cover
Contact Name
Yori Yuliandra
Contact Email
yoriyuliandra@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jsfkonline@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis)
Published by Universitas Andalas
ISSN : 24077062     EISSN : 24425435     DOI : 10.25077
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Sains Farmasi & Klinis (J Sains Farm Klin) adalah jurnal ilmiah di bidang kefarmasian yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerjasama dengan lembaga profesi "Ikatan Apoteker Indonesia" (IAI) daerah Sumatera Barat sejak tahun 2014.
Arjuna Subject : -
Articles 509 Documents
The Effect of Medication Adherence and Asthma Control in Asthma Patients at a Public Health Center in Padang, Indonesia Dita Permatasari; Dian Ayu Juwita; Hesti Rachmawati Putri; Nurul Qalbi Desri
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9 (2022): J Sains Farm Klin 9(suplemen), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.sup.190-195.2022

Abstract

Asthma is characterized by reversible swelling or narrowing of the airways. Low adherence can negatively affect the effectiveness of therapy, increasing asthma morbidity and mortality. The long-term goal of asthma treatment is to achieve and maintain controlled asthma, but this goal is still challenging for most patients. This study examines the relationship between medication adherence and asthma control in patients. This study is observational, with a cross-sectional approach conducted on 40 asthma patients who received treatment at a Public Health Center. Patient medication adherence was measured by Medication Possession Ratio (MPR) method, and the level of control was measured by the Asthma Control Test (ACT) questionnaire. The results showed that most patients based on sociodemographic characteristics were female (80.0%), elderly group ≥60 years (45.0%), high school education (55.0%), and housewives (45.0%). The category of medication adherence was divided into 47.5% adherent patients and 52.5% non-adherent patients. The level of patient control was divided into fully controlled (2.50%), partly controlled (35.0%), and uncontrolled (62.5%). There was a significant relationship between adherence and asthma control (r=0.508; p<0.05). Therefore, improving patient medication adherence can potentially improve asthma control levels.
Efektivitas Ekstrak Biji Teratai (Nymphaea pubescens Willd) dalam Meningkatkan Perilaku Neurokognitif pada Mencit yang Diinduksi Trimetiltin Dinda Fadhilah Belahusna; Putra Santoso; Resti Rahayu
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9 (2022): J Sains Farm Klin 9(suplemen), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.sup.152-159.2022

Abstract

Neurodegenerasi adalah penyakit yang mengakibatkan degenerasi progresif dan kematian sel saraf di otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap khasiat neuroprotektif ekstrak biji teratai (Nymphaea pubescens Willd) melalui analisis perilaku neurokognitif. Sebanyak 25 ekor mencit jantan dibagi secara acak menjadi 5 perlakuan: kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif diinduksi trimetiltin (TMT) 0,6mg/kgBB, dan pemberian ekstrak biji teratai (100, 200, dan 400 mg/kgBB). Induksi degenerasi otak dengan TMT menggunakan dosis tunggal secara intraperitoneal. Ekstrak diberikan tiga hari pasca injeksi TMT secara oral setiap hari selama 28 hari. Pada akhir perlakuan, tes neurobehavioral dilakukan meliputi uji kecerdasan memori dengan Hebb-Williams Maze, uji keingintahuan dengan Hole-Board dan uji interaksi sosial. Selanjutnya dilakukan pengukuran indeks organ otak. Data dianalisis secara statistik dengan One-Way Anova dilanjutkan dengan uji DNMRT (P<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji teratai dosis 200 dan 400 mg/kgBB secara signifikan dapat meningkatkan kecerdasan kognitif (memori, keingintahuan dan interaksi sosial) pada mencit yang diinduksi TMT, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks bobot otak. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa biji teratai adalah kandidat kuat untuk sumber obat anti-neurodegeneratif.
Drugs Related Problems (DRPs) Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) Di RSUP Dr. M. Djamil Dian Ayu Juwita; Fitri Rachmaini; Rahmad Abdillah; Meliani Meliani
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9 (2022): J Sains Farm Klin 9(suplemen), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.sup.184-189.2022

