cover
Contact Name
Zul Anwar Ajim Harahap
Contact Email
lp2miain.padangsidimpuan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2miain.padangsidimpuan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman
ISSN : 24427004     EISSN : 2460609X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
TAZKIR: Jurnal Penelitian ilmu-ilmu sosial dan keislaman published in 2015 with P-ISSN: 2442-7004, and E-ISSN: 2460-609X is A peer-reviewed journal that is published by the LPPM IAIN Padangsidimpuan, North Sumatera, Indonesia. The journal an effort to provide forums for academicians and researchers who are interested in the discussion of current and future issues on Islamic studies. The journal is dedicated to the scholarly study of all aspects of Islam and of the Islamic world. Particular attention is paid to works dealing with history, geography, political science, economics, anthropology, sociology, law, literature, religion, philosophy, international relations, environmental and developmental issues, as well as ethical questions related to scientific research. TAZKIR: Jurnal Penelitian ilmu-ilmu sosial dan keislaman is published twice a year (June and December)
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2023)" : 12 Documents clear
PERKAWINAN DI BAWAH UMUR DALAM TINJAUAN FIKIH DAN UNDANG-UNDANG SERTA IMPLIKASINYA PADA MASYARAKAT DESA TANJUNG ANOM KEC. PANCUR BATU DELI SERDANG Syam, Syafruddin; Ramadi, Bagus
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.7165

Abstract

ABSTRAK Pernikahan dalam agama Islam ialah suatu bentuk ibadah, hal tersebut relevan terhadap defenisi perrnikahan dalam Kompilasi Hukum Islam yang bunyinya pernikahan ialah akad yang sangat kuat mitsaqan ghalizhan guna mentaati perintah Allah serta melaksanaknnya yakni ibadah. Agama serta negara turut memberi aturan pernikahan, khususnya aturan negara pada usia calon suami dan istri hingga bisa diakui dewasa dan telah matang, dengan tujuan tercapainya keluarga yang harmonis. Namun didapati berbagai kasus pernikahan di bawah umur terjadi di Indonesia. Dari masalah tersebut, penulis akan meneliti terkait bagaimana aturan agama serta negara dalam mengatur pernikahan pada usia muda. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif dengan memakai pendekatan penelitian lapangan. Setelah melakukan penelitian dengan menganalisa informasi dan data yang didapatkan, penulis berkesimpulan bahwa tidak ditemukan aturan hukum Islam yang secara rinci mengatur batasan usia dalam pernikahan, hanya diatur oleh negara dalam undang-undang pernikahan. Penulis juga menemukan kesimpulan bahwa ada banyak faktor dan tujuan yang melatarbelakangi setiap dari calon pasangan suami istri melangsungkan pernikahan di bawah umur. Diantara faktor dan tujuannya ialah ingin menjaga agama, kehormatan dan meraih kebahagiaan serta kesejahteraan hidup. Seperti kasus pernikahan pasangan suami istri di bawah umur di daerah Pancur Batu di Desa Tanjung Anom. Mereka memutuskan menikah pada usia muda sebab calon suami yang datang ialah orang yang baik agama dan akhlaknya, sehingga mereka mengharapkan kehidupan pernikahan yang mereka jalani diberkahi sesuai dengan apa yang mereka cita-citakan. Kata Kunci: Pernikahan di bawah Umur, Fikih, Undang-undang
KESABARAN SEBAGAI CARA UTAMA UNTUK MENGATASI TRAUMA MUSIBAH Jarudin, Jarudin
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.8255

Abstract

Setiap orang pasti mengalami peristiwa baik dan buruk dalam hidupnya. Setiap orang juga akan menghadapi peristiwa baik dan buruk itu dengan cara berbeda sesuai dengan kapasitasnya masing-masing. Banyak orang menghadapi peristiwa buruk dengan cara yang tidak baik dan bahkan kufur, meskipun agama (Islam) telah menggariskan cara-cara terbaik untuk menghadapinya. Kajian kepustakaan ini menggunakan data sekunder yang diperoleh secara manual dan daring (OJS). Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa sudah menjadi sunnatullah (hukum alam) bahwa musibah baik dalam skala kecil maupun skala besar pasti menimpa manusia. Musibah ini menjadi ujian keimanan bagi manusia utamanya bagi umat Islam, apakah mereka semakin beriman karena yakin bahwa musibah itu adalah untuk menguji kualitas keimanannya atau mereka lari dari keimanan dengan menunjukkan sikap-sikap kufur dalam menghadapi musibah. Oleh karena itu, Allah s.w.t menyiapkan perangkat-perangkat lain untuk membantu umat Islam menghadapi musibah di antaranya dengan meningkatkan kesabaran, bertawakkal dan terus membangun rasa syukur atas nikmat yang telah diterima.
Normative Approach in the Study of Islamic Law Based On The Thoughts Of Charles J Adams Hamsah, Yudi
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.6911

