cover
Contact Name
Abdul Mubarak
Contact Email
amuba029@unkhair.ac.id
Phone
+6281355587567
Journal Mail Official
pengamasunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL PengaMAS
Published by Universitas Khairun
ISSN : 26148897     EISSN : 2622383X     DOI : 10.33387
Core Subject : Social,
PengaMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, sosial humaniora, komputer, kedokteran dan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 257 Documents
Pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Parada Collection Dalam Pemanfaatan Limbah Organik Dan Non-Organik Di Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate mohbir umasugi; Lisda Ariani Simabur; Muhammad Darsan Hi Adam
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.3723

Abstract

Pemberdayaan masyarakat telah menampakkan dirinya sebagai pendekatan yang banyak di anut dan mewarnai banyak kebijakan pembangunan masyarakat, juga merupakan sarana untuk merubah kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat melalui potensi yang ada di masyarakat namun kurang mendapat perhatian atau dukungan dari pemerintah. Hal ini di rasakan oleh masyarakat di kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Parada Collection dalam mengelolah sampah organik maupun non-organik untuk di daur menjadi suatu kerajinan yang memiliki nilai ekonomi namun belum di kembangkan secara maksimal padahal potensi ini bisa menjadi pemasukan untuk menambah pendapatan masyarakat setempat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, maka dari itu dengan adanya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Terbuka hadir untuk memberdayakan potensi yang telah ada menjadi lebih optimal. Masalah yang di hadapi pegrajin asesoris berbahan sampah organik dan non-organik di Kelurahan Tafure begitu kompleks, diantaranya dibatasi modal usaha, kurangnya tenaga trampil yang bisa membuat berbagai jenis kerajinan, dan juga terbatasnya peralatan pembuatan kerajinan, pemasaran hasil kerajinan, serta minimnya sentuhan yang datang dari luar baik dari pemerintah maupuan pihak lainnya. Adapun maksud dari rencana pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat iyalah untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu yang memiliki keterampilan dan keinginan mendapatkan penghasilan dan cakupannya adalah memperbaiki ekonomi keluarga secara mandiri seperti mereka yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Parada Collection.
Pengembangan Ekonomi Lokal : Pelatihan Pengembangan Tenun Motif Hiu Paus di Desa Poto, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat Kusdianawati Kusdianawati; Izzul Islam; Lili Suharli; Riri Rimbun Anggih Chaidir
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.4973

Abstract

Industri kerajinan tenun Sumbawa di Dusun Samri, Desa Poto merupakan salah satu usaha yang diwariskan turun-temurun secara tradisional yang masih berupa kegiatan sampingan dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Namun kini industri kerajinan tenun tersebut sedang dalam proses pengembangan untuk menjadi sentra industri kecil untuk hasil tenun Sumbawa dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta sebagai media promosi kearifan budaya lokal. Oleh karena itu, untuk membantu dalam proses pengembangan tenun Sumbawa khususnya yang ada di Dusun Samri, Desa Poto maka diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat berupa pengembangan tenun motif hiu paus oleh Fakultas Teknobiologi, Universitas Teknologi Sumbawa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan dan pelatihan. Pelatihan dilakukan dengan pemaparan materi motif hiu paus yang digunakan pada kain tenun Sumbawa. Motif hiu paus yang digunakan dibuat dulu desainnya di kertas kotak kemudian diterapkan oleh partisipan dalam pelatihan. Setelah itu, dilanjutkan dengan pembuatan motif hiu paus pada kain tenun Sumbawa yang dilakukan oleh peserta pelatihan secara langsung. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan kain tenun Sumbawa dengan motif hiu paus dan ada juga yang dipadukan dengan motif lama yang sering digunakan dalam kain tenun Sumbawa. Hasil kegiatan pengabdian berupa tenun Sumbawa dengan motif hiu paus dapat dihasilkan dan diproduksi oleh masyarakat di Dusun Samri, Desa Poto.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE SITES PADA GURU MAN 3 MAKASSAR Najirah Umar; Yuyun Yuyun
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.4220

