cover
Contact Name
Shabri Putra Wirman
Contact Email
shabri.pw@umri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.photon@umri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JURNAL PHOTON
ISSN : 2087393x     EISSN : 25795953     DOI : -
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon" : 21 Documents clear
KAJIAN SPEKTRA IR DAN AAS LEMPUNG TERPILAR–Fe Ritonga, Pangoloan Soleman
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.08 KB)

Abstract

It has been successfully synthesized a new pillared clay adsorbent by using natural bentonite from the Kecamatan Tulakan Pacitas East Java. The synthesis was carried out by intercalation methode by mixing benzalkonium chloride surfactant solution and precursor solution of iron chloride into natural bentonite solution, then the resulted solid phase was calcined at 400oC. The natural bentonite and the adsorbent of pillared clay were characterized by using infra red spectrosphotometer. The iron oxide content was determined by using atomic absorption spectroscopy. It has been concluded that pillarization proses increased the iron oxide content up to five time depending on the mole ratio of iron and cation exchange capacity (CEC) value of natural bentonite. From infra red spectra, it has been concluded that surfactant intercalation into inter layer space can be observed by using peak at 2925.8 and 2852.5 cm-1, while the iron oxide pillared is not observed.
SINKRONISASI FRAME PADA MODEM OFDM DALAM RENTANG FREKUENSI AUDIO Fitri, Yulia
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.551 KB)

Abstract

Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) adalah sebuah teknik transmisi paralel menggunakan banyak frekuensi yang saling tegak lurus (orthogonal) sebagai carrier-nya. OFDM telah dikembangkan untuk berbagai aplikasi sistem telekomunikasi karena transmisi data berkecepatan tinggi dan efisiensi dalam pemakaian bandwidth. Namun, OFDM juga memiliki kelemahan terutama kesalahan dalam menentukan awal data sinyal. Pada penelitian ini, sinkronisasi frame modem OFDM didesain untuk menentukan awal data sinyal yang ditransmisikan dalam rentang frekuensi audio. Sinkronisasi frame ini menggunakan teknik cross correlation preamble. Sistem dimodelkan dan disimulasikan menggunakan software Matlab dan diimplemantasikan pada OMAP L137 TMS320C6747. Dari hasil simulasi, variasi frekuensi preamble tidak mempengaruhi performa sinkronisasi frame. Pada implementasi secara real time, sinkronisasi frame modem OFDM menghasilkan suara dan spektrum yang jelas pada frekuensi preamble lebih besar dari 250 Hz.
SINTESIS CALKON ((E)-1,3-DI(NAPHTHALEN-2-YL)PROP-2-EN-1-ONE) DAN AKTIVITASNYA SEBAGAI ANTIOKSIDAN Hilma, Rahmiwati; -, Jasril; Teruna, Hilwan Yuda
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.942 KB)

Abstract

Study on chalcone calkon (E)-1,3-di(naphthalen-2-yl)prop-2-en-1-one synthesis have been carried out with stirrer methode. These compounds can be used as intermediate compound to synthesize others compounds which was reported having antimicrobial, anti-inflammatory, anti-depressant, anti-tumour. The of chalcones synthesis vatives were reported in acid and alkali condition. In this study, chalcone and its derivates were synthesized by using stirrer method in alkaline condition in room temperature. the compounds subjected to somes analyses including melting point measurement, thin layer chromatography and HPLC. Scavenging free radical by using DPPH methode showed Scavenging free radical with LC50 >80 μg/ml min potent activity while the ascorbat acid LC50 89,79 μg/ml.
PEMANFAATAN KULIT SINGKONG SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKU EDIBLE FILM Siregar, Sri Hilma; Irma, Widarti
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.865 KB)

