cover
Contact Name
Yori Yuliandra
Contact Email
yoriyuliandra@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jsfkonline@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis)
Published by Universitas Andalas
ISSN : 24077062     EISSN : 24425435     DOI : 10.25077
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) adalah jurnal ilmiah di bidang kefarmasian yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan lembaga profesi "Ikatan Apoteker Indonesia" (IAI) daerah Sumatera Barat sejak tahun 2014.
Arjuna Subject : -
Articles 509 Documents
Efek Sinergis dari Kombinasi Ekstrak Herba Pegagan (Centella asiatica) dan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) dalam Meningkatkan Fungsi Memori Marcus Laurentius Yudhi Purwoko; Syamsudin Syamsudin; Partomuan Simanjuntak
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.315 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.9.2.111-120.2022

Abstract

Otak merupakan pusat syaraf yang sangat berpengaruh terhadap respon anak untuk melihat, mendengar, berpikir, dan melakukan gerakan. Terganggunya fungsi kognitif mengakibatkan terhambatnya perkembangan pertumbuhan dan mempengaruhi kualitas masa depannya khususnya kecerdasannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi terbaik dari kombinasi ekstrak herba pegagan (Centella asiatica) dan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dalam meningkatkan fungsi memori dan pembelajaran. Metode yang dilakukan adalah Radial 8-arm maze test yang digunakan untuk mengetahui adanya brain disorder yang berupa defisit pada pembelajaran dan memori serta menggunakan Passive avoidance test untuk mengetahui memori dan fungsi kognitif otak. Histopatologi otak diperiksa dengan menghitung jumlah sel neuron pada CA 1, CA 3 dan DG. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak herba pegagan dan daun kelor perbandingan 1:1 meningkatkan fungsi memori dan pembelajaran. Hasil histopatologi otak menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak aman untuk digunakan
Kajian Pengelolaan Dan Regulasi Obat Tidak Terpakai Dan Obat Kedaluarsa Di Rumah Tangga Di Kabupaten Padang Pariaman Trisfa Augia; Mery Ramadani; Yessy Markolinda
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.712 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.9.1.50-56.2022

Abstract

Kemajuan di bidang pengobatan berdampak pada peningkatan jenis dan jumlah produk farmasi yang beredar di masyarakat. Namun tidak semua sediaan farmasi tersebut digunakan secara rasional sehingga menyebabkan obat tersisa dan menjadi kedaluarsa. Limbah obat  merupakan limbah B3 yang dapat mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengelolaan dan regulasi obat sisa maupun obat kedaluarsa yang terdapat di rumah tangga. Penelitian dilakukan di Kabupaten Padang Pariaman menggunakan pendekatan mixed methods terhadap 148 orang responden dan 6 orang informan. Berdasarkan hasil penelitian, lebih dari separuh responden mempunyai obat sisa di rumah (63,5%) dengan alasan utama karena kondisi kesehatan membaik (61,7%). Mayoritas sumber obat sisa berasal dari resep dokter dan jenis obat terbanyak yang tersisa adalah obat-obat golongan Anti Inflamasi Non Steroid. Hampir separuh responden membuang obat sisa tersebut ke tempat pembuangan sampah rumah tangga (41,5%) Informasi mengenai praktek pembuangan obat yang benar belum didapatkan oleh sebagian besar responden (70,3%). Sebanyak 68,2% responden juga tidak mengetahui bahwa cara membuang obat yang tidak benar dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan merugikan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu pemerintah daerah perlu menggalakkan kegiatan penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat serta merumuskan regulasi tentang pengelolaan obat sisa dan kedaluarsa di rumah.
Aktivitas Antibakteri Fraksi Biji (KEBEN) Barringtonia asiatica L. Kurz pada Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Akhmad Khumaidi; Yustika Yustika; Arsa Wahyu Nugrahani
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.089 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.9.2.80-87.2022