Abstract

This article discusses Islamic law which is in the spotlight of many groups, especially western scientists who feel moved to study Islamic law with various theories to solve all the problems contained in Islamic law. In this article the author uses library research by collecting various literatures that discuss normative approaches in the study of Islamic law according to Charles J Adams. The results of this study stated that Charles J Adams studied Islam by using his theory, namely using normative and descriptive approaches. The normative approach consists of three parts: the Traditional Missionary Approach, the Irenic (peaceful) Apologetic Approach, the Descriptive Approach, the Philological and Historical Approach, and the Phenomenological Approach. Broadly speaking, the approach offered by Charles J. Adams refers to an approach to Islamic studies based on the values of the basic norms or rules that come from God. The scope of Charles J. Adams' approach includes the Koran, hadith, the prophet Muhammad, pre-Islamic Arabic, Kalam, Sufism, Shia and Popular Religion. One of the thinkers from Indonesia, namely Amin Abdullah, also coined his theory. The first is the problem of understanding Islam, which so far has been understood as a standard dogma. These two types of approaches are theological-normative and historical-empirical approaches are indispensable in viewing the diversity of pluralistic societies.
STATUS KEWARISAN ANAK HASIL HUBUNGAN ZINA PRESPEKTIF KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN KUHPerdata Tantri Pratiwi; Kurniati Kurniati; Abdul Rahman
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.4009

Abstract

Anak-anak memiliki hak yang sama baik dalam hal warisan maupun lainnya, pelanggaran yang dilakukan oleh kedua orangtua tidak boleh mempengaruhi anak-anak yang menjadi korban tindakan perselingkuhan atau perzinaan dari kedua orangtuanya. Setiap manusia pada umumnya memiliki kesamaan kebebasan menurut hukum, baik hukum Islam maupun hukum positif dan diatur dalam hukum sehingga dalam memutuskan status warisan seorang anak yang dilahirkan ke dunia dalam jangka waktu perkawinan paling lama 6 (enam) bulan, anak dapat mengikuti silsilah ayah dan memenuhi syarat untuk memperoleh harta. Dijelaskan pula dalam pasal 100 dan 186 KHI yang berarti bahwa anak akibat dari pezinaan dapat memilih hak waris apabila terlahir dalam dalam ranah perkawinan.
Majelis Ta’lim Nurul Muslimat Sebagai Pembangun SolidaritasPada Perempuan Di Cumateh Jorong V Sungai Jariang Kenagarian Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam Rini Putri, Agustia
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.7888

Abstract

Latar belakang penelitian ini dilakukan yaitu banyaknya masyarakat perempuan yang ada di Cumateh tetapi mereka banyak yang tidak saling kenal mengenal dan kurangnya solidaritas, kemudian dengan adanya kegiatan Majelis Ta’lim maka masyarakat yang tadinya tidak saling kenal mengenal menjadi lebih dekat dan terbangunnya solidaritas. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Majelis Ta’lim dalam membangun solidaritas perempuan di Cumateh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yaitu metode penelitian yang memiliki tujuan untuk menjabarkan informasi dan menyajikannya apa adanya sesuai dengan fakta yang didapat di lapangan, informasi tersebut diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Cumateh Jorong V Sungai Jariang Kenagarian Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Dalam penelitian ini yang menjadi informan yaitu Ketua Majelis Ta’lim Nurul Muslimat, Wakil Ketua Majelis Ta’lim Nurul Muslimat, Sekretaris Majelis Ta’lim Nurul Muslimat, dan Anggota Majelis Ta’lim Nurul Muslimat, serta salah satu ustadz yang memberikan pengajian di Majelis Ta’lim Nurul Muslimat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam membangun solidaritas masyarakat perempuan di Cumateh yaitu dengan adanya Majelis Ta’lim yang berupa kegiatan wirid mingguan yang diadakan setiap hari Rabu pukul 10.00 WIB sampai memasuki waktu zhuhur, kemudian dilanjutkan dengan shalat zhuhur berjamaah. Adanya pertemuan yang dilakukan setiap minggu tersebut dapat membangun solidaritas antar masyarakat di Cumateh.Di samping wirid mingguan, para jamaah Majelis Ta’lim juga memiliki kegiatan yang juga mendukung dalam membangun solidaritas antar mereka, seperti kegiatan yang dilakukan ketika perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW., Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW., dan yasinan ketika ada salah satu dari anggota Majelis Ta’lim yang meninggal dunia.
Masjid Kampus UGM Pada Masa Pandemi Covid-19 Basthomi, Imam; Riyadi, Dias Syahrul
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.4255

