cover
Contact Name
FAHRUDDIN KURDI
Contact Email
fahruddinkurdi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.lppmstikespemkabjombang@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Published by STIKES Pemkab Jombang
ISSN : 25809156     EISSN : 26218305     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat is a publication of community service activities in the health sector. The public service journal is published every six months twice a year. Public service journal published by STIKES Pemkab Jombang. The publication of this journal aims to understand and evaluate community service activities as the implementation of research results, application of appropriate technology, dissemination of innovation, and development of community empowerment model. The written articles have not been published in public service journals either nationally or internationally.
Arjuna Subject : -
Articles 268 Documents
Optimization Of Posbindu In Preventing Covid-19 Vulnerability Groups In Jatiduwur Village Kesamben Kab Jombang: Optimalisasi Posbindu Dalam Mencegah Kelompok Rentan Covid-19 Di Desa Jatiduwur Kec Kesamben Kab Jombang Alik Septian Mubarrok; Fitri Firranda Nurmalisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2022): JPM | Edisi Khusus 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.1183

Abstract

Jumlah kasus positif COVID-19 terus meningkat secara signifikan dan menyebar secara cepat di Indonesia sejak 2 Maret 2020. Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja namun, terdapat beberapa orang yang tergolong kedalam kelompok yang rentan terpapar virus Covid-19. Salah satu yang rentan terkena dampak penyakit Covid-19 merupakan kelompok orang penderita Penyakit Tidak Menular (PTM). Hasil penelitian menunjukkan kejadian Covid-19 penyakit penyerta (komorbid) terbanyak pertama adalah hipertensi sebanyak 49,8%, sedangkan terbanyak kedua yakni diabetes militus sebanyak 35,1%. Upaya pemberdayaan kader kesehatan dalam setiap wilayah, hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan kader agar bisa mengelola dan menjalankan pelayanan kesehatan kerja khususnya dalam penyampaian informasi atau pendidikan kepada masyarakat sehingga angka kesakitan pasien dengan PTM dapat diturunkan. Edukasi yang cukup akan menghasilkan kontrol DM maupun hipertensi yang baik dan mencegah atau mengurangi perawatan di rumah sakit. Tujuan dari upaya pemberdayaan kader kesehatan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan sikap, motivasi dan keterampilan kader sehingga kualitas hidup penderita diabetes menjadi lebih baik. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini kemampuan kader dalam mendampingi pasien DM maupun Hipertensi dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan design penelitian Nonequivalent Control Group Design atau Non-Randomized Control Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader kesehatan dan penderita DM dan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kesamben Jombang. Target luaran pada peneitian ini yakni pubikasi Jurnal Nasional terakreditasi sinta 1-6 dan luaran tambahan pada jurnal internasional bereputasi
Enhancement Of Herbal Plant Simplicia Products That Effective To Increase Immunity In Ma'rang District, Pangkep Regency: Pengembangan Produk Simplisia Tanaman Herbal Yang Berkhasiat Meningkatkan Imunitas Di Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep Rahmawati Ningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2022): JPM | September 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i3.981

Abstract

Imunitas adalah salah satu yang dibutuhkan di masa pandemic ini untuk memelihara  meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya di masa pandemic Covid 19 ini. Herbal seperti  jahe, temulawak, kunyit, daun jambu biji, sambiloto dan meniran  dapat meningkatkan system imun. Salah satu hambatan penggunaan herbal adalah ketidakpraktisan dalam penggunaannya, sehingga tim PKM melakukan edukasi dan memberi ketrampilan pengolahan tanaman menjadi simplisia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengenalkan tanaman berkhasiat obat yang dapat  meningkatkan sistem imun dan aturan penggunaannya kepada masyarakat dan memberi ketrampilan  pembuatan simplisia dari  tanaman yang berkhasiat meningkatkan imunitas. Metode yang digunakan dalam melakukan kegiatan ini adalah dengan membawa tanaman-tanaman yang berkhasiat meningkatkan imun berupa jahe, temulawak, kunyit, daun jambu biji, sambiloto dan meniran dan memperkenalkannya kepada masyarakat. Metode Pengolahannya mulai dari sortasi, pencucian, perajangan dan pengeringan. Hasil dari kegiatan ini adalah ibu-ibu di desa Ma’rang kabupaten Pangkep dapat mengenal jenis tanaman yang dapat meningkatkan imunitas dan dapat membuat simplisia dari tanaman herbal tersebut untuk peningkatan imunitas
Knowledge And Family Information Support In Care Of Low Birth Weight Infants: Dukungan Informasi Dan Pengetahuan Keluarga Dalam Perawatan Bayi Berat Lahir Rendah Eni Rahmawati; Dian Susmarini; Trio Mulyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2022): JPM | September 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i2.995