Abstract

Biji keben (Barringtonia asiatica L. Kurz) merupakan salah satu bagian tumbuhan obat yang secara empiris dimanfaatkan oleh masyarakat Tomini sebagai obat infeksi mata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri fraksi biji keben dengan menggunakan metode difusi agar teknik sumuran serta melakukan identifikasi senyawa antibakteri dari fraksi yang memiliki aktivitas antibakteri tertinggi dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT)-bioautografi dan pereaksi warna. Hasil dari pengujian aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa fraksi n-heksana, etil asetat dan air dari biji keben memiliki aktivitas antibakteri dengan diameter hambat tertinggi pada fraksi etil asetat yaitu 21,08±0,72 (mm±SD) pada bakteri Staphylococcus aureus dan 21,53±1,00 (mm±SD) pada bakteri Escherichia coli. Hasil dari KLT-bioautografi fraksi etil asetat terhadap Staphylococcus aureus memberikan dugaan bahwa senyawa yang memiliki aktivitas antibakteri adalah steroid (Rf 0,75 dan 0,78) dan senyawa terpenoid (Rf 0,3) pada bakteri Escherichia coli. Berdasarkan hasil tersebut fraksi etil asetat biji keben dapat dipertimbangkan sebagai sumber antibakteri bahan alam
Studi In Silico dan Pengaruh Gugus Metoksi pada Hasil Sintesis Analog Kalkon terhadap Inhibisi Enzim α-Glukosidase Rahma Dona; Mustika Furi; Neni Frimayanti; Adel Zamri; Nahdiah Nahdiah
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1937.899 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.9.1.12-23.2022

Abstract

Kalkon (1,3-diaril-2-propen-1-on) merupakan golongan flavonoid yang memiliki banyak aktivitas salah satunya sebagai antidiabetes. Pada penelitian ini dilakukan sintesis tiga senyawa analog kalkon yaitu 2’-hidroksi-2-metoksi-kalkon (Kalkon1), 2’-hidroksi-3-metoksi-kalkon (Kalkon2) dan 2’-hidroksi-4-metoksi-kalkon (Kalkon3) dan serta dilakukan pengujian karakterisasi nya. Sintesis analog kalkon  dilakukan dengan metode irradiasi microwave menggunakan  katalis KOH, pelarut etanol dan PEG 400. Struktur setiap produk dikarakterisasi melalui spektroskopi UV-Vis, FTIR dan 1H NMR, menunjukkan bahwa ketiga senyawa analog kalkon hasil sintesis memiliki struktur sesuai dengan yang diharapkan, dengan hasil rendemen yaitu 91,53% (Kalkon1), 79,01% (Kalkon 2) dan 77,48% Kalkon 3. Berdasarkan studi in silico dari parameter nilai energi bebas ikatan didapatkan bahwa senyawa Kalkon 3 memiliki nilai energi bebas ikatan terkecil yaitu sebesar -8,8 kcal/mol dibandingkan senyawa Kalkon1 dan Kalkon2 yaitu sebesar -7,5 kcal/mol, -6,8 kcal/mol. Untuk  parameter  kecocokan asam amino dengan kontrol positif (akarbose), hanya senyawa Kalkon1 yang memiliki kecocokan dengan kontrol positif (akarbose) sedangkan untuk parameter ikatan hidrogen didapatkan bahwa semua senyawa uji tidak menunjukkan adanya interaksi berupa ikatan hidrogen antara ligand dan reseptor. Hasil ini menunjukkan senyawa Kalkon1, Kalkon 2 dan Kalkon 3 diperkirakan tidak aktif sebagai inhibitor enzim α-glukosidase.
Prediksi Struktur 3D L-Asparaginase Bakteri Laut Vibrio sp. AND4 dengan Metode Homology Modelling Wulan Pertiwi; Luthfia Hastiani Muharram; Farhan Azhwin Maulana
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1227.615 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.9.2.121-128.2022

