cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
Analisis Potensi Banjir Pada Avour Jambon Kabupaten Tuban Nurhayati, Dyan Eka; Dewi, Kusumaningrum; Syafiarti, Syafiarti Indah Dwi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Avour Jambon yang berada di Kabupaten Tuban terdiri dari tujuh Sub-sub DAS yang ditentukan berdasarkan letak bangunan air melintang sungai di sepanjang avour. Debit banjir Avour Jambon dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian. Total pendayagunaan debit Avour Jambon sebesar 72,9 m3/det, dengan total debit banjir yang terjadi pada Avour Jambon adalah 124,98 m3/det untuk periode ulang 1,25 tahun dan 561,12 m3/det untuk periode ulang 25 tahun. Akibat adanya pendayagunaan debit, maka total debit banjir Avour Jambon berkurang menjadi 52,08 m3/det untuk periode ulang 1,25 tahun dan 488,21 m3/det untuk periode ulang 25 tahun. Kondisi eksisting Avour Jambon tidak mampu menampung debit banjir periode ulang 1,25 tahun dan menyebabkan overtopping setinggi 1-2 m sepanjang 8,4 km. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kawasan di sekitar Avour Jambon mengalami  banjir setiap tahun.
Analisis Kombinasi Dua Jenis Agregat Kasar Dengan Tambahan Aditif Polimer Terhadap Sifat Mekanik Beton Gustiaranti, Audrey Agdennia; Pertiwi, Dewi; Susanti, Eka; Istiono, Heri; Komara, Indra
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kombinasi dua jenis agregat kasar yang berbeda pada beton mempengaruhi sifat mekanik beton. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis sifat mekanik kombinasi kedua jenis agregat dengan melakukan uji yang cermat untuk memastikan bahwa kombinasi tersebut dapat diterapkan dalam konstruksi atau tidak.Dalam penelitian ini diteliti sifat mekanik beton yaitu kuat tekan, kuat lentur, kuat geser serta lendutan, maka dilakukan dengan membuat benda uji  dari kombinasi 2 jenis agregat kasar yang berbeda yaitu dari Bangkalan dan Pandaan dengan penambahan aditif polimer yang berfungsi untuk memperkuat beton.Hasil penelitian kuat tekan tertinggi dari benda uji tanpa aditif 20,18 N/mm2 sedangkan, kuat tekan tertinggi dengan aditif bernilai 28,16N/mm2, dapat dilihat terjadi peningkatan kuat tekan dengan rata-rata kenaikan 26,70%. Pada pengujian kuat lentur, didapat kuat lentur rata-rata adalah 11,20N/mm². Untuk nilai Mn hasil uji 8.400.000Nmm, sedangkan Mn analisis 7.753.154Nmm, hasil melebihi 8,34% dari Mn analisis, balok tersebut memiliki kapasitas kekuatan yang lebih tinggi dari perencanaan analisis, dikarenakan adanya kombinasi agregat serta penambahan aditif polimer. Dari analisis lendutan, nilai tertinggi pada titik C dan E karena titik tersebut berinteraksi langsung dengan gaya saat pengujian lentur. Hasil perhitungan lendutan maksimal benda uji dengan tulangan 0,632 mm, sedangkan balok tanpa tulangan hanya 0,316mm. Terjadi kenaikan 51,64% berkat penambahan tulangan. Pada analisa perhitungan kuat geser hasil uji rata-rata sebesar 42.000N, sedangkan Vn analisis sebesar 258.043N. Maka, menunjukkan kuat geser yang terjadi hanya sebesar 16,28% rencana, maka disimpulkan desain sengkang yang mendukung beban geser terlalu besar, sehingga perlu peninjauan ulang dalam mendesain tulangan geser untuk balok tersebut.