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar. Berdasarkan hal tersebut maka wajar jika jumlah masjid di Indonesia sangatlah banyak. Masjid dibangun tidak hanya di desa atau perkotaan saja, tetapi juga dibangun di tempat-tempat yang ramai akan kegiatan masyarakat. Dari sejak pertama kalinya didirikan, masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, namun juga digunakan untuk pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial lainnya. Masjid Kampus UGM merupakan salah satu masjid terbesar di Yogyakarta. Masjid tersebut memiliki fasilitas yang lengkap dan sering mengadakan berbagai kegiatan untuk masyarakat umum. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji Sejarah dan kontribusi Masjid Kampus UGM terutama pada masa pendemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan studi pustaka, wawancara, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masjid kampus UGM memiliki nilai historis dan berbagai program kegiatan. kegiatan yang ada di sana terbagi menjadi dua, yakni internal dan eksternal. Narasumber yang sering mengisi acara tersebut berasal dari dosen UGM dan tokoh masyarakat atau publik. Pada masa pandemi Covid-19, Masjid Kampus UGM melaksanakan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar. Berdasarkan hal tersebut maka wajar jika jumlah masjid di Indonesia sangatlah banyak. Masjid dibangun tidak hanya di desa atau perkotaan saja, tetapi juga dibangun di tempat-tempat yang ramai akan kegiatan masyarakat. Dari sejak pertama kalinya didirikan, masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, namun juga digunakan untuk pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial lainnya. Masjid Kampus UGM merupakan salah satu masjid terbesar di Yogyakarta. Masjid tersebut memiliki fasilitas yang lengkap dan sering mengadakan berbagai kegiatan untuk masyarakat umum. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji Sejarah dan kontribusi Masjid Kampus UGM terutama pada masa pendemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan studi pustaka, wawancara, dan observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masjid kampus UGM memiliki nilai historis dan berbagai program kegiatan. kegiatan yang ada di sana terbagi menjadi dua, yakni internal dan eksternal. Narasumber yang sering mengisi acara tersebut berasal dari dosen UGM dan tokoh masyarakat atau publik. Pada masa pandemi Covid-19, Masjid Kampus UGM melaksanakan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.
ANALISIS PERILAKU HEDONISME TERHADAP GAYA KONSUMTIF MAHASISWA Mujiono, Ayu Normalita; Aini, Rofiqotul
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.7951

Abstract

Perilaku hedonisme semakin marak dalam dunia perkuliahan. Dengan datangnya perkembangan tekhnologi, membuat para pebisnis meningkatkan sarana pemasarannya. Munculnya berbagai trend terbaru membuat resah para mahasiswa dikarenakan adanya beberapa mahasiswa yang belum sepenuhnya bisa mengontrol emosi serta menahan nafsunya untuk tidak membeli barang-barang trend yang belum di butuhkan. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku hedonisme serta mengetahui adanya sifat hedonisme yang tumbuh dalam diri mahasiswa UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan. Fokus penelitian ini pada Angkatan 2021 program studi Pendiddikan Agama Islam di Kelas C. Dalam Penelitian ini, metode yang diterapkan adalah menggunakan mix method (Kualitatif dan kuantitatif campuran) dengan memakai kuisioner online serta menggunakan kajian literaturr seperti buku, jurnal-jurnal ilmiah yang sesuai dengan tema penelitian. Hasil penelitian ini yaitu tidak adanya mahasiswa yang sepenuhnya memiliki atau tumbuh dalam dirinya sifat hedonisme. Namun terdapat tanda-tanda bahwasanya mahasiswa bisa bersifat hedon akan tetapi dapat menahannya dengan baik.
DETERMINAN MINAT PESERTA DIDIK DALAM MEMILIH PRODI DI PERGURUAN TINGGI DIMASA PANDEMI Windari, Windari; Lestari, Sry
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.4699

