cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Analisis Efektivitas Metode Communicative Language Teaching (CLT) dalam Pembelajaran Bahasa Inggris: Literature Review Noredyo Molyaningrum
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40395

Abstract

Kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi penting yang dibutuhkan pada era globalisasi. Namun, dalam praktiknya, banyak peserta didik masih mengalami kesulitan menggunakan Bahasa Inggris secara aktif meskipun telah mempelajari tata bahasa dan kosakata dalam jangka waktu yang lama. Salah satu pendekatan yang dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah Communicative Language Teaching (CLT), yaitu pendekatan pembelajaran yang menempatkan komunikasi sebagai tujuan utama dalam proses belajar bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan CLT dalam pembelajaran Bahasa Inggris, mengidentifikasi manfaat yang diperoleh peserta didik, serta mengkaji berbagai tantangan yang muncul dalam implementasinya. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada periode 2022–2026. Proses analisis dilakukan melalui identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap temuan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan CLT memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi komunikatif, keterampilan berbicara, kepercayaan diri, motivasi belajar, serta partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Selain itu, aktivitas komunikatif seperti diskusi, role play, simulasi, dan kerja kelompok terbukti mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Meskipun demikian, implementasi CLT masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan kompetensi guru, jumlah peserta didik yang besar, keterbatasan waktu pembelajaran, serta budaya belajar yang masih berorientasi pada guru. Oleh karena itu, diperlukan dukungan institusional dan pengembangan kompetensi guru agar penerapan CLT dapat berjalan secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CLT merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi peserta didik dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing.
Pengaruh Kepercayaan Interpersonal terhadap Pengungkapan Diri Pada Pengguna Close Friends Instagram: Moderasi Kekhawatiran Privasi Nur Fajri; Faradillah Firdaus; Tri Sulastri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40396

Abstract

Penggunaan fitur Close Friends Instagram memungkinkan individu melakukan pengungkapan diri secara lebih selektif, namun tetap berhadapan dengan persoalan kepercayaan interpersonal dan kekhawatiran privasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepercayaan interpersonal terhadap pengungkapan diri pengguna Close Friends Instagram serta menguji peran kekhawatiran privasi sebagai variabel moderator. Subjek penelitian berjumlah 398 pengguna Instagram yang aktif menggunakan fitur Close Friends. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, serta analisis data menggunakan regresi linear sederhana, regresi moderasi, dan analisis regresi terpisah berdasarkan dimensi pengungkapan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan interpersonal berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan diri secara keseluruhan (R² = 0,60; p < 0,05). Selain itu, hasil uji moderasi menunjukkan bahwa kekhawatiran privasi berperan signifikan sebagai variabel moderator dalam hubungan antara kepercayaan interpersonal dan pengungkapan diri (p < 0,05). Analisis tambahan menunjukkan bahwa kepercayaan interpersonal berpengaruh signifikan terhadap dimensi Intent (R² = 0,17; p < 0,05) dan Positive–Negative (R² = 0,046; p < 0,05), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap dimensi Amount, Depth–Intimacy, dan Honesty–Accuracy (p > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan interpersonal mendorong kesiapan dan ekspresi emosional dalam pengungkapan diri, sementara kekhawatiran privasi berfungsi sebagai faktor pembatas pada aspek pengungkapan yang lebih sensitif, sehingga temuan ini berimplikasi pada pemahaman perilaku berbagi informasi di media sosial semi-privat.
Strategi Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Dwi Anggina Pasha; Nisya Sazwana Nasution; Alisah Amanda; Rizky Fatma Sofi Nasution; Alya Nurmaini; Elvi Mailani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40397

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang memegang peranan penting dalam pembentukan kemampuan berpikir logis, analitis, dan sistematis siswa sejak jenjang sekolah dasar. Namun demikian, tidak sedikit siswa yang menunjukkan sikap kurang berminat, bahkan cenderung cemas ketika berhadapan dengan pelajaran matematika. Kondisi ini berdampak pada rendahnya hasil belajar matematika di tingkat sekolah dasar. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi pembelajaran matematika yang menyenangkan dan mengeksplorasi pengaruhnya terhadap peningkatan hasil belajar serta kemampuan numerasi siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap berbagai penelitian, buku teks, dan artikel jurnal ilmiah yang relevan dan terbit dalam rentang 2016 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang menyenangkan seperti permainan edukatif, pembelajaran berbasis proyek, penggunaan media konkret, serta pendekatan kontekstual terbukti mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Peran guru sebagai fasilitator yang kreatif dan inovatif juga terbukti menjadi faktor kunci dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan bermakna. Dengan penerapan strategi yang tepat, hasil belajar matematika siswa sekolah dasar dapat meningkat secara signifikan, baik dari sisi pemahaman konsep maupun kemampuan numerasi. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi para pendidik di jenjang sekolah dasar dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih efektif, menarik, dan berpusat pada siswa.
Analisis Strategi Manajemen Perilaku Siswa Kelas 3 SD Negeri Kotakulon 2 Salsa Dyah Pratiwi; Faikotus Silvi; Nabila Indah Cahyani; Trapsila Siwi Hutami; Muhammad Lutfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40399

