cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Analisis Strategi Manajemen Perilaku Siswa Kelas 3 SD Negeri Kotakulon 2 Salsa Dyah Pratiwi; Faikotus Silvi; Nabila Indah Cahyani; Trapsila Siwi Hutami; Muhammad Lutfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40399

Abstract

Di sekolah dasar, pengendalian perilaku siswa sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kondisi pengelolaan perilaku siswa kelas 3 di SDN Kotakulon 2, mengidentifikasi penyebab perilaku yang mengganggu, serta mengkaji metode yang digunakan guru untuk mengendalikan perilaku siswa. Dengan menggunakan observasi dan wawancara terhadap guru kelas serta kepala sekolah, penelitian ini menerapkan metodologi deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taktik utama yang digunakan guru untuk mengendalikan perilaku siswa adalah komunikasi individu, pemberian penghargaan dan penguatan positif, berbagai teknik pembelajaran aktif, penggunaan teknologi, serta kerja sama dengan orang tua. Taktik-taktik ini berhasil meningkatkan efektivitas pembelajaran, memperbaiki kondisi di dalam kelas, dan meningkatkan keterlibatan siswa. Namun, masih terdapat beberapa perilaku yang mengganggu, sehingga perlu diterapkan sanksi pendidikan yang lebih teratur. Dengan demikian, pembentukan lingkungan belajar yang ramah dan efektif dapat didukung oleh manajemen perilaku yang mengutamakan disiplin konstruktif dan kerja sama dengan orang tua.
Studi Literature: Analisis Perkembangan Gerak Dasar Pada Masa Remaja Awal dalam Aspek Motorik Siswa SMP Pavel Berkat Tua Girsang; Rangga Pardamenta Pinem; Frederick Sihombing; Andreas Pasaribu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan gerak dasar pada masa remaja awal dalam aspek motorik siswa SMP melalui metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan mengenai perkembangan motorik remaja awal. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan gerak dasar yang meliputi gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif memiliki peranan penting dalam mendukung kemampuan fisik dan keterampilan olahraga siswa SMP. Perkembangan motorik siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pertumbuhan fisik, aktivitas fisik, kebugaran jasmani, lingkungan keluarga, pembelajaran pendidikan jasmani, serta perkembangan teknologi digital. Pembelajaran pendidikan jasmani yang aktif dan berbasis keterampilan gerak dasar terbukti mampu meningkatkan koordinasi, keseimbangan, kekuatan, dan kelincahan siswa. Selain itu, aktivitas olahraga seperti pencak silat, permainan, dan senam juga memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan motorik siswa. Namun, penggunaan gawai dan screen time yang berlebihan dapat menurunkan aktivitas fisik siswa sehingga berdampak negatif terhadap kemampuan motorik. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari sekolah, guru, dan keluarga dalam meningkatkan aktivitas fisik siswa agar perkembangan gerak dasar pada masa remaja awal dapat berkembang secara optimal dan mendukung kesehatan serta kebugaran jasmani siswa.
Metode Penelitian Mixed Metods: Konsep, Desain, dan Implementasinya dalam Penelitian Pendidikan Rifald Rizal; Zamsiswaya Zamsiswaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40401

Abstract

Perkembangan fenomena pendidikan yang semakin kompleks menuntut penggunaan pendekatan penelitian yang mampu menghasilkan pemahaman secara komprehensif. Mixed methods hadir sebagai pendekatan yang mengintegrasikan metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu kerangka penelitian. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar mixed methods, mengidentifikasi berbagai desain yang berkembang, serta menjelaskan implementasinya dalam penelitian pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa mixed methods berkembang sebagai paradigma penelitian yang berlandaskan pragmatisme dengan karakteristik utama berupa integrasi data, triangulasi, dan fleksibilitas desain. Desain yang banyak digunakan meliputi convergent, explanatory sequential, exploratory sequential, dan embedded. Disimpulkan bahwa mixed methods merupakan pendekatan yang relevan untuk mengkaji permasalahan pendidikan kontemporer karena mampu menghasilkan temuan yang lebih komprehensif, valid, dan kontekstual.
Fenomena Doomscroling dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Naufal Daffa Danendra; Zharima Berlian Ningrum; Prasetya Koswara
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40403

