cover
Contact Name
Abdul Mubarak
Contact Email
amuba029@unkhair.ac.id
Phone
+6281355587567
Journal Mail Official
pengamasunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL PengaMAS
Published by Universitas Khairun
ISSN : 26148897     EISSN : 2622383X     DOI : 10.33387
Core Subject : Social,
PengaMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, sosial humaniora, komputer, kedokteran dan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020)" : 10 Documents clear
SOSIALISASI DAMPAK KERUSAKAN RUMAH PASCA GEMPA DI DESA TAWA Endah Harisun
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1496

Abstract

Pada tanggal 14 juli 2019 terjadi gempa bumi yang melanda Kabupaten Halmahera Selatan dengan skala 7,2 pada skala Richter. Menurut data yang diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat empat puluh lima (45) Desa yang terkena dampak yang cukup parah. Hal ini juga berlaku pada desa Tawa yang merupakan salah satu desa yang terkena dampak guncangan gempa bumi tersebut. Tujuan dari kegiatan sosialisasi dampak kerusakan rumah pasca gempa di desa Tawa yang terkena dampak bencana gempa bumi adalah meningkatnya pemahaman masyarakat tentang konstruksi rumah sederhana yang tahan gempa. Metode pelaksanaan  sosialisasi yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap evaluasi. Dengan adanya kegiatan sosialisasi tentang dampak kerusakan rumah pasca gempa di desa Tawa, diharapkan masyarakat lebih memahami tentang konstruksi bangunan tahan gempa rumah sederhana dan juga pemahan yang mendalam tentang rumah Fala Kancing yang sudah menjadi tradisi lama yang telah dikuti secara turun-temurun (local genius).
PENYEDIAAN MCK DARURAT DI KAMP PENGUNGSI BERBASIS MASYARAKAT Lita Asyiriati Latif; Endah Harisun
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1497

Abstract

Bencana alam gempa bumi dengan 7,2 pada skala Richter yang melanda Kabupaten Halmahera Selatan sangat berdampak besar pada rusaknya rumah penduduk maupun fasilitas umum dihampir seluruh desa yang terkena dampak gempa bumi. Desa Tawa yang merupakan salah satu desa yang terkena dampak sangat parah akibat bencana gempa tersebut. Melalui gerakan Fakultas Teknik peduli korban bencana Halmahera Selatan dan kegiatan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Teknik tahun 2019, Fakultas Teknik mencoba membantu masyarakat Halmahera Selatan khususnya masyarakat desa Tawa dalam membangun sarana dan prasaran desa tersebut. Salah satunya adalah penyediaan MCK darurat di kamp pengungsi yang berbasis masyarakat. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kebutuhan akan sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK ) darurat sangat diperlukan masyarakat desa Tawa. Pendekatan yang dilakukakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan cara memberikan bantuan material berupa seng, kloset, perlengkapan pertukangan serta melakukan pendampingan dalam pembuatan MCK darurat. Dengan ketersediaan KMC darurat dapat membantu masyarakat pengungsi dalam beraktivitas dan terhindar dari berbaga penyakit yang diakibatkan oleh sanitasi yang buruk seperti penyakit diare, kolera dan demam.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH USAHA TERNAK SAPI TERINTEGRASI DENGAN USAHA TANI PERKEBUNAN KELAPA DI DESA RAMBU-RAMBU KECAMATAN KOLONO TIMUR KABUPATEN KONAWE SELATAN La Ode Arsad Sani; La Ode Saidi; Syamsuddin Syamsuddin; Firman Nasiu; Astriana Napirah
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1453

