cover
Contact Name
Zawiyah:Jurnal Pemikiran Islam
Contact Email
zawiyahkendari@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
zawiyahkendari@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam
ISSN : 24776149     EISSN : 2597955X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Zawiyah: Journal of Islamic Thought published by the Postgraduate of IAIN Kendari includes textual studies and field work with various perspectives on education, law, philosophy, history, theology, political science, and more. This journal serves as a scientific forum for lecturers, researchers and other communities, this journal invites scholars and researchers outside the Institute to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam and muslim society. Indonesian scholars can enrich studies through articles published in journals. Articles written in Indonesian have abstracts in English and with fair procedures for peer-review, Zawiyah publish research and studies relating to Islamic studies with various dimensions and approaches. Zawiyah: Journal of Islamic Thought is published twice a year, each issue focuses on the investigation of academics through comprehensive observations of Islamic Studies. This journal, serves as a forum for studying Islam in Indonesia and other parts of the world in local and global contexts. Therefore, researchers, writers, and readers from various scientific backgrounds have interacted scientifically
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
PEMIKIRAN AMINA WADUD TENTANG PENDEKATAN HERMENEUTIKA UNTUK GERAKAN GENDER Muhammad Amin Fathih; Fikri Alfadani
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.4295

Abstract

Kajian ini bertujuan mengesplorasi pemikiran Amina Wadud yang mengusulkan bahwa para mufassir tempo dulu ada ketidak objektifan dalam menginterpretasikan ayat-ayat yang berkaitan dengan gender, hal itu dapat dilihat dari produk tafsir yang ada sebelumnya kebanyakan di interpretasikan dari sudut pandang kaum laki-laki saja. Oleh karena itu, Wadud ingin menawarkan metode interpretasi yang lebih komprehensif dan holistik yang disebutnya dengan metode pendekatan hermeneutik tauhid. Melalui pendekatannya tersebut Wadud mencoba menginterpretasikan ulang teks keagamaan yang menghubungkan gender dengan menyerap prinsip mengkontekstualisasi pemahaman Al-Qur'an dibandingkan mentekstualisasikannya. Sedangkan untuk mendapatkan keholistikannya , AminaWadud menawarkan pendekatan empat dalam interpretasinya: 1) menemukan harus berdasarkan analisis filologi yaitu analisis melalui kajian linguistik kata-kata yang ada dalam Al-Qur'an. 2) menemukan secara tematik dengan mengumpulkan ayat-ayat berdasarkan tema pembahasan baik dalam segi hukum ataupun secara lafadz agar mengarahkan pada kenyamanan dalam pengertian. 3) menemukan melalui sosial atau konteks ayat sehingga bisa benar-benar dipahami secara benar antara teks yang akan di tafsirkan dengan konteks yang ada. 4) menemukan dengan analisis perspektif perempuan.
STRATEGI GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Sufiani Sufiani; Aris Try Andreas Putra; Muhammad Ilham
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.5352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 15 Kendari. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, display data dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dilakukan dengan pengaturan ruangan kelas, melakukan pendekatan  dan memberikan teguran kepada peserta didik, memperkenalkan tata tertib sekolah kepada peserta didik dan mematuhinya, menjalin hubungan yang baik dengan peserta didik, berusaha memahami latar belakang peserta didik, menguasai materi pembelajaran dan cara pembelajarannya yang menarik, menggunakan model pembelajaran yang bervariasi dan memberi deatline terhadap tugas yang diberikan kepada peserta didik. Penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam maupun guru mata pelajaran lainnya tentang urgennya strategi guru dalam pengelolaan kelas.
KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DALAM HERMENEUTIKA FEMINISME AMINA WADUD Mutiara Rizqa Chairunnisa
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.4078

