cover
Contact Name
Yunus Adhy Prasetyo
Contact Email
yunusrazr@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yunusrazr@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
ISSN : 1410234X     EISSN : 25979639     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel atau disingkat JIKI berisi tulisan hasil penelitian di bidang kesehatan atau ilmu lain yang berkaitan dengan bidang kesehatan yang belum pernah dimuat atau diterbitkan oleh media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 59 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK (UMUR, PENDIDIKAN, DAN LAMA TINGGAL DI PANTI) DENGAN TINGKAT KECEMASAN LANSIA Ngadiran, Antonius
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 13, No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i2.95

Abstract

 Lansia atau usia lanjut merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan manusia dan hal tersebut merupakan bagian dari proses kehidupan yang tidak dapat dihindarkan dan akan dialami oleh setiap individu (Prasetya, 2010). Berdasarkan WHO di Dunia jumlah lansia tahun 2010 berjumlah 750 juta, sedangkan diperkirakan pada tahun 2025 jumlah lansia sebesar 1,2 milyar. Berdasarkan profil kesehatan di Indonesia tahun 2016, jumlah lanjut usia di Indonesia yaitu 14.233.117 jiwa dari total penduduk. Jumlah lansia dengan jenis kelamin laki-laki 6.474.979 dan perempuan 7.758.138. Perubahan psikologis yang dialami lansia adalah perasaan cemas . Salah satu faktor penyebab kecemasan yakni karakteristik lansia yang terdiri dari usia, pendidikan, dan lama tinggal di panti jompo. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan karakteristik lansia dengan tingkat kecemasan yang tinggal di panti jompo . Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan Accidental Sampling, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 30 responden lansia. Hasil penelitian menggunakan uji statistik rank spearman didapatkan hasil dari tiga kategori karakteristik, ada dua kategori yakni umur,pendidikan dan lama tinggal di panti jompo memiliki hubungan dengan tingkat kecemasan . Jika kecemasan tidak ditangani dengan baik, tentunya akan berdampak buruk bagi lansia sendiri. Dampak yang mungkin muncul jika lansia mengalami kecemasan yaitu terjadi Depressi bahkan mengalami gangguan fungsi kognitif. Pengelolaan lansia yang mengalami cemas perlu dilakukan sejak dini melalui kegiatan yang postif seperti olah raga, pendidikan kognitif. Kata Kunci                : Lansia, karakteristik, Kecemasan
PENGARUH PEMBERIAN COOKIES SUMBER ZAT BESI TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN MAHASISWI DI STIK IMMANUEL BANDUNG riana, asysyifa
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 14, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i1.112

Abstract

Prevalensi anemia menurut Riskesdas 2013 untuk kelompok usia > 1 tahun terhitung masih tinggi yaitu sebesar 23,9%. Sementara upaya perbaikan gizi masyarakat melalui fortifikasi pangan dirasakan belum optimal. Seiring dengan tingginya produksi pangan lokal kacang – kacangan, maka dari itu dikembangkan produk pangan berbasis tepung komposit (kacang hijau dan kacang merah sebagai sumber zat besi) yang diduga dapat meningkatkan kadar hemoglobin WUS. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh pemberian cookies sumber zat besi terhadap kadar hemoglobin sampel. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental true eksperimental dengan jenis pre test - post test with control group dengan sampel sebanyak 32 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kasus (yang diberi cookies sumber zat besi) dan kelompok kontrol (yang diberi cookies biasa). Pengujian data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata - rata sampel berumur 19 tahun dengan berat badan rata – rata 53,0 kg di awal penelitian dan 54,3 kg setelah periode intervensi, tinggi badan sampel rata – ratanya yaitu 156,2 cm. Rata - rata asupan zat gizi sampel antara lain yaitu 99,1 gram protein, 27,6 mg besi, 64,8 mg asam folat, 2,3 mg vitamin B12 dan 85,9 mg vitamin C. Rata - rata kadar hemoglobin sampel kelompok kasus sebelum intervensi yaitu 11,5 mg/dl dan 13,8 mg/dl setelah intervensi. Rata - rata kadar hemoglobin sampel kelompok kontrol sebelum intervensi yaitu 11,9 mg/dl dan 13,7 mg/dl setelah intervensi. Uji statisik bivariat menggunakan SPSS menunjukkan bahwa nilai p value sebesar 0.001 yang berarti ada perbedaan antara kadar hemoglobin kelompok kasus dan kelompok kontrol.
Pembuatan Aplikasi Kepuasan Pelanggan pada Bagian Humsar (Humas dan Pemasaran) di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Sartika Asih Bandung dengan Menggunakan Metode Waterfall Adi, Yohanes
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 14, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i2.139

