cover
Contact Name
Abdul Mubarak
Contact Email
amuba029@unkhair.ac.id
Phone
+6281355587567
Journal Mail Official
pengamasunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL PengaMAS
Published by Universitas Khairun
ISSN : 26148897     EISSN : 2622383X     DOI : 10.33387
Core Subject : Social,
PengaMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, sosial humaniora, komputer, kedokteran dan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 257 Documents
PEMANFAATAN BAMBU SEBAGAI BAHAN KREASI YANG MEMPUNYAI NILAI EKONOMIS DALAM MENINGKATKAN DAN MENDORONG INDUSTRI KERAJINAN RUMAH TANGGA Andi Ibrahim Yunus
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i3.4822

Abstract

ABSTRAK Seiring kemajuan jaman, bambu dapat memiliki nilai ekonomi tinggi karena pemanfaatannya yang dapat dikreasikan, masyarakat menggunakan bambu sebagai bahan baku peralatan rumah tangga untuk berbagai keperluan sehari-hari seperti pot, tempat sampah, dan gantungan kunci, ada 12 jenis bambu yang ditemukan tumbuh di seluruh wilayah Indonesia, dan dapat dijadikan berbagai produk kerajinan yang bernilai estetis dan ekonomi tinggi. Sejak ratusan tahun lalu, orang Indonesia telah menggunakan bambu untuk berbagai kebutuhan, mulai dari yang paling sederhana sampai yang rumit. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan yaitu untuk pembuatan  produk pot, tempat sampah, dan gantungan kunci dengan pemanfaatan bahan bambu kreasi yang mempunyai nilai i ekonomis dalam meningkatkan  industri kerajinan rumah tangga. Yang menjadi partisipan adalah beberapa pemateri serta narasumber yaitu dosen yang membawakan materi sesuai dengan kompetensinya masing-masing. Dalam kegiatan ini para narasumber terdiri dari para dosen dari Universitas Fajar memberikan pelatihan dalam bentuk presentasi materi dengan teknik  penjelasan berdasarkan materi pelatihan  dalam bentuk materi di format Power Point. Kesimpulan  Berdasarkan tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan diperoleh hasil industri kerajinan rumah tangga Masyarakat Lingkungan Pallangga berupa produk pot, tempat sampah, dan gantungan kunci dengan memanfaatkan bambu sebagai bahan kreasi, yang mempunyai daya tarik dan bernilai ekonomis. Kata Kunci: Pengabdian, Bambu, Bahan, Industri, dan Kerajinan. Abstract Along with the progress of the times, bamboo can have high economic value because of its use that can be created, people use bamboo as raw material for household appliances for various daily needs such as pots, trash cans, and key chains, there are 12 types of bamboo found growing all over the world. territory of Indonesia, and can be used as various handicraft products with high aesthetic and economic value. Since hundreds of years ago, Indonesians have used bamboo for various needs, ranging from the simplest to the most complex. The purpose of community service activities carried out is to manufacture pots, trash cans, and key chains by using creative bamboo materials that have economic value in improving the household craft industry. The participants were several presenters and resource persons, namely lecturers who brought material according to their respective competencies. In this activity, the resource persons consisted of lecturers from Fajar University providing training in the form of material presentations with explanation techniques based on training materials in the form of materials in Power Point format. Conclusion Based on the objectives of the community service activities carried out, the results of the household handicraft industry of the Pallangga Environmental Community in the form of pots, trash cans, and key chains by utilizing bamboo as creative materials, which have attractiveness and economic value.Keywords: Devotion, Bamboo, Materials, Industry, and Crafts.
ANALISIS TAHAPAN PEMBERDAYAAN STUDI PADA PEMBENTUKAN TAMAN BACAAN MASYARAKAT KALUMATA Lisda Ariani Simabur
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i3.3722

