motivasi belajar siswa meningkat pada kompetensi dasar mendeskripsikan konsep integral tak tertentu suatu fungsi sebagai kebalikan dari turunan fungsi di kelas XI Administrasi (ADM) 1 semester 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Padangsidimpuan dengan metode kooperatif, 2) Keterampilan siswa meningkat pada kompetensi dasar mendeskripsikan konsep integral tak tertentu suatu fungsi sebagai kebalikan dari turunan fungsi di kelas XI ADM 1 semester 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Padangsidimpuan dengan metode kooperatif, 3) Prestasi belajar siswa meningkat pada kompetensi dasar mendeskripsikan konsep integral tak tertentu suatu fungsi sebagai kebalikan dari turunan fungsi di kelas XI ADM 1 semester 2 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Padangsidimpuan dengan metode kooperatif. Dari hasil data diketahui bahwa nilai rata-rata penguasaan materi pembelajaran ‘turunan fungsi, notasi integral dan rumus dasar integral tak tentu’ melalui ‘metode kooperatif’ di kelas XI Administrasi (ADM) 1 semester 2 tahun pelajaran 2018/2019 SMK Negeri 1 Padangsidimpuan adalah 32 peserta didik yang berhasil mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM=60) dari siswa yang dijadikan sampel sebanyak 36 peserta didik atau setara dengan keberhasilan 89,1% terampil pada mempresentasikan hasil diskusi tentang materi ‘turunan fungsi, notasi integral dan rumus dasar integral tak tentu’, yaitu dengan kategori “baik”. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan, maka hipotesis yang ditegakkan diterima kebenarannya. Artinya keterampilan siswa meningkat yang signifikan pada mempresentasikan hasil diskusi tentang materi ‘turunan fungsi, notasi integral dan rumus dasar integral tak tentu’ melalui ‘metode kooperatif’ di kelas XI Administrasi (ADM) 1 semester 2 tahun pelajaran 2018/2019 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Padangsidimpuan.
PENGARUH E-SERVICE QUALITYDAN PRODUCT DIFFERENTIATIONTERHADAP REPURCHASE INTENTION PADA SEPATU COMPASS Dharma Shubita Devi Harahap; Tri Indra Wijaksana
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.517 KB)

Abstract

Perkembangan fashion Indonesia di beberapa tahun belakangan ini telahmengalami perberkembanganyang pesat, para pelaku bisnis pun mulai memanfaatkan media sosial sebagai platform penjualannya dan juga sebagai media promosinya. Dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumennya, suatu bisnis online harus mempuanyai kualitas pelayanan elektronik dan juga memiliki strategi diferensiasi produk yang baik untuk meningkatkan minat pembelian ulang pada konsumen. Penelitianbertujuan untuk mengetahuiseberapa besar pengaruh yang terjadi antara variabelE-Service Quality dan Product Differentiation terhadap Repurchase Intention pada Sepatu Compass. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan penerapan metode analisis deskriptif. Teknik analisis yang diterapkan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian berjumlah 100 orang dengan populasi seluruh individu yang pernah melakkan pembelian pada Sepatu Compass baik melalui instagram, tokopedia maupun website. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kesimpulan yang dapat ditariktentang tanggapan responden terhadap variabel E-Service Quality memiliki persentase sebesar 69,4% dengan kategori baik, variabel Product Differentiation memiliki persentase sebesar 82,5% dengan kategori baik dan variabel Repurchase Intention memiliki persentase sebesar 79,6% termasuk dalam kategori baik Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah E-Service Quality dan Product Differentiationmempunyai pengaruh terhadap Repurchase Intention pada Sepatu Compass dengan jumlah persentase yaitu sebesar 84,5% dan sisanya adalah 15,5% yang dipengaruhi variabel lainnya yang tidak diterapkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian, yaitu jika E-Service Quality dan Product Differentiation yang diterapkan oleh Sepatu Compass semakin baik, maka hal tersebut akan mempengaruhiRepurchase Intention konsumen pada Sepatu Compass.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SMA NEGERI 1 LAHEWA Rama’eli Lase
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.492 KB)

