cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Strategi Sekolah Islam dalam Mengatasi Perilaku Verbal Bullying Wildan Taqiyudin; Abdul Haris Fatgehipon; Nandi Kurniawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40422

Abstract

Perilaku verbal bullying masih menjadi permasalahan di sekolah Islam terpadu meskipun lembaga tersebut berorientasi pada pembentukan akhlak dan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor penyebab verbal bullying serta menganalisis strategi penanganannya menggunakan kerangka manajemen strategis Fred R. David. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan lima peserta didik yang teridentifikasi melakukan verbal bullying, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa verbal bullying dipengaruhi oleh respons emosional spontan, penguatan sosial dari kelompok sebaya, pola komunikasi keluarga, kurang optimalnya pengawasan sekolah, dan paparan konten digital berbahasa kasar. Strategi penanganan dilakukan melalui formulasi berbasis nilai keislaman, implementasi program Bina Pendidikan Islami (BPI), pembiasaan karakter, seminar anti-bullying, serta penerapan prosedur penanganan kasus yang dievaluasi secara berkala. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan karakter Islam dan manajemen strategis dapat mendukung upaya pencegahan verbal bullying di sekolah Islam.
Tugas Pemimpin dalam Era Transformasi Digital: Studi Pustaka tentang Manajemen Kepemimpinan Modern Wafa Hadhirotul Qudsy; Ruswan Ruswan; Fatah Syukur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40427

Abstract

Transformasi digital telah membawa disrupsi masif yang mengubah tata kelola organisasi, termasuk lembaga pendidikan yang dituntut meningkatkan mutu melalui efisiensi berbasis teknologi. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran strategis dan kompetensi esensial yang harus dimiliki pemimpin dalam menghadapi gelombang digitalisasi melalui pendekatan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan modern tidak lagi sekadar menjalankan fungsi manajerial konvensional, melainkan harus beralih menjadi kepemimpinan digital yang memiliki visi jangka panjang, kreativitas, serta ketangkasan dalam menghadapi ketidakpastian. Kompetensi utama yang mendesak bagi pemimpin masa kini meliputi kepemimpinan adaptif, komunikasi strategis, pengelolaan budaya kerja yang inovatif, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. Selain itu, dalam konteks pendidikan Islam, integrasi teknologi ini harus tetap bertumpu pada kepemimpinan berbasis nilai (integritas dan keteladanan) agar aspek kemanusiaan dan pembentukan karakter tidak terabaikan di tengah arus modernisasi. Rekomendasi artikel ini menekankan pentingnya pelatihan literasi digital berkala dan penyediaan infrastruktur yang merata guna memperkecil kesenjangan digital.
Pengaruh Variasi Latihan Bertahan Passing Bawah Bola Voli terhadap Kemampuan Bertahan Pemain Tim Voli Putri SMP Islam Moga Kabupaten Pemalang Muhammad Ziyad Khusnul Labib; Yogi Ferdy Irawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40429

Abstract

Kemampuan bertahan dalam permainan bola voli sangat bergantung pada keterampilan passing bawah yang baik dan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi latihan bertahan passing bawah bola voli terhadap kemampuan bertahan pemain tim voli putri SMP Islam Moga Kabupaten Pemalang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh pemain tim voli putri SMP Islam Moga yang berjumlah 18 pemain, diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian mencakup empat aspek pengukuran kemampuan bertahan, yaitu: akurasi passing bawah (Brady Volleyball Test Modifikasi, 10 kali percobaan), konsistensi teknik (rubrik observasi, skor 1–12), kecepatan reaksi bertahan (reaction time test), dan posisi formasi bertahan (observasi game-like, skala 1–5). Program variasi latihan yang diterapkan terdiri atas empat jenis, yaitu: (1) Partner Drill, (2) Triangle Drill, (3) Pressure Drill, dan (4) Situational Defense Drill, dilaksanakan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu (total 24 sesi latihan). Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji hipotesis paired sample t-test, uji efektivitas N-Gain, dan effect size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan variasi latihan bertahan passing bawah terhadap kemampuan bertahan pemain (tₒₕᵢₜᵤᵤ = 11,248; p = 0,000 < 0,05; d = 2,65 kategori sangat besar). Rata-rata skor total pretest sebesar 18,42 meningkat menjadi 25,78 pada posttest dengan persentase peningkatan 39,96% dan nilai N-Gain = 0,71 (kategori tinggi).
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Teaching terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD M. Sasingan; S. D. Besare; A. Tjuana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40430

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV Sekolah Dasar yang ditandai dengan kurangnya perhatian, partisipasi, dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Quantum Teaching memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam pembelajaran. Dengan demikian, model ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV Sekolah Dasar.
Perlindungan Hukum dari Debt Collector atas Penyitaan Paksa Objek Agunan Fidusia terhadap Debitur di Kota Malang Indra Mughni Pratama; Madnur Madnur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40431