Abstract

Desa Rambu-Rambu merupakan salah satu desa di Kecamatan Kolono Timur yang masuk dalam daftar “Wilayah Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional” di Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan Lampiran Surat Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristekdikti Nomor: 2276/E3/LL/2018 tertanggal 24 Juli 2018. Kecamatan Kolono Timur merupakan wilayah pesisir yang potensial untuk pengembangan komoditas perkebunan kelapa dan peternakan sapi sehingga dipilih menjadi lokasi penempatan KKN PPM yang didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti pada tahun 2019. Jarak tempuh lokasi KKN-PPM di Desa Rambu-Rambu Kecamatan Kolono Timur dengan Ibu Kota Kabupaten Konawe Selatan sekitar 92 km, dan berjarak sekitar 74 km dari Kampus Universitas Halu Oleo di Kendari.Mata pencaharian masyarakatnya selain beternak sapi adalah berkebuntanaman kelapa, jambu mete, kakao, cengkeh, kopi, lada, dan pala. Perkebunan kelapa paling luas, yaitu 323 Ha, sedangkan perkebunan dengan luas areal terkecil adalah tanaman cengkeh, yaitu 6 Ha. Kegiatan peternakan, khusunya ternak sapi dianggap sesuai dengan kondisi iklim setempat karena adanya dukungan ketersediaan hijauan pakan ternak, walaupun masih mengandalkan sumber pakan dari hijauan rumput alami. Ternak sapi oleh masyarakat sekitar telah diternakkan dalam waktu yang cukup lama, namun kegiatan ini secara umum masih berjalan secara tradisional dan belum berorientasi bisnis sebagai sumber pendapatan utama karena pengetahuan dan keterampilan peternak masih terbatas. Beberapa kendala yang menjadi keluhan peternak mitra dan berhasil diidentifikasi adalah: (1) organisasi kelompok belum berjalan baik, (2) pemahaman teknik budidaya ternak sapi belum optimal,(3) Feses ternak tidak diolah lebih lanjut menjadi pupuk organik, (4) Kelompok peternak mitra belum melakukan upaya diversifikasi beragam jenis pakan yang memenuhi standar baku mutu seperti penyediaan pakan berbasis sumberdaya bahan pakan lokal,khususnya sisa usahatani hasil perkebunan.  Adanya program KKN PPM ini melalui penyuluhanserta praktek didampingi tim pengabdi maka peternak sudah lebih memahami pentingnya wadah kelompok ternak, peternak paham teknik membudidayakan ternak sapi yang terintegrasi tanaman perkebunan kelapa, terampilmembuat kandang ternak sapi, danmembuat pakan jerami fermentasi maupun dalam pengolahan pupuk organik berbasis feses sapi.
PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN (PPK) BERBASIS USAHA BUDIDAYA DAN TEKNOLOGI HASIL PETERNAKAN DI FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS HALU OLEO Ali Bain; La Ode Arsad Sani; La Ode Syukur; Rusli Badaruddin; La Ode Muh. Safaat; I Putu Nara Prasanjaya
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1457

