cover
Contact Name
Benny Hidayat, PhD
Contact Email
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
Published by Universitas Andalas
ISSN : 18582133     EISSN : 24773484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Sipil' translated as Civil Engineering Journal, is a scholarly periodical that published by Civil Engineering Departement, Faculty of Engineering, Andalas University (Unand), Padang, West Sumatra, Indonesia. The journal, abbreviated as JRS-Unand, covers recent topics in civil engineering as stated in its focus and scope. JRS-Unand publishes 6-10 articles in each edition with 8-14 pages long for each article. One volume of JRS-Unand divided into two editions, which published in February and October each year. Articles are written in Bahasa Indonesia (Indonesian language) or can be in English.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 21 No. 3 (2025)" : 8 Documents clear
MANAJEMEN PERJALANAN PADA LRT SUMATERA SELATAN MENGGUNAKAN METODE INTEGER LINEAR PROGRAM Imron, Nanda Ahda; Kristanto, Satrio Aditya; Leliana, Arinda; Prakoso, Hananto; Iswanto, Ary Putra
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 3 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.3.126-140.2025

Abstract

Light Rail Transit (LRT) Sumsel merupakan moda transportasi kereta perkotaan yang menghubungkan Stasiun DJKA dengan Stasiun Bandara di Kota Palembang. Meskipun telah beroperasi, jumlah penumpang masih cenderung stagnan dengan tingkat okupansi hanya 23,7% dari kapasitas angkut pada tahun 2023. Kondisi ini menunjukkan adanya over supply, yaitu jumlah perjalanan yang tersedia lebih besar dibandingkan dengan jumlah penumpang yang menggunakan layanan. Selain itu, pola permintaan penumpang menunjukkan variasi/fluktuasi sepanjang jam operasi, sehingga diperlukan upaya optimalisasi agar jumlah perjalanan (supply) selaras dengan permintaan (demand). Penelitian ini menggunakan metode Integer Linear Programming (ILP) dengan bantuan perangkat lunak LINDO. Model matematika dibangun untuk menghubungkan fungsi tujuan (objective function) dengan batasan (constraint) yang relevan, seperti kapasitas angkut dan variasi permintaan penumpang. Melalui proses optimasi, diperoleh jumlah perjalanan optimal harian yang disesuaikan dengan karakteristik permintaan pada hari kerja maupun hari libur. Hasil optimasi menunjukkan bahwa jumlah perjalanan optimal adalah 72 perjalanan per hari pada hari kerja dan 82 perjalanan per hari pada hari libur. Efisiensi yang dicapai mencapai 23,4% per hari pada hari kerja dan 12,7% per hari pada hari libur. Efisiensi tersebut berdampak langsung pada konsumsi energi dan jam kerja. Terjadi penghematan energi listrik sebesar 17.140.817,52 kWh pada hari kerja dan 9.348.029,62 kWh pada hari libur, serta pengurangan jam kerja efektif sebesar 1.034 menit per hari pada hari kerja dan 564 menit per hari pada hari libur. Optimalisasi jumlah perjalanan LRT Sumsel menunjukkan bahwa efisiensi operasi dapat dicapai dengan menyesuaikan supply terhadap demand penumpang yang fluktuatif. Pengurangan jumlah perjalanan tidak hanya meningkatkan efisiensi energi dan jam kerja, tetapi juga dapat memperbaiki efektivitas pola operasi. Hal ini menegaskan bahwa pendekatan optimasi berbasis ILP dapat menjadi solusi strategis dalam pengelolaan layanan transportasi publik dengan permintaan yang tidak merata
A PENERAPAN VALUE ENGINEERING PADA PEKERJAAN ARSITEKTUR RUMAH SAKIT PENDIDIKAN TINGGI NEGERI: (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN RSPTN UNIVERSITAS JEMBER) Ratnaningsih, Anik; Trisiana, Anita; Nurhasanah, Fitri
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 3 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.3.155-169.2025