Abstract

The purpose of this study was to determine the determinants of student interest in choosing the Islamic Banking Study Program at IAIN Padangsidimpuan, because of the interest in entering higher education, there was a decrease in the number of students during this pandemic by up to 30%. This research method is a descriptive qualitative method, namely to find determinants of student interest in choosing Islamic banking study programs. The sample of this research is 97 high school students (SMA/SMK) and (MAN/Pesantren), descriptive statistical analysis technique in the form of cross tabulation, graph, average and frequency. The results of this study can be seen from internal factors and external factors from the dimensions of 3 aspects, namely aspects of knowledge, religiosity, and environment. The internal factor of high school and vocational students' interest in choosing the Islamic Banking Study Program at IAIN Padangsidimpuan during the pandemic, was in the low category at 79.38%, and the medium category at 20.62%. Meanwhile, the interest of Islamic Boarding School and MAN students is in the medium category by 94.80%, and the low category by 5.20%. External factors, the interest of high school and vocational high school students in choosing the Islamic Banking Study Program at IAIN Padangsidimpuan during the pandemic, was in the medium category at 77.31%, and the low category at 20.69%. Meanwhile, the interest of Islamic Boarding School and MAN students is in the low category by 5.20%, and the medium category by 94.80%.
Sexual Deviations in the LGBT Community on Islamic Law Perspective and Its Impact on the Existence of Muslim Families Karimullah, Suud Sarim
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.6910

Abstract

The phenomenon of sexual deviance committed by the LGBT community amid social life is currently attracting attention for researchers to study more comprehensively by conducting a study of LGBT from the perspective of Islamic law and also looking at its impact on the existence of Muslim families because of their understanding and ability to understand the LGBT phenomenon very important. This research is included in the literature review category, complemented by using qualitative methods with a descriptive-analytical approach. Therefore, the results of this study state that LGBT behaviour is not natural or formed by a socio-cultural process at the beginning of human creation. In the implementation of punishment from the perspective of Islamic law, the LGBT community can prevent it from happening again and will create legal awareness for other members of society to avoid this act or other sexual deviations because apart from having an impact on health, it also affects social life, politics, economically, sociologically, psychologically and even religiously have damaged the joints of the family institution. Nonetheless, the existence of the LGBT community must still be respected on a humanitarian basis and given access to education, politics, the economy, and in all other fields.
Perilaku Sosial Lansia Dalam Basuluak Pada Tarekat Naqsyabandiyah Nagari Pandam Gadang kec. Gunuang Omeh Kab. Lima puluh kota Syafitri, Meidita
Tazkir: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Sosial dan Keislaman Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tazkir.v9i1.7210

Abstract

The background of this research is because of the social behavior of the elderly when carrying out basuluak activities which are carried out starting 10 days before the Holy Month of Ramadan. The social behavior of the elderly is an actualization of the teachings of the Naqsyabandiyah Order which carry out actions or behaviors that are in accordance with the guidance of Rasulullah SAW.This research is a type of descriptive qualitative research. This study had informants 1 Mursyid, 1 Imam, 2 Khalifah and 3 participants of the Naqsyabandiyah Suluak Congregation Naqsyabandiyah Nagari Pandam Gadang Gunuang Omeh District through data collection techniques in the form of observation, interview and documentation techniques.This study produced data in the form of basuluak activities involving the behavior of the elderly, both individually and socially towards others. Social behavior includes respect for others, helping, social participation, and responsibility. The social behavior of the elderly in basuluak can be seen through joint prayer activities, Tarwih and Witir prayers, Friday prayers, alms, cleaning beds and cleaning mats in the surau where basuluak is. The clothes of the elderly in basuluak are wearing clothes that cover their genitals plus a white head covering that sticks out to their face to protect their eyes from bad eyes. Then the food they eat is food that is not bloody or does not come from animals (chicken, fish, beef, buffalo meat and so on). with the aim that their bodies do not get hot in order to keep their ablutions from being invalidated. Then the elderly in basuluak, sleep with unintentional circumstances and in a state of dhikr to Allah SWT or with reasons because they cannot be detained anymore. Then they worship starting from the obligatory prayers in congregation, the Tarwih and Witr circumcision prayers in congregation, dhikr in sir (in their hearts) and various other rituals of worship. Regarding their social behavior, the elderly in basuluak are focused on their relationship with God, but do not always forget their relationship with others. Their sympathy and concern are still there if someone among their family gets misfortune (death) and after that they have to return to continue the suluak activity again. The behavior of the elderly is always aimed at worshiping Allah alone and practicing the teachings of the Prophet Muhammad. They always forget the world and carry out social behavior that leads to closeness to Allah SWT.

Page 1 of 2 | Total Record : 12