Abstract

Penyakit Ginjal Kronis (PGK) ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara ireversibel yang dapat mempengaruhi proses eliminasi obat dari dalam tubuh. Drugs Related Problems (DRPs) merupakan suatu peristiwa terkait pengobatan bersifat aktual ataupun potensial yang dapat mempengaruhi hasil terapi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kejadian DRPs dan hubungan antara kejadian DRPs dengan kondisi pulang pasien didiagnosis PGK. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif. Pengumpulan data dilakukan melalui rekam medis pasien pada tahun 2021. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji korelasi Spearman Rank. Sebanyak 74 pasien memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari 44 pasien laki-laki (59,46%) dan 30 pasien perempuan (40,54%). Rentang usia pasien PGK terbanyak adalah 46-55 tahun, yakni 22 pasien (29,73%). Ditemukan kejadian DRPs yakni indikasi tanpa terapi pada 7 pasien (35%), dosis obat kurang pada 1 pasien (5%), dan dosis obat berlebih pada 12 pasien (60%). Pada penelitian ini 67 orang pasien (90,54%) pulang dengan kondisi perbaikan, 5 orang pasien (6,76%) pulang dengan kondisi belum sembuh, dan 2 orang pasien (2,74%) meninggal. Dapat disimpulkan bahwa pada terdapat kejadian DRPs meliputi indikasi tanpa terapi, dosis obat kurang, dan dosis obat berlebih yang ditemukan pada pasien dengan Penyakit Ginjal Kronis (PGK) dalam penelitian ini. Tidak ada hubungan bermakna antara kejadian DRPs dengan kondisi pulang pasien (p>0,05).
Penilaian Efektivitas Antihipertensi dan Efek Samping Obat di RSUP Fatmawati Lusi Indriani; Nisa Najwa Rokhmah; Nur Shania
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9 (2022): J Sains Farm Klin 9(suplemen), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.sup.146-151.2022

Abstract

Hipertensi diartikan sebagai kondisi ketika tekanan darah mencapai atau melebihi 140/90mmHg. Dalam keputusan penggunaan obat selalu mempertimbangkan manfaat dan resikonya. Obat antihipertensi dianggap efektif jika dapat mengontrol tekanan darah. Pada penggunaan obat antihipertensi jangka panjang perlu diwaspadai kemungkinan adanya efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas dan efek samping obat antihipertensi menggunakan data rekam medis pasien rawat inap di RSUP Fatmawati. Penelitian ini bersifat observasional (non eksperimental). Penentuan efektivitas menggunakan desain pre dan post, dan rancangan cross sectional untuk mengidentifikasi efek samping obat dengan pendekatan secara retrospektif. Pengambilan sampel ditentukan secara purposive berdasarkan kriteria tertentu. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat dengan pengujian Wilcoxon, uji Spearman dan uji Fisher’s Exact. Studi ini memberikan hasil bahwa mayoritas pasien rawat inap di RSUP Fatmawati berjenis kelamin perempuan, umumnya menderita hipertensi tingkat 2, lebih banyak mendapatkan terapi gabungan. Terdapat perbedaan tekanan darah sebelum dan setelah pemberian terapi antihipertensi (p<0,05)[A1] [A2] . Kejadian efek samping obat akibat penggunaan antihipertensi ditemukan sebanyak 16%. Tidak ada hubungan yang bermakna antara jenis terapi antihipertensi dengan kejadian efek samping obat.
Pengaruh Penggunaan Obat Antihipertensi Terhadap Tekanan Darah Dan Proteinuria Pada Pasien Preeklampsia Berat Di RSUP Dr. M. Djamil Fitri Rachmaini; Dian Ayu Juwita; Rahmad Abdillah; Melvi Auliya Rifqi
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9 (2022): J Sains Farm Klin 9(suplemen), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.sup.175-183.2022