Abstract

Maraknya praktik penarikan paksa objek Agunan fidusia oleh debt collector yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum dan berpotensi merugikan debitur menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perlindungan hukum yang diberikan kepada debitur dalam praktik pembiayaan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif yang bersifat deskriptif dan analitis melalui tinjauan pustaka didukung juga dengan data utama berupa wawancara kemudian dianalisis kembali menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengungkap bahwa secara umum pelaksanaan eksekusi Agunan fidusia wajib dilakukan melalui beberapa prosedur hukum, pelelangan umum serta kesepakatan para pihak. Dalam putusan Mahkamah konstitusi juga dipertegas dilarang menggunakan keputusan secara sepihak. Walaupun aturan sudah jelas masih ditemukan penggunaan jasa debt collector yang melakukan penarikan paksa tanpa mengikuti prosedur resminya. Ketidaksesuaian antara hukum yang berlaku dan pelaksanaan di lapangan menunjukkan rendahnya kepatuhan dan pemahaman tentang hukum yang berlaku. Perlindungan hukum untuk debitur masih belum berjalan sesuai dengan semestinya.
Trauma dan Pemulihan Emosi Tokoh dalam Unfinished Goodbye: Tinjauan Psikologi Sastra Humanistik Carl Rogers Nur Amalia Agustina; Yermia Nugroho Agung Wibowo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40432

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi trauma dan pemulihan emosi tokoh Ranu dalam buku Unfinished Goodbye karya Syahid Muhammad melalui pendekatan psikologi sastra humanistik Carl Rogers. Masalah penelitian terfokus pada dua hal yaitu bagaimana bentuk trauma tokoh direpresentasikan, dan bagaimana proses pemulihan emosinya berlangsung. Tujuannya adalah mendeskripsikan empat bentuk trauma fisik, psikologis, emosional, dan sekunder serta empat proses pemulihan Rogers yakni penerimaan tanpa syarat, empati pemahaman mendalam, konsistensi diri, dan aktualisasi diri. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra humanistik. Sumber datanya adalah buku Unfinished Goodbye karya Syahid Muhammad (2024). Data berupa kutipan kalimat, kata, frasa, dan dialog. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan teknik catat, yaitu mencatat bagian teks yang menunjukkan kondisi trauma dan proses pemulihan emosi. Penelitian menemukan dua aspek utama pada tokoh Ranu. Pertama, terdapat empat bentuk trauma fisik, psikologis, emosional, dan sekunder dengan trauma psikologis paling dominan. Kedua, proses pemulihan emosi berlangsung melalui tahap empat: penerimaan tanpa syarat, empati, konsistensi diri, dan aktualisasi diri berdasarkan teori Carl Rogers. Trauma psikologis lebih dominan dalam buku Unfinished Goodbye dengan pemulihan emosi tokoh Ranu melalui pendekatan humanistik Carl Rogers. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menampilkan representasi trauma lintas budaya, mengeksplorasi karya sastra lain, serta mengembangkan program pendidikan yang melibatkan orang tua dan guru dalam mendukung proses pemulihan emosi.
Analisis Skor CARS: Memahami Spektrum Autisme pada M. Haikal Harsita Iman Azhari; Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia; Radiah Radiah; Chintia Putri; Sophiah Sophiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40433

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan hambatan dalam interaksi sosial, komunikasi, serta adanya pola perilaku yang terbatas dan berulang. Identifikasi dini terhadap karakteristik autisme sangat penting untuk menentukan layanan pendidikan dan intervensi yang sesuai bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis spektrum autisme pada M. Haikal Harsita melalui penggunaan instrumen Childhood Autism Rating Scale (CARS) dengan dukungan data Modified Checklist for Autism in Toddlers (M-CHAT). Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan subjek seorang peserta didik kelas II Autis di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang. Data diperoleh melalui hasil penilaian CARS dan M-CHAT, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik perkembangan subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Haikal Harsita memperoleh skor total CARS sebesar 31, yang mengindikasikan kategori autisme ringan hingga sedang. Aspek yang menunjukkan hambatan paling menonjol terdapat pada hubungan sosial dengan orang lain, komunikasi verbal, serta derajat dan konsistensi respons intelektual. Sementara itu, aspek penggunaan tubuh dan penggunaan objek menunjukkan kemampuan yang relatif sesuai dengan tahap perkembangannya. Data M-CHAT sebagai instrumen pendukung juga memperlihatkan adanya karakteristik yang mengarah pada gangguan spektrum autisme, terutama pada aspek interaksi sosial dan respons terhadap lingkungan. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan instrumen asesmen yang komprehensif dalam memahami profil perkembangan anak dengan ASD sehingga program intervensi dan layanan pendidikan khusus dapat dirancang secara lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan individu.
Alat Bukti Dashcam dalam Kasus Perdata: Validitas dan Kekuatan Bukti Rekaman Video Elektronik dalam Tuntutan Ganti Rugi Akibat Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Anami Rasya Davalyn; Alfia Ratu Qalbi; Fasya Aisyagina Azahra; Julian Fahmi; Farahdinny Siswajanthy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40471