Abstract

Di sekolah dasar, pengendalian perilaku siswa sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kondisi pengelolaan perilaku siswa kelas 3 di SDN Kotakulon 2, mengidentifikasi penyebab perilaku yang mengganggu, serta mengkaji metode yang digunakan guru untuk mengendalikan perilaku siswa. Dengan menggunakan observasi dan wawancara terhadap guru kelas serta kepala sekolah, penelitian ini menerapkan metodologi deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taktik utama yang digunakan guru untuk mengendalikan perilaku siswa adalah komunikasi individu, pemberian penghargaan dan penguatan positif, berbagai teknik pembelajaran aktif, penggunaan teknologi, serta kerja sama dengan orang tua. Taktik-taktik ini berhasil meningkatkan efektivitas pembelajaran, memperbaiki kondisi di dalam kelas, dan meningkatkan keterlibatan siswa. Namun, masih terdapat beberapa perilaku yang mengganggu, sehingga perlu diterapkan sanksi pendidikan yang lebih teratur. Dengan demikian, pembentukan lingkungan belajar yang ramah dan efektif dapat didukung oleh manajemen perilaku yang mengutamakan disiplin konstruktif dan kerja sama dengan orang tua.
Studi Literature: Analisis Perkembangan Gerak Dasar Pada Masa Remaja Awal dalam Aspek Motorik Siswa SMP Pavel Berkat Tua Girsang; Rangga Pardamenta Pinem; Frederick Sihombing; Andreas Pasaribu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan gerak dasar pada masa remaja awal dalam aspek motorik siswa SMP melalui metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan mengenai perkembangan motorik remaja awal. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan gerak dasar yang meliputi gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif memiliki peranan penting dalam mendukung kemampuan fisik dan keterampilan olahraga siswa SMP. Perkembangan motorik siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pertumbuhan fisik, aktivitas fisik, kebugaran jasmani, lingkungan keluarga, pembelajaran pendidikan jasmani, serta perkembangan teknologi digital. Pembelajaran pendidikan jasmani yang aktif dan berbasis keterampilan gerak dasar terbukti mampu meningkatkan koordinasi, keseimbangan, kekuatan, dan kelincahan siswa. Selain itu, aktivitas olahraga seperti pencak silat, permainan, dan senam juga memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan motorik siswa. Namun, penggunaan gawai dan screen time yang berlebihan dapat menurunkan aktivitas fisik siswa sehingga berdampak negatif terhadap kemampuan motorik. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari sekolah, guru, dan keluarga dalam meningkatkan aktivitas fisik siswa agar perkembangan gerak dasar pada masa remaja awal dapat berkembang secara optimal dan mendukung kesehatan serta kebugaran jasmani siswa.
Metode Penelitian Mixed Metods: Konsep, Desain, dan Implementasinya dalam Penelitian Pendidikan Rifald Rizal; Zamsiswaya Zamsiswaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40401

Abstract

Perkembangan fenomena pendidikan yang semakin kompleks menuntut penggunaan pendekatan penelitian yang mampu menghasilkan pemahaman secara komprehensif. Mixed methods hadir sebagai pendekatan yang mengintegrasikan metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu kerangka penelitian. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar mixed methods, mengidentifikasi berbagai desain yang berkembang, serta menjelaskan implementasinya dalam penelitian pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa mixed methods berkembang sebagai paradigma penelitian yang berlandaskan pragmatisme dengan karakteristik utama berupa integrasi data, triangulasi, dan fleksibilitas desain. Desain yang banyak digunakan meliputi convergent, explanatory sequential, exploratory sequential, dan embedded. Disimpulkan bahwa mixed methods merupakan pendekatan yang relevan untuk mengkaji permasalahan pendidikan kontemporer karena mampu menghasilkan temuan yang lebih komprehensif, valid, dan kontekstual.
Fenomena Doomscroling dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Naufal Daffa Danendra; Zharima Berlian Ningrum; Prasetya Koswara
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40403

