cover
Contact Name
FAHRUDDIN KURDI
Contact Email
fahruddinkurdi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.lppmstikespemkabjombang@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 25809156     EISSN : 26218305     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat is a publication of community service activities in the health sector. The public service journal is published every six months twice a year. Public service journal published by STIKES Pemkab Jombang. The publication of this journal aims to understand and evaluate community service activities as the implementation of research results, application of appropriate technology, dissemination of innovation, and development of community empowerment model. The written articles have not been published in public service journals either nationally or internationally.
Arjuna Subject : -
Articles 268 Documents
Increased Knowledge of Cadres in Early Detection of Breast Cancer with Breast Self-Examination in Bandung Village, Diwek District, Jombang Regency: Peningkatan Pengetahuan Kader Dalam Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri di Desa Bandung Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang Rodiyah -
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): JPM | Maret 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i1.1095

Abstract

Kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi kanker pada perempuan didunia dan juga di Indonesia. Banyak diantara perempuan yang terdeteksi kanker payudara datang ke pelayanan kesehatan dalam kondisi sudah dalam stadium lanjut padahal kanker payudara bisa terdeteksi pada stadium dini yang pada akhirnya bisa diobati sehingga angka harapan hidup menjadi meningkat. Pengetahuan tentang kanker payudara dan pemeriksaan payudara sendiri  pada ibu-ibu kader kesehatan di Desa Bandung, Diwek Jombang masih rendah dan banyak yang belum tahu tentang cara SADARI.  Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang deteksi dini  kanker payudara dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi dengan menggunakan media power point, gambar, video, serta demonstrasi SADARI. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dari kader terbukti dengan adanya beberapa pertanyaan dari pelaksana pengabdian kepada kader dan bisa di jawab dengan baik dan benar. Tingginya angka kejadian kanker payudara di masyarakat ini salah satunya di sebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kanker payudara serta kurangnya pengetahuan tentang cara pemeriksaan payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara, selain faktor di atas banyak perempuan yang tidak melakukan SADARI karena merasa tidak memerlukan pemeriksaan ini. Faktor resiko kanker payudara antara lain: usia, riwayat reproduksi, gaya hidup, riwayat radiasi, riwayat haid, riwayat kanker payudara pada keluarga terdekat. Deteksi dini kanker payudara dengan pemeriksaan SADARI ini penting dilakukan oleh perempuan dikarenakan: semakin dini kanker payudara terdeteksi maka makin banyak pilihan terapi, makin tinggi angka kesembuhan dan juga makin rendah total biaya pengobatan. Kader memiliki akses untuk berkomunikasi dengan perempuan di lingkungan sekitar rumahnya sehingga diharapkan bisa membantu tenaga kesehatan untuk mensosialisasikan SADARI. Semakin dini kanker payudara terdeteksi, angka kesembuhan akan semakin baik
Counseling To Improve Knowledge About The Abo System Blood Groups And Rhesus: Penyuluhan Guna Meningkatkan Pengetahuan Tentang Golongan Darah Sistem Abo Dan Rhesus Sri Hartini Harianja
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.778

Abstract

Jenis golongan darah ditentukan dari gen yang berasal dari kedua orangtuanya. Setiap anak mempunyai kombinasi gen dalam bentuk dua alel, yang berasal dari ayah dan ibu. Terdapat tiga jenis alel golongan darah ABO, yaitu : alel A, B dan O. Berdasarkan sistem ABO, ada 4 jenis golongan darah sesuai dengan jenis antigen dan antibodi yang dimiliki masing-masing golongan yaitu golongan darah A, AB, B, dan O. Survey pendahuluan pada orangtua dan pelajar TK Al Fatah Talang Kelapa Kota Palembang, sekitar 50% belum mengetahui golongan darahnya berdasarkan sistem ABO dan Rhesus. Tujuan kegiatan pengabmas ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan melalui penyuluhan dan pemeriksaan golongan darah pada orang tua dan pelajar. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 Juli 2019 dengan jumlah peserta 3 dosen, 5 mahasiswa, 5 guru, 30 orangtua (ibu) dan 35 siswa. Proses kegiatan yaitu penjajakan lahan, pelaksanaan kegiatan pengabmas meliputi pembukaan, pre test, penyuluhan, post test, melakukan pemeriksaan golongan dengan metode blood grouping, evaluasi kegiatan dan penutup. Hasil kegiatan yaitu berdasarkan  nilai Pre test dan post test yang telah dilakukan dapat dilihat terjadi peningkatan nilai pengetahuan responden yaitu dari nilai rata-ratanya 4,73 sebelum penyuluhan menjadi  rata-ratanya 7,34 sesudah penyuluhan. Uji statistik juga menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan (p value = 0,000). Kegiatan pengabmas ini memberikan banyak manfaat baik informasi maupun ilmu pengetahuan sehingga ada peningkatan pengetahuan ibu tentang golongan darah ABO dan Rhesus. Kendala yang dihadapi yaitu Anak anak memiliki rasa takut yang tinggi, dalam pemeriksaan mengalami kesulitan, sehingga harus didampingi oleh orang tua. Kegiatan pengabmas diharapkan oleh peserta dapat terus terlaksana di lokasi mereka
Healthy During The Covid-19 Pandemic As Family Support By Implementing Clean And Healthy Living Behavior: Sehat Di Masa Pandemi Covid-19 Sebagai Bentuk Dukungan Keluarga Dengan Menerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Nisak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.939