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang penafsiran Amina Wadud mengenai kepemimpinan perempuan di lingkungan sosial. Hermeneutika Amina Wadud berdasarkan ayat al-quran yang mejadi dasar dari penafsirannya. Untuk memahami ayat al-quran diperlukan penafsiran yang tepat. Hermenutika Amina Wadud menafsirkan ayat Allah dengan memerhatikan beberapa aspek di dalamnya seperti sosial historis, penggunaan bahasa, dan juga dikorelasikan dengan fenomena kontemporer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). penulis melakukan pengkajian mengenai konsep dan teori yang digunakan berdasarkan literatur yang tersedia, terutama dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Hasil temuan dalam penelitian ini ialah Amina melandasi pemikirannya sebab ketidakadilan yang ia temui dari penafsir terdahulu yang didominasi oleh laki- laki. Metode hermenutika feminis yang ia gaungkan memperhatikan beberapa aspek, seperti kebahasaan, kesetaraan dan keadilan.
MAKNA DASAR DAN MAKNA RELASIONAL PADA KATA AL-BALAD DALAM AL-QUR’AN: KAJIAN SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU Muh Taqiyudin; Supardi Supardi; Ade Nailul Huda
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.5463

Abstract

Tulisan ini mencoba untuk menelusuri makna al-Balad  dalam al-Qur’an. Kata al-Balad adalah salah satu kosakata dalam Al-Qur’an yang penting untuk dikaji maknanya. Al-Balad yang sering diterjemahkan dengan negeri, negara, tanah, kota, dan wilayah hal ini mengindikasikan bahwa keberadaan balad bagi suatu masyarakat sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan dan kesejakteraan suatu masyarakat. Salah satu teori tentang penggalian makna kosakata Al-Qur’an adalah teori semantika yang ditawarkan oleh Toshihiko Izutsu. Salah satu prinsip dari semantik Izutsu adalah pencarian makna dasar dan makna relasional. Jadi, dengan prinsip ini, diharapkan mampu mengungkap penggunaan makna al-balad dan variasi makna serta penggunaanya di dalam al-Qur’an. Tulisan ini adalah penelitian pustaka (library research) dengan sumber rujukan kitab kamus mufradat al-Qur’an seperti Mu’jam Mufahras li Ma’ani al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir seperti Al-Tafsir al-Bayani li al-Qur’an al-Karim. Peneleitian ini menghasilkan bahwa kata al-Balad dan derivasinya tersebar dalam al-Qur’an terulang sembilan belas kali, baik di dalam periode makkah maupun madinah. Terdapat tiga makna dari penggunaan al-balad, yaitu negeri Makkah, negeri secara umum yang dapat disifati baik atau buruk dan dalam bentuk jamak yang berarti negeri-negeri
PERJUANGAN KEMERDEKAAN KIAI ABBAS BUNTET CIREBON PADA 1928-1945 Ahmad Faiz Rofii; Budi Sujati
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.4302

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji Perjuangan Kiai Abbas Buntet; Suatu Bentuk Nasionalisme Anti-Kolonial. Catatan nasionalisme ulama santri pada masa pra kemerdekaan sudah ada sejak awal abad ke-20 yang ditandai dengan kehadiran organisasi sosial keagamaan maupun yang bersifat politis, antara lain Serekat Islam, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama. Masing-masing organisasi itu menawarkan gagasan pembaharuan pendidikan, juga sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan kolonialisme Belanda. Adapun metode yang digunakan adalah metode historis dengan menggunakan empat tahapan yakni, Heuristik, Kritik, Interpretasi dan Historiografi. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perjuangan Kiai Abbas dalam menentang kolonialisme dan imperealisme. Salah satunya dengan mendirikan Madrasah Abnaoul Wathan pada 1928 dan terlibat langsung dalam perang rakyat semesta Surabaya 1945. sehingga jika dilihat dari perspektif nasionalisme, perjuangan Kiai Abbas merupakan suatu bentuk nasionalisme.
PEMIKIRAN M. QURAISH SHIHAB PADA NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM KONSEP MODERASI BERAGAMA Suwandi Suwandi; Supriyanto Supriyanto
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.4191