Abstract

Perkembangan dalam teknologi informasi telah melahirkan kategori bukti baru yang belum sepenuhnya diatur dalam hukum acara perdata di Indonesia, yang berasal dari Herzien Inlandsch Reglement (HIR) dan Rechtsreglement Buitengewesten (RBg). Salah satu contoh dari hal ini adalah rekaman yang diambil dari kamera dasbor mobil (dashcam), yang seringkali menjadi bukti yang paling objektif dalam sengketa lalu lintas. Kajian ini memiliki dua rumusan masalah yang akan diangkat: (1) keabsahan rekaman dashcam sebagai informasi atau dokumen elektronik dalam konteks hukum pembuktian acara perdata di Indonesia, dan (2) nilai bukti dari rekaman tersebut dalam keputusan mengenai klaim ganti rugi terkait Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber hukum utama yang di analisis meliputi KUHPerdata, HIR, UU ITE No. 1 Tahun 2024, UU No. 11 Tahun 2008, PP No. 71 Tahun 2019, serta Perma No. 1 Tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekaman dashcam dapat dikategorikan sebagai alat bukti surat elektronik dan/atau petunjuk, sesuai dengan Pasal 5 jo. Pasal 11 UU ITE jo. Pasal 1866 KUHPerdata, dengan syarat memenuhi standar autentikasi baik secara teknis maupun prosedural. Namun, kekuatan bukti tersebut bersifat relatif, yang artinya tergantung pada penilaian yang fair dari hakim dengan mempertimbangkan integritas metadata, rangkaian penyimpanan bukti, serta keterangan dari ahli forensik digital. Penelitian ini menyarankan pentingnya harmonisasi regulasi dan pelatihan bagi hakim untuk memastikan konsistensi dalam evaluasi bukti elektronik dalam sistem peradilan perdata di Indonesia.
Representasi Gangguan Identitas Disosiatif Pada Tokoh Utama Serial Televisi ”Aku Tak Membenci Hujan”:Tinjauan Psikologi Sastra Amara Shofy Fadhilla; Yermia Nugroho Agung Wibowo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi gangguan identitas disosiatif (DID) pada tokoh utama dalam serial televisi “Aku Tak Membenci Hujan” serta faktor penyebab munculnya gangguan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berupa dialog, adegan, ekpresi yang terjadi pada tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, catat, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model analisisis mengalir (Flow Model Analisis) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dengan membandingkan hasil analisis peneliti dan hasil wawancara penonton. Dari hasil analisis ditemukan tiga identitas lainnya, lima gejala amnesia disosiatif, satu gejala depersonalisasi, dan satu fugu disosiatif. Selain itu, faktor penyebab munculnya gangguan identitas disosiatif adalah trauma masa kecil serta mendapatkan perlakuan tidak baik dari ibunya selama hidupnya. Seperti perlakuan tidak pernah dianggap, kurang kasih perhatian, kurang kasih sayang, serta diperlakukan tidak adil.
Evaluasi Mutu Butir Soal Melalui Uji Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Daya Beda dan Distraktor Riswan Riswan; Alfian Gunawan; Miftahir Rizqa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas instrumen Ujian Sekolah Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas VI SD IT Humairoh 2 Pekanbaru Tahun Pelajaran 2025/2026 berdasarkan aspek validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas distraktor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis butir soal terhadap 40 soal pilihan ganda yang dikerjakan oleh 45 peserta didik kelas VI. Data diperoleh melalui studi dokumentasi berupa naskah soal, kunci jawaban, dan lembar jawaban peserta didik, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas Product Moment Pearson, reliabilitas Kuder-Richardson 20 (KR-20), tingkat kesukaran, daya beda, dan efektivitas distraktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh butir soal (100%) dinyatakan valid dengan nilai koefisien korelasi lebih besar daripada r tabel (0,294), serta memiliki reliabilitas tinggi dengan koefisien sebesar 0,748. Berdasarkan tingkat kesukaran, terdapat 21 butir soal (52,5%) berkategori sedang, 18 butir soal (45,0%) berkategori mudah, dan 1 butir soal (2,5%) berkategori sukar. Analisis daya beda menunjukkan bahwa 2 butir soal (5,0%) berkategori sangat baik, 19 butir soal (47,5%) berkategori baik, 11 butir soal (27,5%) berkategori cukup baik, dan 8 butir soal (20,0%) berkategori kurang baik. Sementara itu, analisis distraktor menunjukkan bahwa 119 distraktor (74,38%) berfungsi efektif dan 41 distraktor (25,62%) belum berfungsi secara optimal. Dengan demikian, instrumen Ujian Sekolah PAI Tahun Pelajaran 2025/2026 memiliki kualitas yang baik dan layak digunakan sebagai alat evaluasi hasil belajar, meskipun beberapa butir soal dengan daya beda rendah, tingkat kesukaran ekstrem, dan distraktor yang belum efektif masih memerlukan revisi untuk meningkatkan kualitas instrumen pada pelaksanaan evaluasi berikutnya.