Abstract

Covid-19 telah  menjadi penyakit yang mewabah ke seluruh dunia. Salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19 adalah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). PHBS dapat diterapkan mulai keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan PHBS dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 pada masyarakat dusun Ngladok. Metode yang digunakan adalah pemberian pendidikan kesehatan dan penyediaan sarana  cuci tangan. Pendidikan kesehatan tentang PHBS telah dilakukan pada 15 orang diantaranya tokoh masyarakat dan perwakilan warga sedangkan sarana cuci tangan diberikan pada 70 rumah warga.  Kegiatan ini diharapakan tidak hanya sekedar transfer informasi dan kemampuan dalam PHBS saja, namun dapat meningkat menjadi kemandirian serta habituasi baik pada individu, keluarga serta masyarakat dusun Ngladok pada umumnya
Improvement Effort Of Lumbar Flexibility Through Pilates Exercise For Post -Partum Women: Upaya Peningkatan Felksibilitas Lumbal Ibu Post Partum Dengan Pilates Exercise Desmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.945

Abstract

Post-partum atau nifas adalah periode yang dikenal dengan masa rehabilitasi setelah hamil dan melahirkan. Permasalahan pada ibu-ibu post partum setelah melahirkan adalah mengalami ketidaklenturan lumbal; fleksibilitas lumbal menurun, otot-otot yang menopang saat kehamilan kendor, dan lainnya. Salah satu upaya untuk mengembalikan oto-oto kehamilan kembali ke keadaan belum hamil adalah dnegan melakukan pilates exercise. Pelaksanaan senam atau latihan pilates ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas lumbal dan otot-otot serta ligament-ligament yang menopang beban saat kehamilan berlangsung. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kelenturan lumbal, sehingga otot-otot kehamilan tersebut bisa kembali ke keadaan sebelum hamil dengan segera. Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan pengimplementasian piates pada 10 ibu nifas atau post partum pada tahun 2021. Hasil yang didapat setelah melakukan pilates exercise, didapatkan flexibilitas lumbar ibu post-partum meningkat di range 20-21 (30%) dan > 21 (70%) dengan pengukuran Modifies Schober Test (MST). Kesimpulan bahwa flexibilitas lumbar ibu post partum meningkat setelah melakukan pilates exercise. Perlu disarankan latihan senam pilates pada ibu post partum setelah melahirkan, karena memberikan manfaat banyak tanpa efek samping, nyaman, ekonomi, dan mudah dilakukan
Education Provided On Whether Mothers Are Able To Understand The Concept Of Toilet Training At Ngronggi, Grudo Village, Ngawi Regency: Edukasi Toilet Training Pada Ibu Dengan Anak Usia Todler Di Dusun Ngronggi, Desa Grudo, Kabupaten Ngawi Hamy Daris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.946

Abstract

Latar belakang: Toilet training adalah suatu teknik untuk mengajarkan anak buang air besar (BAB) maupun (BAK) di toilet pada waktu yang dapat diterima secara sosial dan usia. Diperoleh 5-7 juta anak didunia mengalami enuresis nokturnal dan sekitar 15% - 25% terjadi pada umur <5 tahun. Menurut Institusis kesehatan Nasional di Amerika Serikat, enuresis biasa terjadi pada anak usia 2-5 tahun= dengan angkat 5 juta anak diseluruh dunia. Tujuan: Untuk menggambarkan edukasi yang diberikan pada apakah Ibu mampu memahami konsep dari toilet training Metode: Penelitian ini adalah penelitian naratif studi literature yang menggambarkan Edukasi toilet training pada ibu yang mempunyai anak usia toddler untuk mencegah Enuresis Hasil: Penelitian yang didapatkan 50 ibu yang memenuhi kriteria. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diambil Saran yang diberikan adalah ibu yang belum melaksanakan toilet training seabiknya mencari informasi-informasi tentang pentingnya toilet training dan kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari Kesimpulan: Penerapan Edukasi toilet training pada ibu yang di Implementasi toilet training yang di implementasikan dalam artikel memiliki variasi dalam pelaksanaan, sehingga dibutuhkan kajian tentang metode Edukasi toilet training pada ibu yang mempunyai anak usia toddler untuk mencegah enuresis
Prevent And Treat Social Stigma Covid-19 In Society: Cegah Dan Atasi Stigma Sosial Covid-19 Di Masyarakat Ratnasari -; Dwi Fitriyanti; Sri Puguh Kristiawati; Sri Hartini Mardi Asih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.975