Abstract

Rendahnya minat baca masyarakat disebabkan karena keterbatasan akses pada bahan bacaan. Maka tujuan dari pengabdian kepada masyarakat (PKM) yaitu membentuk Taman Baca Masyarakat untuk mendekatkan akses bahan bacaan kepada warga. Pembentukan Taman Bacaan Masyarakat di Kalumata dilakukan secara bertahap yaitu tahap penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskritif. Melalui metode ini akan dijelaskan bagaimana tahapan-tahapan dalam pendirian taman bacaan masyarakat. Unit Analisis terdiri dari elemen pemuda, pemerintah, tokoh masyarakat, dan Forum Taman Bacaan Masyarakat Maluku Utara. Metode pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis Data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa pada tahap penyadaran ditemukan adanya kemauan dan semangat yang lahir dari dalam kelompok pemuda di kelurahan Kalumata untuk membentuk taman bacaan masyarakat. Namun masih dibutuhkan peran eksternal untuk memberikan pendampingan yaitu melalui program pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Terbuka UPBJJ Ternate. Tahap pengkapasitasan dilakukan dengan memberikan pendampingan untuk pelembagaan taman bacaan masyarakat, sosialisasi, dan pelatihan. Tahap pendayaan kelompok mitra dilakukan dengan memperkenalkan dan mengikutsertakan pengurus TBM dalam berbagai kegiatan komunitas literasi di Ternate dan Maluku Utara sebagai bentuk pembentukan jaringan untuk mendukung keberlanjutan kegiatan di masa yang akan datang.
BUDAYA KERJA ERA NEW NORMAL: SAATNYA MERUBAH PARADIGMA UKM Halid Hasan; Farika Nikmah; Erlangga Andi Sukma; Heru Utomo; Ellyn Eka Wahyu
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i3.3317

Abstract

Kafe Panggon sebagai UKM yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur, sangat terdampak dengan pandemi Covid-19.  Perlu dilakukan beberapa perubahan atau adaptasi dengan mengikuti perubahan yang terjadi. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memberikan solusi dan menguatkan kembali posisi Kafe Panggon. Budaya kerja era new normal ditawarkan sebagai solusi supaya Kafe Panggon dapat tetap survive. Misi, keterlibatan, adaptasi dan konsistensi digunakan sebagai indikator keberhasilan. Pemecahan masalah dilakukan dengan memberikan beberapa perubahan pada budaya kerja, tidak hanya bermanfaat bagi Kafe Panggon, namun juga bermanfaat untuk konsumen, karyawan dan lingkungan. Seperti fokus pada produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen, pemberdayaan karyawan, bertanggungjawab terhadap produk yang dihasilkan, dan ikut mendukung keberlangsungan lingkungan hidup, dan yang terpenting adalah usaha untuk adopsi terhadap teknologi. Kata Kunci : Budaya Kerja, Era New Normal, UKM, Misi, Keterlibatan, Adaptasi, Konsistensi
SIRKUMSISI GRATIS DI LINGKUNGAN KELURAHAN TAKOMA KOTA TERNATE Fathul Rizky Syamsu Imam
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i3.2642

Abstract

Sikumsisi merupakan salah tindakan bedah minor yang secara medis sangat bermanfaat bagi kesehatan. Namun, praktik sirkumsisi tidak ditanggung secara penuh oleh BPJS Kesehatan, sehigga sebagian masyarakat tidak bisa mendapatkan pelayanan ini karena masalah biaya. Pengabdian telah dilaksanakan di Klinik Ibu dan Anak Ananda, mulai tanggal 14 November 2020 sampai tanggal 12 Desember 2020. Kegiatan pengabdian yang terlaksana berupa Sirkumsisi dengan jumlah sebanyak 29 orang. Tujuan dari kegiatan ini yakni dapat memberikan pelayanan Sirkumsisi secara gratis khususnya kepada masyarakat golongan ekonomi bawah, serta edukasi akan pentingnya kebersihan dan kesehatan organ kelamin.
PENYUSUNAN PETA KELURAHAN GAMBESI – KOTA TERNATE BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Nani Nagu; Lita A Latif; Nurhalis Wahidin
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i3.4539

