cover
Contact Name
Abdul Mubarak
Contact Email
amuba029@unkhair.ac.id
Phone
+6281355587567
Journal Mail Official
pengamasunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL PengaMAS
Published by Universitas Khairun
ISSN : 26148897     EISSN : 2622383X     DOI : 10.33387
Core Subject : Social,
PengaMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, sosial humaniora, komputer, kedokteran dan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 257 Documents
MENGOPTIMALKAN POTENSI LOKAL DAN EKONOMI MELALUI INISIASI PENANAMAN KELOR DI DESA SOTABAR KECAMATAN PASEAN KABUPATEN PAMEKASAN Zumrotun Ni'mah; Dian Eswin Wijayanti; Adimas Rizqi Satriatama; Anggi Auliansyah
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i3.7176

Abstract

Kondisi lahan yang kering menjadikan sebagian besar wilayah pedesaan masih dihadapkan pada tantangan serius terkait ketahanan pangan dan tingkat pendapatan yang rendah. Berada di pesisir pantai membuat tanah Desa Sotabar kurang subur sehingga mengakibatkan produksi pertanian di Desa Sotabar semakin menurun setiap tahunnya. kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa Sotabar dengan membudidayakan pohon kelor sebagai pangan dan potensi ekonomi lokal sebagai upaya pembangunan berkelanjutan desa dan kesejahteraan masyarakat desa Sotabar. Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Antusiasme peserta untuk mengikuti kegiatan ini sangat tinggi, terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan. Materi yang disampaikan yaitu pengenalan, pemanfaatan, serta bagaimana cara menanam tanaman kelor yang baik meliputi teknik budidaya baik secara generatif maupun vegetatif, prospek bisnis dan agrowisata dari kelor. Selain sosialisasi juga dilakukan kegiatan penanaman pohon kelor bersama peserta Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh bahwa terjadi peningkatan wawasan peserta dalam budidaya dan potensi tanaman kelor. Kegiatan ini dapat dianggap berhasil karena telah mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kelor dan meningkatkan wawasan dalam potensi bisnis kelor. Kendala yang dihadapi para peserta adalah akses dan keterbatasam sumberdaya untuk budidaya kelor. Sehingga diperlukan dukungan dan koordinasi yang baik dari pihak-pihak terkait.
PELATIHAN SIAP ASESMEN PADA KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU SMA NEGERI 1 WONOTUNGGAL Madya Giri Aditama
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.4793

Abstract

Kebijakan Kurikulum Merdeka yang belum sepenuhnya dipahami oleh guru dan pendidik di lapagan menjadi kesulitan tersendiri yang dihadapi dalam menyongsong penerapan kurikulum baru ini pada tahun ajaran baru nanti. Salah satu poin penting dalam penerapan kurikulum ini adalah penerapan asesmen dalam proses pemebelajaran. Di SMA N 1 Wonotunggal, guru mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkan asesmen sesuai dengan kebijakan kurikulum yang baru. Mayoritas guru masih menganggap asesmen adalah tes yang dilakukan hanya diakhir pembelajaran, namun faktanya asesmen lebih dari itu. Guru akan dapat mengetahui kebutuhan murid dan memaksimalkan potensi murid dengan menerapkan tahapa asesmen yang tepat dan sesuai. Kegiatan pelatihan siap asesmen pada kurikulum merdeka di SMA N 1 Wonotunggal ini diikuti 26 peserta yang terdiri dari guru – guru di sekolah tersebut. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah polysynchronus learning dimana merupakan perpaduan synchronous dan asynchronous learning secara daring dan luring. Tujuan utama dalam kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajran terutama asesmen sesuai kebijakan Kurikulum Merdeka. Kegiatan pelatihan ini berdampak baik pada guru – guru di SMA N 1 Wonotunggal dalam mengembangkan kemampuan mengajar dan metode asesmen. Hal ini ditunjukkan dengan pembuatan kanvas pembelajaran dan asesmen serta latihan praktik mengajar yang dilakukan.  Hal ini juga didukung dengan hasil kuesioner menunjukkan kepuasan guru setelah mendapatkan pelatihan serta menerapkan metode asesmen yang sesuai denagn kebutuhan belajaran murid.
PKM KELOMPOK PESK INOVASI KOLAM PENGENDAP SEDIMEN TERINTEGRASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH TAMBANG MENUJU GOOD MINING PRACTICE DI DESA ANGGAI KECAMATAN OBI Firman Firman; Said Hi Abbas; Hilda Alkatiri; Nurafni Sagaf; Rahmania Nurdin
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i3.6629

