cover
Contact Name
Waluyo Satrio Adji
Contact Email
waluyo.satrio.adji@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
piaud@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Edukasi AUD
ISSN : 24432636     EISSN : 26155907     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Journal (JEA): JEA is an Open Access journal containing research articles in the field of Early Childhood Education. JEA: receive articles in Indonesian, English and Arabic. This journal publishes articles twice a year in June and December. JEA uses quetext plagiarism checker. This journal is published by the FTK State Islamic University Antasari Banjarmasin. JEA has p-issn 2443 2636 and e-issn 2615 5907.
Arjuna Subject : -
Articles 235 Documents
Mitigasi Bencana Alam Melalui Permainan Tradisional Pada Anak Usia Dini Ayu Fajarwati; Eka Setiawati; Yusdiana Yusdiana
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 9 No. 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v9i1.7334

Abstract

Indonesia is one of the countries prone to natural disasters. Because of this, educators must stimulate children by introducing practices related to dealing with emergencies (natural disasters). This study aims to describe natural disaster mitigation through traditional games at an early age in the Rangkasbitung sub-district, Banten. This study used the descriptive qualitative method. Descriptive research was chosen because this research is a form of research that describes existing phenomena, both natural and human-engineered. The phenomenon is then explained clearly without use based on the results of existing research. Based on the results of the study, it was found that children were able to be ready during simulations related to natural disaster mitigation, apart from being told by the teacher through listening, also direct practice in dealing with disaster situations which were carried out by raising traditional games such as "ucing" chopsticks and "ucing-ucingan". This traditional game introduction activity is one way to introduce children to natural disaster mitigation, which of course educators must also the first master related to natural disaster mitigation.
Pemahaman Guru Tentang Penggunaan Alat Permainan Edukatif Dalam Proses Pembelajaran Anak Usia Dini Anis Kumala Fasha; Hibana Hibana
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 9 No. 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v9i1.8728

Abstract

APE atau alat permainan edukatif dikembangkan secara khusus untuk digunakan sebagai alat pengajaran yang mendukung kegiatan pembelajaran, memudahkan guru dalam menyampaikan konten pembelajaran, dan membantu anak untuk mengembangkan berbagai aspek perkembangannya. Dalam proses pembelajaran anak usia dini, alat permainan edukatif (APE) merupakan komponen pembelajaran yang sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru tentang penggunaan alat permainan eduaktif dalam proses pembelajaran untuk anak usia dini. Data untuk penelitian ini dikumpulkan secara deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data menggunakan angket melalui google form. Hasil yang didapat dalam penelitian ini bahwasannya Guru memahami konsep alat permainan edukatif sebesar 100%, memahami fungsi alat permainan edukatif 50%, memahami penggunaan APE harus sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan 40%, memahami manfaat alat permainan edukatif 80%, dan memahami jenis-jenis permainan edukatif sebesar 75%.
Inovasi dan Pengembangan Kurikulum 2013 di PAUD SKB Semanggi Surakarta Arsyia Fajarrini; Sukiman Sukiman
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 9 No. 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v9i1.8894

Abstract

Salah satu permasalahan dibidang pendidikan Indonesia adalah kurikulum, kurikulum di Indonesia terus mengalami perubahan dan pengembangan sesuai dengan perkembangan zaman. Masih terdapat beberapa tenaga pendidik disatuan PAUD yang belum sepenuhnya memahami kurikulum 2013. Meskipun Kemendikbud sudah memberikan pelatihan dalam pengimplementasian kurikulum agar guru dapat mengimplementasikan sesuai dengan yang diharapkan. Lain halnya dengan guru di PAUD SKB Semanggi, mereka sudah paham dengan konsep kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran dari inovasi dan pengembangan kurikulum di PAUD SKB Semanggi Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk memperoleh data penelitian. Subjek penelitian adalah guru kelompok B, pemerolehan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dari mengumpulkan data, mereduksi data, penyajian data dan pengecekkan data. Untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil pengamatan, PAUD SKB Semanggi Surakarta sudah menerapkan kurikulum 2013 dengan baik, mulai dari perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran. Selain itu PAUD SKB juga sudah melakukan pengembangan dan inovasi kurikulum dengan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik lembaga dan melibatkan orang tua dalam penyusunan dan pelaksanaan pembelajaran. 
Efektivitas Metode Pencampuran Warna Melalui Video Animasi Berbasis PowerPoint Terhadap Kemampuan Mengenal Warna Sekunder di Tk Sirajuddin Pontianak Barat Ainna Rahmawaty; Diana Diana; Yuniarti Yuniarti
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 9 No. 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v9i1.8934