Abstract

Biaya pekerjaan arsitektur pada Proyek Pembangunan RSPTN Universitas Jember mencapai 30,51% dari total anggaran, yang dimana angka ini terbilang cukup tinggi, hal ini menunjukkan adanya potensi efisiensi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan konsep Value Engineering (VE) guna mengidentifikasi alternatif pekerjaan yang lebih efisien tanpa mengurangi fungsi, mutu, maupun keamanan bangunan yang memiliki urgensi untuk mendapatkan hasil optimasi biaya pada pekerjaan arsitektur. Metode yang digunakan mencakup tahapan VE, yaitu pengumpulan informasi, analisis fungsi, cost model, breakdown analysis, analisis Pareto, hingga penilaian alternatif dengan pendekatan Life Cycle Cost (LCC) dan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil dalam artikel ini menunjukkan bahwa item pekerjaan pasangan dinding layak untuk dilakukan optimasi. Alternatif terbaik adalah penggunaan pasangan bata merah, plesteran 15 mm, dan acian. Penerapan VE berhasil menurunkan biaya pekerjaan arsitektur dari Rp 49.515.093.665,64 menjadi Rp 48.976.536.151,29, dengan efisiensi sebesar Rp 538.557.514,35 atau setara 1,08%. Penerapan VE terbukti mampu meningkatkan efisiensi biaya proyek secara signifikan.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN KERJA DI AREA PROYEK PEMBANGUNAN BENDUNGAN KARANGNONGKO Safitri, Nabila Dinda; Widjanarko, Galih Pamungkas; Handajani, Novie
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 3 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.3.170-186.2025

Abstract

Penerapan manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam melindungi tenaga kerja pada proyek konstruksi berskala besar, termasuk pada Proyek Pembangunan Bendungan Karangnongko. Penelitian ini bertujuan untuk mengkajii efektivitas penerapan K3 dalam proses identifikasi, penilaian, serta pengendalian potensi bahaya yang muncul selama kegiatan konstruksi. Pendekatan yang digunakan didasarkan pada Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai acuan utama pelaksanaan keselamatan kerja, serta metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) untuk memetakan tingkat risiko pada berbagai aktivitas pekerjaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa program K3 di proyek ini telah diterapkan secara sistematis, ditunjukkan melalui pengawasan disiplin kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kegiatan safety morning talk, safety induction bagi pekerja baru, pelatihan keselamatan, serta pemeriksaan rutin oleh petugas pengawas. Penerapan housekeeping, pemilahan limbah konstruksi, dan prosedur tanggap darurat juga berkontribusi terhadap terciptanya area kerja yang aman, tertata, dan minim potensi kecelakaan. Di samping itu, budaya keselamatan (safety culture) dibangun melalui komunikasi intensif antara manajemen dan pekerja, termasuk melalui toolbox meeting, pelaporan insiden, dan evaluasi berkala untuk meningkatkan kesadaran pekerja terhadap risiko kerja. Secara keseluruhan, penerapan manajemen risiko berbasis SMK3 di Proyek Bendungan Karangnongko terbukti mampu meningkatkan keselamatan tenaga kerja, menekan potensi kecelakaan, serta mendukung efisiensi operasional proyek. Implementasi K3 ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Temuan ini menegaskan bahwa pelaksanaan K3 yang konsisten dan berkelanjutan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan proyek infrastruktur nasional.
ANALISIS DIAFRAGMA, KORD, DAN KOLEKTROR PADA BANGUNAN RUMAH SAKIT DENGAN LAYOUT L Suci Putri Elza; Erlangga Rizqi Fitriansyah; Zel Citra
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 3 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.3.200-212.2025