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial memicu munculnya perilaku doomscrolling, yaitu kebiasaan menggulir dan mengonsumsi informasi negatif secara terus-menerus. Mahasiswa menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terhadap fenomena ini akibat tingginya intensitas penggunaan media sosial untuk kebutuhan akademik maupun sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena doomscrolling, faktor penyebab, serta dampaknya terhadap kesehatan mental mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan (library research), yang dimana data dikumpulkan melalui analisis mendalam terhadap artikel ilmiah dari database seperti Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa doomscrolling dipicu oleh interaksi kompleks antara algoritma media sosial, dinamika psikologis individu seperti Fear of Missing Out atau (FoMO), dan pengaruh lingkungan global. Perilaku ini berdampak buruk terhadap kesehatan mental mahasiswa, mulai dari meningkatkan kecemasan, memicu overthinking, mengganggu konsentrasi belajar, hingga menyebabkan kelelahan mental dan menurunkan kesejahteraan psikologis. Sebagai upaya preventif, mahasiswa disarankan untuk meningkatkan regulasi diri dalam bermedia sosial dan memperkuat literasi digital.
Pengaruh Content Marketing dan Online Customer Review di Tiktok terhadap Minat Beli Produk Barenbliss pada Mahasiswa Fisip USU di Kota Medan Billah Syakira Rasyad Siregar; Airyn Fareniza Ahzza Zaraya Siregar; Adella Maisyarah; Muhammad Aidil Rizki; Odo Inexso; Onan Marakali Siregar; Ummi Salamah Sitorus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40404

Abstract

Perkembangan TikTok telah mengubah perilaku belanja konsumen secara fundamental. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh content marketing dan online customer review terhadap minat beli produk Barenbliss di FISIP USU. Dengan pendekatan kuantitatif kausal, data dikumpulkan dari 97 responden melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan SEM-PLS (SmartPLS 4.0). Hasil menunjukkan content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (original sample = 0,790; t = 10,099; p < 0,001), sementara online customer review berpengaruh positif namun tidak signifikan (original sample = 0,103; t = 1,111; p = 0,266). Kebaruan penelitian ini terletak pada temuan bahwa dalam konteks produk skincare yang mengandalkan demonstrasi visual, content marketing berbasis video lebih dominan daripada ulasan teks. Secara praktis, merek seperti Barenbliss disarankan memprioritaskan pengembangan konten kreatif TikTok.
Inovasi Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Teknologi Digital Aulia Hafizoh; Mirawati Mirawati; Zamsiswaya Zamsiswaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40405

Abstract

Inovasi yang berkembang pesat era digitalisasi saat ini penggunaan media pembelajaran berbasis digital, yang menawarkan fleksibilitas, interaktivitas, dan kemudahan akses terhadap informasi, Tujuan penelitian ini adalah menganalisis media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang memiliki tujuan dalam membagikan penjelasan secara sistematis, mendalam, dan faktual mengenai inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi digital. Hasil dan simpulan Inovasi dalam media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi digital merupakan respons terhadap tantangan pembelajaran konvensional yang sering kali dianggap monoton dan tidak sesuai dengan gaya belajar generasi saat ini. Transformasi digital dalam pembelajaran PAI telah membawa perubahan signifikan dalam cara guru menyampaikan materi dan siswa berinteraksi dengan pembelajaran. Penggunaan teknologi ini memungkinkan cara belajar yang lebih kontekstual dan personal, sehingga meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik terhadap pendidikan islam, termasuk Al-Qur’an, Hadis, Fikih, dan Akhlak. Melalui pemanfaatan berbagai platform digital dan multimedia interaktif, pembelajaran PAI menjadi lebih dinamis, adaptif, dan selaras dengan karakteristik generasi digital. Tantangan dalam pembelajaran PAI berbasis digital masih banyak ketidakmerataan akses teknologi dan keterbatasan kompetensi digital guru, resistensi terhadap perubahan metode pembelajaran tradisional menjadi tantangan signifikan dalam implementasi teknologi digital pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).
Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Team Assited Individualization terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pendidikan Pancasila di Kelas IV SD Negeri 060926 Medan Amplas Wibi Ayu Aulia; Apiek Gandamana; Nurmayani Nurmayani; Waliyul Maulana Siregar; Yusra Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SD Negeri 060926 Medan Amplas. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, kurangnya variasi model pembelajaran yang diterapkan guru, serta rendahnya keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain pre-experimental tipe one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 060926 Medan Amplas dengan jumlah sampel sebanyak 25 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 19 soal yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 55,79 yang meningkat menjadi 78,44 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 22,65 poin. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,00 atau lebih kecil dari 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV di SD Negeri 060926 Medan Amplas.