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial memicu munculnya perilaku doomscrolling, yaitu kebiasaan menggulir dan mengonsumsi informasi negatif secara terus-menerus. Mahasiswa menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terhadap fenomena ini akibat tingginya intensitas penggunaan media sosial untuk kebutuhan akademik maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena doomscrolling, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap kesehatan mental mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research), yang dimana data dikumpulkan melalui analisis mendalam terhadap artikel ilmiah dari database seperti Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa doomscrolling dipicu oleh interaksi kompleks antara algoritma media sosial, dinamika psikologis individu seperti Fear of Missing Out atau (FoMO), dan pengaruh lingkungan global. Perilaku ini berdampak buruk terhadap kesehatan mental mahasiswa, mulai dari meningkatkan kecemasan, memicu overthinking, mengganggu konsentrasi belajar, hingga menyebabkan kelelahan mental dan menurunkan kesejahteraan psikologis. Sebagai upaya preventif, mahasiswa disarankan untuk meningkatkan regulasi diri dalam bermedia sosial dan memperkuat literasi digital.
Pengaruh Content Marketing dan Online Customer Review di Tiktok terhadap Minat Beli Produk Barenbliss pada Mahasiswa Fisip USU di Kota Medan Billah Syakira Rasyad Siregar; Airyn Fareniza Ahzza Zaraya Siregar; Adella Maisyarah; Muhammad Aidil Rizki; Odo Inexso; Onan Marakali Siregar; Ummi Salamah Sitorus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40404

Abstract

Perkembangan TikTok telah mengubah perilaku belanja konsumen secara fundamental. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh content marketing dan online customer review terhadap minat beli produk Barenbliss di FISIP USU. Dengan pendekatan kuantitatif kausal, data dikumpulkan dari 97 responden melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan SEM-PLS (SmartPLS 4.0). Hasil menunjukkan content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (original sample = 0,790; t = 10,099; p < 0,001), sementara online customer review berpengaruh positif namun tidak signifikan (original sample = 0,103; t = 1,111; p = 0,266). Kebaruan penelitian ini terletak pada temuan bahwa dalam konteks produk skincare yang mengandalkan demonstrasi visual, content marketing berbasis video lebih dominan daripada ulasan teks. Secara praktis, merek seperti Barenbliss disarankan memprioritaskan pengembangan konten kreatif TikTok.
Inovasi Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Teknologi Digital Aulia Hafizoh; Mirawati Mirawati; Zamsiswaya Zamsiswaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40405

Abstract

Inovasi yang berkembang pesat era digitalisasi saat ini penggunaan media pembelajaran berbasis digital, yang menawarkan fleksibilitas, interaktivitas, dan kemudahan akses terhadap informasi, Tujuan penelitian ini adalah menganalisis media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang memiliki tujuan dalam membagikan penjelasan secara sistematis, mendalam, dan faktual mengenai inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi digital. Hasil dan simpulan Inovasi dalam media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi digital merupakan respons terhadap tantangan pembelajaran konvensional yang sering kali dianggap monoton dan tidak sesuai dengan gaya belajar generasi saat ini. Transformasi digital dalam pembelajaran PAI telah membawa perubahan signifikan dalam cara guru menyampaikan materi dan siswa berinteraksi dengan pembelajaran. Penggunaan teknologi ini memungkinkan cara belajar yang lebih kontekstual dan personal, sehingga meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik terhadap pendidikan islam, termasuk Al-Qur’an, Hadis, Fikih, dan Akhlak. Melalui pemanfaatan berbagai platform digital dan multimedia interaktif, pembelajaran PAI menjadi lebih dinamis, adaptif, dan selaras dengan karakteristik generasi digital. Tantangan dalam pembelajaran PAI berbasis digital masih banyak ketidakmerataan akses teknologi dan keterbatasan kompetensi digital guru, resistensi terhadap perubahan metode pembelajaran tradisional menjadi tantangan signifikan dalam implementasi teknologi digital pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Team Assited Individualization terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pendidikan Pancasila di Kelas IV SD Negeri 060926 Medan Amplas Wibi Ayu Aulia; Apiek Gandamana; Nurmayani Nurmayani; Waliyul Maulana Siregar; Yusra Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SD Negeri 060926 Medan Amplas. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, kurangnya variasi model pembelajaran yang diterapkan guru, serta rendahnya keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain pre-experimental tipe one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 060926 Medan Amplas dengan jumlah sampel sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 19 soal yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 55,79 yang meningkat menjadi 78,44 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 22,65 poin. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,00 atau lebih kecil dari 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SD Negeri 060926 Medan Amplas.
Analisis Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran di Kelas 3 SDN Poncogati 1 Muhammad Rafly Armada; Putri Dwi Andita; Ahmad Daybihas; Alya Dwi Nur Afifa; Trapsila Siwi Hutami; Muhammad Lutfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di kelas 3 SDN Poncogati 1 Kabupaten Bondowoso serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan tersebut dipilih untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai kondisi pembelajaran yang berlangsung di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran mampu membantu guru menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan melalui pemanfaatan media digital seperti PowerPoint, video pembelajaran, kuis interaktif, dan smartboard. Kehadiran teknologi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan perhatian, keterlibatan, dan semangat belajar siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Namun demikian, penerapan teknologi di SDN Poncogati 1 masih menghadapi beberapa kendala, di antaranya keterbatasan fasilitas sekolah dan jumlah perangkat yang belum memadai sehingga penggunaannya harus dilakukan secara bergantian antar kelas. Selain itu, sebagian guru masih memerlukan penyesuaian dalam penggunaan teknologi pembelajaran sehingga penerapannya belum dilakukan secara maksimal. Oleh sebab itu, diperlukan dukungan sarana yang memadai serta peningkatan kemampuan guru dalam pemanfaatan teknologi agar pengelolaan kelas berbasis digital dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21.
Pendidikan Karakter Anak Melalui Pendekatan Partisipatif pada Festival TPQ di Desa Kerten Reska Tunggal Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40410