Analisis Kinerja Biaya Dan Waktu Pada Pelaksanaan Proyek Tower Apartemen Menggunakan Metode Analisis Nilai Hasil (Earned Value) Wibisono, Helmi Atallah; Suwandari, Yunita Dian
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The Earned Value method is a way to determine project performance. This combines the components of schedule, costs, and performance of physical construction work that has been carried out in the field so that the costs and time required to complete the project can be estimated. This research aims to detect immediately if costs increase or the project is delayed so that action can be taken to prevent or improve project performance. From the results of research conducted on the Apartment project, at the end of the review, namely in the 241st week, the cumulative Schedule Variance (SV) value at the end of the review showed a delay of 8.275% of the initial project plan (PV) which was planned at 89.52% with realization (EV) of 81.244%. Based on the cumulative Cost Variance (CV) value, it shows that the costs incurred (AC) amounted to Rp. 385,470,936,560.00,- and the results obtained from work in the field (EV) Rp. 387,776,412,557.83,-) so that the Cost Performance Index obtained shows a positive value, namely 1, which means that the actual costs incurred are less than the value of the work obtained. Judging from the Estimate at Completion (EAC) results of IDR. 470,551,320,890.15,- which is smaller than the total cost of the Budget all cost (BAC) project of IDR 473,365,657,000.00,- with a difference of IDR 2,814,336,109.85. Judging from the Estimate all Schedule (EAS), it is estimated that the project will require a total completion time of 1817 days, 11 days longer than the total planned time of 1806 days. Keyword: Cost, Delay, EVM, Performance, Time.  ABSTRAK Metode Earned Value adalah cara untuk mengetahui kinerja proyek. Ini memadukan komponen jadwal, biaya, dan prestasi kerja pembangunan fisik yang sudah dilakukan di lapangan sehingga dapat diperkirakan biaya dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi segera jika biaya meningkat atau proyek tertunda sehingga dapat dilakukan tindakan untuk mencegah atau memperbaiki kinerja proyek. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada proyek Apartemen, pada akhir peninjauan yaitu pada minggu ke-241, kumulatif nilai Schedule Varians (SV) di akhir peninjauan menunjukan keterlambatan sebesar 8,275 % dari rencana awal proyek (PV) yang direncanakan sebesar 89,52% dengan realisasi (EV) sebesar 81,244%. Berdasarkan kumulatif nilai Cost Varians (CV) menunjukan bahwa biaya yang telah dikeluarkan (AC) sebesar Rp. 385.470.936.560,00,- dan hasil yang diperoleh dari pekerjaan dilapangan (EV) Rp. 387.776.412.557,83,-) sehingga perolehan Cost Performance index menunjukan nilai yang positif yaitu 1 yang artinya Biaya aktual yang dikeluarkan lebih kecil dari nilai pekerjaan yang diperoleh. Dilihat dari hasil Estimate at completion (EAC) senilai Rp. 470.551.320.890,15,- yang lebih kecil dari nilai biaya total proyek Budget all cost (BAC) senilai Rp 473.365.657.000,00,- dengan selisih Rp.2.814.336.109,85,. Dilihat dari Estimate all Schedule (EAS) diestimasikan proyek membutuhkan waktu total penyelesaian 1817 hari lebih lama 11 hari dari waktu total rencana yaitu 1806 hari.Kata kunci: Biaya, EVM, Kinerja, Keterlambatan, Waktu.
Pengaruh Variasi Arus Pengelasan SMAW Terhadap Kekuatan Mekanis Sambungan Baja Karbon Rendah (SS-400) Roziq, Mochamad Miftachur; Kusuma, Andhi Indira
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah menciptakan kemajuan pesat di berbagai bidang, termasuk teknologi pengelasan dalam industri manufaktur. Pengelasan SMAW adalah salah satu teknik pengelasan yang banyak digunakan karena proses yang mudah, ekonomis, dan hasil lasnya yang baik. Namun, variasi arus pengelasan dalam proses ini memiliki dampak signifikan pada kualitas sambungan las, terutama pada material baja karbon rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi arus pengelasan SMAW terhadap kekuatan material hasil sambungan las pada material baja karbon rendah SS-400 dengan ketebalan 10 mm dan elektroda E7018. Variasi arus pengelasan yang digunakan adalah 75 Ampere, 80 Ampere, dan 85 Ampere dengan posisi pengelasan 2G. Pengujian kekuatan mekanis sambungan las dilakukan menggunakan uji impact Charpy dengan standar ASTM E23. Dalam penelitian ini menyatakan bahwa arus pengelasan mempengaruhi nilai energi yang diserap oleh spesimen saat benturan. Pada arus pengelasan 75 Ampere, sudut kampuh 60° dan 70° menghasilkan nilai energi yang sama sebesar 64,891 J/mm², menunjukkan adanya distribusi panas yang seragam. Pada arus 80 Ampere, sudut kampuh 70° menghasilkan nilai energi lebih tinggi (124,375 J/mm²) dibandingkan 60° (73,003 J/mm²), menandakan bahwa sudut kampuh yang lebih besar memberikan distribusi panas yang lebih efektif. Sementara itu, pada arus 85 Ampere, sudut kampuh 60° menghasilkan nilai energi lebih tinggi (64,891 J/mm²) dibandingkan 70° (50,02 J/mm²), menunjukkan bahwa sudut kampuh yang lebih kecil memberikan penetrasi yang lebih baik.
