cover
Contact Name
Yunus Adhy Prasetyo
Contact Email
yunusrazr@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yunusrazr@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
ISSN : 1410234X     EISSN : 25979639     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel atau disingkat JIKI berisi tulisan hasil penelitian di bidang kesehatan atau ilmu lain yang berkaitan dengan bidang kesehatan yang belum pernah dimuat atau diterbitkan oleh media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
HUBUNGAN PEMILIHAN WAKTU OLAHRAGA ZUMBA DENGAN PENURUNAN BERAT BADAN DI PUSAT KEBUGARAN KOTA BANDUNG Amalia, Rizky
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.42

Abstract

Zumba adalah olahraga yang menggabungkan antara tarian salsa dan gerakan tari Latin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemilihan waktu olahraga zumba dengan penurunan berat badan di pusat kebugaran Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional yang dilakukan pada bulan mei, juni dan juli tahun 2018. Sebanyak 76 responden yang ikut serta dalam penelitian ini berasal dari 3 pusat kebugaran di Kota Bandung. Pemilihan waktu olahraga zumba diukur dengan mengggunakan kuisioner. Pengukuran berat badan diukur menggunakan kuisioner dan timbangan berat badan digital. Data di analisis menggunakan Uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan < 0,05. Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan penurunan berat badan dengan asupan energi (r=0.000; p=0.05), ada hubungan penurunan berat badan dengan tingkat aktifitas fisik (r=0.001; p=0.05) dan ada hubungan pemilihan waktu olahraga zumba dengan penurunan berat badan (r=0.000; p=0.05). Olahraga zumba pada pagi hari dapat membuat penurunan berat badan lebih optimal. Olahraga Zumba sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Kata kunci: zumba, pemilihan waktu olahraga, penurunan berat badan
PENGARUH PESTISIDA NABATI TERHADAP KEMATIAN LALAT RUMAH (MUSCA DOMESTICA) Mauliku, Novie Elvinawaty
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i1.76

Abstract

House flies (Musca domestica) are a vector that caused diary so it needs to be controlled by using plant-based insecticide such as Lime (Citrus aurantifolia). Lime had active contains such as saponins, tannins, flavonoids and essential oils. This study was to impact of lemon juice to the death of house flies (Musca domestica). This study design is the True Experiment. The lime was defined  with three concentrations there are 25%, 27% and 29% of the death of house flies (Musca domestica) which is given three repetitions to 300 samples. Data was analyzed using univariate, bivariate used Kruskal Wallis and post hoc analysis used bonferonni tests to determine the effectiveness of concentration. The results found out that the percentage of dead houseflies (Musca Domestica) at a concentration of 25% on average by 53%, the concentration of 27% on average by 71% and 29% concentrations by an average of 92%. Statistical test results obtained that there are differences in various concentrations of lime juice to the death of house flies (Musca Domestica) with a p value (0.014). The  effective concentration was at a 29% concentration against houseflies death 92%..
THE EFFECT OF SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) TEXTING ON MEDICATION ADHERENCE AMONG TUBERCULOSIS PATIENTS Prasetyo, Yunus Adhy
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i1.83

Abstract

The study was conducted to examine the effect of Short Message Service (SMS) Texting on medication adherence among tuberculosis patients. 68 persons diagnosed with tuberculosis and registered in the public health center in Klari, Karawang, West Java, Indonesia, were randomly appointed to an experimental or control group; 34 persons assigned to each group. Participants in the experimental group received routine SMS Texting, while those in the control group receive none. Data were analyzed using Dependent t-test and Independent t-test. The results indicated that after participating by receiving SMS texting, there was a significant improvement in medication adherence in TB patients in the experimental group, which was shown by significant difference in mean score of medication adherence. In addition, after participating in the program, there was a meaningful difference in mean scores of medication adherence between the experimental group (X=6.38, SD=0.85) and the control group (X=3.64, SD=1.04), p<0.01. The SMS Texting method appears to be effective in improving medication adherence among TB patients.
Pengaruh Cerita Menggunakan Boneka Tangan Terhadap Skala Nyeri Pada Anak Prasekolah Saat Dilakukan Tindakan Invasif Kartika, Rika; Sofiyah, Yusi; Supriyatna, Iyep Dede
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 13, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i2.85