Abstract

Hiperbilirubin merupakan salah satu komplikasi Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). Perawatan BBLR dengan hiperbilirubin diantaranya adalah fototherapi dan terapi stimulasi fisik. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga di RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo dan RSUD dr. R  Goeteng Taroenadibrata melalui ceramah, diskusi, praktik, transfer teknologi tentang perawatan bayi BBLR. 124 Orang tua mengikuti kegiatan pelatihan di ruang perinatology. Metode implementasi terdiri dari identifikasi masalah, merumuskan intervensi, implementasi dan pendampingan. Topik pelatihan adalah pengetahuan  fototerapi, hiperbilirubin dan pelaksanaan terapi stimulasi fisik. Orang tua mendapatkan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan. Data sebelum dan setelah pelatihan dianalisis secara kuantitatif. Hasil pelatihan  menunjukkan ada perbedaan rata-rata pengetahuan. Model pemberdayaan melalui pelatihan dapat membantu meningkatkan pengetahuan orang tua dalam perawatan bayi berat lahir rendah
Use Of Personal Protection Equipment (Ppe) And Simple Management Of Household Medical Waste In Fatmaboga Small And Medium Enterprises: Penggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Dan Pengelolaan Sederhana Sampah Medis Rumah Tangga Di UKM Fatmaboga Yuni Kurniawaty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2022): JPM | September 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i3.1073

Abstract

Masalah secara umum di saat pandemik Covid-19 ini mengenai sampah medis seperti masker yang merupakan bahan beracun berbahaya saat ini tidak hanya digunakan di lingkungan tempat penatalayanan kesehatan seperti RS tetapi sudah pada rumah tangga sebab hal ini terkait dengan isolasi mandiri dan banyaknya orang terpapar Covid-19. Serta masalah pemakaian alat pelindung diri (APD) bagi pekerja. Bentuk solusi pada Mitra yaitu:1. Sosialisasi tentang cara yang benar dalam penggunaan APD saat berproduksi. 2. Sosialisasi tentang cara yang benar dalam pengolahan pembuangan APD. 3. Sosialisasi tentang pengelolaan sampah medis yaitu masker, sarung tangan pada masyarakat yang sedang isolasi mandiri apabila terpapar Covid-19. Dalam rangka mencapai tujuan pengabdian ini dilakukan dengan metode  forum group discution (FGD), program pelatihan untuk meningkatkan kepatuhan dalam menggunakan APD, serta pengelolaan sederhana sampah medis rumah tangga. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat oleh tim pelaksana dilakukan mulai bulan Agustus 2021 – Januari 2022. Tim pelaksana berdiskusi dengan mitra pada bulan Agustus 2021. Dilanjutkan dengan melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan pada tanggal 14 Januari 2021 secara online menggunakan video call dengan aplikasi whatsapp dengan sejumlah anggota mitra 7 orang. Hasil pengetahuan mitra dengan tingkat pengetahuan mitra sebelum diberikan pendidikan kesehatan 71% baik dan 29% cukup setelah dilakukan pendidikan kesehatan tingkat pengetahuan mitra 100% berpengatahuan baik tentang penggunaan APD dan pengelolaan sederhana sampah medis rumah tangga di UKM Fatmaboga. Kegiatan pendampingan dilakukan pada tanggal 17 Januari 2021 secara online. Mitra UKM Fatmaboga berusaha menggunakan APD sesuai ketentuan demi keselamatan kerja dan berusaha melakukan pengolahan sampah medis rumah tangga misalnya masker sesuai dengan cara yang benar yaitu ditempatkan pada tempat terpisah dengan sampah lain
Health Education On Self-Isolation Of Child With Covid-19: Pendidikan Kesehatan Tentang Isolasi Mandiri Anak Dengan Covid-19 veronica silalahi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2022): JPM | September 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i3.1078