Abstract

Bahan makanan pada umumnya sangat sensitif dan mudah mengalami penurunan kualitas. Salah satu cara untuk mencegah atau memperlambat fenomena tersebut adalah dengan pengemasan yang tepat. Bahan pengemas dari plastik banyak digunakan dengan pertimbangan ekonomis dan memberikan perlindungan yang baik dalam pengawetan. Penggunaan material sintetis tersebut berdampak pada pencemaran lingkungan, sehingga dibutuhkan penelitian mengenai bahan pengemas yang dapat diuraikan. Alternatif penggunaan kemasan yang dapat diuraikan adalah dengan menggunakan edible film. Edible Film didefinisikan sebagai lapisan yang dapat dimakan yang ditempatkan di atas atau di antara komponen makanan, dapat memberikan alternatif bahan pengemas yang tidak berdampak pada pencemaran lingkungan karena menggunakan bahan yang dapat diperbaharui dan harganya murah. Polisakarida seperti pati dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan edible film menggantikan polimer plastik karena ekonomis, dapat diperbaharui, dan memberikan karakteristik fisik yang baik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dengan semakin meningkatnya konsentrasi gliserol, maka semakin meningkat pula ketebalan dari edible film tersebut ( 0,097 ± 0,0029% ) pada pati kulit ubi kayu 5 gram dengan variasi gliserol 0,8 ml/gram). Daya kuat tarik yang tertinggi diperoleh pada pati kulit ubi kayu dengan variasi gliserol 0,6 ml/gram yaitu sebesar 2,0 GPa ± 0,4. Sedangkan persentase pemanjangan (elongasi) tertinggi pada pati kulit ubi kayu 5 gram dengan variasi gliserol 0,8 ml/gram yaitu 11%±4%. Penambahan gliserol tidak menunjukkan adanya penambahan gugus fungsi pada edible film, tetapi terjadi interaksi ikatan gaya Van Der Walls dan ikatan hidrogen antar molekul penyusun edible film.
TINDAKAN KEPERAWATAN SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR RISIKO INFEKSI NOSOKOMIAL DI INSTALASI MEDIKAL DAN SURGIKAL (STUDI DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU) Widiyanto, Juli
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.757 KB)

Abstract

Latar Belakang. Infeksi nosokomial adalah indikator tala ukur mutu sebuah rumah sakit.. Penelitian membuktikan bahwa mutu rumah sakit ditentukan oleh faktor pelayanan keperawatan dan sumber daya pelaksana tugas keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan tindakan keperawatan mempengaruhi terjadinya infeksi nosokomial di instalasi medikal dan surgikal. Metodologi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan case control. Populasi target adalah semua pasien yang di rawat di rumah sakit. Populasi studi adalah semua pasien yang dirawat di Instalasi Medikal dan Surgikal RSUD Arifin Achmad Propinsi Riau. Pengumpulan data menggunakan quesioner, observasi dan wawancara mendalam. Data dianalisis dengan uji chi-square dan regresi logistik.Hasil. Hasil penelitian menunjukan bahwa memakai APD, menerapkan SOP, cuci tangan sebelum tindakan, dan pengetahuan merupakan faktor yang berhubungan dengan infeksi nosokomial. Tindakan keperawatan yang terbukti berisiko terhadap kejadian infeksi nosokomial adalah tidak cuci tangan sebelum tindakan (OR= 3,6; 95%CI= 1,3-15,1) dan pengetahuan perawat yang rendah (OR= 3,5; 95%CI= 1,4-14,8), dengan nilai probabilitas sebesar 83%.Kesimpulan. Berdasar kondisi tersebut disimpulkan bahwa tindakan keperawatan yang merupakan faktor risiko infeksi nosokomial adalah tidak cuci tangan sebelum tindakan dan pengetahuan perawat yang rendah. Disarankan kepada tenaga keperawatan untuk meningkatkan kepatuhan cuci tangan dan pengetahuan tentang infeksi nosokomial.
ANALISA KANDUNGAN LOGAM BERAT BESI (FE) DAN KROMIUM (CR) PADA SUMUR ARTESIS DAN SUMUR PENDUDUK (CINCIN) DI KELURAHAN REJO SARI KECAMATAN TENAYAN RAYA KOTA PEKANBARU -, Lazulva; Apriani, Suci
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.158 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kandungan besi (Fe) dan kromium (Cr) pada air sumur artesis dan air sumur penduduk (cincin) di kelurahan Rejo Sari Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru dengan menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah enam sampel. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi besi (Fe) berturut – turut adalah 1,9615 ppm; 0,4692 ppm; 0,4692 ppm; 0,4461 ppm; 1,5615 ppm dan 0,2769 ppm. Untuk konsentrasi kromium (Cr) terdapat satu sampel yang terdeteksi yaitu 0,06 ppm. Jika dibandingkan dengan persyaratan air minum yang telah ditetapkan oleh Menteri Kesehatan R.I. No. 492/MENKES/PER/IV/2010 maka hampir semua sampel tidak layak untuk dikonsumsi secara langsung karena telah melebihi nilai ambang batas kualitas air untuk air minum. Selain logam berat, juga diukur parameter fisika dan kimia seperti suhu, warna dan pH. Hasilnya menunjukkan parameter fisika pada sumur cincin hampir semuanya masih belum memenuhi syarat air minum, sedangkan pada sumur artesis sudah memenuhi. Namun untuk pH sampel SA1 dan SC2 belum memenuhi syarat air minum karena berada dibawah standar yang telah ditentukan.
KARAKTERISTIK KEJANG DEMAM PADA ANAK TAHUN 2008-2010 DI RSI IBNU SINA PEKANBARU Yanti, Rifa; Ananda, Reza Rezki
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.427 KB)