Abstract

AbstrakHospitalize merupakan suatu keadaan yang mengharuskan anak untuk tinggal dan dirawat di rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Pemberian terapi pada anak salah satunya dengan melakukan tindakan invasif dapat menimbulkan nyeri pada anak. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh metode cerita menggunakan boneka tangan terhadap skala nyeri pada anak usia prasekolah saat dilakukan  tindakan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain preeksperimental (posttest only control design), sampel dalam penelitian responden yang dilakukan tindakan invasif. jumlah responden 13 orang kelompok kontrol dan intervensi dengan teknik Simple random sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan lembar observasi skala nyeri Wong Baker Face Pain Rating Scale. Analisis yang digunakan yaitu uji Mann-Whitney U tes, terdapat pengaruh yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi (p-value 0,002; α = 0,005). Terapi tersebut merupakan teknik distraksi yang mudah dilakukan sehingga diharapkan rumah sakit dapat menerapkannya. Kata Kunci : Boneka tangan, Metode cerita, Prasekolah, Skala nyeri, Tindakan invasif.Daftar acuan: 20 buku  Abstract      Hospitalization is a condition that requires a child to stay and be admitted in hospital for get a treatment or therapy. There for childrens are doing an invasive procedure like that can raise the pain. The purpose of this research is to identification an effect of story using hands puppet in pain scale towards pre school age. Type of this research is quantitative with a pre-experimental as a research design (post test only control design). The sample of this research is a respondent who do the invasive procedure and not in a bad condition with 13 responden control and intervention group by using simple random sampling. Data collection was done using pain scale observation sheet or Wong Baker Face Pain Rating Scale. This research used analysis Mann – Whitney U test.  The result of this research showed there was a significant effect between the control group and the group intervention was seen in this result (p-value 0,002;α = 0,005). Therapy is an easy distraction technique, so the hospital can supposed to apply this intervention.Keyword : Hands puppet, The story, Preschool,  Pain scale, Invasif action, References: 20 book 
GAME ONLINE BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU AGRESIVITAS PADA REMAJA: SEBUAH STUDI DI GAME CENTER SEMARANG Anggreyani, Rainatha; Khasanah, Nopi Nur; Susanto, Herry
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 14, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.96

Abstract

Background: Teens of online game users from year to year have increased. The impact of online games on children are depression, anxiety, and social phobia will get worse and academic achievement will decrease. In addition, the addiction to online games can lead to the emergence of aggressive behavior in adolescents. Researcher is interested to examine the correlation between online game addiction with aggressiveness behavior in adolescents in Semarang game center.Methode: The design of this study is quantitative and type of  the research used Cross sectional study. The data were collected by using questionnaires. The number of respondents is 40 people used total sampling technique. The data obtained is processed statistically by using somers'd test.Result: Based on the results obtained from 40 respondents, with the characteristics of respondents 30% aged 18 years. The results showed that 52.5% showed addiction to heavy online games, 32.5% showed a moderate online game addiction and 15% showed an addiction to light online games. A total of 17.5% showed severe aggressiveness, 77.5% showed moderate aggressiveness and 5% showed mild aggressiveness.Conclusion: There is a significant correlation between online game addiction and aggressive behavior in adolescents in Semarang game center (p = 0.042), with weak correlation (r = 0.290)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP BAGIAN D3 RSUD CIBABAT TAHUN 2014 Mauliku, Novie Elvinawaty
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 14, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.118

Abstract

Gangguan pola tidur merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami resiko perubahan jumlah dan kualitas pola tidur yang menyebabkan ketiadanyamanan diantaranya Insomnia, Hypersomnia, Narkolepsi, Parasamnia, Suden Infant Death Syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan pola tidur pada perawat di Instalasi Rawat Inap bagian D3 RSUD X.Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Metode pengambilan sampel dengan teknik total sampling. Yang terdiri dari variabel shift kerja, masa kerja, konsumsi kafein, penggunaan obat tidur, dan kebiasaan merokok. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisis secara Univariat dan Bivariat dengan uji chi square.Hasil analisis data didapatkan sebesar 50% perawat mengalami gangguan pola tidur, dan hasil uji statistik diketahui terdapat hubungan antara shift kerja (0.022), masa kerja (0.028), dan konsumsi kafein (0.0001) dengan gangguan pola tidur. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan yaitu penggunaan obat tidur (0.109), dan kebiasaan merokok (1.000). Disarankan agar para perawat yang memiliki gangguan pola tidur agar berperilaku hidup sehat, perawat mendahulukan mengkonsumsi makanan yang bergizi, dan pihak rumah sakit mengadakan kegiatan olah raga rutin bagi perawat minimal 30 menit dalam seminggu.  
Respon Time Perawat Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Kategori Australian Triage Scale (ATS) 2 dan 3 di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Husnul Khotimah, Nurintan Hayati; Yudiantono, Ade Heli; Sumbara, Sumbara
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 14, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i2.134