Abstract

Tulisan ini dilatarbelakangi oleh anak yang belum mengetahui bagaimana cara untuk mendapatkan warna sekunder, karena di sekolah belum melakukan kegiatan eksperimen tentang pencampuran warna. Oleh karena itu, perlunya kegiatan pencampuran warna untuk mendapatkan warna sekunder. Adapun masalah dari penelitian ini yaitu kurangnya anak dalam mengetahui cara mendapatkan warna sekunder di TK Sirajuddin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenalkan anak dalam melakukan pencampuran warna primer menjadi warna sekunder yang mana mereka bisa mengenal warna yang belum diketahui cara mendapatkannya. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian penelitian kuantitatif eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini anak kelas B yang berusia 5-6 tahun. Analisis data yang digunakan secara analisis statistik Uji Normalitas dan Uji Paired Sample T-test. Hasil penelitian ini dilakukan di TK Sirajuddin efektif metode pencampuran warna melalui video animasi berbasis PowerPoint terhadap kemampuan mengenal warna sekunder, mendapatkan hasil yang efektif dan signifikan setelah diberikan Treatment atau perlakuan sebanyak 4 kali pertemuan.
Pengembangan Multimedia Interaktif Flash Card Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Usia 4-5 Tahun Rina Nurasyiah; Luluk Asmawati; Fadlullah Fadlullah; Cucu Atikah
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 9 No. 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v9i1.9287

Abstract

Anak-anak usia 4-5 tahun memiliki kemampuan membaca yang masih kurang. Salah satu indikatornya adalah anak belum mampu menyebutkan nama huruf, menghubungkan kata dengan gambar serta kosa kata anak masih kurang. Media yang digunakan guru dalam pembelajaran membaca khususnya untuk anak usia 4-5 tahun juga masih menggunakan media konvensional yang membuat anak kurang tertarik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran membaca. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan multimedia interaktif flash card dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca anak usia 4-5 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D menggunakan model ADDIE. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa multimedia interaktif flash card sangat layak untuk digunakan berdasarkan hasil uji validasi ahli materi dan ahli media. Dengan demikian berdasarkan hasil dari pengujian dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif flash card dapat digunakan oleh guru sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca anak usia 4-5 tahun. 
Upaya Meningkatkan Kemampuan Sains Melalui Kegiatan Membuat Minuman Obat Tradisional Kunyit Sri Maryani; Yuniarti Yuniarti
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 9 No. 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v9i1.9333

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ilmiah anak-anak dengan mengajak mereka membuat minuman obat tradisional kunyit di RA Fatih Al-Baariq, sebuah dusun di Jawa Tengah. Permasalahan penulisan adalah sebagai berikut: kemampuan kognitif anak masih kurang, anak belum mampu memecahkan kesulitan, dan anak belum terlibat aktif dalam proses pembelajaran IPA. Penulisan ini merupakan penulisan Tindakan Kelas. Pertemuan dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Penulisan ini melibatkan 20 anak dari kelompok A RA Fatih Al-Baariq, yang terdiri dari 5 laki-laki dan 15 perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan deskriptif. Jika kriteria berkembang sangat baik dipenuhi oleh 15 dari 20 anak, maka dianggap berhasil dalam meningkatkan kemampuan ilmiah. Hasil penulisan memperlihatkan bahwa kemampuan ilmiah anak dapat ditingkatkan melalui kegiatan pembuatan minuman jamu tradisional kunyit.   
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Paud Menggunakan Tikar Monopoli Berbasis Lesson Study Marwan Marwan; Misnar Misnar; Najmuddin Najmuddin; Intan Zuhra; Rahma Rahma
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 9 No. 1 (2023): June
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v9i1.9587

Abstract

Pedagogic competence must be mastered by Early Childhood Education teachers. The purpose of this study was to determine the pedagogical competence of PAUD teachers using lesson study-based Tikar Literasi and analyze using a mixed method. 50 early childhood teachers as the subject of this research. Nevertheless, Interviews and observation as the data collection. The results show that planning indicators are the preparation of curriculum tools, designing lesson study-based learning, and the use of Tikar Monopoli with a teacher confidence level of 85%. Learning achievement using Tikar Monopoli in the confident category is 92%, Lesson Study-based learning implementation indicators in the very confident category reach 90%, and learning achievement using Tikar Monopoli based on lesson study in the confident category is 87%. Thus the conclusion was the pedagogic competence of early childhood teachers is in category A (76-100), which means that the pedagogic competence of PAUD teachers using lesson study-based Tikar Monopoli is in the high category.
Identifikasi Permasalahan Perkembangan Motorik pada Anak Usia 5-6 Tahun di Wilayah Jakarta Selatan Dhea Ratuhasanah; Zanizar Jasmine Zahri; Nurfadilah Nurfadilah; Syafriani Afriandita
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 12 No. 1 (2026): June
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v12i1.15013