Abstract

Kasus Covid-19 di Karang Ayu pertama kali terkonfirmasi di pasar karang ayu sejumlah 3 orang. Covid-19 merupakan penyakit baru yang cepat sekali menular. Penyakit ini belum ditemukan obat untuk penyembuhan dan banyak informasi melalui media social terkait Covid-19, menimbulkan suatu stigma terhadap penderita Covid-19. Stigma adalah istilah yang menggambarkan keadaan atau kondisi terkait sudut pandang yang dianggap negative. Stigma dapat: 1) mendorong orang untuk menyembunyikan penyakit untuk menghindari diskriminasi, 2) mencegah orang mencari perawatan kesehatan segera, dan 3) mencegah mereka untuk mengadopsi perilaku sehat. Tujuan dari kegiatan adalah untuk mencegah dan mengatasi stigma covid-19 di masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan tentang cegah dan atasi stigma social Covid-19, intervensi kontak bayangan, dan membuat kelompok masyarakat untuk program kontak bayangan dengan penyintas Covid-19. Hasil dari pengabdian adalah terbentuknya kelompok masyarakat untuk cegah dan atasi stigma melalui kontak bayangan
Treatment Of Adolescent Anemia Through Komo Cadres (Kokoa Moringa Oleifera) At Nganjuk Orphanage In Ngawi: Penanggulangan Anemia Remaja Melalui Kader Komo (Kokoa Moringa Oleifera) Di Panti Asuhan Nganjuk Di Ngawi NURUL HIDAYAH
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.986

Abstract

Latar belakang: Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan remaja putri di Indonesia. Kebutuhan zat besi pada remaja putri meningkat di masa pertumbuhan dan menstuasi. Dampak anemia pada remaja putri diantaranya remaja menjadi sulit berkonsentrasi, mangalami gangguan tumbuh kembang, gangguan kehamilan, berkurangnya produktifitas, bahkan menurunnya daya tahan tubuh sehingga rentan terjadi infeksi. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi penanggulangan anemia remaja melalui kader komo (kokoa moringan oleifera) di panti asuhan Nganjuk di ngawi. Metode: metode yang digunakan adalah pemeriksaan kadar HB, dan Pembentukan kader KOMO (Kokoa Moringa Oleifera). Populasi target pada kegiatan ini adalah remaja yang tinggal di panti asuhan Nganjuk cabang Ngawi Sejumlah 17 orang. Hasil: setelah pemeriksaan Kadar HB diperoleh data 88% (15 orang) kadar hemoglobin normal, dan 12 % (2 orang) kadar hemoglobinnya berlebih. Setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang anemia remaja, tingkat pengetahuan kader komo tentang anemia defisiensi besi sebagian besar adalah baik sebanyak sebanyak 14 orang (82%). Remaja juga antusias memperhatikan dan bisa membuat coklat kelor secara mandiri.. Kesimpulan: terbentuknya kader KOMO diharapkan mampu menanggulangi anemia remaja
Increasing The Knowledge About Clean Healthy Lifestyle In School Order Among Teachers At SDN 18 Padang Sambian: Peningkatan Pengetahuan Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Tatanan Sekolah Pada Guru SDN 18 Padang Sambian Putu Noviana Sagitarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.996