Abstract

L-asparaginase merupakan enzim yang menghidrolisis L-asparagin menjadi L-aspartat dan ammonia yang dapat digunakan dalam terapi pengobatan Leukemia Limfoblastik Akut. Penentuan struktur 3D L-asparaginase dari berbagai sumber dapat memberikan informasi penting dalam memahami sifat dan fungsi biokimia L-asparaginase di level molekuler untuk penelusuran L-asparaginase alternatif sebagai protein teurapetik. Tujuan penelitian ini adalah memprediksi struktur 3D enzim L-asparaginase II dari bakteri laut Vibrio sp. AND4 dengan E.coli L-asparaginase II mutant (T12V) in complex with L-Asn at pH 7.0 [Escherichia coli K-12] (PDB ID: 6PA9) sebagai templat struktur, menggunakan metode pemodelan homologi dengan program SWISS-MODEL. Penelitian ini menghasilkan model struktur 3D dengan Sequence identity 70,55%, memiliki nilai QMEANDisCo 0,86±0,05 dan nilai GMQE sebesar 0,86. Terdapat 93,1% residu berada di daerah the most favored regions dan 0,3% residu berada di daerah disallowed regions pada Ramachandran plot, dengan G-Factors sebesar -0.08 yang memenuhi syarat-syarat kualitas struktur ideal.
Identifikasi Determinan Molekul Interaksi STK630921 pada Interleukin-17A Fransiscus Deddy Riandono; Enade Perdana Istyastono
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.028 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.9.1.57-63.2022

Abstract

Interleukin-17A (IL-17A) merupakan sitokin pro-inflamasi yang terlibat dalam patogenesis beberapa penyakit, antara lain psoriasis, rheumatoid arthritis, kanker, diabetes dan penyakit ginjal stadium akhir. Peningkatan kadar serum IL-17A memberikan petunjuk adanya keterkaitan antara IL-17A pada kejadian nefropati diabetik. Keterkaitan ini juga diperjelas dengan temuan bahwa penghambatan aktivitas IL-17A dapat menurunkan albuminuria, cedera ginjal dan menunda perkembangan nefropati diabetik. Peranan IL-17A ini menjadikannya sebagai pilihan target potensial terapi nefropati diabetik yang sejauh ini bertumpu pada pengendalian optimal sistem renin angiotensin. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi determinan molekul interaksi STK630921 pada IL-17A. Penelitian dilakukan dengan penambatan molekul STK630921 pada protein IL-17A, dilanjutkan dengan simulasi dinamika molekul selama 15 ns. Identifikasi determinan molekul dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak PyPLIF-HIPPOS terhadap hasil simulasi dinamika molekul. Penelitian ini berhasil mengidentifikasikan asam-asam amino yang berperan penting yaitu His29, Trp67, Asn27, Lys114 dan Glu95 dengan interaksi aromatik dan interaksi hidrogen sebagai jenis interaksi yang berperan pada aktivitas STK630921 pada struktur protein 4HR9.
Diferensiasi Gelatin Sapi dan Babi pada Cangkang Kapsul Keras Menggunakan metode Kombinasi Kromatografi Cair Kinerja Tinggi dan Kemometrik Zilhadia Zilhadia; Fathmah Syafiqoh; Ofa Suzanti Betha
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.571 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.9.2.88-94.2022

Abstract

Gelatin sapi dan babi merupakan bahan utama pembuatan cangkang kapsul keras. Gelatin babi tidak boleh dikonsumsi oleh Muslim sehingga perlu dilakukan analisis pembeda gelatin sapi dan babi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiferensiasi gelatin sapi dan babi pada cangkang kapsul keras menggunakan metode kombinasi Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) dan Kemometrik menu Principal Komponen Analisis(PCA). Gelatin di ekstraksi dari cangkang kapsul keras dan langsung dihidrolisis menggunakan teknik hidrolisis asam, diinjeksikan ke dalam alat KCKT dan tinggi puncak kromatogram setiap asam amino penyusun gelatin dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam amino penyusun gelatin dapat dipisahkan dengan baik oleh KCKT. Gelatin standar dan gelatin dari cangkang kapsul dengan sumber hewan yang sama memiliki komposisi asam amino yang sama. Dengan demikian, PCA dapat mengklasifikasikan sumber gelatin pada cangkang kapsul simulasi. Namun penelitian ini belum berhasil mengidentifikasi sumber gelatin cangkang kapsul komersial 
Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Apoteker Puskesmas di Provinsi Jambi terhadap COVID-19 Yelly Oktavia Sari; Gustia Indah Prabandasari; Almahdy Almahdy
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.195 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.9.1.24-33.2022