Analisis Hubungan Pola Curah Hujan Akibat La Niña Dengan Kemampuan Drainase Dalam Mengantisipasi Banjir Di Kecamatan Waru, Sidoarjo Priyatmayanti, Swasti Ayudia; Yulfiah, Yulfiah
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena La Niña telah mengakibatkan terjadinya hujan sepanjang tahun, termasuk pada musim kemarau dengan intensitas hujan ringan hingga lebat. Hujan dengan intensitas lebat dapat mengakibatkan banjir dan genangan air pada beberapa wilayah di Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya di Kecamatan Waru yang merupakan lokasi dari penelitian ini. Tujuan dari penelitian adalah melakukan analisis variabilitas curah hujan dan keterkaitannya dengan kemampuan drainase dalam mengantisipasi banjir. Berdasarkan hasil analisis data curah hujan selama 15 tahun, diketahui bahwa telah terjadi peningkatan jumlah curah hujan bulanan. Pada tahun-tahun La Niña, terdapat penambahan jumlah curah hujan tahunan, yaitu sebesar 22,1% padaa tahun 2020 dan 30,4% pada tahun 2021. Jika dibandingkan dengan kondisi normal selama 30 tahun, jumlah hari hujan selama tahun-tahun La Niña juga mengalami peningkatan. Hasil analisis hidrologi dan hidrolika, memperlihatkan bahwa, debit banjir rencana (Qn) mencapai 23,7933 m3/det. Sementara itu, kapasitas saluran eksisting (Q) hanya sebesar 15,4185 m3/det. Dengan nilai Qn Q, maka drainase sungai Cantel, Kecamatan Waru, tidak lagi mampu menampung air yang mengakibatkan terjadinya banjir atau genangan air. Agar banjir atau genangan air tidak lagi terjadi, maka perlu desain drainase baru, yaitu dengan ketinggian saluran minimal 1,5 m dan lebar dasar saluran sama dengan data eksisting sebesar 10,2 m.
Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Stunting: Upaya Pengabdian Masyarakat untuk Generasi Sehat Sarasmitha, Citra; Razak, Mochamad Rifqi Hasan Abdul; Devi, Yohana Shanta; Safitri, Ajeng Dena; Lukas, Velya Natalya Cristy
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a condition that adversely affects children's physical and cognitive development, affecting their health and future productivity. The socialization and education program for stunting prevention to residents of RW 03 Karangbesuki Village has succeeded in raising awareness about the importance of balanced nutrition, exclusive breastfeeding, and good sanitation to prevent stunting. The service team provided educational materials, held pre-tests and post-tests, and distributed nutritious gifts. The results of the evaluation showed a significant increase in participants' understanding of stunting. This education has succeeded in providing new knowledge to parents about the importance of their active role in maintaining children's health, as well as contributing to efforts to build more qualified human resources
Analisis Kualitas Pelayanan Dengan Pendekatan Importance Performance Analysis (IPA) Dan Potential Gain Customer Value (PGCV) (Studi Kasus Corina Coffee) dari, veronika wulan; Suparjo, Suparjo; Suharti, Suharti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corina Coffee adalah salah satu bisnis Coffee shop yang saat ini berkembang di Madiun. Saat ini Corina Coffee mengalami penurunan hingga 15% dari pendapatan perbulan sekitar 10 sampai 20 juta. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian terkaitan alias kepuasan pelanggan dengan metode Service Quality agar dapat melihat atribut-atribut pada pelayanan dan dapat melihat nilai gap score yang ada pada pelayanan Corina, kemudian pada metode Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk menjelaskan kepentingan atribut yang paling dasar sehingga dapat mengetahui atribut mana saja yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan jasa dan metode Potential Gain Customer Value (PGCV) di Corina Coffee, Madiun. Hasil perhitungan menggunakan metode Service Quality menujukkan bahwa pelanggan merasa belum puas terhadap pelayanan nilai rata-rata kinerja corina coffee dengan nilai gap antara kinerja perusahaan dengan harapan pelanggan sebesar - 0.227. Pada diagram kartesius IPA atribut ynag menjadi prioritas utama untuk perbaikan yaitu keseluruhan atribut yang berada pada kuadran A. Pada hasil metode Potential Gain Cuatomer Value yang menjadi prioritas perbaikanlayanan di Corina coffee adalah memberikan jarak tempat duduk antar pelanggan dan Ketepatan buka coffee shop.
