cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Teaching terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD M. Sasingan; S. D. Besare; A. Tjuana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40430

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV Sekolah Dasar yang ditandai dengan kurangnya perhatian, partisipasi, dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Quantum Teaching memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam pembelajaran. Dengan demikian, model ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV Sekolah Dasar.
Perlindungan Hukum dari Debt Collector atas Penyitaan Paksa Objek Agunan Fidusia terhadap Debitur di Kota Malang Indra Mughni Pratama; Madnur Madnur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40431

Abstract

Maraknya praktik penarikan paksa objek Agunan fidusia oleh debt collector yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum dan berpotensi merugikan debitur menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perlindungan hukum yang diberikan kepada debitur dalam praktik pembiayaan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif yang bersifat deskriptif dan analitis melalui tinjauan pustaka didukung juga dengan data utama berupa wawancara kemudian dianalisis kembali menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengungkap bahwa secara umum pelaksanaan eksekusi Agunan fidusia wajib dilakukan melalui beberapa prosedur hukum, pelelangan umum serta kesepakatan para pihak. Dalam putusan Mahkamah konstitusi juga dipertegas dilarang menggunakan keputusan secara sepihak. Walaupun aturan sudah jelas masih ditemukan penggunaan jasa debt collector yang melakukan penarikan paksa tanpa mengikuti prosedur resminya. Ketidaksesuaian antara hukum yang berlaku dan pelaksanaan di lapangan menunjukkan rendahnya kepatuhan dan pemahaman tentang hukum yang berlaku. Perlindungan hukum untuk debitur masih belum berjalan sesuai dengan semestinya.
Trauma dan Pemulihan Emosi Tokoh dalam Unfinished Goodbye: Tinjauan Psikologi Sastra Humanistik Carl Rogers Nur Amalia Agustina; Yermia Nugroho Agung Wibowo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40432

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi trauma dan pemulihan emosi tokoh Ranu dalam buku Unfinished Goodbye karya Syahid Muhammad melalui pendekatan psikologi sastra humanistik Carl Rogers. Masalah penelitian terfokus pada dua hal yaitu bagaimana bentuk trauma tokoh direpresentasikan, dan bagaimana proses pemulihan emosinya berlangsung. Tujuannya adalah mendeskripsikan empat bentuk trauma fisik, psikologis, emosional, dan sekunder serta empat proses pemulihan Rogers yakni penerimaan tanpa syarat, empati pemahaman mendalam, konsistensi diri, dan aktualisasi diri. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra humanistik. Sumber datanya adalah buku Unfinished Goodbye karya Syahid Muhammad (2024). Data berupa kutipan kalimat, kata, frasa, dan dialog. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik catat, yaitu mencatat bagian teks yang menunjukkan kondisi trauma dan proses pemulihan emosi. Penelitian menemukan dua aspek utama pada tokoh Ranu. Pertama, terdapat empat bentuk trauma fisik, psikologis, emosional, dan sekunder dengan trauma psikologis paling dominan. Kedua, proses pemulihan emosi berlangsung melalui tahap empat: penerimaan tanpa syarat, empati, konsistensi diri, dan aktualisasi diri berdasarkan teori Carl Rogers. Trauma psikologis lebih dominan dalam buku Unfinished Goodbye dengan pemulihan emosi tokoh Ranu melalui pendekatan humanistik Carl Rogers. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menampilkan representasi trauma lintas budaya, mengeksplorasi karya sastra lain, serta mengembangkan program pendidikan yang melibatkan orang tua dan guru dalam mendukung proses pemulihan emosi.
Analisis Skor CARS: Memahami Spektrum Autisme pada M. Haikal Harsita Iman Azhari; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Radiah Radiah; Chintia Putri; Sophiah Sophiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40433

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan hambatan dalam interaksi sosial, komunikasi, serta adanya pola perilaku yang terbatas dan berulang. Identifikasi dini terhadap karakteristik autisme sangat penting untuk menentukan layanan pendidikan dan intervensi yang sesuai bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis spektrum autisme pada M. Haikal Harsita melalui penggunaan instrumen Childhood Autism Rating Scale (CARS) dengan dukungan data Modified Checklist for Autism in Toddlers (M-CHAT). Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan subjek seorang peserta didik kelas II Autis di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang. Data diperoleh melalui hasil penilaian CARS dan M-CHAT, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik perkembangan subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Haikal Harsita memperoleh skor total CARS sebesar 31, yang mengindikasikan kategori autisme ringan hingga sedang. Aspek yang menunjukkan hambatan paling menonjol terdapat pada hubungan sosial dengan orang lain, komunikasi verbal, serta derajat dan konsistensi respons intelektual. Sementara itu, aspek penggunaan tubuh dan penggunaan objek menunjukkan kemampuan yang relatif sesuai dengan tahap perkembangannya. Data M-CHAT sebagai instrumen pendukung juga memperlihatkan adanya karakteristik yang mengarah pada gangguan spektrum autisme, terutama pada aspek interaksi sosial dan respons terhadap lingkungan. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan instrumen asesmen yang komprehensif dalam memahami profil perkembangan anak dengan ASD sehingga program intervensi dan layanan pendidikan khusus dapat dirancang secara lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan individu.
Alat Bukti Dashcam dalam Kasus Perdata: Validitas dan Kekuatan Bukti Rekaman Video Elektronik dalam Tuntutan Ganti Rugi Akibat Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Anami Rasya Davalyn; Alfia Ratu Qalbi; Fasya Aisyagina Azahra; Julian Fahmi; Farahdinny Siswajanthy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40471