Abstract

Motor development is an important aspect of early childhood growth that supports learning readiness, social interaction, and independence. However, previous studies have shown that motor development problems are still found among children in Indonesia. This study aims to identify parent-reported indications of gross and fine motor development barriers among children aged 5–6 years in South Jakarta, analyze contributing factors, and examine parental stimulation efforts. The study employed a descriptive survey method using a simple quantitative approach supported by thematic analysis. The participants consisted of 99 parents or guardians of children aged 5–6 years residing in South Jakarta. The findings revealed parent-reported indications of motor development barriers, particularly in tying shoelaces (29%), cutting along patterns (9%), riding a tricycle (7%), showing low interest in physical activities (2%), crawling while going up or down stairs (2%), and catching a ball (1%). The results also indicate that limited stimulation, parenting practices, and characteristics of urban environments may contribute to these barriers. Therefore, collaboration between parents and schools is needed to provide consistent motor stimulation in order to support optimal motor development among young children.
Optimalisasi Pengenalan Angka dan Simbol Matematika Anak Usia Dini melalui Media Math Mystery Box Siti Saniah; Jazariyah Jazariyah; Yayu Mega Purnamasari
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 12 No. 1 (2026): June
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v12i1.15948

Abstract

The ability to recognize numbers and mathematical symbols is an important skill that should be introduced in early childhood education, as it forms the foundation of early numeracy for subsequent stages of learning. However, in practice, preliminary findings indicate that many children experience difficulties in recognizing number symbols and mathematical symbols. These difficulties are influenced by several factors, including learning processes that are less varied and do not sufficiently support play-based activities. This study aims to optimize children’s ability to recognize numbers and mathematical symbols through the use of the Math Mystery Box learning media. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The study was carried out at RA Al-Muta’allimin, involving 14 children in Group B aged 5–6 years as research participants. Data were collected through observation, documentation, and children’s performance assessments. To determine the achievement of children’s developmental indicators, the data were analyzed using a descriptive quantitative approach. The results showed a significant improvement in children’s ability to recognize numbers and mathematical symbols. Based on observations during the pre-cycle stage, before the implementation of the intervention, the average achievement level of developmental indicators was in the BB (Not Yet Developed) category with a percentage of 28.6%. In Cycle I, the percentage increased to 54% with the MB (Beginning to Develop) category. Furthermore, in Cycle II, the percentage increased to 77.7%, indicating that children had reached the BSH (Developing as Expected) category. Therefore, the Math Mystery Box media can serve as an effective alternative learning medium to optimize early childhood’s ability to recognize numbers and mathematical symbols while creating a more engaging and meaningful learning process.
Pengembangan Buku Ajar Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) Terintegrasi Keislaman pada Mahasiswa Pendidikan Islam Anak Usia Dini Musrikah Musrikah; Septinaningrum Septinaningrum
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol. 11 No. 2 (2025): December
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jea.v11i2.18435

Abstract

This study focused on developing a STEM-based textbook integrated with Islamic values for Early Childhood Islamic Education students using the ADDIE development model. Sixty students participated, consisting of 30 in the control group and 30 in the experimental group. Data were obtained through expert validation, student response questionnaires, and learning outcome tests. The validation results showed that the textbook was highly valid, achieving an average score of 91.5%. Statistical analysis indicated that the textbook effectively improved learning outcomes, as the experimental class achieved a higher average score than the control class (82.20 compared to 70.60). The independent sample t-test yielded a Sig. value of 0.00<0.05, confirming a significant improvement in students’ understanding. The gain score of 0.569 placed the textbook’s effectiveness in the moderate category. In addition, student responses were very positive, with an attractiveness rate of 93.7%. The implications of this study confirm that a STEM-based Project based learning (PjBL) textbook integrated with Islamic values can serve as an effective learning resource to enhance student engagement and develop critical thinking skills, thereby supporting the teaching and learning process as well as academic development.