Respons Getaran Kondisi Tunak Model Bangunan dengan Variasi Posisi Konduktor dan Grade Magnet pada Tuned Mass Damper Tipe Eddy Current Pendulum Pounding Ishari, Fariz Firdausy; Noerpamoengkas, Ardi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan peredam model bangunan dengan mengombinasikan tuned mass damper pendulum pounding dan arus eddy. Penempatan pelat konduktor dan massa pendulum magnet sedemikian sehingga dapat menimbulkan efek pounding dan arus eddy. Pengukuran getaran kondisi tunak pada model plafonnya. Respons getaran memperhatikan amplitudo dan root mean square. Pengujian menunjukkan respons model bangunan semakin rendah pada magnet dengan kondisi grade yang semakin tinggi dan posisi pelat yang semakin rendah atau nilai ukurannya yang semakin besar. Studi lebih lanjut pada karakteristik getaran sistem dengan tipe peredam ini dalam domain frekuensi.
Perbandingan Serapan Energi Cahaya Matahari Menggunakan Solar Statis dan Solar Tracker Single Axis Mirzazoni, Mirzazoni; Awabsyah, Aqil; Ikhwan, Fauzi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membandingkan serapan energi matahari antara sistem Solar Statis (SS) dan Solar Tracker Single Axis (STSA) di Kota Padang. Teknologi IoT digunakan dalam sistem ini untuk pemantauan data secara online dan real-time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem STSA, yang mengikuti pergerakan matahari dari timur ke barat, menghasilkan daya yang lebih besar dan stabil dibandingkan dengan sistem SS yang statis. Pada kondisi cuaca cerah dan berawan, sistem STSA mampu menghasilkan tegangan dan arus yang lebih tinggi. Data pengujian hari pertama menunjukkan bahwa sistem STSA menghasilkan energi listrik sebesar 45,618 Wh dengan persentase 5,243 % sedangkan sistem SS menghasilkan energi listrik sebesar 9,885 Wh dengan persentase 1,136 %. Pada hari kedua, energi listrik yang dihasilkan oleh sistem STSA adalah 49,269 Wh dengan persentase 5,663 %, sementara sistem SS menghasilkan energi listrik sebesar 11,628 Wh dengan persentase 1,337 %. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi energi surya melalui penerapan teknologi pelacak matahari.
Implementasi Sistem Kontrol PID pada Sistem Pendingin Suhu Panel Surya Putra, Yosua Gavin; erwanti, nariyah silviana; Pambudi, Wahyu Setyo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi listrik yang semakin meningkat dapat menyebabkan isu global warming, sehingga dibutuhkan inovasi untuk menyediakan kebutuhan listrik. Pemanfaatan energi surya merupakan salah satu inovasi penyediaan listrik dengan penggunaan panel surya. Namun panel surya memiliki kelemahan, tidak dapat bekerja secara maksimal jika permukaan panel menerima panas berlebihan. Tujuan penelitian adalah membuat pengaturan suhu dan sistem pendingin PID untuk dapat mengoptimalkan kinerja panel serta melihat respon kontrol pendingin pada panel surya. Perancangan sistem panel surya dilakukan selama satu minggu, menggunakan dua jenis air yaitu air mineral dan air coolant. Penyemprotan pendingin dilakukan setiap 10 menit dan dilakukan secara otomatis, tercatat pada sistem data logger dan disimpan dalam micro SD. Panel yang digunakan adalah panel 120 wp. Perancangan panel surya menggunakan PID untuk mengatur suhu dan menggerakkan kipas serta motor. Respon kontrol pada PID dibeberapa kondisi air berjalan baik. PID dapat berkerja menggerakkan kipas dan motor ketika suhu tinggi, dan berhenti bekerja ketika suhu telah mencapai suhu normal. Efisiensi panel surya pada pengamatan yang dilakukan memiliki nilai dibawah 22%. Oleh karena itu dapat dikatakan, panel surya dengan pendingin dan tanpa pendingin, baik dengan media air biasa dan air coolant, belum mencapai nilai efisiensi yang baik.

Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan More Issue