Abstract

ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan Pelatihan pemanfaatan Google Site dalam mendukung proses pembelajaran di MAN 3 Makassar. Materi yang disampaikan yaitu Pemanfaatan Google Site dalam membuat Modul pembelajaran. Lokasi pelatihan Aula MAN 3 Makassar, dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang dan telah dilaksanakan pada tanggal 27 sampai 28 Januari 2022. Metode yang digunakan adalah dengan ceramah, praktek, tanya jawab dan diskusi. Hasil kuesioner yang diberikan ke peserta menunjukkan bahwa 88% peserta memberikan tanggapan sangat baik terhadap kegiatan PkM serta menyarankan agar kedepannya melaksanakan kegiatan yang serupa oleh Dosen STMIK Handayani. Di MAN 3 Makassar belum semua guru dapat membuat Modul pembelajaran berbasis Teknologi Informasi, lebih banyak masih menggunakan Modul konvensional, sehingga dengan kegiatan PkM ini, guru mampu aplikasi Google Site dalam membuat Modul pembelajaran. Sasaran dalam program pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan dan kompetensi guru dalam membuat Modul pembelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi terlihat guru dalam  mengikuti pelatihan dengan sangat antusias. Peserta yang mengikuti program pelatihan ini memiliki disiplin ilmu dan latar belakang Pendidikan  yang berbeda-beda. Setelah pelatihan dilakukan evaluasi terhadap kemampuan guru mengaupload modul pembelajaran pada google site yaitu 60% telah mampu mengapuload sendiri dan 40% masih butuh pendampingan. Kata Kunci : Pelatihan, Google Site, Modul, Teknologi, Guru ABSTRAKThis Community Service (PkM) activity aims to provide training on how to use Google Sites to support the learning process at MAN 3 Makassar. The material presented is the use of Google sites in the creation of learning modules. The location of the training is the hall of MAN 3 Makassar with a total of 40 participants and took place from January 27th to 28th, 2022. The method used is lecture, exercise, question and answer, and discussion. The results of the questionnaire to the participants showed that 88% of the participants answered the PkM activities very well and suggested that the STMIK lecturer Handayani would conduct similar activities in the future. In MAN 3 Makassar, not all teachers can create information technology based learning modules, even more use traditional modules, so this PkM activity allows teachers to use Google Site in creating learning modules. The aim of this service program is to improve the ability and competence of teachers in the creation of learning modules. The observation and evaluation results showed that the teacher participated in the training with great enthusiasm. Participants who take part in this training program come from a variety of disciplines and educational backgrounds. After the training, an assessment was made of the teacher's ability to upload learning modules to the Google website, namely 60% were able to upload themselves and 40% still needed assistance.Keywords: Training, Google Site, Module, Technology, Teacher
PELATIHAN PEMBUATAN PROBIOTIK RABAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI DESA LOA DURI ULU Gusti - Haqiqiansyah; Yesika Padang
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.3506

Abstract

Pakan merupakan komponen penting dalam kegiatan budidaya ikan.  Sebagian besar komponen biaya usaha digunakan untuk penyediaan pakan.  Sehingga efisiensi dan efektifitas penggunaan pakan perlu diperhatikan.  Penggunaan probiotik menjadi satu diantara solusi yagn dapat ditrepan.  Probiotik mikroba hidup yang memiliki modifikasi bentuk keterkaitan dengan inang dan komunitas mikroba lainnya sehingga dapat memiliki pengaruh memperbaiki kecernaan makanan, melindungi dari serangan patogen dan memperbaiki kualitas airnya. Berdasarkan hasil sosialisasi untuk mengetahui penambahan probiotik rabal terhadap konsumsi pecan.  Probiotik rabal dapat dijadikan pilihan bagi pembudidaya untuk kegiatan budidaya ikan.  Pemberian probiotik rabal dalam pakan dapat menurunkan konsumsi pakan dan meningkatkan efisiensi pakan dengan dosis terbaik.  Hasil kegiatan diharapkan para pembudidaya ikan dapat memahami dan mengaplikasikannya pada usaha budidaya ikan.
PENGUATAN PENDIDIKAN KELUARGA MELALUI PARENTING CLASS UNTUK MENCEGAH DAN MENANGANI STUNTING DI DESA SAMBI, KECAMATAN REOK BARAT KABUPATEN MANGGARAI, NTT Gabriel Fredi Daar; Claudia Fariday Dewi; Jayanti Petronela Janggu
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.3274

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan pemahaman orang tua tentang cara mendidik, merawat, dan memberikan makanan bergizi kepada anak pada 1000 hari pertama kehidupan berdampak pada ketidakmampuan orang tua dalam memberikan pendidikan dan pengasuhan yang positif, yang pada akhirnya anak tidak tumbuh dan berkembang secara optimal bahkan menderita stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah ruang pemahaman orang tua tentang pendidikan dan pengasuhan anak pada 1000 hari pertama kehidupan di desa Sambi, yang diharapkan berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di desa tersebut. Kegiatan yang dilakukan berupa parenting class dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dialog dan sharing praktik baik. Berdasarkan evaluasi lisan, hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah bahwa hampir semua orang tua siswa beranggapan faktor gizi merupakan satu-satunya faktor penyebab stunting pada anak di desa Sambi. Anggapan ini memperkuat kebiasaan menerapkan pola asuh negatif pada anak dan kebiasaan tidak memperhatikan pendidikan dan pengasuhan anak. Berdasarkan pengakuan orang tua, pengetahuan tentang pendidikan dan pengasuhan positif bagi anak merupakan informasi baru yang membantu mereka untuk memberikan pendidikan dan pengasuhan yang tepat sehingga anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang ideal sesuai dengan usianya. Namun sebagian dari mereka mulai menerapkan pendidikan dan pengasuhan positif setelah mendapat informasi yang disampaikan oleh pelaksana dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Pelaksanaan pendidikan dan pengasuhan positif kepada anak pada usia 1000 hari pertama kehidupan dan pada usia Paud secara konsisten, akan berkontribusi pada penurunan angka stunting di Sambi, NTT.
TECHNICAL GUIDANCE OF GOAT WASTE TREATMENT IN IDAMAN LIVESTOCK GROUP, NORTH LANDASAN ULIN VILLAGE, BANJARBARU CITY sugiarti sugiarti sugiarti
JURNAL PengaMAS Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.4543