Abstract

This study aims to find out about the thoughts of m. Quraish Shihab on the values of Islamic education in the concept of religious moderation. The type of this research is literature study and bibliographic study, with a historical approach of thought related to text studies, covering the genesis of thought, consistency of thought, evolution of thought, systematics of thought, development and change, variants of thought, communication of thought, dialectic of thought and continuity of thought. The research data were taken from several written references, both books and journals, then collaborated so that they became a unified whole in the research results. The results showed that Muhammad Quraish Shihab's ideas about wasathiyah referred to wasathiyah values or moderation, namely based on religious values, and to determine wasatiyah must have religious knowledge. The educational values contained in Muhammad Quraish Shihab's thoughts are the belief in God (Faith), Morals (Submission), Worship, Community Life and Social Relations.
SIRAJUDDIN ZAR THINKING CONSTRUCTION ABOUT COSMOLOGY Ilham Sahruji; Johan Septian Putra
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.4494

Abstract

AbstrakTujuan dari artikel ini adalah untuk mendeskripsikan landasan pemikiran Sirajuddin Zar; menganalisis faktor-faktor mempengaruhi pemikiran Sirajuddin Zar tentang kosmologi; dan menjelasakan corak pemikiran kosmologi dari Sirajuddin Zar. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan penggunaan metode deskriptif-analitis, induksi dan holistika. Data primer dari kajian ini adalah karya Sirajuddin Zar yaitu Konsep Penciptaan Alam dalam Pemikiran Islam Sains dan al-Qur’an. Penelitian ini didukung dengan data sekunder berupa buku dan jurnal berkaitan dengan tajuk kajian dalam artikel ini. Hasil penelitian menjelaskan beberapa hal tentang konstruksi pemikiran Sirajuddin Zar yaitu; pertama, pemikiran kosmologi Sirajuddin Zar berlandaskan sumber dari al-Qur’an, para filsuf Islam masa klasik dan ilmu sains. kedua, pemikiran kosmologi Sirajuddin dipengaruhi oleh gurunya yaitu; Harun Nasution, Quraish Shihab dan Ahmad Baiquni serta mereferensi dari buku teologi Islam, filsafat Islam dan tafsir al-Qur’an. Ketiga, corak kosmologi Sirajuddin Zar diposisikan sebagai rasional empiris.Kata Kunci: Konstruksi, Kosmologi, Sirajuddin Zar AbstractThe purpose of this article is to describe the rationale of Sirajuddin Zar; analyze the factors influencing Sirajuddin Zar's thoughts on cosmology; explain the cosmological thinking style of Sirajuddin Zar. This research is library research using descriptive-analytical, induction, and holistic methods. The primary data of this study is the work of Sirajuddin Zar, namely the Concept of Creation of Nature in Islamic Thought, Science, and the Qur'an. This research is supported by secondary data in the form of books and journals related to the title of the study in this article. The results of the study explain several things about the construction of Sirajuddin Zar's thoughts, namely; First, Sirajuddin Zar's cosmological thinking is based on sources from the Qur'an, classical Islamic philosophers, and science. second, Sirajuddin's cosmological thinking was influenced by his teacher, namely; Harun Nasution, Quraish Shihab, and Ahmad Baiquni as well as references from books on Islamic theology, Islamic philosophy, and interpretation of the Qur'an. Third, Sirajuddin Zar's cosmological style is positioned as empirically rational.Keywords: Construction, Cosmology, Sirajuddin Zar 
KONTROVERSI KESARJANAAN AL-QUR’AN KONTEMPORER (TELAAH KRITIS HERMENEUTIKA AL-QUR’AN NASR HAMID ABU ZAID) Mukhtar Mukhtar; Basri Mahmud; Hamzah Hamzah
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.4430