Abstract

Pendidikan karakter pada anak-anak membutuhkan pendekatan interaktif agar terhindar dari rasa bosan dan monoton. Pengabdian masyarakat ini bertujuan menanamkan karakter Islami melalui pendekatan partisipatif yang menggabungkan tausiyah dan permainan edukatif pada Festival TPQ di Desa Kerten. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan subjek sebanyak 70 anak santri TPQ. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi metode komunikasi dialogis dalam tausiyah dan pendekatan kinestetik melalui permainan kolaboratif (menyusun huruf hijaiyah dan estafet) sangat efektif. Pendekatan ini berhasil meningkatkan motivasi belajar, daya ingat kognitif, serta keterampilan sosial seperti kerja sama dan manajemen konflik antar anak. Kesimpulannya, sinergi edukatif-rekreatif secara signifikan mampu menciptakan ekosistem pembinaan akhlak mulia yang menyenangkan.
Analisis Kinesiologi Stretching Pada Renang Gaya Punggung Maruba Steven Naibaho; Jhonson Karnedi Marbun; Reiser Lordin Halawa; Maychel Bagaskoro; Nurhayati Simatupang
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40411

Abstract

Renang gaya punggung merupakan salah satu nomor renang kompetitif yang menuntut koordinasi gerak kompleks antara ekstremitas atas, batang tubuh, dan ekstremitas bawah. Efektivitas gerakan pada gaya punggung sangat dipengaruhi oleh fleksibilitas, mobilitas sendi, serta kemampuan otot untuk menghasilkan gaya secara efisien. Kinesiologi sebagai ilmu yang mempelajari gerak manusia memberikan dasar ilmiah untuk menganalisis peran stretching dalam meningkatkan kualitas gerakan renang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan stretching pada renang gaya punggung melalui pendekatan kinesiologi dan biomekanika olahraga. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik studi literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah, buku akademik, dan artikel penelitian terkini mengenai kinesiologi, biomekanika renang, serta stretching olahraga. Hasil kajian menunjukkan bahwa stretching statis, dinamis, aktif, dan proprioceptive neuromuscular facilitation (PNF) memiliki kontribusi berbeda terhadap peningkatan rentang gerak (range of motion/ROM), fleksibilitas, efisiensi teknik, serta pencegahan cedera pada atlet renang. Otot-otot utama yang memerlukan perhatian khusus meliputi deltoid, latissimus dorsi, pectoralis major, trapezius, gluteus, hamstring, quadriceps, dan gastrocnemius. Analisis biomekanika menunjukkan bahwa peningkatan fleksibilitas pada sendi bahu, panggul, dan pergelangan kaki berkontribusi terhadap panjang kayuhan, rotasi tubuh, efektivitas tendangan, serta pengurangan hambatan air. Dengan demikian, program stretching yang terstruktur menjadi komponen penting dalam mendukung performa dan kesehatan atlet renang gaya punggung.