Abstract

Sebagai kota jasa, proses pembangunan di Kota Ternate terus berlangsung hingga saat ini. Tentunya hal ini berimplikasi pada peningkatan jumlah penggunaan lahan yang semakin tinggi. Oleh karena itu dibutuhkan suatu perencanaan kota yang terpadu untuk menuju pembangunan berkelanjutan. Dalam perencanaan pembangunan dimasa depan, salah hal yang terpenting adalah kejelasan batas wilayah baik antara kecamatan maupun antar kelurahan. Untuk merancang kebijakan pembangunan desa/kelurahan, pemetaan wilayah merupakan salah satu aspek yang diperlukan. Namun, belum semua wilayah di Indonesia terpetakan dengan baik. Pengabdian ini bertujuan untuk memetakan Kelurahan Gambesi secara detail yang bermanfaat untuk mengetahui posisi desa terhadap kawasan di sekitarnya, melihat potensi desa,, membantu perencanaan infrastruktur desa, sebagai peta dasar kajian risiko bencana serta sebagai dasar informasi untuk integrasi spasial pembangunan wilayah. Peralatan yang digunakan dalam pengabdian ini diantranya pesawat tanpa awak (drone) yang digunakan untuk pemngambilan foto udara; perangkat komputer dengan sotware ArcGIS yang digunakan untuk pengolahan data foto udara; GPS untuk penentuan koordinat, dan seperangkat alat tulis untuk mancatat data hasil identifikasi di lapangan.  Oleh karena itu pengabdian ini menawarkan solusi untuk membuat peta kelurahan Gambesi yang aktual untuk berbagai kepentingan dimasa depan.
SOSIALISASI FENOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA DIGITAL NATIVES PENGGUNA MEDIA SOSIAL Nabila Aulia Rasanty
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i3.2643

Abstract

Sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang dalam era internet dan digital, digital natives tidak dapat dipisahkan dari teknologi informasi dan komunikasi, khususnya internet. Hal tersebut membuat digital natives selalu terhubung dengan satu sama lain melalui dunia maya. Tingginya tingkat penggunaan media sosial pada digital natives menimbulkan kekhawatiran akan dampak yang dihasilkan dari penggunaan media sosial pada generasi ini. Salah satunya adalah perasaan takut dan cemas akan kehilangan momen atau yang dapat disebut dengan FoMO (Fear of Missing Out). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman digital natives mengenai FoMO. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan edukasi mengenai fenomena atau perilaku Fear of Missing Out (FoMO)melalui presentasi narasumber dan tanya jawab dari setiap peserta. Sasaran dari kegiatan ini adalah digital natives yang menggunakan media sosial. Hasil evaluasi kegiatan menggunakan pretest dan post-test yang dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon, dapat dikatakan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman digital natives yang menggunakan media sosial mengenai penyebab, dampak, solusi untuk mencegah, dan cara mengatasi FoMO.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA BERBASIS MAGGOT SEBAGAI PAKAN TERNAK LELE DI KECAMATAN SEKARAN KABUPATEN LAMONGAN Afian Adi Atma; Anik Fadlilah; Wahyuni Wahyuni; Muhammad Fathul Amin; Muhammad Narto; Dfilla Kusuma
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v5i3.3560

Abstract

    Salah satu permasalahan lingkungan yang terjadi pada setiap wilayah adalah masalah sampah. Sampah yang dihasilkan setiap rumah tangga tentunya menjadi hal yang tidak bisa dihindari, baik itu sampah organik maupun sampah anorganik. Desa Sekaran Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan merupakan salah satu kawasan penghasil sampah terbanyak, dengan jumlah penduduk sebesar laki-laki 21.248 dan perempuan 23.574 mayoritas penduduk Desa Sekaran adalah beternak lele dan bertani di sawah. Sampah organik maupun sampah anorganik yang dihasilkan oleh rumah tangga tentunya dapat berbahaya bagi lingkungan. Diperlukan upaya-upaya untuk mengurangi volume sampah yang akan dibuang ke lingkungan. Bentuk upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pengelolaan sampah rumah tangga berupa sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik yang berasal dari rumah tangga dapat dijadikan bahan untuk budidaya maggot sebagai pakan lele. Melalui kegiatan ini masyarakat Desa Sekaran yang di kelola oleh BUMDES yang diwakili oleh ibu-ibu rumah tangga di RT 11 dan RT 03 Desa Sekaran Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dengan cara mengolah  kembali sampah organik sebagai media budidaya maggot untuk pakan lele yang murah dan praktis, sehingga dapat mengurangi biaya pembelian pakan untuk ternak lele, selain itu dengan adanya kegiatan ini, maka dapat mengurangi pencemaran lingkungan. 
SOSIALISASI KONSEP SANITASI LINGKUNGAN PERMUKIMAN PESISIR
JURNAL PengaMAS Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.5194