Abstract

Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus dan saat ini menjadi pandemi yang dialami hampir diseluruh negara di dunia, tidak terkecuali Indonesia. Kasus Covid-19 pada anak masih banyak hingga saat ini dan menyebabkan anak-anak harus menjalani isolasi mandiri dirumah, maupun dirawat di Rumah Sakit. Penyebab penularan covid 19 ini pada anak usia dini ialah kurangnya pengetahuan terhadap bahaya covid 19 tersebut, apa yang harus dilakukan untuk mencegah terjangkit atau menularkan ke orang sekitar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan dalam upaya meningkatkan pengetahuan pada orangtua tentang isolasi mandiri pada anak dengan Covid-19. Metode yang digunakan adalah pemberian pendidikan kesehatan secara online dengan sasaran para orangtua yang tergabung dalam Legio Maria Kuria Rumah Kencana Sidoarjo. Pelaksanaan kegiatan ini juga dengan memberikan pretest posttest berupa kuesioner yang dikemas menggunakan google form untuk mengetahui peningkatan pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil yang didapatkan adalah adanya peningkatan pengetahuan para orangtua tentang isolasi mandiri anak dengan Covid-19 setelah diberikan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan para orangtua tentang langkah-langkah yang dilakukan saat anak menjalani isolasi mandiri akibat terinfeksi Covid-19 dan bisa mencegah penularan
Communication, Information And Education (Cie) As An Effort To Increase Knowledge About Modern Contraception: Komunikasi, Informasi, Dan Edukasi (Kie) Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Tentang Kontrasepsi Modern Retno Heru Setyorini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2022): JPM | September 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i3.1102

Abstract

Pengetahuan yang baik meningkatkan niat untuk menggunakan kontrasepsi, yang kemudian dapat menyebabkan peningkatan penggunaan kontrasepsi modern. Peserta kegiatan adalah ibu-ibu di Dusun Kadibeso Desa Sabdodadi sebanyak 45 orang. Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Januari 2022 pukul 13.00-15.00 WIB. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) adalah pemberian materi oleh pelaksana pengabdian kepada masyarakat dibantu oleh 2 (dua) orang mahasiswa dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Materi yang diberikan mengenai macam-macam alat kontrasepsi, manfaat alat kontrasepsi modern, kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi, baik alat kontrasepsi modern maupun alat kontrasepsi sederhana. Kegiatan pemberian KIE berjalan dengan lancar dan para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut meskipun di tengah pandemi Covid-19. Pengetahuan peserta bertambah dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta dan kemampuan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pemateri. KIE dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi modern. Perlu dilakukan kegiatan serupa secara berkesinambungan dengan tema kesehatan reproduksi perempuan
Increasing Knowledge Of Non-Communicable Disease: Hypertension In Elderly: Peningkatan Pengetahuan Penyakit Tidak Menular: Hipertensi Pada Lansia Irwina Angelia Silvanasari; Nurul Maurida; Trisna Vitaliati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2022): JPM | September 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i3.1125

Abstract

Prevalensi hipertensi terus mengalami peningkatan akibat dari adanya penuaan populasi. Pemahaman yang baik tentang hipertensi pada lansia sangat diperlukan agar lansia mampu mengendalikan penyakit hipertensi yang diderita. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi. Metode yang dilakukan dalam pemberian pendidikan kesehatan ini yaitu ceramah dan diskusi. Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah lansia dengan hipertensi di Balai Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember sebanyak 20 orang lansia. Media yang digunakan berupa leaflet terkait hipertensi. Hasil dari kegiatan ini adalah ada peningkatan pengetahuan lansia tentang hipertensi, sebanyak 80% lansia memiliki pengetahuan baik dan 20% lansia memiliki pengetahuan cukup tentang hipertensi. Adanya pengetahuan yang baik tentang hipertensi pada lansia diharapkan mampu meningkatkan kemampuan lansia dalam mengendalikan hipertensi yang diderita dan pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas hidup lansia
Holistic Health Assistance Of People With HIV/AIDS In Jombang District: Pendampingan Kesehatan Secara Holistik Orang Dengan HIV/ AIDS Di Kabupaten Jombang Herin Mawarti; Mukhamad Rajin; Andi Yudianto; Athi Linda Yani; Zulfa Khusniyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2022): JPM | September 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i3.1150