Abstract

Desa Anggai memiliki kegiatan penambangan dan pengolahan emas yang dikelola oleh para kelompok penambang emas skala kecil (PESK). Pengolahan emas menggunakan metode amalgamasi dan sianidasi menghasilkan air limbah yang selama ini belum dikelola. PKM ini bertujuan melakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan kolam pengendap sedimen terintegrasi pengolahan air limbah tambang menuju good mining practice. Penyuluhan dan pelatihan melibatkan mitra kelompok PESK yang pekerjanya 18 orang. Hasil pre-test mengenai pemahaman mitra mengenai fungsi kolam pengendap sedimen terintegrasi pengolahan air limbah, 72% belum mengetahui fungsinya dan setelah dilakukan penyuluhan serta post-test sebanyak 100% sudah mengetahui fungsi kolam pengendap sedimen. Mitra mampu membuat kolam pengendap sedimen sebanyak 2 kompartemen dengan dimensi lebar x panjang x kedalaman, yaitu 6 x 15 x1,5 m3. Penyuluhan dan pelatihan pengolahan air limbah, pre-test terkait perlunya pengelolaan air limbah tambang sebanyak 55,56% belum mengetahui. Post test setelah penyuluhan menunjukan 94,44% sudah memahami pentingnya pengelolaan air limbah tambang. Pengolahan air limbah tambang dilakukan dengan metode fitoremediasi menggunakan tanaman kangkung dan eceng gondok. Mitra dilatih cara pemantauan kualitas air limbah di kolam pengendap sedimen dan hasil pengukuran insitu yaitu pH 8,5; total dissolved solids (TDS) 197 ppm; EC 335 µS/cm, salinitas 0,01%; serta temperatur 28,5oC. Kata Kunci: air limbah, Desa Anggai, fitoremediasi, kolam pengendap sedimen, PESK, pH
PENGEMBANGAN UMKM B&B SNACK DI DESA SAWAHAN KABUPATEN REMBANG MELALUI LOGO LABEL DAN NAMA MEREK ni'mah, nafisatun
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i1.7712

