cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
khairul.amri@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25274244     EISSN : 2541206X     DOI : -
Core Subject : Education,
RISTEKDIK : Jurnal Bimbingan dan Konseling diterbitkan dua kali setahun sebagai media publikasi ilmiah dalam pengkajian dan pengembangan Ilmu Bimbingan dan Konseling. Jurnal Ristekdik memuat tulisan ilmiah berupa artikel konseptual, hasil penelitian maupun isu-isu aktual yang relevan dalam bimbingan dan Konseling.
Arjuna Subject : -
Articles 614 Documents
KONSELING INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN PERSON-CENTERED THERAPY UNTUK MENINGKATKAN IDENTITAS DIRI Gusti Rahayu; Mudjiran Mudjiran; Yeni Karneli
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.100-105

Abstract

Abstract: The formation of self-identity is essential because the task of development at that time is to adapt to the changes that are in him. If the formation of adolescent self-identity is disrupted it will result in the emergence of fear, uncertainty, tension, isolation, and inability to make decisions. The assistance that counselors can provide to improve adolescent self-identity is to provide individual counseling services using a person-centered therapy approach. The research method used in this study is descriptive qualitative with a literature study approach which describes in detail the significance of individual counseling with a person-centered therapy approach to improve self-identity.
TEKNIK REINFORCEMENT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA SEKOLAH Rizky Amelia; Ihsan Mz; Ari Pamungkas; Muhammad Wildanur Munir
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.1-7

Abstract

Penting bagi anak agar dapat berbaur dalam lingkungannya, maka diperlukan keterampilan sosial yang baik agar anak mampu bekerja sama dengan orang lain pada masa tumbuh kembangnya. Anak yang memiliki masalah dalam berinteraksi akan mengalami kesulitan untuk melibatkan diri dalam lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teknik reinforcement dapat meningkatkan keterampilan sosial anak usia sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data mengggunakan metode observasi pada anak laki-laki kelas 2 SD dan wawancara terhadap 6 orang terdekat subjek. Hasil akhir dari penelitian ini adalah subjek berhasil menunjukkan peningkatan pada aspek kesuksesan akademis serta penerimaan teman sebaya. Namun, tidak mengalami perubahan dalam tiga aspek lainnya. Maka dapat disimpulkan bahwa teknik reinforcement tidak dapat meningkatkan keterampilan sosial anak usia sekolah.
PERBEDAAN KECERDASAN EMOSIONAL REMAJA PERTENGAHAN DITINJAU DARI JENIS KELAMIN Atiqul Ilmi El Faisal; Netrawati Netrawati
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.91-99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkatan kecerdasan emosional pada remaja laki-laki dan perempuan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif komparatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian sebanyak 1060 siswa SMAN 1 Kampar Timur yang terdaftar pada tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel sebanyak 290 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik proportionate random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kecerdasan emosional yang disusun berdasarkan aspek kecerdasan emosional. Data diolah menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis komparatif T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) sebanyak 38.6% siswa memiliki kecerdasan emosional yang sedang; 2) sebanyak 37.2% remaja laki-laki memiliki kecerdasan emosional remaja laki-laki yang sedang; 3) sebanyak 35.9% remaja perempuan memiliki kecerdasan emosional yang sedang; 4) tidak terdapat perbedaan kecerdasan emosional pada remaja pertengahan ditinjau dari jenis kelamin  dengan hasil sig = 0.078 (sig. > 0.05).
“KONSELOR SADAR BUDAYA” : STUDI TENTANG TEORI DAN IMPLIKASINYA Gracianus Edwin Tue P. Lejap
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.47-54