Abstract

Perkembangan dalam teknologi informasi telah melahirkan kategori bukti baru yang belum sepenuhnya diatur dalam hukum acara perdata di Indonesia, yang berasal dari Herzien Inlandsch Reglement (HIR) dan Rechtsreglement Buitengewesten (RBg). Salah satu contoh dari hal ini adalah rekaman yang diambil dari kamera dasbor mobil (dashcam), yang seringkali menjadi bukti yang paling objektif dalam sengketa lalu lintas. Kajian ini memiliki dua rumusan masalah yang akan diangkat: (1) keabsahan rekaman dashcam sebagai informasi atau dokumen elektronik dalam konteks hukum pembuktian acara perdata di Indonesia, dan (2) nilai bukti dari rekaman tersebut dalam keputusan mengenai klaim ganti rugi terkait Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber hukum utama yang di analisis meliputi KUHPerdata, HIR, UU ITE No. 1 Tahun 2024, UU No. 11 Tahun 2008, PP No. 71 Tahun 2019, serta Perma No. 1 Tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekaman dashcam dapat dikategorikan sebagai alat bukti surat elektronik dan/atau petunjuk, sesuai dengan Pasal 5 jo. Pasal 11 UU ITE jo. Pasal 1866 KUHPerdata, dengan syarat memenuhi standar autentikasi baik secara teknis maupun prosedural. Namun, kekuatan bukti tersebut bersifat relatif, yang artinya tergantung pada penilaian yang fair dari hakim dengan mempertimbangkan integritas metadata, rangkaian penyimpanan bukti, serta keterangan dari ahli forensik digital. Penelitian ini menyarankan pentingnya harmonisasi regulasi dan pelatihan bagi hakim untuk memastikan konsistensi dalam evaluasi bukti elektronik dalam sistem peradilan perdata di Indonesia.
Representasi Gangguan Identitas Disosiatif Pada Tokoh Utama Serial Televisi ”Aku Tak Membenci Hujan”:Tinjauan Psikologi Sastra Amara Shofy Fadhilla; Yermia Nugroho Agung Wibowo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi gangguan identitas disosiatif (DID) pada tokoh utama dalam serial televisi “Aku Tak Membenci Hujan” serta faktor penyebab munculnya gangguan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berupa dialog, adegan, ekpresi yang terjadi pada tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, catat, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model analisisis mengalir (Flow Model Analisis) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dengan membandingkan hasil analisis peneliti dan hasil wawancara penonton. Dari hasil analisis ditemukan tiga identitas lainnya, lima gejala amnesia disosiatif, satu gejala depersonalisasi, dan satu fugu disosiatif. Selain itu, faktor penyebab munculnya gangguan identitas disosiatif adalah trauma masa kecil serta mendapatkan perlakuan tidak baik dari ibunya selama hidupnya. Seperti perlakuan tidak pernah dianggap, kurang kasih perhatian, kurang kasih sayang, serta diperlakukan tidak adil.
Evaluasi Mutu Butir Soal Melalui Uji Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Daya Beda dan Distraktor Riswan Riswan; Alfian Gunawan; Miftahir Rizqa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas instrumen Ujian Sekolah Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas VI SD IT Humairoh 2 Pekanbaru Tahun Pelajaran 2025/2026 berdasarkan aspek validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas distraktor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis butir soal terhadap 40 soal pilihan ganda yang dikerjakan oleh 45 peserta didik kelas VI. Data diperoleh melalui studi dokumentasi berupa naskah soal, kunci jawaban, dan lembar jawaban peserta didik, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas Product Moment Pearson, reliabilitas Kuder-Richardson 20 (KR-20), tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas distraktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh butir soal (100%) dinyatakan valid dengan nilai koefisien korelasi lebih besar daripada r tabel (0,294), serta memiliki reliabilitas tinggi dengan koefisien sebesar 0,748. Berdasarkan tingkat kesukaran, terdapat 21 butir soal (52,5%) berkategori sedang, 18 butir soal (45,0%) berkategori mudah, dan 1 butir soal (2,5%) berkategori sukar. Analisis daya beda menunjukkan bahwa 2 butir soal (5,0%) berkategori sangat baik, 19 butir soal (47,5%) berkategori baik, 11 butir soal (27,5%) berkategori cukup baik, dan 8 butir soal (20,0%) berkategori kurang baik. Sementara itu, analisis distraktor menunjukkan bahwa 119 distraktor (74,38%) berfungsi efektif dan 41 distraktor (25,62%) belum berfungsi secara optimal. Dengan demikian, instrumen Ujian Sekolah PAI Tahun Pelajaran 2025/2026 memiliki kualitas yang baik dan layak digunakan sebagai alat evaluasi hasil belajar, meskipun beberapa butir soal dengan daya beda rendah, tingkat kesukaran ekstrem, dan distraktor yang belum efektif masih memerlukan revisi untuk meningkatkan kualitas instrumen pada pelaksanaan evaluasi berikutnya.
Tujuh Lafadz Dzikir dalam Karya Kaligrafi dengan Teknik Ukir dan Mozaik Fahmi Ade Fahrezi; Irwan Irwan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40474