Abstract

Kondisi kegawatdaruratan di IGD sering menimbulkan respon kecemasan pada pasien, tanda gejala somatis dan psikologis kecemasan pada pasien adalah terjadinya peningkatan skala nyeri, nadi cepat dan tekanan darah meningkat. Hal ini dapat memperburuk kondisi kesehatan pasien oleh karena itu ketepatan respon time sesuai batasan waktu triase dalam pelayanan gawat darurat memegang peranan yang sangat penting dalam mengatasi masalah pasien terutama pada kategori ATS 2 dan 3 yang mempunyai karakteristik perburukan yang cepat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan respon time perawat dengan tingkat kecemasan pasien kategori ATS 2 dan 3 di IGD. Design penelitian descriptive correlation dengan pendekatan cross sectional, sample terdiri dari 41 responden kategori ATS 2 dan 3 di IGD RSU Pindad yang didapatkan melalui tehnik accidental sampling. Pengukuran respon time menggunakan stopwatch dan lembar observasi sedangkan pengukuran tingkat kecemasan menggunakan instrument HARS. Hasil penelitian dengan analisa univariat distribusi frekuensi didapatkan 21 perawat (51%) melakukan respon time yang tepat pada pasien kategori ATS 2 dan 3 dan 16 pasien (39,02%) mengalami tingkat kecemasan sedang, sedangkan analisa bivariate berdasarkan uji statistic chi square, dengan α=0,05, didapatkan P-value 0,032 dimana P-value<α yang berarti ketepatan respon time perawat berdampak pada tingkat kecemasan pasien ATS 2 dan 3. Ketepatan Respon time perawat merupakan salah satu sumber koping selain edukasi dan pemberian informasi rencana tindakan yang dapat memicu peningkatan GABA pada sel saraf dan akan mempengaruhi gyrus parietalis sehingga akan menurunkan respon kecemasan. Saran untuk perawat dan manajemen RS untuk melakukan pelatihan kegawat daruratan dan triage sangat diperlukan sehingga pemberian respon time perawat dapat tepat sesuai dengan SPM IGD dan prioritas dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan pada pasien kategori ATS 2 dan 3 sesuai dengan hasil penilaian triage
Efektifitas PMK (Perawatan Metode Kanguru) Disertai Terapi Musik Klasik dengan Nesting Disertai Terapi Musik Klasik Terhadap Berat Badan BBLR di RSUD Majalaya Sarinengsih, Yuyun; Dirgahayu, Inggrid
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 14, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i2.145

Abstract

Latar Belakang: Terapi komplementer salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berat badan pada bayi berat lahir rendah sehingga pertumbuhan dan perkembangan dapat di optimalkan dan meminimalisasi komplikasi dari BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah). Tujuan penelitian mengetahui perbedaan rerata peningkatan berat badan pada bayi berat lahir rendah sebelum dan setelah dilakukan PMK dan nesting disertai terapi musik klasik.Metode: penelitian menggunakan desain penelitian quasi eksperimental dengan rancangan two groups pretest post test design. Sample 36 BBLR dengan pengambilan data menggunakan metode Purposive Sampling yang terbagi satu kelompok dilakukan PMK disertai terapi music klasik dan nesting disertai terapi music. Analisa data menggunakan uji T paired T test dan ujin independent T Test.Hasil: rerata BBLR sebelum dilakukan PMK disertai terapi musik klasik 2085gram dan sesudah dilakukan PMK disertai terapi music klasik 2108gram, rerata BBLR sebelum nesting disertai terapi music klasik 2039 dan sesudah dilakukan nesting disertai terapi music klasik 2725, efektifitas antara PMK dan nesting disertai terapy music didapatkan nilai p-value ≥ 0,05 artinya tidak terdapat perbedaan bermakna.Kesimpulan: terdapat perbedaan rerata berat badan pada BBLR sebelum dan sesudah dilakukan PMK dan nesting disertai terapi music, tapi ketika kedua intervensi ini di bandingkan maka tidak ada perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil tersebut kedua intervensi dapat diterapkan di ruangan perinatology untuk membantu meningkatkan berat badan pada BBLR.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP TINGKAT ANSIETAS PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENYUSUN SKRIPSI DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN IMMANUEL BANDUNG Siagian, Ira Ocktavia
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i1.28