Abstract

Konselor yang sadar budaya akan memandang klien atau konseli sebagai individu yang luar biasa. Hal ini bisa dibuktikan jika konselor memiliki kesadaran dalam menghargai perbedaan budaya dari kliennya sebagai kekuatan dalam mencapai keberhasilan kegiatan layanan. Karakteristik Konselor yang sadar budaya selalu berawal dari bagaimana memahami diri sendiri sebelum memahami pribadi klien dan sampai pada kesadaran untuk memahami kliennya secara utuh. Konselor sadar budaya merupakan salah satu prinsip yang menjadi kekuatan dalam pelaksanaan kegiatan  konseling. Dengan demikian konselor harus memiliki kesadaran akan perbedaan karakteristik baik itu budaya, pribadi, nilai dan moral sehingga akan mencapai suatu tingkat keefektifan dalam setiap perkembangan kegiatan layanan yang diberikan dan muncul sikap terbuka dan saling menghargai antara konselor dan kliennya. Sebagai bentuk Implementasi maka gambaran utuh pelaksanaan kegiatan layanan harus memperhatikan sisi kepribadian dan profesionalitas dari konselor.
ANALISIS BIMBINGAN GURU DALAM UPAYA PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL PADA ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 5 KOTA BANDA ACEH Liza Fidia Wati; Riza Oktariana; Fitriani Fitriani
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.73-82

Abstract

: Kasus pelecehan seksual pada anak marak terjadi di Aceh, perolehan data dari Dinas Pemberdayaan Perempaun dan Perlindungan Anak “P2TP2A” Rumoh Putroe Aceh bahwa kasus pelecehan seksual dari tahun 2014 sampai 2019 kerap terjadi, korban pelecehan seksual didominasi oleh anak-anak di bawah umur. Anak membutuhkan bimbingan dari orang dewasa (guru) melalui pendidikan di sekolah salah satunya di lingkungan PAUD. Tujuan utama diselenggarakannya bimbingan di lembaga PAUD adalah mengambil tindakan preventif (pencegahan) terhadap munculnya permasalah pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  upaya bimbingan  yang dilakukan guru dalam pencegahan pelecehan seksual pada anak dan kendala atau hambatan yang dihadapi guru dalam upaya pencehagan pelecehan seksual pada anak di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini. Penelitian dilaksanakan di TK Negeri 5 Kota Banda Aceh. Metoden penelitian kualitatif jenis studi deskriptif, teknik pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian ditemukan beberapa upaya bimbingan yang dilakukan guru dalam pencegahan pelecehan seksual anak usia dini, pertama, guru menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) dengan tema “Diri sendiri atau Diri Ku”. Kedua, guru memanfaatkan media pembelajaran yang terdiri dari boneka, boneka tangan, poster dan vidio-vidio lalu diiringi dengan penjelasan bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh di pegang oleh orang lain. Ketiga, guru rutin mengadakan kegiatan parenting dengan semua orang tua atau wali setiap anak. Temuan terkait kendala atau hambatan guru dalam upaya pencegahan pelecehan seksual pada anak meliputi, pertama, guru kesulitan dalam menggunakan dan mengelola bahasa yang digunakan ketika menjelaskan tentang pendidikan seks kepada anak. Kedua, guru-guru masih kurang terampil dalam mengembangkan materi pembelajaran mengenai pendidikan seks. Ketiga, orang tua kurang mendukung dalam hal penyampaian pendidikan seks pada anak disebabkan karena membicarakan seks merupakan pembicaraan yang tabu. Keempat, adanya pengaruh eksternal seperti tayangan televisi yang menunjukkan pergaulan anak-anak yang kurang baik di zaman modern saat ini Hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi pengembangan ilmu mengenai bentuk pelaksanaan bimbingan yang dilakukan guru dalam upaya pencegahan pelecehan seksual pada anak usia dini.
BIMBINGAN KONSELING TRAUMATIK DAN TEKNIK DESENSITISASI TERHADAP KORBAN COVID-19 DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Vitria Larseman Dela; Sukatno Sukatno; Nurhasanah Pardede
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.25-31