Abstract

Demam kejang pada saat ini sangat banyak terjadi pada anak khususnya pada usia 0-5 tahun. Kejang demam di Asia dilaporkan sekitar 20 persen. Menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) kejang demam terjadi pada usia anak 6 bulan sampai 5 tahun, ini terjadinya bangkitan kejang demam bergantung pada umur anak. Kejang demam merupakan salah satu kelainan saraf yang paling sering dijumpai pada bayi dan anak. Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat karakteristikkejang demam pada anak tahun 2008-2010 di RSI Ibnu Sina Pekanbaru. Jenis Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan Teknik Pengambilan sampel purposive sampling berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya dengan jumlah 309 sampel. Teknik Pengumpulan data adalah lembaran Check List dan analisa data yang digunakan adalah univariate. Hasil penelitian secara umum yaitu karakteristik kejang demam pada anak tahun 2008-2010 di RSI Ibnu Sina Pekanbaru menunjukan bahwa karakteristik kejang demam pada anak berdasarkan usia tahun 2008-2010 adalah mayoritas berada pada usia fase pertama (0-1 tahun) sebanyak 154 orang (49,83%). Berdasarkan jenis kelamin tahun 2008-2010 adalah mayoritas berada pada laki-laki sebanyak 197 orang (63,75%). Berdasarkan suhu ambang kejang mayoritas berada pada suhu ambang kejang 39°C sebanyak 142 orang (45,95%).
PENGUJIAN CEMARAN BAKTERI (CYCLEA BARBATA MYERS) CINCAU HIJAU PADA MINUMAN AIR AKAR YANG DIJUAL DI DAERAH PEKANBARU Nasution, Musyirna Rahmah; Sahara, Ronapadua; Susanti, Emma
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.91 KB)

Abstract

Telah dilakukan pengujian cemaran bakteri dalam cincau hijau (Cyclea barbata myers) pada minuman air akar yang dijual di Kota Pekanbaru. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan metoda hitungan cawan dan analisis data berdasarkan metoda Standar Plate Count. Identifikasi morfologi dan klasifikasi gram bakteri dilakukan dengan pewarnaan sederhana dan pewarnaan gram. Sampel cincau hijau diambil dari penjual minuman air akar di delapan jalan raya kota Pekanbaru. Sampel cincau selanjutnya diuji angka lempeng total untuk mengetahui cemaran bakteri. Hasil uji didapatkan bahwa seluruh sampel cincau hijau yang diambil memiliki nilai ALT melebihi batas maksimum cemaran mikroba dalam pangan yang dipersyaratkan oleh BPOM dan SNI 7388 untuk jeli agar yaitu 1x104 koloni/g. Bentuk bakteri yang dominan ditemukan berdasarkan pewarnaan bakteri adalah golongan kokus gram positif.
RANCANG BANGUN TUNGKU BIOMASSA HEMAT ENERGI DAN RAMAH LINGKUNGAN PADA TUNGKU TRADISIONAL MASYARAKAT BERBAHAN BAKAR KAYU Ridwan, Abrar
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.762 KB)