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian KKU pada UMKM BB Snack telah dilakukan mahasiswa Universitas YPPI Rembang, UMKM dapat membantu meningkatkan perekonomian Negara Indonesia. UMKM BB Snack ialah satu diantara UMKM yang ada di Kabupaten Rembang. UMKM BB Snack beroperasi semenjak 2013. UMKM BB Snack beroperasi di sektor kuliner yang memproduksi beragam jenis jajanan basah yang dijual pada reseller jajanan basah di Rembang Kota. Jajanan basah merupakan makanan pendamping yang paling banyak dicari oleh masyarakat. Pada perkembangannya UMKM BB Snack terdapat kendala yang dirasakan UMKM BB Snack yakni belum mempunyai nama merek dan logo label. tim KKU memberikan solusi yaitu melaksanakan program membuatkan logo label dan nama merek. Aktivitas pengabdian kepada masyarakat berikut guna memberi pendampingan dan pengetahuan dengan membuatkan logo label dan nama merek yang menarik sehingga dapat meningkatkan penjualan dari jajanan basah yang di produksi UMKM BB Snack. Pembuatan nama merek dan logo label penting sekali karena dapat membedakan produk UMKM BB Snack dengan kompetitor lainnya, baik sejenis maupun berbeda. Identitas produk sangat penting dalam dunia bisnis, karena dengan identitas produk konsumen dapat lebih mudah mengenali produk yang dijual dan menimbulkan kesan unik berkat logo label dan nama merek yang kuat. Dengan adanya nama merek dapat membantu konsumen mengingat nama suatu logo atau simbol produk karena mempunyai pengaruh yang besar terhadap penjualan dan meningkatkan daya beli masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian KKU kepada masyarakat yaitu UMKM BB Snack memiliki logo label dan nama merek.  Kata Kunci : Logo Label, Nama Merek, UMKM ABSTRACT KKU service activities at BB Snack MSMEs have been carried out by YPPI Rembang University students, MSMEs can help improve the economy of the State of Indonesia. UMKM BB Snack is one of the MSMEs in Rembang Regency. UMKM BB Snack has been operating since 2013. UMKM BB Snack operates in the culinary sector, producing various types of wet snacks that are sold to wet snack resellers in Rembang City. Wet snacks are complementary foods that are most sought after by the community. In the development of UMKM BB Snack, there are obstacles felt by UMKM BB Snack, namely not having a brand name and label logo. KKU team provides a solution, namely implementing a program to make label logos and brand names. The following community service activities are to provide assistance and knowledge by making attractive label logos and brand names so as to increase sales of wet snacks produced by UMKM BB Snack. Making brand names and label logos is very important because it can distinguish BB Snack UMKM products from other competitors, both similar and different. Product identity is very important in the business world, because with product identity consumers can more easily recognize the products being sold and create a unique impression thanks to strong label logos and brand names. The brand name can help consumers remember the name of a logo or product symbol because it has a big influence on sales and increases people's purchasing power. The results of the KKU community service activities are that BB Snack MSMEs have label logos and brand names. Keywords: Logo Label, Brand Name, MSMEs
STRATEGI DAN UPAYA PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI DESA TAMANAYU, LUMAJANG Siti Malihatus Sa'adah; Moch. Rega Nur Alamsyah; Moch. Syafrijal Firmansyah; Feby Zulfa Ramadhiana; Fajar Syarif Mubarok; M. Samsul Muarif; Siti Sa'adatul Muniroh; Sitti Muyassaroh; Siti Jauharotun Nisa'; Moch. Bima Akbar; Hastanti Agustin Rahayu
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.6239

Abstract

Tamanayu is one of the villages that has problems in waste management. The low level of public awareness and the absence of a TPS make people still throw garbage carelessly. Therefore, it is needed a solution that can be used to reduce the number of landfills. The research is conducted to determine alternative solutions that are effective in waste management in Tamanayu village. The research method used is the CBPR (Community Based Participatory Research) method by observing and socializing the Tamanayu village community. Based on the results of observations, conducting socialization, counseling on waste management and providing periodic assistance in collaboration with Environmental Agency (DLH), and presentation about incinerator prototypes environmentally friendly waste (incinerator) are suitable alternative solutions for waste management in Tamanayu village. The community showed enthusiasm and positive response to the results of the socialization and presentation of the prototype of the incinerator, and agreed to achieve the results of the socialization provided. It is hoped that the community will be more active in playing a role in waste management at Tamanayu village in the future.
Meningkatkan Minat Hafalan Surah Pendek Siswa Sekolah Dasar Negeri Karangloe Melaui Kegiatan Pesantren Ramadhan Dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Andi Ibrahim Yunus; Andi Fatimah; A. Sompa
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i3.6207