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Pembuatan Aplikasi Kepuasan Pelanggan Pada Bagian Humsar (Humas Dan Pemasaran) Di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung Dengan Menggunakan Metode Pengembangan Waterfall, dikarenakan di tempat yang dijadikan penelitian ini belum ada aplikasi kepuasan pelanggan dan hal ini dapat membantu bagian Humsar untuk mendapatkan data kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diberikan untuk kemudian diambil tindakan perbaikan secepatnya. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah memakai metode yang biasa dipakai pada pembuatan aplikasi yaitu dengan Metode Waterfall, yang terdiri dari Analisa Kebutuhan, Desain Sistem, Penulisan Kode Program, Pengujian Sistem dan Penerapan Program dan Pemeliharaan. Hasil pembuatan aplikasi ini telah diterapkan serta sumber daya software yang digunakan telah menghasilkan laporan dengan tepat, jika sumber daya manusia melakukan input data secara real time maka informasi yang dihasilkan pun akan lebih akurat dan up to date. Saran yang diajukan oleh penulis yaitu berupa pembuatan SOP, pelatihan dan penempatan aplikasi di titik-titik yang lebih strategis.
Hubungan Status Ekonomi dan Sikap Ibu dalam Pemenuhan Gizi Balita dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Cimalaka Tahun 2020 Yulianti, Mona
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 14, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v14i2.140

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang dipresentasikan dengan nilai z-score < -3,0. Faktor yang mempengaruhi stunting antara lain yaitu status ekonomi yang akan turut menentukan status gizi keluarga tersebut, termasuk ikut mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu sikap juga menjadi faktor tidak langsung yang dapat mempengaruhi status gizi balita. Ibu yang memiliki sikap negatif kurang peduli terhadap asupan gizi anaknya. Desain cross sectional, dilakukan terhadap 87 ibu dan balita dengan stunting teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Pengumpulan data dikumpulkan dengan menyebarkan kuisioner determinan perilaku ibu dan menggunakan microtoise untuk mengukur tinggi badan anak. Jenis data yang digunakan yaitu data primer. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chiquare. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni-Juli Tahun 2020 di Wilayah Kerja Puskesmas Cimalaka. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada hubungan yang bermakna antara status ekonomi dan sikap ibu dalam pemenuhan gizi balita dengan kejadian stunting. Saran dari penelitian ini dapat menjadi informasi petugas kesehatan dapat meingkatkan program-program terkait stunting di wilayah kerja puskesmas.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI UPTD PUSKESMAS ARCAMANIK BANDUNG Kamsatun, Rahayu,
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i1.26

Abstract

Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih rendah yaitu 52,3% dari 80% yang ditargetkan, demikian juga di UPT Puskesmas Arcamanik Bandung hanya 50%. Hal ini menunjukkan bahwa cakupan pemberian ASI eksklusif belum mencapai target. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemberian ASI Eksklusif di UPTD Puskesmas Arcamanik Bandung. Desain penelitian adalah survey analitik dengan cross sectional. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan chi square. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi berumur lebih dari 6 bulan, dengan jumlah sampel 32 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang mendapatkan dukungan kurang sebanyak 3 (9,4%), ibu yang mendapat dukungan sedang sebanyak 18 (56,3%) dan ibu yang mendapatkan dukungan baik sebanyak 11 (34,4%). Sebanyak 6 (18,8%) ibu tidak memberikan ASI eksklusif, sedangkan ibu yang memberikan ASI eksklusif sebanyak 26 (81,3%). Dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif sebagian besar mendapat dukungan sedang 15(83,3%). Penelitian menunjukan tidak terdapat hubungan antara dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif, p≥0.05 yaitu 0,530. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan kesehatan mengenai pentingnya dukungan suami demi meningkatkan peran serta suami dalam kelompok pendukung ASI eksklusif.
METODE NON FARMAKOLOGIS PENGURANG RASA NYERI SELAMA PERSALINAN Sianipar, Imelda
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i1.31

Abstract

Persalinan yang nyaman merupakan dambaan setiap ibu yang ingin melahirkan. Tubuh ibu yang menjalani persalinan dengan perasaan nyaman akan mengeluarkan endorpin. Endorpin merupakan hormon penghilang rasa sakit alami yang dipercayai oleh para ahli memiliki 200 kali efek yang lebih kuat dari morfin. Banyak metode yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri, diantaranya dengan menggunakan metode farmakologis. Namun sayangnya metode ini hampir semua mempunyai efek samping pada ibu dan juga pada janin. Karena itu diperlukan tindakan non farmakologis yang sebagian besar bersifat distraksi tidak menyebabkan efeksamping baik pada ibu dan janin.
Analisis Dimensi Kualitas Pelayanan Jasa Terhadap Kepuasan Mahasiswa of Service Quality Dimensions on Student Satisfaction Tresnadjaja, Reynaldi
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v11i2.36

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan kunci sukses organisasi, termasuk bagi perguruan tinggi yang harus memperhatikan kepuasan mahasiswanya. Kualitas jasa pendidikan tinggi dapat diukur melalui lima dimensi kualitas jasa. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dimensi kualitas jasa yang terdiri dari tangibel, reliability, responsiveness, emphaty dan assurance berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap kepuasan mahasiswa, serta mengetahui dimensi kualitas jasa mana yang pengaruhnya paling dominan terhadap kepuasan mahasiswa. Melalui analis regresi linear berganda, uji t dan uji F didapatkan bahwa dimensi kualitas pelayanan jasa yang terdiri berwujud (tangible) (X1), keandalan (reliability) (X2), daya tanggap (responsiveness) (X3), empati (emphaty) (X4), dan jaminan (assurance) (X5), masing – masing bepengaruh secara parsial dan simultan terhadap kepuasan pelanggan. Serta mendapatkan bahwa variabel bebas tanggibel (X1) mempunyai nilai pengaruh paling besar terhadap kepuasan pelanggan (mahasiswa), yaitu sebesar t = 11, 883. Nilai ini tidak berbeda jauh dengan nilai t variabel bebas responsive (X3) sebesar t =11.547.
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI PADA MAHASISWA STIK IMMANUEL BANDUNG palupi, indah
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.54

Abstract

Abstrak Remaja sering kali mengalami permasalahan gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Hal ini dikarenakan banyak faktor yang dapat mempengaruhi status gizi pada remaja. Salah satunya adalah kebiasaan makan remaja yang melewatkan waktu makan, makan tidak teratur, tidak menyukai makanan tertentu, serta mengurangi frekuensi makan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi pada mahasiswa STIK Immanuel Bandung. Desain dalam penelitian ini menggunakan cross sectional study, dengan pendekatan purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa STIK Immanuel Bandung. Rumus yang digunakan untuk perhitungan sampel adalah slovin, sehingga berdasarkan perhitungan dengan menggunakan rumus tersebut didapatkan 68 sampel. Kebiasaan makan diukur menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire dan status gizi diukur menggunakan alat microtoise serta timbangan berat badan. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil dalam penelitian didapatkan nilai signifikan 0,648 (p > 0,05) ini berarti tidak adanya hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi pada mahasiswa STIK Immanuel Bandung. Kata Kunci : kebiasaan Makan, Status Gizi, Mahasiswa Abstract Teenagers often experience nutritional problems, both malnutrition and over weight. This is because many factors can affect nutritional status in adolescents. Adolescents have many eating habits. Some of adolescents often skip meals, eat irregularly, do not like certain foods, and reduce the frequency of eating. The aimed of this study was to determine the relationship between food behaviour with nutritional status in Immanuel Institute of Health Science’s Student College. Design of this study was cross sectional, with purposive sampling. 68 student college from Immanuel Institute of Health Science used as participant. Food behaviour was measured by Food Frequency Questionnaire (FFQ). Nutritional status was measured by stature meter and weight scales. Data were analyzed by Chi-quare. Results showed that there were no relationship between food beaviour and nutritional status in Immanuel Institute of Health Scince’s student college (r = 0,648; p = > 0.05). Keyword : food behaviour, nutritional status, student college.
HUBUNGAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN IBU POSTPARTUM DI PUSKESMAS CIPAGERAN CIMAHI cahyati, nanik
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v12i2.68

Abstract

Air susu ibu (ASI) adalah anugerah Tuhan untuk bayi yang tidak dapat digantikan oleh makanan atau minuman apapun. ASI merupakan makanan pertama, utama, dan terbaik bagi bayi. ASI bermanfaat bukan hanya untuk bayi saja, tetapi juga untuk ibu, keluarga, dan negara. Dengan menyusui eksklusif dengan manajemen laktasi yang tepat bahkan akan menyebabkan penurunan BB ibu yang optimal. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap perubahan berat badan pada ibu postpartum di Puskesmas Cipageran Cimahi. Penelitian ini merupakan analitik dengan pendekatan cross sectional.Sample berjumlah 60 ibu post partum. Pengambilan data menggunakan lembar observasi dan wawancara.  Hasil Penelitian pemberian ASI ekslusif pada ibu postpartum ialah sebanyak 43 ibu postpartum (71,7%) menyusui secara eksklusif. Hasil penelitian perubahan berat badan pada ibu postpartum  didapatkan 43 ibu postpartum (81,7%) mengalami kenaikan berat badan setelah menyusui secara eksklusif. Hasil Uji  chi-square menunjukan tidak ada hubungan (p value = 0,279)  antara Pemberian ASI eksklusif dengan perubahan berat badan pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Cipageran Cimahi.Hasil penelitian tidak ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan perubahan berat badan pada ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Cipageran Cimahi. Disarankan masyarakat terutama ibu postpartum lebih memperhatikan manfaat memberikan ASI eksklusif yaitu bagi ibu dapat menurunkan berat badan seperti sebelum hamil dan bagi bayi ASI bermanfaat untuk melindungi bayi dari infeksi
Tingkat Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Kepesertaan JKN/KIS ditempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan UPT Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung Tahun 2018 Pamungkas, Gugum; Rosalina, Ranti Resmi
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : STIK Immanuel Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v13i1.75

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak mendasar masyarakat yang penyediaannya wajib diselenggarakan oleh pemerintah sebagaimana telah diamanatkan  dalam Undang-undang Dasar 1945 pasal 28 ayat (1) “setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan” dan Pasal 34 ayat (3) “ Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan faslitas pelayanan umum yang layak”Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien kepesertaan JKN/KIS ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung Tahun 2018.Metoda: Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif  yakni data yang berhubungan dengan angka-angka, baik yang diperoleh dari hasil pengukuran, maupun dari nilai suatu data yang diperoleh dengan jalan mengubah data kualitatif  kedalam data kuantitatif, misalnya scor dari hasil tes, atau hasil dari perhitunganHasil dan pembahasan: Gambaran kepuasan pasien yang merasa puas yaitu sebesar 62 pasien atau 61,4%, dan responden yang merasa kurang puas berjumlah 39 (38,6%), Adanya hubungan kehandalan dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,05 (p≤0,05). Adanya hubungan jaminan dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,00 (p≤0,05). Adanya hubungan bukti nyata dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,02 (p≤0,05). Adanya hubungan empati dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan  UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,00 (p≤0,05). Adanya hubungan daya tanggap dengan kepuasan pasien  ditempat pendaftaran pasien rawat jalan UPT. Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung dengan nilai p value = 0,00 (p≤0,05).