Abstract

Peran guru sebagai pengajar, pendidik, dan pelatih memiliki posisi yang strategis untuk menanamkan prinsip-prinsip perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah. Untuk itu sangat penting memperhatikan pengetahuan guru dan tim pelaksana di sekolah tentang perilaku hidup bersih dan sehat, sehingga bisa meneruskan informasi yang benar kepada generasi penerus bangsa. Selain itu di masa new normal, pemerintah akan bersiap membuka sekolah untuk pembelajaran ke jalur tatap muka sehingga menurut tim pengabdian masyarakat, langkah awal yang harus dilakukan adalah meningkatkan pengetahuan guru dan tim pelaksana di sekolah tentang perilaku hidup bersih dan sehat, sehingga diharapkan mampu mencegah penularan penyakit infeksi seperti Covid 19 di tatanan sekolah
The Education To Prevent Decreasing Visual Aquity To Elementary School Student In Pandemic Period: Edukasi Mencegah Penurunan Ketajaman Penglihatan Pada Anak Sekolah Dasar Di Masa Pandemi Indra Yulianti; Veryudha Eka Prameswari; Sabrina Dwi Prihartini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.1004

Abstract

Pembelajaran Jarak Jauh sudah sejak awal Maret 2019 dilaksanakan bersamaan dengan menyebarnya wabah Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di belahan dunia. Pembelajaran yang dilakukan secara daring dengan menatap layar hp/laptop secara terus menerus tentunya dapat berpengaruh terhadap kesehatan mata anak yang menjadi salah satu pemicu terjadinya penurunan ketajaman penglihatan. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan pada anak untuk mencegah penurunan ketajaman penglihatan pada siswa siswi di SDN Pacing III Mojokerto. Metode yang dilaksanakan dengan penyuluhan dan sosialisasi cara mencegah penurunan ketajaman penglihatan pada anak dengan menggunakan media leaflet dan power point sejumlah 57 siswa. Evaluasi yang dilakukan dengan cara memberikan posttest setelah pemberian edukasi. Hasil pengetahuan yang didapatkan setelah dilakukan edukasi tentang cara mencegah penurunan ketajaman penglihatan pada anak sekolah dasar di masa pandemi adalah pengetahuan kurang 12%, pengetahuan cukup 36%, pengetahuan baik 52%. Setelah dilakukan penyuluhan, pemahaman pada anak sekolah dasar tentang cara mencegah penurunan ketajaman penglihatan mengalami peningkatan. Hal ini sangat berguna demi peningkatan mutu pendidikan
Patient And Family Compliance In The Use Of Mask Through Health Education In The Dahlia Room Bangil Hospital: Kepatuhan Pasien Dan Keluarga Dalam Pemakaian Masker Melalui Pendidikan Kesehatan Di Ruang Dahlia Rsud Bangil Tri Ratnaningsih; Petty Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.1009

Abstract

Rantai penularan covid-19 dapat di cegah dengan menutup jalur pernafasan menggunakan masker. Namun permasalahan yang dialami di masyarakat saat ini yaitu kurangnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker untuk memutus rantai penularan virus covid-19, sehingga menjadi ancaman serius bagi masyarakat di seluruh dunia. Di Indonesia hingga tanggal 3 Januari 2021 telah tercatat kasus terkonfirm Covid-19 sebanyak 758.473 jiwa dengan kasus kematian sebanyak 22.555 jiwa dan kasus sembuh sebanyak 625.518 jiwa (Kementrian Kesehatan RI, 2020). Sedangkan di Provinsi Jawa Timur per tanggal 3 Januari 2021 telah ditemukan kasus terkonfirm Covid-19 sebanyak 86.361 jiwa. data di Kabupaten Pasuruan hingga tanggal 2 Januari 2021 telah ditemukan kasus terkonfim Covid-19 sebanyak 2.224 kasus dengan 1.871 kasus sembuh dan 158 kasus meninggal dunia. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi pada pasien dan keluarga pasien agar menggunakan masker dengan tepat dan menjadi kebiasaan. . Populasi adalah 74 pasien covid – 19 yang sedang menjalani perawatan di Ruang Dahlia RSUD Bangil dan didapatkan sampel sebanyak 50 orang yang diambil dengan menggunakan consecutive sampling. Pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan Pendidikan Kesehatan kepada pasien dan keluarga pasien. Pada kegiatan ini didapatkan hasil patuh pada pemakaian masker sebanyak 30% dan setelah diberikan penyuluhan mayoritas patuh pada pemakaian masker dengan tepat  80%. Tingkat kepatuhan individu terhadap menggunakan masker berpengaruh terhadap tindakan preventif terhadap pencegahan penularan penyakit Covid-19. Kurangnya tingkat kepatuhan masyarakat untuk menggunakan masker dalam beraktifitas dapat meningkatkan penularan Covid-19, dikarenakan masker dapat menghalau percikan air liur yang keluar saat berbicara, menghela napas, ataupun batuk dan bersin sehingga dapat mengurangi penyebaran virus Covid-19. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut terus sampai masyarakat membiasakan diri ketika keluar rumah untuk menggunakan masker sesuai anjuran