Abstract

Kondisi preeklampsia dapat berkembang menjadi eklampsia yang beresiko meningkatkan angka kematian bagi ibu dan janin. Obat antihipertensi dapat digunakan untuk pengobatan preeklampsia. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan obat antihipertensi terhadap nilai tekanan darah dan proteinuria pasien didiagnosis preeklampsia berat. Metode yang digunakan adalah retrospektif cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui rekam medis dari Januari sampai Desember 2021. Data disajikan dalam 76 pasien memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 19 pasien (23%) menggunakan monoterapi antihipertensi metildopa atau nifedipin, 30 pasien (39,47%) menggunakan kombinasi metildopa dan nifedipin, dan empat pasien (5,26%) menggunakan kombinasi metildopa, nifedipin dan furosemide. Rata-rata penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik (TDS/TDD) paling besar yaitu 85,25 mmHg dan 29,5 mmHg. Sedangkan rata-rata penurunan nilai proteinuria paling besar yaitu 2. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan obat antihipertensi terhadap TDS (p=0,000), TDD (p=0,000), dan nilai proteinuria (p=0,002). Penurunan nilai tekanan darah dan proteinuria lebih efektif terjadi pada terapi kombinasi dibandingkan dengan monoterapi.
The Causes of Long Waiting Times for Outpatient Pharmaceutical Prescription Services at Hospital “X” in Padang Adila Kasni Astiena; Mutia Khairunnisa; Kamal Kasra; Fadilla Azmi
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9 (2022): J Sains Farm Klin 9(suplemen), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.sup.208-220.2022

Abstract

Outpatient pharmacy services in a hospital shows the quality of health service to the community. Data from the internal quality assurance report of Hospital ”X” in Padang showed that only 93.76% of non-compounded medication and 94.6% of compounded medication recipes met the waiting time standard. This study aimed to analyze the causes of the long waiting time for outpatient pharmacy services at Hospital “X”. The type of this research was a mix-method sequential type explanatory, conducted from February until May 2022. The quantitative design was a cross-sectional study of 141 for non-concoction and 35 for compounded medication recipes determined by quota sampling. Qualitative research was conducted on seven informants by purposive sampling. Observation, in-depth interviews, and document review collected data. Results showed that the average waiting time was 84.19 (standard ≤30) minutes for non-concoction and 164.58 (standard ≤60) minutes for compounded medication recipes. The causes of the long waiting time were a need for more staff, prescriptions outside the hospital formulary, equipment errors, and medicines delivery delays. There should be a job redesign by rearranging the shift picket for pharmacy staff, regular equipment maintenance, and updating standard operating procedures related to medicines delivery to the patients.
Pengaruh Jenis Vaksin Covid-19 pada Kualitas Hidup Terkait Kesehatan (HRQoL) Masyarakat di Kota Padang dan Pariaman Boy Andre; Lailaturrahmi Lailaturrahmi; Almahdy A; Armenia Armenia
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.3.277-284.2022

Abstract

Covid-19 (Corona Virus Disease-2019) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus coronavirus 2 yang sangat mudah menular dan menyebabkan infeksi pada sistem pernafasan. Vaksinasi Covid-19 adalah salah satu upaya pencehagan penularan, dimana jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat ditetapkan oleh pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh jenis vaksin Covid-19 terhadap kualitas hidup terkait kesehatan (HRQoL) di Kota Padang dan Pariaman. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan dalam jaringan kuisioner generik WHOQOL-BREF yang berisi 26 pertanyaan pada bulan Juli – September 2022. Jenis vaksin merupakan variabel independen sedangkan data sosiodemografi responden yang meliputi jenis kelamin, usia, status perkawinan, pekerjaan, kota domisili, pendidikan terakhir, dan penyakit penyerta sebagai covariat. Kuisioner diolah secara statistik menggunakan SPSS versi 26 dengan analisis univariat. Vaksin Covid-19 yang diterima oleh responden yaitu Sinovac dan Sinopharm (inactivated virus), Moderna dan Pfizer (mRNA), serta Astra Zeneca (Non-Replicating Viral Vector). Kuisoner yang diisi secara  lengkap oleh 418 responden didapatkan hasil dimana sebanyak 242 dan 81 responden menyatakan kualitas hidup terkait kesehatan mereka berstatus baik dan sangat baik, sedangakan  93 dan 2 repsonden menyatakan biasa dan buruk. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan (p>0,05) antara jenis vaksin terhadap ke empat domain pada HRQoL. Namun, terdapat pengaruh yang signifikan (p<0,05) pada covariat yaitu status perkawinan, pekerjaan dan pendidikan terakhir terhadap semua domain pada HRQoL.
Pengembangan Kuesioner Pengetahuan Sikap dan Tindakan Konsumen Dalam Swamedikasi Gangguan Pernapasan Dengan Pendekatan Health Belief Model (Studi Di Apotek Kota Surabaya Saat Pandemi COVID-19) Deisy Deisy; Rika Yulia; Lisa Aditama; Darmawan Muttaqin
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.3.245-254.2022