Abstract

Tujuan  dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas hidup Odha (orang dengan HIV/AIDS)  melalui pendekatan  keperawatan holistik mencakup bio-psiko-sosio dan spiritual. Metode yang digunakan adalah dengan kegiatan pendampingan, penyuluhan, pelatihan untuk mengatasi masalah bio-psiko-sosio dan spiritual. Pelaksanaaan kegiatan dilakukan dimasyarakat di desa pulolor dan di Pondok Pesantren Darul Ulum dan pada ODHA dan KDS di Poli VCT RSUD Jombang, JCC dan di FIK Unipdu Jombang. Luaran dalam kegiatan ini berupa barang dan jasa. Luaran berupa barang yaitu pruduk sabun dan kompres yang bisa digunakan oleh ODHA dan artikel yang dipublikasikan pada Jurnal. luaran jasa berupa peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang penyakit HIV/AIDS dan menghilangkan stigma terhadap ODHA, peningkatan kesehatan bio-psikososio dan spiritual, peningkatan keterampilan untuk relaksasi spiritual dan perawatan mandiri. Melihat masih kompleknya masalah pada ODHA dan tidak mungkin diseleseikan dengan waktu yang singkat maka keberlanjutan kegiatan IbM ini harus tetap dilaksanakan dan terintegrasi dalam kegiatan Tridarma
Education For The Prevention Of Health Problems In Students From The Impact Of Online Learning At Stikes Telogorejo Semarang: Edukasi Pencegahan Masalah Kesehatan Pada Mahasiswa Dari Dampak Pembelajaran Online Di Stikes Telogorejo Semarang Prita Adisty Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2022): JPM | September 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i3.1190

Abstract

Proses pembelajaran selama pandemic COVID-19 dilaksanakan secara online guna mengantisipasi penyebaran virus yang lebih massif. Pembelajaran online ini memiliki dampak positif dan negatif, dimana dampak negatifnya yang dapat ditimbulkan adalah masalah kesehatan seperti kesehatan mata dan anggota tubuh. Masalah kesehatan mata dapat terjadi karena penggunaan media elektronik dengan durasi waktu yang lama selama pembelajaran online. Selain itu masalah kesehatan lain pada tubuh seperti keluhan nyeri punggung atau area badan yang lain dapat terjadi akibat posisi statis tubuh dalam waktu yang lama dan kurangnya aktivitas fisik sehingga menambah beban pada bagian tulang belakang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ni adalah dengan pemberian edukasi terkait pencegahan masalah kesehatan dampak pembelajaran online dan program intervensi berupa senam. Senam yang diajarkan kepada mahasiswa adalah senam kreasi dan intervensi 20-20-20. Kegiatan berlangsung pada bulan Desember 2021 di STIKES Telogorejo Semarang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencegah masalah kesehatan yang timbul dampak dari pembelajaran online sehingga mahasiswa dapat lebih produktif selama pembelajaran. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya kader kesehatan mahasiswa dan program senam kreasi yang dapat dilakukan mahasiswa secara mandiri ataupun bersama-sama pada saat sela pembelajaran minimal per 2 jam sekali selama sehari
Optimizing Community Empowerment In Early Detection Of Infant Health, Toddlers And Preschools Through Posyandu And Paud During Pandemic In Gedawang Kelurahan: Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini Kesehatan Bayi, Balita Dan Prasekolah Melalui Posyandu Dan Paud Pada Masa Pandemi Di Kelurahan Gedawang Hanifa Putri; Rahayu Sri; Suparmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2022): JPM | September 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i3.1213

Abstract

Kesehatan bayi, balita dan anak prasekolah dalam tatanan keluarga menentukan kesejahteraan, dan keberlanjutan, dan berlangsungnya fungsi keluarga. Indikator keluarga sehat terkait kesehatan anak adalah setiap bayi mendapatkan imunisasi dasar lengkap, mendapatkan ASI eksklusif, dan tumbuh kembang anak dimonitor setiap bulannya. Pandemi saat ini, bayi, balita, dan anak prasekolah termasuk salah satu kelompok rentan terpapar Covid 19, upaya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak perlu mendapatkan perhatian khusus oleh semua unsur yang terkait. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kader, guru PAUD untuk deteksi dini kesehatan bayi, balita prasekolah pada di wilayah Kelurahan Gedawang, serta meningkatkan status kesehatan bayi balita dan anak pra sekolah di wilayah Gedawang dengan optimalisasi pangan lokal. Hasil pengabdian ini melalui skrining deteksi tumbuh kembang dengan KPSP menunjukkan rata-rata skor KPSP adalah lebih dari 8 yang artinya perkembangan anak normal, namun masih terdapat hasil yang meragukan pada umur 30-48 bulan sebesar 10% dan penyimpangan sebesar 5%. Pengetahuan kader dan ibu balita mengalami peningkatan skor deteksi tumbuh kembang, baby massase, dan skrining KPSP. Hasil FGD tentang optimalisasi pemanfaatan bahan pangan lokal yaitu pengolahan pisang dan singkong dimodifikasi menjadi brownies pisang, schotel singkong, dan kroket singkong, sehingga perlu adanya kegiatan yang berkelanjutan dalam pengelolaan bahan pangan local