Abstract

Berbagai wilayah geografis di dunia, termasuk Indonesia, memiliki potensi risiko gempa tinggi. Keamanan struktural bukan sebatas memastikan keselamatan fisik bangunan sendiri, tetapi juga merupakan aspek kritis dalam memastikan perlindungan terhadap nyawa manusia. Oleh karena itu, pemahaman tentang perilaku struktural bangunan dalam menghadapi beban lateral akibat gempa menjadi sangat penting. Maka diperlukan perhatian khusus terhadap bangunan yang beroperasi pada kondisi darurat, salah satunya yaitu rumah sakit.  Tujuan  penulisan  ini untuk menyelidiki dan menganalisis kinerja struktural bangunan rumah sakit dengan bentuk layout L. Fokus utama penelitian mencakup tiga aspek kunci, yaitu diafragma, kord, dan kolektor. Elemen-elemen tersebut berfungsi sebagai elemen struktural horizontal yang menerima dan mendistribusikan beban lateral ke elemen struktur vertikal. Metode penelitian melibatkan survei literatur dan analisis struktural menggunakan perangkat lunak. Analisis diafragma akan distribusi beban lateral di seluruh bangunan, sedangkan analisis kord akan mengevaluasi kekuatan dan distribusi beban di elemen vertikal. Kolektor akan dianalisis untuk memahami bagaimana sistem struktural menanggulangi gaya lateral. Hasil menunjukkan bahwa pada bangunan kategori risiko yang besar seperti rumah sakit memiliki gaya desain diafragma yang besar akibat pengaruh nilai faktor keutamaan gempanya. gaya desain diafragma terbesar, yaitu Fpx max sebesar 90 kN, terjadi pada lima lantai pertama yang menampung beban hidup besar, seperti area publik dan ruang operasi. Pada lantai 1–12, gaya desain diafragma yang digunakan adalah Fpx min sebesar 45 kN, sedangkan pada lantai 13–15 digunakan gaya Fx (CQC) sebesar 60 kN. Ketebalan pelat lantai 150 mm dengan tulangan D10-200 masih mencukupi kebutuhan tulangan diafragma pada lantai-lantai tersebut. Namun, penggunaan gaya Fpx max membutuhkan penambahan tulangan pada lantai-lantai yang lebih rendah akibat nilai gaya yang jauh lebih besar. Selain itu, analisis terhadap kord dan kolektor menunjukkan bahwa gaya desainnya masih dapat diakomodasi oleh diafragma, meskipun terdapat ketidakberaturan vertikal pada perubahan ketebalan lantai dari 150 mm (lantai 5) ke 130 mm (lantai 6).
Analisis Rembesan Bendungan Karian menggunakan Piezometer dan V-notch pada Fase Impounding Rohman, Fauji; Sachro, Sri Sangkawati; Nugroho, Hari
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 3 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.3.141-154.2025

Abstract

Infiltrasi air melalui tubuh serta fondasi bendungan merupakan penyebab utama keruntuhan struktur hidraulik dengan kontribusi global mencapai 43 persen. Studi ini meneliti karakteristik aliran air bawah tanah di Bendungan Karian selama fase pengisian awal waduk, mulai September 2023 hingga Mei 2025. Pendekatan penelitian mengombinasikan pengukuran debit secara langsung menggunakan ambang V-notch triangular weir dan analisis tekanan air pori melalui data vibrating wire piezometer. Proses seleksi data diterapkan untuk meniadakan pengaruh aliran permukaan akibat curah hujan. Hasilnya menunjukkan korelasi eksponensial tinggi (R = 0.9428) antara ketinggian muka air dengan debit keluar sistem drainase toe, mengikuti persamaan y = 0.1852x - 4.425. Debit v-notch meningkat dari 1.40 menjadi 8.04 liter/detik sepanjang periode pengamatan. Analisis spasial piezometer memperlihatkan variasi tekanan air di zona inti dengan koefisien korelasi 0.3817–0.9611 bergantung elevasi dan lokasi. Validasi silang antara pengukuran langsung dan estimasi gradien hidrolik menghasilkan R = 0.9184, menegaskan kesesuaian antarperangkat. Secara keseluruhan, kondisi hidraulik Bendungan Karian masih aman namun sistem drainase memerlukan optimalisasi serta pemantauan lanjutan hingga tercapai kestabilan aliran penuh.
ANALISIS KUAT TEKAN PAVING BLOCK MENGGUNAKAN LIMBAH CANGKANG KERANG GONGGONG SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS Anggreana, Vella; Alwiyah, Sy. Sarah; Elizar; Rahmadi, Yusuf
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 3 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.3.225-236.2025