Abstract

Swamedikasi atau pengobatan sendiri tanpa resep dokter mengalami peningkatan saat pandemi COVID-19. Peningkatan ini mendorong pentingnya mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan (KAP) konsumen swamedikasi terutama yang mengalami gangguan sistem pernapasan saat pandemi COVID-19. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan kuesioner dan melakukan validitas terhadap instrumen yang akan digunakan untuk  mengetahui KAP konsumen swamedikasi gangguan sistem pernapasan di apotek Kota Surabaya saat pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survei yang dilakukan terhadap 201 responden di 15 apotek Kota Surabaya. Kuesioner KAP dikembangkan dengan pendekatan Health Belief Models (HBM) dan divalidasi menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Penelitian ini menghasilkan 18 butir kuesioner (3 faktor masing-masing 6 butir kuesioner) dengan factor loading terbaik. Semua factor loading secara statistik signifikan dan menunjukkan nilai di atas 0.4. Nilai indeks ketepatan  model ditunjukkan oleh RMSR = 0.032 , GFI = 0.874, TLI = 0.914 , CFI = 0.93 , dan RMSEA = 0.072. Realibilitas diukur dengan menggunakan rumus Construct Realibility (CR) dengan hasil masing-masing 0.819 (faktor pengetahuan), 0.855 (faktor sikap) dan 0.860 (faktor tindakan). Kuesioner KAP pada penelitian ini merupakan instrumen yang valid dan reliabel untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan konsumen swamedikasi gangguan pernapasan selama pandemi COVID-19.
Pengembangan dan Validasi Metoda Disolusi Tablet Salut Enterik Ketoprofen Saafrida - saafrida; Salman Umar; Henny Lucida
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.3.285-290.2022

Abstract

Tablet salut enterik Ketoprofen adalah obat yang beredar luas di  Indonesia. Digunakan  untuk mengatasi nyeri arthiritis tulang, rematik dan demam. Namun, sejauh ini uji disolusinya secara spesifik belum tersedia dalam farmakope manapun.  Uji disolusi termasuk parameter yang harus diperhatikan untuk mengetahui kualitas produk obat sediaan padat. Tujuan dari penelitian ini adalah  mengembangkan dan memvalidasi metode pegujian disolusi dari tablet salut enterik ketoprofen. Profil disolusi diamati terhadap 3 produk tablet salut enterik ketoprofen yang beredar di kota Padang. Uji disolusi dilakukan dua tahap menggunakan 750 mL larutan HCl 0,1 N ( tahap asam) dan 1000 mL larutan dapar fosfat pH 6,8 dan 7,4 (tahap basa), alat tipe 1 (keranjang) dan tipe 2 (dayung) kecepatan 50 dan 75 rpm. Hasil uji disolusi selanjutnya ditentukan secara spektrofotometri UV. Metoda uji disolusi  hyperdiscriminating  diperoleh pada uji disolusi menggunakan alat tipe 1,  kecepatan rotasi 75 rpm dan  media disolusi 1000 mL dapar fosfat pH 6,8 dengan nilai Q45 ≥ 75%. Spesifiitas, linieritas  (r = 0,9988), presisi (RSD = 1,12%) dan akurasi (recoveri = 95,7 - 97,6%)  memenuhi syarat keberterimaan sesuai pedoman ICH dan USP. Uji disolusi yang dikembangkan dapat digunakan untuk tujuan pengawasan mutu tablet salut enterik ketoprofen .  
Studi Penambatan Molekuler dan Simulasi Dinamika Molekuler Senyawa Turunan Furanokumarin terhadap Reseptor Estrogen Alfa (ER-α) Sebagai Anti Kanker Payudara Lina Elfita; Anjas Apriadi; Supandi Supandi; Shanifa Dianmurdedi
Jurnal Sains Farmasi & Klinis Vol 9, No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.9.3.255-264.2022