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia, pandemi COVID-19 telah menyebar ke seluruh provinsi, termasuk provinsi Jambi. Untuk menangani pandemi COVID-19, pemerintah Indonesia membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, termasuk Puskesmas. Apoteker merupakan salah satu tenaga kesehatan puskesmas yang perlu memiliki pengetahuan, sikap dan praktik yang baik terkait COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tingkat pengetahuan, sikap dan praktik apoteker puskesmas di provinsi Jambi terhadap COVID-19 dan mengkaji hubungan ketiga variabel tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah divalidasi (Cronbach’s alpha pengetahuan 0,862; sikap 0,750, dan praktik 0,804) dan disebarkan melalui -WhatsApp grup Pengurus Cabang IAI Kota/Kabupaten Provinsi Jambi. Data dianalisa menggunakan aplikasi SPSS 20.0 dan Uji Korelasi Spearman untuk melihat hubungan antar variabel. Sebanyak 57 apoteker puskesmas menjadi responden. Hasilnya, 40,4% apoteker memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi, 63,2% memiliki sikap positif dan 54,4% menjalankan praktik yang baik terhadap COVID-19. Berdasarkan hasil uji korelasi Spearman, terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan praktik (p value 0,002) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dan pengetahuan dengan praktik. Kesimpulannya, tingkat pengetahuan apoteker puskesmas di provinsi Jambi kurang baik, namun memiliki sikap dan praktik yang baik. Praktik apoteker puskesmas terhadap COVID-19 dipengaruhi oleh sikap.Kata kunci:  Pengetahuan; Sikap; Praktik; COVID-19; Apoteker Puskesmas 
Formulasi Emulgel Gamma Oryzanol dengan Menggunakan Carbopol sebagai Gelling Agent Sabrina Dahlizar; Nurkhasanah Nurkhasanah; Ofa Suzanti Betha; Yuni Anggraeni
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.046 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.9.2.129-137.2022

Abstract

Gamma-oryzanol merupakan senyawa antioksidan alami yang diperoleh dari minyak dedak padi atau yang lebih dikenal dengan rice bran oil (RBO). Gamma-oryzanol diketahui dapat melindungi kulit dari radiasi ultraviolet dan meningkatkan kelembaban kulit, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai antikerut dan pelembab kulit di bidang kosmetik. Terdapat dua komponen penting yang menentukan sifat fisik emulgel, yaitu emulgator dan gelling agent. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh variasi konsentrasi polimer karbopol 940 sebagai gelling agent terhadap sifat fisik emulgel gamma-oryzanol. Konsentrasi karbopol 940 yang digunakan dalam formulasi adalah 0,5% (pada F1), 0,75% (pada F2) dan 1 % (pada F3). Evaluasi sifat dan stabilitas fisik sediaan emulgel dilakukan terhadap beberapa parameter uji, yaitu pengamatan organoleptis, pengukuran diameter globul rata-rata, penentuan pH, penentuan sifat alir dan kekentalan, uji daya sebar dan uji sentrifugasi. Evaluasi stabilitas fisik sediaan emulgel dilakukan dengan menggunakan metode penyimpanan pada suhu 4oC, 26±2oC dan 40oC, uji cycling test dan uji sentrifugasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi karbopol 940 berpengaruh terhadap sifat dan stabilitas fisik sediaan. Peningkatan konsentrasi karbopol 940 menyebabkan terjadinya peningkatan viskositas emulgel dan ukuran diameter globul rata-rata, serta  penurunan daya sebar. Uji stabilitas fisik menunjukkan ketiga formula sediaan emulgel gamma-oryzanol mengalami perubahan nilai parameter uji yang tidak bermakna pada sifat organoleptis. Berdasarkan hasil uji sentrifugasi, emulgel yang mengandung Carbopol 0,75% (F2) memiliki stabilitas fisik terbaik. 
Kajian Literatur: Sediaan Suspensi Poliherbal (Bawang Putih, Jahe Merah, Lemon, Cuka Apel, Madu) sebagai Antihiperlipidemia Nining Nining; Fith Khaira Nursal
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.068 KB) | DOI: 10.25077/jsfk.9.1.1-11.2022