Abstract

Di awal tahun 2020 yang lalu dunia dikejutkan dengan wabah virus corona-19 yang mewabahi  hampir seluruh negara di dunia. Di Indonesia, pemerintah menyatakan bahwa Indonesia darurat bencana wabah covid-19. Masyarakat yang pernah menjadi koban dari virus corona ini sampai saat ini masih merasakan luka, trauma, dan cemas yang mendalam. Hal ini membuat para korban menjalani hidup tidak efektif karena masih merasa takut untuk bepergian dan ke luar rumah. Terkait hal itu maka Bimbingan dan Konseling traumatik sangat diperlukan untuk memulihkan kembali kondisi mental dan jiwa masyarakat yang pernah menjadi korban covid-19. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian  diketahui bahwa tingkat trauma korban covid-19 yang telah mendapatkan layanan konseling berada pada rendah sebesar 50% kategori sedang yaitu 43% dan kategori tinggi 7%. Hasil penelitian  ini berbanding terbalik sebelum dilakukan layanan konseling traumatik dan teknik desensitisasi yang menyatakan bahwa tingkat trauma para korban covid-19 sudah berada pada kategori rendah. Dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan bahwa pelaksanaan layanan konseling traumatik menggunakan teknik desensitisasi berhasil dan memberikan dampak baik dan positif bagi para korban.
INOVASI ICE BREAKING DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Amal Hayati; Nurdelita Anggraini
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.122-128

Abstract

Artikel ini menjelaskan mengenai adanya ice breaking pada layanan bimbingan kelompok membuat peserta didik dapat konsentrasi dalam belajar. Peran ice breaking yaitu mencairkan kebosanan atau kejenuhan siswa dalam mengikuti pembelajaran, membuat siswa lebih termotivasi dan antusias dalam mengikuti pembelajaran dan membuat siswa kembali focus pada guru. Kelebihan/dampak positif ice breaking yaitu membantu siswa untuk fokus belajar, membantu siswa lebih semangat belajar lagi. Kelemahannya antara lain siswa bosan dengan ice breaking yang sama terus, tidak ada varian ice breaking, selain itu ada satu dua siswa yang tidak ikut ice breaking karena mereka sibuk sendiri dan tidak memperhatikan gurunya. Mengatasi kelemahan dari ice breaking dengan cara guru menjalin kedekatan ke semua siswa. Selain itu tidak menerapkan ice breaking yang monoton, agar siswa tidak bosan dengan ice breaking tersebut.
DAMPAK PSIKOLOGI WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A BUKITTINGGI Elida Hapni
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.16-24

Abstract

Penulisan penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang banyaknya warga binaan yang tidak mendapatkan kunjungan dari keluarga. Penelitian ini  merupakan salah satu penelitian lapangan (field research) bersifat deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mengetahui kondisi psikologis selama berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Informan kunci dalam penelitian ini yaitu 10 orang warga binaan yang tidak mendapatkan kunjungan dari keluarga, dan informan pendukungnya adalah kepala pembinaan Binadik warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Bukittinggi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan penulis dapat disimpulkan bahwa dampak psikologis warga binaan diantaranya: sering murung, hubungan sosial dengan teman sekamar kurang lancar, malas, mudah marah, serta kurang aktif mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan tersebut. Hal tersebut merupakan dampak psikologis Lost of personality. Dampak psikologis lain yang dialami warga binaan diantaranya: mencari kepuasan seksual dengan berbagai cara baik itu dengan melakukan masturbasi, seks by phone serta melakukan penyimpangan seksual dengan sesama jenis, dan merupakan bentuk dampak psikologis warga binaan  Lost of heterosexual
PERAN KONSELOR KELOMPOK BERDASARKAN PENDEKATAN ANALISIS TRANSAKSIONAL DALAM MEMBANTU KOMUNIKASI INTERPERSONAL Alfi Rahmi; Neviyarni Neviyarni; Netrawati Netrawati
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.106-114