Abstract

Kanker payudara menjadi salah satu jenis kanker dengan penderita terbanyak baik di dunia maupun di Indonesia, Reseptor Estrogen Alfa (ER-α) menjadi target utama karena dapat mengatur transkripsi gen dan jalur persinyalan interseluler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis afinitas dan kestabilan ikatan kompleks ligan senyawa turunan furanokumarin dengan reseptor estrogen alfa. Metode yang digunakan secara in silico atau komputasi yaitu penambatan molekuler menggunakan software AutoDock dan simulasi dinamika molekuler menggunakan software Gromacs. Hasil penambatan molekuler senyawa Bergamottin sebagai senyawa uji paling baik dengan nilai ∆G = -8,98 kkal/mol. Sedangkan ligan pembanding 4-Hydroxytamoxifen dengan nilai ∆G = -11,34 kkal/mol. Hal tersebut menunjukkan bahwa afinitas 4-Hydroxytamoxifen masih lebih baik daripada Bergamottin. Kestabilan ikatan ligan-reseptor dikonfirmasi dengan simulasi dinamika molekuler menunjukkan 4-Hydroxytamoxifen lebih stabil berikatan dengan ER-α berdasarkan parameter Root Mean Square Deviation (RMSD), Root Mean Square Fluctuation (RMSF), Radius of Gyration dan ikatan hidrogen. 4-Hydroxytamoxifen memiliki afinitas dan kestabilannya lebih baik dalam berikatan dengan reseptor estrogen alfa (ER-α) 

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 2 (2025): J Sains Farm Klin 12(2), August 2025 Vol 12 No 1 (2025): J Sains Farm Klin 12(1), April 2025 Vol 11 No 3 (2024): J Sains Farm Klin 11(3), December 2024 Vol 11 No 2 (2024): J Sains Farm Klin 11(2), August 2024 Vol 11 No 1 (2024): J Sains Farm Klin 11(1), April 2024 Vol 10 No 3 (2023): J Sains Farm Klin 10(3), Desember 2023 Vol 10, No 2 (2023): J Sains Farm Klin 10(2), Agustus 2023 Vol 10 No 2 (2023): J Sains Farm Klin 10(2), Agustus 2023 Vol 10 No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023 Vol 10, No 1 (2023): J Sains Farm Klin 10(1), April 2023 Vol 9 No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): J Sains Farm Klin 9(3), Desember 2022 Vol 9 No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022 Vol 9, No 2 (2022): J Sains Farm Klin 9(2), Agustus 2022 Vol 9, No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022 Vol 9 No 1 (2022): J Sains Farm Klin 9(1), April 2022 Vol 9 (2022): J Sains Farm Klin 9(suplemen), Desember 2022 Vol 8 No 3 (2021): J Sains Farm Klin 8(3), Desember 2021 Vol 8, No 3 (2021): J Sains Farm Klin 8(3), Desember 2021 Vol 8, No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021 Vol 8 No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021 Vol 8, No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021 Vol 8 No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021 Vol 7, No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020 Vol 7 No 3 (2020): J Sains Farm Klin 7(3), Desember 2020 Vol 7, No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020 Vol 7 No 2 (2020): J Sains Farm Klin 7(2), Agustus 2020 Vol 7, No 1 (2020): J Sains Farm Klin 7(1), April 2020 Vol 7 No 1 (2020): J Sains Farm Klin 7(1), April 2020 Vol 6, No 3 (2019): J Sains Farm Klin 6(3), Desember 2019 Vol 6 No 3 (2019): J Sains Farm Klin 6(3), Desember 2019 Vol 6, No 2 (2019): J Sains Farm Klin 6(2), Agustus 2019 Vol 6, No 1 (2019): J Sains Farm Klin 6(1), April 2019 Vol 5, No 3 (2018): J Sains Farm Klin 5(3), Desember 2018 Vol 5, No 2 (2018): J Sains Farm Klin 5(2), Agustus 2018 Vol 5, No 1 (2018): J Sains Farm Klin 5(1), April 2018 Vol 4, No 1 (2017): J Sains Farm Klin 4(1), November 2017 Vol 3, No 2 (2017): J Sains Farm Klin 3(2), Mei 2017 Vol 3, No 1 (2016): J Sains Farm Klin 3(1), November 2016 Vol 2, No 2 (2016): J Sains Farm Klin 2(2), Mei 2016 Vol 2, No 1 (2015): J Sains Farm Klin 2(1), November 2015 Vol 1, No 2 (2015): J Sains Farm Klin 1(2), Mei 2015 Vol 1, No 1 (2014): J Sains Farm Klin 1(1), November 2014 More Issue