Abstract

Lulusan perguruan tinggi memiliki potensi yang besar untuk dipersiapkan menjadi wirausahawan yang unggul, yang tidak hanya akan memandirikan dirinya secara ekonomi kelak, tetapi juga akan turut mengembangkan potensi ekonomi daerah yang pada gilirannya akan berdampak positif bagi perekonomian negara. Program-program pengembangan kewirausahaan bagi mahasiswa dicanangkan oleh pemerintah, sehingga banyak mahasiswa memulai aktivitas usaha sejak masa perkuliahan. Hal ini juga terjadi bagi mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo, yang banyak berusaha dibidang peternakan. Beberapa jenis usaha mahasiswa Fakultas Peternakan antara lain: usaha budidaya ternak terutama ternak unggas, usaha produksi hasil peternakan, dan usaha pengolahan limbah sisa hasil peternakan. Dalam menjalankan usaha, mahasiswa peeternakan banyak menghadapi kendala diantaranya adalah sebagai berikut: kurangnya keterampilan manajemen usaha dan manajemen keuangan, Kurangnya pengetahuan tentang strategi pemasaran yang baik, kurangnya pengetahuan dalam pemanfaatan teknologi informasi, tidak adanya jejaring usaha dan kurangnya permodalan. Dalam kegiatan program pengembangan kewirausahaan (PPK) ini, mahasiswa diberikan pelatihan dan bimbingan wirausaha sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi dalam berusaha. Program pengembangan kewirausahaan ini dilaksanakan selama 3 tahun. Pada tahun pertama kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam PPK ini adalah sebagai beriku: (a) pelatihan kewirausahaan dengan manteri diantaranya menitik beratkan pada  manajemen produksi; (b) magang kewirausahaan di perusahaan yang sesuai dengan jenis usaha masing-masing; (c) busisness opportunity dengan perusahaan mitra; dan (d) pemberian bantuan dana bergulir. Tahun kedua kegiatan yang dilakukan sama dengan tahun pertama, namun dalam pelatihan kewirausahaan selain aspek produksi, juga lebih banyak pembahasan aspek pemasaran produk, aspek pembiayaan usaha, dan manajemen pembukuan usaha. Tahun ketiga, selain kegiatan yang dilaksanakan pada tahun pertama dan kedua, pada tahun ini juga kegiatan pelatihan dan pembimbingan diarahkan pada proses legalitas usaha dan upaya perluasan usaha. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat tercipta minimal 5 wirausahaan baru setiap tahun, yang mampu menghasilkan produk secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menghasilkan: (a) jurnal nasional terakreditasi pada Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis (JITRO) setiap tahun; (b) artikel media cetak lokal pada Koran Kendari Pos dan publikasi media online pada OKESULTRA.COM setiap tahun; (c) artikel prosiding seminar nasional pada tahun kedua dan ketiga; (d) paten sederhana pada tahun ketuga; (e) Usulan merk dagang produk yang dijual pada tahun ke 3 kegiatan; (f) desain produk industri pada tahun ke dua; (g)  Draf buku ber ISBN pada tahun ke 3 kegiatan.
MANAJEMEN REPRODUKSI DAN PAKAN UNTUK TUJUAN PEMBIBITAN DAN PENGGEMUKAN SAPI BALI DI DESA ALEBO KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN takdir saili; Hasanuddin Bua; Astriana Napirah; Rusli Badaruddin; Syamsuddin Syamsuddin; Wa Laily Salido
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1506

Abstract

Kecamatan Konda secara geografis  terletak  dibagian  timur  Ibu  Kota Kabupaten Konawe Selatan dan merupakan wilayah potensial sentral pengembangan komoditas pertanian dan peternakan. Jarak  tempuh  Kecamatan  Konda  dengan  Ibu  Kota Kabupaten ± 70 km, dan berjarak sekitar 15 km dari  Kota  Kendari  yang  merupakan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara. Kecamatan  Konda  merupakan kacamatan yang memiliki populasi ternak sapi tahun 2017 sebanyak 5.577 ekor atau 8.23% dari total populasi yang ada di Kabupaten Konawe Selatan. Salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Konda dengan populasi ternak sapi yang banyak adalah Desa Alebo. Populasi sapi di Desa Alebo menempati posisi ke dua (569 ekor) setelah Desa Lambusa (681 ekor).topografi Desa Alebo tergolong rata, dengan ketinggian tempat sekitar 25 m dpl. Sebagian besar masyarakat Desa Alebo mempunyai mata pencaharian sebagai petani beternak sapi. Seiring dengan perkembangan waktu, para petani ternak di Desa Alebo sepakat untuk membentuk kelompok tani ternak agar mendapatkan kemudahan di dalam mengakses bantuan permodalan dan sarana produksi serta pemasaran. Hasil yang telah dicapai pada kegiatan KKN-TEMATIK ini, yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peternak maupun petani dalam mengembangkan keberlanjutan usahanya dengan pemanfaatan hijauan pakan ternak berupa hijauan rumput (Odot, Benggala dan Setaria) dan pakan limbah pertanian (jerami padi), serta pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi pupuk kompos dan limbah buah jeruk menjadi pupuk cair. Selain itu pula, telah terjadi peningkatan pendapatan yang diperoleh peternakan dari hasil penjualan pupuk kompos dan  pupuk cair .Kata kunci : Ternak sapi, Pakan ternak, Pupuk kompos, Pupuk cair
Application of Health Knowledge in Dairy Cows at Pamegatan Village Cikajang Sub-district Garut District West Java Province Raden Febrianto Christi; U Hidayat Tanuwiria; Primiani Edianingsih
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1736