Abstract

Group leaders in group counseling have duties and roles that will assist in managing group activities. Based on the Transactional Analysis approach that the group leader has a role as protector, excuse, and operation as well as concentration. The transactional analysis approach can train group participants to have good interpersonal communication skills. The purpose of this study is to reveal the roles of group leaders in building interpersonal communication among group members through a transactional analysis approach. This type of research is a literature review. This literature review uses a qualitative approach with a descriptive analysis method. The reference sources are in the form of articles, books, and information from technology and communication media that are appropriate to the topics discussed. Through this literature review, the process of analysis, synthesis, summarizing, and comparing literature can be carried out with one. The results of the study reveal that interpersonal communication can be trained through a transactional analysis approach. This interpersonal communication includes the ability to listen to what is conveyed by other people, the ability to understand other people, the ability to communicate thoughts and feelings appropriately and clearly to others, the ability to accept and give mutual support to others, and the ability to solve conflicts when with other people. . To master these interpersonal communication skills, group counselors carry out structural analysis, transactional analysis, game analysis, and script analysis in the group counseling process. The counselor's ability to analyze will assist clients in building effective interpersonal communication
ANALISIS RENDAHNYA PARTISIPASI SURVEY EVALUASI PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI ERA PANDEMI VIRUS COVID-19 Sutirna Sutirna; Miftah Miftah; Intisari Intisari; Budoyo Budoyo
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.8-15

Abstract

Tujuan penelitian ini ingin menggambarkan tingkat efektifitas program layanan bimbingan dan konseling era pandemi covid 19 dengan harapan akan menjadi evaluasi bagi para penyelenggara layanan bimbingan dan konseling di jenjang SMP/SMA/SMK. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket/kuesioner dengan indicator efektifitas dari Cambel J.P. Teknik untuk memperoleh data menggunakan metode survey melalui online yang dibantu oleh MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling) SMP/MTs/SMA/MA/SMK. Hasil survey diolah dengan menggunakan statistic sederhana melalui perhitungan persentase jawaban responden dan kemudian dikonversi ke dalam kategori tingkat efektifitas. Hasil dari pengolahan data dapat ditarik kesimpulan bahwa rata-rata tingkat efektifitas layanan program bimbingan dan konseling di era pandemi covid 19 tingkat efektifitas sangat optimal baru mencapai 0,004%, tingkat efektifitas optimal 0,15%, tingkat cukup optimal 0,425%, tingkat tidak optimal 0,420% dan tingkat sangat tidak optimal 0,002%.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 01 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2026 Vol 10, No 12 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - DESEMBER 2025 Vol 10, No 11 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - NOVEMBER 2025 Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025 Vol 10, No 9 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - SEPTEMBER 2025 Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025 Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025 Vol 10, No 6 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JUNI 2025 Vol 10, No 5 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MEI 2025 Vol 10, No 4 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL 2025 Vol 10, No 3 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 2 (2025): RISTEDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2025 Vol 10, No 1 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING-JANUARI 2025 Vol 9, No 4 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2024 Vol 9, No 3 (2024): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2024 Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024 Vol 9, No 1 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2024 Vol 8, No 4 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER-DESEMBER 2023 Vol 8, No 3 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2023 Vol 8, No 2 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET-JUNI 2023 Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023 Vol 7, No 2 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Juli-Desember 2022 Vol 7, No 1 (2022): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2022 Vol 6, No 2 (2021): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2021 Vol 6, No 1 (2021): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - Januari-Juni 2021 Vol 5, No 2 (2020): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling - JULI-DESEMBER 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2020 Vol 5, No 1 (2020): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING Vol 4, No 2 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2019 Vol 4, No 1 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2019 Vol 3, No 2 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2018 Vol 3, No 1 (2018): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2018 Vol 2, No 2 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2017 Vol 2, No 1 (2017): Ristekdik : Jurnal Bimbingan Dan Konseling, Januari - Juni 2017 Vol 1, No 2 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Juli-Desember 2016 Vol 1, No 1 (2016): Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Januari-Juni 2016 More Issue