Abstract

Teknologi tungku pembakaran telah lama berkembang pesat dimasyarakat dan masih digunakan khususnya propinsi Riau yang kaya akan sumber daya biomassa. Telah dilakukan perancangan dan pembuatan tungku hemat energi dan ramah lingkungan dengan sistem downdraft-gasification, tungku berdimensi 1 x 1 x 1,2 m dengan tabung 13 lobang udara primer dan 21 lobang udara sekunder dengan tinggi 40 cm dan diameter 35 cm. Pengujian dilakukan dengan 6 liter air yang mendidih pada menit ke-18,73 pada temperatur 99 0C untuk tungku modifikasi dan temperatur air tertinggi 83,75 0C pada menit 45,83 untuk tungku tradisional masyarakat dengan menggunakan 3 kg kayu bakar, kecepatan aliran udara primer 0,59 (g/s) dan 0,0034 (m3/s) udara sekunder . Efisiensi termal pada tungku modifikasi 14,7 % dan efisiensi termal pada tungku tradisional masayarakat 4,2 %. Proses semi-gasification pada pembakaran memberi dampak berkurangnya asap hasil pembakaran dan isolator dengan serbuk gergaji memberi akumulasi panas yang bersifat adiabatis.
BIOAKTIVITAS EKSTRAK KULIT BATANG TUMBUHAN LANGKA MERANTI LILIN Syahri, Jufrizal; Rullah, Kamal; Siregar, Sri Hilma
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.666 KB)

Abstract

Tumbuhan Shorea teysmaniana Dier adalah tumbuhan khas Provinsi Riau yang sudah langka dan dikenal dengan nama Meranti Lilin. Kulit batang tumbuhan ini diekstrak dengan metoda maserasi, sehingga didapatka ekstrak heksan 40,69 g, ekstrak etilasetat 133,22 g, dan ekstrak methanol 386,29 g. Masing-masing ekstrak dilakukan uji antibakteri dengan metoda difusi dan uji anti oksidan dengan metoda DPPH. Uji antibakteri dilakukan terhadap bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Sallmonella typhii, Bacillus subtilis dengan konsentrasi 1%. Ekstrak heksana tidak menunjukkan aktivitas, ekstrak etilasetat memberikan zona bening berturut-turut (mm) 13,2; 12,3; 9,6; 9;9. Ekstrak metanol menunjukkan aktifitas dg membentuk zona bening berturut-turut (mm) 10,6; 10,3; 8,1; 11,0. Berdasarkan aktivitas inilah proses isolasi dilanjutkan dengan menggunakan kromatografi vacum cair sehingga dihasilkan 12 fraksi untuk setiap ekstraknya. Ekstrak aktif dilanjutkan untuk diisolasi sampai senyawa murni, untuk ekstrak etil asetat menghasilkan 2 senyawa murni dengan kode HT1 dan HT2.

Page 1 of 3 | Total Record : 21


Filter by Year

2012 2012


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2025): Journal Photon Vol. 15 No. 2 (2025): Journal Photon Vol. 15 No. 1 (2024): Journal Photon Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Photon Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Photon Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Photon Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Photon Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Photon Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Photon Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Photon Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Photon Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Photon Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Photon Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Photon Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Photon Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Photon Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Photon Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Photon Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon Vol 6 No 02 (2016): Jurnal Photon Vol 6 No 02 (2016): Jurnal Photon Vol 6 No 01 (2015): Jurnal Photon Vol 6 No 01 (2015): Jurnal Photon Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Photon Vol 5 No 1 (2014): Jurnal Photon Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Photon Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Photon Vol 4 No 1 (2013): Jurnal Photon Vol 4 No 1 (2013): Jurnal Photon Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon Vol 2 No 2 (2012): Jurnal Photon Vol 2 No 2 (2012): Jurnal Photon Vol 2 No 1 (2011): Jurnal Photon Vol 2 No 1 (2011): Jurnal Photon Vol 1 No 2 (2011): Jurnal Photon Vol 1 No 2 (2011): Jurnal Photon Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Photon Vol 1 No 1 (2010): Jurnal Photon More Issue