Abstract

Creative Problem Solving (CPS) adalah suatu model pembelajaran yang berpusat pada keterampilan pemecahan masalah, yang diikuti dengan penguatan kreatifitas,Karen (Suryosubroto, 2009:201). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran creative problem solving. Lokasi pelaksanaan penelitian adalah SMA Negeri 1 Lahewadengan subjek kelas X MIA-1 semester genap Tahun Pelajaran 2018/2019 dan disesuaikan dengan jadwal di sekolah.Hasil penelitian adalah: 1) perolehan rata-rata hitung hasil belajar pada siklus 1 (pertama) sebesar 60,88 dan termasuk kategori cukup, dengan persentase ketuntasan 52,5% dan ketidaktuntasan 47,5%. Pada siklus 2 (dua) pelaksanaan tes hasil belajar diperoleh rata-rata hitung sebesar 88,33 dan termasuk pada kategori baik sekali, dengan persentase ketuntasan 100% dan ketidaktuntasan 0%, sehingga ketuntasan belajar melewati target yang telah ditentukan yaitu 75%, 2) Hasil pengujian hipotesis deskriptif dengan menggunakan statistik parametris diperoleh thitung = 14,697 dengan ttabel = 2,045 untuk n = 30 sehingga dapat disimpulkan bahwa “Penerapan model pembelajaran creative problem solving dalam Pembelajaran matematika pada SMA Negeri 1 Lahewa meningkat dan dapat diterima, 3) Hasil pengujian hipotesis terhadap kualitas proses pembelajaran dengan menggunakan statistik parametris diperoleh zhitung = 1,684 dengan ztabel = 1,64 untuk n = 30 sehingga dapat disimpulkan bahwa “Penerapan model pembelajaran creative problem solving dalam pembelajaran matematika pada SMA Negeri 1 Lahewa dapat diterima pada taraf signifikan 5%”.
PENGARUH PERCEIVED QUALITY, PERCEIVED VALUE, DAN CUSTOMER SATISFACTION TERHADAP CUSTOMER LOYALTY PADA KONSUMEN GRABCAR Roza Tri Meilani; Putu Nina Madiawati
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.358 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabelperceived quality, perceived value, dan customer satisfaction terhadap customer loyalty pada konsumen GrabCar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan skala likert sebagai pengukuran. Populasi di dalam penelitian ini adalah pengguna GrabCar dan 150 responden sebagai sample penelitian yang berdomisili di Bandung. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 22 For Windows sebagai alat pengolah data. Berdasarkan uji hipotesis yang telah di olah dengan menggunakan SPSS 22 For Windows maka hasilnya adalah sebagai berikut : perceived quality memperoleh nilai: 3,096 (to) >1.65536 (tα), adanya pengaruh positif serta signifikansi terhadap customer loyalty. Untuk perceived value memperoleh nilai : 2,963 (to) >1.65536 (tα), adanya pengaruh positif serta signifikansi terhadap customer loyalty. Untuk customer satisfaction memperoleh nilai : 9,354 (to) >1.65536 (tα), adanya pengaruh positif serta signifikansi terhadap customer loyalty.Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel perceived quality, perceived value, dan customer satisfaction terhadap variabel customer loyalty.
PERJUANGAN ANGKATAN GERILYA SIPIROK (AGS) DALAM PERANG KEMERDEKAAN DI TAPANULI SELATAN (1949-1950) Cipto Duwi Priyono
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.51 KB)

Abstract

This study aims to know AGS’s role in the war of independece in South Tapanuli. This research uses history method includes four steps (1): heuristic namely data collection phase, (2) criticism of souece to test source, and (3) interpretation to ininterpret the data, and (4) historiograpy to write data. Based on the data analisys, it can found that AGS was formed january 1 st 1949 and Sahala Muda Pakpahan as the leader. AGS includes TKR, vanguard and ordinary people. Teh battle of AGS was conducted during the second Ducth agression at Tor Simago-Mago. The mago to kill Colonial Army Commander, General Simon Spoor. The result of the agression thet was wants to return control of Indonesian. The role of AGS’s role in the war of Independence of the Republic of Indonesia is immense, especially in breaking the Ducth force form West Sumatra to East Sumatra.
"TERSEMBUNYI", TAPI MENARIK Eko Prastiyanto; Marianus Subandowo; Retno Danu Rusmawati
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1377.244 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i2.1632

Abstract

Student interest in English subjects, especially in class VII is still very low. This is caused by various factors, one of which is interest in teaching materials. This study aims to develop teaching materials by utilizing QR code technology as a link between printed books and digital multimedia by means of digital multimedia learning materials in the form of "hiding" in the form of QR codes then students can open them using smartphones. This development research approach model adapts the development procedure developed by Walter Dick and Lou Carey. The results of this study are 1). 89% of students stated that subject teachers used appropriate teaching materials, 2). 91% of students stated that subject teachers used appropriate learning media, 3). 88% of students stated that QR code technology integrated into teaching materials was very interesting and motivating to learn, 4). 88% of students stated that QR code technology that was integrated into teaching materials was well suited to the needs and learning styles of students, 5). 86% of students stated that they were enthusiastic about using QR code technology in learning activities, 6). 88% of students state that QR code technology makes it easy for them to learn independently, 7). 90% of students state that QR code technology facilitates interaction between teachers and them

Page 65 of 282 | Total Record : 2820


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026 Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue