cover
Contact Name
Fitri Amilia
Contact Email
fitriamilia@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
belajarbahasa@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25025864     EISSN : 25030329     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 252 Documents
FIKSI REALISTIK DALAM NOVEL ANAK KARYA SHERINA SALSABILA Eni Nurhayati
Belajar Bahasa Vol 1, No 2 (2016): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v1i2.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap realitas interpersonal sesama anak, realitas hubungan anak dan keluarga, dan realitas hubungan anak dan lingkungan sekitar pada novel-novel Sherina Salsabila. Penelitian berjenis tekstual deskriptif ini menggunakan ancangan kajian fiksi realistik model Norton.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1)hubungan anak dengan anak lainnya memiliki kepentingan yang sama. (2)realitas hubungan anak dan keluarga merupakan hubungan dari awal anak lahir sampai dewasa sebagai penanggung jawab terhadap perkembangan moral, sikap, dan keamanan jasmaniah anak. (3 )realitas hubungan anak dan lingkungan adalah realitas hubungan yang saling ketergantungan. Anak akan lebih memiliki rasa percaya diri ketika anak mampu memberikan peran dalam masyarakat. Peran anak dalam masyarakat lebih bersifat pada hubungan timbal balik. Seperti pada asas kebutuhan dalam mempertahankan hidup di masyarakat luas.Kata Kunci: Fiksi Realistik, Interpersonal, Realitas, Anak, Lingkungan
PENYEMPURNAAN EJAAN BAHASA INDONESIA Yerry Mijianti
Belajar Bahasa Vol 3, No 1 (2018): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v3i1.1114

Abstract

Pedoman ejaan di Indonesia mengalami perubahan dan perkembangan. Artikel ini membahas dua masalah meliputi: (1) bagaimana perkembangan ejaan dalam bahasa Indonesia? (2) bagaimana ciri-ciri tiap ejaan? Tujuan dalam karya ilmiah ini meliputi: (1) mendeskripsikan perkembangan ejaan bahasa Indonesia, (2) mendeskripsikan ciri-ciri tiap ejaan.Perkembangan ejaan bahasa Indonesia dimulai pada tahun 1901 hingga tahun 2015.Tahun 1901 ejaan yang diberlakukan bernama Ejaan van Ophuijsen. Tahun 1947 terdapat Ejaan Republik. Tahun 1956 terjadi pembahasan Ejaan Pembaharuan yang urung diberlakukan. Tahun 1959 terjadi pembahasan Ejaan Melindo yang urung diberlakukan. Tahun 1967 terdapat Ejaan Baru. Tahun 1972 dan tahun 1988 diberlakukan EYD. Tahun 2009 diberlakukan PUEYD. Tahun 2015 diberlakukan PUEBI. Ketujuh ejaan tersebut memiliki ciri khusus. Ejaan van Ophuijsen memiliki enam ciri khusus. Ejaan Republik memiliki lima ciri khusus. Ejaan Pembaharuan memiliki empat ciri khusus. Ejaan Melindo memiliki enam ciri khusus. Ejaan Baru tidak memiliki ciri khusus karena sama dengan EYD.PUEYD tahun 1972 memiliki tujuh ciri khusus. PUEYD tahun 1988 memilikilima ciri khusus. PUEYD tahun 2009 memiliki empat ciri khusus. PUEBI memiliki lima ciri khusus.Kata kunci: ejaan, perkembangan, ciri khusus.
PENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN METODE TAKE AND GIVE DENGAN PEMANFAATAN STRATEGI 3W2H Yerry Mijianti; Endah Puji Puspitosari
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1873

Abstract

Masalah dalam penelitian inibagaimanakah proses belajar menulis teks eksposisi dan hasil belajar menulis teks eksposisi melalui metode take and give dengan pemanfaatan strategi 3W2H pada Kelas X IPA 1 SMA Muhammadiyah 3 Jember. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses belajar menulis teks eksposisi dan hasil belajar menulis teks eksposisi melalui metode take and give dengan pemanfaatan strategi 3W2H pada Kelas X IPA 1 SMA Muhammadiyah 3 Jember. Penelitian Tindkan Kelas ini meggunakan desain penelitian menurut Arikunto dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA 1 yang berjumlah 21 siswa. Lokasi penelitian di SMA Muhammadiyah Jember.  Prosedur penelitian terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Penelitian tindakan kelas sukses atau berhasil apabila nilai siswa lebih besar atau sama dengan nilai 87, dan secara klaksikal jumlah siswa yang mendapat nilai sesuai kritreria ketuntasan mencapai 19-21 siswa. Instrumen penelitian meliputi instrument tes, lembar observasi, dan angket siswa. Proses belajar siswa semakin meningkat dari pretes (2,375), siklus 1 (3,408), dan siklus 2 (4,618). Hasil belajar siswa semakin meningkat dari prasiklus (83,19), siklus 1 (99,19), dan siklus 2 (104,57). 
Campur Kode dalam Novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas Karya J.S. Khairen Sulfiana Sulfiana; Cintya Nurika Irma
Belajar Bahasa Vol 5, No 2 (2020): BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v5i2.2723

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui arah campur kode pada novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S. Khairen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dan Sumber data yang digunakan adalah campur kode yang terdapat dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S Khairen tahun terbit 2019 dengan jumlah halaman 364 halaman, diterbitkan oleh penerbit PT Bukune Kreatif Cipta. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik pustaka. Guna menguji keabsahan data digunakan triangulasi yaitu melalui pemeriksaan sumber data, teori yang digunakan, dan metode dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua arah campur kode, yaitu :  campur kode ke dalam dan campur  kode ke luar. Campur kode ke dalam terdapat percampuran antara bahasa Indonesia dengan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia dengan bahasa Betawi. Selanjutnya, campur kode ke luar terdapat dua arah yaitu peggunaan bahasa Indonesia dengan bahasa Arab dan bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris. Percampuran tersebut terjadi pada percakapan yang terjadi antara tokoh dengan menggambarkan kehidupan ibu kota Jakarta, khususnya keharusan dalam mempelajari dan mampu menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, tetapi penerapannya belum bersesuaian artinya dilakukan pencampuran bahasa asing dengan bahasa keseharian atau bahasa ibu sebagai bentuk keakraban yang mengakibatkan terjadinya campur kode dalam berkomunikasi termasuk yang dilakukan di dalam novel.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENYIMAK-BERBICARA UNTUK SISWA SMP DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Dina Merdeka Citraningrum
Belajar Bahasa Vol 1, No 2 (2016): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v1i2.391

Abstract

Efektifitas pendekatan pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor baik dari subjek pelaksana seperti guru dan siswa ataupun lingkungan tempat pembelajaran sedang berlangsung. Oleh karena itu, guru harus memiliki kemampuan dalam memilih pendekatan pembelajaran yang tepat agar kegiatan belajar siswa dapat berlangsung dengan baik dan berkualitas. Sehubungan dengan pentingnya pendekatan yang harus digunakan oleh guru dalam bahan ajar menyimak-berbicara maka, penelitian pengembangan bahan ajar ini menggunakan pendekatan kontekstual.Pemilihan pendekatan kontekstual diduga cocok dan sesuai dengan siswa SMP kelas VII, karena pendekatan seperti ini merupakan pendekatan yang mampu melibatkan siswa untuk berfikir melalui konteks yang ada di lingkungan sekitarnya. Dengan pendekatan tersebut diharapkan siswa mudah menyerap materi yang disajikan dalam bahan ajar.Kata kunci: pengembangan bahan ajar, menyimak-berbicara, pendekatan kontekstual
RESPON PUJIAN OLEH MAHASISWA MULTIKULTURAL (STUDI KASUS DENGAN TINJAUAN SOSIOPRAGMATIK) Anita Kurnia Rachman, Kingkin Puput Kinanti
Belajar Bahasa Vol 3, No 1 (2018): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v3i1.1105

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pragmatik berkaitan dengan teori kesantunan berbahasa. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan sosiopragmatik dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui realisasi strategi merespon pujian mahasiswa IKIP Budi Utomo dan intepretasi kesantunan berbahasa strategi merespon pujian oleh mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang dengan latar belakang suku yang beragam. Data dibagi menjadi dua, yaitu data lisan dan data tulis. Data lisan dikumpulkan dengan menyimak dan mencatat tuturan respon pujian mahasiswa pada saat berinteraksi di dalam maupun di luar kelas. Data lisan juga dikumpulkan dengan metode memberi pancingan pujian kepada mahasiswa dan mencatat ungkapan respon pujian Data tulis dikumpulkan dengan menggunakan Tes Melengkapi Wacana (TMW) yang dibuat oleh peneliti dengan berbagai jenis situasi tutur dan dihubungkan dengan variabel sosiopragmatik. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif dengan mengkategorikan ungkapan respon pujian. Data selanjutnya dianalisis untuk mengetahui intepretasi kesantunan berbahasa respon pujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi mahasiswa dalam merespon pujian, yaitu a) menolak b) menerima pujian c) menafsirkan pujian dengan hal lain, d) merepon dengan diam, dan e) merespon dengan kombinasi strategi. Mahasiswa IKIP Budi Utomo meskipun berasal dari suku-suku yang berbeda dan beragam (Jawa, Madura, Melayu, Dayak dan Sumba Flores) masih mengambarkan pola komunikasi masyarakat (budaya Timur) yaitu menolak pujian namun juga menunjukkan gejala pergeseran yaitu dengan menerima pujian. Kata kunci: kesantunan berbahasa, merespon pujian, pragmatik, suku.
Pengembangan Buku Ajar Mata Kuliah Media Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa Rahmawati Mulyaningtyas
Belajar Bahasa Vol 5, No 1 (2020): BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v5i1.3070

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian untuk mengembangkan buku ajar mata kuliah media pembelajaran di jurusan Tadris Bahasa Indonesia, IAIN Tulungagung. Penelitian ini didasari oleh fakta bahwa hampir tidak ada buku ajar yang secara khusus membahas tentang media pembelajaran bahasa Indonesia. Pada umumnya para Dosen dan Mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia IAIN Tulungagung menggunakan buku referensi media pembelajaran secara umum. Hal ini membuat subtansi mata kuliah media pembelajaran bahasa Indonesia kurang dapat dipahami dengan rinci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengadaptasi model penelitian dan pengembangan Borg dan Gall. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa buku ajar mata kuliah media pembelajaran bahasa Indonesia. Buku ini diujicobakan kepada tim ahli, dosen, dan para mahasiswa. Terdapat dua ahli untuk menguji coba buku ini yaitu ahli media dan ahli materi bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil uji coba diperoleh hasil bahwa buku ini efektif digunakan dalam perkuliahan media pembelajaran bahasa Indonesia. Hal ini juga terlihat dari perbandingan hasil prates maupun pascates setelah menggunakan buku ajar terhadap mahasiswa. Namun, terdapat beberapa revisi untuk memperbaiki isi maupun tampilan buku ajar agar lebih layak digunakan. Revisi dilakukan pada aspek variasi latihan dan tampilan layout bahan ajar. Selain itu, ada penambahan materi tentang jenis-jenis media. Hal ini agar memperkaya wawasan mahasiswa terkait macam media pembelajaran.  
PEMILIHAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA IBU PADA KELUARGA ETNIK MADURA DI KECAMATAN PATRANG Astri Widyaruli Anggraeni*
Belajar Bahasa Vol 1, No 1 (2016): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v1i1.70

Abstract

This study examines the Indonesian choice language in Madura ethnic family as a mother tongue in District Patrang. Issues to be achieved is how social and psychological factors of parents in the realm of the family of the Indonesian language choice as a mother tongue in ethnic families of Madura in District Patrang. The collection of data in this research done twice: first, conducted to obtain information on family social background and the background of the language used in family communication which includes Madura language and Indonesian languages. Second, the data collection was done by purposive sampling, by using certain conditions. Analysis of the data used in this study is a qualitative correlation method. The study was based on social factor and psychological factors family, which is considered as a factor that causes and encourage Indonesian choice as the Indonesia language used in family communication.Key words: language choice, mother tongue, Madurese ethnic.
PENGAJARAN SASTRA DI SEKOLAH MENENGAH POTRET BURAM NASIB SASTRA KITA Suyanto Suyanto
Belajar Bahasa Vol 2, No 2 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v2i2.834

Abstract

Pengajaran sastra di Sekolah Menengah (SMP dan SMA/SMK) di masa lalu, kini, dan yang akan datang sungguh memprihatinkan. Ini terlihat pada aspek strategi pembelajaran, kinerja para guru bahasa, sarana-prasarana. Fenomena ini menjadi menarik perhatian banyak pihak, pasca 2007 lalu pemerintah menggelontorkan tambahan kesejahteraan dalam bentuk tunjangan sertifikasi guru sebesar gaji pokok setiap bulan, baik guru PNS maupun guru non-PNS. Fenomena bertambahnya kesejahteraan tidak berkorelasi positif dengan meningkatnya etos kerja guru, dan produk karya-karya sastra yang dihasilkan oleh siswa atau oleh keduanya.Kendala yang dihadapi oleh guru sastra  cukup beragam, diantaranya terbatasnya koleksi pustaka sastra di sekolah, koran belum masuk sekolah, dan kurusnya koleksi di perpustakaan sekolah. Sungguh sebuah ironi yang memalukan. Siapakah yang harus bertanggungjawab atas keadaan ini?Kata kunci: Pengajaran sastra, potret buram, nasib sastra Indonesia.
PEMEROLEHAN KOSAKATA SISWA PAUD AL-ISTIQLAL DENGAN STRATEGI PENGGUNAAN BENTUK NONVERBAL Dzarna D
Belajar Bahasa Vol 4, No 1 (2019): BELAJAR BAHASA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v4i1.1864

Abstract

Pemerolehan bahasa tentunya dimulai sejak dini, dapat berbahasa ada prosedur yang harus dilakukan. Prosedur yang pertama harus belajar kosa kata. kosa kata yang dimiliki anak Paud Al Istiqlal terbilang masih sedikit, guru kelasnya yang mengatakan. Banyak atau sedikitnya kosakata anak dipengaruhi oleh faktor keluarga dan lingkungannya. Salah satu cara agar anak mendapatkan kosa kata dengan cara memberikan gambar dan mengenalkan nama gambar. Tujuannya adalah mengetahui pemerolehan kosakata siswa dengan penggunaan bentuk nonverbal (gambar). Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data adalah hasil gambar yang telah dijawab oleh siswa yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data dengan penugasan. Teknik penganalisisan data dengan pereduksian data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan ketekunan pengamat. Berdasarkan hasil penelitian yaitu dari tema bandara, bulan, jalan, kapal bajak laut, pertanian dan laut siswa dapat menjawab atau memperoleh kosa kata yang sering mereka jumpai di lingkungan sekitar. Mereka dapat menyebutkan nama gambar dikarenakan mereka pernah tahu gambar itu sekilas entah di buku, di jalan, atau dimanapun. Berbeda dengan anak yang tidak dapat menjawab, mereka mengatakan tidak tahu gambar tersebut dan tidak pernah melihat sebelumnya sehingga tidak dapat menyebutkan. Jadi, pemerolehan bahasa setiap anak berbeda-beda, hal ini dikarenakan bedanya status sosial, keluarga, dan lingkungan.