Abstract

Tingkat ansietas yang dirasakan oleh mahasiswa yang sedang menyusun skripsi menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Ansietas adalah suatu perasaan takut yang tidak menyenangkan dan tidak dapat dibenarkan yang sering disertai dengan gejala fisiologis maupun psikologis. Terapi relaksasi otot progresif merupakan salah satu terapi relaksasi yang digunakan untuk menurunkan ansietas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap tingkat ansietas pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Penelitian ini menggunakan pre eksperimental design, yaitu dengan cara one group pre test-post test design terhadap 35 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur tingkat ansietas responden menggunakan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). Hasil penelitian didapatkan tingkat ansietas sebelum diberikan terapi relaksasi otot progresif yaitu kategori ansietas berat sekali (5,7%), berat (40%), sedang (34,3%), ringan (20%) tidak ada ansietas (0%). Tingkat ansietas setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif yaitu ansietas berat sekali (0%), ansietas berat (0%), ansietas sedang (17,1%), ringan (57,2%), tidak ada ansietas (25,7%). Hasil analisa bivariat menggunakan wilcoxon didapat p value 0,000 < α = 0,05. Berarti ada pengaruh pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap tingkat ansietas pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Adapun saran yang dapat dilakukan untuk peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian menggunakan kelompok kontrol seperti contohnya relaksasi otot progresif dengan terapi thought stopping untuk melihat efektivitas kegunaannya dalam menurunkan tingkat ansietas pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Interaktif terhadap Pengetahuan Seksual Sehat pada Siswa Tsanawiyah Negeri II Kota Bandung Sudiyat, Rahmat
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v11i2.33

Abstract

Pemahaman masyarakat tentang pengetahuan seksualitas masih amat kurang ,sampai saat ini . Kurangnya pemahaman tampak jelas dengan adanya berbagai ketidaktahuan yang ada di masyarakat tentang seksualitas, sebagaian masyarakat masih amat percaya pada mitos-mitos yang merupakan salah satu pemahaman yang salah tentang seksual. Oleh karena itu perlunya pendidikan seksual sehat dengan menggunakan media interaktif powerpoint di kalangan remaja/siswa. Tujuan : mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media inetraktif terhadap pengetahuan seksual sehat siswa Tsyanawyah Negeri I Kota Bandung, sedangkan desain pretest dan posttest control group design, dengan menggunakan teknik sampling simple random sampling. Hasil : siswa sebelum diberikan perlakuan dengan menggunakan media interaktif powerpoint rata-rata pengetahuan siswa tentang seksual sehat antara yang berpengaruan tinggi dan berpengetahuan rendah seimbang (50%) sedangkan setelah dilakukan pendidikan kesehatan dengan menggunakan powerpoint meningkat menjadi lebih dari setengahnya yang berpengetahuan tinggi (62.5%) sedangkan yang berpengatahuan rendah menurun menjadi kurang dari setengahnya (37%) Penggunaan media interaktif dalam pembelajaran dapat meningkatkan pengetahuan siswa sebesar 12.5%, sedangkan menggunakan leaflet peningkatannya hanya 8,3 %(alpha 0.047). rata-rata total perlakuan dengan menggunakan media interaktif menunjukan siginfikasi pengetahuan (alpha 0.000) begitu juga dengan menggunakan leaflet (alpha 0.047) Baik Media Interaktif powerpoint maupun leaflet keduannya mempunyai alpa