Abstract

ABSTRACTCoastal settlements have unique and distinctive characteristics, but behind that save quite serious environmental problems when the residents do not care about environmental sanitation problems. This happened in coastal settlements in Tadenas Village, Pulau Moti District. Even though at this time the sanitation conditions have not shown any visible damage to the water bodies, in the future this residential area will be prepared as a tourist village, so that currently care for the marine environment needs to be maintained. Referring to the SDGs in supporting and strengthening local community participation in improving water and sanitation management, strengthening community participation is very much needed in handling environmental sanitation problems. The importance of education for residents and community-based participatory mapping for an inventory of environmental sanitation conditions, because the community is the main stakeholder who knows and understands the characteristics of the physical condition of the environment they live in. The purpose of Community Service activities is to provide knowledge about environmentally sound sanitation and to map out environmental sanitation conditions by involving community participation in order to get an overview of the characteristics of sanitation in settlements on the water so that it can become a planning database for efforts to handle sustainable sanitation. Keywords: environment sanitation, coastal settlement, SDGs.
PENGUATAN LEGALITAS USAHA DAN PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM DI KABUPATEN REMBANG Arifin Arifin; Moh. Khoirul Aziz; Nurma Gupita Dewi
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.4032

Abstract

Mami Bakery adalah salah satu usaha pembuatan roti/ bolu yang terletak di Desa Pulo Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang dengan memproduksi berbagai macam olahan kue, roti dan bolu. Usaha ini didirikan oleh Ibu Chulfiyah dan sudah beroperasi sejak tahun 2016. Usaha pembuatan roti/ bolu dalam perjalanannya pasti banyak kendala yang dihadapi. Adapun beberapa kendala yang ditemukan selama observasi antara lain, (1) masih minimnya sarana promosi yang digunakan yang mengakibatkan penjualan kurang maksimal (2) belum memiliki izin usaha (3) belum adanya buku menu, (4) belum memiliki legalitas usaha yang jelas. Berdasarkan permasalahan tersebut, penyusun membuat beberapa program sebagai solusi kepada Mami Bakery, antara lain (1) pembuatan akun Facebook sebagai sarana media promosi (2) menambahkan lokasi usaha di aplikasi Google Maps sehingga mudah dijangkau oleh pelanggan (3) pengajuan izin usaha meliputi NIB (Nomor Induk Berusaha) dan P-IRT. Berbagai program kegiatan yang telah terlaksana ini berhasil meningkatkan daya saing UMKM Mami Bakery yang dibuktikan dengan semakin meningkatnya pangsa pasar yang berdampak pada omset yang dihasilkan. Rangkaian kegiatan yang telah terlaksana ini sangat mendukung UMKM Mami Bakery di tengah persaingan usaha yang semakin ketat saat ini.
PENGOLAHAN KOMODITAS JAHE DAN PENINGKATAN PRODUK UMKM MELALUI MARKETPLACES DAN MEDIA SOSIAL DI DESA SARWODADI Winny Setyonugroho; Amirul Auzar Ch.
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.4259

Abstract

 Sarwodadi memiliki potensi alam yang dingin secara tidak langsung mendukung beberapa tanaman rempah seperti jahe, yang menyebabkan tanaman jahe memiliki kualitas yang bagus di Desa Sarwodadi. Beberapa warga yang menanam jahe tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi juga diolah menjadi produk kemasan dalam bentuk bubuk minuman penghangat. Namun penjualan produk bubuk minuman tersebut masih memiliki kendala, oleh karena itu perlu mengadakan program pengabdian masyarakat yang fokus untuk meningkatkan penjualan produk yang dihasilkan oleh UMKM warga Desa Sarwodadi. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan marketplaces dan media sosial. Pengabdian kepada masyarakat dimulai dengan cara mengadakan dialog. Hal ini untuk mendapatkan gambaran awal keadaan mitra terkait dengan persoalan, potensi, dan manfaat penjualan. Hasil dari dialog digambarkan bahwa pelaku UMKM produk jahe di Desa Sarwodadi berkeinginan untuk memperluas penjualan. Program yang cocok diputuskan untuk memperluas penjualan melalui marketplaces dan media sosial. Namun sebelum itu, tim lapangan berinisiatif mempersiapkan hal yang berkaitan dengan penjualan online. Tim lapangan membuat SOP yang berkaitan langsung dengan standarisasi produk untuk menjaga kualitas yang ada. Rebranding logo dan kemasan diperlukan untuk memperbaharui brand produk agar sesuai dengan zaman. Selanjutnya, tim lapangan mengadakan kegiatan expo dan pelatihan penggunaan marketplace dan media sosial.