Abstract

Paving block merupakan campuran yang terdiri dari semen portland, agregat halus dan air. Material ini populer di kalangan masyarakat sebagai penutup tanah pada area seperti tempat parkir, taman, halaman sekolah, dan lain-lain. Kepulauan Riau dikenal sebagai penghasil cangkang gonggong dalam jumlah yang cukup besar, namun cangkang gonggong ini hanya sebagai limbah oleh masyarakat disekitar. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah penumpukan limbah cangkang kerang gonggong yang berpengaruh terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat setempat dan sebagai pengembangan material alternatif dalam mencari bahan pengganti yang lebih murah dan berkelanjutan untuk material konvensional khususnya agregat halus pada campuran paving block. Selain itu penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan serbuk cangkang gonggong sebagai pengganti agregat halus terhadap kuat tekan paving block. Dimana diketahui bahwa cangkang kerang gonggong kandungan CaO nya sebesar 94,05% sehingga dapat digunakan sebagai pengganti agregat halus pada campuran paving block. Pemanfaatan limbah cangkang gonggong digunakan untuk penelitian sebagai substitusi parsial agregat halus pada paving block dengan komposisi campuran 0%, 30% dan 40%. Untuk pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari. Digunakan metode uji mekanis utama untuk paving block sesuai SNI 03-0691-1996. Cetakan paving block berukuran 10,5 cm x 10,5 cm x 6 cm. Pada penelitian ini diperoleh persyaratan minimum mutu B dan A yaitu 21,97 MPa, 25,2 MPa, dan 35,01 MPa. Kesimpulannya menunjukkan bahwa penggunaan serbuk cangkang gonggong sebagai substitusi sebagian agregat halus pada paving block di atas 30 % mengalami peningkatan kuat tekan.
Analisis Efektivitas Trial Grouting Pada Pondasi Bendungan Cibeet STA 0+157 Ralindra, Deris Faisa; Aqila, Muhammad Naufal; Winanda, Refaldi Tjahya; Estungkoro, Daffa
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 3 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.3.213-224.2025

Abstract

Dominasi batuan sedimen dengan intensitas kekar tinggi pada pondasi Bendungan Cibeet menimbulkan risiko kebocoran yang signifikan terhadap stabilitas struktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Trial Grouting dalam meningkatkan kekedapan tanah pondasi hingga memenuhi standar Lugeon (Lu < 3). Metode yang diterapkan adalah uji coba injeksi semen sistem upstage dengan pola penyempitan jarak (split-spacing) melalui tahapan Pilot, Secondary, Tertiary, hingga Check Hole. Evaluasi ekeftivitas dilakukan dengan membandingkan nilai Lugeon, volume injeksi, dan koefisien permeabilitas (k) sebelum dan sesudah perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan permeabilitas yang drastis dari orde 10-4 cm/det menjadi 10-6 cm/det, dengan tingkat efektivitas keberhasilan di atas 93% pada seluruh segmen kedalaman. Analisis biaya pelaksanaan mencatatkan anggaran sebesar Rp 133.965.476,04 untuk satu titik uji. Disimpulkan bahwa parameter dan metode grouting ini terbukti efektif memperbaiki kualitas pondasi dan layak dijadikan acuan teknis untuk pekerjaan utama.
ANALISIS KARAKTERISTIK DAN PERBAIKAN TANAH DASAR DENGAN PERKUATAN GEOTEKSTIL MENGGUNAKAN PLAXIS 2D Padli; Ilpandari; Irwan, Andesta Granitio; Sabri, Fadillah; Afandi, Agus
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 21 No. 3 (2025)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.21.3.187-199.2025

Abstract

Tanah dasar merupakan elemen penting dalam konstruksi perkerasan jalan karena berfungsi sebagai lapisan penopang utama beban lalu lintas. Namun, kondisi tanah dasar dengan daya dukung rendah sering menyebabkan penurunan dan kerusakan dini perkerasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik tanah dasar serta mengevaluasi efektivitas perkuatan geotekstil dalam meningkatkan stabilitas dan kinerja subgrade. Metode penelitian meliputi pengujian parameter tanah dengan analisis balik kemudian pemodelan numerik dilakukan dengan analisis maju untuk mengetahui sifat fisik dan mekanik tanah menggunakan aplikasi PLAXIS 2D untuk mempelajari respon deformasi, tegangan, dan faktor keamanan pada kondisi sebelum perbaikan tanah tanpa perkuatan dan dengan perkuatan geotekstil. Hasil pemodelan menunjukkan perbaikan tanah dengan perkuatan geotekstil mampu meningkatkan kekuatan tanah dasar secara signifikan, ditandai dengan berkurangnya deformasi vertikal semula 22-23 cm menjadi 0,6-2,9 cm dan faktor keamanan global meningkat dari 1,031 menjadi 1,54–1,62.

Page 1 of 1 | Total Record : 8