Abstract

An indicator of the success of a livestock business is maintenance management carried out by farmers or people as managers. The health factor is a guarantee that must be considered because it is very influential on livestock productivity. This community service activity is carried out with the aim of increasing the knowledge of dairy farmers in the field of animal health so that they are able to analyze properly. Community service was attended by 30 dairy farmers located in Pamegatan Village, Cikajang Subdistrict, Garut Regency through the stages of activities carried out including material socialization (Focus Group Discussion), training, mentoring and evaluation. The results of this service activity can increase the knowledge and applicability of farmers in response to animal health. Dairy cows consisting of calves, young cows, and adults have different health practices to support their productivity so that the breeders can understand about conditions such as what diseases each attack. Therefore, it is expected to be given this counseling on the health of dairy farmers to understand all types of diseases as well as prevention or its applicative efforts.Keywords: Health application, dairy cows, breeder groups, Cikajang-Garut
PELATIHAN KESIASIAGAAN DAN MITIGASI BENCANA TERHADAPA TARUNA SIAGA BENCANA (TAGANA) DI KOTA TIDORE KEPULAUAN abd Hakim husen; suhardi suhardi; ismail rahman; Amran Nur
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1462

Abstract

Taruna Siaga Bencana (TAGANA) adalah bagian dari pemerintah daerah wajib melaksanakan fungsinya dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana. Bencana adalah dampak dari suatu kejadian yang tidak dapat ditanggulangi dengan sumber daya setempat sehingga yang menjadi penting yaitu pemberian pelatihan kesiapsiagaan dan mitigasi kepada anggota relawan kemanusiaan dalam penanggulangan bencana untuk pengurangan resiko bencana. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap tingkat pengetahuan anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Desain dan metode penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan rancangan penelitian One-Group Pre test–Post test. Sampel pada penelitian ini adalah semua anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kota Tidore Kepulauan dengan teknik pengambilan sampelnya menggunakan total sampling. anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) sebelum diberikan pelatihan dilakukan pre test yang berhubungan dengan kesiapsiagaan bencana setelah itu melaksanakan pelatihan dan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) kemudian dilakukan evaluasi pelatihan dengan cara post test kepada anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Pelatihan ini berlangsung selama satu hari. Data dianalisis dengan menggunakan uji Mann Whitney Test. Pada penelitian ini hasilnya menunjukan bahwa adanya perbedaan tingkat pengetahuan anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) sebelum dilakukan pelatihan pengetahuan dan setelah dikakukan pelatihan tindakan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD)  dengan nilai (p = 0.000). Kesimpulan Pengetahuan anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) sangat efektif dalam melakukan pertolongan untuk mengurangi korban dan tingkat resiko bencana.
PENGEMBANGAN SENTRA USAHA BUDIDAYAIKAN NILA DI TAMBAK UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA, KALIBONE KABUPATEN PANGKEP Jayadi Jayadi; Andi Asni; Ilmiah Ilmiah; Ida Rosada
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1822

Abstract

Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Berbasis Usaha Akuakultur Terpadu bertujuan  mengembangkan kemandirian ekonomi kampus dan budaya wirausaha mahasiswa dengan membuat demplot percontohan budidaya ikan nila secara semi intensif dan sistem modular di tambak. Kegiatan dilaksanakan di Tambak Universitas Muslim Indonesia, Kalibone Dusun Parreang, Desa Bontolangkasa Kecamatan Minasa Te’ne Kabupaten  Pangkep. Padat penebaran ikan nila di tambak 5 ekor/m2. Kegiatan pengelolaan budidaya semi intensif meliuputi: pengolahan tanah, pengaturan kualitas air, menumbuhkan pakan alami, pemberian pakan tambahan, pemberantasan hama dan monitoring pertumbuhannya. Sistem modular yaitu sistem pemeliharan berpindah dari satu tempat pemeliharaan ke tempat pemeliharaan lainnya.  Prosedur pemeliharaan ikan yaitu pakan buatan yang diberikan berkadar protein 35 % dan campuran  probiotik. Frekwensi pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari dengan dosis 5-7 % dari berat tubuhnya, Kualitas air pemeliharaan yaitu suhu air berkisar 27,0-29,0°C,  pH 6,0-6,7 dan  salinitas 7- 10 ppt, dengan laju pertumbuhan berat sebesar 5,46 – 6.37 % selama pemeliharaan 5 bulan. Berdasarkan analisis finansial diperoleh total pendapatan dalam 2 siklus pemeliharaan ikan nila adalah Rp. 30.220.000. R/C ratio yaitu sama dengan 1 artinya inovasi teknologi budidaya ikan nila semi intensif dengan sistem modular di tambak masih layak untuk dilaksanakan dan periode pengembalian adalah 0,32 tahun (3,84 bulan).
PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI ANAK DALAM PENCEGAHAN, PEMBERANTASAN, PENYALAHGUNAAN, DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA (P4GN) DI KOTA BEKASI Octo Iskandar; Jantarda Mauli Hutagalung; Fransiska Novita Eleanora
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1463