Abstract

Education is something that is very important for human life, both in terms of personal, family, community and state life. In fact, there are still many problems that must be faced in order to improve the quality of education in Indonesia, especially religious education. For students of SD Negeri Karangloe, it was found that there were only a few students who memorized short surah well and fluently according to the tajwid rules. The purpose of the community service activities carried out is to find out how the memorization method is carried out in accordance with the theory so that it increases interest in memorizing short surah so that it helps students memorize short surahs. This community service activity involved lecturers and teachers as resource persons, religious teachers as judges, students from several universities, staff and employees of SD Negeri Karangloe, as well as the Malakaji Village community who were directly involved and participated in this activity, and students as contest participants. The activities carried out include: preparatory meetings, preparation for activities, and the implementation of competitions. Based on the objectives of the community service activities carried out, it was found that the results of the implementation of the short surah memorization competition which were attended by school students needed to be planned and implemented annually, so that it could be developed into a verse and surah memorization competition of the Al-Quran so that students as tahfiz were able to compete starting from village level to national level.
PELATIHAN PEMBUATAN TELUR ASIN PEDAS DI DESA TANJUNG KESUMA KECAMATAN PURBOLINGGO LAMPUNG TIMUR (TRAINING FOR THE MAKING OF SPICY SALTED EGGS IN TANJUNG KESUMA VILLAGE, PURBOLINGGO DISTRICT, EAST LAMPUNG) Diah Reni Asih
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i3.6262

Abstract

ABSTRAK Desa Tanjung Kesuma merupakan salah satu sentra budidaya ayam petelur. Produk yang dihasilkan dari budidaya tersebut yaitu berupa telur ayam. Telur memiliki kandungan gizi yang lengkap seperti karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin. Namun telur memiliki kekurangan yaitu tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama, telur asin adalah salah satu pengolahan yang dapat menambah daya simpan dan tidak mengurangi kandungan gizinya. Tujuan kegiatan kegiatan Pengabdian ini yaitu melakukan pelatihan pembuatan telur asin. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual telur dan daya simpan. Pengolahan telur menjadi telur asin memiliki nilai jual yang meningkat dan daya tahan simpan semakin bertahan lama. Dalam kegiatan ini metode yang digunakan adalah sosialiasasi dan penyuluhan, pelatihan dan demontrasi pembuatan telur asin. Kegiatan berlangsung pada tanggal 3 Januari 2023. Pembuatan telur asin pedas dengan menggunakan bahan dasar telur, garam serta bumbu dapur (bawang, cabe dan sereh) dengan pemeraman selama 10-14 hari. Berdasarkan hasil pelatihan menunjukkan respon peserta ibu-ibu PKK yang baik, berupa diskusi yang cukup menarik, serta semua peserta terlibat dalam praktek pembuatan telur asin pedas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat membantu peserta lebih memahami tentang inovasi pembuatan telur asin menggunakan metode rendaman air garam dan bumbu dapur.Kata Kunci : Pelatihan, Inovasi, Telur Ayam, Telur Asin Pedas, Tanjung Kesuma.ABSTRACTTanjung Kesuma Village is a center for laying hens. The product produced from this cultivation is in the form of chicken eggs. Eggs have a complete nutritional content such as carbohydrates, fats, proteins, minerals and vitamins. However, eggs have drawbacks, namely they cannot be stored for a long time, salted eggs are one of the processes that can increase their shelf life without reducing their nutritional content. The purpose of this service activity is to conduct salted egg making training. Through this activity it is expected to increase the selling value of eggs and shelf life. Processing eggs into salted eggs has an increased selling value and longer shelf life. In this activity the method used is socialization and counseling, training and demonstration of making salted eggs. The activity took place on January 3, 2023. Making spicy salted eggs using the basic ingredients of eggs, salt and herbs (onions, chilies and lemongrass) by curing for 10-14 days. Based on the results of the training, the response from the PKK participants was good, in the form of quite interesting discussions, and all participants were involved in the practice of making spicy salted eggs. This community service activity is expected to help participants understand more about the innovation of making salted eggs using the method of soaking in salt water and spices.Keywords: Training, Innovation, Chicken Eggs, Spicy Salted Eggs, Tanjung Kesuma.
PENGEMBANGAN EKOWISATA SUNGAI BOMO MELALUI KEGIATAN FESTIVAL SUSUR SUNGAI Nadya Adharani
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.4145