Abstract

Penciptaan Karya akhir ini bertujuan untuk memvisualisasikan bagaimana tujuh lafadz dzikir dalam karya ukir kaligrafi teknik ukir dan mozaik. Harapan dari karya ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu berdzikir supaya selalu dalam lindungan dan dekat pada Allah SWT. Serta untuk meningkatkan pengetahuan dan ide dalam mewujudkan karya seni kaligrafi teknik dan mozaik dengan cara ungkap yang berbeda. Ada beberapa tahapan yang dilaksanakan sesuai dengan metode yang digunakan dalam penciptaan karya yaitu: (1) Eksplorasi, (2) Perancangan, dan (3) Perwujudan. Adapun karya yang dibahas tersebut, terdiri dari tujuh karya ukir yaitu: Bismillahirrahmanirrahim, Allahu Akbar, Lahaula Wala Quwwata Illa Billah, Subhanallah, Astagfirullah, La Ilaha Ilallah, Alhamdulillah. Karya tersebut akan dipamerkan selama 2 hari, dan melaksanakan dokumentasi serta pembuatan laporan.
Penerapan M-Chat dan CARS dalam Mengidentifikasi Hambatan Komunikasi dan Interaksi Sosial Anak Autisme di SLB-A YAPENTRA Arhe Aan Yesa Purba; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan komunikasi dan interaksi sosial pada anak autisme di Sekolah Luar Biasa (SLB) A YAPENTRA melalui penerapan instrumen M-CHAT dan CARS. M-CHAT digunakan sebagai alat skrining awal untuk mendeteksi risiko gangguan spektrum autisme, sedangkan CARS digunakan untuk mengukur tingkat keparahan gejala autisme berdasarkan perilaku yang tampak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek beberapa siswa di tingkat dasar SLB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami hambatan dalam komunikasi verbal dan nonverbal, seperti keterbatasan dalam kontak mata, kurangnya respons terhadap panggilan, serta kesulitan dalam mengekspresikan kebutuhan. Selain itu, interaksi sosial siswa juga tergolong rendah, ditandai dengan kurangnya minat untuk berinteraksi dengan teman sebaya dan kecenderungan bermain sendiri. Berdasarkan hasil CARS, tingkat keparahan autisme berada pada kategori ringan hingga sedang, yang ditandai dengan adanya perilaku repetitif dan kesulitan dalam beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan M-CHAT dan CARS secara bersamaan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif dalam mengidentifikasi karakteristik dan kebutuhan anak autisme di SLB. Oleh karena itu, hasil identifikasi ini dapat menjadi dasar dalam perencanaan program pembelajaran yang lebih tepat dan intervensi yang sesuai bagi anak autisme.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur sebagai Pupuk Organik dalam Meningkatkan Kesuburan dan pH Tanah Rendah Christine Amelia Briggita; Haniyah Ramadhani; Theresia Asmiranda Simbolon; Windiarni Eveline Bate’e; Risky Ansipar Hutapea
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah cangkang telur sebagai pupuk organik dalam meningkatkan kesuburan dan pH tanah rendah. Penelitian dilakukan melalui analisis laboratorium terhadap kandungan unsur hara pada pupuk organik berbahan dasar cangkang telur. Hasil analisis menunjukkan bahwa pupuk organik cangkang telur mengandung Ca sebesar 24,1100%, kapasitas tukar kation (KTK) sebesar 0,8826 me/100 g, K sebesar 0,0300%, dan P sebesar 0,1400%. Tingginya kandungan kalsium pada cangkang telur berpotensi meningkatkan pH tanah serta membantu memperbaiki kesuburan tanah dengan menambah unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Selain meningkatkan kualitas tanah, pemanfaatan limbah cangkang telur juga dapat mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah rumah tangga. Dengan demikian, limbah cangkang telur dapat dijadikan alternatif pupuk organik yang ramah lingkungan dan ekonomis dalam bidang pertanian.