Abstract

Narkoba disingkat narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya sudah beredar luas di kalangan masyarakat, dan bukan itu saja bahkan sampai juga kepada anak-anak yang masih duduk atau berada dibangku sekolah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat memberikan sosialisasi atau penyuluhan kepada siswa dan siswi di Sekolah SMA Taman Harapan 2 Harapan Baru Bekasi, mengenai pentingnya pendidikan dalam pecegahan, serta pemberantasan dan penyalahgunaan akan peredaran gelap narkoba (P4GN) di kota Bekasi. Harapannya setelah pelaksanaan pengabdian kegiatan masyarakat ini diharapkan adanya kesadaran serta pemahaman akan dampak dan pengaruh akan narkoba yang meningkat dan kesadaran akan adanyapendidikan mengenai P4GN bagi anak khususnya dalam lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui berbagai tahap, yakni pengisian kuesioner, pemaparan atau presentasi narasumber, dan juga dilaksanakan tanya jawab dari setiap peserta. Kata Kunci ; narkoba, pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, peredaran  
METODE PENYUSUNAN LAPORAN BERDASARKAN KERANGKA KERJA KONSEPTUAL (CONCEPTUAL FRAMEWORK) DENGAN BALIKAN EKSPLANATORI DAN PENATAAN ADMINISTRASI DI KOPERASI TENAGA KERJA BONGKAR MUAT PELABUHAN TOBELO Erland Mouw; Rina Silvia
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1618

Abstract

Mitra Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini  adalah Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Tobelo, masalah utama yang dihadapi koperasi wilayah tobelo saat ini adalah kurang pemahaman tentang pelaporan keuangan yang terintegrasi berdasarkan kerangka kerja konseptual sehingga pelaporan keuangan yang seharusnya selesai dalam satu tahun terakhir  tidak dapat diselesaikan hal ini berakibat buruk pada koperasi tersebut. Masalah yang kedua adalah penataan administrasi Koperasi TKBM yang masih amburadul, tidak terlihat penataan arsip yg bagus, belum ada lemari arsip yang memadai serta, sehingga dalam mencari dokumen sangat sulit didapatkan. Kegiatan PKM yang diusulkan untuk dilaksanakan yaitu menggunakan metode kerangka kerja konseptual untuk penyusunan laporan keuangan dan balikan ekplanatori. Untuk pendampingan ketatausahaan atau administrasi koperasi, maka ipteks yang ditransfer yaitu bersama-sama menyiapkan dan atau menyelenggarakan buku-buku sebagai berikut: buku daftar anggota, buku daftar pengurus, buku agenda surat-menyurat, buku tamu, buku anjuran, buku ikhtisar rapat. Dalam hal ketatabukuan koperasi, dalam arti untuk mengatur pendayagunaan modal dan harta benda koperasi yang merupakan milik bersama para anggotanya dan agar dapat dipertanggungjawabkan dengan sebaik baiknya, pengurus koperasi harus menyelenggarakan pembukuan pembukuan sebagai berikut: Pada koperasi simpan pinjam, harus diselenggarakan atau ditanggani pula buku pinjaman yang meliputi: buku daftar pinjaman, buku saldo pinjaman, blanko tanda masuk keluarnya pinjaman yang di pegang oleh anggota, pada koperasi produksi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10