Abstract

Riset ini adalah kajian tokoh yang kontroversial dalam studi al-Qur’an kontemporer bernama Nasr Hamid Abu Zaid. Sebagai seorang tokoh yang kontroversial, mengundang banyak problema untuk dikaji tetapi penelitian ini berfokus pada Geneologi Pemikiran Hermeneutik Nasr Hamid Abu Zaid dan Apsek-aspek apa saja yang menjadi kontroversial dalam Hermeneutik al-Qur’an Nasr Hamid Abu Zaid. Riset ini murni kajian pustaka (Library Research), olehnya itu metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif secara analisis kritis. Adapun pendekatan yang relevan dalam studi ini adalah pendekatan dekonstruksi. Pendekatan ini dimaksudkan untuk membongkar wacana keagamaan yang dikontruk Abu Zaid kemudian penulis berupaya untuk melakukan pembacaan ulang disertai dengan analisis kiritis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua faktor yang mempengaruhi geneologi Pemikiran Nasr Hamid Abu Zaid yaitu alam pemikiran Arab dan Barat. Oleh karena itu, pengaruh keduanya sangat nampak dalam beberapa karyanya. Keberhasilannya dalam mempertemukan dua arus pemikiran Barat dan Timur pada gilirannya melahirkan pemahaman kontroversial terhadap diskursus keagamaan seperti: Distingsi ta’wil dan talwin  (Pembacaan Obyektif dan Idiologis),  Memanusiawikan dan Menaturalisasi linguistik al-Qur’an, Kasus al-Muntaj al-Staqafi (Al-Qur’an Produk Budaya) dan Asal-Usul linguistik al-Qur’an.
PARTISIPASI PEREMPUAN DI PERGURUAN TINGGI : SURVEI PADA MAHASISWA DI IAIN KENDARI Aliwar Aliwar; Jahada Jahada
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.3901

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis partisipasi perempuan di perguruan tinggi yaitu survey pada mahasiswa di IAIN Kendari. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, display dan verifikasi data. Pengecekkan keabsahan data dilakukan dengan teknik perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dan triangulasi (sumber, teknik dan waktu). Hasil penelitian menunjukan bahwa kesadaran akan pentingnya pendidikan bagi kaum perempuan pada masyarakat kepulauan, di dukung oleh data perkembangan jumlah partisipasi perempuan dalam melanjutkan studinya di Perguruan Tinggi di setiap tahunnya, khususnya yang melanjutkan Studi di IAIN Kendari. Dengan demikian temuan penelitian ini membantah asumsi bahwa perempuan tidak mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki dalam memperoleh akses pendidikan
PEMIKIRAN WANITA MUSLIMAH DALAM PERUBAHAN SOSIAL Finsa Adhi Pratama; Siti Farrohah Alimina
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 8, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v8i2.4601

Abstract

Perubahan sosial menjadi sebuah keniscayaan dalam tatanan bermasyarakat, tidak terkecuali pada pemikiran kaum wanita. Persoalan dasarnya adalah keraguan terntang posisi kaum wanita dalam refleksi inspirasi normatif dalam ajaran Islam. Status sosial kaum wanita terus berubah dan bergerak pada terbukanya jalan pendidikan dan informasi. Penelitian ini mengurai banyak pemikiran wanita muslimah dalam domain perubahan sosial yang mampu memberikan pengaruh besar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi pustaka, eksplorasi literatur dalam berbagai bentuk- buku dan artikel jurnal. Penelitian ini menghasilkan satu kesimpulan bahwa dalam sejarah perkembangannya, pemikiran wanita muslimah banyak memberikan sumbangsih pada perubahan sosial masyarakat, bahkan beberapa tokoh mampu menyusun kekuatan untuk meraih lencana resmi kekuasaan di sebuah negara hingga berabad-abad. Buah pemikiran yang dicetuskan para tokoh wanita muslimah sangat berpengaruh dengan kemajuan masyarakat, sehingga wanita tidak lagi terkurung dalam kuatnya budaya yang melarang wanita meraih pendidikan dan informasi.