Abstract

Covid-19 berdampak pada wisata di Indonesia, salah satunya pesisir di Desa Bomo Banyuwangi. Informasi yang didapat tim pengabdi bahwa sebagian besar masyarakat mengandalkan sumber daya laut sebagai mata pencaharian, ada pula yang berjualan di sekeliling kawasan pesisir. Kedua hal tersebut tidak bisa dilakukan masyarakat karena kondisi pandemi. Hal lain yang berpengaruh adalah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Desa Bomo Blimbingsari Banyuwangi, yakni banyaknya sampah disekitar DAS dan rumput liar yang tumbuh di pinggiran tepi aliran sungai. Hal tersebut dikarenakan penduduk sekitar tidak melakukan pembersihan dan pemotongan rumput karena pemberlakuan PPKM di Banyuwangi. Seiring berjalannya waktu, dipertengahan tahun 2021 terjadinya penurunan Covid-19 di Banyuwangi, hal ini berdampak baik bagi sektor pembangunan, tidak lain bagi sektor pariwisata yang mengizinkan untuk melakukukan kegiatan berupa pertemuan dalam bentuk event dan festival. Hal ini yang membuat Pokdarwis Benteng Samudera (mitra) tergerak melakukan program kerja untuk menghidupkam kembali kawasan pesisir dan sungai Bomo.Upaya dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi, tim pengabdi dan mitra sepakat membuat program bersama dalam bentuk bentuk Festival yang bertujuan meningkatkan kembali animo masyarakat luar dan dalam Banyuwangi untuk berkunjung ke Pantai Ria Bomo dan wisata sungai di era new normal, sehingga pelaku usaha setempat mendapatkan pemasukan dari berjualan disekeliling pantai. Tujuan lainnya adalah mewujudkan kemanfaatan sungai menuju masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan lestari, melalui Festival Susur Sungai Tahun 2021.
EDUKASI PENANGKAPAN IKAN YANG BERTANGGUNG JAWAB DAN RAMAH LINGKUNGAN BAGI NELAYAN KELURAHAN GIRIAN BAWAH KOTA BITUNG Jenny I. Manengkey; Silvester Simau; Elsari Tanjung Putri
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i3.6864

Abstract

Kelurahan Girian Bawah Kota Bitung didominasi oleh nelayan perikanan tangkap dan tidak menutup kemungkinan aktifitas penangkapannya dapat meningkat sehingga menyebabkan stok sumberdaya ikan mengalami penurunan. Pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya ikan harus dilakukan secara bertanggung jawab agar tetap lestari dan berkelanjutan mengingat sifatnya yang open access dan common properties. Kegiatan pengabdian masyarakat dapat dijadikan wadah untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam bentuk program pendidikan masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengedukasi kelompok nelayan Kelurahan Girian Bawah, Kota Bitung tentang penangkapan ikan yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap survei, tahap persiapan, tahap pelaksanaan melalui penyuluhan dan sosialisasi serta tahap evaluasi. Hasil yang diperoleh bahwa kegiatan tersebut dapat dikatakan berjalan dengan baik yang dilihat dari peserta antusias dan aktif berdiskusi secara terarah dengan tim dosen
IMPLEMENTATION OF MEDIA FLASHCARDS 3 LANGUAGES (ENGLISH-INDONESIA-SAS) IN PROMOTING THE LEARNING OF OTHER LANGUAGES IN CHILDREN AGE Hidayat, Raka Maypangestu
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i1.6931

Abstract

Flashcards are small pieces of paper, 25 x 30 cm, that contain interesting pictures and explanations of words that match the pictures in the Flash Card. Flash cards can be said to be visual media that can provide an overview to students about the material being taught and in this study will explain the English language material taught to children in Bintaro Village, Ampenan, Lombok, West Nusa Tenggara. The Flashcard media taught to children contains pictures and words from the picture contained in 3 languages (English, Indonesian, and Sasak). The use of 3 languages in this Flash Card which contains Sasak language as the mother tongue is used to facilitate children's understanding where their mother tongue is Sasak language. The results of student learning show an increase in understanding of basic English learning, namely in cycle I the level of understanding is 35%, Cycle II 50%, Cycle III 67%, Cycle IV 83.3%.