Abstract

Organic fertilizer is a complete fertilizer because it contains macro and micro elements even in small amounts. The use of natural organic fertilizers that can be used to help overcome agricultural production constraints is Liquid Organic Fertilizers. This organic fertilizer is processed from raw materials in the form of livestock manure, compost, natural waste, plant hormones and other natural ingredients. Liquid organic fertilizer can be created from goat manure (feces). Goat manure contains organic material that can provide nutrients for plants through the decomposition process. This process occurs gradually by releasing simple organic matter for plant growth. The Ideal Livestock Group is one of the fields in the Forest Farmers group located in the North Landasan Ulin Village, Banjarbaru City. The issues that exist are that goat manure has not been utilized so that there is a need for counseling about processing livestock manure and there is no refining of livestock waste that is manufactured into organic fertilizer. With these circumstances, the method offered to support the realization of community service programs for partners is to provide counseling about livestock waste processing and provide knowledge and skills as well as mastery of methods/techniques for processing livestock waste which is processed into fertilizer. The enthusiasm of the farmers to receive the recommendation that was carried out was reflected by a high response in the punctuality of attendance, the presence of participants in counseling activities and brainstorming with a percentage between 90-100%. Participants' insight of the material and implementation of the practice of making liquid fertilizer from livestock manure from the pre test showed that as many as 36.36% of farmers had understood and made liquid fertilizer and as many as 63.64% of farmers did not understand the manufacture of liquid fertilizer from goat manure. After the direction and the practice of making liquid fertilizer from goat manure, the farmers' understanding increased by 90.91% from the post test carried out. The liquid fertilizer produced is brown in color and smells sweet and sour. Liquid fertilizer can already be applied to plants and store fertilizer in plastic bottles. From this activity, it can be concluded that the Partners of the Ideal Livestock Group managed to understand well the manufacture of liquid fertilizer from goat manure and the participation rate of the participants was very good.  Keyword: Organic fertilizer, Goat manure, Liquid organic, Farmers group
PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI PEDESAAN BERBASIS KONSENTRAT PAKAN TERNAK RUMINAN DI DESA RANDEGAN KABUPATEN MOJOKERTO Ihya Ulumuddin; Wahyuni Wahyuni; Fitria Dwi Cahyani; Alvina Agustina; Didin Hariyanto; Candra Aldi Putra
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.3622

Abstract

Desa randegan merupakan desa yang berlokasi di kecamatan dawarblandong kabupaten Mojokerto. Memiliki wilayah yang strategis karena berbatasan lansung dengan kabupaten Gresik dan kota Surabaya yang merupakan ibukota provinsi JAwa Timur. Selain itu juga memiliki potensi peternakan selain pertanian dan industry. Sehingga memiliki posisi yang strategis untuk dikembangkan sebagai daerah agroindustry pedesaan. Potensi peternakan itu bisa diketahui dengan banyaknya warga yang memelihara ternak ruminan baik itu milik sendiri maupun titipan.Namun para peternak ruminan belum memberikan ternaknya ransum yang berkualitas, mereka hanya mengandalkan hijauan alam yang memiliki kualitas rendah. Pemberian konsentrat sebagai makanan tambahan akan memberikan solusi untuk meningkatkan performa ternak ruminan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 bulan dari Agustus 2021- November 2021. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangakan agroindustry pedesaan melalui pembuatan konsentrat untuk meningkatkan performa ternak ruminan. Metode yang dilakuakn dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan. Produk akhir dari kegiatan ini adalah konsentrat ternak ruminan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peternak memiliki ketertarikan dalam kegiatan ini dengan indikator banyaknya yang datang dan berperan aktif dalam pelatihan maupun pendampingan, mereka mampu mengoperasikan program formulasi dari Excell. Formulasi ransum akan efektif bila dilaksanakan secara terbatas bagi peternak yang memiliki kemampuan mengoperasikan program Excell. Perlu pembuktian hasil pelatihan formulasi konsentrat dengan menerapkan konsentrat hasil formulasi dengan melakukan aplikasi pada ternak sapinya
BIMBINGAN TEKNIS PRODUKSI DAGING HIGIENIS DI RUMAH POTONG HEWAN KOTA KENDARI hafid, harapin; Pancar, Fadli Ma'mun; Ananda, Siti Hadrayanti
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i1.6742