Abstract

Hiperlipidemia menjadi suatu kondisi yang perlu diterapi untuk menghindari terbentuknya aterosklerosis dan menjadi penyakit kardiovaskular akut. Salah satu terapinya yaitu obat komplementer berupa poliherbal yang mengandung bawang putih, jahe merah, lemon, cuka apel, dan madu. Kontrol kualitas sediaan herbal menjadi sangat penting dan diperlukan untuk dilakukan agar khasiat bisa dicapai. Studi literatur ini dibuat untuk memberikan informasi mengenai sediaan herbal yang mengandung poliherbal tersebut sebagai antihiperlipidemia serta berbagai pengujian dalam standarisasi sediaannya. Pencarian literatur dilakukan pada jurnal nasional dan internasional dengan mesin telusur Google, Google scholar, Pubmed, NCBI, Sciencedirect dan lainnya menggunakan kata kunci yang terkait. Literatur yang terkumpul dilakukan skrining dengan kriteria inklusi yaitu waktu terbit pada 2007-2021 dan penelusuran lanjutan dengan melihat secara manual pada referensi yang relevan. Berdasarkan kajian literatur yang diperoleh, sediaan campuran poliherbal ini memiliki efek antihiperlipidemia secara in vivo yang setara dengan simvastatin dengan mekanisme yang mirip. Masing-masing bahan memiliki kumpulan senyawa aktif yang berperan dalam efek antihiperlipidemia yang dapat dijadikan senyawa penanda. Informasi karakterisasi senyawa penanda tersebut bisa menjadi acuan dalam mempelajari stabilitasnya baik secara fisika maupun kimia. Maka dari itu, perlu dikaji lebih lanjut mengenai stabilitas campuran poliherbal ini agar dapat stabil lebih lama dan memberikan manfaat yang lebih luas di masyarakat.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2025): J Sains Farm Klin 12(2), August 2025 Vol 12 No 1 (2025): J Sains Farm Klin 12(1), April 2025 Vol 11 No 3 (2024): J Sains Farm Klin 11(3), December 2024 Vol 11 No 2 (2024): J Sains Farm Klin 11(2), August 2024 Vol 11 No 1 (2024): J Sains Farm Klin 11(1), April 2024 Vol 10 No 3 (2023): J Sains Farm Klin 10(3), Desember 2023 Vol 10, No 2 (2023): J Sains Farm Klin 10(2), Agustus 2023 Vol 10 No 2 (2023): J Sains Farm Klin 10(2), Agustus 2023 Vol 10 No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023 Vol 10, No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023 Vol 9 No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022 Vol 9, No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022 Vol 9 No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022 Vol 9, No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022 Vol 9 No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022 Vol 9 (2022): J Sains Farm Klin 9(suplemen), Desember 2022 Vol 8 No 3 (2021): J Sains Farm Klin 8(3), Desember 2021 Vol 8, No 3 (2021): J Sains Farm Klin 8(3), Desember 2021 Vol 8 No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021 Vol 8, No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021 Vol 8, No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021 Vol 8 No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021 Vol 7, No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020 Vol 7 No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020 Vol 7 No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): J Sains Farm Klin 7(1), April 2020 Vol 7 No 1 (2020): J Sains Farm Klin 7(1), April 2020 Vol 6, No 3 (2019): J Sains Farm Klin 6(3), Desember 2019 Vol 6 No 3 (2019): J Sains Farm Klin 6(3), Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): J Sains Farm Klin 6(2), Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): J Sains Farm Klin 6(1), April 2019 Vol 5, No 3 (2018): J Sains Farm Klin 5(3), Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): J Sains Farm Klin 5(2), Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): J Sains Farm Klin 5(1), April 2018 Vol 4, No 1 (2017): J Sains Farm Klin 4(1), November 2017 Vol 3, No 2 (2017): J Sains Farm Klin 3(2), Mei 2017 Vol 3, No 1 (2016): J Sains Farm Klin 3(1), November 2016 Vol 2, No 2 (2016): J Sains Farm Klin 2(2), Mei 2016 Vol 2, No 1 (2015): J Sains Farm Klin 2(1), November 2015 Vol 1, No 2 (2015): J Sains Farm Klin 1(2), Mei 2015 Vol 1, No 1 (2014): J Sains Farm Klin 1(1), November 2014 More Issue