Abstract

Produksi daging yang terdistribusi ke masyarakat hendaknya memperhatikan prinsip higienitas daging dalam prosesnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengenai aspek keamanan daging yang memenuhi persyaratan ASUH. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Potong Hewan kota Kendari, yang meliputi kegiatan penyuluhan, ceramah, focus group discussion dan bimbingan teknis pemeriksaan kesehatan ternak dan pemeriksaan daging. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya transfer pengetahuan kepada peserta dalam upaya meningkatkan mutu keamanan daging di RPH dan sebagai upaya mencegah penyakit yang berasal dari pangan (foodborne disease) dan zoonotic disease. Produksi daging yang higienis diharapkan dapat diterapkan disemua aspek di RPH mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan, pemeriksaan daging, karkas dan jeroan dan penanganan daging hingga sampai ke konsumen sehingga daging tersebut sesuai dengan prinsip aman, sehat, utuh dan halal.
PENDAMPINGAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN JAGUNG MENJADI PRODUK OLAHAN BERNILAI EKONOMIS TINGGI Untung Khoiruddin; Nurul Ahsin
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.3802

Abstract

Hasil panen jagung yang melimpah di desa Lengkonglor Kecamatan Ngluyu Kabupaten Nganjuk Jawa Timur merupakan berkah tersendiri bagi masyarakatnya. Jagung selain sebagai bahan makanan pokok sehari-hari juga menjadi mata pencaharian utama masyarakat di daerah tersebut. Namun, hasil panen yang melimpah belum dapat mengangkat taraf perekonomian masyarakat karena harga jual jagung yang relatif murah pada saat panen raya. Kondisi inilah yang mendorong pengabdi untuk memberikan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan jagung menjadi olahan yang bernilai ekonomis tinggi. Metode pendampingan dan pemberdayaan menggunakan Participatory Action Research melalui tahapan 1) to know; 2) to understand; 3) to plan; 4) to action; dan 5) to reflection. Pendampingan dan pemberdayaan ini menghasilkan 1) Masyarakat memiliki pemahaman cara pengolahan jagung; 2) Terbangunnya sistem pengolahan jagung bagi masyarakat; 3) Kebijakan Pemerintah Desa yang fokus pada pengolahan jagung; dan 4) Olahan jagung yang bernilai ekonomis tinggi, antara lain kopi jagung, jenang jagung, jelly jagung, brownies jagung, marning jagung dengan varian rasa, dan kerajinan tangan dari kulit jagung.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI PARA GURU DAN SISWA DI KOTA TERNATE Sutaryo Sutaryo; Saiful Latif; Nurprihatina Hasan; Farida Maricar
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i2.4558

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang pesat secara signifikan mempengaruhi dunia pendikan.  Penggunaan  media  pembelajaran berbasis  teknologi  informasi  dan komunikasi  dalam  pembelajaran  Bahasa Inggris  sebagai  salah  satu  inovasi  dalam pembelajaran  sangat  membantu  guru  dan siswa  dalam  mengoptimalkan  proses pembelajarannya. Unutk itu para guru perlu membekali pengetahuan dan keterampilan terkait penggunaan teknologi untuk membantu mereka bersama para siswanya dalam pembelajaran Bahasa Inggris baik di sekolah maupun di rumah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diharapkan dapat membekali para guru bahasa Inggris SMA/MA/SMK pengetahuan dan keterampilan terkait penggunaan teknologi aplikasi untuk meningkatkan proses pembelajaran Bahasa Inggris. Metode yang dipakai dalam PkM ini adalah presentasi, demonstrasi, diskusi, dan angket dengan Google Form. Presentasi, demonstrasi, dan diskusi dilakukan pada saat pelaksanaan pelatihan. Sementara survey dengan angket melalui Google Form dilakukan setelah pelaksanaan pelatihan untuk melihat respon peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Hasil PkM dalam bentuk pelatihan penggunaan aplikasi pembelajaran Bahasa Inggris menunjukkan bahwa para peserta sangat antuasias terhadap pelatihan tersebut. Para peserta memandang bahwa pelatihan itu sangat bermanfaat bagi pengembangan professional mereka sebagai guru dan berharap adanya kegiatan PkM selanjutnya dengan melibatkan MGMP Bahasa Inggris sebagai salah satu upaya pengembangan guru yang profesional.